Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Articles
238 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 11 No. 1 (2025)"
:
238 Documents
clear
Analisis Kritik Politik dalam Novel Bungkam Suara Karya J.S. Khairen
Siti Afifatur Rohmah;
Sugiarti Sugiarti
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5281
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kritik politik dan dampak politik dalam novel Bungkam Suara karya J.S. Khairen. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah novel yang berjudul Bungkam Suara karya J.S. Khairen. Penelitian ini menggunakan teknik deskriptif analisis. Penggunaan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi pustaka, membaca, mencatat, dan menganalisis. Hasil penelitian ini berupa analisis kritik politik dalam novel novel Bungkam Suara karya J.S. Khairen ini memaparkan tentang berbagai aspek politik, termasuk kekuasaan, kebijakan, dan hukum, serta dampaknya terhadap masyarakat. Novel ini menggambarkan kekecewaan terhadap retorika politik yang tidak terealisasi. Tokoh Timmy mencerminkan ketidakadilan dan kegagalan negara dalam melindungi warganya. Novel ini juga mengkritik korupsi, oligarki, dan penyalahgunaan hukum yang memperkuat kekuasaan elite, serta penangkapan menteri sebagai bentuk penyalahgunaan wewenang. Dampak politik yang digambarkan mencakup ketidakstabilan, manipulasi opini publik melalui teknologi, dan kesenjangan pembangunan. Novel ini menunjukkan bagaimana krisis demokrasi memperburuk ketidakpercayaan terhadap pemerintah dan menciptakan ketidakadilan struktural. Dengan kisah yang disampaikan melalui novel Bungkam Suara karya J.S. Khairen mengajak pembaca merenungkan pentingnya pemerintahan yang transparan dan berintegritas, serta bahaya ketidakadilan dan penyalahgunaan kekuasaan. Penelitian ini menunjukkan bagaimana novel Bungkam Suara menjadi media untuk menyampaikan kritik politik yang relevan dengan konteks masyarakat. Novel ini dapat menjadi refleksi penting bagi pembaca untuk memahami kompleksitas dan dampak buruk dari sistem politik yang tidak transparan dan tidak adil, serta perlunya perbaikan tata kelola politik demi keberlangsungan demokrasi dan kesejahteraan masyarakat.
Revealing Indonesia through The Grief of Film: Marlina The Murderer in Four Acts
Fitriansal Fitriansal
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5290
This study is based on qualitative research using the grief of film model in the five stages of Kubler-Ross. The aim is to unveil the grief of the film "Marlina The Murderer in Four Acts" by Mouly Surya, constructed through the exotic cultural anthropology of Indonesia, inspired by a true story in the Sumba region. The research results indicate that the film depicts the character Marlina undergoing a grief process in constructing its narrative. The film's foundation lies in the truth of reality, interpreted through Indonesia's ideology, utilizing the grand power of art and culture. This ultimately gives rise to the concept of the essence of interpreting nationalism through the character 'Marlina' as a representation of marginalized women challenging the nation's reality.
Analisis Tindak Tutur dalam Takarir Serial Emily in Paris
Khansa Almaida;
Farida Amalia;
Iis Sopiawati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5296
Tindak Tutur atau tuturan merupakan suatu elemen penting dalam berbahasa yang dimana kehadirannya selalu muncul dan digunakan ketika kita berdialog dengan sesama. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis, mengidentifikasi serta mengklasifikasikan jenis Tindak tutur pada takarir dialog serial drama asing. Serial drama yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Serial Emily in Paris musim keempat dengan jumlah 10 episode yang berdurasi 30 menit per serial. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data simak dan catat dibantu dengan instrumen penelitian berupa kartu data guna mempermudah proses pencatatan dan penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, telah ditemukan 554 data yang kemudian diklasifikasikan menjadi 3 jenis tindak tutur berdasarkan teori Austin dan Searle, yakni Tindak Lokusi, Ilokusi dan Perlokusi. Fokus pada penelitian ini yaitu menentukan jenis tindak tutur yang paling dominan digunakan pada dialog serial tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, jenis yang paling banyak digunakan yaitu jenis Tindak Lokusi Deklaratif dengan jumlah 164 data yang dimana tuturan digunakan untuk menyampaikan informasi ataupun memberikan suatu pernyataan kepada mitra tutur.
