cover
Contact Name
Muhammad Rizal
Contact Email
rizalmuhammad08@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
andisukainah@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian
ISSN : 24768995     EISSN : 26147858     DOI : -
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian adalah publikasi ilmiah hasil penelitian bidang teknologi pertanian dengan No. P-ISSN 2476 -8995 (Print) dan No. E-ISSN 2614-7858 (Online). Jurnal ini diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Teknologi Pertanian Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian diterbitkan dua kali setahun (Februari dan November). Artikel yang dimuat berupa artikel yang merupakan hasil penelitian asli dan belum pernah dipublikasikan di media lain. Ruang lingkupnya mencakup Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Ilmu dan Teknologi Pangan, Mekanisasi Pertanian, Teknologi Industri Pertanian, Teknologi Hasil Pertanian, Teknologi Hasil Perikanan, Teknologi Hasil Peternakan, Teknologi Hasil Perkebunan, Pasca Panen, Gizi dan Pangan.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2020): Agustus" : 13 Documents clear
Pemanfaatan Kerang Kijing (Pilsbryoconcha Exilis) Sebagai Bahan Baku Dalam Pembuatan Kerupuk Herni Mustaring; Patang Patang; Amirah Mustarin
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 6, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v6i2.10157

Abstract

Peneliti ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kerupuk berbahan tambah kerang kijing air tawar serta daya terima panelis terhadap kerupuk kerang kijing. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) non faktorial dengan perlakuan sebanyak tiga dan tiga kali ulangan. Perlakuan pada penelitian ini adalah P1 =  tepung tapioka 400 g + daging kijing 400 g + bumbu 200 g, P2 = tepung tapioka 500 g + daging kijing 300 g + bumbu 200 g, dan P3 = tepung tapioka 600 g + bumbu 200 g. data hasil pengamatan di analisis menggunakan Analisis Sidig Ragam (ANOVA) kemudian dilanjutkan dengan Uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi bubur daging kijing dan tepung tapioka  berpengaruh terhadap kadar air, kadar protein, karbohidrat, warna, aroma, rasa, tekstur dan daya kembang. Perlakuan terbaik kerupuk kerang kijing air tawar dengan penambahan daging kijing yaitu perlakuan, P3 = tepung tapioka 600 g + bumbu 200 g, dari segi kadar air, kadar protein, karbohidrat, warna, aroma, rasa, tekstur, dan daya kembang.
Penerapan Konsep Cleaner Production pada Industri Terasi Skala Rumah Tangga: Studi Kasus UD Passiana Kabupaten Kepulauan Selayar Marwandi Armas; Subari Yanto; Ratnawaty Fadilah
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 6, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v6i2.12742

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui proses produksi terasi dan kelayakan ekonomi pada UD. Passiana serta kaitannya dengan penerapan Produksi Bersih untuk perbaikan dari sisi lingkungan dan ekonomi. Bentuk penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Data kuantitatif yang diperoleh menggunakan program Microsoft Excel dalam bentuk tabulasi data. Data yang bersifat kuantitatif antara lain data biaya dan data penerimaan sebagai hasil dari penjualan produk terasi. Untuk data yang bersifat kualitatif seperti analisis penerapan produksi bersih, neraca massa, aspek teknis, dan aspek bahan baku, diperoleh melalui wawancara dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan UD. Passiana layak secara ekonomi dan dalam proses pengolahan terasi perlu ditingkatkan efektifitas dan higienitasnya. Upaya yang bisa dilakukan adalah membuat SOP pengolahan terasi, memperbaharui alat yang digunakan agar kehilangan selama proses bisa teratasi, memanfaatkan limbah dan kehilangan dengan cara diolah kembali hingga akhirnya meminimalkan buangan ke lingkungan. Penerapan produksi bersih dilakukan pada lima perbaikan, yang pertama, mendatangkan rebon yang sudah bebas ikan-ikan kecil dari pemasok. Kedua, pembaharuan alat dari tradisional ke semi-moderen dengan menghasilkan pay-back period selama 27,8 hari. Ketiga, pemanfaatan NPO yang menghasilkan pay-back period selama 9,24 hari. Keempat, melakukan pembukuan disetiap proses serta pemasukan dan pengeluaran. Kelima, perbaikan dalam proses fermentasi.
Pengaruh Kombinasi Media Tanam Limbah Tambak Super Intensif Dan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi (Brasicca rapa chinenesis) H, HIJRAH; Nurmila, Nurmila; Patang, Patang; Suwoyo, Hidayat Suryanto
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 6, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v6i2.11739

