cover
Contact Name
Tarbawi
Contact Email
tarbawi205@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
tarbawi205@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial
ISSN : 24606375     EISSN : 2685256X     DOI : -
Tarbawi (P-ISSN: 2640-6375) (E-ISSN: 2685-256X) adalah jurnal yang dikelola fakultas tarbiyah Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Pancor. Jurnal ini membahas tentang bidang Pendidikan dan Isu-Isu Sosial. Dimana fokus dalam Jurnal Tarbawi adalah pendidikan Islam dan isu-isu sosial yang berkaitan dengan pendidikan intinya penelitian yang sifatnya memberikan kontribusi pemikiran serta lainnya dalam mengatasi masalah pendidikan Islam.
Arjuna Subject : -
Articles 146 Documents
Efektifitas Media Visual Untuk Meningkatkan Kompetensi KeterampilanAnakDidik Dalam Melaksanakan Shalat Sunnah Rawatib: (Classroom Actioan Reseacrh) H Imanuddin; H Hudatullah Muhibuddin Abdul Aziz
Tarbawi Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tarbawi.v5i2.294

Abstract

Dalam tahun-tahun belakangan ini telah terjadi pergeseran paradigma dalam pembelajaran kearah paradigma konstruktivisme (merancang dan membangun). Media pembelajaran meliputi berbagai jenis, antara lain: Pertama, Media gerafis atau media dua dimensi, seperti gambar, foto, grafik atau diagram; Kedua, Media model solid atau media dimensi tiga, seperti model-model benda ruang dimensi tiga, diorama, dsb. Ketiga, Media proyeksi seperti film, filmstrip, OHP; Keempat, Media informasi, computer, internet. Kelima, Lingkungan. Tulisan ini kami sajikan dari hasil penelitian tindakan (action research), karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas.Penelitian ini juga termasuk penelitian deskriptif, sebab menggambarkan bagaimana suatu teknik pembelajaran diterapkan dan bagaimana hasil yang diinginkan dapat dicapai. Pembelajaran menggunakan media merupakan salah satu tipe pembelajaran yang kreatif dan menyenagkan. Pembelajaran yang diajarkan dengan menggunakan media pembelajaran lebih baik dari pada metode ceramah dalam meningkatkan kemampuan belajar siswa dalam melaksanakan shalat sunnah rawatib. Dari pengalaman dilapangan tidak sedikit gurudalam proses pembelajaran sangat jarang menggunakan media pembelajaran. Hal ini menyebabkan pembelajaran monoton dan jauh dari kreatifitas da hasilnya tentu bisa ditebak yaitu hasil belajar siswa menjadi rendah dan sulit mencapai kompetensi standar. Oleh sebab itu salah satu upaya yang harus dicoba untuk meningkatkan hasil belajar adalah dengan mencoba menggunakan media visual dalam proses belajar mengajar sehingga peserta didik akan lebih mudah mengerti dan dapat dengan mudah menuangkan konsep-konsepnya yang begitu banyak ke dalam bentuk yang simpel.
Manfaat Media Teknologi Dalam Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Masjudin Masjudin
Tarbawi Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tarbawi.v5i2.295

Abstract

“Perkembangan ilmu dan teknologi merupakan salah satu produk dari manusia yang terdidik, dan pada gilirannya manusia-manusia perlu lebih mendalami dan mampu mengambil manfaat dan bukan menjadi korban dari perkembangnan ilmu dan teknologi sendiri. Mendalami serta mengambil manfaat dari perkembangan ilmu dan teknologi tidak mungkin dilakukan oleh semua manusia dengan kadar dan waktu yang sama. Keterbatasan manusia dan waktu menuntut adanya spesialisasi yang semakin menajam. Teknologi telah menjadi bagian integral dari tiap kehidupan masyarakat sejak ribuan tahun yang lalu. Pada zaman batupun telah ada teknologi, seperti misalnya yang digunakan untuk membangun piramida, untuk membuat api, dan lain-lain. Makin maju suatu masyarakat, makin banyak dan makin canggih teknologi yang ditemukan dan digunakan. Bahkan ada diantara kita yang berpendapat bahwa teknologi telah merupakan “jawaban atas semua masalah”
Tradisi Hiziban Jamaah Nahdlatul Wathan Lombok Arpan Arpan
Tarbawi Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tarbawi.v5i2.318

