cover
Contact Name
Muhammad Affan Ramadhana
Contact Email
redaksi.jsgp@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi.jsgp@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Palopo Jalan Latammacelling No. 9 B Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, 91921
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran
ISSN : -     EISSN : 26546477     DOI : https://doi.org/10.30605/jsgp
Core Subject : Education,
JSGP (Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, ISSN 2654-6477) is an academic publication media managed by the Faculty of Teacher Training and Education and published by Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP). Publishing research results and theoretical studies in the field of education, JSGP is a reference source as well as a means of publication for teachers, lecturers, students, school supervisors, policymakers, and education observers.
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 3 (2021): September - December" : 30 Documents clear
Inteferensi Bahasa Manggarai terhadap Peggunaan Bahasa Indonesia dalam Berkomunikasi Siswa SMA Saribuana Makassar Andi Paida
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): September - December
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.4.3.2021.1383

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keberadaan dan interferensi bahasa Manggarai terhadap penggunaan bahasa Indonesia dalam berkomunikasi dengan siswa di SMA Saribuana Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah dari percakapan dengan peneliti sendiri di SMA Saribuan Makassar. Selain itu, sumber data penelitian tentang interferensi bahasa Manggarai yang berasal dari buku-buku dan karya ilmiah buku-buku tersebut antara lain Sosiolinguistik, kamus umum bahasa Indonesia, dan buku karya John Crisswel. Teknik pengumpulan data melalui observasi (pengamatan), pencatatan, catatan lapangan, dan keteraturan penelitian. Data dianalisis dengan menggunakan metode informal. Penyajian informal berupa rumusan dengan menggunakan kata-kata biasa. Hasil penelitian interferensi bahasa Manggarai terhadap penggunaan bahasa Indonesia dalam berkomunikasi dengan siswa sosiolinguistik di SMA Saribuana Makassar yang telah diuraikan di atas, peneliti menyimpulkan bahwa secara umum siswa SMA Saribuana Makassar khususnya yang berasal dari Manggarai sangat kuat. dipengaruhi oleh bahasa daerah (bahasa Manggarai). Pengaruh masuknya bahasa tersebut disebabkan oleh faktor lingkungan, keluarga, dan tempat tinggalnya. Ada tiga jenis interferensi di SMA Saribuan Makassar, yaitu interferensi fonologis (bunyi), interferensi morfologis (pembentukan kata), dan interferensi sintaksis (kalimat).
Persepsi Guru Ilmu Pengetahuan Alam Terhadap Materi yang Diajarkan Raden Ahmad Hadian Adhy Permana; Siti Sriyati
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): September - December
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.4.3.2021.1388

Abstract

Dinamika kurikulum dapat menimbulkan beragam persepsi, termasuk dari para pendidik yang bertugas untuk mengimplementasikan kurikulum dalam pembelajaran. Persepsi guru IPA terhadap materi yang diampu berhubungan dengan faktor-faktor yang dimiliki, antara lain tingkat kompetensi, motivasi, dan daya dukung terhadap tugas mengajarnya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan persepsi guru IPA mengenai materi yang diajarkan dan hasil belajar siswa sesuai persepi guru. Metode penelitian yang diterapkan adalah metode kuantitatif deskriptif dan analisis berdasarkan hasil survei. Subjek penelitian berjumlah 52 guru IPA yang bertugas di wilayah Provinsi Banten. Data penelitian diambil menggunakan instrumen pertanyaan tertulis. Hasil penelitian yang pertama adalah subjek memiliki persepsi bahwa ada materi-materi yang sulit untuk diajarkan dalam mata pelajaran IPA SMP karena adanya kendala utama ketidaksesuaian latar belakang pendidikan dengan keluasan materi yang harus dikuasai guru. Kedua, pada materi yang dianggap sulit untuk diajarkan masih ada siswa yang belum mencapai ketuntasan berdasarkan kriteria ketuntasan minimal pada akhir pembelajaran. Hasil penelitian ini dapat ditindaklanjuti dengan program peningkatan kompetensi guru yang relevan serta penelitian yang lebih luas dan integratif mengenai persepsi, motivasi, dan kompetensi guru.
Kompetensi Digital Guru Dalam Upaya Meningkatkan Capaian Pendidikan Anak Usia Dini Hibana Hibana; Susilo Surahman
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): September - December
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.4.3.2021.1392

