cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 196 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 3 (2024)" : 196 Documents clear
Analisis Makna Pesan Moral dalam Film Pendek Memorabilia Karya Adi Victory dan Relevansinya terhadap Pembelajaran Drama Kelas XI di SMA (Semiotika Roland Berthes) Siti Hasriyati Anies; Meilyahidayah KN; Andi Ebe; Ratnawati Umar
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3965

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna denotasi, konotasi, dan mitos dalam Film Pendek Memorabilia karya Adi Victory dan relevansinya terhadap drama kelas XI di SMA. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari film pendek karya Adi Victory yang berjudul Memorabilia. Data tersebut berupa dialog yang mengandung makna denotasi, konotasi, dan mitos. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik studi pustaka. Simpulan dari penelitian ini bahwa terdapat makna semiotika Roland Barthes dalam film pendek Memorabilia karya Adi Victory, yang mengandung tiga struktur tanda yaitu, denotasi, konotasi, dan mitos merupakan rangkaian yang tidak dapat terpisahkan. Film pendek Memorabilia mengandung makna pesan moral bahwa kesuksesan tidak hanya diukur dari pencapaian materi, melainkan membangun hubungan yang kuat antarkeluarga, dan saling mendukung dalam perjalanan hidup. Film pendek Memorabilia dapat digunakan sebagai referensi pembelajaran KD 3.1.8 tentang mengidentifikasi alur cerita, babak demi babak, dan konflik dalam drama yang dibaca atau ditonton.
Kontra Ideologi Rasisme dalam Iklan Kosmetik dan Kecantikan: Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough Ninik Elika; Nurhayati Nurhayati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3970

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membedah serta mendeskripsikan kontra ideologi rasisme dalam iklan kosmetik dan kecantikan. Iklan sebagai salah satu media untuk mempersuasi seseorang dengan menawarkan suatu produk serta jasa terhadap masyarakat sasaran. Bermacam-macam produk yang ditawarkan dalam iklan seperti barang pokok, makanan, minuman hingga produk kecantikan. Iklan juga dapat digunakan untuk praktik sebuah ideologi terhadap masyarakat. Seperti, dalam produk kecantikan dimana beberapa perempuan akan membuat stigma sendiri terhadap definisi cantik melalui ideologi yang disiratkan oleh iklan atau wacana. Penelitian ini berusaha membongkar ideologi yang tersirat pada produk kosmetik dan kecantikan dalam iklan. Metode penelitian ini adalah paradigma deskriptif kualitatif menggunakan ancangan analisis wacana kritis oleh Norman Fairclough yang dibagi menjadi tiga analisis yaitu 1) analisis mikrostruktural 2) analisis mesostruktural dan 3) analisis makrostruktural. Data dikumpulkan menggunakan teknik dengar, catat dan simak. Data diambil dari youtube yang kemudian ditranskripsikan pada dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa iklan kosmetik berusaha definisi cantik yang baru untuk perempuan yaitu kulit yang glowing bukan lagi putih sebagai bentuk kontra ideologi rasisme, karena adanya kritik pada iklan kosmetik dan kecantikan pada perempuan.
Interferensi Bahasa Tialo terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia pada Masyarakat Kabupaten Parigi Moutung Ulfah Ulfah; Fatimah Fatimah; Abdul Gafur Marzuki; Juniati Juniati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3974

