cover
Contact Name
Fadli
Contact Email
fadlietri@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
fadlietri@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. sidenreng rappang,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JIKP Jurnal Ilmiah Kesehatan PENCERAH
ISSN : 20899394     EISSN : 26568004     DOI : 10.58901
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Pencerah (JIKP) published since 2014 with ISSN Print: 2089-9394 and published since 2018 with ISSN Online: 2656-8004, by STIKES Muhammadiyah Sidrap. Since July 2014 Jurnal Ilmiah Kesehatan Pencerah (JIKP) publish by LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap. JKIP Published 2 times a year in July and December. Contains writings raised from research results in the field of nursing.
Arjuna Subject : -
Articles 124 Documents
Hubungan Stres dan Aktivitas Fisik dengan Derajat Premenstrual Syndrome Pada Remaja Putri Di Kelurahan Mangasa Kota Makassar Rizky Pratiwi; Hermayani Sjattar
JIKP Jurnal Ilmiah Kesehatan PENCERAH Vol 10 No 2 (2021): JIKP
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.775 KB) | DOI: 10.12345/jikp.v10i2.272

Abstract

Remaja Putri akan mengalami akan mengalami gejala-gejala perubahan emosional maupun fisik yang sering disebut Premenstrual syndrome (PMS) Ketika akan menstruasi dan akan mereda ketika menstruasi dimulai. Tujuan penelitian yaitu diketahuinya hubungan stres dan aktivitas fisik dengan derajat premenstrual syndrome pada remaja putri di Kelurahan Mangasa Kota Makassar. Desain penelitian menggunakan rancangan survei analitik melalui pendekatan cross-sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua responden yang mengalami gejala PMS di Kelurahan Mangasa, yaitu sebanyak 24 remaja. Sampel diambil dengan menggunakan non probability sampling jenis total sampling sebanyak 24 responden. Uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji statistik yaitu Somers’d. Dimana hasil penelitian untuk variabel stres terhadap derajat PMS berdasarkan hasil uji Somers’d di dapatkan nilai p=0,118>α=0,05 dan nilai rata-rata 1,708 hal ini berarti bahwa Ha di tolak dan H0 diterima, dan untuk variabel Aktivitas Fisik terhadap derajat PMS berdasarkan hasil uji Somers’d di dapatkan nilai p=0,042<α=0,05 dan nilai rata-rata 1,208. hal ini berarti bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara stres dengan derajat Premenstrual Syndrome dan terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan derajat Premenstrual Syndrome pada remaja puteri di Kelurahan Mangasa Kota Makassar. Rekomendasi penelitian ini diharapkan peneliti selanjutnya dapat meneliti tentang intervensi keperawatan efektif yang dapat di terapkan untuk penanganan premenstrual syndrome pada remaja putri.
Pengaruh Penggunaan Media Audio Visual AIDS (AVA) Terhadap Perilaku 3 M Pencegahan Covid-19 Pada Lansia Di Panti Werdha Marie Joseph Pontianak Alexander Alexander; Yuliana Yuliana
JIKP Jurnal Ilmiah Kesehatan PENCERAH Vol 10 No 2 (2021): JIKP
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.027 KB) | DOI: 10.12345/jikp.v10i2.273

Abstract

Pencegahan penularan COVID-19 pada lansia merupakan prioritas pemerintah melalui Pembentukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus (Covid-19) yang melibatkan pemerintah daerah untuk pelaksanaan sosialisasi protokol kesehatan 3 M. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh media edukasi poster dan video terhadap Perilaku 3M pencegahan COVID-19 pada Lansia di Panti Werdha Marie Joseph. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan rancangan one group pre post test design. Hasil Penelitian : Hasil uji t-test p-value 0,335 > α (0,05), ini menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh penggunaan media AVA terhadap perilaku 3M pencegahan Covid 19 pada Lansia di Panti Werdha Marie Joseph Pontianak. Tidak adanya perbedaan yang signifikan sebelum dan setelah pengunaan media AVA terhadap perilaku pencegahan Covid 19 dalam penelitian ini menunjukkan bahwa media AVA tidak efektif untuk melakukan perubahan perilaku Lansia. Hal ini dikarenakan perubahan mental (fungsi kognitif) pada lansia terjadi penurunan memori jangka pendek dan jangka panjang, intelegensia, berkurangnya penampilan, persepsi dan ketrampilan, psikomotor.
Hubungan Tingkat Stress Pada Penderita DM Tipe II Dengan Resiko Terjadinya Ulkus Diabetik Di Puskesmas Jongaya Eka Suprapti; Yunita Suriani; Yublina Rame
JIKP Jurnal Ilmiah Kesehatan PENCERAH Vol 10 No 2 (2021): JIKP
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.072 KB) | DOI: 10.12345/jikp.v10i2.275

