cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,779 Documents
Analisis Kohesi dan Koherensi Karangan Mahasiswa Informatika Kelas 1D Universitas Cokroaminoto Palopo Darmawati Darmawati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i1.1183

Abstract

Pentingnya melakukan penelitian analisis kohesi dan koherensi pada karangan narasi dari analisis bahasa lainya karena analisis ini cukup kompleks di perguruan tinggi. Kohesi diartikan sebagai kesatuan bentuk yang secara struktural membentuk ikatan sintaktik dalam wacana. Sedangkan koherensi adalah pertalian makna atau pertalian isi kalimat.pemahaman mahasiswa terhadap penyusunan karangan narasi berimplikasi pada karya tulis ilmiah. Permasalahan yang muncul adalah bagaimana kohesi dan koherensi paragraf dalam karangan narasi mahasiswa dan penanda kohesi dan koherensi apa saja yang sering digunakan dalam membuat karangan narasi mahasiswa Informatika Kelas 1D Universitas Cokroaminoto Palopo. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan mahasiswa Jurusan Teknik Informatika Kelas 1D Universitas Cokroaminoto Palopo. Penelitian ini dianalisis dengan metode analisis deskriptif kualitatif, yaitu data-data yang diperoleh diinterpretasikan dengan menelaah data, memeriksa keabsahan data, dan mendeskripsikan data Hasil ditemukannya dalam karangan narasi mahasiswa Teknik Informatika Kelas 1D Universitas Cokroaminoto Palopo kohesi dan koherensi yang tidak merata. belum menunjukkan persyaratan kohesi dan koherensi yang baik, hal ini disebabkan kurangnya pemahaman mahasiswa dalam hal mamadukan kalimat satu dengan kalimat lainnya, belum adanya kelogisan dalam penyusunan paragraf.
An Analysis of Teachers Questioning Strategy at the Computer Engineering Class of SMKN 7 Luwu Utara Tsamratul'aeni Tsamratul'aeni
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i1.1184

Abstract

The objective of this research is to find out the teachers’ questioning strategy in teaching English at SMKN 7 Luwu Utara. The method that was applied in this research is a descriptive qualitative method. There were 2 English teachers as the sample of this research. Data collection of this research through interview and questionnaire. The result of data analysis showed that the teachers used questioning strategies by applying some types of question in each sessions of teaching. During the interview the researcher found that the first teacher only used a probing question and divergent question, while the second teacher only used a higher order question. So, from the whole between the first teacher and the second teacher after the researcher analyzed from the interview and questionnaire, the researcher found that the questioning strategies used by the teacher were probing questions, divergent questions and higher order questions. As for the strategy question that often appears or is often used by teachers, namely the probing question strategy.
Students' Interest in Learning English Vocabulary for Engineering by Using YouTube Suardi Suardi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i1.1185

Abstract

YouTube is an application that contains a variety of video content in which there are various kinds of videos, both non-academic and academic. With its ease of use, which only requires web access, YouTube is an application that can be used as a learning medium. Likewise with the level of use among students, it allows YouTube to be a media in learning. In this study, using a qualitative approach through a questionnaire to 14 students of Electronical Engineering at the Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo who were given 20 statements using the Likert Scale, it was found that 11 students (78.57 percent) of the students' high interest, 3 students (21.43 percent) of the students 'very high interest, and none of the students' moderate interest, low interest and very low interest. This shows that student interest in studying on YouTube is very high.
Penggunaan Media Flash Player untuk Meningkatkan Keterampilan Berpidato Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Sinjai Tengah Kabupaten Sinjai Muhammad Dahlan
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i2.1207