Abstract

Guru sebagai salah satu kunci utama dalam pilar pendidikan berperan penting dalam pencapaian pendidikan anak usia dini sejalan dengan tumbuh kembang anak. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Tujuan dari tulisan ini adalah menjelaskan pengaruh kompetensi digital terhadap pencapaian pendidikan anak usia dini. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data kuesioner dan wawancara. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 20 responden dengan menggunakan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan kompetensi digital terhadap pencapaian pendidikan anak usia dini yang ditunjukkan melalui nilai regresi linier sebesar 1.033 dengan koefisien korelasi (R) sebesar 0.984.
Persepsi Mahasiswa STKIP Pembangunan Indonesia Terhadap Kuliah Daring Selama Pandemi Covid-19 Muhammad Yahya; Ahmad Hasyim; Alin Liana
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): September - December
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.4.3.2021.1399

Abstract

Pandemi Covid-19 yang mendera Indonesia memaksa pelaksanaan kegiatan belajar mengajar berlangsung secara daring. Namun, pelaku pendidikan tidak memiliki kesiapan yang sama dalam menghadapinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa STKIP Pembangunan Indonesia terhadap kuliah daring selama pandemic Covid-19. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei deskriptif. Data persepsi diperoleh dari angket yang disebar secara daring melalui aplikasi Google Form dengan memberikan 16 butir pertanyaan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Sarjana di STKIP Pembangunan Indonesia yang mengikuti perkuliahan secara daring selama 4 bulan. Jumlah anggota populasi yang mengisi survei adalah 242 orang. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan hasil pengisian kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa STKIP Pembangunan Indonesia lebih menyukai perkuliahan tatap muka daripada kuliah daring. Jika harus mengikuti kuliah daring, maka aplikasi yang paling banyak dipilih adalah WhatsApp dengan menggunakan perangkat handphone/smartphone. Materi kuliah disajikan searah, di mana dosen diharapkan menyediakan softcopy materi perkuliahan. Selama perkuliahan dosen menyajikan materi dengan sangat baik, namun belum memiliki respon yang sama baiknya dari mahasiswa. Interaksi dalam perkuliahan daring hanya pada kategori cukup, meskipun dosen memberikan tugas yang lebih banyak. Sementara itu faktor penghambat dalam proses perkuliahan daring adalah kurangnya kuota internet yang dapat dibeli oleh mahasiswa.
Penggunaan Media Wordwall Dwi Bahasa Untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Peserta Didik di SMPN Satap 3 Hanau Desa Paring Raya Abdul Aziz; Predi Gantara
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): September - December
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.4.3.2021.1401

Abstract

Karakter generasi muda merupakan salah satu bekal masa depan untuk Bahasa digunakan untuk menuangkan ide, gagasan, pokok pikiran, maupun perasaan dalam kehidupan sehari-hari. Ada dua Bahasa yang diajarkan sebagai muatan nasional di setiap sekolah pada tingkatan pendidikan dasar yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Di era yang ditandai dengan digitalisasi dan otomasi ini Bahasa Inggris menjadi sangat penting. Belajar Bahasa Inggris sebagai bahasa asing dapat dipengaruhi oleh bahasa ibu peserta didik. Selain itu, kurangnya fasilitas yang membantu dalam proses pembelajaran juga mempengaruhi keterampilan berbahasa peserta didik. Penelitian ini merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris siswa yang memiliki akses internet minimum dan sarana dan prasarana yang kurang memadai. Penelitian menggunakan media Wordwall ini merupakan penelitian tindakan kelas. Data penelitian diperoleh melalui observasi, dan catatan lapangan, dan data dari hasil tes penguasaan kosakata siswa. Penelitian ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan yaitu: (1) merencanakan tindakan yang akan dilakukan yaitu menyiapkan model dan pendekatan yang akan dilakukan; (2) menggunakan media Wordwall dalam pembelajaran; (3) observasi atau mengamati hasil dari tindakan; (4) mengkaji, melihat dan mempertimbangkan atas hasil atau dampak dari tindakan dari berbagai kriteria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I terjadi peningkatan penguasaan kosa kata peserta didik sebanyak 23,3% dan pada siklus II terjadi peningkatan penguasaan kosa kata sebanyak 33,6%. Media Wordwall membantu peserta didik mengingat kosakata sedangkan buku saku Vocabularies Handbook memudahkan untuk mencari kosakata sesuai dengan materi dalam waktu yang lebih singkat daripada jika harus mencari di dalam kamus.
Permainan Tradisional dan Kontribusinya Untuk Karakter Toleransi Anak Megawati Simamora; Gregorius Ari Nugrahanta
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): September - December
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.4.3.2021.1410