Abstract

Sebagai organisasi massa Islam terbesar di Nusa Tenggara Barat, Nahdlatul Wathan telah berkiprah memberikan sumbangsih yang signifikan dalam pengembangan pola keagamaan, pendidikan, sosial dan kemasyarakatan yang lestari eksis hingga kini majlis-majlis taklim yang terus semarak, lembaga-lembaga pendidikan yang semakin meningkat serta tradisi-tradisi luhur yang merupakan kolaborasi antara kearifan lokal dan keislaman. Salah satunya adalah hiziban. Hiziban adalah tradisi membbaca doa secara berkelompok yang doa tersebut merupakan doa-doa terpilih yang disusun oleh pendiri Nahdlatul Wathan yaitu, TGH. Zainuddin Abdul Madjid. Hiziban telah menjadi rutinitas yang melekat dalam masyarakat Nahdlatul Wathan.
Nilai-Nilai Pendidikan Perkawinan Adat Masyarakat Sasak Zaenuddin Zaenuddin
Tarbawi Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tarbawi.v5i2.319

Abstract

Penelitian bertujuan untuk untuk mengetahui nilai pendidikan kawin adat sasak di desa Gelogor Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah Pengumpulan data dilakukan melalaui observasi, wawancara, dan dokumen. Analisis menurut Miles dan Huberman, yaitu (1). Reduksi data, (2) Penyajian data, (3) penarikan simpulan. Hasil penelitian nilai nilai perkawinan Masyarakat Sasak memiliki banyak retual atau tahapan-tahapan sebagai berikut; merariq atau kawin lari, melapor kepada kepala lingkungan, nyelabar, melakukan pernikahan, rebak pucuk, begawe, sorong serah, nyongkolan, dan bales lampak. Akulturasi budaya dapat terjadi karena keterbukaan suatu komunitas masyarakat akan mengakibatkan kebudayaan yang mereka miliki akan terpengaruh dengan kebudayaan komunitas masyarakat lain. Selain keterbukaan masyarakatnya, perubahan kebudayaan yang disebabkan “perkawinan“ dua kebudayaan bisa juga terjadi akibat adanya pemaksaan dari masyarakat asing memasukkan unsur kebudayaan lokal. Akulturasi budaya bisa juga terjadi karena kontak dengan budaya lain, sistem pendidikan yang maju yang mengajarkan seseorang untuk lebih berfikir ilmiah dan objektif, keinginan untuk maju, sikap mudah menerima hal-hal baru dan toleransi terhadap perubahan. Akan tetapi dalam tradisi ada perbedaan pendapat dikalangan para tokoh adat dengan tokoh agama di tengah-tengah masyarakat sasak. Tradisi kawin masyarakat sasak banyak mengubah persepsi pelaksanaan perkawinan atau pernikahan sesuai dengan ajaran islam. Nilai-nilai pendidikan yang ada dalam adat kawin sebagai berikut. 1. Nilai agama (religius). Nilai religius ini merupakan sikap dan perilaku dalam melaksanakan ajaran agama seperti waktu melaksanakan adat betikah atau bekawin. Prinsip masyarakat Desa Gelogor Kediri Lombok Barat dalam pelaksanaan acara betikah (bekawin) masing sangat berpegang teguh pada nilai-nilai agama. 2. Nilai tanggung jawab adalah sikap dan perilaku seseorang dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya.Tanggung jawab 3. Nilai kejujuran hubungan yang tulus, saling memiliki, saling memberi tahu segala hal yang terjadi dan dirasakan. Kejujuran menjadikan hubungan berjalan dengan baik meski kadang, kejujuran terasa pahit tapi itu lebih baik dari pada kebohongan. Sahran mengatakan ” kejujuran adalah kunci hubungan ” untuk saling menjaga diantara pasangan, contohnya seketika pacaran dan betikah jangan sampai tidak jujur karena dibohongin itu menyakitkan. Bayangkan jika sepasang pasangan tak saling memberi kepercayaan dan kejujuran maka hubungan tidak akan pernah harmonis dan bahagia.[1] 4. Nilai kerja keras adalah bekerja secara sungguh-sungguh dan tidak mengenal lelah seperti dalam upacara begawe dan nyongkolan.Kerja keras dalam begawe meliputi sikap tolong menolong, gotong royong, dan kekeluargaan.
Menilik Dominasi Bahasa Mitos Dalam Sosiokultural Sasak Zainul muttaqin; Mu’awanah Mu’awanah
Tarbawi Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tarbawi.v5i2.320