Abstract

Masalah dalam penelitian ini yaitu bentuk interferensi yang terjadi pada masyarakat desa Taopa Barat Kecamatan Taopa Kabupaten Parigi Moutung, beserta penyebab-penyebab terjadinya interferensi yaitu 1) Kemampuan penutur dalam melafalkan dua bahasa yang menyebabkan terjadinya interferensi, 2) tipisnya kesetiaan pelafal atau penutur bahasa penerima, 3) tidak cukupnya kosakata bahasa pertama, 4) menghilangnya beberapa kosakata yang jarang digunakan, 5) kebutuhan persamaan kata/sinonim. Mengapa interferensi bahasa Tialo terhadap penggunaan bahasa Indonesia bisa terjadi pada masyarakat desa Taopa Barat? Hal itu, dikarenakan di daerah tersebut tidak hanya ditinggali oleh satu suku saja melainkan ada beberapa suku, sehingga mengharuskan masyarakat penduduk asli menggunakan bahasa indonesia yang notabenya belum mereka kuasi secara utuh. Tidak sedikit masyarakat Desa Taopa Barat yang belum menguasai bahasa Indonesia atau bisa juga sebaliknya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif, yang mengharuskan peneliti terjun langsung ke lapangan untuk mendapatkan informasi atau data yang diharapkan. Subjek penelitian ini adalah masyarat Desa Taopa Barat, objek pada penelitian ini yaitu Interferensi Bahasa Tialo Terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia. Teknik pengumpilan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu teknik sadap, teknik sibat libat cakap, teknik rekam, dan teknik catat. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu reduksi data, display data, penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian yaitu masih banyak masyarakat yang melakukan komunikasi dengan memasukan dua unsur bahasa di dalamnya sehingga menyebabkan terjadinya interferensi bahasa atau penyimpangan dengan berbagai bentuk interferensi, yaitu interferensi fonologi, interferensi morfologi, dan interferensi sintaksis.
Pengembangan Media Flipbook Audio sebagai Media Pembelajaran Membaca Nyaring di Kelas II SD Sipa Rosmiati; Prana Dwija Iswara; Dadan Djuanda
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3985

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan peserta didik terutama pada keterampilan membaca nyaring karena masih abai pada lafal, intonasi dan jeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran flipbook audio sebagai media untuk melatih keterampilan membaca nyaring dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas II sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development atau R&D dengan alur penelitian model ADDIE atau Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Dalam pengembangannya, media flipbook audio mempertimbangkan aspek-aspek dalam membaca nyaring termasuk pada perancangan desain, perancangan konten teks bacaan serta audio dengan memperhatikan lafal, intonasi, dan jeda sebagai pemodelan dalam membaca nyaring. Flipbook audio memuat fitur petunjuk penggunaan, capaian pembelajaran, menu, daftar bacaan, lima jenis teks bacaan utama, halaman latihan, halaman kode QR kumpulan situs buku digital, dan profil pengembang. Berdasarkan pengembangan yang telah dilakukan, didapatkan hasil dari kelayakan pada aspek media dengan persentase rata-rata sebesar 95,4% (sangat valid) dan kelayakan pada aspek materi dengan persentase rata-rata sebesar 94,8% (sangat valid). Pada tahap implementasi dilakukan uji coba terbatas dan dihasilkan persentase dari respon peserta didik sebesar 87,3% (sangat baik) serta diperoleh hasil dari respon guru dengan persentase sebesar 94,2% (sangat baik). Penelitian ini menekankan temuan bahwa siswa cenderung menyukai aplikasi digital pada gawai yang diakses melalui koneksi dengan internet.
Ritual Adat Mombowa Tumpe di Kecamatan Batui Kabupaten Banggai Dalam Lensa Semiotika Moh. Abdi Gunawan R. Puadino; Isnawati L. Wantasen; Jultje Aneke Juneke Rattu
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3998