Abstract

Tujuan dilakukannya riset ini yaitu dikembangkannya buku pedoman permainan tradisional guna meningkatkan karakter toleransi anak usia 9-12 tahun. Riset ini memakai metode Research and Development (R & D) jenis ADDIE. Riset ini melibatkan tujuh guru yang sudah tersertifikasi untuk analisis kebutuhan, tujuh validator dari berbagai latar belakang, dan enam anak untuk implementasi buku pedoman permainan tradisional secara terbatas. Hasil menyatakan bahwa 1) buku pedoman permainan tradisional guna mengembangkan karakter toleransi anak berusia 9-12 tahun dikembangkan bersumber pada tahap-tahap jenis ADDIE, ialah Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate; 2) Kualitas buku pedoman permainan tradisional memperoleh skor 3,94 (rentang ukuran 1-4) dan dinyatakan “Sangat baik” serta “Tidak perlu revisi” sebagai sarannya; dan 3) Penggunaan buku pedoman permainan tradisional berefek pada karakter toleransi anak, ditunjukkan dengan hasil uji signifikansi memperoleh t(5) = 27,490; p < 0,05. Efek intervensi buku pedoman adalah r = 0,997 yang setara dengan 99,34% tergolong dalam kategori “Efek besar”. Hal ini berarti buku pedoman permainan tradisional bisa menerangkan 99,34% peralihan yang terjadi pada karakter toleransi anak. Tingkat efektivitas diperoleh berdasarkan nilai N-gain score yaitu sebesar 87,885% yang tergolong ke dalam jenis efektivitas “Tinggi”.
Toponim di Kabupaten Maros (Fokus: Terapan dalam Pendidikan Kearifan Lokal) Fitrawahyudi Fitrawahyudi; Irwan Fadli
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): September - December
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.4.3.2021.1430

Abstract

Pemberian nama tempat dapat merepresentasikan pikiran, pengetahuan, dan keyakinan masyarakat yang hidup di dalamnya. Penelitian ini bertujuan mengungkap nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam toponim di Kabupaten Maros dan relevansi hasil penelitian toponim dibidang pendidikan. Data berupa informasi toponim dikumpulkan dengan teknik pustaka, sedangkan teknik wawancara digunakan untuk mengungkap latar belakang pembentukan toponim berdasarkan aspek perwujudan, kemasyarakatan, dan kebudayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 140 toponim menggambarkan aspek perwujudan, 18 aspek kemasyarakatan, dan aspek kebudayaan 28 toponim. Hal ini menunjukkan bahwa proses pemberian nama wilayah di Kabupaten Maros sangatlah mempertimbangkan nilai-nilai kearfian lokal berupa manifestasi dari fenomena dan latar lingkungan alam secara fisikal, latar interaksi sosial dan tempat interaksinya, serta warisan kebudayaan berbentuk tradisi lisan masyarakat. Penelitian ini dapat memberikan kontribusi terhadap terapan pembelajaran melalui integrasi bahan ajar, serta sangat potensial bagi rintisan sekolah berbasis kearifan lokal
Persepsi Mahasiswa Terhadap Daya Tahan Kuliah Di Universitas Terbuka Ranak Lince; Muhammad Arifin Zaidin
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): September - December
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.4.3.2021.1433

