cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi_guru@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
shes@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
ISSN : 26209284     EISSN : 26209292     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series is a peer-reviewed interdisciplinary journal with broad coverage, consolidate basic and applied research activities by publishing the proceedings of the conference in all areas of the social sciences, humanities and education.
Arjuna Subject : -
Articles 1,517 Documents
Problem Based Learning to Improve Critical Thinking a Research Study Pancawati, Angkat Hesti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.918 KB) | DOI: 10.20961/shes.v4i6.68580

Abstract

Perkembangan teknologi berdampak pada perubahan zaman. Kebutuhan kompetensi manusia juga ikut berubah. Kompetensi pada abad 21 membutuhkan kompetensi berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas. Perubahan kebutuhan harus direspon oleh lembaga pendidikan dengan merubah paradigma dan proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah literatur review dimana pengumpulan data bersumber dari literatur-literatur valid seperti buku, jurnal, dan prosiding. Peningkatan kemampuan berpikir kritis harus didukung oleh lingkungan pembelajaran yang kondusif. Guru harus menciptakan lingkungan yang mendorong agar peserta didik dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Salah satunya dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis.
Mind Mapping Learning Model in Science Subject Of 4th Grade Elementary School Students Iswati, Lia
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.334 KB) | DOI: 10.20961/shes.v4i6.68406

Abstract

Pembelajaran merupakan ujung tombak dari proses pendidikan dalam sebuah lembaga pendidikan. Pembelajaran IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan saja, tetapi juga merupakan suatu proses penemuan yang merangsang siswa untuk aktif terlibat di dalamnya. Ada beberapa hal yang dapat digunakan guru dalam menjembatani pembelajaran diantaranya model pembelajaran yang menarik. Dengan begitu guru menerapkan model pembelajaran mind mapping pada mata pelajaran IPA kelas 4 Sekolah Dasar supaya pembelajaran lebih menyenangkan dan tidak monoton. Model pembelajaran mind mapping merupakan model pembelajaran dengan melakukan kegiatan mencatat untuk memudahkan mengingat berbagai informasi dengan cara yang menarik yaitu dilengkapi dengan gambar, warna dan memiliki prinsip merangkum materi pelajaran dengan cara belajar yang tidak linier tapi bercabang. Hal ini sesuai dengan cara kerja otak manusia secara alami. Model pembelajaran mind mapping efektif digunakan dalam pembelajaran IPA pada kelas IV Sekolah Dasar dan dapat dijadikan motivasi oleh guru untuk mengemas sajian materi semenarik mungkin dan inovatif, serta kreatif.
Application of Liveworksheets In Learning In Elementary Schools Prastiwi, Dewi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (797.487 KB) | DOI: 10.20961/shes.v4i6.68444

Abstract

Pendidikan di era digital merupakan pendidikan yang harus mengintegrasikan Teknologi Informasi dan Komunikasi ke dalam seluruh mata pelajaran. Menjawab tantangan pendidikan di era digital ini, maka guru dan siswa di abad 21 harus mampu berkomunikasi dan beradaptasi mengikuti perkembangan zaman. Di era digital seperti saat ini lembar kerja peserta didik (LKPD) interaktif menjadi salah satu alternatif sebagai sumber belajar yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Dengan memanfaatkan situs online berbasis liveworksheets guru dapat mengembangkan LKPD interaktif sehingga pembelajaran bisa berlangsung lebih menarik dan dapat menambah motivasi belajar siswa. Tersedianya beberapa fitur dalam liveworksheets yang bisa diterapkan antara soal pilihan ganda, isian singkat, uraian, join arrow, drop down, dan drag and drop. Dengan adanya penerapan LKPD berbasis liveworksheets dapat meningkatkan motivasi peserta didik saat pembelajaran dengan suasana pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan membangkitkan motivasi belajar sehingga hasil belajar yang dicapai siswa akan optimal. Tujuan kajian ini adalah untuk memperdalam pengetahuan pengkaji mengenai sumber belajar yang interaktif serta mengkaji sejumlah teori dasar yang relevan dengan lembar kerja peserta didik
Embedding character education to elementary school students in the digital era Kartikaningrum, Dewi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.641 KB) | DOI: 10.20961/shes.v4i6.68616

