Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series is a peer-reviewed interdisciplinary journal with broad coverage, consolidate basic and applied research activities by publishing the proceedings of the conference in all areas of the social sciences, humanities and education.
Articles
3,397 Documents
Application of Liveworksheets In Learning In Elementary Schools
Dewi Prastiwi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (797.487 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i6.68444
Pendidikan di era digital merupakan pendidikan yang harus mengintegrasikan Teknologi Informasi dan Komunikasi ke dalam seluruh mata pelajaran. Menjawab tantangan pendidikan di era digital ini, maka guru dan siswa di abad 21 harus mampu berkomunikasi dan beradaptasi mengikuti perkembangan zaman. Di era digital seperti saat ini lembar kerja peserta didik (LKPD) interaktif menjadi salah satu alternatif sebagai sumber belajar yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Dengan memanfaatkan situs online berbasis liveworksheets guru dapat mengembangkan LKPD interaktif sehingga pembelajaran bisa berlangsung lebih menarik dan dapat menambah motivasi belajar siswa. Tersedianya beberapa fitur dalam liveworksheets yang bisa diterapkan antara soal pilihan ganda, isian singkat, uraian, join arrow, drop down, dan drag and drop. Dengan adanya penerapan LKPD berbasis liveworksheets dapat meningkatkan motivasi peserta didik saat pembelajaran dengan suasana pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan membangkitkan motivasi belajar sehingga hasil belajar yang dicapai siswa akan optimal. Tujuan kajian ini adalah untuk memperdalam pengetahuan pengkaji mengenai sumber belajar yang interaktif serta mengkaji sejumlah teori dasar yang relevan dengan lembar kerja peserta didik
Peningkatan Kemampuan Memahami Isi Cerita Fiksi Melalui Active Learning Teknik Test Questions Pada Siswa Sekolah Dasar
Wijayanti Wijayanti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (667.264 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i5.66352
Kemampuan siswa Kelas VI SD Negeri Bogorejo dalam memahami isi cerita fiksi sangat rendah. Permasalahan tersebut diatasi melalui active learning teknik tes questions. Diharapkan dapat bermanfaat untuk kepentingan pihak lain. Maksud dari active learning teknik test questions adalah pembelajaran yang menuntut siswa selalu aktif membuat pertanyaan dan dijawab antar siswa.Penelitian dilaksanakan 2 siklus, bersama siswa kelas VI SD Negeri Bogorejo berjumlah 13 anak. Pengumpulan data dengan teknik tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dengan teknik deskripsi kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan proses pembelajaran mencerminkan indikator: interaktif, inspiratif, memotivasi, menantang dan menyenangkan. Proses pembelajaran mengalami perubahan kurang signifikan dengan indikator perubahan sebesar 27%. Kemampuan siswa mengalami peningkatan cukup signifikan karena memperoleh peningkatan sebesar 44%. Kesimpulan akhir membuktikan bahwa active learning teknik test questions dapat mengubah proses pembelajaran menjadi lebih berkualitas dan dapat meningkatkan kemampuan memahami isi cerita fiksi bagi siswa kelas VI SD Negeri Bogorejo.
Embedding character education to elementary school students in the digital era
Dewi Kartikaningrum
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (622.641 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i6.68616
Pendidikan karakter adalah suatu sistem pendidikan yang bertujuan untuk menanamkan nilai nilai karakter tertentu kepada peserta didik yang di dalamnya terdapat komponen pengetahuan. Perkembangan sosial anak usia sekolah dasar juga sudah bertambah, dari yang awalnya hanya bersosial dengan keluarga di rumah, kemudian berangsur-angsur mengenal orang-orang disekitarnya. Tidak terkecuali sersosialisasi dilingkungan sekolah. Pendidikan karakter melalui sekolah, tidak semata-mata pembelajaran pengetahuan semata, tetapi lebih dari itu, yaitu penanaman moral, nilai - nilai etika, estetika, budi pekerti yang luhur. Kekuatan karakter akan terbentuk dengan sendirinya jika ada dukungan dan dorongan dari lingkungan sekitar. Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui proses penanaman dan strategi dalam pendidikan karakter serta mengetahui peran keluarga, guru, dan masyarakat dalam penanaman pendidikan karakter. Pendidikan di era digital memerlukan peran dari berbagai aspek terutama dari keluarga, guru, dan masyarakat.