Abstract

Penelitian ini adalah eksperimen yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh kombinasi limbah tambak super intensif dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan tanaman sawi dan untuk mengetahui konsentrasi terbaik kombinasi limbah tambak super intensif dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan tanaman sawi.Variabel bebas dalam penelitian ini adalah perlakuan kombinasi media tanam limbah tambak super intensif dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan tanaman sawi. Variabel pengamatan dalam penelitian ini adalah pertumbuhan (jumlah daun, tinggi tanaman), berat basah pada tanaman sawi, kelangsungan hidup dan pH. Data hasil penelitian diperoleh dengan menggunakan metpde observasi yang dilakukan dengan cara pengamatan, pengukuran, dan pencatatan secara sistematik terhadap gejala yang tampak pada subjek penelitian.Teknik analisis data yaitu dengan analisis ANOVA. Kombinasi limbah tambak super intensif dan pupuk NPK sebagai media tanam tanaman sawi memberikan pengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun dan berat basah. Dosis Terbaik dalam penelitian ini yaitu  Tanah + Limbah Tambak 200g + NPK 2g. Tinggi tanaman tertinggi diperoleh pada perlakuan D dengan nilai 20,58 cm. Jumlah daun terbanyak diperoleh pada perlakuan A sebanyak 8 helai. Berat basah tertinggi diperoleh pada perlakuan I sebesar 17,72 g. Kelangsungan hidup tanaman sawi menunjukkan bahwa persentase keberhasilan pada semua perlakuan yaitu 100%.
Penerapan Model Contextual Teaching and Learning pada Mata Pelajaran Pembibitan Tanaman Perkebunan untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kleas XI ATP SMK Negeri 6 Takalar Syaban, Arfan; Syam, Husain; Nur, Hasanah
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 6, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v6i2.10909

Abstract

AbstrakPenelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran pembibitan tanaman perkebunan kelas XI ATP SMK Negeri 6 Takalar. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI ATP SMK Negeri 6 Takalar tahun ajaran 2016/2017 dengan jumlah 17 orang.  Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari 4 kali pertemuan. Dari hasil penelitian ini menunjukkan penerapan model Contextual Teaching and Learning dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran pembibitan tanaman perkebunan. Analisis kuantitatif menunjukkan hasil belajar pada test awal sebesar 5,88%,  pada siklus I  terjadi peningkatan sebesar 66,70% dan  kemudian pada siklus II menjadi 100%.  Hal ini berarti ada peningkatan hasil belajar siswa secara signifikan. Kata Kunci: Penerapan, hasil belajar, Contextual Teaching and Learning. AbstractThis research is a class action research (Classroom Action Research) which aims to determine the improvement of student learning outcomes in the subjects of plantation plants nursery class XI ATP SMK Negeri 6 Takalar. The research subjects were students of class XI ATP SMK Negeri 6 Takalar in the 2016/2017 school year with a total of 17 peoples. This research was carried out in two cycles and each cycle consisted of 4 meetings. From the results of this study indicate the application of the Contextual Teaching and Learning model can increase the activeness and learning outcomes of students in the subjects of nursery plantations. Quantitative analysis shows learning outcomes at the pre test of 5.88%, in the first cycle an increase of 66.70% and then in the second cycle to 100%. This means that there is a significant increase in student learning outcomes. Keywords: Application, learning outcomes, Contextual Teaching and Learning
Perbandingan Tepung Tapioka dan Sagu pada Pembuatan Briket Kulit Buah Nipah (Nypafruticans) Faijah Faijah; Ratnawaty Fadilah; Nurmila Nurmila
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 6, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v6i2.10922

