cover
Contact Name
Maksuk
Contact Email
maksuk@poltekkespalembang.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
unitlitbang@poltekkespalembang.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang
ISSN : 25795325     EISSN : 26543427     DOI : -
Core Subject : Health,
JPP : Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang merupakan jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Poltekkes Kemenkes Palembang sejak tahun 2015, dengan eISSN 2654-3427 dan pISSN 2579-5325. Jurnal ini menerima tulisan ilmiah berupa laporan penelitian (original article) dengan fokus dan scope meliputi Keperawatan, kebidanan, kesehatan gigi, Farmasi, Kesehatan Lingkungan, Gizi, Analis Kesehatan, dan kesehatan masyarakat. Jurnal ini juga telah bekerjasama dengan IAKMI, Persagi, HAKLI, PATELKI, PAFI, PPNI, PAEI dan PAKKI dalam hal membantu kemajuan ilmu kesehatan dan mendiseminasikan hasil penelitian.
Arjuna Subject : -
Articles 517 Documents
Pemanfaatan Posyandu Lanjut Usia Faiza Yuniati; Yustina Dewi
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 1 No 14 (2014): Jurnal Kesehatan
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.611 KB)

Abstract

Posyandu lansia adalah pos pelayanan terpadu untuk para lansia.meliputi pemeriksaan kesehatan fisikdan mental emosional yang dicatat dan dipantau dengan Kartu Menuju Sehat (KMS). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi pemanfaatan posyandu lansia di wilayah kerja puskesmas kertapati palembang Tahun 2012. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectionalyang dilakukan pada bulanjuni 2012. Hasil uji Chi Square menyimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi pemanfaatan posyandu lansia adalah faktor sikap (p-value = 0,009) sedangkan faktor pengetahuan, dukungan keluarga dan peran kader tidak mempengaruhi pemanfaatan posyandu lansia. Disarankan bagi pihak puskesmas untuk meningkatkan program posyandu agar terbentuk sikap posif dalam pemanfaatan posyandu.Bagi keluarga lansia disarankan untuk meningkatkan dukungan dan motivasi terhadap pemanfaatan posyandu lansia.
Pengaruh Ekstrak Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.) Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus Sp Karneli Karneli; Witi Karwiti; Geby Rahmalia
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 1 No 14 (2014): Jurnal Kesehatan
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.348 KB)

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) digunakan sebagai obat tradisional. Bawang merah mempunyai efek antiseptik dari senyawa alliin atau allisin. Oleh enzim allisin liase senyawa alliin atau allisin diubah menjadi asam piruvat, ammonia. Allisin adalah antimikroba yang bersifat bakterisida yang dapat berfungsi salah satunya mengobati penyakit infeksi seperti abses (penimbunan nanah). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak bawang merah terhadap pertumbuhan Staphylococcus sp dan perbedaan efektifitas ekstrak bawang merah dengan Novobiosin 30 g terhadap pertumbuhan Staphylococcus sp. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimental. Sampel berupa ekstrak bawang merah dengan konsentrasi 10%-100%. Penelitian ini menggunakan metode Kirby-Bauer (cakram kertas). Data dianalisis menggunakan uji regresi linier dan uji t-tes satu sampel. Hasil penelitian didapatkan ada pengaruh ekstrak bawang merah terhadap pertumbuhan Staphylococcus sp dengan kekuatan pengaruh berdasarkan Pearson sebesar 0,869 artinya pengaruh sangat kuat (bila r = 0,76–1,00) dan ada perbedaan efektifitas ekstrak bawang merah dengan Novobiosin 30 g terhadap pertumbuhan Staphylococcus sp, dimana nilai p value Staphylococcus sp yaitu 0,000 (p value < 0,05). Dari hasil tersebut maka diharapkan pada masyarakat menggunakan bawang merah sebagai tanaman obat untuk mengobati infeksi kulit ringan yang disebabkan oleh Staphylococcus. Penelitian ini dapat dilanjutkan dengan menggunakan metode yang berbeda.
Pengaruh Konseling Gizi Pada Ibu Batita Gizi Kurang Terhadap Perubahan Status Gizi Batita Di Wilayah Kerja Puskesmas Dempo Kecamatan Ilir Timur I Kota Palembang Tahun 2012 M Yusuf; Jont Marson; Rossiana Dewi
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 1 No 14 (2014): Jurnal Kesehatan
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.836 KB)