Abstract

The purpose of this study is to describe the process of hegemony in the language of Tithe Ringkok Ratu myth in North Masbagik Village. The problem formulation of this research is "how is the process of hegemony in the language of the myth of Timba Lingkok Ratu in North Masbagik Village? To answer the research question above, the researcher conducted the research with qualitative descriptive method and approach with the type of ethnographic research located in North Masbagik Village Masbagik Subdistrict. Furthermore, data collection techniques from this research are observation, interview and documentation. While data analysis is data reduction, data presentation, and withdrawal conclusion. The results of this study indicate that the process of hegemony in the language of the myth of Timba Lingkok Ratu in North Masbagik Village begin beliefs that are superstition, then this belief is spread from the mouth of tempest that is by the dominant party (people who hegemonies) to the dihegemoni. Furthermore, languages that are persuasive or affect the dominant party with a style of delivery that is so reliable and with strong evidence. Therefore, it can be concluded that the process of hegemony into the language of Titus Ringkok Ratu in North Masbagik Village is a process of convincing someone who is done by the dominant party to the community against Titus Timba Lingkok Ratu in North Masbagik Village with strong evidences.
Pembinaan Akhlak Dalam Kegiatan Rohani Islam di SMK Negeri 1 Gunung Putri Bogor Mawardi Mawardi; Akhmad Alim; Anung Al Hamat
Tarbawi Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tarbawi.v6i1.352

Abstract

Dekadensi akhlak yang terjadi di berbagai bidang kehidupan masyarakat semakin mengkhawatirkan, termasuk di dalamnya adalah dekadensi akhlak di dalam lembaga pendidikan yang dimiliki oleh para peserta didik (murid) yang tidak mencerminkan akhlak islami. Pendidikan yang selama ini diharapkan mampu memberikan nilai positif pada pembentukan akhlak peserta didik dari hasil pembelajaran di dalam kelas yang disampaikan oleh seorang pendidik ternyata belum mampu memberikan perubahan yang berarti kearah pembentukan akhlakul karimah yang diharapkan oleh guru, orangtua maupun lingkungan sekitar (masyarakat). Oleh karena itu, perlu adanya program pembinaan akhlak yang dilakukan oleh lembaga pendidikan pemerintah maupun lembaga pendidikan swasta (formal atau non formal) secara berkesinambungan, agar output yang diharapkan dari hasil pendidikan bisa terealisasi dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui program pembinaan akhlak dalam kegiatan rohani Islam (Rohis) di SMK Negeri 1 Gunung Putri Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif jenisnya penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Hasil temuan yakni program pembinaan akhlak di SMK Negeri 1 Bogor terdiri dari program kegiatan yaumiyah (harian), program kegiatan usbuiyah (mingguan), program kegiatan syahriyah (bulanan), dan program kegiatan sanaiyah (tahunan).
Pemanfaatan Teknologi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Online Masa Pandemik Covid-19 Andini Andini; Unik Hanifah Salsabila; Fita Triyana; Khalidah Fitri Arum Sari; Mardaty Rauv
Tarbawi Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tarbawi.v6i1.356