Abstract

Penelitian ini adalah tindakan kelas (Action Research Classroom) yang bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media flash player dalam meningkatkan keterampilan berpidato siswa kelas X SMA Negeri 1 Sinjai Tengah Kabupaten Sinjai. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X dengan jumlah siswa 33 orang yang terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Penelitian ini menggunakan media flash layer dalam meningkatkan keterampilan berpidato siswa yang terdiri dari dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Setiap siklus dilaksanakan 4 kali pertemuan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan memberikan tes hasil belajar berpidato pada siswa di setiap akhir siklus, data tentang proses belajar mengajar diambil melalui lembar observasi. Data yang telah diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskripti kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Data hasil analisis kuantitatif menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa, hal ini ditandai dengan meningkatnya skor rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I yaitu 59,66 dengan standar deviasi 11,32 dan pada siklus II skor rata-rata meningkat menjadi 72,24 dengan standar deviasi 12,20 dengan skor maksimal 100. Sedangkan secara kualitatif terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa yaitu ditandai dengan meningkatnya kehadiran siswa, keaktifan siswa dalam proses belajar mengajar, semakin banyak siswa yang memperhatikan penjelasan guru, semakin banyak siswa yang mengajukan pertanyaan dan semakin banyaknya siswa yang mampu memecahkan masalah, semakin berkurangnya siswa yang meminta bimbingan dan meminta dijelaskan tentang suatu konsep serta semakin berkurangnya siswa yang memperhatikan hal-hal diluar jam pelajaran.
Media Sosial Dan Pembelajaran: Study Efektifitas Instagram dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Ni Made Lisma Martarini; Kadek Ayu Riska Yulianti; Ni Nyoman Ayu J. Sastaparamitha
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i2.1227

Abstract

pilih. English for Spesific Purposes (ESP) adalah kemampuan Bahasa Inggris yang dikhususnya untuk tujuan tertentu. Writing skill adalah salah satu skill yang memiliki capaian kurang maksimal dilihat dari nilai hasil pembelajaran Mahasiswa STMIK-STIKOM Indonesia. Di era seperti sekarang ini dimana teknologi digital menjadi konsumsi dan kebutuhan vital dari masyarakat, media sosial adalah salah satu hal yang amat disukai para anak muda. Berangkat dari hal tersebut maka penelitian ini akan menggunakan media sosial kususnya Instagram sebagai media pembelajaran dan dapat memotivasi mahasiswa dalam belajar Bahasa Inggris. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah hasil tulisan baik pre-test maupun post-test, serta observasi, dan dokumentasi. Untuk mengetahui keefektifan media sosial Instagram sebagai sarana belajar akan dinilai dari hasil kuisioner dari mahasiswa. Sampel dari penelitian ini merupakan 30 mahasiswa jurusan Teknik Informatika, STMIK-STIKOM Indonesia. Tahapan dari proses pengambilan data dalam penelitian ini meliputi; (1) observasi kepada subjek penelitian ini, (2) tahap sosialisasi dengan mahasiswa tentang bagaimana tata cara pembelajaran dengan menggunakan media sosial ini khususnya dengan menggunakan Instagram, (3), pelaksanaannya penelitian ini, pada tahap ini mahasiswa akan diberikan materi pada awalnya dimana mereka tidak hanya menerima materi tersebut tetapi harus mencari materi pendukung lainnya, serta berdiskusi dan menerima saran serta masukan dari dosen maupun teman- temannya, (4)Tahapan terakhir adalah tahap pelaksanaan penggunaan Instagram sebagai sarana diskusi serta hasil.
Pembiasaan Membaca dalam Pelajaran Bahasa Indonesia Melalui Gerakan Literasi Sekolah Kartika Megantara; Abdul Wachid BS.
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i2.1230