Abstract

Pendidikan karakter adalah suatu sistem pendidikan yang bertujuan untuk menanamkan nilai nilai karakter tertentu kepada peserta didik yang di dalamnya terdapat komponen pengetahuan. Perkembangan sosial anak usia sekolah dasar juga sudah bertambah, dari yang awalnya hanya bersosial dengan keluarga di rumah, kemudian berangsur-angsur mengenal orang-orang disekitarnya. Tidak terkecuali sersosialisasi dilingkungan sekolah. Pendidikan karakter melalui sekolah, tidak semata-mata pembelajaran pengetahuan semata, tetapi lebih dari itu, yaitu penanaman moral, nilai - nilai etika, estetika, budi pekerti yang luhur. Kekuatan karakter akan terbentuk dengan sendirinya jika ada dukungan dan dorongan dari lingkungan sekitar. Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui proses penanaman dan strategi dalam pendidikan karakter serta mengetahui peran keluarga, guru, dan masyarakat dalam penanaman pendidikan karakter. Pendidikan di era digital memerlukan peran dari berbagai aspek terutama dari keluarga, guru, dan masyarakat.
Student Learning Readiness In The Teaching And Learning Process In Elementary Schools Rufaida, Eny
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.686 KB) | DOI: 10.20961/shes.v4i6.68460

Abstract

Pada kegiatan belajar mengajar kesiapan siswa adalah hal yang utama yang harus diperhatikan. Dari Kondisi fisik yaitu sehat, tidak mengantuk, tidak lesu, dan panca indra sehat . Kondisi mental yaitu tidak tertekannya siswa pada saat pembelajaran dan Apersepsi yang diberikan oleh guru terhadap siswa untuk mengkondisikan siswa di awal pembelajaran sehingga dapat meningkatkan ketertarikan siswa terhadap mata pelajaran yang akan diajarkan.
Effect of The Problem Based Learning Model on Students Critical Thinking Skills in Science Lessons Puring, Duta Crishinta
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.449 KB) | DOI: 10.20961/shes.v4i6.68476

Abstract

Thinking and Problem Solving, Creative Thinking and Innovation, Collaboration, Communicatin). Salah satu aspek keterampilan berpikir yang perlu mendapat penekanan pada pembelajaran IPA dalam menghadapi perubahan teknologi dan masyarakat saat ini adalah keterampilan berpikir kritis ( Crittical Thinking) dan penyelesaian masalah (Problem Solving). Guru harus mampu mengembangkan proses pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) dapat dijadikan sebagai alternatif untuk menghadapi tuntutan abad ke 21. Model problem based learning merupakan model pembelajaran yang memotivasi, menantang, serta menyenangkan yang dihasilkan dari proses bekerja menuju kepada pemahaman penyelesaian masalah.Sehingga, guru perlu meningkatkan kreativitas dan inovasi agar siswa tetap fokus memahami materi yang disampaikan. Keadaan ini dapat dijadikan motivasi oleh guru untuk mengemas sajian materi semenarik mungkin dan inovatif, serta kreatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh problem based learning terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPA SD.
Project Based Learning Learning Studies to Improve Students' Critical Thinking in Science Learning Wijaya, Intan Tri Agung
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.364 KB) | DOI: 10.20961/shes.v4i6.68487

Abstract

Perkembangan zaman di dunia yang telah memasuki abad 21 dimana pekembangan informasi bekembang sangat cepat dan pesat. Hal itu didukung oleh perkembangan teknologi komunikasi. Perkembangan Pendidikan memiliki tujuan untuk peserta didik sejak dini mendapatkan sebuah pengetahuan yang mampu mengubah dunia. Ada sebuah hal yang dapat dikembangkan guna meningkatkan hal tersebut yakni mendidik peserta untuk dapat berfikir kritis. Untuk mencapai tujuan tersebut para peserta didik perlu mendapatkan sebuah cara atau sebuah metode pembelajaran yang mampu membantu dirinya mencapai pikiran yang kritis. Pemaparan tersebut membuat penulis ingin mengembangkan riset yang sama berkaitan dengan model belajar Project Based Learning (PjBL) yang diterapkan di sekolah dasar. Setelah dilakukannya penelitian didapatkan bahwa Project Based Learning memiliki keunggulan untuk siswa belajar lebih aktif dan lebih tau kondisi nyata untuk menyelesaikan masalah. Model pembelajaran ini juga bisa dikatakan efektif karena mendorong siswa untuk terus begerak maju dan menyelesaikan sutu masalah yang diberikan oleh gurunya. Hasilnya dengan adanya model ini kemampuan berpikir kritis para siswa terus meningkat dan dapat terus dikembangkan
Inquiry Learning Method to improve Students Critical Thinking Harun, Yuni Handayani
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.297 KB) | DOI: 10.20961/shes.v4i6.68504

