cover
Contact Name
Septyanto Kurniawan
Contact Email
s_yan_k@ymail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sipilummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
TAPAK (Teknologi Aplikasi Konstruksi) : Jurnal Program Studi Teknik Sipil
ISSN : 20892098     EISSN : 25486209     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TAPAK ISSN: 2548-6209 (Electronic) & ISSN: 2089-2098 (Print) adalah jurnal peer-review yang menerbitkan artikel ilmiah dari disiplin ilmu teknik sipil, yang mencakup bidang studi : • Bahan bangunan dan bangunan, • Mekanika dan fisika struktural, • Rekayasa geoteknik, • Rekayasa jalan dan jembatan, • Rekayasa dan ekonomi perkotaan, • Konstruksi teknologi, ekonomi dan manajemen, • Teknologi informasi dalam konstruksi, • Proteksi kebakaran, thermoinsulation dan renovasi bangunan, • Keamanan tenaga kerja dalam konstruksi.
Arjuna Subject : -
Articles 250 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN CEMENT TREATED BASE COURSE DENGAN METODE ASTM UNTUK PENINGKATAN DAYA DUKUNG APRON (Studi Kasus : Bandar Udara Radin Inten II Propinsi Lampung) Masykur Masykur; Novita Sari
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2016): Mei 2016
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v5i2.132

Abstract

Ruang lingkup pada penelitian ini adalah pengujian sifat-sifat fisik agregat yaitu dengan memisahkan agregat kasar dan agregat halus dengan menggunakan saringan no.4, selanjutnya dilakukan pengujian analisa saringan untuk mendapatkan gradasi yang sesuai spesifikasi. Setelah didapatkan gradasi, dilanjutkan uji pemadatan untuk memperoleh niai kepadatan maksimum (γdmax) dan kadar air maksimum (Wopt), selanjutnya dilakukan pengujian CBR pada Wopt dengan 2 variasi tumbukan untuk masing-masing presentase, setelah mendapatkan hasil pengujian kemudian dipilih nilai CBR yang memenuhi syarat dan ketentuan dari Bandar Udara Radin Inten II provinsi Lampung. Penambahan semen 6% pada base course untuk kekuatan daya dukung apron mempunyai kecenderungan menurun, tetapi dilihat dari pengujian CBR lapangan hasilnya meningkat, berbeda dengan hasil sand cone.
PEMANFAATAN DRUM PLASTIK BEKAS SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN SEPTIC TANK - Masykur
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2015): November 2015
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v5i1.150

Abstract

Limbah rumah tangga adalah limbah yang berasal dari dapur, kamar mandi, cucian, limbah bekas industri rumah tangga dan kotoran manusia. Limbah merupakan buangan atau sesuatu yang tidak terpakai berbentuk cair, gas dan padat. Air limbah tersebut harus diolah agar tidak mencemari dan tidak membahayakan kesehatan lingkungan. Air limbah harus dikelola untuk mengurangi pencemaran. Di banyak lingkungan masyarakat di Indonesia, masih banyak daerah-daerah yang rumahnya belum memiliki WC (water closet) yang memenuhi syarat kebersihan dan kesehatan. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor antara lain karena masih banyaknya masyarakat yang hidupnya di bawah garis kemiskinan, baik miskin secara ekonomi maupun miskin pengetahuan (sumber daya manusia). Berdasarkan uraian di atas maka kami akan meneliti tentang pembuatan septic tank dengan memanfaatkan drum plastic bekas yang banyak didapat di pasaran secara umum. Ukuran dan volume tangki septik tidak dipengaruhi oleh jenis tanah, daya serap tanah, maupun tinggi muka air tanah. Air yang keluar dari septic tank masih harus diolah dalam bidang resapan , sumur resapan atau filter.Keunggulan Penggunaan Drum Plastik Sebagai Bahan Pembuatan Septic TankDrum plastik lebih awet/permanen karena tahan terhadap larutan kimiaDrum plastik kedap air/anti bocorDrum plastik mudah didapatDrum plastik harganya murahMudah dikerjakanDapat dibuat berbagai bentuk menyesuaikan dengan kondisi lahanPasangan batu bata dapat menjadi lebih hemat
ANALISA PLAT LANTAI PADA PEKERJAAN PEMBANGUNAN KANTOR SEKOLAH KEBERBAKATAN OLAH RAGA (SKO) KOTA METRO Yusuf Amran; Amri Faizal
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2014): November 2014
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v4i1.180