Abstract

Tingkat pendidikan penduduk dan pengetahuan serta kesadaran masyarakat dibidang kesehatan yang relatif rendah diduga merupakan penyebab utama timbulnya masalah gizi. Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk membantu permasalahan gizi adalah melalui konsdeling gizi (Depkes, 2000). Tujuan penelitian ini diketahuinya Pengaruh Konseling Gizi pada Ibu batita gizi kurang Terhadap Perubahan Status Gizi Anak Batita Metode penelitian adalah kuasi eksprimen dengan pre test dan post test dengan kontrol. Konseling dilakukan satu kali seminggu selama enam minggu. Hasil uji statistik univariat menunjukkan bahwa pengetahuan ibu batita kelompok eksprimen, sebelum intervensi konseling gizi, sebesar 30 % baik kemudian meningkat menjadi 70 % setelah dilakukan intervensi konseling gizi. Sebaliknya kelompok kontrol 60 % baik menjadi 50 % baik. Hasil penelitian tentang sikap, sebelum intervensi kelompok eksprimen, 40% menyatakan baik menjadi 30 % . Pada sikap ibu batita kelompok kontrol pada saat pre test 60 % menyatakan baik menjadi 70% . Hasil uji bivariat (uji T) kelompok eksprimen menunjukkan bahwa ada perubahan pengetahuan ibu batita secara signifikan dengan = 0,00227108. Sedangkan pada kontrol tidak ada perubahan pengetahuan ibu dengan = 0,823857. Tidak ada perubahan sikap ibu batita sebelum dan sesudah konseling gizi pada kelompok eksprimen dengan = 0,068. Begitu juga, dengan kelompok kontrol tidak ada perubahan sikap ibu dengan = 0,49610156 Secara statistik ada pengaruh konseling gizi pada ibu batita terhadap perubahan status gizi batita yang sangat bermakna dsengan < 0. Disarankan untuk meningkat status gizi perlu dilakukan konseling gizi.
Pengaruh Latihan Fisik Anaerobik Terhadap Kadar Ambang Batas Asam Laktat Pada Orang Yang Terlatih Rohaya Rohaya
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 1 No 14 (2014): Jurnal Kesehatan
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.522 KB)

Abstract

Latihan fisik merupakan suatu proses berlatih secara sistematis yang dilakukan secara berulang dan berkesinambungan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas. Latihan fisik diantaranya adalah latihan anaerobik. Latihan anaerobik tergolong latihan fisik dengan intensitas tinggi yang dapat meningkatkan kadar ambang batas asam laktat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sebelum dan selama melakukan latihan fisik anaerobik terhadap kadar ambang batas asam laktat dengan menggunakan treadmill pada mahasiswa semester VIII Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Program Studi Pendidikan Jasmani UNSRI Palembang pada tanggal 2 dan 3 Juli 2013 di Balai Kesehatan Olahraga Kebugaran Masyarakat (BKOKM) Palembang. Metode: Pada penelitian ini dilakukan latihan fisik lari di treadmill dengan kecepatan dan waktu yang ditingkatkan secara bertahap yaitu 1 menit 6 kph, 5 menit 8 kph, 9 menit 10 kph, 13 menit 12 kph dan dilakukan pengukuran kadar laktat darah perifer pada 0 menit 0 kph. Lalu setiap tahap peningkatan kecepatan dan waktu. Populasi: Pada penelitian ini mahasiswa FKIP Program Studi Pendidikan Jasmani semester VIII UNSRI Palembang yang berjumlah 80 orang. Sampel peneliti sebesar 44 orang. Hasil: Pada penelitian ini didapat hasil pengukuran kadar ambang batas asam laktat rerata 0 menit 0 kph 4,08±0,83 mmol/L, 1 menit 6 kph 5,07±0,91, 5 menit 8 kph 8,39±2,34 mmol/L, 9 menit 10 kph 12,70±1,94 mmol/L, 13 menit 12 kph15,21±2,38 mmol/L. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat peningkatan yang signifikan dari kadar asam laktat sesuai dengan peningkatan kecepatan (p value 0,000< 0,05). Simpulan: Terdapat pengaruh latihan fisik anaerobik terhadap kadar ambang batas asam laktat pada orang terlatih. Saran: Disarankan kepada peserta latihan untuk meningkatkan latihan penambahan beban yang teratur untuk meningkatkan cadangan energi anaerob yang optimal.
Pengaruh Latihan Kegel Terhadap Perubahan Inkontinensia Pada Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha Teratai Palembang Tahun 2013 Esti Sri Ananingsih; Ririn Ristriana; Lily Suhairy
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 1 No 14 (2014): Jurnal Kesehatan
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.957 KB)

