cover
Contact Name
Lutfi Sauqi Faznur
Contact Email
lutfisyauki@umj.ac.id
Phone
+628569008300
Journal Mail Official
penaliterasi@umj.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta Jalan K.H. Ahmad Dahlan, Cirendeu, Ciputat, Tangerang Selatan
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Pena Literasi
ISSN : -     EISSN : 26148226     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pena literasi merupakan jurnal nasional yang berbasis penelitian di bidang Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 152 Documents
PERMAINAN BAHASA DALAM PAPAN IKLAN DI WILAYAH TANGERANG SELATAN Mahmudah Fitriyah; Royan Raiskhana; Didah Nurhamidah
Pena Literasi : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 9 No. 1 (2026): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.9.1.104-117

Abstract

Artikel ini membahas fenomena permainan bahasa yang digunakan dalam papan iklan di wilayah Tangerang Selatan sebagai bentuk kreativitas linguistik dalam ranah publik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis-jenis permainan bahasa yang muncul serta menganalisis fungsi dan efek komunikatifnya terhadap khalayak. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dan observasi lapangan terhadap berbagai papan iklan, baik komersial maupun non-komersial, yang tersebar di ruang-ruang publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan bahasa yang paling dominan adalah penggunaan homonim, aliterasi, rima, plesetan, dan campur kode, terutama antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Permainan ini digunakan tidak hanya untuk menarik perhatian, tetapi juga menciptakan kesan lucu, cerdas, atau kekinian yang dapat memperkuat citra merek atau pesan yang disampaikan. Selain itu, permainan bahasa menunjukkan adanya strategi adaptif dalam menghadapi persaingan pasar lokal yang dinamis, serta mencerminkan kreativitas budaya urban masyarakat Tangerang Selatan. Temuan ini memperlihatkan bahwa bahasa dalam iklan tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai media ekspresi identitas dan strategi pemasaran. Dengan demikian, permainan bahasa dalam papan iklan menjadi fenomena penting yang layak dikaji dalam kajian linguistik terapan dan komunikasi visual
PEMEROLEHAN BAHASA ANAK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH Ratna Dewi Kartikasari; Aida Sumardi; Pheni Cahya Kartika; Rahma Zaharani
Pena Literasi : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 9 No. 1 (2026): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.9.1.133-145

Abstract

Pemerolehan bahasa merupakan instrumen komunikasi fundamental yang dikuasai manusia melalui mekanisme kognitif yang kompleks dan bertahap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam fenomena pemerolehan bahasa anak dalam lingkup pembelajaran Bahasa Indonesia di institusi pendidikan formal. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini membedah bagaimana kompetensi dan performansi siswa berkembang melalui interaksi sosial yang nyata di lingkungan sekolah. Fokus utama diarahkan pada sinergi antara faktor internal anak, seperti kematangan biologis dan kognitif, dengan stimulus eksternal yang diberikan oleh lingkungan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa pada jenjang pendidikan menengah berada pada fase transisi linguistik yang dinamis, di mana Bahasa Indonesia dominan sebagai bahasa pertama (L1) dan bahasa asing dipelajari sebagai bahasa kedua (L2). Proses penguasaan ini dipengaruhi secara signifikan oleh empat determinan utama: dimensi biologis, ekosistem sosial keluarga, peran pedagogis guru sebagai model linguistik, serta motivasi intrinsik siswa terhadap materi pembelajaran. Analisis teoretis mengonfirmasi bahwa pemerolehan bahasa siswa merupakan hasil konvergensi dari pembentukan kebiasaan melalui penguatan (behaviorisme), perkembangan intelektual (kognitivisme), dan kolaborasi sosial dalam zona perkembangan proksimal (konstruktivisme). Kesimpulannya, sekolah berfungsi sebagai jembatan krusial yang menghubungkan kemampuan alami anak dengan kebutuhan literasi formal yang sistematis. Semakin tinggi jenjang pendidikan, tuntutan bagi siswa untuk memiliki kemahiran bahasa yang presisi, analitis, dan sistematis sebagai instrumen intelektual juga semakin besar.