cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi_guru@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
shes@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
ISSN : 26209284     EISSN : 26209292     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series is a peer-reviewed interdisciplinary journal with broad coverage, consolidate basic and applied research activities by publishing the proceedings of the conference in all areas of the social sciences, humanities and education.
Arjuna Subject : -
Articles 3,397 Documents
Pengaruh Keteladanan Guru Terhadap Kedisiplinan Peserta Didik Rika Mudrikah; Lutfi Asy’ari; M. Ramdan; Ejen Jenal Mutaqin; Dina Mulyawati
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.397 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i2.67233

Abstract

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di kelas V SDN 4 Cigedug-Garut tahun ajaran 2020-2021 ditemukan fenomena yang berbeda yaitu keteladanan guru cukup baik tapi kedisiplinan peserta didik kurang. Dari latar belakang itu, maka peneliti bertujuan untuk melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui keteladanan guru terhadap kedisiplinan peserta didik kelas V SDN 4 Cigedug-Garut tahun ajaran 2020-2021. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V SDN 4 Cigedug-Garut tahun ajaran 2020-2021. Objek penelitian ini adalah keteladanan guru dan kedisiplinan peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode ex-postfacto dengan jenis causal comparative research. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V SDN 4 Cigedug-Garut tahun ajaran 2020-2021 yang berjumlah 73 orang, sampel dalam penelitian ini adalah keseluruhan dari jumlah populasi.
Application of Problem-Based Learning Model in Integrated Thematic Learning In Elementary School Tri Hari Purnomo
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.634 KB) | DOI: 10.20961/shes.v4i5.66288

Abstract

Penelitian ini bermanfaat dalam menjelaskan pelaksanaan model belajar mengajar pada pembelajaran tematik terpadu sekolah dasar. Pemasalahan yang ada adalah Peserta didik kurang interaktif karena pelajaran ini selalu dimotivasi oleh pembelajaran teacher-centric (berpusat pada guru), guru tidak memberikan pengalaman langsung, dan pembelajaran tampak kurang fleksibel. Pelaksanan model pembelajaran berbasis masalah atau lebih dikenal dengan PBL (Problem based Learning) yaitu model belajar mengajar yang memaparkan peserta didik pada permasalahan konkrit dalam kehidupan saat belajar. Permasalah disajikan untuk peserta didik lalu mereka memahami konsep dan materi yang berhubungan terkait masalah tersebut. Oleh karena itu, untuk memecahkan masalah ini, peserta didik memerlukan wawasan baru untuk belajar bagaimana mengatasi permasalahan yang disajikan guru. Model ini berpusat pada peserta didik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode literature review (pencarian dokumen) untuk menyempurnakan analisis dari berbagai sumber yang digunakan. Artikel dicari menggunakan jurnal online di Google Scholar sebagai data hasil penelitiannya. Kata kunci yang dapat di manfaatkan dalam pengamatan jurnal tersebut yaitu proses belajar mengajar berbasis masalah atau PBL, model belajar mengajar tematik terpadu di Sekolah Dasar. Hasil analisis artikel pelaksanaan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) dikatakan efektif jika diterapkan pada pembelajaran terpadu tematik di tingkat Sekolah dasar.
Improvement of High Order Thinking Skill (HOTS) Student through Problem Based Learning Model Dwi Puspitaningtyas
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.592 KB) | DOI: 10.20961/shes.v4i5.66057

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara High Order Thinking Skill (HOTS) dengan model pembelajaran Problem Based Learning. Pendidikan merupakan tombak yang sangat penting untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang handal, sedangkan guru merupakan ujung tombak dari pendidikan tersebut. Keterampilan berpikir tingkat tinggi didefinisikan sebagai penggunaan pikiran secara luas untuk menemukan tantangan baru. Keterampilan berpikir tingkat tinggi ini menghendaki seseorang untuk menerapkan informasi baru atau pengetahuan sebelumnya dan memanipulasi informasi untuk menjangkau kemungkinan jawaban dalam situasi yang baru. Berpikir tingkat tinggi adalah berpikir pada tingkat lebih tinggi dari pada sekedar menghafal fakta atau mengatakan sesuatu kepada seseorang persis seperti bagaimana sesuatu itu disampaikan. HOTS merupakan salah satu komponen dari keterampilan berpikir kreatif dan berpikir kritis. Berpikir kreatif dan berpikir kritis dapat mengembangkan seseorang untuk lebih inovatif, memiliki kreativitas yang baik, ideal dan imaginatif.
Problem Based Learning to Improve Critical Thinking a Research Study Angkat Hesti Pancawati
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.918 KB) | DOI: 10.20961/shes.v4i6.68580

