cover
Contact Name
Musleh
Contact Email
lehbajur@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltafaqquhdafa@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
TAFAQQUH: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Dan Ahwal Syahsiyah
ISSN : 25283162     EISSN : 25804839     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
TAFAQQUH: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiah diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Mataram (STIS DAFA). Jurnal ini memuat kajian-kajian tentang ilmu syariah yang meliputi sharî‘ah, pemikiran Islam, ekonomi, dan kajian Islam lainnya. Terbit dua kali dalam setahun, yaitu setiap bulan Juni dan bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 77 Documents
WAKAF UANG DAN IMPLIKASI SOSIAL PERSPEKTIF USHUL FIQH Muzakkir Syuaeb
TAFAQQUH: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Dan Ahwal Syahsiyah Vol. 4 No. 2 (2019): Desember
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wakaf merupakan salah satu dari bagian philanthropy Islam yang berpotensi mensejahterakan manusia. Kesejahteraan itu bukan hanya dirasakan oleh penerima wakaf, namun akan berimplikasi pada kondisi sosial kemasyarakatan. Pemahaman tentang wakaf masih didominasi pada literasi obyek wakaf tertentu seperti tanah, bangunan, dan benda-benda tidak bergerak lainnya. Namun perkembangan dinamika sosial serta intensitas hajat manusia dalam mengaktualisasikan kepedulian dan kepekaan sosial pada sesama menjadikan pola literasi kajian wakaf semakin berkembang, baik pada tataran pengelolaan, kelembagaan, mekanisme dan obyek wakaf seperti wakaf uang serta wakaf surat-surat berharga lainnya. Perkembangan tersebut mengharuskan kajian dari berbagai sisi termasuk di dalamnya kajian sosial dan kajian ushul fiqh. Dalam kajian ushul fiqh dikenal satu konsep yang disebut dengan maqhasid syariah yang titik temunya adalah kemaslahatan. Sebagai sebuah wasāil (perantara), wakaf uang memiliki tujuan yang sama dengan wakaf lain pada umumnya, yaitu maqāsid (tujuan) mensejahterakan masyarakat.
PERBANDINGAN PAJAK DAN RETRIBUSI DENGAN ZAKAT DALAM PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH (KAJIAN PERBANDINGAN PAJAK DAN RETRIBUSI DENGAN ZAKAT DI INDONESIA) Uly Mabruroh Halida
TAFAQQUH: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Dan Ahwal Syahsiyah Vol. 5 No. 1 (2020): Juni
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the difference between tax and zakat in the perspective of maqashid shariah and know the study of potential taxes and levies with zakat in solving development problems. Conducted with descriptive quantitative approach with Documentation and Library Review method. The result of the research is the difference between zakat and tax in the perception of maqashid syariah are: 1) Zakat is a manifestation of the obedience of the Ummah against the commands of Allah SWT and Rasulullah SAW while the tax is the obedience of a citizen to the leader (ruler). 2) Zakat has been determined in the Koran and al-Hadith, while the tax is formed by the law of the state. 3) Zakat is only issued by the Muslims while taxes are issued by every citizen regardless of religion and belief. 4) Zakat applies to every Muslim who has attained nishab regardless of where he / she lives, while taxes apply only within the territorial borders of a country. 5) Zakat is a worship that must be preceded by intention while the tax does not use the intention. Study the potential of taxes and levies with zakat in solving development problems. 1) That which affects poverty are taxes, DAU and retribution. 2) the effect on unemployment are taxes, DAU and retribution 3) While affecting the Human Development Index (IPM) is the tax and DAU.
Pembagian Hukum Waris Pelaksanaan Hukum Mawaris Di Desa Perdopo Menurut Perspektif Islam: Pelaksanaan Hukum Waris Nela Dwi Kusumawati; Ashif Az Zafi
TAFAQQUH: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Dan Ahwal Syahsiyah Vol. 5 No. 1 (2020): Juni
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mawaris law is still used in midst of community life. The implementation of mawaris law in Indonesia is based on customary law and islamic law. Islamic law is used because the majority of the population in Indonesia is moslem, while customary law is used because the plurality of various region and another differs according to customary law in force in the community. One of them is in Perdopo village, Gunung Wungkal district, Pati regency, Central Java province. There are two forms of implementation of mawaris law in the village of Perdopo, namely the distribution of inheritance based on customary law and the distribution of inheritance based on islamic law. If in the implementation of the mawaris law conflict occurs then reconciliation is held. Local religious leaders consider that reconciliation is also justified in islamic sharia, because inheritance is still included in matters relating to muamalah whose implementation is left to the people, provided that in the case there is no dispute. In this case the implementation of the distribution of inheritance is based on what was agreed by the relevant parties and carried out for mutual benefit.