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan maksud dan tujuan adalah untuk menganalisa dan merencanakan suatu plat beton bertulang baik lantai maupun atap pada Gedung Kantor Sekolah Keberbakatan Olah Raga Kota Metro yang nantinya hasil dari analisa ini dapat menghasilkan suatu perencanaan plat beton yang aman (kuat secara teknis) dan ekonomis (murah secara finansial). Hasil penelitian/analisa struktur yang dilakukan pada gedung Kantor Sekolah Keberbakatan Olah Raga Kota Metro menghasilkan rencana/design plat beton untuk plat lantai dan plat atap gedung dengan rincian Tulangan yang digunakan yaitu tulangan Ø10-300 untuk plat atap dan tulangan Ø10-250 untuk plat lantai.
ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL KOTA METRO (STUDI KASUS SIMPANG JALAN JEND. SUDIRMAN, JALAN MAULANA, DAN JALAN YOS SUDARSO) Agus Surandono
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2013): November 2013
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v3i1.196

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengalisa kinerja simpang dalam kondisi eksiting dengan pendekatan MKJI serta memberikan alternatif pemecahan masalah yang tepat pada simpang tersebut. metode yang digunakan adalah dengan melakukan survey volume lalu lintas, sinyal setting panjang antrian serta road inventory survey. Hasil analisis diketahui bahwa dalam kondisi eksisting kinerja simpang tergolong burukterutama pada pendekat timur. Hal ini ditunjukkan dengan nilai derajat kejenuhan telah mencapai 0.75 pada jam puncak.
EVALUASI CAMPURAN ASPAL BETON AC-WC MENGGUNAKAN ALAT EKSTRAKSI HASIL PRODUKSI AMP (ASPHALT MIXING PLANT) PT. TCP (TRI CIPTA PERDANA) Ida Hadijah; Tri Ani Astuti
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2012): November 2012
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v2i1.212

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara kerja pengujian ekstraksi kadar aspal dengan alat centrifuge, dengan pelarut bensin, benda uji dari pusat pencampur (AMP) yang tidak dipadatkan.
ANALISIS KINERJA SIMPANG TIDAK BERSINYAL KOTA METRO ( STUDI KASUS PERSIMPANGAN JALAN, RUAS JALAN JEND. SUDIRMAN, JALAN SUMBAWA, JALAN WIJAYA KUSUMA DAN JALAN INSPEKSI ) Leni Sriharyani; Ida Hadijah
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2016): November 2016
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v6i1.262

Abstract

Simpang adalah pertemuan atau percabangan jalan baik sebidang maupun yang taksebidang. Simpang merupakan tempat yang rawan terhadap kecelakaan karena terjadinyakonflik antara pergerakan kendaraan dengan pergerakan kendaraan lainnya. Lokasi penelitianini merupakan daerah yang cukup padat, dimana disekeliling persimpangan terdapat kawasanpertokoan, perkantoran, kawasan bisnis, dan pendidikan, memiliki volume arus lalu lintastinggi, sering terlihat kendaraan dari jalan utama melakukan pergerakan manuver memutararah (u-turn), sering terjadi kemacetan, kecelakaan dan gangguan kelancaran arus lalu lintasyang disebabkan adanya konflik- konflik yang timbul akibat kendaraan yang melintas darilima arah yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja simpangtidak bersinyal pada persimpangan jalan, ruas Jl Jend. Sudirman, Jl Sumbawa, Jl WijayaKusuma dan Jl Inspeksi yang ada dalam kondisi existing saat ini berupa derajat kejenuhan,tundaan dan peluang antrian dengan pendekatan MKJI 1997 serta memberikan masukan atausolusi pemecahan permasalahan pada simpang tersebut. Metoda yang digunakan adalahdengan melakukan pengumpulan data primer dan data sekunder, survey volume lalu lintas,survey kecepatan, serta survey hambatan samping. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwaarus lalu lintas tertinggi terjadi pada hari Senin jam puncak siang pukul 12.00-13.00 sebesar2593 kend/jam atau 1971,3 smp/jam dengan kapasitas 2215,7 smp/jam, derajat kejenuhan0,88. Dari nilai derajat kejenuhan dapat diketahui bahwa kinerja simpang ini tergolongkelas E, melebihi nilai yang disyaratkan MKJI 0,75. Penanganan yang sesuai dengankinerja simpang tersebut dalam menguraikan permasalahan kemacetan, kecelakaan dankelancaran arus lalu lintas yaitu dengan memasang rambu lalu lintas dilarang putar balik (UTURN),memasang lampu lalu lintas satu warna (kuning), dan menutup batas tengah jalanutama (Jl. Jendral Sudirman) dengan median berupa beton pracetak yang bisa dibuka biladiperlukan sepanjang 33 meter, karena secara geometrik jalan utama pada persimpangan inimenikung hingga pandangan untuk kendaraan lain kurang bebas.
PERHITUNGAN PLAT LANTAI STRUKTUR EXISTING PADA GEDUNG PUSKESMAS GANJAR AGUNG KOTA METRO Suirna Juarnisa Syahland
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v6i2.427

