Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Articles
238 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 11 No. 1 (2025)"
:
238 Documents
clear
Penerapan Project Based Learning dalam Mengalihwahanakan Teks Hikayat ke Cerita Pendek
Titin Setiartin Ruslan;
Nadia Bella Mulkillah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5377
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Project Based Learning terhadap kemampuan mengalih wahanakan teks hikayat menjadi cerita pendek. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Metode Eksperimen bertujuan untuk mengetahui sebab akibat antara variable yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 87,7%. Model pembelajaran Project Based Learning berkontribusi 64,7% terhadap peningkatan kemampuan mengalihwanakan teks hikayat ke dalam bentuk cerita pendek. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan mengalih wahanakan teks hikayat menjadi cerita pendek.
Konflik Sosial dalam Novel Pukul Setengah Lima Karya Rintik Sedu Pendekatan Sosiologi Sastra
Chika Marsella;
Arju Susanto;
Kurnia Rachmawati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5380
Penelitian ini berfokus pada konflik sosial dan penyelesaian terhadap konflik novel Rintik Sedu berjudul Pukul Setengah Lima, adapun tujuan pada penelitian ini yaitu untuk menganalisis bentuk konflik sosial dan penyelesaian terhadap konflik pada novel. Metode yang peneliti gunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif, dalam menggunakan metode deskriptif kualitatif tentunya penelitian ini akan mengamati, menganalisis, dan mendeskripsikan secara terperinci. Teknik simak catat diterapkan sebagai pengumpulan data, adapun data yang digunakan yaitu kalimat pada novel, paragraf, serta kutipan-kutipan pada novel. Penelitian ini juga termasuk ke dalam penelitian karya sastra dengan pendekatan sosiologi sastra. Teori konflik sosial Georg Simmel digunakan untuk menganalisis data pada penelitian ini. Hasil penelitian ini menujukan terdapat empat konflik sosial pada novel Pukul Setengah Lima karya Rintik Sedu yaitu: 1) konflik antagonik, 2) konflik hukum, 3) konflik kepentingan, dan 4) konflik hubungan intim atau akrab. Temuan penelitian ini juga terdapat penyelesaian konflik seperti yang dikemukakan oleh George Simmel, yakni: (1) penyelesaian masalah dengan penghapusan dasar konflik; (2) penyelesaian masalah dengan kemenangan satu pihak; (3) dan penyelesaian masalah dengan kompromi.
Kepribadian Tokoh Utama Film”Ku Kira Kau Rumah”: Kajian Psikologi Sastra Sigmund Freud
Shaya Seriefaza;
Eka Nova Ali Vardani;
Dina Merdeka Citraningrum
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5389
Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menganalisis dinamika kepribadian tokoh utama dengan nama Niskala, dalam film Ku Kira Kau Rumah dengan menggunakan pendekatan psikoanalisis Sigmund Freud yang mencakup konsep id, ego, dan superego. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis data yang berfokus pada dialog dan adegan dalam film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepribadian Niskala dipengaruhi oleh gangguan bipolar yang ia alami, sehingga id cenderung lebih dominan dibandingkan ego dan superego. Id Niskala terlihat melalui luapan emosional dan impulsif yang sering muncul secara tiba-tiba dan sulit untuk dikontol. Ego berperan sebagai mediator, meskipun terkadang gagal menjaga keseimbangan kepribadian akibat tekanan emosional yang berat. Superego Niskala, meskipun berfungsi sebagai pengingat moral, seringkali kalah oleh dorongan id dalam situasi tertentu. Penelitian ini memperlihatkan bahwa psikoanalisis Freud relevan untuk menganalisis tokoh dengan kompleksitas psikologis, terutama dalam kaitannya dengan kondisi mental seperti gangguan bipolar yang dialami tkoh utama pada film Ku Kira Kau Rumah.
The Concept of Locally Contained Independent Learning Model: Glocalization in Elementary School Indonesian Language Learning in the Coastal Area of Southwest Papua
Teguh Yuliandri Putra;
Vismaia Sabariah Damaianti;
Yeti Mulyati;
Andoyo Sastromihardjo
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5390
This study describes the concept of an independent learning model as a demand for 21st century learning that is aligned with local wisdom content. Through the concept of glocalization in learning, it will be able to increase the cognitive potential of students more optimally. This study aims to help improve the quality of learning to read and write for elementary school students in grade 1 in remote coastal areas of Southwest Papua. This study uses a descriptive qualitative method to present in a structured manner the concept of an independent learning model with local content in learning Indonesian (beginning reading and writing). Data collection techniques and instruments in this study use observation, interview, and documentation techniques. The results of this study are 1) a description of the syntax concept of an independent learning model with local content; 2) a description of the stages of glocalization of Indonesian language learning; and 3) a description of the value of student learning outcomes. The conclusion of this study is that through glocalization of Indonesian language learning in elementary school children, it will be able to improve the ability to read and write very effectively through five syntax models of independent learning with local wisdom content.
