cover
Contact Name
Septyanto Kurniawan
Contact Email
s_yan_k@ymail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sipilummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
TAPAK (Teknologi Aplikasi Konstruksi) : Jurnal Program Studi Teknik Sipil
ISSN : 20892098     EISSN : 25486209     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TAPAK ISSN: 2548-6209 (Electronic) & ISSN: 2089-2098 (Print) adalah jurnal peer-review yang menerbitkan artikel ilmiah dari disiplin ilmu teknik sipil, yang mencakup bidang studi : • Bahan bangunan dan bangunan, • Mekanika dan fisika struktural, • Rekayasa geoteknik, • Rekayasa jalan dan jembatan, • Rekayasa dan ekonomi perkotaan, • Konstruksi teknologi, ekonomi dan manajemen, • Teknologi informasi dalam konstruksi, • Proteksi kebakaran, thermoinsulation dan renovasi bangunan, • Keamanan tenaga kerja dalam konstruksi.
Arjuna Subject : -
Articles 250 Documents
PERENCANAAN PERKERASAN JALAN YANG EFEKTIF UNTUK RUAS JALAN SEPUTIH RAMAN – SIMPANG RANDU KECAMATAN SEPUTIH BANYAK KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Fery Hendi Jaya; Soni Hermawan
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2016): November 2016
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v6i1.271

Abstract

Perkembangan teknologi jalan raya dimulai dengan sejarah perkembangan manusia yang selalu mencari kebutuhan hidup dan berkomunikasi, seiring dengan perkembangan teknologi yang ditemukan umat manusia. Tujuan pembangunan transportasi jalan adalah untuk meningkatkan pelayanan jasa transportasi secara efisien, handal, berkualitas, aman dan terjangkau pembangunan transportasi jalan ini diharapkan dapat mewujudkan sistem transportasi yang terpadu dengan pengembangan wilayah dan juga dengan transportasi yang lainnya, sehingga menjadi bagian dari suatu sistem distribusi yang mampu memberikan pelayanan dan manfaat bagi masyarakat. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji jenis perrkerassan yang efektif untuk menangani perkerasan jalan yang cocok di ruas jalan seputih raman – simpang randu kecamatan seputih banyak kabupaten lampung tengah. Dan untuk mengetahui perkerasan yang efektif untuk menangani kerusakan yang terjadi pada ruas jalan tersebu yang nantinya dapat dijadikan salah satu acuan perencanaan untuk ruas jalan tersebut yang diharapkan nantinya dapat mengantisipasi dan mengatasi kerusakan yang terjadi di ruas jalan tersebut. Dari penelitian yang dilakukan pada ruas jalan seputih raman – simpang randu, dan telah dilakukan penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa berdasarkan Nilai Perhitungan diperoleh masing-masing tebal perkerasan yaitu :a. perkerasan flexible pavement diperoleh lapisan pondasi atas 15cm dengan agregat kelas A dan lapisan permukaan 10cm dengan lapisan aus lataston AC-WC.b. rigid pavement diperoleh tebal perkerasan rigid 30cmc. Untuk Pondasi bawah Kedua perkerasan menggunakan agregat kelas B dengan tebal perkerasan 48 cm pada STA 0+000 sampai STA 0+250 dan tebal 58 cm pada STA 0+250 sampai Sta 0+500,Tetapi pada rigid pavement tebal agregat dikurangi 15 cm untuk agregat kelas A dan 15 cm untuk konstruksi betonn kurus atau lantai kerja.Berdasarkan hasil penelitian dan pemberian point dari kedua metode diperoleh nilai flexible pavement sebesar 40 point dan nilai rigid pavement sebesar 39 point. Dengan harga konstruksi dari flexible pavement sebesar Rp. 3.072.685.000 dan rigid pavement sebesar Rp.4.447.626.000. Maka perbaikan yang efektif untuk ruas jalan seputih raman – simpang randu, adalah dengan perkerasan kaku (flexible pavement) dengan biaya pelaksanaan sebesar Rp. 3.072.685.000.
KORELASI NILAI PAVEMENT CONDITION INDEX TERHADAP KERUSAKAN JALAN PADA PERKERASAN LENTUR MENGGUNAKAN LIFE CYCLE COST ANALYSIS Septyanto Kurniawan; Dwi Indah Nurlita
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2017): November 2017
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v7i1.658