Abstract

Perkembangan teknologi berdampak pada perubahan zaman. Kebutuhan kompetensi manusia juga ikut berubah. Kompetensi pada abad 21 membutuhkan kompetensi berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas. Perubahan kebutuhan harus direspon oleh lembaga pendidikan dengan merubah paradigma dan proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah literatur review dimana pengumpulan data bersumber dari literatur-literatur valid seperti buku, jurnal, dan prosiding. Peningkatan kemampuan berpikir kritis harus didukung oleh lingkungan pembelajaran yang kondusif. Guru harus menciptakan lingkungan yang mendorong agar peserta didik dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Salah satunya dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis.
Improved learning outcomes of mathematics material Estimating and measuring to the nearest kg through the STAD learning model for third grade students of SDN 1 Gebang Dina Lensiana Irwanti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.252 KB) | DOI: 10.20961/shes.v4i5.66158

Abstract

Pembelajaran model koooperatif tipe STAD merupakan salah satu pembelajaran kooperatif yang diterapkan untuk menghadapi kemampuan siswa yang berbeda-beda. Dimana model ini dipandang sebagai metode yang paling sederhana dan langsung dari pendekatan pembelajaran kooperatif. Di SDN 1 Gebang mata pelajaran matematika materi Menaksir dan mengukur sampai kg terdekat membuat penulis berfikir untuk memperbaiki pembelajaran dan membuat suasana pembelajaran menjadi menarik buat siswa. Terkait belum optimalnya hasil belajar Matematika pada siswa III SDN 1 Gebang maka penulis berupaya untuk menerapkan salah satu alternatif pembelajaran matematika yang menarik yaitu dengan model pembelajaran STAD (Student Team Achievement Division).
Mind Mapping Learning Model in Science Subject Of 4th Grade Elementary School Students Lia Iswati
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.334 KB) | DOI: 10.20961/shes.v4i6.68406

Abstract

Pembelajaran merupakan ujung tombak dari proses pendidikan dalam sebuah lembaga pendidikan. Pembelajaran IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan saja, tetapi juga merupakan suatu proses penemuan yang merangsang siswa untuk aktif terlibat di dalamnya. Ada beberapa hal yang dapat digunakan guru dalam menjembatani pembelajaran diantaranya model pembelajaran yang menarik. Dengan begitu guru menerapkan model pembelajaran mind mapping pada mata pelajaran IPA kelas 4 Sekolah Dasar supaya pembelajaran lebih menyenangkan dan tidak monoton. Model pembelajaran mind mapping merupakan model pembelajaran dengan melakukan kegiatan mencatat untuk memudahkan mengingat berbagai informasi dengan cara yang menarik yaitu dilengkapi dengan gambar, warna dan memiliki prinsip merangkum materi pelajaran dengan cara belajar yang tidak linier tapi bercabang. Hal ini sesuai dengan cara kerja otak manusia secara alami. Model pembelajaran mind mapping efektif digunakan dalam pembelajaran IPA pada kelas IV Sekolah Dasar dan dapat dijadikan motivasi oleh guru untuk mengemas sajian materi semenarik mungkin dan inovatif, serta kreatif.
Analisis Kesulitan Guru Dalam Pengembangan RPP Tematik Widaningsih Widaningsih
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.177 KB) | DOI: 10.20961/shes.v4i5.66332

Abstract

Masalah yang melatar belakangi penelitian ini adalah guru mengalami kesulitan dalam mengembangkan RPP Tematik. Tujuan  dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan guru dalam pengembangan RPP Tematik serta mendeskripsikan factor penyebab kesulitan guru dalam mengembangkannya. Metode penyelidikan ini menggunakan studi kepustakaan, teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan 4 tahapan, yaitu analisis domain, taksonomi, kompensial, dan analisis tema kultur. Berdasarkan hasil kajian ditemukan bahwa kesulitan yang dialami guru dalam mengembangkan RPP Tematik adalah guru belum memahami konsep RPP yang diamanatkan dalam kurikulum 2013 (k-13): guru sulit menentukan indicator dan tujuan pembelajaran: serta sulit menentukan dan membuat format penilaian. Factor penyebab kesulitan tersebut adalah : tidak mengikuti pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran K-13: sarana dan prasarana yang kurang memadai: kurang tersedianya bahan ajar. Berdasarkan hasil kajian, dapat disimpulkan bahwa dengan mengikuti pelatihan K-13 guru dapat mengembangkan RPP Tematik. Penyediaan sarana dan prasarana yang memadai dan penyediaan bahan ajar yang sesuai dengan jumlah siswa adalah cara mengatasi kesulitan guru dalam mengembangkan RPP Tematik.  
Efforts to Improve Student Motivation and Learning Outcomes through Model Based Learning Miftachul Khasanah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.316 KB) | DOI: 10.20961/shes.v4i5.66073