Deiksis dalam Novel Kado Terbaik Karya J.S Khairen dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA
Nurrahma Nurrahma;
Jufri Jufri;
Hajrah Hajrah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5393
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan deiksis dalam novel Kado Terbaik karya J.S Khairen dan implikasinya terhadap pembelajaran Bahada Indonesia di Sekolah Menengah Atas (SMA). Selanjutya, jenis penelitian ini ialah jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Peneliti menggunakan teori dari Dell Hymes (1974) dan George Yule (2006). Teknik pengumpulan data berupa teknik dokumnetasi, teknik baca, dan teknik catat. Sumber data dalam penelitian ini yaitu novel Kado Terbaik karya J.S Khairen yang berjumlah 245 halaman. Hasil dalam penelitian ini ditemukan deiksis pada novel sebanyak 719 data, deiksis yang ditemukan meliputi deiksis persona 425 data, deiksis tempat 65 data, deiksis waktu 110 data, deiksis sosial 98 data, dan deiksis wacana 21 data. Berdasarkan deiksis tersebut dapat diketahui bahwa deiksis yang banyak ditemukan adalah deiksis persona. Kajian deiksis ini berimplikasi terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA kelas XI pada pembelajaran karya sastra fiksi (novel). Deiksis dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar khususnya pada elemen menulis karena deiksis terkait dengan unsur-unsur karya sastra.
Tindak Tutur dalam Novel “Gadis Kretek” Karya Ratih Kumala: Analisis Semiotik dan Feminis
Annisa Fadhilla Hartono Siwi;
Andi Haris Prabawa
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5401
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk tindak tutur dalam novel Gadis Kretek karya Ratih Kumala dengan menggunakan pendekatan semiotik dan feminis, serta relevansinya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Fokus penelitian mencakup tindak tutur lokusi, ilokusi (representatif, direktif, ekspresif, komisif, dan deklaratif), dan perlokusi yang digunakan oleh tokoh-tokoh dalam novel Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data utama dalam penelitian ini adalah novel Gadis Kretek karya Ratih Kumala. Data berupa kutipan dialog yang mengandung tindak tutur diidentifikasi dan dianalisis berdasarkan teori tindak tutur Austin (1962) dan Searle (1971). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak, catat, dan dokumentasi. Teknik simak dilakukan dengan membaca dan menyimak isi novel secara menyeluruh untuk menemukan dialog-dialog yang relevan. Selain itu, pendekatan semiotik digunakan untuk mengidentifikasi tanda-tanda dan simbol dalam dialog yang mencerminkan nilai sosial dan budaya. Pendekatan feminis diterapkan untuk menganalisis bagaimana bahasa dalam novel ini merepresentasikan posisi perempuan dan nilai-nilai gender. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur dalam novel ini merefleksikan realitas sosial dan budaya, seperti identitas lokal kretek dan kritik terhadap sistem patriarki. Pendekatan semiotik membantu mengungkap makna simbolis dalam dialog, sedangkan pendekatan feminis menyoroti perjuangan tokoh perempuan melawan ketidakadilan gender. Penelitian ini juga memiliki relevansi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, terutama untuk materi teks cerita fiksi di jenjang SMA, yang dapat digunakan untuk melatih kemampuan analisis siswa terhadap jenis tindak tutur dan refleksi nilai sosial-budaya dalam teks sastra. Penelitian ini berkontribusi dalam mengintegrasikan kajian linguistik dengan pendidikan karakter berbasis sastra.
Ma’nene’ Sebagai Ekspresi Liturgis: Memahami Ma’nene’ sebagai Perayaan Liturgis dengan Pendekatan Anamnesis
Kristanto Kristanto;
Stepanus Ammai Bungaran
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5413
Tulisan ini mengeksplorasi praktik Ma’nene’ yang dilakukan oleh orang Toraja-Kristen. Penelitian ini menempatkan Ma’nene’ sebagai perayaan liturgis melalui pendekatan anamnesis, yaitu pengingatan dan perayaan atas kehadiran Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun Ma’nene’ sering dianggap problematis dalam konteks kekristenan, pendekatan ini menawarkan integrasi ritus dan etos sebagai ekspresi iman. Dengan metode kualitatif berbasis observasi, wawancara, dan studi pustaka, penelitian menunjukkan bahwa Ma’nene’ menghubungkan dimensi kultural, historis, dan teologis. Dalam perspektif anamnesis, seluruh tahapan ritual Ma’nene’, termasuk pemberian persembahan dan jamuan, adalah perayaan liturgis. Ma’nene’ merefleksikan penghayatan akan kasih Allah dan pemeliharaan-Nya yang tak berkesudahan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Ma’nene’ dapat menjadi sarana dialog antara iman Kristen dan tradisi ketorajaan, sekaligus menjadi pengingat akan kehadiran Kristus dalam kehidupan komunitas Toraja.
