cover
Contact Name
Septyanto Kurniawan
Contact Email
s_yan_k@ymail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sipilummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
TAPAK (Teknologi Aplikasi Konstruksi) : Jurnal Program Studi Teknik Sipil
ISSN : 20892098     EISSN : 25486209     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TAPAK ISSN: 2548-6209 (Electronic) & ISSN: 2089-2098 (Print) adalah jurnal peer-review yang menerbitkan artikel ilmiah dari disiplin ilmu teknik sipil, yang mencakup bidang studi : • Bahan bangunan dan bangunan, • Mekanika dan fisika struktural, • Rekayasa geoteknik, • Rekayasa jalan dan jembatan, • Rekayasa dan ekonomi perkotaan, • Konstruksi teknologi, ekonomi dan manajemen, • Teknologi informasi dalam konstruksi, • Proteksi kebakaran, thermoinsulation dan renovasi bangunan, • Keamanan tenaga kerja dalam konstruksi.
Arjuna Subject : -
Articles 250 Documents
ANALISIS KARAKTERISTIK PENYEBRANGAN PEJALAN KAKI PADA RUAS JALAN JENDERAL SUDIRMAN KOTA METRO Septyanto Kurniawan; Handika Putra Pratama; Masykur Masykur
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2019): November 2019
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v9i1.1045

Abstract

Peningkatan volume lalu lintas kendaraan di jalan raya sangat membutuhkan tersedianya fasilitas pejalan kaki berupa fasilitas penyebrangan pada daerah dimana pejalan kaki terkonsentrasi seperti di ruas jalan Jendral Sudirman Kota Metro yaitu pada titik ruas komplek pertokoan Mega Mall–kantor BRI di Kota Metro. Penyediaan fasilitas penyebrangan adalah untuk meminimalkan konflik langsung antara pedestrian/pejalan kaki dan kendaraan yang melintas di jalan raya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan kondisi penyeberangan jalan serta mencari hubungan persamaan antara volume lalu lintas dengan volume penyeberang kemudian menentukan fasilitas penyeberang apa yang sesuai dengan karakteristik pejalan kaki di lokasi penelitian. Adapun langkah analisis yang akan dilakukan adalah menghitung PV2,terdiri dari volume penyeberang (P) dan volume kendaraan (V) dan dicocokan dengan persyaratan fasilitas penyeberangan sesuai peraturan yang berlaku.Dari hasil analisis yang dilakukan didapat nilai terbesar (P) 588 Pejalan kaki/ jam, nilai terbesar (V) 6.543,5 kend/jamPV2 = 251,76x1010. Sehingga untuk menunjang keselamatan para pejalan kaki dan kelancaran arus lalu lintas direkomendasikan dengan menggunakan fasilitas penyeberangan pelican crossing dengan median
ANALISIS BIAYA PENGGUNA JALAN AKIBAT KERUSAKAN JALAN Leni Sriharyani; Iqbal Mardiansyah
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2019): November 2019
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v9i1.1036

Abstract

Lintas Sumatera (Wates-Gunung Sugih Baru) dan Punggur adalah wilayah yang padat lalu lintasnya terutama pada jam-jam sibuk pagi dan sore hari, hal ini juga dipengaruhi jalan yang mengalami kerusakan mulai dari tingkat kerusakan sedang hingga rusak berat. Keadaan ini menyebabkan terjadinya penurunan pada tingkat pelayanan jalan dan biaya bagi pengguna jalan terutama (Road User Cost, RUC ) dalam hal pemborosan bahan bakar dan waktu perjalanan menjadi lebih lama. RUC terdiri dari biaya operasi kendaraan (Vehicle Operating Cost, VOC) dan nilai waktu perjalanan (Value Of Time, VOT). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui biaya operasional kendaraan dan nilai waktu yang dikeluarkan akibat adanya kemacetan lalu lintas dengan menggunakan metode Bina Marga dan PCI (Pacific Consultant International). Hasil penelitian ini menunjukkan biaya BOK yang dialami oleh kendaraan yang melalui masing-masing titik selama 9 jam, titik 5 merupakan titik yang mengeluarkan biaya paling besar yaitu 36.939,96 Rp/kend.jam dan hasil analisis nilai waktu biaya pada titik 5 sebesar Rp. 14681.47,- jam/orang
PENGARUH BAHAN TAMBAH BATU BATA MERAH TERHADAP KUAT TEKAN BETON FC’21 MENGGUNAKAN AGREGAT KASAR PT. AMR DAN AGREGAT HALUS DESA SUNGGUP KOTA BARU Sylvina Permatasari
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v8i2.952