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  pengaruh penambahan perekat tepung tapioka dan sagu terhadap kualitas briket kulit buah nipah dan nilai kalor briket kulit buah nipah. Metode penelitian esperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dengan perbandingan K 20% tepung tapioka dan 0% tepung sagu, A 0% tepung tapioka dan 20% tepung sagu, B  20% tepung tapioka dan 5% tepung sagu, C 20% tepung tapioka dan 10% tepung sagu, D 20% tepung tapioka dan 15% tepung sagu. Parameter yang diamati adalah kadar air, kadar abu, zat terbang, karbon tetap, dan nilai kalor.  Hasil penelitian perbandingan tepung tapioka dan tepung sagu mempengaruhi kadar air, kadar abu, zat terbang, karbon tetap dan nilai kalor. Perlakuan terpilih briket kulit buah nipah dengan metode perbandingan eksponensial (MPE) hasil rekapitulasi semua data analisis kimia yaitu perlakuan Ksebesar 16058,58, perlakuan A sebesar 16143,99, perlakuan B sebesar  22225,55, perlakuan C sebesar 28473,62, perlakuan D sebesar 28476,56. Perlakuan terbaik briket kulit buah nipah yaitu perlakuan D.
Rancang Bangun Alat Pemanen Kopi pada Tingkat Petani Ardes Chris Pakiding; Lahming Lahming; Jamaluddin Jamaluddin
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 6, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v6i1.10111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses perancangan alat dan kinerja alat yang dirancang. Prosedur penelitian ini meliputi perancanan alat, membuat rumah rangkaian, sikat silinder dan gagang alat. Selama proses penelitian, parameter yang diamati adalah tegangan listrik yang masuk ke dinamo sehingga alat dapat melakukan pemanenan. Data penelitian diperoleh dari hasil pengujian alat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif. Penggunaan alat pemanen kopi pada tegangan listirik 8 dan 9 volt yang masuk ke dinamo dapat memutar beban yaitu sikat silinder namun tidak ada buah yang dipanen, tegangan listrik 10 volt memanen buah matang dengan jumlah 0.2 kg, tegangan listrik 11 volt memanen  buah matang dengan jumlah 0.4 kg dan pada tegangan listrik 12 volt alat memanen buah matang 0.8 kg dan mentah 0.2 kg, waktu penggunaan alat untuk setiap tegangan listrik dalam proses pemanenan adalah 30 menit.
Pengaruh Penambahan CMC (Carboxyl Methyl Cellullose) Terhadap Uji Organoleptik Otak-Otak Ikan Nike khairun mutia; Fadhil Abdullah
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 6, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v6i2.12963

