cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi_guru@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
shes@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
ISSN : 26209284     EISSN : 26209292     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series is a peer-reviewed interdisciplinary journal with broad coverage, consolidate basic and applied research activities by publishing the proceedings of the conference in all areas of the social sciences, humanities and education.
Arjuna Subject : -
Articles 1,517 Documents
Identifikasi Kebutuhan Siswa dan Guru Terhadap Game Edukasi dalam Pembelajaran Ipa Sebagai Problem Solver Nur Hastina; Kartika Chrysti Suryandari; Ani Kharisatun
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107406

Abstract

In this digital era, innovation in learning media is needed to increase student engagement and learning effectiveness, especially in Natural Sciences (IPA) subjects. The purpose of this study was to analyze the needs of students and teachers for the use of educational games to support problem solving skills in elementary schools. This study used a descriptive qualitative method with participants of students and teachers of grade V of elementary school. The data collection technique for this study was carried out through observation, interviews, and questionnaires (checklists) filled out by participants as research subjects. The results of this study indicate that most students still have difficulty in understanding science material. On the other hand, teachers also face challenges in the learning process in the form of how to deliver material in an interesting way so that it can stimulate students' critical thinking skills. Thus, the integration of educational games in science learning not only meets the needs of students and teachers, but also plays a role in developing problem solving skills.Di era digital ini, inovasi media pembelajaran sangat dibutuhkan dalam memingkatkan keterlibatan siswa dan efektivitas pembelajaran, khsusunya pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis mengenai kebutuhan siswa dan guru terhadap penggunaan game edukasi untuk mendukung kemampuan problem solving di sekolah dasar.  Penelitian ini menggunakan metode mix methode dengan 17 responden yang terdiri dari 16 siswa dan 1 guru kelas lV Sekolah Dasar di salah satu Kecamatan Kebumen. Teknik pengumpulan data penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara, angket (checklist), dan tes yang diisi oleh pastisipan sebagai subjek penelitian. Data danalisis secara kualitatif dan kuantitatif, kemudian diintegrasikan untuk memahami kebutuhan game edukasi dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa siswa sebagian besar masih mengalami kesulitan dalam memahami materi IPA. Disisi lain, guru juga menghadapi tantangan dalam proses pembelajaran berupa bagaiman penyampaian materi secara menarik sehingga dapat merangsang kemampuan berpikir kritis siswa. Dengan demikian, integrasi game edukasi dalam pembelajaran IPA tidak hanya memenuhi kebutuhan siswa dan guru, namun berperan dalam mengembangkan keterampilan problem solving.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Matematika Melalui Penerapan Model Pembelajaran Team Games Tournament (TGT) Berbantuan Media Ular Tangga Kelas V SD Negeri 18 Pendopo Ariza, Yerpi; Agusdianita, Neza; Noperman, Feri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92369

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika siswa kelas V SD Negeri 18 Pendopo dengan menerapkan Model Team Games Tournament (TGT) berbantuan media Ular Tangga. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 18 Pendopo tahun ajaran 2023/2024. Jumlah siswa kelas V yaitu 13 siswa dengan 7 siswa laki-laki dan 6 siswa perempuan. Dari analisis data menunjukkan pada siklus I diperoleh nilai rata-rata skor observasi aktivitas guru 45 dengan kriteria cukup dan rata-rata skor observasi aktivitas siswa 44 dengan kriteria cukup, pada siklus II meningkat dengan nilai rata-rata skor observasi aktivitas guru 56 dengan kriteria baik dan rata-rata skor observasi aktivitas siswa meningkat menjadi 54,5 dengan kriteria baik. Pada ranah afektif disiklus I didapatkan ketuntasan belajar klasikal 46,15% lalu pada siklus II terjadi peningkatan ketuntasan belajar sebesar 76,92%. Dengan demikian dapat disimpulkanbahwa penerapan  model pembelajaran team games tournament (tgt) berbantuan media ular tangga dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika siswa kelas V SDN 18 Pendopo.
Hubungan Phubbing pada Orang Tua dengan Relasi Interpersonal pada Remaja di Sumatera Barat Oktari, Dela; Yasmin, Maya
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i2.103866