Abstract

Aktifitas membaca merupakan bagian dari kegiatan dalam dunia literasi. Literasi merupakan bagian integral dari dunia pendidikan dengan alasan bahwa informasi dan pengetahuan didapatkan melaui kegiatan membaca. Membaca adalah suatu ketrampilan yang dapat menjadi faktor penunjang dalam kemampuan berbahasa lainnya seperti berbicara dan juga menulis. Dalam kehidupan, membaca memiliki posisi yang sangat penting, utamanya di era informasi yang berkembang dengan sangat pesat sebagaimana keadaan yang dirasakan sekarang ini. Akan tetapi pada kenyataannya membaca belum menjadi sebuah kebiasaan di masyarakat Indonesia. Membaca masih hanya menjadi cara untuk mengisi waktu seggang. Maka tak berlebihan bila sebuah penelitian telah menunjukan sangat rendahnya kemampuan membaca pelajar di Indonesia. Hal haruslah menjadi tantangan bagi dunia pendidikan untuk sesegera mungkin memperbaikinya. Gerakan Literasi Sekolah merupakan bagian dari kegiatan Gerakan Literasi Nasional yang dicanangkan Pada tahun 2016, yang memiliki tujuan Menumbuh kembangkan budi pekerti siswa dengan pembudayaan ekosistem literasi sekolah yang diwujudkan dalam Gerakan Literasi Sekolah agar mereka menjadi pembelajar sepanjang hidupnya. Tujuan akhir dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan dan menganalisa berbagai kegiatan yang terkait Gerakan Litersi Sekolah sebagai suatu upaya menumpuhkan kebiasaan membaca di MI Muhammadiyah Penaruban. Dalam proses penelitian ini peneliti memilih Jenis penelitian deskriptif kualitatif dimana dalam penelitian yang dilakukan peneliti menjeskan dan menguraikan hasil penelitian yang dilakukan mengacu pada data-data yang didapatkan. Berangkat dari data-data yang didapat melalui beberapa metode peneliti berkesimpulan bahwa kegiatan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di MI Muhammadiyah Penaruban Kabupaten Purbalingga berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi siswa dalam menumbuhkan kebiasaan membaca sebagai salah satu bagian dari literasi. Kata Kunci :
Sikap Berbahasa Warga Negara Indonesia Keturunan Tionghoa di Kota Makassar Sry Devi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i2.1239

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini, yaitu mendeskripsikan sikap berbahasa Warga Negara Indonesia keturunan tionghoa yang ada di kota Makassar berdasarkan pendapat Fasold menggunakan teori yang kedua yakni teori mentalistik yang terdiri atas tiga komponen yakni sikap kognitif, afektif, dan konatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, sumber data dalam penelitian ini yakni sikap berbahasa WNI keturunan Tinghoa di kota Makassar. Dari hasil yang diperoleh berdasarkan komponen kognitif, berdasarkan tabel deskriptif statistik memiliki rata-rata 14,95%. Hal ini menunjukkan bahwa sikap berbahasa pada komponen kognitif yakni tentang persepsi WNI keturunan Tionghoa yang ada di kota Makassar perihal bahasa Indonesia terbilang rendah atau masuk kedalam kategori buruk. Pada komponen afektif, berdasarkan deskriptif statistik memiliki rata-rata 14,16%. Hal ini menunjukkan bahwa sikap berbahasa pada komponen afektif yakni tentang keadaan emosional WNI keturunan Tionghoa yang ada di kota Makassar perihal bahasa Indonesia yang terdiri atas penilaian positif atau negatif terbilang rendah atau masuk kedalam kategori negatif. Berdasarkan komponen konatif, deskriptif statistik memiliki rata-rata 16,25%. Hal ini menunjukkan bahwa sikap berbahasa pada komponen konatif yakni kecenderungan untuk bertindak WNI keturunan Tionghoa yang ada di kota Makassar perihal bahasa Indonesia terbilang rendah atau masuk kedalam kategori kurang.
Meningkatkan Keterampilan Menulis Surat Resmi Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri Siswa Kelas VII SMP Negeri 18 Tidore Kepulauan Sasmayunita
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i2.1245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perbaikan pembelajaran guna mengatasi kesenjangan yang terjadi dan meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran menulis surat resmi dengan menerapkan pendekatan atau model pembelajaran Inkuiri.Peneltianinimenggunakan metodedeskriptif kuantitatif. Pengambilan data dilakukandenganmelihatpopulasidansampel. Penelitian ini mendapati hasil bahwa guru telah melakukan proses pembelajaran dengan baik sesuai dengan materi pembelajaran menulis surat resmi dengan metode atau model pembelajaran yang tepat. Berdasarkan tabel rekapitulasi hasil penilaian dalam pembelajaran menulis surat resmi siswa kelas VII SMP Negeri 18 Tidore Kepulauan dengan menggunakan 5 aspek penilaian yang telah diuraiakan di atas. Nilai yang diperoleh siswa pada tes awal (PreTest) siswa belum mencapai peningkatan nilai dalam menulis surat resmi nilai yang dicapai 52, belum mencukupi KKM sekolah, sehingga peneliti akan melakukan penelitian lanjutan untuk meningkatkan nilai yang diperoleh siswa pada tes awal (PreTest).Dari hasil tes akhir (PostTest) peneliti bisa katakan para siswa mampu menulis surat resmi dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri. Hal ini bisa dilihat pada tabel yaitu rekapitulasi hasil penilaian, mereka bisa memperoleh nilai yang maksimal karena sebagian besar siswa mampuh mencapai (KKM) yang telah ditetapkan pada SMP Negeri 18 Tidore Kepulauan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dengan materi menulis surat resmi dan siswa yang mencapai (KKM) berjumlah sebanyak 17 siswa sedangkan yang tidak mencapai (KKM) berjumlah sebanyak 5 siswa yang tidak tuntas.
Analisis Penggunaan Gaya Bahasa Sarkasme Netizen di Media Sosial Instagram Ulfatun Ulfatun
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i2.1255