Abstract

Indonesian fisheries products, both fresh and processed, are increasingly in demand with both domestic and foreign markets. The problem lies with the product in the fresh form it can experiencing a setback in quality. Therefore it is necessary to maintain quality by means proper handling to keep fish fresh or in processed form. One of the traditional processed products that are widely circulating in the community is the Otak-otak food. The purpose of this study is to find out how the effect of CMC on the organoleptic test of the Nike Fish Brain. In this study using a Completely Randomized Design (CRD) consisting of 3 treatments and 3 replications. Each of these treatments was A0: Control (without CMC), A1: CMC 0.5%, A2: CMC 1% and A3: CMC 1.5%. Nike fish brains with the result of color, aroma, texture and taste favored by the panelists were found in treatment A3 with a concentration of 1.5% addition of CMC with carbohydrate content of 0.22%, protein content of 16.68%, fat content of 0.56%, water content of 56.94% and ash content of 1.97%..Hasil perikanan Indonesia, baik dalam bentuk segar maupun olahan, semakin diminati pasar dalam maupun luar negeri. Permasalahan terletak pada produk dalam bentuk segar yang dapat mengalami kemunduran mutu. Oleh karena itu perlu upaya mempertahankan mutu dengan cara penanganan yang tepat agar ikan tetap segar atau dalam wujud olahan. Salah satu produk olahan tradisional yang banyak beredar di masyarakat adalah otak-otak. Tujuan dari penelitian ini aalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh dari CMC terhadap uji organoleptik Otak-otak Ikan nike. Pada penlitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 3 ulangan. Masing-masing perlakuan tersebut adalah A0 : Kontrol (tanpa pemberian CMC), A1 : CMC 0,5% , A2 : CMC 1% dan A3 : CMC 1,5%. Otak-otak ikan nike dengan hasil warna, aroma, tekstur dan rasa yang disukai oleh panelis terdapat pada perlakuan A3 dengan konsentrasi 1,5% penambahan CMC kadar karbohidrat sebesar 0,22%, kadar protein sebesar 16,68%, kadar lemak sebesar 0,56%, kadar air sebesar 56,94% dan kadar abu sebesar 1,97%..
Pengaruh Substitusi Tepung Mocaf Dalam Pembuatan Kasippi Sebagai Upaya Peningkatan Mutu Makanan Tradisional Khas Mandar Badriani Badriani; Ratnawaty Fadillah; Andi Sukainah
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 6, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v6i2.12673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh substitusi tepung MOCAF terhadap kualitas dan tingkat penerimaan kasippi. Bentuk penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yaitu : K (Tepung Terigu 100 % + Tepung MOCAF 0 %), A (Tepung Terigu 75 % + Tepung MOCAF 25 %), B (Tepung Terigu 50 % + Tepung MOCAF 50 %), C (Tepung Terigu 25 % + Tepung MOCAF 75 %), dan  D (Tepung Terigu 0 % + Tepung MOCAF 100 %). Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) kemudian dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi tepung mocaf memberi pengaruh terhadap karekteristik kasippi yang dihasilkan. Perlakuan terbaik berdasarkan uji MPE adalah perlakuan B (Tepung Terigu 50 % + Tepung MOCAF 50 %) dengan kadar air sebesar 4,63 %, kadar abu 1,45 %, protein 10,84 %, kadar lemak 12,05 %, karbohidrat 70, 92 %, serat kasar 0,42 %, kekerasan 535,53 g force, tingkat kesukaan panelis terhadap rasa kasippi sebesar 3,23, warna 3,19, aroma 3,07, dan tekstur 3,51. Diharapkan pada penelitian selanjutnya tepung MOCAF merupakan tepung yang berkadar protein rendah sehingga mesti dilakukan penambahan bahan agar menambah nilai protein suatu produk, harus dilakukan pengujian kadar amilosa dan amilopektin sehingga mengetahui fraksi pati yang mempengaruhi produk kasippi, dan perlu dilakukan penambahan bahan makanan agar produk kasippi bisa lebih menarik.
Pengaruh Jenis Kemasan dan Lama Waktu Penyimpanan Terhadap Mutu Bubuk Kopi Robusta (Coffea robusta) Saolan Saolan; Andi Sukainah; Mohammad Wijaya
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 6, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v6i2.12021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis kemasan dan lama waktu penyimpanan terhadap mutu bubuk kopi robusta. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan dua faktor yaitu jenis kemasan dan lama waktu penyimpanan dengan kombinasi perlakuan sebanyak 28 masing-masing diulang 3 kali ulangan sehingga total perlakuan adalah 84. Kopi bubuk robusta disimpan ke dalam 4 jenis kemasan yaitu botol kaca, plastik pe, aluminium foil, dan kertas. Di uji kadar air, abu, dan volatil setiap 15 hari selama 90 hari. Setelah diketahui perlakuan terbaik, selanjutnya di uji kadar kafeinnya. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan Analisis Sidik Ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan jenis kemasan dan lama waktu penyimpanan berpengaruh sangat nyata terhadap kadar air, abu, dan senyawa volatil. Perlakuan terbaik adalah penggunaan jenis kemasan aluminium foil, kadar air (1,87% - 3,53%), kadar abu (5,77% - 5,33%), senyawa volatil (79,36% - 73,4%) dan kadar kafein (3,02%).Kata Kunci : Bubuk Kopi Robusta, Jenis Kemasan, Lama Penyimpanan, Kadar Kefein
Pengaruh Umur Panen terhadap Produksi Rumput Laut Eucheuma cottonii di Kabupaten Takalar saat Musim Timur Andi Alamsyah Rivai; Husain Syam; Reski Febyanti Rauf; Jamaluddin Jamaluddin
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 6, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v6i2.14757

Abstract

Dibutuhkan strategi budidaya yang tepat untuk meningkatkan produktifitas rumput laut Eucheuma cottonii di Kabupaten Takalar. Salah satu strategi tersebut adalah umur panen yang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh umur panen terhadap produktifitas rumput laut Eucheuma cottonii yang dibudidayakan selama musim timur di perairan Kabupaten Takalar. Rumput laut dibudidayakan pada musim timur (Juli dan Agustus) dan dipanen pada umur yang berbeda, yaitu umur panen 30 hari, 45 hari, dan 60 hari. Metode budidaya rumput laut yang digunakan adalah metode long line. Data yang dikumpulkan berupa data berat rumput laut dan data kualitas air. Data berat yang dikumpulkan dianalisis dengan ANOVA dan Tukey-HSD. Data kualitas air dievaluasi dengan cara membandingkan dengan standar kualitas air untuk budidaya rumput laut Eucheuma cottonii. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa umur panen memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produktifitas rumput laut (p<0.05). Umur panen yang memiliki produktifitas tertinggi adalah 45 hari. Berdasarkan evaluasi kualitas air, perairan Kabupaten Takalar pada musim timur masih mendukung untuk kegiaan budidaya rumput laut Eucheuma cottonii. Hasil dari penelitian ini dapat menjadi informasi bagi stahekholder untuk menyusun strategi budidaya rumput laut yang tepat dan dapat meningkatkan produktifitas rumput laut di Kabupaten Takalar.

Page 1 of 2 | Total Record : 13