cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 67 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 1 (2023)" : 67 Documents clear
Language affixation Java in Village Purwosari Subdistrict Tomoni Timur East Luwu Regency Harsia; Ayu Indriani
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2488

Abstract

This study aimed to describe the affixation te r so in Java in the village Purwosari District of Tomoni East . This research uses a descriptive method. The subjects of this study were all Javanese vocabulary that experienced affixation. In this study, the authors focused on the functions and meanings of affixes contained in vocabulary. The data were obtained from people who live in the area of Purwosari through documentation techniques, interview techniques , competent listening techniques, note taking techniques, questionnaire techniques, and recording techniques . The results of this study the menu n verifiers indicate the languageIn Java, there are six types of prefixes, namely ( nge - , nya - , per - , ng - , se - , ke - ) There are eight kinds of suffixes, namely ( -ne, -e, -en, -ke, -an, -i, -kan, and was the one ) simulfix there are six kinds of ( all and -ne, per- and -an, nge- and -to, ng- and -Ni, nye- and - to, to- and - en ) . In this study, the authors did not find infix affixes. The meaning of the affix will be formed according to the affix attached to the root word and the function of the affix is ​​to change the type of word from other types of words.
Kemampuan Membaca Pemahaman melalui Model Pembelajaran Index Card Match Siswa SMP Negeri 1 Bua Ponrang Kabupaten Luwu Abd. Rahim Ruspa; Sehe; Nirwana; Syindi Abidin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2489

Abstract

Penelitian ini bertujuan kemampuan membaca pemahaman melalui model pembelajaran index card match siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Bua Ponrang Kabupaten Luwu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang melibatkan dua kelompok. Penelitian ini didesain secara deskriptif. Sampel pada penelitian ini, yaitu siswa kelas siswa kelas VIII.4 yang ditentukan secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Data hasil penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pretest yang diperoleh siswa kelas VIII.4 SMP Negeri 1 Bua Ponrang Kabupaten Luwu dalam membaca pemahaman, yaitu 84,92, sedangkan nilai rata-rata posttest yang diperoleh siswa kelas VIII.4 SMP Negeri 1 Bua Ponrang Kabupaten Luwu dalam membaca pemahaman, yaitu 92,84. Hasil pencapaian KKM siswa kelas VIII.4 SMP Negeri 1 Bua Ponrang Kabupaten Luwu dalam membaca pemahaman sebelum menggunakan model pembelajaran index card match yang mendapat nilai 75 ke atas sebanyak 22 sampel (88%), sedangkan hasil pencapaian KKM siswa kelas VIII.4 SMP Negeri 1 Bua Ponrang Kabupaten Luwu dalam membaca pemahaman setelah menggunakan model pembelajaran index card match yang mendapat nilai 75 ke atas sebanyak 23 sampel (92%). Perolehan nilai rata-rata dan hasil pencapaian KKM menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran index card match lebih baik dibandingkan dengan tanpa menggunakan model pembelajaran index card match dalam membaca pemahaman siswa kelas VIII.4 SMP Negeri 1 Bua Ponrang Kabupaten Luwu. Dengan demikian, siswa dapat dikatakan mampu dalam membaca pemahaman karena siswa yang memperoleh nilai 75 ke atas mencapai 85%.
Pengembangan Media Audio Visual Berbasis Video Animasi dalam Memproduksi Teks Prosedur Sederhana pada Siswa Kelas VII SMPN 1 Sendana Reski Aulia Darman Ak. S; Abd. Rahman Rahim; Haslinda
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2312

