cover
Contact Name
Septyanto Kurniawan
Contact Email
s_yan_k@ymail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sipilummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
TAPAK (Teknologi Aplikasi Konstruksi) : Jurnal Program Studi Teknik Sipil
ISSN : 20892098     EISSN : 25486209     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TAPAK ISSN: 2548-6209 (Electronic) & ISSN: 2089-2098 (Print) adalah jurnal peer-review yang menerbitkan artikel ilmiah dari disiplin ilmu teknik sipil, yang mencakup bidang studi : • Bahan bangunan dan bangunan, • Mekanika dan fisika struktural, • Rekayasa geoteknik, • Rekayasa jalan dan jembatan, • Rekayasa dan ekonomi perkotaan, • Konstruksi teknologi, ekonomi dan manajemen, • Teknologi informasi dalam konstruksi, • Proteksi kebakaran, thermoinsulation dan renovasi bangunan, • Keamanan tenaga kerja dalam konstruksi.
Arjuna Subject : -
Articles 250 Documents
ANALISIS KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPAL BETON (AC-WC) DENGAN CARA UJI MARSHALL (STUDI KASUS PROYEK PENINGKATAN JALAN SOEKARNO-HATTA KABUPATEN LAMPUNG TIMUR) Sriharyani, Leni
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2012): November 2012
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v2i1.214

Abstract

The study was conducted to determine the suitability of implementation of the work surface pavement layer in Jalan Soekarno Hatta East Lampung regency and road conditions after age 1 year of the JMF and the ISO standard is used, the Marshall test on asphalt mixture concrete (AC-WC) which is a surface layer of pavement and pavement conditions on visual observation in the field.
ANALISIS PENGUJIAN GRADASI EKSTRAKSI CAMPURAN AC-BC HASIL PRODUKSI AMP (ASPHALT MIXING PLANT) Masykur, -
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2016): November 2016
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v6i1.264

Abstract

Pelaksanaan pekerjaan lapis pengikat perkerasan jalan di Jalan Soekarno-Hatta Kab.Lampung Timur terhadap JMF (Job Mix Formula) dan standar yang digunakan yaitu SNI, dengan melakukan pengujian Ekstraksi dan Marshall pada campuran aspal beton AC-BC yang merupakan lapisan pengikat perkerasan. Penelitian ini menggunakan sampel hasil Core Drill, Campuran Aspal Beton AC-BC hasil beton aspal padat yang diambil di lapangan di Jalan Soekarno-Hatta Kabupaten Lampung Timur. Hasil penelitian uji Marshall Stabiliti pada hasil Core Drill 1785,69 kg, Marshall Stabiliti pada hasil beton aspal padat 1609,60 kg, Marshall Quotient pada hasil Core Drill sebesar 450,93 kg/mm,pada hasil beton aspal padat sebesar 407,88 kg/mm ,menunjukan bahwa peningkatan kepadatan sebesar 0,44 %. kadar aspal Campuran Aspal Beton Padat AC-BC , 5,30 % dengan kadar aspal dalam JMF masing-masing sebesar 5,25 %, 5,32 %, 5,32 %, 5,31 %, 5,40 %. Dari hasil tersebut menunjukan bahwa hasil pengujian pada campuran aspal beton padat AC-BC yang merupakan lapis pengikat perkerasan jalan pada Jalan Soekarno-Hatta Kabupaten Lampung Timur memenuhi standar JMF.
ANALISIS KEBUTUHAN DAN PENATAAN RUANG PARKIR KENDARAAN (Studi Kasus Pada Lahan Parkir Kampus II Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Metro) Kurniawan, Septyanto; Surandono, Agus
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v6i2.560