Peran Penting Pendidikan Karakter Dalam Terwujudnya Tujuan Pendidikan Abad 21
Jumarni Jumarni
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (179.023 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i5.66194
Pendidikan karakter, benar-benar diperlukan tidak hanya di sekolah tetapi juga di rumah, dan dilingkungan masyakat.Pendidikan karakter saat ini tidak hanya bagi peserta didik anak usia dini tetapi juga diperuntukkan bagi remaja dan juga orang dewasa. Pendidikan karakter mutlak sangat diperlukan bangsa ini, untuk menyiapkan generasi penerus bangsa dalam menghadapi perkembangan global yang semakin ketat. Dimana peserta didik disiapkan untuk menghadapi persaingan dari berbagainegara di seluruh dunia. Menuntut kualitas sumber daya manusia di milenia mendatang dengan bekal pendidikan karakter yang baik dari dini.
Utilization of The School Environment As a Learning Source in SD Negeri 2 Dawungan
Betty Nofi Nuryani
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (535.716 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i5.66254
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar di SD Negeri 2 Dawungan.(2)Kendala guru dalam pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar di SD Negeri 2 Dawungan.(3) Upaya apa untuk mengatasi kendala guru dalam pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar di SD Negeri 2 Dawungan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan jenis penelitian deskriptif.Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara. Tahapan anlisis data kualitatif yaitu reduksi data, model data (data display), penarikan/verifikasi kesimpulan. Simpulan penelitian ini adalah Pemanfaatan lingkungan sekolah dilakukan agar siswa diberikan kesempatan yang seluas-luasnya untuk aktif menggali informasi tentang segala sesuatu yang ada disekitarnya dan kemudian dihubungkan dengan pembelajaran Pembelajaran yang berlangsung tidak membosankan. Kendala yang muncul dalam usaha memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar, kurangnya perhatian siswa pada saat guru menjelaskan pembelajaran. Ruang lingkup pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar lebih luas. Upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi kendala tersebut adalah dengan pemanfaatan lingkungan sekolah siswa diharapkan dapat menggali bahan sebanyak- banyaknya dari lingkungan sekolah.Guru lebih mengoptimalkan pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar.
Improving Learning Motivation for Class 6 Students of SDN Cikidangbayabang 4 through the Problem based learning (PBL) Model
Luki Noviana Rieswandi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (564.161 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i5.65957
Penelitian ini dilaksanakan atas dasar permasalahan yang terjadi yaitu rendahnya semangat dan motivasi belajar siswa. Untuk itu tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah model PBL mampu meningkatkan motivasi belajar. Penelitian ini merupakan penelitian kajian literatur, proses pengumpulan data dengan pustaka dan dokumentasi. Untuk penganalisaan dilakukan dengan reduksi data penelitian, melakukan penyajian dan verifikasi berbagai informasi yang didapatkan. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan PBL dalam proses pembelajaran mampu mendukung peningkatan motivasi belajar siswa. Keaktifan mereka, semangat mereka dalam melakukan berbagai kegiatan serta peningkatan keterampilan mereka dalam memecahkan persoalan sosial menjadi bekal semakin majunya motivasi belajar yang siswa miliki dari kegiatan pembelajaran PBL ini. Untuk itu diharapkan apabila guru ingin mengembangkan motivasi siswa maka bisa menggunakan cara PBL ini karena dinilai mampu efektif meningkatkan.