Abstract

Penelitian penambahan bata merah dari limbah sebagai substitusi agregat halus.Proses penambahan bata merah yaitu dihancurkan menggunakan mesin los angelessehingga dihasilkan bata merah dengan lolos saringan sebagai substitusi pasir terhadapkuat tekan beton yang direncanakan. Adapun komposisi penambahan bata merah tersebutadalah 0%, 15%, 20% dan 25% dari berat pasir dengan komposisi campuran betonmengacu pada Mix design berdasarkan SNI T15-1990-2003+ACI&ASTM tahun 2016.Kuat tekan tanpa penambahan bata merah sebesar 21,40 MPa, kuat tekan beton yangditambahkan bata merah mengalami peningkatan pada campuran 15% sebesar 21,57 MPa,pada campuran 20% sebesar 21,02 MPa, dan pada campuran 25% sebesar 20,44 MPa.Kuat tekan beton yang direncanakan adalah 21,00 MPa. Artinya pada penambahan batamerah sebesar 15% beton mengalami peningkatan sedangkan pada penambahan batamerah 20% mengalami pengurangan tetapi tetap mencapai dari kuat tekan rencana, dan25% bata merah terhadap campuran beton tidak dapat menambah kuat tekan betonmelainkan menurunkan kuat tekan beton terhadap kuat tekan rencana. Komposisicampuran dalam analisis ini mengacu pada AHSP Bidang Cipta Karya dari KementrianPU tahun 2013 untuk mutu fc’ 21 menggunakan material local Kotabaru (semen TigaRoda, pasir dari Desa Sungup, kerikil dari PT. AMR, dan Bata merah dari pengolahanlokal).
ANALISIS PENINGKATAN SIFAT MEKANIS TANAH DASAR MENGGUNAKAN CAMPURAN ABU LIMBAH AMPAS TEBU DAN SEMEN Yusuf Amran; Rizqi Sadiya
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2019): November 2019
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v9i1.1046

Abstract

Kekuatan dari dari suatu konstruksi perkerasan jalan ditentukan oleh kualitas dari tanah dasar yang dipergunakan, maka dari itu tanah dasar harus mempunyai ketahanan terhadap pengaruh lingkungan terutama air. Tanah dasar di ruas Jalan Metro Gotong-Royong Lampung Tengah perlu dilakukan analisis lebih lanjut karena terindikasi sebagai tanah lempung. Ruas jalan tersebut merupakan salah satu jalan di Lampung Tengah yang menghubungkan antara Kota Metro-Lampung tengah, Punggur-Gotong Royong yang dilalui kendaraan baik pribadi maupun kendaraan berat dengan tonase 2-8 ton.Dari permasalahan yang ditunjukkan diatas, maka dapat dilakukan penelitian tentang stabilisisai tanah dasar menggunakan campuran abu limbah ampas tebu dan semen. Untuk pengambilan sampel tanah dasar dilakukan menggunakan alat handbore dari 3 titik pengamatan. Setelah itu sampel tanah dibawa kelaboratorium untuk dilakukan pengujian analisis saringan, kadar air, berat jenis, batas atterberg, pemadatan dan CBR.Dari pengujian laboratorium didapatkan nilai CBR tanah asli hanya sebesar 1,80%. Nilai tersebut sangat rendah bila digunakan sebagai tanah dasar. Selanjutnya sampel tanah asli ditambahkan campuran abu ampas tebu dan semen dengan kadar yang dicoba-coba (triall and error). Dari percobaan tersebut didapat penambahan campuran sebanyak 0%, 0,5%, 1%, 2%, 4%, 8%, 10% dari berat tanah asli. Penambahan terbaik yang dapat meningkatakan nilai CBR tanah asli ada pada komposisi 8% abu ampas tebu dan semen dengan nilai CBR 6,12% dan 6,20%. Nilai CBR tersebut telah memenuhi persyaratan minimum CBR 6% yang dikeluarkan Bina Marga 2018
PENGARUH PENAMBAHAN ABU SEKAM PADI TERHADAP KUAT TEKAN BETON (Agregat Kasar Ex Desa Sungai Kacil, Agregat Halus Ex Desa Karang Bintang, Abu Sekam Padi Ex Desa Berangas) Dina Heldita
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2018): November 2018
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v8i1.799

