cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 196 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 3 (2024)" : 196 Documents clear
The View of Slang Words in the Movie “No Hard Feelings” (2023) Hafsha Fauzia Ramadhan; Ervina CM Simatupang
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.4058

Abstract

This paper explores the types of slang words in the movie "No Hard Feelings," (2023) and analyses the significance within the context of the movie and contemporary Sociolinguistics. By analyzing the dialogue, the research highlights how slang words enhance character development, drives narrative progression, and reflects cultural authenticity. The research delves into the sociolinguistic implications of movie slang, examining its role in mirroring and shaping real-world language trends. The findings suggest that the strategic use of slang in the movie not only enriches the film’s realism but also influences audience perceptions and everyday communication patterns. This study contributes to a deeper understanding of the dynamic relationship between film dialogue and sociolinguistic evolution, emphasizing the cultural resonance of cinematic language choices. In conclusion, the strategic use of different types of slang in "No Hard Feelings" demonstrates the power of language to convey character, context, and culture. It underscores the film's commitment to capturing the nuances of modern life, making the characters' interactions both believable and compelling
Register in Reviewing Indonesian Food in Marina Tasha’s YouTube Vlog: Sociolinguistics Study Salsabila Shafa Azzahra; Ervina CM Simatupang
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.4059

Abstract

This research, titled "Register Reviewing Indonesian Food in Marina Tasha’s YouTube Vlog: A Sociolinguistic Study," aims to identify and classify the registers used in food reviews in Bandung, as well as analyze the variation of language and linguistic forms of these registers. The theories employed in this study are those of Martin Joos (1968) on language variation, and George Yule (2006) on linguistic forms. Additionally, the research utilizes a descriptive methodology. This research focuses on the analysis of registers used in food reviews presented in a popular YouTube vlog hosted by Marina Tasha. The study aims to (1) identify the various registers employed by the vlogger when reviewing Indonesian cuisine, and (2) examine how these registers differ in terms of linguistic forms and language variation. The primary data source for this descriptive qualitative research is the script and transcripts of selected food review segments from Marina Tasha's YouTube channel. The data for this study were collected from food review vlog video published on YouTube. The result is revealed 25 words that exhibited variations in language and linguistic forms within registers. The language variations found in the register words in food reviews are formal (5 words, 20%), consultative (6 words, 24%), casual (13 words, 52%), and intimate registers (1 word, 4%). The most dominat register in Indonesian Food in Marina Tasha Youtube is casual.
Pemerolehan Aspek Leksikon dan Struktur Kalimat Bahasa Indonesia: Sebuah Studi Kasus Anak Naya di Ponorogo Bambang Eko Hari Cahyono; Diah Ayu Sawitri
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.4062

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan pemerolehan bahasa aspek leksikon dan struktur kalimat pada Naya, anak usia 4 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data-data dikumpulkan melalui sumber data, yaitu informan sebanyak 2 orang, yaitu Naya dan orang tuanya, aktivitas keseharian informan, dan dokumen atau data yang terkait dengan latar belakang informan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara secara mendalam, dan dengan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif dengan 3 tahap kegiatan, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan/verifikasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Naya sebagai informan penelitian telah menguasai kosa kata/leksikon dalam jumlah yang cukup banyak, meliputi nomina, verba, adjektiva, adverbial, dan kata tugas. Jenis kosa kata yang paling banyak dikuasai adalah nomina dan verba, sedangkan yang paling sedikit dikuasai adalah jenis kata tugas. Kosa kata yang dimiliki informan memiliki karakter kosa kata agraris karena sebagian besar masyarakat sekitar informan merupakan lingkungan pedesaan dengan mata pencaharian sebagai petani dan buruh tani. Dalam bidang struktur, Naya telah mampu menyusun kalimat yang bervariasi. Kalimat yang disusun sebagian besar berbentuk kalimat tunggal, dan sebagian kecil berbentuk kalimat majemuk setara dan kalimat topik-komen. Dalam tataran struktur, terjadi interferensi bahasa Jawa ke dalam bahasa Indonesia dalam kalimat yang diujarkan oleh informan, karena informan hidup di tengah-tengah lingkungan yang dwibahasawan.
Implementasi Model Pembelajaran Project Based Learning Pada Materi Teks Laporan Hasil Observasi Di Kelas VII SMP Ummul Qur’an Annur Bogor Muhamad Sanusi; Henry Trias Puguh Jatmiko; Ady Dwi Achmad Prasetya
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.4063