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis semiotika pada Ritual Adat Mombowa Tumpe di Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai. Tujuan utama dari penelitian ini adalah mendeskripsikan prosesi pelaksanaan ritual adat Mombowa Tumpe dan menjelaskan tanda mitos pada setiap rangkaian prosesi ritual tersebut lewat Semiotika Roland Barthes. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis proses signifikasi tanda pada unsur-unsur ritual adat Mombowa Tumpe, baik perangkat maupun rangkaian prosesi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ritual adat Mombowa Tumpe terdiri dari rangkaian prosesi dan perangkat ritual sebagai penanda yang masing-masing memiliki petanda denotatif dan petanda konotatif yang diperoleh dari proses signifikasi menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Ritual adat Mombowa Tumpe juga memiliki tanda mitos dan sistem mitos yang berkaitan erat dengan budaya, nila serta pandangan ideologis masyarakat Batui, Kabupaten Banggai sebagai tempat pelaksanaan ritual tersebut
Kesantunan Berbahasa pada Pesan Singkat Grup Whatsapp Mahasiswa PBSI Unkhair sebagai Media Komunikasi Daring: Teori Kesantunan Leech (Pendekatan Pragmatik) Adriani Adriani; Darlisa Muhamad; Yusrina Yusrina
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.4002

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui bentuk pematuhan prinsip kesantunan berbahasa dan penyimpangan/pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa yang terdapat pada pesan grup WhatsApp Mahasiswa PBSI sebagai media komunikasi daring berdasarkan teori Leech. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini berupa pesan singkat pada grup whatsapp dengan data berupa tuturan-tuturan dalam pesan whatsapp yang menunjukkan pematuhan dan pelanggaran prinsip kesantunan bahasa. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah teknik dokumentasi dengan langkah-langkah analisis data yaitu; (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan singkat grup whatsapp mahasiswa PBSI Unkhair telah memenuhi prinsip kesantunan berbahasa Leech dalam berkomunikasi baik dengan dosen maupun teman sebaya. Hal ini dapat terlihat pada kutipan pesan singkat mahasiswa yang menggunakan prinsip kesantunan berbahasa lebih dominan dibanding yang melakukan pelanggaran kesantunan berbahasa. Pemenuhan prinsip kesantunan ditemukan pada maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim kesederhanaan, maksim kesimpatian dan maksim kemufakatan. Sedangkan penyimpangan kesantunan hanya terdapat pada maksim kebijaksanaan dan pemufakatan.
Applying Whispering Game in Developing Listening Comprehension of Grade Eleven Students of SMAN 7 Palu Ewis Febriani; Sudarkam R. Mertosono; Desrin Lebagi; Mukrim Mukrim
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.4004

Abstract

This purpose of this research is to investigate the effectiveness of using the whispering game in developing listening comprehension of grade eleven students of SMAN 7 Palu. This research applied a pre-experimental research approach. The population for this research was the eleventh grade students at SMAN 7 Palu, which consisted of ten classes, with 36 students picked from class XI 3 using purposive sampling. The instrument used in this research was a listening test with audio. Researchers employed pre-test and post-test methods to collect data. The collected data was analyzed using SPSS Version 23. The results showed that the mean score of the pre-test was (61.30) and post-test was (77.59). According to the findings of the t-test simple independence test, the sig (2 tailed) (0.000) value is lower than 0.05. This demonstrates that the alternative hypothesis is accepted. As a result, the whispering game is effective in developing listening comprehension of grade eleven students of SMAN 7 Palu.
Pengembangan Media Digital Storytelling dalam Pembelajaran Menulis Cerpen pada Siswa SMA Vivi Andreanty Andreanty; Hary Soedarto Harjono; Priyanto Priyanto
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.4016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat, fokus, serta motivasi siswa dalam pembelajaran cerpen di SMA. Penelitian ini juga bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan literasi digital siswa dengan menjadikan Digital Storytelling sebagai proyek siswa. Siswa memiliki minat yang rendah terhadap materi menulis cerpen sehingga siswa cenderung kurang aktif dalam pembelajaran, hal ini menjadi permasalahan dalam mencapai tujuan pembelajaran menulis cerpen. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE namun karena adanya keterbatasan waktu dan sumber daya maka hanya menerapkan tiga tahapan saja yakni Analyze, Design, dan Development. Penelitian ini melibatkan validator ahli media dan ahli materi untuk menilai validitas media sebeloum diuji coba pada siswa dalam dua tahap yakni kelompok kecil dan kelompok besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat siswa meningkat saat media Digital Storytelling digunakan dalam pembelajaran cerpen. Serta dengan adanya proyek Digital Storytelling meningkatkan keaktifan dan kreativitas siswa dalam menulis cerpen dan meningkatkan literasi digital siswa terkait pengoperasian aplikasi yang digunakan dalam proses pengerjaan proyek.
Pengembangan Media Kamus Digital berbasis Android untuk Fase B Maudy Putri Alamanda; Dadan Djuanda; Prana Dwija Iswara
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.4018