Abstract

Fasilitas parkir yang memadai diperlukan untuk mendukung berbagai kegiatan perkuliahan yang dilakukan oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Metro agar tercapainya pusat pendidikan. Sebagian besar dosen, staf dan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Metro mengendarai kendaraan pribadi, apakah itu kendaraan roda empat (mobil) dan kendaraan roda dua (sepeda motor).Analisis untuk areal ruang parkir pada Kampus II Fakultas Teknik UM. Metro dengan luas 1.244,84 M2, dapat menampung kendaraan Roda 4 (Mobil) diperoleh 10 Unit kendaraan serta kendaraan Roda 2 (Motor) diperoleh 207 Unit Kendaraan.Dengan memperhatikan kebutuhan jumlah 510 Motor (R2) dan 53 Mobil (R4) kendaraan pada kampus II Fakultas Teknik UM. Metro sebab semangkin meningkatnya jumlah mahasiswa maka kebutuhan lahan parkir akan semakin meningkat karena kepemilikan kendaraan meningkat, maka perlunya penambahan lahan baru/ dengan pola parkir yang bertingkat mengingat mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang ada di Kampus II Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Metro agar tercapainya peningkatan kualitas pendidikan.
ANALISA PENGGUNAAN SILICAFUME, SUPERPLASTIZICER SERTA PENAMBAHAN SERBUK KACA TERHADAP PENINGKATAN MUTU BETON PADA PERENCANAAN BETON MUTU TINGGI (K-600) MENGGUNAKAN METODE STANDAR NASIONAL INDONESIA (SNI) Amran, Yusuf; Daud, Yusuf
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v7i2.727

Abstract

In addition to the quality improvement of concrete construction materials technology,also must be able to answer and finish the environmental problems which the program greenconstruction has long been established in the world of construction included in theconstruction technology of the concrete. the use of one of the solid waste in the form offractions/glass powder is one of the alternative solutions of reducing pollution of theenvironment on the other hand are forecast to contribute in a concrete quality improvementespecially on high quality concrete This is due to the many glass powder contains one of themain chemical compounds that are required on the quality improvement of concrete namelySi (silica). This research using a sample of Test Cylinder diameter of 150 mm and a height of300 mm. Testing done when aged 7, 14, 21, and 28 days and every age consists of 3 testobjects with 5 types of variations of concrete mix so that it takes 12 test objects for eachcoarse aggregate based on the origin of where they were taken, and obtained a total of testobjects. The results showed that the influence of Silica Fume and powder glass in concretemortar can increase the kelecakan of the concrete, it is influenced by the shape of the SilicaFume particles and fine glass powder (passes sieve No. 200). On the use of Silica Fume 15%,1.5% Superplasticizer and Powder 15% Glass reinforced concrete at the age of 28 days,gained strong press optimum concrete that is the highest power of most of the other 659.590kg/cm2, these results do indeed have exceeded the quality of concrete planned (600 kg/cm2),but has not yet reached a maximum in strong concrete press namely of 706.60 kg/cm2. Withthe increased magnitude of the use of Silica Fume and powder glass obtained a small slumpvalue, due to nature of glass powder and absorb water, except for the composition of the SF20%, SP and SK 2% 20%. The use of Silica Fume and powder glass in concrete as cementreplacement with supplementary material levels > 15% of cement weight can lower thequality of the concrete, This is because the water absorption is too large by Silica Fume andpowder glass so the water needed for the hydration is not enough to result in concretestrength becomes lower. The use of Superplasticizer on the concrete mix is to simplify thework of concrete/made concrete mix became more diluted but not giving effect to qualityimprovement of concrete that will be generated.Keywords: High-Quality Concrete, Superplasticizer, Silicafume, Glass Powder
ANALISA PERAWATAN BETON CETAK MENGGUNAKAN UAP Kurniawan, Septyanto
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2016): Mei 2016
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v5i2.129

Abstract

Salah satu cara yang digunakan untuk mempercepat kekuatan beton cetak/ paving block adalah dengan meningkatkan temperatur perawatan diatas temperatur ruang. Adapun variasi temperatur perawatan yang diterapakan adalah 70oC, 80oC, dan 90oC, sedangkan perawatan dilakukan selama 5 jam. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa temperatur optimum tercapai pada suhu 70oC yaitu dimana pada usia 1 hari setelah dilakukan perawatan uap, beton cetak/ paving block sudah memiliki nilai kuat tekan yang sama dengan nilai kuat tekan beton cetak/ paving block berumur 3 hari dengan penyiraman yaitu 15,075 Mpa, sehingga paving block dengan umur 1 hari setelah perawatan uap pada suhu 70oC sudah dapat dikirim kelokasi penggunaan. Begitu juga pada saat umur 28 hari kekuatan sebesar 23,059 Mpa yaitu dapat mencapai kekuatan paving block mutu kelas III dimana mempunyai nilai 17 – 20 Mpa. Sedangkan pada suhu perawatan diatas 70oC yaitu suhu perawatan 80oC dan 90oC menghasilkan nilai kuat tekan yang lebih rendah dari nilai kuat tekan paving block dengan penyiraman pada suhu 28 hari yaitu 18,668 Mpa dan 16,983 Mpa dimana masing-masing kekuatannya tidak dapat mencapai kekuatan paving block mutu III yaitu 17 – 20 Mpa. Hal ini disebabkan karena suhu yang terlalu tinggi mengakibatkan proses hidrasi didalam paving block tidak sempurna. Dengan demikian suhu perawatan 70oC merupakan suhu yang optimum untuk diterapkan pada metode perawatan uap (Steam curing)
ANALISIS UJI PEMADATAN STANDARD DAN UJI PEMADATAN MODIFIED TERHADAP NILAI KOEFISIEN PERMEABILITAS TANAH LEMPUNG BERKERIKIL Masherni, Masherni; Saputra, Ferdi Sidiq
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2018): November 2018
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v8i1.819