Abstract

Tingkat stress merupakan suatu stimulus yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan homeostasis individu, baik secara fisiologi maupun secara psikologi. Resiko ulkus diabetik merupakan keadaan dimana ditemukannya infeksi pada tukak dan atau distruksi ke jaringan kulit yang paling dalam di kaki pada pasien Diabetes Melitus akibat abnormalitas saraf dan gangguan pembuluh darah arteri perifer Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat stress pada pasien DM tipe 2 dengan resiko ulkus diabetik di Puskesmas Jongaya. Metode penelitian menggunakan desain deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Hasil penelitian ini menunjukkan responden dengan stress ringan 5 orang (21,7%), stress sedang 13 orang (56,5%) dan stress berat 5 orang (21,7 %),. Selain itu terdapat responden resiko ulkus diabetik rendah sebanyak 2 orang (8,7%) , resiko ulkus diabetik sedang sebanyak 10 orang (43,5%) dan tinggi sebanyak 11 orang (47,8%) . Dalam penelitian ini selain tingkat stress juga didapatkan hasil pengukuran kadar gula darah tidak normal pada responden sebanyak 17 orang (73,9%). Hasil statistik menggunakan Uji Chi Square menunjukkan bahwa bahwa nilai Asmip.Sig sebesar 0,020 yang artinya nilai asimp.sig 0,020<0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan tingkat stres dengan resiko ulkus diabetik SaranHasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan referensi bagi peneliti-peneliti selanjutnya untuk lebih mengkaji dan memperdalam wawasan mengenai tingkat stress dengan Resiko terjadinya ulkus diabetik dan diharapkan bagi peneliti selanjutnya.
Dampak Covid-19 (Kemiskinan, Pemenuhan Gizi Anak, Imunisasi) Terhadap Status Gizi Balita Tahun 2020 Melyani Melyani; Alexander Alexander
JIKP Jurnal Ilmiah Kesehatan PENCERAH Vol 10 No 2 (2021): JIKP
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.636 KB) | DOI: 10.12345/jikp.v10i2.276

Abstract

Balita merupakan kelompok yang terkena dampak tidak langsung dari pandemi Covid-19 akibat meningkatnya kemiskinan, terbatasnya kegiatan pendidikan bahkan hingga terhentinya layanan kesehatan sehingga berisiko mengalami gangguan gizi (status gizi sangat kurus dan kurus). Tujuan penelitian ini untuk mengalisis dampak dari Covid 19 faktor kemiskinan, pemenuhan gizi dan status imunisasi terhadap Status Gizi Balita. Metode penelitian observasional analitik dengan pendekatan case control. Hasil penelitian menunjukkan variabel kemiskinan, pemenuhan gizi dan status imunisasi berhubungan dengan status gizi balita dengan kemiskinan sebagai faktor dominan (OR 2,625). Kesimpulan dalam penelitian ini balita dari orangtua dengan penghasilan dibawah UMR berisiko mengalami gangguan gizi.
Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh Dengan Kadar Asam Urat Pada Usia Dewasa (26-45 Tahun) Di Stikes Nani Hasanuddin Makassar Andi Fajriansi; Yusnaeni Y
JIKP Jurnal Ilmiah Kesehatan PENCERAH Vol 10 No 2 (2021): JIKP
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.679 KB) | DOI: 10.12345/jikp.v10i2.278

