cover
Contact Name
Fifi Khoirul Fitriyah, S.Pd., M.Pd.
Contact Email
cej@unusa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
cej@unusa.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Child Education Journal
ISSN : 2685189X     EISSN : 26851903     DOI : https://doi.org/10.33086/cej
Core Subject : Education,
Child Education Journal (CEJ) dikelola oleh Tim Redaksi Jurnal dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidiakn (FKIP) UNUSA yang diterbitkan oleh Unusa Press. Fokus CEJ adalah pada bidang pendidikan yang secara khusus memiliki ketertarikan pada hasil-hasil penelitian pendidikan anak. Tujuan jurnal ini adalah untuk menampung dan menyebarkan informasi hasil-hasil penelitian tentang fenomena, model pembelajaran inovatif, manajemen pendidikan,pendidikan karakter bagi anak-anak dan kebijakan tentang pendidikan anak.
Arjuna Subject : -
Articles 109 Documents
Pengaruh Penggunaan Multimedia Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Kurikulum Cambridge Di Sekolah Dasar Khadijah Surabaya Fatma Babag Coring; Nafiah
Jurnal Pendidikan Anak Vol 1 No 1 (2019): Pemanfaatan Media Pembelajaran Inovatif: Issue : June
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/cej.v1i1.863

Abstract

ABSTRAK : Tujuan penelitian ini adalah Untuk Untuk mengalisis hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa inggris kurikulum Cambridge sebelum diberikan multimedia. Untuk mengalisis hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa inggris kurikulum Cambridge setelah diberikan multimedia.Untuk menguji ada tidaknya pengaruh multimedia terhadap hasil belajar siswa.Transformasi pembelajaran dengan menggunakan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, dapat memudahkan guru untuk menyampaikan materi dan menambah minat belajar pada siswa, sehingga siswa dapat aktif dalam belajar secara mandiri baik di rumah maupun di sekolah. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode penelitian pre-eksperimental design. Dimana peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa inggris kurikulum Cambridge melalui multimedia. lokasi penelitian inidilakukan di Sekolah Dasar Khadijah Surabaya. Jalan Ahmad Yani no.2-4 Wonokromo Surabaya. Subjek Penelitian ini adalah siswa kelas IV-D sebanyak 25 siswa yang terdiri dari 14 anak laki-laki dan 11 anak perempuan. Metode yang digunakan untuk proses pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes (pre-test dan posttest). Teknik Analisis Data yang digunakan pada penelitian ini adalah Uji Prasyarat Analisis dan Uji Hipotesis. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) t hitung = -1.096 < t tabel 1.711 dengan nilai signifikan 0.284 < 0.05 sehingga H0yang diterima danH1 yang ditolak hasil belajar siswa belum berkembang sebelum menggunakanmultimedia. (2) t hitung = 4.949 < t tabel 1.711 dengan nilai signifikan 0.000 < 0.05 sehingga H0yang ditolak danH1 yang diterimahasil belajar siswa sudah berkembang setelah menggunakan multimedia. (3) t hitung = -8.729 < t tabel 1.711 dengan nilai signifikan 0.000 < 0.05 sehingga H0yang ditolak danH1 yang diterimaada pengaruh menggunakan multimedia terhadap hasil belajar siswa. ABSTRACT : The purpose of this research was to analyze student learning outcomes in subject such as the Cambridge curriculum before being given multimedia, to analyze student learning outcomes in subject such as the Cambridge curriculum after being given multimedia, to test there are actions of multimedia influence on students learning outcomes. Transformation of learning by using the advancement of information and communication technology, can facilitate teachers to deliver material and increase learning interest in students, so that students can be active in learning independently both at home and at school. The method used in this study is quatitative with pre-experimental design research methods. The location of this study was conducted at the Khadijah Elementary School in Surabaya. Jalan Ahmad Yani No.2-4 Wonokromo Surabaya. The Subject of this research is Grade IV-D as many as 25 students consisting of 14 boys dan 11 girls. The method used for the data collection process in this study test (pre-test and post-test). Data Analysis Techniques used in this study are prerequisite test for analysis and hypothesis testing. The results of the study can be concluded that: (1) t count = -1.096 < t Tabel 1.711 with a significant value of 0.284 < 0.005 so that H0 is accepted and H1 which is rejected by students learing outcomes has not developed before using multimedia. (2) t count = 4.949 < t Tabel 1.711 with a significant value of 0.000 < 0.005 so that H0 is rejected and H1 recieved by students learing outcomes has developed after using multimedia. (3) t count = -8.729 < t Tabel 1.711 with a significant value of 0.000 < 0.005 so that H0 rejected is and H1 which is accepted there is the effect of using multimedia on student learning outcomes.
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning Pada Mata Pelajaran IPA Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VI SD Negeri Margorejo VI Surabaya Milda Mabruroh
Jurnal Pendidikan Anak Vol 1 No 1 (2019): Pemanfaatan Media Pembelajaran Inovatif: Issue : June
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/cej.v1i1.879

