cover
Contact Name
Pulung Riyanto
Contact Email
riyantopul@unsub.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
vhoelubar@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
BIORMATIKA : JURNAL ILMIAH FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
Published by Universitas Subang
ISSN : 24603961     EISSN : 25806335     DOI : -
Core Subject : Education,
BIORMATIKA adalah jurnal ilmiah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Subang. Ruang lingkup jurnal ini meliputi bidang Ilmu Pendidikan Matematika, Pedidikan Bahasa Inggris, dan Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Reksreasi serta bidang ilmu pendidikan lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 301 Documents
PENERAPAN METODE LATIHAN KETERAMPILAN PSIKOLOGIS BERUPA LATIHAN IMAGERY UNTUK MENINGKATAN KINERJA WASIT DALAM MEMIMPIN PERTANDINGAN SEPAKBOLA DENI MUDIAN
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 2 No. 01 (2016): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.301 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan metode latihan keterampilan psikologis berupa latihan imagery dapat memberi pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kinerja wasit dalam memimpin pertandingan sepakbola.Penelitian dilakukan terhadap wasit pengcab PSSI Kabupaten Subang, dan metode dalam penelitian adalah metodeeksperimen dengan desain one grup pretest postest.Instrumen untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah form penilaian wasit. Form penilaian ini merupakan form resmi yang dikeluarkan oleh FIFA dan digunakan oleh PSSI untuk mengukur kinerja wasit dalam memimpin pertandingan sepakbola. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah metode latihan keterampilan psikologis berupa latihan imagery memberi pengaruh yang signifikan terhadap kinerja wasit dalam memimpin pertandingan sepakbola. Saranuntuk PSSI dan komisi wasit, agar memberikan latihan keterampilan psikologis pada setiap sesi latihan, karena latihan keterampilan psikologis sangat penting untuk meningkatkan kinerja wasit dalam memimpin pertandingan sepakbola.
MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH (MBS) DAN RELEVANSINYA DI ERA PENDIDIKAN MASA KINI MA'MUR SUTISNA WD
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 3 No. 02 (2017): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.924 KB)

Abstract

Banyak masalah yang dihadapi dalam dunia pendidikan masa kini, seperti masalah lulusan; masalah belajar dan pengajaran; masalah pemberian layanan; masalah bimbingan dan latihan bagi guru; dan masalah profesionalisme serta kinerja guru. Masalah tersebut terkait dengan manajerial kepala sekolah, keterbatasan dana, sarana dan prasarana, fasilitas pendidikan, media, sumber belajar, alat dan bahan latihan, iklim sekolah, lingkungan pendidikan serta dukungan dari piphak-pihak yang terkait dengan pelaksanaan belajar mengajar di sekolah. Proses pengelolaan pendidikan disetiap satuan pendidikan tertuju pada kualitas lulusan, tetapi merupakan suatu kemustahilan pendidikan atau sekolah menghasilkan lulusan yang berkualitas, kalau tidak melalui proses pendidikan yang berkualitas. Lebih lanjut merupakan kemustahilan, terjadi proses pendidikan yang berkualitas kalau tidak didukung oleh personalia (kepala sekolah sebagai administrator, guru, konselor, dan tata usaha) yang berkualitas, dan tersedianya sarana-prasarana yang memadai, serta daya dukung lingkungan masyarakat. Oleh sebab itulah diperlukan kemampuan kepala sekolah yang mumpuni dalam mengelola institusinya dalam memanfaatkan sumber daya manusia dan sumber daya lingkungan yang ada. Berdasarkan berbagai uraian yang telah disampaikan pada bagian sebelumnya, di bawah ini akan dikemukakan kesimpulan sebagai berikut. Warga sekolah (stakeholders) di setiap satuan pendidikan masih memerlukan waktu untuk dapat menerapkan konsep Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) secara utuh dan kompjerenhensif. Pemahaman terhadap konsep manajemen yang diterapkan oleh kepala sekolah dalam rangka meningkatkan mutu pjendidikan, baru dapat dipahami oleh sebagian guru yang ada. Peran serta masyarakat terhadap pembangunan pendidikan belum sesuai dengan yang diharapkan dalam konsep MBS, dan bantuan tersebut baru terbatas pada bantuan finansial. Visi, misi, dan tujuan sekolah belum sepenuhnya dapat direalisasikan disebabkan oleh masih terbatasnya peran serta masyarakat.
PENGARUH METODE PRAKTEK TERHADAP BELAJAR LAY UP SHOOT DALAM PEMBELAJARAN BOLA BASKET (Peserta ekstrakulikuler siswa SMK Pasundan Subang) ADITYA DWITAMA
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 4 No. 01 (2018): Biormatika: Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.231 KB)