Abstract

Pemanfaatan teknologi pembelajaran penting dilakukan ditengah pandemik Covid-19 seperti sekarang ini, terutama juga dalam dunia pendidikan dan salah satunya adalah pendidikan agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk membantu proses pendidikan yang mana pada saat ini dunia pendidikan sedang mendapat dampak yang cukup signifikan dengan adanya pandemik Covid-19. Metode penelitian yang digunakan yaitu kajian kepustakaan, dengan mengambil sumber – sumber literature dari beberapa jurnal maupun buku-buku bacaan. Pandemik Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini membawa dampak yang cukup besar didalam dunia pendidikan, siswa maupun mahasiswa dituntut untuk belajar secara mandiri dirumah, yang mana pemanfaatan teknologi pembelajaran sangatlah penting untuk guru/dosen, dan juga siswa/mahasiswa. Seluruh komponen pendidikan dituntut untuk dapat memanfaatkan teknologi sebaik mungkin, guru/dosen dituntut untuk lebih kreatif dalam memberikan pengajarannya kepada siswa/mahasiswa, dan memanfaatkan platform yang mudah di akses seluruh siswa/mahasiswa seperti platform whatsapp, telegram, instagram, youtube, zoom meeting, google meet, google classromm, maupun e-learning. Itu semua merupakan media teknologi yang dapat di manfaatkan oleh guru/dosen, dan juga oleh siswa/mahasiswa dalam menunjang pembelajaran khususnya pembelajaran pendidikan agama Islam dimasa pandemik Covid-19 ini.
Penanaman Sikap Toleransi Siswa Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Di Madrasah Aliyah Ghozaliyah Sumbermulyo Jogoroto Jombang Wafi Rahayu; Sholihul Anshori
Tarbawi Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tarbawi.v6i1.380

Abstract

Dalam Negara Indonesia terdapat kemajemukan penduduk dan yang pasti didalamnya mendapatkan begitu banyak tentang perbedaan tentang suatu hal apapun. Dengan keadaan seperti ini dari masing-masing kita seharusnya mempunyai pendirian tentang sikap toleransi sesama untuk membangun Negara yang bersatu. Fokus Penelitian: Bagaimana Penanaman Sikap Toleransi Siswa Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler di Madrasah Aliyah Ghozaliyah Sumbermulyo Jogoroto Jombang? Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui Penanaman Sikap Toleransi Siswa Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler di Madrasah Aliyah Sumbermulyo Jogoroto Jombang. Penelitian ini dilakukan dengan cara pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk memaparkan Penanaman Sikap Toleransi Siswa Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler, dengan jenis penelitian studi kasus. Untuk memperoleh beberapa informasi peneliti menggunakan cara pengamatan, Tanya jawab, dan pengumpulan. Teknik analisis data yang digunakan yakni dengan proses mengkaji informasi tersebut. Dimulai dari menelaah semua data yang telah tersedia. Sesudah dilafalkan, dicermati, dan dianalisis, tindakan selanjutnya ialah membuat pengecilan data menggunakan cara abstraksi. Abstraksi ialah suatu upaya mengumpulkan ringkasan inti, proses dan penjelasan-penjelasan yang perlu dijaga tetap berada di dalamnya. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, (1) Penanaman sikap toleransi siswa disini bisa di lakukan melalui kegiatan belajar mengajar terlebih lagi kegiatan ekstrakurikuler yang dimana lebih menjadi penyalur yang baik bagi penanaman sikap toleransi pada siswa. Kata Kunci: Toleransi; Ekstrakurikuler.
Rekonstruksi Sistem dan Pemikiran Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam Pendidikan Islam Subiantoro Subiantoro
Tarbawi Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tarbawi.v6i1.381