Abstract

Prevalensi Inkontinensia urin pada wanita di dunia berkisar 10-58%, di Eropa berkisar 29,4%. Menurut APCAB (Asia Pasific Continence Advisor Board) tahun 1998 menetapkan prevalensi inkontinensia urin 14,6 % pada wanita Asia sedangkan pria Asia sekitar 6,8%. Prevalensi Inkontinensia di Indonesia, pada wanita 5,8% sedangkan pada pria 5%. Masalah yang sering dijumpai pada lanjut usia adalah inkontinensia urin. inkontinensia urin merupakan keluarnya urin yang tidak terkendali dalam waktu yang tidak dikehendaki tanpa memperhatikan frekuensi dan jumlahnya yang akan menyebabkan masalah sosial dan higienis penderitanya. Tujuan penelitian ini diketahui pengaruh latihan kegel terhadap perubahan inkontinensia pada lansia di Panti sosial panti Tresna Werdha Teratai Palembang. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah quasy experimental dengan pre test – post test design. Populasi dan Sampel penelitia ini adalah seluruh lansia yang mengalami inkontinensia sebanyak 30 orang. Berdasarkan hasil analisa terhadap frekuensi berkemih lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Teratai Palembang sebelum dan setelah dilakukan latihan kegel, dengan nilai median inkontinensia urine sebelum latihan keggel 5 kali dan frekuensi lansia sering berkemih 7 kali. Sedangkan nilai median inkontinensia urine sesudah latihan keggel 4 kali dan frekuensi lansia sering berkemih 6 kali. Berdasarkan hasil uji statistik dengan menggunakan uji statistic Wilcoxon, dan didapatkan p-value= 0,001, hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh latihan kegel terhadap penurunan inkontinensia urine lansia di Panti Sosial Panti Tresna Werdha Teratai Palembang. Disarankan untuk menerapkan latihan keggel di Panti Tresna Werdha Teratai pada khususnya dan Panti Tresna Werdha umumnya yang berguna untuk mengurangi inkontinentia pada lansiasehingga dapat meningkatkan kualitas tidur, kenyamanan dan kebersihan lansia.
Pengaruh Monosodium Glutamate (Msg) Terhadap Jumlah Dan Morfologi Spermatozoa Tikus Jantan Dewasa (Rattus Norvegicus) Nurhayati Nurhayati
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 1 No 14 (2014): Jurnal Kesehatan
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.824 KB)