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan persentase optimal abu sekam padipada beton. Material untuk pencampuran beton menggunakan agregat halus dari DesaKarang Bintang, agregat kasar dari Desa Sungai Kacil dan semen Tiga Roda yangdiproduksi PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk, Desa Tarjun Kabupaten Kotabaru.Adapun sekam padi yang di dapat yaitu dari Desa Berangas Pulau Laut Timur. Benda ujiberbentuk silinder, persentase penambahan abu sekam padi yaitu 2,5%, 5% 7,5% dan 10%dari berat semen dan juga beton tanpa campuran abu sekam padi atau beton normal.Dengan usia beton yang diuji kuat tekannya adalah 14 dan 28 hari. Dari pengujian inidiperoleh nilai kuat tekan yaitu, beton normal tanpa campuran abu sekam padi pada umur14 hari tidak mencapai target yaitu sebesar 17,25 MPa namun untuk 28 hari sebesar 20,50MPa dapat mencapai target. Untuk campuran abu sekam padi umur 14 hari pada tiapmasing-masing persentase tidak ada yang mencapai target yang diharapkan, nilai tertinggiyang didapat yaitu 19,24 MPa pada campuran abu sekam padi 5% dari berat semen. Dan diumur 28 hari pada tiap masing-masing persentase dapat mencapai target yang diharapkan.Pada pengujian ini hasil kuat tekan beton yang tertinggi diperoleh pada campuran abusekam padi 10% dari berat semen sebesar 21,36 Mpa.Kata kunci : Beton, Abu Sekam Padi, Peningkatan Kekuatan, Desa Berangas
PERBANDINGAN KUAT TEKAN MORTAR ANTARA MATERIAL DARI SUNGAI LAKITAN DENGAN SUNGAI RUPIT Okma Yendri; Eko Sudaryanto
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2019): November 2019
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v9i1.1037

Abstract

Mortar dapat difungsikan sebagai konstruksi struktural maupun konstruksi non struktural. Pada konstruksi struktural Mortar digunakan sebagai spesi dinding dan juga pondasi, sedang untuk konstruksi non struktural mortar digunakan sebagi pelapis dinding terluar. Tujuan Penelitian ini adalah Untuk  membandingan kuat tekan mortar dengan menggunakan komposisi matrial yang berbeda pada perbandingan semen dan pasir adukan 1:2, 1:3, 1: 4. Mengetahui perbandingan kuat tekan mortar pasir sungai Rupit dan  Sungai Lakitan sebagai agregat halus terhadap kuat tekan mortar pada umur 7, 14, dan 28 hari. Mengetahui mortar variasi pasir manakah yang memiliki kuat tekan yang tertinggi. Hasil penelitian ini : pertama, hasil kuat tekan rata-rata mortar yang mempunyai nilai paling tinggi pada umur 28 hari yaitu menggunakan pasir sungai lakitan. Kedua diketahui kuat tekan rata-rata tertinggi pada hari ke-7 adalah pada sampel I dengan agregat pasir sungai rupit. Kuat tekan rata-rata ada hari ke-14 adalah pada sampel I dengan agregat pasir rupit. Kuat tekan rata-rata pada hari ke-28 adalah pada sampel I dengan agregat pasir sungai lakitan. Ketiga hasil analisis pengujian kuat tekan beton mortar tertinggi yaitu pada sample 1 dengan komposisi campuran 1 Pc : 2 Ps  yang menggunakan bahan campuran pasir dari sungai lakitan dengan hasil kuat tekan sebesar 357,2 Kg/cm2
TINJAUAN KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN CA SERBUK BATU BASALT SEBAGAI BAHAN PENA ORDINARY PORTLAND CEMEN (OPC) Rajiman, Rajiman; Ningrum, Setya
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v8i2.954