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisa dan mendeskripsikan implementasi model pembelajaran pada materi teks laporan hasil observasi, meliputi perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi di SMP Ummul Qur’an Annur Bogor. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan tujuan menghasilkan penjelasan desktiptif. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa SMP Ummul Qur’an Annur menerapkan model pembelajaran project based learning dan memenuhi sintaks yang ada yaitu pengenalan masalah, mendesaign perencanaan project, penyusunan jadwal project, pelaksanaan dan monitoring project, menguji hasil, dan evaluasi & refleksi
Pengembangan Bahan Ajar Digital Storytelling Cerita Rakyat untuk Meningkatkan Kemampuan Bernalar Kritis Siswa di SMA Wulan Fajrideani; Sumiyadi Sumiyadi; Rudi Adi Nugroho
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.4075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar digital storytelling cerita rakyat yang dapat meningkatkan kemampuan bernalar kritis siswa di SMA. Alasan dari pengembangan ini adalah masih belum banyak bahan ajar digital storytelling cerita rakyat yang digunakan guru. Bahan ajar ini berisi materi cerita rakyat yang mengandung nilai kearifan lokal dan memuat hal-hal yang dapat meningkatkan kemampuan bernalar kritis. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang menggunakan model pengembangan R2D2 (Reflective, Recursive Design and Development Model). Implementasi model R2D2 dilakukan dalam tiga fokus utama atau tahap, yaitu: 1) Fokus Pendefinisian (define focus); 2) Fokus Perancangan dan Pengembangan (design and development focus), dan 3) Fokus Penyebarluasan (dissemination focus). Hasil penelitian: 1) Struktur bahan ajar adalah: Cover, Kata Pengantar, Petunjuk Penggunaan Bahan Ajar, Pembelajaran 1, Pembelajaran 2, Rangkuman, Tes Formatif, Refleksi, Glosarium, Daftar Pustaka; 2) Hasil validasi menunjukkan bahwa bahan ajar ini sangat baik dengan persentase penilaian mencapai 88,6%; 3) Respon siswa terhadap bahan ajar menunjukkan respon yang sangat baik dengan mencapai respon penilaian 88,2% bahwa bahan ajar digital storytelling cerita rakyat mudah dipahami dan dapat memotivasi untuk belajar. Berdasarkan rata-rata tersebut bahan ajar yang dikembangkan layak digunakan guru untuk pembelajaran luring maupun daring.
Struktur dan Fungsi Kalimat Tunggal pada Video Pendek Engkok Bhenni Siti Khodijah Ben Sedeh Benni Muhammad (Kajian Sintaksis) Megawati Rustan; Melina Anggraini; Agustin Eka Nuriati; Sumarlam Sumarlam
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.4076

Abstract

Bangsa Indonesia dengan keberagaman bahasa yang dimiliki menjadikan setiap daerah memiliki identitas masing-masing salah satunya adalah Madura. Bahasa Madura memiliki variasi dan kompleksitas yang dapat ditunjukkan berdasarkan struktur kalimatnya.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan struktur kalimat tunggal dan fungsi sintaksis dalam film pendek bahasa Madura berjudul Engkok Benni Siti Khadijah, Bhen Sedeh Benni Muhammad. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan sintaksis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data dari penelitian ini adalah film pendek Engkok Benni Siti Khadijah Bhen Sedeh Benni Muhammad yang didapatkan dari Youtube. Data pada penelitian ini berupa dialog/percakapan pada video pendek bahasa Madura berjudul Engkok Benni Siti Khadijah, Bhen Sedeh Benni Muhammad beserta konteksnya. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan metode simak bebas libat cakap dan teknik catat melalui transkripsi otografis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 15 data kalimat tunggal dengan 7 struktur kalimat yang berbeda yaitu, S-P, S-P-O, S-P-K, S-K-P, S-K-P-O, P-O, K-S-P. Kategori setiap fungsi BMDB ditemukan meliputi, subjek (S) diisi oleh nomina, pronomina, dan demonstratif; predikat (P) diisi oleh verba, adverbia; objek (O) diisi oleh adjektiva, nomina, preposisi; dan keterangan (K) diisi oleh adverbial, adjektiva, preposisi, dan nomina.
Model Praktis Kesantunan Berbahasa dalam Pengumuman bagi Penumpang Kereta Rel Listrik Winda Setyawati; Muhlis Fajar Wicaksana; Dewi Kusumaningsih
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.4077

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membangun komunikasi melalui bahasa yang santun bagi penumpang kereta rel listrik sebagai salah satu penghubung kepada konsumen pengguna kereta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, analisis, dan dokumentasi. Data penelitian ini berupa parktik kesantunan bahasa secara verbal dalam pengumuman KRL yang diperoleh melalui pengamatan dan dokumentasi. Sumber data yang didaptkan sebanyak 37 pengumuman verbal di KRL Gawok Solo-Yogyakarta selama 1 jam perjalanan. Teknik pengambilan data dilakukan dengan simak dan rekam kemudian transkripsi serta diklasifikasikan berdasarkan aspek kesantunan berbahasa yang digunakan, meliputi pengumuman “sapaan”, pengumuman "himbauan", pengumuman "terima kasih", pengumuman “perintah” yang santun. Selanjutnya, teknik analisis data dilakukan dengan analisis konteks yaitu mengidentifikasi dan mendeskripsikan aspek-aspek kesantunan berbahasa berdasarkan teori Leech. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek kesantunan berbahasa telah diupayakan dalam pengumuman di KRL Gawok Solo-Yogyakarta, meskipun masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan. Ditemukan 16 kalimat yang mengandung 4 aspek kesantunan bahasa yang terdiri dari pengumuman verbal “sapaan” sebanyak 2 data, pengumuman verbal “himbauan” sebanyak 7 data, pengumuman ucapan “terima kasih” sebanyak 4 data, dan pengumunan verbal “perintah” ditemukan sebanyak 2 data Peningkatan yang perlu dilakukan meliputi variasi penggunaan kalimat untuk “sapaan, himbauan, terima kasih, perintah”
Understanding Contextual Aspects of the Word ‘Look’ in Corpus of Contemporary American English: Semantics Study Hani Rahmah; Ervina CM Simatupang
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.4079