Abstract

Relasi interpersonal antara remaja dan orang tua sangat penting dalam perkembangan psikologis dan sosial anak, sehingga hubungan ini seringkali mengalami ketegangan yang disebabkan oleh komunikasi yang kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan phubbing pada orang tua terhadap relasi interpersonal pada remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan subjek penelitian sebanyak 400 remaja yang dipilih menggunakan teknik cluster sampling dari lima kabupaten/kota yang ditentukan secara acak. Instrumen penelitian ini disusun secara mandiri oleh peneliti berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Bebee et al. (2014) untuk mengukur relasi interpersonal, dan Karadaǧ et al. (2015) untuk mengukur perilaku phubbing pada orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi interpersonal antara orang tua dengan remaja berada pada kategori cukup dengan persentase 47,3%. Berdasarkan hasil uji korelasi pearson product moment, didapatkan nilai korelasi r= 0,656 dan p=0,00 (p<0,05) yang menunjukkan bahwa adanya hubungan negatif antara phubbing pada orang tua dengan relasi interpersonal pada remaja di Sumatera Barat.
Implementasi Algoritma Apriori Untuk Penjualan Handphone dan Aksesoris: Studi Kasus Ghafi Cell Kaur Darmi, Yulia Okta; Fiona, Mutiara Okta; Rifqo, Muhammad Husni; Abdullah, Dedy
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.111227

Abstract

Dalam industri ritel suku cadang dan aksesori handphone, pemahaman mendalam mengenai pola pembelian konsumen merupakan aset krusial untuk mengoptimalkan strategi pemasaran dan efisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan menerapkan algoritma Apriori untuk mengekstraksi aturan asosiasi yang signifikan dari data transaksi perusahaan, mengidentifikasi tren penjualan, dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi volume penjualan. Metode yang digunakan adalah analisis data sekunder dari laporan penjualan historis, dikombinasikan dengan data primer, di mana kebaruan penelitian terletak pada implementasi Apriori secara spesifik pada dataset kompleks suku cadang dan aksesori handphone yang kurang tereksplorasi. Analisis kuantitatif ini berhasil menemukan aturan asosiasi yang kuat, seperti produk A dan B sering dibeli bersamaan dengan tingkat support 15.2% dan confidence 85.0%, mengungkap pola penjualan tersembunyi yang belum terdeteksi. Kontribusi utama penelitian ini adalah menyediakan dasar berbasis data bagi perusahaan untuk merancang promosi bundling yang sangat tertarget, mengoptimalkan penempatan produk, dan meningkatkan akurasi peramalan inventaris untuk mengurangi risiko stock-out. Implementasi Apriori ini merupakan model strategis untuk transformasi digital, memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih akurat dalam penentuan harga dan pengelolaan stok, serta berfungsi sebagai referensi metodologis yang berharga bagi industri ritel lainnya.
Pengaruh Life Satisfaction terhadap Fear of Missing Out (FoMO) pada Wanita Dewasa Awal Pengguna Media Sosial yang Sudah Menikah dan Bekerja di Sumatera Barat Ulfa, Rahmatul; Aviani, Yolivia Irna
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.108724

Abstract

Fear of Missing Out (FoMO) diketahui sebagai suatu perasaan cemas atau ketakutan akan ketinggalan yang dirasakan individu karena tidak ikut serta dalam pengalaman menyenangkan atau bermakna yang dialami orang lain. Individu dengan FoMO yang tinggi dapat menyebabkan terganggunya kehidupan sosial. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi FoMO adalah life satisfaction. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh life satisfaction terhadap FoMO pada wanita dewasa awal pengguna media sosial yang sudah menikah dan bekerja di Sumatera Barat. Subjek penelitian berjumlah 385 orang wanita dewasa awal usia 18-35 tahun. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode analisis regresi sederhana. Hasil analisis diperoleh nilai r square sebesar 0,011 yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh life satisfaction terhadap FoMO sebesar 1,1%. Maka, dapat disimpulkan bahwa llife satisfaction berpengaruh terhadap munculnya FoMO pada wanita dewasa awal di Sumatera Barat, dimana penggunaan media sosial seperti Instagram dan tiktok juga ikut berkontribusi terhadap munculnya FoMO. 
Peningkatan Pemahaman Penerapan Huruf Kapital dan Tanda Baca Menggunakan Metode STAD di SDN Tempel Surakarta Khilma Ayu Lestari; Rafida Salma; Idam Ragil Widianto Atmojo; Niken Febriana Kusuma
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i4.97102