Abstract

Bertambahnya umur jalan menyebabkan menurunya kemampuan layan jalan. Studi kasus penelitian dilakukan di Jalan Sudirman-Jalan A.H. Nasution-Jalan Ahmad Yani-Jalan Sultan Syahrir dan Jalan Soekarno Hatta, karena ruas jalan tersebut merupakan jalan utama Kota Metro dan menjadi gerbang lalu lintas baik dari Bandar Lampung, Sukadana, Sekampung dan Metro Kibang. Pada lokasi penelitian volume lalulintas tinggi dan sering terjadi kerusakan jalan sehingga diperlukan penanganan dan pemeliharaan yang lebih intensif. Penilaian kondisi jalan menggunakan Pavement Condition Index untuk menentukan jenis pemeliharaan jalan yang akan dilakukan. Data kerusakan jalan dengan jenis pemeliharaan preventive treatment teridentifikasi 178 titik kerusakan, data tersebut akan digunakan untuk membuat skenario strategi pemeliharaan jalan.Skenario pertama memiliki umur treatment 6 tahun, strategi pemeliharaan jalan yang dilakukan yaitu treatment crack filling dan crack sealing, thin overlay dan overlay. Kemudian akan dihitung pengaruh tingkat suku bunga dan inflasi sebesar 12,32 % terhadap estimasi biaya pemeliharaan, selama life cycle 6 tahun diperoleh NPV total sebesar Rp 481.945.572,-. Ststrategi pemeliharaan jalan selanjutnya yaitu skenario dua akan dilakukan treatment berupa patching, seal coat, slurry seal, thin overlay dan overlay. Skeanrio dua memiliki umur treatment 7 tahun dan selama life cycle tersebut diperoleh NPV total sebesar Rp 931.140.290Dari umur treatment dan titik kerusakan yang sama akan diketahui potensi penghematan biaya dengan melakukan perbandingan terhadap overlay. Strategi pemeliharaan jalan skenario satu dan skenario dua berpotensi hemat biaya dengan setelah dilakukan perbandingan terhadap pemeliharaan overlay secara terus menerus. NPV total perbandingan skenario pertama terhadap overlay sebesar Rp 744.569.067,- dan NPV total perbandingan skenario dua terhadap overlay sebesar Rp 1.056.275.707,-.Kata kunci : Nilai PCI Pada Perkerasan Lentur Terhadap LCCA.
KAPASITAS DUKUNG FONDASI TELAPAK PADA TANAH LEMPUNG YANG DISTABILISASI DENGAN CAMPURAN PASIR DAN ABU SEKAM PADI Hari Dwi Wahyudi; Togani Cahyadi Upomo
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2018): November 2018
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v8i1.797

Abstract

Fondasi merupakan bagian paling bawah dari suatu struktur yang mempunyaifungsi sebagai mediator yang meneruskan beban konstruksi ke lapisan tanah yang beradadi bawah fondasi. Tanah di bawah fondasi akan mengalami tekanan geser (shear stresses)jika tanah tesebut berada dalam kondisi menerima beban. Nilai tekanan geser ini sangatdipengaruhi oleh besarnya beban yang diterima oleh tanah tersebut, dan dimensi geometrikfondasi. Kuat geser (shear strength) adalah kemampuan tanah untuk menerima tekanangeser akibat pembebanan yang terjadi. Jika nilai tekanan geser yang dialami oleh tanah dibawah fondasi melebihi kuat geser tanah maka, tanah tersebut akan mengalamikeruntuhan.Stabilisasi tanah adalah proses untuk memperbaiki bahkan mengubah sifat tanahdasar dengan tujuan untuk meningkatkan mutu dan kemampuan daya dukungnya sehinggaaman terhadap konstruksi bangunan yang akan didirikan di atasnya. Abu sekam padi(ASP) sebagai limbah dari hasil pengolahan padi menjadi beras pada merupakan salah satualternatif bahan additive yang dapat digunakan sebagai material stabilisasi tanah.Secara umum, tanah yang distabilisasi dengan campuran pasir dan Abu Sekam Padi(ASP) memiliki kapasitas dukung yang lebih baik dibandingkan dengan tanah yang tidakdistabilisasi. Penurunan yang terjadi akibat pembebanan yang diberikan pada tanah yangdistabilisasi akan semakin kecil seiring dengan penambahan prosentase Abu Sekam Padi(ASP). Bentuk telapak fondasi memberikan pengaruh pada kapasitas dukung fondasi dannilai penurunan tanah di bawah fondasi. Komposisi bahan campuran untuk stabilisasi yangoptimal yaitu campuran pasir dan 50% ASP, dengan tebal lapisan stabilisasi adalah 0,5B.Kata kunci : Fondasi, Lempung, Pasir, Stabilisasi, ASP.
ANALISA PERKERASAN LENTUR (Lapen s/d Laston) PADA KEGIATAN PENINGKATAN JALAN RUAS JALAN NYAMPIR – DONOMULYO (R.063) KECAMATAN BUMI AGUNG KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Agus Surandono; Rivan Rinaldi
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2015): Mei 2015
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v4i2.136