Abstract

Bola basket termasuk jenis olahraga yang kompleks gerakannya. Artinya gerakannya terdiri dari gabungan unsur-unsur gerak yang terkoordinasi rapi. Untuk itu seorang pemain harus menguasai semua teknik dasar bola basket khususnya teknik lay up shoot karena kelihatannya mudah dilakukan, hal ini tidak semudah itu. Dapat disimpulkan bahwa latihan menggunakan metode praktek dapat menjadi salah satu solusi untuk mempelajari dan meningkatkan hasil lay up shoot bagi pemain basket pemula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran metode praktek dapat memberikan peningkatan terhadap hasil belajar lay up shoot pada siswa peserta ekstrakulikuler bola basket SMK Pasundan Subang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan memberikan perlakuan (treatment) pada kelompok eksperimen, dengan membagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen A dengan perlakuan latihan metode praktek dan kelompok eksperimen B sebagai kelompok control. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan siswa peserta ekstrakulikuler bola basket SMK Pasundan Subang yang berjumlah 20 siswa. Sampel yang diambil dengan total sampling berjumlah 20 siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes lay up shoot dari Imam Sodikun dengan validitas tes 0,509 dan reliabilitas tes 0,675. Analisis data menggunakan uji prasyarat, dan uji t. Hasil analisis menunjukan ada pengarah yang signifikan hasil dari latihan Metode Praktek pada kelompok eksperimen, dengan t hitung= 4,389> t tabel= 2,101 dan nilai signifikansi p sebesar 0,000< 0,05. Oleh karena itu dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa latihan metode praktek dapat memberikan hasil yang signifikan terhadap peningkatan belajar lay up shoot bola basket peserta ekstrakulikuler bola basket SMK Pasundan Subang.
KAJIAN INSTRUMEN DAN PERANGKAT PEMBELAJARAN UNTUKMENGKONSTRUKSI KEMAMPUANMATHEMATICAL THINKING SISWA SMA NITA DELIMA
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 3 No. 02 (2017): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.409 KB)

Abstract

Pembelajaran matematika dapat dipandang sebagai proses aktif dan konstruktif, karena dalam pembelajarannya, siswa diarahkan untuk menyelesaikan masalah yang muncul dengan berpartisipasi secara efektif dalam latihan matematika di kelas. Kemampuan siswa untuk menggunakan matematika dalam kehidupan sehari–hari, dalam setiap pekerjaan dan bahkan untuk studi lebih lanjut, oleh PISA disebut sebagai kemampuan literasi matematik. Kerangka berpikir yang digunakan oleh PISA untuk melihat kemampuan literasi matematik meliputi beberapa komponen dalam mathematical thinking yakni komponen penalaran, pemodelan dan membuat koneksi antara ide–ide. Dengan demikian, ketika seseorang akan menyelesaikan sebuah masalah dengan menggunakan matematika, maka mereka akan membutuhkan kemampuan mathematical thinking dalam proses penyelesaiannya. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji perangkat yang dapat mengkonstruksi kemampuan mathematical thinking siswa. Perangkat pembelajaran yang dikaji dalam tulisan ini memuat RPP yang menggunakan model Modifikasi Comprehensive Mathematics Instruction (M-CMI). Sementara itu, intrumen yang dikaji merupakan instrument tes yang dapat digunakan dalam pretes maupun postes untuk mengukur kemampuan mathematical thinking siswa pada materi Program linier.
THE INFLUENCE OF MEDIA VIDEO TOWARD STUDENTS ABILITY IN WRITING DESCRIPTIVE TEXT AT FIRST GRADE OF SMA NEGERI 1 COMPRENG IN ACADEMIC YEARS 2016/2017 jeni anggraeni
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 3 No. 01 (2017): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.058 KB)