Analysis of Banyumasan Culture Mulok Learning as an effort to build the character of students
Yuli Kartikasari
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (552.311 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i5.66135
Pengaruh budaya asing akibat dampak perkembangan teknologi terutama tayangan televisi sangat mempengaruhi perilaku anak. Tayangan televisi seperti sinetron yang sering mempertontonkan ketidak pantasan anak sekolah dalam berpakaiann dan bergaul serta tindakan kekerasan. Tayangan ini membuat anak meniru adegan-adegan yang ditontonnya, umumnya mereka meniru gerakannya dan kata-katanya. Anak cenderung melakukan pelanggaran tata tertib sekolah, seperti telat masuk sekolah, tidak menghormati guru, tidak mengerjakan tugas sekolah, membolos, memakai seragam tidak sesuai aturan, mencontek dan terlibat tawuran pelajar. Faktor yang mendukung permasalahan anak seperti tawuran pelajar adalah melemahnya budi pekerti serta belum efektifnya pendidikan karakter. Mengantisipasi terkikisnya ciri khas budaya setempat, maka mulok Budaya Banyumasan diterapkan di sekolah dasar negri larangan kecamatan kembaran Kabupaten Banyumas. Pendidikan berkarakter pada mulok Budaya Banyumas bertujuan untuk mengenalkan kearifan lokal. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Mulok Budaya Banyumasan dapat mempertahankan nilai luhur dalam masyarakat, menjadi filter dan pilar dalam membangun karakter peserta didik
Improving Motivation and Learning Outcomes of Indonesian Language Subjects with Contextual Methods Through Picture Props for Class IV Students SD Negeri 01 Kutorojo
Khairul Mubarok
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (539.552 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i5.66281
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam mengkaji tentang penggunaan alat peraga gambar untuk meningkatkan minat belajar menulis. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1). Mengetahui peningkatkan keterampilan siswa Kelas IV SD Negeri 01 Kutorojo menggunakan pendekatan dalam mendeskripsi secara secara tertulis; (2). Mengetahui peningkatkan aktivitas siswa Kelas IV SD Negeri 01 Kutorojo dalam pembelajaran menggunakan pendekatan melalui penerapan alat peraga gambar; serta (3). Mendeskripsi keterampilan guru dalam menggunakan penerapan alat peraga gambar.
Improving Mathematics Activities and Learning Outcomes through Cooperative Learning Model Type Jigsaw Class III SDN 1 Ambal Sub-District Karangkobar Semester 1 Academic Year 2021/2022
Mufatun Mufatun
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (629.68 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i5.65973
Hasil Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan judul: “Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Kelas III SD N 1 Ambal Kecamatan Karangkobar Semester 1 Tahun Pelajaran 2021/2022”. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan aktivitas belajar dan hasil belajar Matematika siswa kelas III SD N 1 Ambal kecamatan Karangkobar semester 2 Tahun Pelajaran 2021/2022 untuk mengetahui keefektifan penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dilakukan observasi dengan lembar pengamatan untuk mengetahui perubahan yang terjadi pada siswa dalam proses pembelajaran melalui 2 siklus perbaikan pembelajaran. Hasil penelitian tindakan kelas didapatkan hasil Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, dapat meningkatkan kemampuan aktivitas belajar, mata pelajaran Matematika siswa kelas III SD N 1 Ambal semester 1 tahun pelajaran 2021/2022 dari pra siklus 6 siswa atau 33,3% menjadi 9 siswa atau 77,7% pada akhir siklus II. Selain itu juga meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas III SD N 1 Ambal semester 1 tahun pelajaran 2021/2022 dengan nilai rerata dari pra siklus 66,7 menjadi 80,1 dan ketuntasan belajar dari 44,4% menjadi 77,7% pada akhir siklus II.
Hots Learning In Mathematics Students Of Class V SD Negeri Pesawahan 03
Indarti Indarti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (775.978 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i5.66151
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Higher Order Thinking Skills (HOTS) siswa kelas V pada materi Penyajian Data dengan model pembelajarandiscovery learning yang berorientasi HOTS. di salah satu Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kecamatan Binangun. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 24 siswa. Instrumen yang digunakan yaitu soal tes tertulis berupa soal esai sebanyak 12 soal yang sudah valid dan reliabel. Data hasil penelitian dibagi ke dalam 5 kategori, yaitu kategori kurang sekali 92%, kategori kurang 4%, kategori cukup 0%, kategori baik 4% dan kategori sangat baik 0%. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa HOTS siswa kelas V di SD secara umum masuk ke dalam kriteria kurang sekali. Faktor yang menyebabkan HOTS siswa pada kriteria kurang sekali yaitu siswa kurang terlatih dalam menyelesaikan soal-soal HOTS, kurang mengerti terhadap materi yang diajarkan dan kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari, kurang teliti dalam proses pengerjaan soal dll. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan HOTS siswa adalah melalui beberapa saran terkait upaya meningkatkan HOTS siswa, berupa solusi dari dugaan penyebab sebelumnya yaitu dengan menggunakan model pembelajaran Dsicovery Learning.