Abstract

Ruas jalan Nyampir – Donomulyo ( R.063 ) Kecamatan Bumi Agung, merupakan jalan Propinsi yang menghubugkan Kecamatan Bumi Agung dengan Kecamatan Sukadana. Dimana jalan tersebut mempunyai peranan penting dalam aktivitas perpindahan barang dan jasa. Dua daerah yang terhubung dan juga daerah yang dilalui perpindahan barang dan jasa akan memiliki dampak positif  terhadap perubahan perekonomian. Sehingga bisa juga Ruas Jalan Nyampir – Donomulyo menjadi salah satu faktor penting dalam pemerataan pembangunan. Ruas Jalan Nyampir – Donomulyo kondisi eksisting saat ini adalah Lataston (HRS-WC) dan Lapis Permukaan Penetrasi Macadam (LAPEN) dalam keadaan rusak sedang, maka dari itu bila tidak segera diperbaiki bisa membahayakan pengguna jalan yang melalui jalan tersebut, baik dari segi kenyamanan berkendara bahkan bisa menjadi penyebab kecelakaan, oleh karena itu ruas Jalan Nyampir - Donomulyo perlu ditingkatkan dari Lataston dan Lapen menjadi Laston.
PENGARUH TEMPERATUR TUMBUKAN PADA CAMPURAN AC-BC (ASPHALT CONCRETE-BINDER COURSE) Leni Sriharyani; Masykur Masykur
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v8i2.950

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh suhu pemadatan terhadappengujian Marshall untuk campuran AC-BC. Pengambilan data Marshall dilakukansebanyak tiga kali percobaan dari satu benda uji, temperatur pemadatan yang di tinjauyaitu 1650 C, 1600 C, 1550 C, 1500C,1450C dan1250C yang diambil dari temperaturpenghamparan di lapangan sebelum pemadatan. Dari hasil percobaan yang telah dilakukandidapat nilai StabilitasMarshall pada pengujian hasil core drill dan aspal padat memenuhispesifikasi Bina Marga 2010 (revisi 3). Dan secara umum nilai VIM memenuhispesifikkasi Bina Marga 2010 (revisi 3) pada temperatur 1650 C dan 1550 C, 1500 C dan1250C pada aspal adat campuran aspal beton AC-BC.nilai VMA telah memenuhispesifikkasi Bina Marga 2010 (revisi 3)dan nilaiVFA telah memenuhi spesifikkasi BinaMarga 2010 (revisi 3) pada campuran aspal beton AC-BC. Nilai Flowtelah memenuhispesifikkasi Bina Marga 2010 (revisi 3).Dari hasil penelitian temperatur yang baik untuk campuran aspal beton AC-BC adalahpada temperatur 1550 C, sesuai dengan spesifikasi Bina Marga 2010 ( revisi 3).
ANALISIS SIMPANG TANPA APILL PASAR PEKALONGAN KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Ida Hadijah; Hendi Prasetio; Agus Surandono
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2019): November 2019
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v9i1.1043

Abstract

Simpang jalan merupakan tempat terjadinya konflik lalulintas. Volume lalulintas yang dapat ditampung jaringan jalan ditentukan oleh kapasitas simpang pada jaringan jalan tersebut. Simpang Jl.Raya Metro Pekalongan-Jl.Pertanian-Jl.Raya Pekalongan Metro-Jl.Semangka, Pekalongan Lampung Timur berpotensi menimbulkan kecelakaan, antrian, kemacetan dan tundaan karena arus lalu lintasnya yang cukup padat terutama pada saat jam sibuk dengan berbagai jenis kendaraan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja simpang empat tanpa APILL dari beberapa parameter antara lain kapasitas, derajat kejenuhan, tundaan dan peluang antrian berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI, 1997). Penelitian ini dilakukan dengan cara pengambilan data dengan Metode Survey di persimpangan. Survei lalulintas dilakukan pada jam-jam sibuk selama tujuh hari sehingga didapatkan volume lalulintas selama satu jam puncak dari seluruh hasil survei volume lalu-lintas untuk masing-masing lengan persimpangan. Dari hasil analisis pada Eksisting didapatkan nilai kapasitas sebesar = 2882,36 smp/jam, arus lalulintas = 2243,9 smp/jam, tundaan = 12,68 det/smp sehingga menghasilkan derajat kejenuhan (DS) sebesar = 0,778, nilai ini jauh dari nilai derajat kejenuhan yang di sarankan oleh MKJI 1997 yaitu DS sebesar = 0,75.Dari hasil analisis pada kondisi alternatif 2 yaitu pemasangan rambu larangan parkir dan  Pelebaran jalan Minor dan Utama didapatkan nilai kapasitas sebesar = 3016,14 smp/jam, arus lalulintas = 2243,9 smp/jam, tundaan = 12,08 det/jam sehingga menghasilkan derajat kejenuhan (DS) sebesar = 0,744. Nilai tersebut sudah dibawah 0,75 sesuai dengan saran MKJI 1997
STUDI PENGOLAHAN AIR HUJAN (AIR TANAH) TERHADAP MUKA AIR TANAH DENGAN MENGGUNAKAN ALAT PERMEABILITAS LAPANGAN (SUMUR UJI) (Studi Kasus Pada Kelurahan Rejomulyo Kecamatan Metro Selatan Kota Metro) Agus Surandono; Hardiyanto Probowo
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v6i2.425