Abstract

Pemahaman penggunaan huruf kapital dan tanda baca yang tepat merupakan hal yang penting untuk dikuasai oleh peserta didik sebagai dasar keterampilan menulis yang baik dan benar, namun dalam praktiknya masih banyak peserta didik yang belum memiliki pemahaman tersebut, salah satunya pada peserta didik kelas 2 di SDN Tempel Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik pada penggunaan huruf kapital dan tanda baca dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, penelitian ini melibatkan 20 peserta didik kelas 2. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tes. Peneliti menggunakan teknik triangulasi sumber dan juga triangulasi teknik untuk menguji validitas data. Data yang telah terkumpul akan dianalisis dengan metode kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman penggunaan huruf kapital dan tanda baca pada peserta didik kelas 2 di SDN Tempel Surakarta dari 35% menjadi 90%. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran STAD efektif meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap penggunaan huruf kapital dan tanda baca.
Menjembatani Kesenjangan Komunikasi: Strategi Pengurangan Phubbing dengan Pendekatan Token Ekonomi Pada Remaja Madya Putri, Naila Chantika; Muslimah, Aulia; Fitriani, Reka; Khalisa, Syifa Azkia
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v9i1.112259

Abstract

Phubbing atau kebiasaan mengabaikan lingkungan sosial untuk fokus pada ponsel, telah menjadi fenomena yang semakin mengkhawatirkan di kalangan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pendekatan token ekonomi dalam memodifikasi perilaku phubbing pada kelompok usia remaja madya. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pra-ujicoba dan pasca-uji coba yang melibatkan remaja madya sebagai subjek penelitian. Intervensi dilakukan selama 7 hari dengan setiap hari nya sebanyak dua sesi dalam rentang waktu satu jam per sesi, di mana subjek menerima token sebagai bentuk reinforcement positif setiap kali mereka berhasil mengurangi perilaku phubbing sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan penurunan yang konsisten dalam frekuensi dan durasi phubbing di kalangan subjek penelitian. Durasi rata-rata menurun dari 5,4 menit per sesi menjadi 0,6 menit per sesi. Selain itu, tingkat kepatuhan subjek terhadap sistem token ekonomi meningkat, yang menunjukkan bahwa insentif token efektif dalam memotivasi perubahan perilaku.
Ethnomathematics Study in Elementary School: Integration of Character Values and Mathematics Concepts in Badeng Arts Sunan, Dani Abdul; Apriliani, Widya; Mutaqin, Ejen Jenal; Suryaningrat, Eko Fajar; Ramdan, Mohammad
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107243

Abstract

This study explores character values and mathematical concepts in the traditional Badeng art of Singajaya District, Garut, and its potential for elementary education through an ethnopedagogical approach. A qualitative ethnographic method was applied using observation, interviews, and documentation. The findings show that Badeng reflects values such as religiosity, responsibility, discipline, cooperation, and cultural appreciation. Mathematical concepts such as patterns, symmetry, rhythm, and measurement are also found in its music and movements. Integrating Badeng into thematic learning can strengthen character education and enhance students’ contextual understanding of mathematics. The study recommends developing culturally rooted thematic learning materials. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi nilai karakter dan konsep matematika dalam kesenian tradisional Badeng di Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, serta potensinya dalam pembelajaran sekolah dasar berbasis etnopedagogik. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa Badeng mengandung nilai religiusitas, tanggung jawab, disiplin, kerja sama, dan cinta budaya. Konsep matematika seperti pola, simetri, ritme, dan pengukuran juga ditemukan dalam musik dan gerakannya. Integrasi Badeng dalam pembelajaran tematik dapat memperkuat pendidikan karakter dan pemahaman matematika secara kontekstual. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan bahan ajar tematik berbasis budaya lokal.
Urgensi Etos Kerja dan Profesionalisme Guru Sebagai Pilar Pembelajaran Adaptif dan Inovatif dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Susanti, Marsela Nova
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107360