Abstract

Pendidikan memang merupakan kunci kemajuan, semakin baik kualitas pendidikan yang diselenggarakan oleh suatu masyarakat atau bangsa, maka akan diikuti dengan semakin baiknya kualitas masyarakat atau bangsa tersebut. All of the problem that confront the muslim word today, so the educational problem is the most challengging. That future of the muslim world will depend upon the way it respons to this challenge,” yakni dari sekian banyak permasalahan yang merupakan tantangan terhadap dunia Islam dewasa ini, maka masalah pendidikan merupakan masalah yang paling menantang. Masa depan dunia Islam tergantung kepada cara bagaimana dunia Islam menjawab dan memecahkan tantangan ini. Keberhasilan suatu bangsa tidak hanya dilihat dari segi pembangunan nasionalnya tetapi juga dari segi pendidikanya, dalam pemerintahan yang sangat memperhatian terhadap pendidikan dan peningkatan mutu guru merupakan salah satu langkah untuk menncapai keberhasilan pendidikan ( Muhaimin: 2013). pikir yang berarti proses, cara, atau perbuatan memikirkan yaitu menggunakan akal budi untuk memutuskan suatu persoalan dengan mempertimbangkan segala sesuatu secara bijak. Dalam konteks ini, pemikiran dapat diartikan sebagai upaya cerdas dari proses kerja akal dan kalbu untuk melihat fenomena dan berusaha mencari penyelesaianya secara bijaksana. Pendidik harus memenuhi kreteria yang telah dijelaskan di UUGD memiliki bakat sebagai guru, memiliki keahlian sebagai guru, memiliki keahlian yang baik dan terintegrasi, memiliki mental yang sehat, berbadan sehat, memiliki pengalaman dan pengetahuan yang luas, guru adalah manusia berjiwa pancasila, dan seorang warga negara yang baik,  prefisional dan berkompeten.  
Konsep Pendekatan Dan Metode Pendidikan Islam: (Studi Pemikiran Filsafat Pendidikan Islam Bediuzzaman Said Nursi) Masdani Masdani
Tarbawi Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tarbawi.v6i1.400

Abstract

Bediuzzaman Said Nursi (Said Nursi) merupakan seorang yang memiliki ide-ide yang fundamental dan komprehensif, seperti di bidang pendidikan ekonomi, politik, sosial, dan keagamaan; lebih-lebih pada sebagian besar Risale-i Nur banyak memuat gagasan yang radikal dan relevan dengan pendidikan Islam sekarang. Terutama dalam bidang pendidikan Said Nursi banyak menelurkan konsep khususnya yang berkaitan dengan pendekatan dan metode pendidikan Islam. Pendekatan yang lahir dari pemikiran Said Nursi adalah psikologis, sosial kultural, religik, historis, komparatif,dan filosofis. Sedangkan metodenya adalah muhadharah (Ceramah), Munazarat (Debat, Tabyin (Penjelasan), Qishah (Cerita), Mukatabah (Membuat Surat Menyurat/Tulisan), Tausiyah (Memberi Nasihat), Maudu’i (Membuat Tema-Tema), Tamtsil (Membuat Perumpamaan), Self Education (Pendidikan Diri Sendiri), I’tibar (Mengambil Pelajaran dari Suatu Kejadian atau Kisah), dan Uswah (Memberi Keteladanan).

Page 6 of 15 | Total Record : 146


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10 No 1 (2025): Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-isu Sosial Vol 9 No 1 (2024): Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Peneltian Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-is Vol 9 No 2 (2024): Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-isu Sosial Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Peneltian Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-isu Sosial Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol 7 No 1 (2022): PENELITIAN PENDIDIKAN ISLAM DAN ISU-ISU SOSIAL Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol 1 No 2 (2016): Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial More Issue