Abstract

ABSTRAK : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learningpada mata pelajaran IPA terhadap kemampuan berpikir kritis siswa Kelas VI SD Negeri Margorejo VI Surabaya. Jenis penelitian ini adalah Deskriptif kuantitatif dengan metode eksperimen dan dengan desain One Group Pre-test Post-test. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI SD Negeri Margorejo VI Surabaya. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket dan tes yang berupa pre-test dan post-test. Validasi penelitian ini adalah validator pakar dan dengan menggunakan perhitungan SPSS. Analisis data yang digunakan adalah uji statistik non parametric dengan analisis uji wilcoxon matched pair. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil output “Test Statistics”0.000 <0.05, dapat disimpulkan bahwa hipotesis 1 (H1) diterima, yang artinya ada perbedaan pada nilai pretest dan posttest dan ada pengaruh model pembelajaran Project Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa Kelas VI SD Negeri Margorejo VI Surabaya ABSTRACT : The research aim was to determine the influence of Project Based Learning Models On Students’ Critical Thinking Skills of Sixth Grade Elementary School Student on science subjects at Elementary School VI Margorejo. This type of research is descriptive quantitative with experimental methods and the design of One Group Pre-test and Post-test. The subject of this research was the student members of Class VI at Elementary School VI Margorejo, Surabaya. The techniques carried out to support my research using data collection, observations, questionnaires and tests in the form of pre-test and post-test. Validation of this research is expert validator and using SPSS calculation. Analysis data used is a non-parametric statistical test with Wilcoxon "matched pair. The results of this study indicate that the output of the "Test Statistics" 0.000 <0.05, it can be concluded that the hypothesis 1 (H1) is accepted, which means there is a difference in the value of the pre-test and post-test and there is big influence from this project on students' critical thinking abilities of Sixth Grade Elementary School VI Margorejo Surabaya.
Pengaruh Pendekatan Saintifik Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Subtema Keberagaman Makhluk Hidup Di Lingkunganku Kelas IV Sekolah Dasar Nurul Agustin
Jurnal Pendidikan Anak Vol 1 No 1 (2019): Pemanfaatan Media Pembelajaran Inovatif: Issue : June
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/cej.v1i1.912

Abstract

ABSTRAK : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan saintifik terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SD.Penelitian ini dilakukan di SDN Jatikalang IIKrian dengan subjek penelitian adalah siswa kelas IV tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian jenis kualitatif ini dilaksanakan dalam 2 siklus, peneliti menggunakan teknik observasi, dokumentasi,dan tes untuk memperoleh data. Teknik analisis data melalui tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi serta triangulasi data. Objek penelitian yaitu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa yang dilihat melalui hasil tes setiap akhir siklus I dan II serta hasil observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa dapat ditingkatkan melalui pendekatan saintifik pada subtema keberagaman makhluk hidup di lingkunganku. Hasil pertama menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas IV. Hal ini ditunjukkan dengan hasil tes kemampuan berpikir kritis, persentase untuk kemampuan berpikir kritis siswa mengalami peningkatan dari rata-rata 71, 77% atau dalam kategori tinggi menjadi 87, 71%. Dengan demikian, kemampuan berpikir kritis siswa termasuk dalam kriteria sangat tinggi. Berarti ada pengaruh pendekatan saintifik terhadap kemampuanberpikir kritis. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik berpengaruh terhadap kemampuanberpikir kritis. ABSTRACT : This study aim was to describe the effect of the scientific approach to critical thinking skills of fourth grade students. This research was conducted at Jatikalang II Krian Elementary School with the research subject being fourth grade students in the 2018/2019 academic year. This study is a Classroom Action Research (CAR). This type of qualitative research was carried out in 2 cycles, researchers used observation, documentation, and test techniques to obtain data. The technique of analyzing data is through the stages of data reduction, data presentation and conclusion drawing and verification and data triangulation. The object of research is to improve students' critical thinking skills which are seen through the test results at the end of the first and second cycles and the results of observations, documentation and interviews. The results showed that students' critical thinking skills could be improved through a scientific approach to the sub-themes of diversity of living things in my environment. The first results show that students' critical thinking skills in class IV. This is indicated by the results of the critical thinking ability test, the percentage for students' critical thinking skills has increased from an average of 71, 77% or in the high category to 87, 71%. Thus, students' critical thinking skills are included in the criteria of very high. Means there is an influence of the scientific approach to critical thinking skills. Thrus it can be concluded that the scientific approach affects the ability to think critically. 
Peran Permainan Pohon Angka dalam menstimulasi Pengetahuan Visual Mengenal Angka 1-10 pada Anak Usia 4-5 Tahun Muhammad Lukman Haris Firmansah
Jurnal Pendidikan Anak Vol 1 No 1 (2019): Pemanfaatan Media Pembelajaran Inovatif: Issue : June
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/cej.v1i1.1016