Abstract

Monosodium glutamate (MSG) sebagai penyedap makanan telah luas digunakan dimasyarakat. Hasil penelitian pemakaian MSG masih kontroversial antara aman dengan mempunyai sifat toksik. Salah satu sifat toksiknya adalah menurunkan fungsi sistem organ reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian monosodium glutamate terhadap jumlah dan morfologi spermatozoa pada tikus jantan dewasa (Rattus norvegicus ). Penelitian ini menggunakan metode pendekatan Rancangan acak lengkap terhadap tikus jantan dewasa dengan berat 280-300 gr. Sampel terdiri dari 24 ekor tikus yang dibagi 4kelompok yaitu kelompok kontrol I (Kontrol) perlakuan 2, 3 dan 4. Kelompok 2, 3, 4 diberikan monosodium glutamate dengan dosis masing-masing : 72 mg, 108 mg, 144 mg setiap hari diberikan peroral yang dilarutkan dengan aquabides 1 ml selama 48 hari. Setelah 48 hari perlakuan tikus di korbankan untuk diambil testisnya. Pemeriksaan jumlah dan morfologi spermatozoa menggunakan mikroskop. Kemudian hasilnya dianalisa dengan menggunakan One Way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Multiple Comparison jenis Bonferroni. Hasil penelitian pemberian monosodium glutamate dengan dosis 72 mg dan dosis 108 mg dapat menurunkan jumlah dan peningkatan morfologi abnormal secara tidak bermakna. Dosis 144 mg dapat menurunkan jumlah dan peningkatan morfologi abnormal spermatozoa secara bermakna. Dapat di simpulkan ada pengaruh pemberian monosodium glutamate terhadap penurunan jumlah dan peningkatan morfologi abnormal spermatozoa pada tikus jantan dewasa (Rattus norvegicus).
Pengaruh Pemberian Asupan Medium Chain Fatty Acids (Mcfa) Terhadap Tekanan Darah Penderita Hipertensi Rusnelly, Rusnelly,; Rohanta Siregar; Mardiana Mardiana
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 1 No 14 (2014): Jurnal Kesehatan
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.027 KB)

Abstract

This study aimed to determine the effect of the intake of Medium Chain Fatty Acids (MCFA) on blood pressure. This research was designed in quasiexperimental with two groups. They were 30 people as treatment group and a comparison group of 30 people.Treatment group have to drunk of coconut oil 50 ml a day for 3 days and nutritional counseling, and the ather group was only given nutritional counseling. This research has been done on Ocktober 2013 until December 2013 at Puskesmas Sosial in Palembang South Sumatera Province. Data were analyzed by T test Paired to knew a diferent blood pressure after consumed Medium Chain Fatty Acids (MCFA) in three days and T test independent to knew different blood pressure betwen treatment group and comparison group. The results of this study found that was a significant effectof MCFA feeding on blood pressure in the treatment group (P<0.05) and significant differences (P <0.05) blood pressure after treatment between the treatment group and the comparison group were found.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Cuci Tangan Pakai Sabun Pada Siswa Sd Negeri 157 Kota Palembang Tahun 2014 NIKSON SITORUS; LUCI FRANSISCA
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 1 No 14 (2014): Jurnal Kesehatan
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.732 KB)

Abstract

Mencuci tangan dengan sabun merupakan salah satu upaya pencegahan penyakit. Hal ini dilakukan karena tangan seringkali menjadi agen yang membawa kuman dan menyebabkan patogen berpindah dari satu orang ke orang lain, baik dengan kontak langsung ataupun kontak tidak langsung .Tangan yang bersentuhan langsung dengan kotoran manusia dan binatang, ataupun cairan tubuh lain dan makanan/minuman yang terkontaminasi saat tidak dicuci dengan sabun dapat memindahkan bakteri, virus, dan parasit pada orang lain yang tidak sadar bahwa dirinya sedang ditulari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap cuci tangan pakai sabun di SDN 157 Kota Palembang. Desain penelitian ini bersifat pra-eksperimen dengan one-group pre-test post-test desaign dengan besar sampel 71 orang dengan metode pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan siswa SDN 157 tentang cuci tangan pakai sabun (p:0.012< 0.05) dan ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap sikap cuci tangan pakai sabun pada siswa SDN 157 (p:0.001<0.05). Penelitian ini di harapkan dapat menjadi masukan bagi puskesmas setempat untuk meningkatkan pendekatan kerjasama dengan pihak sekolah dalam hal pemanfaatan UKS dan penyuluhan kesehatan khususnya tentang cuci tangan pakai sabun.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Tentang Personal Hygiene Di Sdnegeri 16 Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim Tahun 2013 Hanna DL Damanik; Ridwan Ridwan; Darmadi Lubis
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 1 No 14 (2014): Jurnal Kesehatan
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.367 KB)