Abstract

The object of the study is to find out the students’ achievement in writing Descriptive texts. It is expected that the research would be useful for the teachers and students in language teaching and learning process. The research using media video with population on this research is students’ X Grade SMA NEGERI 1 Compreng and the sample are X MIA-1 as control class and XMIA-2 as experiment class. The technique used for collecting data is pre-test and post-test. First, the writer gave a pretest. It was conducted at the beginning of the research. Second, the second activity was held. It was continued with the third activity, the fourth activity, the fifth activity and post-test was conducted. At last the writer made attitude scale to students experiment class about the write and using media video. Result from pretest and posttest data for using t-test and posttest mean to using the same test that the t-test each t-test were used second row (equal variances not assumed). based on the results of hypothesis test using t-test was obtained sig.0,000 with the value of the significant level a = 0,05. so to conclude (0,000 < 0,05), H0 is rejected that mean H1 is accepted that means students' writing descriptive text ability of experiment class better than control class in writing descriptive ability. Therefore, teachers should always try to search an interesting video about descriptive text which their teaching writing. Based on the result, teachers can apply media video to improve the students’ writing skill.
PENERAPAN PEMBELAJARAN DENGAN STRATEGI RELATING, EXPERIENCING, APPLYING, COOPERATING, TRANSFERRING (REACT) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA SMP DENDA ARIS MUNANDAR; NITA DELIMA; SUMPENA ROHAENDI
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 4 No. 02 (2018): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.45 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan koneksi matematis siswa SMP dan fakta rendahnya kemampuan koneksi matematis siswa SMP Negeri 3 Subang. Adapun tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui peningkatan kemampuan koneksi matematis siswa yang mendapat pembelajaran dengan menggunakan strategi REACT lebih baik daripada kemampuan koneksi matematis siswa yang menggunakan pembelajaran ekspositori; (2) Mengetahui sikap siswa terhadap penerapan pembelajaran matematika dengan menggunakan strategi REACT. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII di SMP Negeri 3 Subang. Pada penelitian ini diambil dua kelas secara acak sebagai sampel. Kelas VII B sebagai kelas eksperimen dengan strategi REACT dan kelas VII E sebagai kelas kontrol dengan pembelajaran ekspositori. Adapun data penelitian ini diperoleh melalui tes kemampuan koneksi matematis, angket, dan lembar observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan koneksi matematis siswa yang mendapat pembelajaran dengan menggunakan strategi REACT lebih baik daripada kemampuan koneksi matematis siswa yang menggunakan pembelajaran ekspositori. Selain itu, siswa memiliki sikap yang positif terhadap penerapan pembelajaran matematika dengan menggunakan strategi REACT.
UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MELALUI BIMBINGAN BERKELANJUTAN DI SD NEGERI ALUN-ALUN KABUPATEN SUBANG TAHUN 2014 Ani Sukarni
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 3 No. 02 (2017): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.258 KB)

Abstract

Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran melalui bimbingan berkelanjutan di SDN Alun-Alun Kabupaten Subang.PTS ini dilaksanakan dengan menggunakan dua siklus.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, dengan menggunakan teknik persentase untuk melihat peningkatan yang terjadi dari siklus ke siklus.Berdasarkan hasil analisis penelitian,bimbingan berkelanjutan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Hal itu dapat dibuktikan dari hasil observasi yang memperlihatkan bahwa terjadi peningkatan kompetensi guru dalam menyusun RPP dari siklus ke siklus. Pada siklus I nilai rata-rata komponen RPP 69% dan pada siklus II 83%. Jadi, terjadi peningkatan 14% dari siklus I.
THE INFLUENCE OF SQ3R TOWARDS STUDENTS’ READING COMPREHENSION IMAS OOM UMIASIH; SLAMET WAHYUDI YULIANTO; LUSIANA SUCIATI DEWI
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 5 No. 01 (2019): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.692 KB) | DOI: 10.35569/biormatika.v5i01.427