Abstract

ABSTRAK Bahasa Indonesia sangat perlu dipahami oleh siswa, salah satu materi pembelajarannya yakni teks prosedur. Teks prosedur merupakan suatu bentuk teks yang berisi langkah-langkah atau tahapan yang harus ditempuh untuk melakukan sesuatu sehingga mudah dan benar dalam proses pengerjaanya. Penelitian ini bertujuan mengetahui validitas, kepraktisan dan keefektifan penggunaan media video animasi sebagai media pembelajaran teks prosedur pada siswa SMP Negeri 1 Sendana khususnya kelas VII dan mengacu pada kurikulum merdeka. Jenis penelitian yakni penelitian dan pengembangan (research and development (R&D)) dengan metode kuantitatif deskriptif. Model yang digunakan merupakan model Baker and Schultz meliputi tahapan perumusan, tahap spesifikasi langkah, tahap uji coba soal, tahap pengembangan produk, tahap uji coba produk, tahap revisi produk, dan tahap analisis untuk pemanfaatan. Subjek penelitian yaitu ahli materi, ahli media, guru dan siswa dengan menggunakan angket dan lembar evaluasi. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yakni wawancara, tes hasil belajar, observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden guru dan siswa menyatakan perlu dan sangat membutuhkan media pembelajaran video animasi dalam proses belajar atau evaluasi pembelajaran. Pada analisis validitas, validator merupakan ahli yang dipilih oleh peneliti telah memenuhi kualifikasi untuk menilai media pembelajaran menyatakan bahwa 97,7% media ini layak dan direkomendasikan untuk dapat digunakan dalam evaluasi Bahasa Indonesia khususnya pembelajaran teks prosedur untuk siswa kelas VII SMP Negeri 1 Majene yang ditinjau dari berbagai aspek. Taraf kepraktisan respon guru memperoleh nilai 89,2% dan respon siswa 80,00% menyatakan sangat setuju dengan media pembelajaran video animasi teks prosedur sederhana khususnya pada langkah menulis atau membuat teks prosedur sederhana dalam media video animasi yang bagus dan menarik. Hasil keefektifan media dalam memperoleh hasil ketuntasan belajar siswa adalah, 99%. Hasil ini menunjukkan bahwa media pembelajaran video animasi teks prosedur sederhana yang dikembangkan sudah valid tanpa revisi. Penerapan media edukasi video animasi juga dinilai sangat menarik dengan persentase 86 %. Model pengembangan Baker and Schultz yang dipilih, telah dilakukan dan terpenuhi secara keseluruhan. Kata kunci: Media pembelajaran, video animasi, teks prosedur sederhana
Realisasi Kesantunan Berbahasa Dosen dan Mahasiswa dalam Lingkup Akademik Akram Budiman Yusuf; Andi Karman; Akhiruddin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2381

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai realisasi pematuhan perinsip kesantunan berbahasa dalam lingkup akademik. Melalui penelitian ini akan dicoba melakukan telaah terhadap tuturan dosen dan mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Negeri Makassar (UNM) dalam ruang seminar penelitian. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan realisasi pematuhan prinsip kesantunan berbahasa di ruang seminar penelitian mahasiswa program studi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia di Universitas Negeri Makassar (UNM). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prinsip kesantunan berbahasa yang digunakan meliputi: (1) maksim kebijaksanaan, (2) maksim penerimaan/ penghargaan (3) maksim kemurahan (4) maksim kerendahan hati, (5) maksim kesepakatan/kecocokan, (6) maksim simpati, dan (7) pematuhan maksim kebijaksanaan dan kemufakatan. Secara umum, dosen dan mahasiswa dalam seminar telah mematuhi prinsip kesantunan berbahasa.
The strategy used by the English Study Program MBKM Team to improve the soft skills of students participating in the MBKM program Nilma Taula’bi’; Elim Trika Sudarsi; Markus Deli Girik Allo
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2465

Abstract

In the increasingly rapid development of the times, the development of hard skills and soft skills competencies plays an important role for every student in preparing themselves for the changing times. The purpose of this study is to investigate the strategies used by the PBI MBKM Team to improve the soft skills of students participating in the MBKM program in English Study Program, FKIP, UKI Toraja. This study applies qualitative methods. The subjects of this study are people who are able to become informants to provide information in accordance with the objectives of this study. The informants in this study were the MBKM Team and students who were participating in MBKM program in the English Language Education Study Program UKI Toraja. In accordance with the purpose of this study, the data were collected through observation and interviews. The data analyzed through transcription and coding analysis, while the interview results will be analyzed using thematic analysis. The result of this study confirms that the strategies used by the MBKM Team to improve the soft skills of students participating in the MBKM program are apply active learning, assign group tasks, hold seminars or workshops, provide mentorship, increased digital literacy, and provide constructive feedback.
Keefektifan Model Bermain Peran Terhadap Keterampilan Bercerita Siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu Unggulan Harith Foundation Darmawati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2514