Abstract

Personal hygiene (Kebersihan diri) adalah upaya seseorang dalam memelihara kebersihan dirinya untuk memperoleh kesejahteraan fisik dan psikologis. Perawatan diri yang secara positif mempengaruhi kesehatan manusia yang dilakukan sebagai aktivitas kehidupan sehari-hari. Lazimnya kebersihan diri pada anak fase usia sekolah 6-12 tahun meliputi kebersihan gigi dan mulut, kebersihan tangan, kebersihan kuku, kebersihan rambut, kebersihan kulit dan kebersihan telinga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang Personal hygiene terhadap pengetahuan dan sikap anak. Penelitian ini menggunakan pre eksperimental design dengan menggunakan pre-post test design. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 16 Sungai Rotan Kab Muara Enim Tahun 2013. Sampel yang digunakan adalah total populasi yang berjumlah 78 responden. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan sistem komputerisasi dan menggunakan uji wilcoxon. Hasil bivariat menunjukkan adanya pengaruh bermakna dari pemberian pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dengan (pvalue=0,000) dan tidak ada pengaruh bermakna dari pemberian pendidikan kesehatan terhadap sikap dengan (pvalue=0,211) anak di SD Negeri 16 Sungai Rotan Kab. Muara Enim. Dari hasil penelitian, disarankan agar pihak sekolah bekerjasama dengan petugas kesehatan untuk melakukan kegiatan pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap terhadap kesehatan, mengingat kesehatan merupakan hal penting bagi kehidupan.
Pengembangan Video Pembelajaran Praktik Pemberian Nutrisi Melalui Naso Gastric Tube (Ngt) Mata Kuliah Keterampilan Dasar Kebidanan Di Diploma III Kebidanan Marwijah Marwijah; Yosef Yosef; Waspodo Waspodo
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 1 No 14 (2014): Jurnal Kesehatan
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.509 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menghasilkan video pembelajaran praktik pemberian nutrisi melalui Naso Gastric Tube (NGT) yang valid, 2) menghasilkan video pembelajaran praktik pemberian nutrisi melalui NGT yang praktis, 3) mengetahui dampak potensial penggunaan video pembelajaran praktik pemberian nutrisi melalui NGT. Penelitian dilakukan di Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Palembang. Subjek penelitian adalah mahasiswa Jurusan Kebidanan Semester I (ganjil) Tahun Akademik 2013/2014. Model pengembangan produk yang digunakan ialah model pengembangan Rowntree. Prosedur penelitian dilakukan tiga tahap yaitu tahap perencanaan, pengembangan, dan evaluasi. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, checklist, indepth interview, kuesioner, tes tertulis dan tes perbuatan. Semua data terkumpul diolah dan dianalisis. Hasil penelitian diketahui: (1) Video pembelajaran praktik pemberian nutrisi melalui NGT pada Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Palembang sudah memenuhi kriteria sangat valid menurut validator, berdasarkan content, desain pembelajaran dan media; (2) video pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan sangat praktis setelah diujicobakan kepada mahasiswa. (3) tahap field trials hasil observasi menunjukkan aktivitas pembelajaran sebesar 90% atau sangat baik dan hasil belajar mahasiswa ratarata 89,81. Dengan demikian, produk video pembelajaran praktik pemberian nutrisi melalui NGT yang peneliti kembangkan memiliki dampak potensial yang sangat baik terhadap hasil belajar mahasiswa.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 20 No 1 (2025): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 19 No 2 (2024): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 19 No 1 (2024): (JPP) Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Vol 18 No 2 (2023): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 18 No 1 (2023): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 17 No 2 (2022): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 17 No 1 Juni (2022): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 16 No 2 Desember (2021): JPP (JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG) Vol 16 No 1 (2021): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 15 No 2 (2020): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 15 No 1 (2020): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 14 No 2 (2019): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 14 No 1 (2019): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 13 No 2 (2018): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 13 No 1 (2018): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 12 No 2 (2017): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Vol 12 No 1 (2017): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Vol 11 No 2 (2016): Jurnal Kesehatan Vol 11 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 2 (2015): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 1 (2015): Jurnal Kesehatan Vol 1 No 14 (2014): Jurnal Kesehatan Vol 1 No 13 (2014): Jurnal Kesehatan Vol 2 No 12 (2013): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Vol 1 No 12 (2013): Jurnal Kesehatan Vol 1 No 11 (2012): Jurnal Kesehatan Vol 1 No 10 (2012): Jurnal Kesehatan More Issue