Abstract

ABSTRAK : Pertumbuhan dan perkembangan anak distimulasi dengan berbagai macam jenis permainan. Pohon angka merupakan salah satu permainan yang sering digunakan dalam pembelajaran. Minim pengetahuan fasilitator mengenai keunggulan dan kelemahannya, sehingga pada kesempatan ini peneliti melakukan penelitian mengenai pohon angka. Hasil dari penelitian ini diperoleh dengan cara wawancara dan observasi, selanjutnya dilakukan analisis menggunakan metode trianggulasi data untuk mendapatkan data yang valid. Hasil instrumen pengamatan yakni 72% anak dapat mengambil angka, 82% anak dapat menempelkan angka, 85% anak dapat menunjukkan angka. Stimulus yang ciptakan melalui permainan pohon angka yakni melihat lambang angka secara berulang-ulang dimulai proses mengambil, menempelkan, menunjukkan dan menyebutkan angka ABSTRACT : Child growth and development are stimulated by various types of games. Number tree is one game that is often used in learning. Lack of facilitator's knowledge of their strengths and weaknesses, so that on this occasion researchers conducted research on numerical trees. The results of this study were obtained by means of interviews and observations, then analyzed using the data triangulation method to obtain valid data. The result of the observation instrument is that 72% of children can take numbers, 82% of children can attach numbers, 85% of children can show numbers. Stimulus, which is created through numerical tree play that is to see the symbol of numbers repeatedly begins the process of taking, pasting, showing and mentioning numbers.  
Strategi Pemanfaatan Aplikasi Kids Center untuk Mengembangkan Kreatifitas Anak Kelompok A di Lingkungan Keluarga Allan Firman Jaya
Jurnal Pendidikan Anak Vol 1 No 1 (2019): Pemanfaatan Media Pembelajaran Inovatif: Issue : June
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/cej.v1i1.1018

Abstract

ABSTRAK : Kreatifitas merupakan salah satu  kompetensi yang dibutuhkan individu. Berbagai jenis rangsangan dapat diberikan untuk menumbuhkan kreatifitas anak. Rangsangan yang diberikan masih terbatas pada lingkungan tertentu yakni lingkungan sekolah, sedangkan pada lingkungan keluarga masih minim. Kids center merupakan salah satu permainan yang dapat merangsang anak berkreasi, sehingga dimanapun anak dapat bermain secara kreatif. Permainan kids center diuji cobakan pada lingkungan keluarga menggunakan desain eksperimen pre test-post test one group design. Hasilnya dianalisis menggunakan uji-t dan uji pihak kiri. Nilai dari uji t menunjukkan bahwa 0.00 < 0.05 hal ini menunjukkan ada perbedaan pre test dan post test. Hasil Uji pihak kiri menunjukkan rata-rata  pre test sebesar 59% < 91 % maka dapat disimpulkan ada perkembangan kreatifitas. ABSTRACT : Creativity is one of the competencies needed by individuals. Various types of stimuli can be given to grow children's creativity. The stimulation given is still limited to certain environments, namely the school environment, while in the family environment is still minimal. Kids center is one game that can stimulate children to be creative, so that wherever children can play creatively. Kids center games were tested on the family environment using an experimental design pre test-post test one group design. The results were analyzed using t-test and left-hand test. The value of the t test shows that 0.00 <0.05 this indicates there is a difference in the pre test andpost test. The left hand test results show that the average pre test is 59% <91%, so it can be concluded that there is a development of creativity.
Penggunaan Permainan Bahasa untuk Meningkatkan Aktivitas Siswa Kelas IV A SD Negeri 01 Metro Pusat Arifin Ahmad
Jurnal Pendidikan Anak Vol 1 No 1 (2019): Pemanfaatan Media Pembelajaran Inovatif: Issue : June
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/cej.v1i1.1052