Abstract

Semakin berkembangnya zaman dan perkembangan populasi penduduk kebutuhanakan insfastruktur terus meningkat. Beton merupakan salah satu bahan bangunan yangterbuat dari campuran semen portland atau semen hidraulik lainnya, agregat halus, agregatkasar, dan air, dengan atau tanpa bahan tambahan yang membentuk masa padat (SNI-03-2847-2002). Beton banyak digunakan dalam bidang konstruksi dan merupakan salah satualternatif pilihan untuk perkerasan dan pembangunan. Perkerasan dengan menggunakanbeton sedang banyak digunakan karena beton mempunyai banyak keuntungan. Dengansemakin meningkatnya penggunaan beton, maka perlu dilakukan inovasi untukmeningkatkan mutu beton. Meningkatkan mutu beton dapat di uji dengan cara menambahserbuk batu basalt pada campuran beton.Serbuk batu basalt merupakan batuan yang dihaluskan. Batu basalt adalah salah satubatu yang biasa digunakan sebagai bahan konstruksi. Batu basalt Skoria merupakanpotensi sumber daya mareial provinsi Lampung jumlah cadangannya minimal sekitar 338juta m3 (Rajiman,2011). Serbuk batu basalt yang digunakan sudah dipanaskanmenggunakan oven pada suhu 1600°C. Variasi penggunaan serbuk batu basalt sebagaibahan penambah terhadap berat semen adalah 0%, 1%, 3%, 5%, 7%, dan 9%. Benda ujibeton yang dibuat berbentuk silinder dan pengujian dilakukan pada umur 7 hari, 14 hari,dan 28 hari.Dari hasil penelitian diperoleh hasil kuat tekan beton menggunakan serbuk batubasalt lebih tinggi dibandingkan dengan beton normal. Proses pemanasan serbuk batubasalt juga terbukti menambah kekuatan tekan beton dibandingkan dengan beton dengancampuran serbuk batu basalt yang tidak dioven. Kadar oprimum penambahan serbuk batubaslat sebesar 3% dari berat semen
ANALISIS HUJAN RATA-RATA DALAM MENENTUKAN DEBIT BANJIR RANCANGAN PADA DAS BLAMBANGAN KABUPATEN BANYUWANGI JAWA TIMUR Prawati, Eri
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2019): November 2019
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v9i1.1047

Abstract

Analisis hidrologi dapat digunakan sebagai analisis untuk memperkirakan debit banjir pada suatu daerah yang rawan banjir, dan digunakan juga untuk merencanakan bangunan air seperti bendung, tanggul, dan bendungan. Bangunan air, misal bendungan direncanakan untuk dapat menampung, melewatkan dan mengantisipasi banjir maksimum yang terjadi.Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur merupakan daerah yang mempunyai nilai ekonomi tinggi dan sangat strategis, hal ini tercermin dari pesatnya pembangunan di kawasan wilayah tersebut. Dari tahun ketahun pembangunan industri dan pemukiman meningkat, sehingga mengakibatkan terjadinya perubahan. Dari lahan pertanian, dan perkebunan menjadi lahan industri/perdagangan dan kawasan pemukiman, konsekuensinya adalah koefisien aliran semakin tinggi karena fungsi penyerapan lahan semakin kecil dan aliran permukiman semakin besar. Infrastruktur bangunan air yaitu stasiun hujan yang mencatat data dasar yaitu curah hujan dapat mendukung pengendalian banjir dan pemanfaatan air pada suatu daerah aliran sungai. Keseimbangan antara biaya yang minim dengan ketelitian data hidrologi yang optimum khususnya data curah hujan sangat dibutuhkan.Debit banjir rancangan yang didapat dari perhitungan analisis frekuensi dengan HSS Nakayasu untuk kala ulang 2 tahun adalah 1074,86 m3/detik, untuk kala ulang 5 tahun adalah 1147,37  m3/detik, untuk kala ulang 10 tahun adalah 1169,38 m3/detik, untuk kala ulang 25 tahun adalah 1175,48 m3/detik, untuk kala ulang 50 tahun adalah1179,11 m3/detik, untuk kala ulang 100 tahun adalah 1180,07 m3/detik, untuk kala ulang 200 tahun adalah1180,45 m3/detik, dan , untuk kala ulang 1000 tahun adalah 1190,44 m3/detik, jumlah total rerata sebesar 1162,15 m3/detik.
PERENCANAAN TATA LETAK (LAYOUT) DAN PENATAAN RUANG PARKIR KENDARAAN PADA KAMPUS USBRJ LAMPUNG Jaya, Fery Hendi
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2019): November 2019
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v9i1.1040