Abstract

Tanah merupakan material yang sangat berpengaruh dalam suatu pekerjaankonstruksi. Sebagian besar wilayah Indonesia khususnya Lampung berada pada tanahlempung berkerikil pada suatu daerah-daerah tertentu. Dua pokok permasalahan tanahlempung adalah penurunan yang besar dan daya dukung tanah yang kecil. Salah satu usahaperbaikan tanah yang akan diteliti adalah melalui pemadatan tanah. Pemadatan adalahusaha secara mekanik untuk merapatkan butir-butir tanah. Pemadatan dilakukan untukmengurangi volume tanah, mengurangi volume pori namun tidak mengurangi volume butirtanah.Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pemadatan tanah dengan dua metodepemadatan yang berbeda yaitu pemadatan standard dan pemadatan modified yangdilakukan di Laboratorium dan untuk mendapatkan nilai koefisien permeabilitas tanahlempung berkerikil yang nantinya akan diaplikasikan dalam bidang teknik sipil sebagaitimbunan bangunan air seperti bendungan dan irigasi.Tanah yang akan dilakukan pemadatan adalah tanah lempung berkerikil yang berasaldari Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro. Penelitian Meliputi sifatfisik dan mekanik tanah yaitu parameter pemadatan dan uji permeabilitas. Pengujian iniberpedoman pada ASTM untuk setiap pengujian. Variasi kedua pemadatan standard danmodified yaitu terletak pada berat tanah, jumlah pukulan dan jumlah lapisan tanah. Untukuji permeabilitas dilakukan dengan menggunakan metode Constand Head.Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa nilai maksimum koefisien permeabilitasdiperoleh pada pemadatan standard yaitu dengan nilai rata-rata 1,9124E-06, padapemadatan modified yaitu dengan nilai rata-rata 1,76457E-06. Dari hasil nilai koefisienpermeabilitas ini nantinya akan diaplikasikan untuk bangunan air seperti pada bendungan,irigasi dan tanggul.Kata Kunci : Tanah Lempung Berkerikil, Koefisien Permeabilitas Tanah.
PERENCANAAN JALAN DENGAN PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) DI RUAS JALAN BRIGJEN KATAMSO PERBATASAN METRO-LAMPUNG TENGAH (WATES) Hadijah, Ida; Srianti, Ririn
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2015): November 2015
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v5i1.147

Abstract

Perkerasan jalan raya adalah merupakan suatu konstruksi yang disusun menjadi satu kesatuan yang kuat yang membentuk perkerasan jalan sebagai sarana maupun prasarana yang menjadi lintasan yang bermanfaat untuk melewatkan lalu lintas (traffic) dari suatu tempat ke tempat lain. Perkerasan jalan ada tiga jenis yaitu Perkerasan Lentur, Perkerasan Kaku dan Pekerasan komposit yaitu kombinasi dari perkerasan lentur dengan perkerasan kaku. Konstruksi perkerasan jalan kaku (Rigid Pavement), yaitu suatu susunan konstruksi perkerasan yang lapisan atasnya menggunakan pelat beton yang terletak diatas lapisan pondasi atau langsung diatas tanah dasar (subgrade). Perencanaan berada di ruas jalan Sukarno-Hata Kelurahan Ganjar Agung Kota Metro. Perencanaan ini meliputi Survei lalu lintas dan mengetahui California Bearing Ratio (CBR) tanah dasar. Tujuan dari perencanaan ini adalah mempelajari dan memahami dalam merencanakan perkerasan kaku (rigid pavement) dengan mengacu pada metode dan peraturan yang ada. Dari hasil perencanaan didapat, Ketebalan struktur perkerasan kaku digunakan 22 cm dengan beton K-350 dengan CBR desain 5,70 %. Tulangan yang digunakan masing – masing sebagai berikut : Tulangan memanjang  16 mm jarak 100 mm, Tulangan melintang  12 mm jarak 250 mm, Dowel (ruji), diameter 1 ¼” (32 mm), panjang 450 mm, jarak 300 mm, Batang Pengikat (tie bar), jarak tie bar   16 – 300, jarak dudukan  12–500 mm. 
ANALISIS KOORDINASI SIMPANG JALAN DIPONEGORO KOTA METRO Hadijah, Ida
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2014): November 2014
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v4i1.177