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peserta didik pada Fase B kurang memiliki pemahaman kosakata dan tidak memanfaatkan media pembelajaran digital secara optimal saat proses pembelajaran. Penggunaan media pembelajaran digital sangat dibutuhkan untuk menambah rasa antusias dalam belajar dan meningkatkan efektivitas pembelajaran. Peneliti mendesain media kamus digital pada mata pelajaran bahasa Indonesia fase B oleh peserta didik Kelas III dan kelas IV di tiga buah sekolah dasar negeri di Kabupaten Subang, Kota Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan suatu media pembelajaran berbentuk aplikasi kamus digital yang layak digunakan. Metode penelitian yang digunakan ialah metode D&D (design and development) dengan desain alur pengembangan memakai model ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation). Hasil penelitian ini menunjukkan kelayakan media kamus digital “Kosakata Bahasa Indonesia Sesuai Abjad” disingkat SAKABISA yang dikembangkan menjadi aplikasi dengan bantuan web Kodular. Penilaian ahli bahasa dan ahli media menghasilkan skor persentase 97,2% dan 95,8% (kategori sangat layak). Respon guru dan peserta didik menghasilkan skor persentase 95,53% (kategori sangat baik). Penelitian ini membuktikan bahwa guru dan peserta didik menyukai aplikasi digital dalam pembelajaran dan mengembangkan pembelajaran mandiri (self-regulated learning). Temuan ini menguatkan fakta bahwa masyarakat Indonesia tergolong literat dalam teknologi digital
Tindak Tutur Ilokusi dalam Wacana Pro dan Kontra Media Sosial pada Platform Instagram dan Youtube Arnovlin Evilin Pali'; Syamsudduha Syamsudduha; Sultan Sultan
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.4023

Abstract

Pragmatik merupakan aktivitas bertutur tidak hanya terbatas pada penuturan sesuatu, tetapi juga melakukan sesuatu atas dasar tuturan itu. Austin dalam Rusminto (2009:74) mengemukakan bahwa aktivitas bertutur tidak hanya terbatas pada penuturan sesuatu, tetapi juga melakukan sesuatu atas dasar tuturan itu. Pendapat Austin ini didukung oleh Searle menyatakan bahwa unit terkecil komunikasi bukanlah kalimat, melainkan tindakan tertentu, seperti membuat pernyataan, pertanyaan, peritah, dan permintaan Media sosial merupakan media komunikasi yang efektif, tranparasi dan efisien serta memiliki peran penting sebagai agen perubahan dan pembaharuan. Penggunaan media sosial merupakan sebuah jembatan penghubung yang bisa membantu semua kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat, sebagai proses mengalihkan pandangan masyarakat dari tradisional ke pandangan masyarakat modern. Dengan menganalisis wacana pro dan kontra media sosial pada platform Instagram dan Youtube. Metode penelitian yang digunakan adalah deksriptif kualitatif. Sedangkan teknik analisis yang digunakan adalah teknik deskriptif analisis. Adapun bentuk tindak tutur ilokusi: 5 kutipan, jenis tindak tutur ilokusi; Asertif: 4 kutipan, Direktif: 1 kutipan, Komisif: 1 kutipan, Ekspresif: 3 kutipan, dan Deklaratif: 1 kutipan.

Page 6 of 20 | Total Record : 196