Abstract

Salah satu komponen struktur dalam bangungan yang penting adalah plat. Perhitungan plat lantai struktur existing pada gedung puskesmas Ganjaragung Kota Metro mengacu pada Peraturan Pembebanan Indonesia Untuk Gedung Tahun 1983 menggunakan mutu beton K-225 dengan nilai slump beton ready mix adalah 5 cm. Berdasarkan penelitian penulangan pada pekerjaan pembesian plat lantai memakai besi Ø10 – 125 mm, tulangan lapangan menggunakan besi Ø10 – 150 mm dengan tebal plat 12 cm.Kata kunci : Plat lantai, PPIUG tahun 1983
ANALISIS KINERJA SIMPANG TIDAK BERSINYAL (Studi Kasus: Jl. AH. Nasution – Jl. Jendral Sudirman – Jl. Ade Irma Suryani – Jl. Imam Bonjol) Kota Metro Ida Hadijah; Babay Adi Bimantara
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v7i2.725

Abstract

Persimpangan merupakan titik pertemuan dari jaringan jalan raya. Kota metro adalah salah satu kota yang cukup padat di Provinsi Lampung. Oleh sebab itu arus lalu lintas cukup padat, dan ini disebabkan lalu lalang manusia, kendaraan yang melintas pada persimpangan jalan dan keadaan ini akan terus bertambah sesuai dengan pertumbuhan penduduk dan jumlah kendaraan.Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan analisis tingkat kinerja simpang ditinjau dari derajat kejenuhan, kapasitas , tundaan , serta peluang antrian dan ntuk mengetahui kelayakan tingkat kinerja pada simpang Jl. AH. Nasution – Jl. Jendral Sudirman - Jl. Ade Irma Suryani - Jl. Imam Bonjol Kota Metro.Metode penelitian yang digunakan dalam pengambilan data adalah observasi dan pencatatan secara langsung di lapangan. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer deperoleh dari hasil pengamatan langsung di lapangan, sedangkan data sekunder diperoleh dari hasil instansi terkait. Sebagai dasar penyelesaian atau analisa data digunakan rumusan yang terdapat pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) tahun 1997 untuk mengetahui tingkat pelayanan simpang.Berdasarkan hasil penelitian mengenai tingkat kinerja simpang menunjukan bahwa pada hari Sabtu adalah tidak layak dalam melayani arus lalu lintas. Untuk pendekat D-A nilai derajat kejenuhan 0,862, kapasitas sesungguhnya sebesar 7389,77 smp/jam, tundaan sebesar 6,919 det/smp, dan peluang antrian sebesar 23,22 % sampai 51,31% .Kata Kunci : Bundaran, Jalinan, Simpang, KapasitasPENDAHULUANPersimpangan merupakan titik pertemuan dari jaringan jalan raya. Hal ini di sebabkan karena pada persimpangan sering menimbulkan berbagai hambatan-hambatan lalu lintas juga disebabkan karena persimpangan merupakan tempat kendaraan dari berbagai arah bertemu dan merubah arah. Terjadinya permasalahan lalu lintas yaitu meningkatnya volume kendaraan pada daerah persimpangan akan mempengaruhi kapasitas persimpangan sehingga tingkat kinerja lalu lintas persimpangan tersebut akan menurun, dan bagi pengguna lalu lintas persimpangan tersebut akan menurun, dan bagi pengguna lalu lintas akan menimbulkan kerugian seperti biaya dan waktu perjalanan.Kota
ANALISA PENGUJIAN GRADASI EKSTRAKSI CAMPURAN AC-BC HASIL PRODUKSI AMP (ASPHALT MIXING PLANT) Agus Surandono; Masykur Masykur; Mahmud Mahmud Iskandar
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2018): November 2018
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v8i1.814