Analisis Strategi Penerjemahan Metafora Bahasa Perancis ke dalam Bahasa Indonesia dalam Novel Candide ou l’optimisme Karya Voltaire
Zoya Naura Rizky Sumartanto;
Dadang Sunendar;
Rika Widawati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5300
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penerjemahan metafora dari bahasa Prancis ke dalam bahasa Indonesia dalam novel Candide ou l’optimisme karya Voltaire. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi strategi penerjemahan yang digunakan oleh penerjemah dalam menerjemahkan metafora. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis data berdasarkan teori penerjemahan metafora oleh Larson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerjemah menggunakan berbagai strategi, seperti penerjemahan metafora ke metafora dengan citra yang sama, metafora ke metafora dengan citra yang berbeda, metafora ke simile dan metafora ke ungkapan non-figuratif. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai tantangan dan kompleksitas dalam menerjemahkan metafora, serta kontribusi teoritis dan praktis bagi studi penerjemahan sastra.
Analisis Penggunaan Majas Hiperbola pada Iklan Produk Makanan dan Minuman Perancis
Aina Salsabilla;
Tri Indri Hardini;
Iim Siti Karimah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5301
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (a) makna dari majas hiperbola pada iklan produk makanan dan minuman Perancis, dan (b) pengaruh majas hiperbola pada iklan produk makanan dan minuman Perancis berdasarkan teori iklan AIDCA yang dikemukakan oleh Kasali dan Kotler, dkk. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini menggunakan dua teknik pengumpulan data, yaitu: (1) teknik simak, dan (2) teknik catat. Sedangkan untuk analisis data, penelitian ini menggunakan tiga teknik, yaitu: (1) reduksi data, dimana peneliti menyederhakan dan merangkum data hingga hanya data-data relevan yang tersisa, (2) penyajian data, dimana peneliti menampilkan data dalam bentuk yang mudah dipahami, dan (3) penarikan kesimpulan, dimana peneliti memberikan kesimpulan dari data-data telah dianalisis. Data yang digunakan pada penelitian ini diambil dari aplikasi Pinterest. Dari hasil reduksi, terdapat 30 iklan yang mengandung majas hiperbola dari total 80 iklan produk makanan dan minuman Perancis yang ditemukan di Pinterest. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa majas hiperbola memiliki makna yang berpengaruh pada kriteria iklan yang baik berdasarkan teori AIDCA yang dikemukakan oleh Kasali dan Kotler, dkk.
Analisis Strategi Penerjemahan Puisi Bahasa Perancis Karya Victor Hugo ke dalam Bahasa Indonesia pada Situs Bacapetra.co
Mayora Zahwa Pricilla;
Dadang Sunendar;
Farida Amalia
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5302
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan strategi penerjemahan puisi yang digunakan dalam lima puisi Bahasa Perancis karya Victor Hugo yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia pada situs Bacapetra.co. Fokus dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi khusus penerjemahan puisi berdasarkan tinjauan Lefevere, mendeskripsikan strategi untuk menerjemahkan struktur & makna berdasarkan teori Suryawinata Hariyanto, serta strategi penerjemahan untuk gaya bahasa kiasan puisi yang diusulkan Liu Qiong & Zhang Xiaobing. Melalui metode kualitatif deskriptif dengan teknik simak dan catat pada setiap baris dalam setiap bait untuk mengetahui jenis-jenis strategi yang digunakan oleh penerjemah. Dari data yang telah dianalisis, jenis strategi khusus yang digunakan hanya strategi interpretasi(59.46%), literal(39,19%),dan fonemik(2,7%). Strategi modulasi (37,84%) dominan digunakan pada strategi struktur. Strategi makna didominasi oleh strategi penyusutan & perluasan(24,32%). Strategi Penerjemahan gaya bahasa cenderung menggunakan jenis penerjemahan harfiah(28.38%), lalu penerjemahan harfiah-makna(24.32%), dan Penerjemahan penggantian (22.97%).
Analisis Semantik dan Budaya dalam Lirik Lagu ‘Les Champs-Élysées’
Almeyda Leonita Wardhaya;
Yuliarti Mutiarsih;
Farida Amalia
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5303
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis makna semantik dan mengidentifikasi unsur-unsur budaya yang tercermin dalam lirik lagu ‘Les Champs-Élysées’ yang diciptakan oleh Mike Wilsh dan Claude François, serta dipopulerkan oleh Joe Dassin pada tahun 1969. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan teori semantik dari Leech (1981) serta teori kebudayaan dari Koentjaraningrat (1985). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik analisis dokumen dan analisis konten. Data yang dianalisis berupa lirik lagu "Les Champs-Élysées" dalam bahasa Prancis. Proses analisis mencakup identifikasi jenis makna semantik dan unsur budaya yang terkandung dalam lirik lagu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu ini didominasi oleh makna denotatif, konotatif, sosial, dan afektif, yang menggambarkan kehidupan sosial dan budaya di Paris. Selain itu, lirik lagu ini mencerminkan berbagai unsur budaya, seperti gaya hidup, seni, dan kebebasan, yang merupakan bagian dari identitas masyarakat Prancis. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa lirik lagu tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran bahasa dan budaya.