Abstract

Air merupakan unsur yang sangat penting dan begitu besar peranannya bagi kehidupan semua makhluk di bumi. Oleh sebab itu makhluk hidup tersebut berhak mendapatkan air untuk kelangsungan hidupnya. Air juga merupakan sumber daya alam yang sangat penting dalam kehidupan manusia dan digunakan masyarakat untuk berbagai kegiatan sehari-hari, termasuk kegiatan pertanian, perikanan, peternakan, dan sebagainya. Studi mengenai aliran air melalui pori-pori tanah diperlukan dan sangat berguna di dalam memperkirakan jumlah rembesan air di dalam tanah. Sifat tanah yang memungkinkan air melewatinya pada berbagai laju alir tertentu disebut permeabilitas tanah. Pengujian permeabilitas di lapangan akan dilakukan dengan cara membuat sumur uji yang akan dibuat di sekitar sumur galian dengan menggunakan alat permeabilitas lapangan. Sehingga dapat diketahui bagaimana daya serap air pada tanah pada Kelurahan Rejomulyo Kecamatan Metro Selatan serta nilai koefesien permeabiltas lapangan pada daerah tersebut. Dalam penelitian ini menggunakan alat uji permeabilitas di lapangan yang telah dimodifikasi menjadi lebih sederhana dan mudah penggunaannya. Alat ini bertujuan mempermudah pembacaan laju penurunan air dalam waktu tertentu. Alat modifikasi ini menggunakan pelampung yang dapat bergerak naik turun sesuai dengan ketinggian permukaan air dalam tabung (sumur) uji. Sehingga dapat diperoleh nilai koefisien permeabilitas yang akurat. Prinsip kerja alat modifikasi uji permeabilitas di lapangan ini cukup mudah dan sederhana. Mengisi tabung dengan air yang kemudian dilakukan pembacaan penurunan ketinggian air. Dari hasil pengujian permeabilitas di lapangan di 5 titik lokasi pengujian secara acak di daerah Kelurahan Rejomulyo didapatkan nilai permeabilitas yang berbeda-beda. Pada titik lokasi ke 5 dengan nilai rata-rata peremabilitas nya adalah 1,67427 x 10-5 cm/dtk menunjukan nilai permeabilitas yang lebih besar dari titik 3 dengan nilai rata-rata 1,23959 x 10-6 cm/dtk , hal ini menunjukan bahwa daya serap air pada tanah di Kelurahan Rejomulyo sedang pada saat musim penghujan. Dikarenakan tanah didaerah Rejomulyo mempunyai kandungan liat tanah. Sehingga pori-pori tanahnya kecil dan permeabilitasnya sedang, yang menyebabkan air mengalir tidak terlalu cepat.
PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK BATU BASALT PADA KOMPOSISI CAMPURAN BETON MENGGUNAKAN ORDINARY PORTLAND CEMENT (OPC) DITINJAU DARI KUAT TEKAN BETON Rajiman Rajiman; Ihda Aulia
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2019): November 2019
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v9i1.1035