Abstract

Penelitian ini tertujuan untuk mengkaji bagaimana persepsi mahasiswa terhadap daya tahan kuliah di Universitas Terbuku. Konsep belajar mandiri dengan masa belajar yang dijalani bukan tidak mungkin mengalami kejenuhan sehingga produktivitas menyebabkan pudarnya daya tahan kuliah di Universitas Terbuka. Kepentingan dan kepuasan mahasiswa baik mahasiswa baru maupun mahasiswa dalam studi (on going) yang tidak terpenuhi menyebabkan berubah pikiran untuk tidak melanjutkan atau pindah ke perguruan tinggi lain. Kuliah menunut daya tahan, kecuali talenta dan bakat. Daya tahan akan mampu mengatasi waktu yang lama dan menghasilkan hasil yang besar atau maksimal. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, dengan jumlah populasi 4277 dan sampel 155. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan teknik analisis menggunakan teknik analisis deskriptif retatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa enam layanan dan tiga puluh satu subindikator yang perlu ditingkatkan adalah layanan umum (90,64%), layanan registrasi (88,16%), layanan tutorial 88,55%), layanan praktik dan praktikum (88,19), layanan bahan ajar (83,85), dan layanan ujian akhir semester (88,27) dan total capaian persentase layanan sebesar 87,94%. Kepentingan dan kepuasan layanan yang diperoleh mahasiswa masih sekitar 12,11%. Implikasinya adalah dapat menjadi perhatian UPBJJ UT Makassar membenahi layanan-layanan akademik dan nonakademik dengan inovasi yang komprehensif.
Metode Kombinasi/Campuran Bentuk Integrasi Dalam Penelitian Deni Indrawan; Siti Rahmi Jalilah
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): September - December
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.4.3.2021.1452

Abstract

Awal lahirnya metode kombinasi pada mulanya dijadikan bentuk ikhtiar untuk menggabungkan antara dua jenis metode penelitian, yakni kuantitatif dan kualitatif, Metode kombinasi akan membuat ruang yang lebih luas terhadap bidang penelitian, dengan berbagai sudut pandang, dengan segala asumsi yang berbeda serta segala jenis pengumpulan data dan analisis data yang sesuai dengan tujuan dari pada penelitian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji metode penelitian kombinasi. Jenis pendekatan yang dipakai adalah penelitian Library Research. Hasil dari penelitan mengatakan bahwa Metode penelitian kombinasi adalah jenis penelitian yang digunakan untuk memperbaiki kesalahan yang terjadi dalam hal penelitian. Dalam penelitian ini adanya integrasi dari dua jenis penelitian, yakni penelitian kuantitatif dan kualitatif. Pragmatik adalah aliran filsafat yang terkandung dalam penilitian ini, yang dimana titik beratnya itu pada aplikasi serta solusi atas permasalahan ketimbang harus fokus pada sebuah metode
Strength and Weakness of Oxford English Textbook “Aim High 5” by Susan Iannuzzi and Paul Kelly Based on the 2013 Curriculum Rofiq Noorman Haryadi; Doni Anggoro Ari Santoso; Pahrizan Pahrizan; Dodi Ilham; Denok Sunarsi
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): September - December
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.4.3.2021.1461

Abstract

This descriptive qualitative research aimed to know the strength and weakness of Oxford English Textbook “Aim High 5” By Susan Iannuzzi and Paul Kelly Based on the 2013 Curriculum. The data sources are the 2013 Curriculum, syllabus, scientific approach, Aim High 5. The resources are analyzed, examined, and explored. The results show that the scientific approach method, one of the teaching methods in the 2013 Curriculum, is found in every unit of the reading text. Moreover, the reading texts are presented in systematic way, it can be seen from all the sections in reading texts. There are 4 subtopic steps or activities in reading sections: 1). Before reading, 2). Read, 3). Understanding ideas, and 4). Vocabulary. It seems that the authors prepare the textbook well, which can be seen from the connectivity of the material, extended exercise, interesting story in every reading text. On the contrary, the weakness of “Aim High 5” Based on the 2013 Curriculum including the steps of reading sections, which are a bit monotone. It can be seen that all units, from unit 1 to 10 has the same steps such as before reading, read, understanding ideas, vocabulary. Moreover, many of vocabularies are unfamiliar, that rarely heard by some of the students especially the students who live in countryside or village, and the students who do not have access to internet and library. Likewise, structure or sentences are sometime little bit difficult to understand by them. It is because the English is the foreigner language in Indonesia, so the knowledge of the English is limited according to some area in Indonesia.

Page 2 of 3 | Total Record : 30