PANDANGAN ISLAM TERHADAP ADAT KEBIASAAN HUTANG PIUTANG MASYARAKAT DESA DAREN KECAMATAN NALUMSARI KABUPATEN JEPARA Noor Fanika; Ashif Az Zafi
TAFAQQUH: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Dan Ahwal Syahsiyah Vol. 5 No. 1 (2020): Juni
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini membahas permasalahan mengenai praktik kebiasaan hutang piutang oleh sebagian warga desa Desa Daren Kecamatan Nalumsari Kabupaten Jepara. Dampak yang di timbulkan dari kebiasaan hutang piutang dengan tambahan sebagai syarat pengembalian hutang merupakan tindakan yang merugikan bagi masyarakat lain diantaranya menimbulkan kerusakan bagi kehidupan sosial ekonomi pihak lain. Jenis penelitian ini ialah penelitian lapangan yang dilakukan di desa Daren Kecamatan Nalumsaru Kabupaten Jepara. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Penelitian ini memperoleh temuan yang menunjukkan kebiasaan pada masyarakat dalam melakukan hutang piuang telah menjadi adat secara turun-menurun. Hasil wawancara dengan dua informan dari warga setempat menyatakan adanya kelebihan pelunasan hutang tersebut merupakan syarat kesepakatan ketika berhutang. Adanya tambahan saat pembayaran hutang dalam konsep fiqih muamalah termasuk riba.
FIQIH WANITA KONTEMPORER (WANITA KARIER) Zidniy Alfi Zakiyyatin Nabila; Ashif Az Zafi
TAFAQQUH: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Dan Ahwal Syahsiyah Vol. 5 No. 1 (2020): Juni
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebenarnya yang dinamakan gender ialah perbedaan antara perempuan dan laki-laki yang bukan biologis maupun kodrat Tuhan. Gender adalah suatu anggapan yang disematkan oleh masyarakat kepada seseorang yang dianggap sebagai suatu kebiasaan pada umumnya. Gender itu selalu berubah dari waktu ke waktu, tempat ke tempat, hingga kelas ke kelas. Adapaun jenis kelamin (seks) tidak akan pernah mengalami perubahan. Selama ini, perempuan dipahami sebagai makhluk lemah yang hanya tinggal di rumah, mengurus semua pekerjaan yang berehubungan dengan sektor domestik, tidak boleh keluar rumah dan tidak boleh berinteraksi dengan kaum laki-laki. Telah lama sekali tatanan ini dianggap cukup mapan sebagai sesuatu yang alamiah bahkan oleh kaum perempuan sendiri. Padahal dalam Islam sendiri tidak membeda-bedakan antara laki-laki dan perempuan. Islam sebagai rahmat seluruh alam (rahmatan lil alamin) mengangkat derajat dan posisi perempuan. Perempuan pada masa jahiliah tidak dihargai, namun dengan kedatangan Islam ia mendapatkan tempat terhormat.
Skema Investasi di Lembaga Asuransi Syariah Fala Akbar Fathoni; Mochammad Hafidh Alifuddin; Rofiqotul Izza; Fatimah Sari Dewi; Lilik Rahmawati
TAFAQQUH: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Dan Ahwal Syahsiyah Vol. 5 No. 1 (2020): Juni
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sharia investment is an activity that generates benefits from the results of fund management, where the results of these benefits are divided into profit sharing between the owner and fund manager. And investment can also be called an investment activity in several sectors (both the financial sector and the real sector) where in a certain period will produce the expected benefits. One form of sharia investment is investment in sharia insurance institutions. The purpose of this paper is to explain the sharia insurance investment scheme. The research method used in this paper is a qualitative research method that is the type of research that is artistic and interpretive, the results of the research are only interpreted into the data found in the field, how to get the data is done by interviewing to get information from a resource person of a member of the party PT. Family Takaful Insurance. Investment in Islamic insurance when investing participant funds is only placed in Islamic investment instruments that have been listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) under the supervision of the Indonesian Ulema Council (MUI). Islamic insurance investment in PT. Asuransi Takaful Keluarga is in the form of savings, and the savings product is divided into two namely traditional products such as Islamic deposits and non-traditional products such as Islamic stocks, sukuk, mutual funds.