Abstract

This research investigates the contextual aspects and lexical semantics of the word "look" within the Corpus of Contemporary American English (COCA). By examining how "look" functions across different contexts, this study aims to uncover the multifaceted nature of its meaning and usage. The research is grounded in semantic theory, drawing on the works of Leech, and other prominent linguists to explore how meaning is constructed and conveyed through language. Key focuses include the categorization of "look" across various parts of speech, such as verbs, nouns, and interjections, and the examination of its idiomatic, non-idiomatic, and compositional meanings. The study employs a qualitative research methodology, analyzing linguistic data from COCA to identify patterns and themes in the usage of "look." This research aims to elucidate the complex interplay between context and meaning, offering insights into the cognitive processes involved in language comprehension and production. The findings highlight the significance of semantics in understanding language, particularly how specific words can convey a wide range of meanings depending on their contextual usage. Overall, this research contributes to the field of lexical semantics by providing a comprehensive analysis of the word "look," demonstrating its versatility and the intricate mechanisms by which meaning is negotiated in language. The research has implications for linguistic theory, language education, and the development of more precise language processing systems.
Impoliteness Strategies In The Third Indonesia Presidential Debate 2024: Pragmatics Research Hana Maria Simanjuntak; Ervina CM Simatupang
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.4080

Abstract

This research examines the impoliteness strategies employed during the third Indonesian Presidential Debate of 2024 from a pragmatic perspective. Using Jonathan Culpeper's theories of impoliteness (1996, 2011) as a theoretical framework, the research aims to identify and analyze the types of impoliteness strategies used by presidential candidates and determine their functions within the debate context. The research utilizes a descriptive qualitative method, with data collected from the Kompas TV YouTube channel's broadcast of the debate. The research focuses on identifying instances of bald-on-record impoliteness, positive impoliteness, negative impoliteness, sarcasm/mock politeness, and withhold politeness. Additionally, it examines whether these strategies serve affective, coercive, or entertaining functions. Preliminary analysis reveals the presence of four types of impoliteness strategies: bald-on-record, positive impoliteness, negative impoliteness, and sarcasm. Notably, bald-on-record impoliteness emerged as the most frequently used strategy, while no instances of withhold politeness were observed. The affective function was found to be the most prevalent, suggesting that candidates often employ impoliteness to express emotions and influence audience perceptions. This research contributes to the field of pragmatics by providing insights into language use in high-stakes political contexts. It also offers a deeper understanding of how impoliteness strategies can impact public perception and the democratic process in Indonesia. The findings may serve as a valuable resource for future studies on political discourse and communication strategies in presidential debates.
Analisis Gaya Bahasa Iklan Minuman dan Makanan Edisi Ramadan 2024 Firly Nurdina; Tadjudin Nur; Arju Susanto
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.4083

Abstract

Penggunaan bahasa yang kreatif dan menarik untuk menunjukkan kekhasan suatu produk dalam iklan dapat disebut sebagai gaya bahasa pada iklan. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mendeskripsikan gaya bahasa yang digunakan pada slogan iklan minuman dan makanan edisi Ramadan 2024. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif. Data yang diteliti berupa bahasa tulisan slogan iklan minuman dan makanan edisi Ramadan 2024 yang diambil dari Youtube. Analisis data menggunakan teori gaya bahasa Tarigan yang mengklasifikasi 4 gaya bahasa, yaitu gaya bahasa perbandingan, gaya bahasa pertentangan, gaya bahasa pertautan, dan gaya bahasa repetisi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa slogan iklan minuman dan makanan edisi Ramadan 2024 paling banyak menggunakan gaya bahasa perulangan. Paling banyak kedua yaitu gaya bahasa perbandingan, kemudian diikuti dengan gaya bahasa pertentangan dan gaya bahasa pertautan. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa kalimat pada slogan iklan yang menggunakan gaya bahasa terlihat lebih menarik dibandingkan dengan slogan iklan yang tidak menggunakan gaya bahasa. Penelitian ini diharapkan bisa bermanfaat sebagai sumber acuan penelitian selanjutnya dan membantu dalam pelaksanaan penelitian gaya bahasa, terutama gaya bahasa pada iklan.

Page 8 of 20 | Total Record : 196