Abstract

Education today demands an adaptive, innovative, and student-centered learning paradigm, making teacher work ethic a key factor in implementing the Merdeka Curriculum. This study explores the urgency of strengthening teachers’ professional ethos to create learning that aligns with current educational demands. Using a qualitative method with a Systematic Literature Review approach and PRISMA technique, data were gathered from scientific articles published between 2020 and 2025 via Google Scholar. Findings show that teachers demonstrate a strong professional ethos, are open to innovation, and ready to facilitate transformative learning. Strengthening teacher professionalism is essential to fostering Critical Thinking, Creativity, Communication, and Collaboration (4Cs). In conclusion, a strong teacher work ethic and professionalism are crucial in the effective implementation of the Merdeka Curriculum.Pendidikan saat ini menuntut paradigma pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan berpusat pada siswa, sehingga etos kerja menjadi pilar utama dalam keberhasilan penerapan pembelajaran di era kurikulum Merdeka. Penelitian ini mengkaji urgensi penguatan etos profesionalisme guru dalam menciptakan pembelajaran yang relevan dengan zaman ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan Systematic Literature Review dengan teknik PRISMA. Data diperoleh dari artikel ilmiah yang berkaitan dengan etos kerja dan profesionalisme guru yang dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2025 yang diakses melalui database Google Schoolar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki etos profesional tinggi, terbuka terhadap pembaruan inovasi, dan siap menghadirkan pembelajaran tranformatif. Guru harus memiliki profesionalisme yang kuat sehingga menjadi strategi untuk mengembangkan pembelajaran yang menumbuhkan Critical Thinking (berpikir kritis), Creativity (kreativitas), Communication (komunikasi), dan Collaboration (kolaborasi). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa etos profesionalisme guru memiliki peran strategis dan sangat krusial dalam implementasi Kurikulum Merdeka.
Potensi Challenge Based Learning dalam Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Ditinjau dari Gaya Kognitif Peserta Didik Sekolah Dasar Angelia, Dita; Purwanto, Agung; Nurjannah, Nurjannah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107264

Abstract

Critical thinking is one of the essential 21st-century skills that should be developed from an early age, particularly in elementary education. However, various studies indicate that elementary students' critical thinking skills remain relatively low, partly due to learning models that do not adequately support their development. This article aims to explore the potential of the Challenge Based Learning (CBL) model in enhancing students' critical thinking skills, considering their cognitive styles: Field Independent (FI) and Field Dependent (FD). The literature review shows that CBL promotes active student engagement in solving real-world challenges, which effectively develops critical thinking aspects such as interpretation, analysis, evaluation, and inference. Additionally, cognitive style influences how students respond to learning: FI students tend to be more independent and analytical, while FD students require more guidance and prefer collaborative work. Therefore, implementing CBL with adjustments based on students' cognitive styles holds significant potential for optimizing the development of critical thinking skills.Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan esensial abad ke-21 yang perlu dikembangkan sejak pendidikan dasar. Namun, berbagai studi menunjukkan bahwa kemampuan ini masih tergolong rendah, salah satunya disebabkan oleh penerapan model pembelajaran yang kurang mendukung pengembangan berpikir kritis. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji potensi model Challenge Based Learning (CBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik, dengan mempertimbangkan gaya kognitif Field Independent (FI) dan Field Dependent (FD). Kajian literatur menunjukkan bahwa CBL mampu mendorong keterlibatan aktif siswa dalam memecahkan tantangan nyata sehingga mengembangkan aspek berpikir kritis seperti interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Selain itu, gaya kognitif memengaruhi cara peserta didik merespons pembelajaran: siswa FI cenderung lebih mandiri dan analitis, sementara siswa FD membutuhkan lebih banyak bimbingan dan bekerja lebih baik dalam kolaborasi. Oleh karena itu, penerapan CBL yang disesuaikan dengan gaya kognitif memiliki potensi besar untuk mengoptimalkan pengembangan kemampuan berpikir kritis.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 9, No 2 (2026): Article in Press Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 2 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 1 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 4 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 2 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 4, No 1 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 4 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 1, No 2 (2018): 3rd National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2018) More Issue