Abstract

Arthritis gout merupakan gangguan metabolism yang ditandai dengan peningkatan kadar asam urat. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi arthritis gout adalah makanan yang dikonsumsi umunya dite tidak seimbang (asupan protein yang mengandung purin terlalu tinggi). Prevalensi penyakit asam urat cenderung memasuki usia yang lebih muda yaitu usia produktif yang akan berdampak pada penurunan produktivitas kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara indeks massa tubuh dengan kadar asam urat pada orang dewasa (26-45 tahun) di Stikes Nani Hasanuddin Makassar. Metode penelitian ini menggunakan deskritif analitik korelasional dengan pendekatan studi cross sectional. Penelitian dilakukan di Stikes Nani Hasanuddin. Populasi dalam penelitian ini dosen dan pegawai yang berusia 26-45 tahun dan sampel diambil dengan menggunakan teknik consecutive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan diolah dengan uji korelasi Spearman dengan tingkat signifikansi ρ value < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan nilai ρ 0,593 sehingga hipotesis nol diterima. Kesimpulan tidak ada hubungan antara indeks massa tubuh dengan kadar asam urat pada orang dewasa (26-45 tahun) di Stikes Nani Hasanuddin Makassar.
Determinan Kejadian Occupational Dermatitis Kontak Pada Pekerja Tahu Home Industri di Luwu Timur Evi Kurniasari; M.Irsan Arief Ilham
JIKP Jurnal Ilmiah Kesehatan PENCERAH Vol 10 No 2 (2021): JIKP
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.747 KB) | DOI: 10.12345/jikp.v10i2.279

Abstract

Dermatitis kontak akibat kerja yang merupakan salah satu penyakit kelainan kulit sering timbul pada industri tidak terkecuali industri pada pabrik tahu rumahan. Kurangnya perhatian pekerja tahu terhadap penggunaan alat pelindung diri dan penerapan personal hygiene yang kurang baik dapat menjadi penyebab kejadian dermatitis kontak pada pekerja tahu di Kabupaten Luwu Timur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui determinan kejadian occupational dermatitis kontak pada pekerja tahu home industri di Luwu Timur. Pengambilan data dilakukan dengaan observasi dan pengisian kusioner terhadap 32 orang pekerja tahu. Analisis data untuk mengetetahui hubungan antar variabel menggunakan analisis chi square. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan alat pelindung diri (APD), lama kontak, personal hygiene ada hubungan dengan kejadian dermatitis dengan masing-masing nilai p < 0,05. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa prilaku penggunaan APD, lama kontak dan personal hygiene sangat penting menjadi perhatian pekerja dalam pencegahan dermatitis kontak pada pekerja tahu di kab. Luwu Timur, Dengan itu disarankan kepada para pekerja untuk memperhatikan hal itu dan pemilik home insdustri menyediakan fasilitas pendukungnya.
Pengaruh Penerapan Masase Kaki Terhadap Penurunan Nyeri Pada Pasien Rheumatoid Arthritis Baik Heni Rispawati; Zuhratul Hajri; Supriyadi Supriyadi; Ernawati Ernawati
JIKP Jurnal Ilmiah Kesehatan PENCERAH Vol 10 No 2 (2021): JIKP
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.65 KB) | DOI: 10.12345/jikp.v10i2.280

Abstract

Rheumatoid arthritis adalah penyakit autoimun sistemik kronis yang tidak diketahui penyebabnya dikarakteristik dengan reaksi inflamasi dalam membrane synovial yang mengarah pada destruksi kartilago sendi dan deformitas lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan masase kaki terhadap penurunan nyeri pada pasien rheumatoid arthritis. Metode peneltian menggunakan Pre Eksperimen dengan pendekatan one group pretest and posttestdengan teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Federer sebanyak 16 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi skala nyeri numeric rating scale dan prosedur kerja masase kaki dilakukan 3 hari berturut-turut selama 20 menit. Analisa data menggunakan Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar mengalami skala nyeri 4 sebelum dilakukan masase kaki dan sebagian besar pasien mengalami skala nyeri 2 sesudah dilakukan pemberian masase kaki. Hasil uji Wilcoxon didapatkan hasil ῥ = 0,000 atau α < 0,05 menunjukan ada pengaruh penerapan masase kaki terhadap penurunan nyeri pada pasien rheumatoid arthritis. Hasil penelitian ini dapat menjadi salah satu alternatif dalam mengatasi nyeri rheumatoid arthritis tanpa perlu biaya dan efek samping.
Hubungan Skor Apache II Dengan Lama Hari Rawat Pasien Di ICU Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Lombok Utara Tahun 2021 Ernawati Ernawati
JIKP Jurnal Ilmiah Kesehatan PENCERAH Vol 10 No 2 (2021): JIKP
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.651 KB) | DOI: 10.12345/jikp.v10i2.281