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran role play berpengaruh terhadap keterampilan bercerita siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu Unggulan Harith Foundation Kota Palopo. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Uji-t pada data pre-test menunjukkan bahwa rata-rata kelompok eksperimen adalah 18,94, sedangkan rata-rata kelompok kontrol adalah 18.500. Data ini menunjukkan bahwa ada perbedaan 0,44 antara kedua kelompok.. Ada perbedaan 0,96 antara kelompok. Uji T menunjukkan bahwa thitung > ttabel (3,264 > 2,353). Oleh karena itu, ada perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Temuan yang dihasilkan dalam penelitian ini adalah terdapat perbedaan yang signifikan antara keterampilan bercerita pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.keterampilan bercerita pada siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu Unggulan Harith Foundation dapat ditingkatkan dengan menggunakan model pembelajaran bermain peran dan pembelajaran yang dilaksanakan secara tradisional. Model pembelajaran bermain peran lebih efektif daripada pembelajaran konvensional. Model pembelajaran bermain peran ini juga menjadikan siswa lebih senang, dan lebih percaya diri.
Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah UIN Alauddin Makassar Andi Hasrianti; Umar Sulaiman; Miftahul Jannah; St. Sukinah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui proses pembelajaran bahasa Indonesia di Jurusan PGMI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar; dampak Covid-19 terhadap proses pembelajaran bahasa Indonesia di Jurusan PGMI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar; serta faktor pendukung dan penghambat terhadap proses pembelajaran bahasa Indonesia di Jurusan PGMI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilaksanakan jurusan PGMI UIN alauddin Makassar dilaksanakan secara daring pada saat pemberlakuan lock-down Covid-19. Pembelajaran daring dilaksanakan selama 16 kali pertemuan sama seperti halnya dengan pembelajaran tatap muka pada masa normal. Proses perkuliahan tetap sama yakni dengan metode diskusi hanya saja dilakansakan secara virtual learning. Pembejaran ini pun mengandung hal positif dan negatif. Positifnya bisa dilaksanakan secara cepat dan tepat. Kondisi negatifnya adalah mahasiswa tidak banyak mempunyai kesempatan berinteraksi dengan teman dan dosennya untuk berdiskusi tentang materi pembelajaran. Di samping itu pula tidak semua jaringan internet baik pada semua lokasi dan pengeluaran finansial akan semakin banyak.
Tindak Tutur Ekspresif Warganet dalam Akun Instagram @Kompascom “PKS Deklarasi Anies Baswedan sebagai Bakal Calon Presiden 2024” Rina Sukmawati; Fatmawati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2557