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa setelah menggunakan metode inkuiri dan untuk mengetahui aktivitas belajar siswa selama pembelajaran berlangsung dengan penerapan metode inkuiri. penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Dawuan Barat II. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan tes (pretes dan postes). Berdasarkan hasil analisis data , kemampuan berpikir kritis siswa dengan menerapkan metode inkuiri mengalami peningkatan yang signifikan. Nilai rata-rata siswa pada tes kemampuan berpikir kritis siswa mengalami peningkatan tiap siklusnya. Peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa menunjukkan bahwa kualitas peningkatan dari siklus I ke siklus II berada pada kualitas sedang. Penelitian ini telah memenuhi indikator ketercapaian penelitian pada sikus ke II dengan ketuntasan klasikal sebesar %. Aktivitas belajar siswa dengan menerapkan metode inkuiri mengalami peningkatan di setiap pertemuannya. Pada akhir siklus penelitian, pemerolehan skor observasi aktivitas siswa mencapai 85,3% yang menandakan ketercapaian aktivitas belajar siswa termasuk kategori sangat tinggi seperti yang diharapkan. Dengan demikian Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan metode inkuiri dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan aktivitas siswa kelas V SDN Dawuan Barat II.
Implementation Of DRTA Strategy (Directed Reading Thinking Activity) In Learning Indonesian Language In Class V Students At SDN Kertasari 01, Brebes District Mayangsari, Wulan
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.865 KB) | DOI: 10.20961/shes.v4i6.68531

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SD Negeri Kertasari 01 Tahun Pelajran 2022/2021 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi cerita anak. Strategi pembelajaran yang diterapkan adalah strategi Directed Reading Thinking Activity. Penelitian Tindakan Kelas dibagi dalam dua siklus. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar observasi pengamatan minat belajar siswa serta tes untuk mengukur kemampuan membaca pemahaman siswa pada setiap akhir siklus. Hal ini didukung oleh peningkatan minat belajar siswa pada siklus pertama yang menunjukan peningkatan. Siklus 1 29% siswa belum menunjukan minat terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia, 42% mulai menunjukan minat, 29% siswa secara konsisten menunjukan minat terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia. Pada siklus 2 10% siswa belum menunjukan minat terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia, 25% mulai menunjukan minat, 65% siswa secara konsisten menunjukan minat terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia. Selain terjadi peningkatan minat belajar siswa, peningkatan juga terjadi pada kemampuan membaca pemahaman siswa. Adapun peningkatan tiap siklus, pada tahap pra siklus tingkat ketuntasan siswa hanya mencapai 8 siswa (33,3%), 16 siswa (66,7%) mencapai ketuntasan pada siklus pertama, dan pada siklus ke dua terdapat 21 (87,5%) siswa mencapai ketuntasan minimum.
Application of Problem Based Learning (PBL) Model assisted by Division Board Media to increase students' interest in learning in the Division material Mardiastuti, Tri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.454 KB) | DOI: 10.20961/shes.v4i6.68549

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini di latar belakangi oleh rendahnya minat belajar peserta didik pada pelajaran Matematika.Hal ini dibuktikan dengan rendahnya nilai matematika. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar peserta didik kelas IV SD Negeri Bangunreja 04 melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan papan pembagian pada mata pelajaran Matematika materi Pembagian.Pada pra siklus yang tuntas 8 siswa dengan persentase ketuntasan 38% tidak tuntas 13 peserta didik dengan persentase ketuntasan 62%, pada siklus I yang tuntas 12 peserta didik dengan persentase ketuntasan 57% tidak tuntas 9 peserta didik dengan persentase ketuntasan 43% dan pada siklus 2 yang tuntas 18 peserta didik dengan persentase ketuntasan 86% tidak tuntas 3 peserta didik dengan persentase ketuntasan 14%.Hasil ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media papan pembagian dapat meningkatkan minat belajar peserta didik pada materi pembagian.

Page 25 of 152 | Total Record : 1517


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 9, No 2 (2026): Article in Press Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 2 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 1 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 4 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 2 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 4, No 1 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 4 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 1, No 2 (2018): 3rd National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2018) More Issue