Abstract

Tujuan meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar siswa dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Subjek penelitian siswa kelas III SDN Cepokokuning.Prosedur penelitian ini dengan dua siklus. Variabel penelitian ini adalah problem based learning (PBL), motivasi belajar siswa dan hasil belajar siswa.Tehnik pengumpulan data observasi, angket dan lembar tes.Instrumen penelitian lembar observasi, lembar angket dan lembar tes.Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I dan siklus II rata-rata observasi guru 27 meningkat menjadi 28 sedangkan rata-rata skor motivasi belajar siswa meningkat yaitu 32,75 menjadi 34,80. Data hasil belajar sikap pada siklus I adalah 3,59 meningkat pada siklua II menjadi 3,64. Data rata- rata hasil belajar pengetahuan pada siklus I diperoleh persentase ketuntasan belajar klasikal 72,22% dengan kriteria belum tuntas dan meningkat pada siklus IImenjadi 82,88 % dengan kriteria tuntas. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar.
Use of The Group Investigation Model to Improve Motivation Student Learning Willy Agustian
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.458 KB) | DOI: 10.20961/shes.v4i6.68599

Abstract

Proses belajar mengajar yang ada merupakan penentu keberhasilan dalam mencapai tujuan pendidikan. Pada kenyataanya masih banyak guru sekolah dasar dalam menjalankan proses pembelajaran tanpa diiringi perencanaan pembelajaran, proses pembelajaran yang belum terlaksanakan dengan baik. bahkan tidak melaksanakan penilaian dan dalam pembelajaran masih ada guru yang menggunakan metode ceramah dan bersifat satu arah (teacher centered) yang menyebabkan siswa menjadi pasif, kurang termotivasi dan hasil belajar menjadi rendah. Oleh karena itu diperlukan model pembelajaran yang bisa membuat siswa menajdi termotivasi serta memahami pembelajaran dengan baik. Model pembelajaran Kooperatif tipe group Investigation dinilai dapat mengatasi permasalah tersebut karena dengan model tersebut siswa dapat memperoleh pengalaman baru dalam pembelajaran dan dapat menjadikan siswa lebih aktif dalam pembelajaran sehingga pemahaman siswa akan bertambah dan hasil pembelajaran pun akan meningkat.
Increasing Student'S Interest And Learning Outcomes Through The Use Of Concrete Pros In Mathematics Learning Basic Competencies To Know Simple Flat Building In Class 3 SD Negeri Purwodadi 03 Umiyatun Umiyatun
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.826 KB) | DOI: 10.20961/shes.v4i5.66176

Abstract

Penelitian bertujuan untuk (1) menganalisis dan menjelaskan dampak penggunaan alat peraga konkret terhadap peningkatan minat belajar siswa. (2) menganalisis dan menjelaskan dampak penggunaan alat peraga konkret terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dengan dua siklus. Data diperoleh melalui tes tertulis berupa ulangan harian, pengamatan teman sejawat dan wawancara. Jenis data yang dikumpulkan berupa data kuantitatif dan data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penggunaan alat peraga konkret dalam pembelajaran matematika mampu meningkatkan hasil belajar siswa yang lebih baik dari pembelajaran sebelum perbaikan. Pada siklus I, siswa yang tuntas belajar naik 19,23% (bertambah 5 siswa dari studi awal) menjadi 21 siswa atau80,77% dengan nilai rata-rata 77,69. Pada siklus II siswa yang tuntas belajar naik 19,23% (bertambah 5 siswa dari siklus I) menjadi 26 siswa atau 100% dengan nilai rata-rata 88,46.(2) penggunaan alat peraga dalam pembelajaran matematika mampu meningkatkan minat belajar siswa.Pada studi awal, siswa yang menunjukkan minat belajar 11 siswa atau 42,31%. Pada sikulus I, siswa yang menunjukkan minat belajar 19 siswa atau 73,08%. Pada siklus II, siswa yang menunjukkan minat belajar 25 siswa atau 96,15%.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026 Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 2 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 1 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 4 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 2 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 3 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 5, No 1 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 3 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 2 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 4, No 1 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 4 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 3 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 2 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 1 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 2, No 2 (2019): 4th National Seminar on Guidance and Counseling (SNBK 2019) and Workshop on Peda Vol 2, No 1 (2019): 4th National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2019) Vol 1, No 2 (2018): 3rd National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2018) Vol 1, No 1 (2018): 1st National Seminar on Elementary Education (SNPD 2018) More Issue