Abstract

Tindak tutur fokus pada cara Bahasa untuk mengkomunikasikan tujuan dan maksud dari pembicara. Dalam teori yang dikemukakan oleh Searle, ia mengidentifikasi lima jenis tindak tutur utama, yaitu asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklarasi. Tindak tutur ekspresif merupakan bagian dari tindak tutur yang unik, karena muncul dari sikap psikologis pembicara. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak tutur ekspresif dalam kolom komentar di akun Instagram @kompascom. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak tutur ekspresif yang muncul dalam kolom komentar di akun Instagram @kompascom. Dalam penelitian ini, dapat dilakukan analisis terhadap komentar-komentar yang memuat tindak tutur ekspresif seperti pengungkapan emosi, pendapat, atau reaksi terhadap suatu informasi yang disajikan oleh akun @kompascom. Metode penelitian yang dapat digunakan adalah analisis isi, di mana komentar-komentar yang memuat tindak tutur ekspresif dapat diidentifikasi dan dikategorikan berdasarkan jenis ekspresi yang diungkapkan. Selain itu, dapat dilakukan juga analisis kualitatif untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam terhadap konteks dan makna dari tindak tutur ekspresif yang muncul dalam kolom komentar tersebut. Hasil penelitian ini mampu memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai bagaimana tindak tutur ekspresif digunakan dalam konteks media sosial seperti Instagram. Selain itu, penelitian ini juga dapat memberikan informasi yang berguna bagi akun @kompascom sebagai media informasi dalam memahami respons dan reaksi dari pengikutnya terhadap konten yang disajikan. Meskipun tuturan ekspresif biasanya muncul dari sikap psikologis pembicara, namun dalam beberapa kasus, hal tersebut tidak selalu terjadi. Misalnya, seseorang yang marah tetapi menggunakan tindak tutur ekspresif seperti mengucapkan terima kasih. Fenomena ini sering terjadi dalam percakapan baik langsung maupun melalui media sosial. Dalam interaksi melalui media sosial, pengguna memiliki kebebasan untuk berkomunikasi dan menyampaikan pendapatnya, sehingga seringkali tindak tutur ekspresif menjadi lebih mudah terlihat.
Jenis Tindak Tutur dalam Ceramah Ustad Abdul Somad “Tiga Prinsip Agama” di Youtube Sindi Dwi Amara; Fatmawati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2558

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran penting ceramah dalam memberikan pemahaman tentang ajaran Islam serta mengarahkan dan membimbing manusia agar berperilaku sesuai dengan nilai-nilai tersebut. Dalam penelitian ini menggunakan teori yang dikemukakan oleh (Wijana, 1996) jenis tindak tutur dibedakan menjadi tindak tutur langsung dan tindak tutur tidak langsung, dan tindak tutur literal dan tindak tutur tidak literal. Metode analisis isi dengan pendekatan kualitatif digunakan untuk mengamati perilaku, persepsi, motivasi, dan tindakan subjek penelitian. Sumber data adalah ceramah Ustad Abdul Somad "Tiga Prinsip Agama" di Youtube, dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, rekaman, dan catatan lapangan. Hasil dalam penelitian ini bahwa tuturan Ustad Abdul Somad menggunakan 47 jenis tindak tutur dalam ceramahnya, di mana sebanyak 46 tuturan merupakan tindak tutur langsung, 40 tuturan merupakan tindak tutur literal, 7 tuturan merupakan tindak tutur tidak literal, dan 1 tuturan merupakan tindak tutur tidak langsung. Selain itu, Ustad Abdul Somad juga berhasil menyampaikan pesannya dengan mudah diterima oleh audiens karena kemampuannya memahami karakteristik audiens dan menggunakan berbagai teknik komunikasi yang tepat. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya pengetahuan tentang bentuk tindak tutur dalam ceramah Islam dan cara-cara Ustad Abdul Somad mempengaruhi audiensnya. Kata Kunci: Ceramah, Jenis Tindak Tutur, Ustad Abdul Somad
Indonesian Pre-Service EFL Teachers’ Attitudes and Motivation Toward English Language Learning Nur Khofifah Harahap; Rahmah Fithriani
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2572

Abstract

Students' attitude towards language has an impact on their learning of English as a foreigner language (EFL). The significance of this language attitude cannot be overstated and may serve as a decisive factor in achieving success, alongside the learning motivation. One's language attitude is influenced by a range of factors, such as educational factors, social factors, and learner personality characteristics, among others. The objective of this investigation is to examine the perspectives of EFL pre-service teachers regarding the English language and their impetus for acquiring proficiency in English. An online survey was conducted using a Likert scale questionnaire to gather data from 80 Indonesian university students (18 males and 62 females) majoring in English education. The collected data is subsequently subjected to both qualitative and quantitative descriptive analysis. The study's findings indicate that non-native Indonesian pre-service EFL teachers exhibit a favorable attitude towards the English language and its learning. This research has revealed that pre-service teachers exhibit a strong inclination towards instrumental motivation, indicating a positive level of motivation. This study anticipates that forthcoming advancements can enhance the process of learning by aligning it with the pertinent methodology.