Abstract

Skor APACHEII alat menghitung derajat keparahan penyakit di ICU.Penilaian dalam kurun waktu 24 jam pertama di ICU. Skoring digunakan untuk memperkirakan faktor resiko prognosis pasien yang dapat keluar perawatan ICU dengan keadaan sembuh atau meninggal.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan skor APACHE II dengan lama hari rawat pasien di ICU RSUD Kabupaten Lombok Utara.Penelitian berdesain cross sectional dan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah 33sampel.Instrument penelitian berupa kuesioner APACHE II.Analisa Data menggunakan Uji Product Moment.Hasil penelitian terdapat hubungan antara skor APACHE II dengan lama hari rawat pasien di ICU RSUD Kabupaten Lombok Utara dengan hasil p-value=0,000 kekuatan korelasi 0,925. Rekomendasi dari hasil penelitian ini diharapkan RSUD Kabupaten Lombok Utara dapat menerapkan penggunaan APACHE II di ICU dan dapat meningkatkan pelayanan penunjang dalampemeriksaan laboratorium sehingga pelayanan keperawatan maupun medis menjadi maksimal.
Tingkat Kecemasan Perawat di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Lydia Moji Lautan
JIKP Jurnal Ilmiah Kesehatan PENCERAH Vol 10 No 2 (2021): JIKP
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.319 KB) | DOI: 10.12345/jikp.v10i2.283

Abstract

Di Indonesia kasus pertama COVID-19 terkonfirmasi pada awal Maret 2020 kemudian penyebarannya dengan cepat meluas di 34 provinsi di Indonesia. Rumah Sakit harus memikirkan langkah untuk dapat memberikan pelayanan kepada pasien COVID-19, di saat bersamaan juga memberikan pelayanan kepada pasien umum dengan risiko penularan seminimal mungkin. Hal ini membuat petugas kesehatan khususnya perawat berpotensi mengalami kondisi yang rentan memicu gangguan psikologis, seperti kecemasan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa tingkat kecemasan perawat dalam menghadapi pandemi COVID-19 pada masa adaptasi kebiasaan baru. Desain penelitian adalah analisis deskriptif crossectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah 129 perawat di ruang perawatan inap Rumah sakit swasta di Pontianak dari Mei-Juli 2021 . Variabel adaptasi kebiasaan baru terdiri dari faktor dukungan keluarga, faktor kepatuhan menjalankan protokol kesehatan, faktor lingkungan kerja dan faktor kondisi kesehatan. Faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan perawat adalah faktor kepatuhan menjalankan protokol kesehatan dengan p-value 0,008 (p<0.05). Kesimpulan dalam penelitian ini didapatkan kepatuhan dalam menjalankan protokol kesehatan 25,2 kali dapat mempengaruhi kecemasan pada perawat.
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Cuci Tangan Pakai Sabun dengan Kejadian Diare pada Balita di Puskesmas Bantimala Kabupaten Pangkep Halmina Ilyas
JIKP Jurnal Ilmiah Kesehatan PENCERAH Vol 10 No 2 (2021): JIKP
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.061 KB) | DOI: 10.12345/jikp.v10i2.284

Abstract

Penjaga bisa jadi perantara penularan diare pada balita, penjaga dalam hal ini bisa berupa orang tua (ibu), nenek maupun pembantu, sebab Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang masih kurang ialah kerutinan cuci tangan saat sebelum menjaga serta mempersiapkan seluruh keperluan balita.Tidak hanya sebab kebisaan cuci tangan penjaga yang masih kurang, bersumber pada riset pendahuluan yang dicoba terhadap ibu yang mempunyai balita pernah hadapi diare menampilkan kalau pengetahuan mereka tentang diare masih rendah. Pengetahuan ibu tentang kebersihan anak maupun kebersihan lingkungan memegang peranan penting pada tumbuh kembang anak baik fisik maupun psikisnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan pengetahuan ibu tentang cuci tangan pakai sabun dengan kejadian diare pada balita. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 195 ibu dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 54 ibu dengan teknik Accidental Sampling. Berdasarkan uji statistik dengan bantuan program SPSS diperoleh hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan pengetahuan ibu tentang cuci tangan pakai sabun dengan kejadian diare pada balita diperoleh 9,632 dengan p value sebesar 0,002 nilai p value lebih kecil dari 0,05 (0,002 < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang cuci tangan pakai sabun dengan kejadian diare pada balita di Puskesmas Bantimala Kabupaten Pangkep tahun 2021. Sebagai saran perlu diupayakan kegiatan penyuluhan secara ter­program dan continu dalam mewujudkan perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di masyarakat, terutama bagi para Ibu di daerah Puskesmas Bantimala, Kabupaten Pangkep.

Page 11 of 13 | Total Record : 124