Abstract

The purpose of the research was to investigate whether or not the influence of SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review) towards students’ reading comprehension. The research was conducted in SMPN 2 Maja. This research used quantitative method and used non-equivalent control group design categorized as quasi experimental design. Two classes were selected from eighth grade as experiment and control class. The results of the data analysis were as follows. Mean score of pretest in experiment class was 58.96 and standard deviation was 13.980. While, mean score in control class was 58.93 and standard deviation was 12.450. Further, mean score of posttest in experiment class was 61.42 and standard deviation was 11.275. While, mean score of posttest in control class was 60.81 and standard deviation was 10.937.The result of T-test shows that value sig. (2-tailed) was 0.993 in pretest. It was higher than 0.05. Then, there was not difference of means between experiment and control class in pretest. The value sig. (2-tailed) was 0.848 in posttest. It was higher than 0.05. Then, there is not difference of means between experiment and control class in posttest. Based on the result of model summary in simple linear regression, R square was 0.022 with significance 0.490. It means that the influence of independent variable (questionnaire) towards dependent variable (posttest) was 2.2%. While, 93.6% influenced by other variable and significance 0.490 was higher than 0.05, then model of regressing was not good enough as predictors. Based on the coefficient, constant of 74.454. If there was nothing questionnaire, then value of posttest is 81.141. Regression coefficients X of (-0.312), it means each addition 1 value of questionnaire then decline of posttest value of 0.312. It shows that there was not the significant influence of SQ3R technique towards students’ reading comprehension.
DAPATKAH BINATANG BERKOMUNIKASI SUNARA SUNARA
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 4 No. 02 (2018): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.248 KB)

Abstract

Bahasa merupakan salah satu alat komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan pesan kepada pihak lain yang diantaranya adalah berbentuk ujaran. Ujaran berupa bunyi yang keluar dari manusia atau binatang idealnya memiliki makna dan maksud. Dalam hal tertentu, binatang bisa berujar, karena bunyi yang keluar dari mulutnya sepertinya memiliki makna dan tujuan tertentu. Secara biologis manusia mampu berartikulasi dan berbahasa. Apakah binatang pun bisa disebut berbicara dalam pengertian menggunakan a language as a meaning way. Jika semua mahluk di bumi ini memiliki kemampuan berbahasa berarti seharusnya mahluk mengikuti proses akuisisi (pemerolehan bahasa dari bahasa induk/ibunya sejak kecil, lalu berpotensi berkembang menjadi pembicara yang lebih baik setelah dewasa), dan berpotensi mengajarkan kepada keturunannya dengan bahasa yang sama. Bagaimana dengan binatang terhadap akuisisi tersebut?. Karakteristik bahasa yang dianggap penting adalah 11 karakteristik berikut (Hockett dan Altmann 1968) yaitu 1. use of the vocal auditory channel, 2. Arbitrariness, 3. semanticity, 4. cultural transmission, 5. spontaneous usage, 6. Turn-taking, 7. duality, 8. displacement, 9. structure-dependence, 10. Creativity, 11. ability to read intentions. Apakah karakteristik tersebut terdapat pada manusia dan binatang? apakah terdapat persamaan atau perbedaan karakter pada keduanya? .Pada beberapa binatang memiliki karakteristik tersebut, tapi tidak ada sistem komunikasi binatang memiliki duality dan displacement. Tidak ada sistem binatang dapat dibuktikan memiliki semanticity (makna untuk menggunakan struktur kalimat). Apakah binatang bisa berkomunikasi secara creative dengan binatang lain, atau dapat membaca pikiran dengan mudah dan efesien seperti manusia?. Walaupun binatang tidak bisa berbicara secara natural, tidak berarti bahwa mereka tidak mampu berkomunikasi. Burung dengan training dan usia tertentu, seperti kakatua, dan yang lainnya bisa meniru ucapan manusia seperti bunyi assalamualaikum, good morning, dan lainnya, jika ada orang di sekitar sangkarnya berkata demikian, adalah Mimic yang harus dibedakan dengan pengertian bahasa sebenarnya.
HUBUNGAN DAYA TAHAN DAN KEKUATAN OTOT LENGAN DENGAN PRESTASI DAYUNG 1000 METER PUTRA DIKDIK FAUZI DERMAWAN
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 2 No. 02 (2016): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.343 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara daya tahan dan kekuatan tarikan dengan presetasi dayung baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama, apakah terdapat hubungan posotif antara daya tahan dan kekuatan tarikan dengan prestasi dayung jenis kayak 1000 meter. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif.Instrumen penelitian yang digunakan balke untuk mengukur daya tahan, dinamometer untuk mengukur kekuatan tarikan tangan dan mendayung 1000 meter untuk mengukur prestasi dayung. Teknik analisa data menggunakan analisis regesi dan korelasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa prestasi dayung ditentukan 25% oleh daya tahan, 23% kekuatan. Simpulannya adalah 48% prestasi dayung ditentukan oleh daya tahan dan kekuatan tarikan sehingga dapat diartikan terdapat hubungan positif antara daya tahan dan kekuatan tarikan dengan prestasi dayung jenis kayak 1000 meter.

Page 11 of 31 | Total Record : 301