Abstract

Beton merupakan material konstruksi yang sangat sering digunakan dalam konstruksi. Campuran beton dengan tambahan serbuk batu basalt sebagai bahan penambah semen untuk meningkatkan kuat tekan beton. Basalt adalah batuan leleran dari gabro, mineralnya berbutir halus, berwarna hitam. Gunungapi di Indonesia umumnya menghasilkan batuan basal dalam bentuk lava maupun piroklastika. Batuan ini banyak digunakan untuk pengeras jalan, pondasi, bendungan, konstruksi beton, dan lain-lain.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh serbuk batu basalt pada campuran beton normal. Metode perancangan campuran yang digunakan yaitu Metode ACI dan Metode DOE untuk trial mix, dan selanjutnya dipilih Metode DOE dari hasil trial mix untuk digunakan dalam penelitian. Persentase Serbuk Batu Basalt yang akan digunakan yaitu 0%, 1%, 3%, 5%, 7%, dan 9% dari berat semen. Benda uji yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah benda uji silinder 10cm x 20cm untuk yang normal dan untuk yang persentase 11cm x 20cm (memakai benda uji peralon) dengan jumlah benda uji 54 buah. Umur pengujian yang direncanakan sampai pada umur 28 hari. Kuat tekan tertinggi pada umur 28 hari yang dihasilkan pada beton dengan campuran serbuk batuk basalt 7% yaitu 396,36 kg/cm². Hasil penelitian ini beton yang dikatagorikan kedalam beton kelas III adalah beton dengan campuran serbuk batu basalt 1%, 3%, 5%, 7% dan 9% pada umur 28 hari.
ANALISA KOLOM STRUKTUR PADA PEKERJAAN PEMBANGUNAN LANTAI 1 KAMPUS II SD MUHAMMADIYAH METRO PUSAT KOTA METRO Agus Surandono; - Desmawan
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2014): November 2014
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v4i1.173

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan maksud dan tujuan adalah untuk menganalisa dan merencanakan struktur kolom yang ideal serta beban-beban yang mempengaruhinya baik secara teori maupun penerapannya di lapangan pada pekerjaan pembangunan lantai 1 kampus II SD Muhammadiyah Metro Pusat Kota Metro yang nantinya hasil dari analisa ini dapat menghasilkan suatu perencanaan kolom struktur yang aman (kuat secara teknis) dan ekonomis (murah secara finansial).Perhitungan pembebanan yang dilakukan adalah :Perhitungan Beban MatiPerhitungan Beban HidupAnalisis Kombinasi Pembebanan (beban mati (D), beban hidup (L) dan beban gempa (E) menghasilkan 3 kombinasi pembebananPerhitungan Dimensi KolomPerhitungan Dimensi Kolom Akibat Beban Hidup dan Beban Mati (Kombinasi Pembebanan 1)Perhitungan Dimensi Kolom Akibat Beban Mati dan Beban Gempa (Kombinasi Pembebanan 2)Perhitungan Dimensi Kolom Akibat Beban Mati, Beban Hidup, dan Beban Gempa (Kombinasi Pembebanan 3)Perhitungan Tulangan Geser KolomPerhitungan Tulangan Geser Kolom Akibat Beban Hidup dan Beban Mati (Kombinasi Pembebanan 1)Perhitungan Tulangan Geser Kolom Akibat Beban Mati dan Beban Gempa (Kombinasi Pembebanan 2)Perhitungan Tulangan Geser Kolom Akibat Beban Hidup, Beban Mati dan Beban Gempa (Kombinasi Pembebanan 3)Hasil penelitian/analisa struktur yang dilakukan pada pekerjaan pembangunan lantai 1 kampus II SD Muhammadiyah Metro Pusat Kota Metro menghasilkan rencana/design struktur kolom untuk penulangan longitudinal, jumlah dan ukuran tulangan yang dibutuhkan adalah tulangan 12D16 dengan penyusunan tulangan dilakukan pada kedua sisi memanjang. Untuk tulangan geser, diperlukan tulangan geser dengan diameter 10 dan dipasang dengan jarak maximum 112 mm.
PENGARUH VARIASI SERBUK KAYU TERHADAP SIFAT MEKANIS MATERIAL KOMPOSIT Koilal Alokabel; Agustinus Deka Betan
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v8i2.951

Abstract

Limbah serbuk kayu pada dasarnya sebagai bahan buangan namun memiliki potensibesar untuk dijadikan material baru. Pada kesempatan ini dilakukan peenelitian denganmevariasikan berbagai limbah serbuk kayu kemiri, jati dan bayam sebagai penguatmaterial komposit dengan fraksi volume 5%, 10%, 15%. Tujuan penelitian inimemanfaatkan limbah serbuk kayu guna mengurangi penggunaan bahan baku baru (kayu)untuk kebutuhan papan. Hasil penelitian diperoleh kekuatan impak semakin meningkatseiring meningkatnya fraksi volume serbuk kayu. Kekuatan impak tertinggi terjadi padaserbuk kayu bayam dengan fraksi volume 15% sebesar 0,115 J/mm².Dari hasil penelitian temperatur yang baik untuk campuran aspal beton AC-BC adalahpada temperatur 1550 C, sesuai dengan spesifikasi Bina Marga 2010 ( revisi 3).