Abstract

ABSTRAK : Aktivitas siswa disaat pembelajaran berlangsung dapat menjadi salah satu indikator keberhasilan seorang guru dalam mengajar. Semakin meningkat aktivitasnya semakin baik pembelajaranya begitu juga sebaliknya. Peningkatan aktivitas siswa tersebut bisadilakukan dengan menerapkan modelpembelajaran yang bervariatif. Namun pada kenyataanya pembelajaran di kelas IVA SD Negeri 01 Metro Pusat masih belum menggunakanmodel pembelajaranyang bervariatifsehingga membuat siswa kurang tertarik dan kurang memperhatikan. Aktivitas siswapun dalam pembelajarannya cenderung pasif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas siswa melalui penggunaanpermainan bahasa di kelas IVA SD Negeri 01 Metro Pusat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif melalui penelitian tindakan kelas (classroom action research). Teknik analisis data yang digunakan adalahanalisis kualitatif untuk mengungkapkan semua aktivitas siswa serta perubahannya selama proses pembelajaran dan dituangkan dalam bentuk persentase. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh aktivitas siswa dari siklus I (70,69%) kesiklus II (80%), mengalami peningkatan sebesar 9,31% dan dari siklus II (80%) ke siklus III menjadi (90,70%) sehingga mengalami peningkatan sebesar13,72% ABSTRACT : Student activities while learning is taking place can be one of indicator of successful teachers. The more activites increase the better the learning and vice versa. The increase in student activities can be done by applying various learning model. On the contrary learning in class IVA SD Negeri 01 Metro Pusat still does not use a variety of model, and this makes students becoming less interested and less attention. Student activities in learning tend to be passive. This study aims is to increase the activity of students through the use of language games in class IVA SD Negeri 01 Metro Pusat. The research method used in this study is qualitative methods through classroom action research. The data analysis technique used is qualitative analysis in order to reveal all student activities and their changes during the learning process and set out in percentage form. Based on the results of data analysis, the students' activities were obtained from the first cycle (70.69%) to the second cycle (80%), competency improvement was 9.31% and from the second cycle (80%) to the third cycle became (90.70%) so the increase is 13.72%.
Studi Deskriptif Penyebab Bullying di Sekolah Dasar: Refleksi Implementasi Modulab sebagai Model Sekolah Ramah Anak M. Shodiq; Mahmudah
Jurnal Pendidikan Anak Vol 1 No 2 (2019): Bahasa sebagai Sarana Komunikasi dan Penyaluran Emosi Anak: Issue : Desember
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/cej.v1i2.1314

Abstract

ABSTRAK : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab bullying di Sekolah Dasar. Bisa jadi lingkungan sekolah menjadi penyebab utama tumbuh suburnya kasus bullying. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kuantitatif. Alat pengumpul data yang digunakan adalah angket. Angket dalam penelitian bertujuan untuk mengungkap kondisi psikologis siswa di SDN III Kecamatan Wonokromo Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sekolah yang tidak kondusif menjadi pemicu bullying di lingkungan sekolah. Selanjutnya, rekomendasi penelitian ini adalah perlunya modulab sebagai model sekolah ramah anak. ABSTRACT : The purpose of this study was to determine the results of bullying in elementary schools.It could be that the school environment is a major cause of the proliferation of bullying cases. The research method used in this research is quantitative descriptive. The data collection tool used was a questionnaire. Questionnaire in a study that aims to uncover the psychological problems of students in SDN III Wonokromo District, Surabaya. The results showed that the school environment was not conducive to triggering bullying in the school environment. Furthermore, the recommendation of this research is the need for modulab as a child-friendly school model.
Interaksi Sosial Anak Tunarungu dalam Sekolah Umum di TK Syafina Sidotopo Wetan Surabaya Isnainia Solicha
Jurnal Pendidikan Anak Vol 1 No 2 (2019): Bahasa sebagai Sarana Komunikasi dan Penyaluran Emosi Anak: Issue : Desember
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/cej.v1i2.1340