Pemaknaan Kaidah Fikih “ar-Ridhâ Bisy Syai` Ridhâ bimâ Yatawalladu Minhu” dalam Ekonomi Syariah Muhammad Syarif Hidayatullah
TAFAQQUH: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Dan Ahwal Syahsiyah Vol. 5 No. 1 (2020): Juni
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekonomi Syariah adalah ekonomi yang di dasarkan pada ketentuan dalam syariat Islam yang berpedoman pada nash yaitu al-Quran dan hadits. Konstruksi makna dari al-Quran dan hadits telah disusun oleh para ulama melalui formulasi qawaid fiqhiyyah sebagai rumusan hukum Islam. Rumusan itu merupakan produk ijtihad interpretasi terhadap nash dengan bentuk kalimat yang menunjukkan suatu substansi dalam hukum Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan makna salah satu kaidah fikih ekonoomi syariah yang berbunyi “ar-Ridhâ Bisy Syai` Ridhâ bimâ Yatawalladu Minhu (Keridhaan dengan sesuatu adalah ridha dengan akibat yang terjadi padanya) dalam kegiatan ekonomi syariah. Kaidah yang dibahas dalam artikel ini memiliki pemaknaan pada substansi keridhaan. Keridhaan dalam bermuamalah adalah sebuah prinsip yang harus dihadirkan. Maka dari itu transaksi akan sah jika dilandaskan kepada keridhaan kedua pihak yang bertransaksi (subjek akad). Dalam bertransaksi atau mengikat perjanjian dituntut untuk adanya transparansi berupa kejelasan maupun keterbukaan pada transaksi yang dilakukan agar dapat terhindar dari adanya penyimpangan informasi (ketidaksampaian informasi kepada salah satu pihak) yang pada nantinya menyebabkan sebuah tindakan terlarang yaitu kecacatan yang disembunyian (perilaku penipuan) yang memberikan dampak pada gugurnya keridhaan.
Pengaruh Kinerja Keuangan Untuk Menilai Likuiditas Saham Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Index Saham Syariah Indonesia (Issi): bahasa indonesia Muh Zidni syukran; Romi Putra Saroji
TAFAQQUH: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Dan Ahwal Syahsiyah Vol. 5 No. 2 (2020): Desember
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract One factor that influences a company's liquidity is financial performance in the company. In this study, the author uses companies listed on the Indonesian Sharia Stock Index (ISSI), during 2014-2016. The number of companies used in this study is 169 companies, the total number of data used in this study was 507 data. This study used thee company's financial performance as an independent variable, with indicators of current ratio, return on assets, leverage, activity, and earnings per share, which would be seen to influence the stock liquidity variable as the dependent variable, with an indicator of the volume of stock trading transactions during the 2014-2016 study period. Based on the results of the t statistic test, the Variable Liquidity Ratio (CR) had a significant influence on stock liquidity with a p-value (0.019). Profitability (ROA) has a significant effect on stock liquidity with p-value (0.049). Leverage variable had a significant negative effect on stock liquidity with p-value (0.022). Activity Ratios had significant effect on stock liquidity with p-value (0.004). Market Ratio (EPS) which had a significant influence on stock liquidity with a p-value (0.025). Keywords: CR,ROA,DER,Activity,EPS,Stock Liquidity.
KEDUDUKAN DAN FUNGSI DEWAN PENGAWAS SYARIAH DALAM INTERNAL AUDITOR BANK SYARIAH Try Subakti
TAFAQQUH: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Dan Ahwal Syahsiyah Vol. 6 No. 1 (2021): Meningkatkan Pemahaman Tentang Hukum Ekonomi Islam dan Ahwal As Syahsiyah
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The history of banking regulation and supervision in Indonesia cannot be separated from the desire to develop national banking as well as to tackle the accompanying banking crimes. Bank supervision through audits of state banks is carried out in layers by the financial and development supervisory board (BPKP), the financial audit body (BPK), public accounting offices including by the Indonesian bank itself, the sharia supervisory board for Islamic banks.
KEDUDUKAN ANAK ANGKAT DALAM MEMPEROLEH HAK WARIS DALAM MASYARAKAT ADAT KASEPUHAN SINAR RESMI BERDASARKAN HUKUM ISLAM TANGKAS HADI PERWIRA
TAFAQQUH: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Dan Ahwal Syahsiyah Vol. 5 No. 2 (2020): Desember
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pengangkatan anak (adopsi) bukan merupakan hal yang baru di Indonesia karena hal ini sudah lazim dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Namun demikian, pengangkatan anak berakibat pula pada kedudukannya dalam hak waris. Permasalahan dalam penelitian ini adalah adalah bagaimana kedudukan anak angkat dalam memperoleh hak waris pada masyarakat adat Kasepuhan Sinar Resmi berdasarkan hukum Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian empiris menggunakan data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menyatakan bahwa kedudukan anak angkat dalam memperoleh hak waris pada masyarakat adat Kasepuhan Sinar Resmi berdasarkan hukum Islam adalah anak angkat tidak mendapatkan hak waris. Namun demikian, pada masyarakat adat Kesepuhan Sinar Resmi, ketentuan tentang hak waris pada anak angkat menggunakan ketentuan yang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, sehingga hak waris anak angkat kedudukannya sederajat dengan anak kandung.