Information Literacy: Writing Scientific Articles In Collegetall
Juni Syaputra;
Vismaia S Damaianti;
Dadang S Anshori;
Andoyo Satromiharjo;
Hakiki Elvionika
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5418
Students tend to experience difficulties in writing scientific papers due to a low reading and writing literacy culture, less than optimal interaction with texts, students' tendency culture, less than optimal interaction with texts, students' tendency to copy other people's work and then claim it as their work, self-correction that is not carried out, and not knowing the phases in writing scientific work. This problem is based on poor information literacy skills. Information literacy is the most important part of the process of writing a scientific paper. This study aims to describe information literacy in writing scientific articles in tertiary institutions. The method used in this research is the descriptive method. The data used in this study are the obstacles faced by students in writing scientific articles. Data sources of information literacy were obtained by distributing questionnaires to students. The data analysis technique used is to calculate the percentage of problems in writing scientific articles and the sources of information literacy used. The next step is to group the results of the questionnaire into the data tabulation table. The results showed that the problems encountered in writing scientific papers in the form of articles were lack of understanding of how to write works well 63.5%, difficulty developing ideas 98.4%, difficulty writing introductory sections 97.6%, difficulties in conducting discussions 67.2 %. While the results of student information literacy sources were obtained from the Google application 57.2%, 19% were obtained through Google Scholar, 12.8% from books, and 11% from other sources.
Pemertahanan Bahasa Makassar di Kelurahan Bontokio Kabupaten Pangkep
Sri Wahyuni;
Mantasiah R.;
Hajrah Hajrah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5420
Pemertahanan bahasa berkaitan erat dengan identitas budaya, di mana bahasa sering kali menjadi simbol dari identitas suatu komunitas. Oleh karena itu, sosiolinguistik membantu memahami dinamika pemertahanan bahasa, seperti faktor-faktor yang menyebabkan suatu bahasa bisa bertahan atau bahkan terancam punah.peneitian ini di maksudkan untuk memahami dinamika penggunaan Bahasa Makassar di Kelurahan Bontokio, Kabupaten Pangkep, serta faktor-faktor yang mempengaruhi pemertahanannya.penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang di fokuskan untuk memahami secara mendalam dinamika pemertahanan Bahasa Makassar di Kelurahan Bontokio, Kabupaten Pangkep.penelitian ini menunjukkan bahwa pemertahanan Bahasa Makassar di Kelurahan Bontokio dipengaruhi oleh berbagai faktor signifikan. Pergeseran bahasa lebih cepat terjadi di kalangan generasi muda yang lebih sering menggunakan Bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Keluarga memainkan peran kunci dalam memperkenalkan dan melestarikan Bahasa Makassar,serta tantangan dalam proses pemertahanan Bahasa Makassar di Kelurahan Bontokio terlihat dari pergeseran signifikan dalam penggunaannya, di mana Bahasa Makassar semakin terbatas pada situasi tertentu, seperti acara adat dan tradisional, sementara generasi muda lebih memilih menggunakan Bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam ranah formal seperti sekolah dan pekerjaan. Ketidakseimbangan penggunaan bahasa antar generasi, minimnya dukungan dari institusi pendidikan dan media, serta tekanan sosial dan modernisasi, semakin memperburuk pelestarian bahasa ini
Media Padlet dalam Pembelajaran Menulis Teks Prosedur pada Siswa Kelas VI SD Metro School Kota Makassar
Sudirman Sudirman;
Usman Usman;
Abdul Azis
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5421
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keefektifan media Padlet dalam meningkatkan kemampuan menulis teks prosedur pada siswa kelas VI SD Metro School. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen non-equivalent-control-group-design. Populasi penelitian terdiri dari 32 siswa yang diberikan pre-test dan post-test untuk mengukur kemampuan menulis teks prosedur. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada nilai rata-rata post-test (89.94) dibandingkan pre-test (59.67), dengan varians dan standar deviasi yang lebih kecil. Keunggulan Padlet, seperti kolaborasi, fleksibilitas visualisasi, kemudahan umpan balik, dan aksesibilitas, terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi dan pemahaman siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Padlet merupakan media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan menulis teks prosedur pada siswa sekolah dasar.