Tindak Tutur Ekspresif dalam Percakapan Terapeutik Pasien NAPZA: Kajian Pragmatik Klinis
Fitriani Dwiyanti Putri;
Astri Widyaruli Anggraeni;
Fitri Amilia
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5307
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan fungsi tindak tutur ekspresif yang muncul dalam percakapan terapeutik antara terapis dan pasien yang mengalami penyalahgunaan NAPZA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif untuk mengklasifikasikan bentuk dan fungsi tindak tutur ekspresif tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam percakapan terapeutik antara terapis dan pasien NAPZA terdapat berbagai bentuk tindak tutur, seperti tindak tutur langsung literal, tindak tutur langsung tidak literal, tindak tutur tidak langsung literal, dan tindak tutur tidak langsung tidak literal. Bentuk-bentuk tindak tutur ini kemudian dikelompokkan berdasarkan kalimat deklaratif, imperatif, interogatif, dan eksklamatif yang masing-masing memiliki fungsi tertentu. Pada penelitian ini disimpulkan bahwa tindak tutur ekspresif memiliki peran penting dalam memotivasi pasien, meningkatkan kepercayaan diri, dan mendukung proses pemulihan pasien. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan praktik terapeutik serta memperkaya ilmu pengetahuan di bidang linguistik dan psikologi klinis. Selain itu, temuan ini dapat memberikan rekomendasi untuk meningkatkan keterampilan komunikasi para terapis, guna mendukung keberhasilan terapi pasien NAPZA.
Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Prosedur Siswa SMP dengan Pemanfaatan Media Visual
Oggi Satrio;
Hary Soedarto Harjono;
Lusia Oktri Wini
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5311
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks prosedur siswa kelas VII SMP Negeri 2 Muko-Muko Bathin VII dengan menggunakan media visual interaktif. Untuk mengatasi keterbatasan kreativitas dan minat siswa, peneliti menerapkan media visual berbasis slide PowerPoint yang dirancang dengan menggunakan aplikasi Canva, diproyeksikan melalui infocus untuk menciptakan pembelajaran yang lebih dinamis dan menarik. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media visual interaktif efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis teks prosedur siswa. Pada siklus pertama, persentase siswa yang mencapai kriteria ketercapaian tujuan pelajaran (KKTP) adalah 46,67%, sementara pada siklus kedua meningkat menjadi 100%. Rata-rata nilai siswa juga mengalami peningkatan signifikan dari 57,21 pada pratindakan menjadi 80,92 pada siklus II. Penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan media visual yang menarik dapat meningkatkan pemahaman siswa dan mendorong partisipasi aktif dalam proses pembelajaran.
Stereotip “Bad Women” dan Perlawanan Perempuan dalam Novel Karya Penulis Perempuan
Uni Nur Afifah;
Hasan Suaedi;
Dzarna Dzarna
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5325
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran stereotip "bad women" dalam pembentukan identitas perempuan serta menggali bentuk-bentuk perlawanan perempuan terhadap stereotip tersebut dalam tiga novel karya penulis perempuan: Geni Jora karya Abidah El Khalieqy, Perempuan di Titik Nol oleh Nawal El Saadawi, dan Pada Sebuah Kapal karya Nh. Dini. Metode yang digunakan adalah analisis tekstual dengan pendekatan deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk mengidentifikasi stereotip gender dan respons perlawanan dari tokoh perempuan dalam ketiga novel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stereotip "bad women" digunakan untuk mengontrol perilaku perempuan melalui pelabelan negatif terhadap perempuan yang melawan norma-norma patriarkal. Stereotip sebagai suatu cara untuk memberi label atau mengelompokkan individu atau jenis pekerjaan tertentu. Ketiga novel menggambarkan tokoh perempuan yang menghadapi stereotip tersebut dengan cara yang beragam, mulai dari perlawanan terbuka hingga tertutup. Dapat disimpulkan bahwa stereotip "bad women" menjadi alat yang memperkuat ketidaksetaraan gender, namun perempuan dalam karya sastra ini menunjukkan bahwa perlawanan dapat muncul dalam berbagai bentuk, baik eksplisit maupun implisit. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami isu gender dalam sastra dan membuka peluang untuk kajian lebih lanjut mengenai representasi perempuan dalam budaya patriarkal.