Abstract

ABSTRAK : Anak tunarungu adalah anak yang kehilangan kemampuan dalam pendengaran. Kehilangan kemampuan ini apabila terjadi sejak dini akan secara tidak langsung juga mempengaruhi kemampuan berbicaranya. Sedangkan interaksi sosial sangatlah memerlukan komunikasi di dalamnya. Apabila anak tunarungu kehilangan kemampuan untuk berkomunikasi pasti akan kehilangan juga kesempatan untuk berinteraksi dengan lingkungan di sekitarnya. Salah satu sekolah umum di daerah penulis yaitu, TK Syafina menerima anak berkebutuhan khusus, yaitu anak tunarungu. Tidak adanya guru pebimbing khusus yang disediakan oleh sekolah sangat menghambat anak tunarungu dalam kegiatan belajar. Dalam penelitian ini menggunakan fenomenologi hermeneutik. Fokus penulis yaitu, perilaku anak tunarungu di kelas, interaksi sosial anak tunarungu dengan teman sebayanya, guru kelas, dan guru pendamping kelas. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis dapat ditarik kesimpulan bentuk perilaku anak tunarungu di kelas menyendiri, pendiam, mudah marah, dan mandiri. Interaksi sosial dengan guru kelas dan guru pendamping kelas terjadi interaksi yang cukup baik, namun terkadang guru kelas dan guru pendamping kelas kurang memahami maksud perkataan anak. Interaksi sosial anak tunarungu dengan anak normal lainnya terjadi cukup baik dengan ditunjukkan mereka saling berbagi, namun terkadang anak tunarungu lebih memilih menyendiri daripada bermain bersama dengan anak normal. ABSTRACT :Deaf children are children who have lost their ability to hear. Loss of this ability if it occurs early will also indirectly affect the ability to speak. Whereas social interaction really requires communication in it. If the deaf child loses the ability to communicate, he will also lose the opportunity to interact with the surrounding environment. One of the public schools in the writer's area is, Syafina Kindergarten accepts children with special needs, namely deaf children. The absence of special mentor teachers provided by schools severely inhibits deaf children from learning activities. In this study using qualitative descriptive. The author's focus is on the behavior of deaf children in class, social interaction of deaf children with their peers, class teachers, and class teacher. Based on the results of research conducted by the author, it can be concluded the form of deaf child behavior in the class of solitude, quiet, irritable, and independent. Social interaction withthe class teacher and the class teacher occur quite well, but sometimes the class teacher and class teacher do not understand the meaning of the child's words. The social interaction of deaf children with other normal children occurs quite well by showingthem sharing, but sometimes deaf children prefer to be alone rather than playing together with normal children.
Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Daerah Melalui Cerita Rakyat Digital pada Siswa Sekolah Dasar: Sebuah Studi Pengembangan Rr. Fadila Kusumaning Ayu; Silvi Puspita Sari; Berliana Yunarti Setiawan; Fifi Khoirul Fitriyah
Jurnal Pendidikan Anak Vol 1 No 2 (2019): Bahasa sebagai Sarana Komunikasi dan Penyaluran Emosi Anak: Issue : Desember
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/cej.v1i2.1356

Abstract

ABSTRAK : Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media cerita rakyat digital berupa aplikasi “Hikanusa” yang digunakan untuk mempertahankan Bahasa Daerah. Jenis penelitian ini menggunakan Research and Development (R&D). Uji ahli dilakukan oleh dua orang yaitu, ahli Sistem Informasi dan ahli pendidikan Bahasa Daerah. Aplikasi “Hikanusa”dapat dijadikan sebagai media pembelajaran bagi siswa sekolah dasar sehingga siswa mudah belajar bercerita menggunakan Bahasa Daerah. Harapannya jumlah generasi penutur akan bertambah mencegah dari kepunahan Bahasa Daerah. Saran untuk penelitian selanjutnya: untuk menguji efektifitas aplikasi “Hikanusa” menggunakan metode eksperimen. ABSTRACT : This research aims to develop digital folklore media in the form of the "Hikanusa" application that is used to maintain the regional languages. This type of research uses Research and Development (R&D). Expert tests were carried out by two people namely, Information Systems experts and Regional Language education experts. The application "Hikanusa" can be used as a learning medium for elementary school students so that students easily learn to tell stories using the Local Language. It is hoped that the number of speakers generation will increase to prevent the extinction of regional languages. Suggestions for further research: to test the effectiveness of the "Hikanusa" application using the experimental method
Identifikasi Bentuk kekerasan dan Penangannya di Lingkungan Sekolah Dasar Elisabeth Christiana
Jurnal Pendidikan Anak Vol 1 No 2 (2019): Bahasa sebagai Sarana Komunikasi dan Penyaluran Emosi Anak: Issue : Desember
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/cej.v1i2.1368