Abstract

Kondisi jalan Diponegoro memiliki kecenderungan pada bidang horizontal yang sama sehingga memungkinkan terjadinya pertemuan sebidang atau membentuk suatu persimpangan. Persimpangan yang ada di Jalan Diponegoro terdiri atas simpang bersinyal dan  simpang tidak bersinyal. Adanya persimpangan tersebut menyebabkan terjadinya konflik yang menimbulkan beberapa permasalahan lalu lintas seperti kemacetan.  Dalam penelitian ini di lakukan analisis apakah kedua simpang sudah terkoordinasi dengan baik dalam melayani arus lalu lintas yang melewatinya. Sebab jarak antara kedua simpang ini sangat berdekatan dan arus lalu lintas yang melewati antara kedua simpang ini cukup tinggi pada jam-jam sibuk. Tujuan yang hendak dicapai melalui penelitian ini adalah : mengevaluasi koordinasi antar simpang di Jl. Diponegoro, menganalisa simpang untuk kondisi eksisiting dan kondisi perencanaan koordinasi, mendapatkan koordinasi yang tepat untuk mengurangi waktu tundaan dan antrian. Data-data dalam penelitian ini meliputi : a. data primer: data geometrik simpang, volume lalu lintas, kecepatan, fase dan waktu siklus. b. data sekunder: peta kota Metro, peta jaringan jalan, dan jumlah penduduk. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan berpedoman pada MKJI. Terdapat 4 perencanaan pada simpang II untuk mengkoordinasikan kedua simpang. Perencanaan 1 direncanakan dengan menggunakan waktu siklus dan waktu hijau yang sama dengan simpang 1 yaitu 113 detik, 4 fase tanpa ada gerakan belok kiri langsung (LTOR) pada semua pendekatnya. Perencanaan 2 direncanakan menggunakan 3 fase, waktu siklus 113. Dimana fase 1 nyala lampu hijau diberangkatkan terlebih dahulu mulai dari pendekat Utara, fase 2 pendekat Timur dan Barat diberangkatkan secara bersamaan, selanjutnya fase 3 adalah pada pendekat Selatan. Perencanaan 3, simpang II akan di analisis menggunakan  4 fase dengan waktu siklus sama seperti pada simpang I yaitu  113 detik, dengan waktu hijau yang berbeda dari simpang I pada setiap fasenya. Perencanaan 4, simpang II direncanakan menggunakan 3 fase dengan waktu siklus yang sama seperti simpang I yaitu 113 detik, dengan waktu hijau yang berbeda dari simpang I pada setiap fasenya. Dari keempat perencanaan dapat disimpulkan bahwa perencanaan 3 mempunyai kinerja terbaik, yang dapat digunakan untuk koordinasi kedua simpang. 
ANALISIS PENGUJIAN GRADASI EKSTRASI (AC-BC) HASIL PRODUKSI AMP (ASPHALT MIXING PLANT) Iskandar, Dadang
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2013): November 2013
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v3i1.193

Abstract

Tujuan pengujian ini adalah untuk mengetahui jenis lapisan AC-BC secara langsung, mengetahui kadar aspal yang terkandung di dalam campuran AC-BC dengan cara pengujian ekstrasi, dan mengetahui presentase agregat yang lolos dan tertahan saringan dengan pengujian gradasi.
A TRANSITION OF THE DRINKING WATER PROVISION IN INDONESIA Sugiyono, -
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2012): November 2012
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v2i1.209

Abstract

The result of this process are four alternative strategies. Finally the most reasonable and appropriate strategy is discussed in the end of this part.

Page 9 of 25 | Total Record : 250