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna penggunaan bahasa sarkasme netizen di media sosial instagram.Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori sosiolinguistik. Data yang dikumpulkan menggunakan teknik catat dan simak. Hasil penelitian ini adalah penggunaan gaya bahasa sarkasme oleh netizen di media sosial instagram ditemukan berbagai macam bentuk sarkasme. Diantaranya, bentuk penyampaian pendapat, penolakan, bentuk larangan, penyampaian informasi, penegasan, perintah, pertanyaan, pernyataan persamaan dan pernyataan sapaan. Adapun jenis dari perubahan makna-makna yang menyimpang diantaranya 1) pengkasaran makna, 2) penyempitan makna, 3) perluasan makna
Keefektifan Penggunaan Metode Clustering dan Show Not Tell terhadap Kemampuan Menulis Teks Deskripsi Peserta Didik SMP Kelas VII Di Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto Iskandar Iskandar
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i2.1266

Abstract

Desain yang digunakan adalah one group pretest-posttest design, yaitu desain penelitian yang diberikan pre-test sebelum diberikan perlakuan dan pemberian post-test setelah diberikan perlakuan atau tindakan. Populasi dalam penelitian ini adalah SMP Negeri se-Kecamatan Binamu yang berjumlah 9 sekolah. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 3 kelas pada tiga sekolah dengan jumlah 75 peserta didik. Penarikan sampel dilakukan dengan cara random cluster sampling. Dalam penelitian ini yang menjadi sampel adalah SMP Negeri 9 Binamu sebanyak 33 peserta didik, 27 Peserta didik di SMPN 6 Binamu, dan 25 Peserta didik di SMPN 4 Binamu. Jadi, jumlah keseluruhan peserta didik pada 3 sekolah sebanyak 75 peserta didik.Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif kuantitatif dan statistik inferensial. Berdasarkan analisis statistik deskriptif kuantitiatif menunjukkan bahwa penggunaan metode clustering dan Show Not Tell efektif dalam pembelajaran menulis teks deskripsi peserta didik SMP kelas VII di Kecamatan Binamu. Hal ini dibuktikan berdasarkan perolehan nilai rata-rata peserta didik pada pre-test 35,62. Selanjutnya, nilai post-test diperoleh nilai rata-rata sebesar 72,24 dengan jumlah sampel sama dengan pretest sebanyak 75. Berdasarkan data statistik tersebut menunjukkan bahwa terjadi peningkatan nilai rata-rata hasil penilaian menulis peserta didik berdasarkan nilai pre-test dan nilai post-test. Hasil analisis inferensial menggunakan uji t model paired sampel test tampak bahwa penggunaan metode clustering dan Show Not Tell efektif diterapkan dalam pembelajran menulis teks deskripsi pada peserta didik SMP kelas VII di Kecamatan Binamu. Hal ini berdasarkan hasil diperoleh nilai Sig. (2 tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata hasil penilaian menulis teks deskripsi sebelum (pre-test) dan setelah (post-test) menggunakan metode Clustering dan Show Not Tell.

Page 9 of 178 | Total Record : 1779