Abstract

ABSTRAK : Kekerasan terhadap anak bisa terjadi kapan saja dan dimana saja termasuk pada saat di rumah, tempat bermain bahkan di sekolah. Padahal sekolah merupakan tempat dimana anak menerima  pendidikan  moral,  etika  dan  akademik,  bahkan  menjadi  rumah  kedua bagi  anak. Namun,  kenyataannya  justru  di  sebagian  sekolah  terjadi  kasus  kekerasan. Baik  yang  dilakukan  oleh  teman  sepermainan,  senior,  guru  atau  penjaga  kebersihan sekolah.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengungkap  bentuk  kekerasan  yang  terjadi disekolah,  Mengungkap  faktor-faktor  yang  melatarbelakangi  kekerasan  di  sekolah, Mengungkap   dampak   tindakan   kekerasan   di   sekolah,   mengungkap   upaya   yang dilakukan  sekolah  dalam   menangani  kekerasan  di  sekolah. Penelitian ini   adalah penelitian  deskriptif  kuantitatif,  data  diperoleh  melalui  penerapan  sejumlah  teknik pengumpulan  data  dan  dianalisis  dengan  menggunakan rumus statistik deskriptif  dan analisis  naratif untuk dapat  memberikan deskripsi tentang  hal-hal  yang  menjadi  fokus penelitian  ini. Subyek  penelitian  adalah  siswa-siswa  SDN  Kebaraon  1  Surabaya sebanyak 50 siswa. Hasil penelitian  ini didapatkan  bahwasanya, 1)Faktor-faktor yang melatarbelakangi  munculnya kekerasan  di  Sekolah Dasar  berasal dari seringnya melihat  pertengkaran  di  lingkungan  melihat  adegan  pertengkaran  di  TV  ,meniru kalimat  didalam  TV,suka  dianggap  sebagai  jagoan, 2)Dampak  tindak  kekerasan meliputi  takut  mengunkapkanm  pendapat  di  kelas  memilikiki  luka  fisik  tidak  berani memulai  pembicaraan  dengan  teman  tidak  mempunyai  teman  di  sekolah, 3)Upaya yang dilakukan sekolah  dalam  menangani  kekerasan  di  sekolah  meliputi  mendapat hukuman  dari  guru,  mendapatkan  pelajaran  tentang  larangan  melukai  teman,  guru mencontohkan perilaku baik, tidak pernah melanggar aturan sekolah. Berdasarkan hasil penelitian  tersebut,  maka  sebaiknya  sekolah  berupaya  memberikan  layanan  preventif bagi  siswa untuk mengurangi  perilaku  kekerasan  disekolah  dan  sekolah  memeberikan intervensi bagi siswa korban kekerasan di sekolah. ABSTRACT : Violence against children can occur anytime and anywhere, including at home, playgrounds and even at school. Whereas school is a place where children receive moral, ethical and academic education, and even become a second home for children. Namn, the fact is that in some schools violence cases occur. Whether done by a gamemate, senior, teacher or school janitor.This study aims to uncover the forms of violence that occur in schools, reveal the factors underlying the violence in schools, reveal the impact ofviolence in schools, reveal the efforts made by schools in dealing with violence in schools. This research is quantitative descriptive research, data obtained through the application a number of data collection techniques and analyzed using descriptive statistical formulas and narrative analysis to be able to provide a description of the things that are the focus of this study.The research subjects were 50 students at Kebaraon 1 Surabaya Elementary School. 1) Factors underlying the emergence of violence in elementary schools stem from the frequent viewing of quarrels in the environment watching scenes of contention on TV, imitating sentences on TV, like being considered a hero, 2) The impact of acts of violence includes fear

Page 1 of 11 | Total Record : 109