Abstract

Rancangan Tata Letak (Layout) suatu kampus sangatlah penting dan berkorelasi terhadap penataan ruang parkir kendaraan roda 2 (dua) maupun kendaraan roda 4 (empat). Diharapkan keduanya dapat terkonektivitas sesuai dengan fungsi dan tujuan infrastruktur kampus sebagai lahan interaksi moda transportasi yang aman,lancar,dan efisien tanpa adanya hambatan baik dilihat dari segi teknis,lingkungan dan arsitektural.Kampus Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai (USBRJ) belum memiliki (blue print) baik berupa site plan (tata letak gedung,taman,parkir,dll) guna menentukan kebijakan arah kampus dimasa mendatang, seiring bertambahnya mahasiswa dalam penggunaan lahan kendaraan di kampus tersebut. Dari hasil pengukuran dan penggambaran di buatlah site plan existing dan pengembangan analisa parkir kendaraan terhadap optimasi petak ruang parkir didapat porsentase kendaraan roda 2 (dua) sebesar 69% dan kendaraan roda 4 (empat) sebanyak 31%, selanjutnya kebutuhan satuan ruang parkir (SRP) untuk kendaraan roda empat sebanyak 140 petak dan kendaraan roda dua sebanyak 225 petak, perbandingan perhitungan kebutuhan  parkir mobil mengalami penambahan 18 petak dan prediksi 5 (lima) tahun kebutuhan SRP kendaraan roda empat sebanyak 34 petak, dan kendaraan roda dua tidak perlu/cukup dikarenakan masih banyak space/ruang kosong yang dapat dimanfaatkan
ANALISIS PENGARUH HAMBATAN SAMPING TERHADAP KINERJA RUAS JALAN BRIGJEND SUTIYOSO KOTA METRO Kurniawan, Septyanto; Surandono, Agus
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v8i2.955

Abstract

Jalan Brigjend Sutiyoso kecamatan Metro Pusat Kota Metro merupakan ruas jalanyang memiliki status jalan kota yang berfungsi bagi masyarakat Kota Metro sebagai saranatransportasi dan sebagai penghubung dari suatu tempat ke tempat yang lain dikawasanjalan tersebut. Penelitian pada Ruas Jalan Brigjend Sutiyoso ini dilakukan untukmenganalisis tingkat kepadatan volume arus lalulintas dan pengaruh hambatan sampingterhadap parameter-parameter kinerja jalan terhada tingkat pelayanan jalan.Tingkat kepadatan volume arus lalulintas tertinggi selama 1 minggu penelitian diruas jalan Brigjend Sutiyoso Kota Metro, berada pada hari Senin dengan jumlah totalkeseluruhan berdasarkan disaat jam puncak pada setiap simpang yang telah ditentukan,yaitu sebesar 1.125 Smp/Jam. Sedangkan aktifitas hambatan samping disaat jam puncakyaitu 994 Smp/Jam termasuk dalam katagori sangat tinggi, VH (Daerah Komersial;aktivitas pasar sisi jalan). Untuk kapasitas jalan sendiri disaat jam puncak yaitu 2.439,828Smp/Jam, hal tersebut diakibatkan karena banyaknya aktifitas kegiatan arus lalulintas yangmelewati titik lokasi yang diamati tersebut serta sedang terganggu oleh adanya aktifitaskegiatan hambatan samping, derajat kejenuhan disaat jam puncak yaitu 0,4610 disaatterjadinya suatu hambatan pada ruas jalan Brigjend Sutiyoso Kota Metro.Besar tingkat pelayanan pada ruas jalan Brigjend Sutiyoso Kota Metro, selama 12jam selama 1 minggu pengamatan di lapangan pada tiap-tiap simpang jalan yang telahditentukan, disepanjang Ruas Jalan Brigjend Sutiyoso, Kota Metro. Maka dapatdisimpulkan tingkat pelayanan jalan pada ruas jalan tersebut berada pada katagori E, yaitu(Arus tidak stabil, kecepatan rendah, volume padat atau mendekati kapasitas)