Abstract

Jalan adalah sarana transportasi darat yang meliputi segala bagian jalan termasukbangunan pelengkap yang diperuntukan bagi lalu lintas, yang berada pada permukaantanah, diatas permukaan tanah, dibawah permukaan tanah, dan/atau air, serta diataspermukaan air, kecuali jalan kereta api, jalan lori, dan jalan kabel. Sering ditemukanteradinya kerusakan awal pada jalan-jalan yang baru diperbaiki ataupun ditingkatkan.Kerusakan-kerusakan awal tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor antara lainadalah kesalahan desain, kesalahan pelaksanaan dan pengawasan, kesalahan pemanfaatanfaktor alam serta kesalahan yang tidak terduga seperti akibat bencana alam dan lainsebagainya.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kesesuaian pelaksanaan pekerjaan lapispengikat perkerasan jalan di Jalan Hajimena–Bandar Lampung terhadap JMF (Job MixFormula) dan standar yang digunakan SNI, adapun jenis pengujian yang dilakukan adalahpengujian Ekstraksi dan Marshall pada campuran aspal beton AC-BC yang merupakanlapisan pengikat perkerasan. Penelitian ini menggunakan sampel hasil Core Drill,Campuran Aspal Beton AC-BC hasil beton aspal padat yang diambil di lapangan di JalanHajimena–Bandar Lampung yang dilakukan pada tgl 16 Juli 2018.Berdasarkan hasil penelitian uji Marshall Stabiliti pada hasil Core Drill danMarshall Stabiliti pada hasil beton aspal padat, Marshall Quotient pada hasil Core Drilldan hasil beton aspal padat, menunjukan bahwa peningkatan kepadatan kadar aspalcampuran aspal beton padat AC-BC, dengan kadar aspal dalam JMF masing-masingmenunjukan bahwa hasil pengujian pada campuran aspal beton padat AC-BC yangmerupakan lapis pengikat perkerasan jalan pada Jalan Hajimena–Bandar Lampungmemenuhi standar JMF dengan kadar aspal 5,6%.Kata kunci : Lapis Pengikat AC-BC, Exstraksi dan Marshall
STUDI KEBUTUHAN FASILITAS PENYEBERANGAN JALAN DI RUAS JALAN PROKLAMATOR BANDAR JAYA KABUPATEN LAMPUNG TENGAH (Studi Kasus Bandar Jaya Plaza - Komplek Pertokoan Bandar Jaya) Agus Surandono; Amri Faizal
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2015): November 2015
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v5i1.145

Abstract

Ruas jalan Proklamator Bandar Jaya Kabupaten Lampung Tengah yaitu  pada titik ruas jalan Bandar Jaya Plaza – Komplek Pertokoan Bandar Jaya Lampung Tengah memperlihatkan ketidakteraturan atau kesemrawutan, pejalan kaki menyeberang melintasi ruas jalan tersebut  pada sembarang tempat yang tidak mempunyai fasilitas penyeberangan ditambah lagi ruas jalan tersebut merupakan akses jalan negara (lintas antar propinsi) yang selalu dilewati berbagai jenis kendaraan selama 24 jam . Maksud dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan kondisi penyeberang jalan serta mencari hubungan persamaan antara volume lalu lintas dengan volume penyeberang serta menentukan fasilitas penyeberangan yang sesuai dengan karakteristik pejalan kaki di lokasi penelitian. Data yang diambil meliputi data volume penyeberang jalan dan volume kendaraan, sampel di sini diambil dari lokasi penyeberangan pada tujuh hari pengamatan selama 12 jam per hari pengamatan. Adapun langkah analisis yang akan dilakukan pada penelitian ini adalah menghitung PV2, terdiri dari volume penyeberang (P) dan volume kendaraan (V) dan dicocokkan dengan persyaratan fasilitas penyeberangan pada ruas jalan yang ditinjau sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dari hasil penelitian didapat karakteristik penyeberang jalan didominasi oleh penyeberang jalan kategori mandiri, yaitu penyeberang jalan dengan usia ≥ 10 tahun atau < 10 tahun di dampingi orang dewasa dengan prosedur baku cara menyeberangnya mayoritas menggunakan cara menunggu sejenak lalu menyeberang dengan cara berjalan. Dari hasil analisis volume penyeberang jalan (P) dan volume kendaraan (V) pada lokasi penelitian diperoleh hasil P terbesar pada lokasi penelitian adalah hari sabtu sebesar 453 orang/jam, dan V terbesar pada lokasi penelitian adalah pada hari minggu sebesar 3.211 Kendaraan/jam > 750 Kendaraan/jam serta PV2 > 2 x 108 dengan nilai PV2 terbesar terdapat pada hari Sabtu pada jam 13.00 – 14.00 sebesar 5.159.759.632 . Sehingga untuk menunjang keselamatan para pejalan kaki dan kelancaran arus lalu lintas direkomendasikan dengan menggunakan fasilitas penyeberangan pelican cross dengan pelindung tanpa median”

Page 4 of 25 | Total Record : 250