cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 337 Documents
Hubungan Antara Pola Asuh Orang Tua dengan Disiplin Belajar Siswa Mega Sentya Saputri; Drs. Yusmansyah, M.Si.; Diah Utaminingsih, S.Psi., M.A., Psi.
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 4 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.265 KB)

Abstract

The problem in this study is low student learning discipline. The method used in this study is the correlation method, the results of the study show there is a relationship between parenting parents with student learning discipline, result of data analysis using product moment correlation obtained r count 0437 r table 0.256 at a significant level 0.01 then Ho is rejected and Ha is accepted. In conclusion there is a significant relationship between parenting parents with student learning discipline.Masalah dalam penelitian ini adalah disiplin belajar siswa rendah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode korelasi. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan disiplin belajar siswa, hasil analisis data menggunakan korelasi product moment diperoleh r hitung = 0.437 r tabel = 0.256 pada taraf signifikan 0.01 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya ada hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan disiplin belajar siswa.Kata Kunci: bimbingan konseling, disiplin belajar, pola asuh orang tua
PENGGUNAAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK DALAM MENGURANGI PERILAKU MEROKOK SISWA KELAS X Hasnan Rahman; Giyono Giyono; Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 4, No 2 (2015): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.239 KB)

Abstract

The research objective was to reduce smoking behavior by using group counseling services in Class X. The method used in this study was the experimental with a one-group pretest-posttest design, and then analyzed statistically by using the non-parametric Wilcoxon test. The subject of this study were 10 students who have the smoking behavior. The results of the data analysis of the pretest and posttest on smoking behavior using different test Wilcoxon, obtained that z count = -2.913 z table = 1.645 then Ha accepted and Ho rejected, which means that there is a significant reduction in smoking behavior between the scores of students before and after the treatment is given is given treated with counseling services to the group of research subjects. It can be concluded that smoking behavior can be reduced by using group counseling services in class X SMA Negeri 4 Metro City school year 2014/2015.Tujuan penelitian untuk mengurangi perilaku merokok dengan menggunakan layanan konseling kelompok pada siswa kelas X. Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat metode eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest, kemudian dianalisis dengan statistik non parametrik menggunakan uji Wilcoxon. Subjek penelitian ini sebanyak 10 siswa yang memiliki perilaku merokok. Hasil analisis data dari pretest dan posttest tentang perilaku merokok menggunakan uji beda Wilcoxon, diperoleh z hitung=-2,913 z tabel=1,645 maka Ha diterima dan Ho ditolak, yang artinya terdapat pengurangan yang signifikan antara skor perilaku merokok siswa sebelum diberikan perlakuan dan setelah diberikan perlakukan dengan layanan konseling kelompok kepada subjek penelitian. Dapat disimpulkan bahwa perilaku merokok dapat dikurangi dengan menggunakan layanan konseling kelompok pada siswa kelas X SMA Negeri 4 Kota Metro tahun ajaran 2014/2015.Kata kunci: bimbingan dan konseling, konseling kelompok, perilaku merokok
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Belajar Annisa Afiananda Rizqi; Yusmansyah Yusmansyah; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 2 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.651 KB)

Abstract

The purpose of this research was to find out the factors that influence students learning motivation. The problem of this research was students low motivation of learning. The method of this research was qualitative descriptive. The subject of this research was three students of VIII grade of SMPN 4 Natarwho have low motivation of learning. The technique of data collection used observation and interview. The data analysis used coding. The result of this research showed that the factors that influence students learning motivation were the factors of family and school environment.The factors of family were the parenting, the relation between relative, houses situation, the economy of family and the backgroundof family culture. The factors of school were the relation between teacher and students, the relation between friends, and the school facility.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar. Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subyek penelitian sebanyak tiga siswa kelas VIII SMPN 4 Natar yang memiliki motivasi belajar rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi motivasi belajar siswa adalah faktor keluarga dan faktor sekolah. Faktor keluarga meliputi pola asuh keluarga, relasi antar anggota keluarga, suasana rumah, ekonomi keluarga dan latar belakang budaya keluarga. Faktor sekolah meliputi hubungan antara guru dan siswa, hubungan dengan teman sekolah serta fasilitas belajar di sekolah.Kata kunci: bimbingan konseling, konseling individu, motivasi belajar
PENGGUNAAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK DALAM MENGURANGI PELANGGARAN TATA TERTIB SISWA DI SEKOLAH Dian Pratiwi; Muswardi Rosra; Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 1 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.247 KB)

Abstract

The purpose of this research was to reduce the student discipline violations in the school by using group counseling. The method used was the method of quasi experiment with one group pre-test post-test design. The subjects were 9 subjects who violated school rules. Data collecting technique use observation. The results obtained from Wilcoxon test indicate that violations of the student discipline in schools was reduced after the given group counseling. The results of the pretest and posttest obtained Z = 2692 = 6 then Z tabel 0.05, Ho was ignored and Ha was accepted, which meant a violation of students in school discipline was reduced after the given group counseling. The conclusion of this research was a violation of students in the school was reduce after the given group counseling Class VII student of SMP Negeri 3 Natar years 2013/2014.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengurangi pelanggaran tata tertib siswa di sekolah dengan menggunakan konseling kelompok. Metode yang digunakan adalah metode quasi experiment dengan one group pre-test post-test design. Subjek penelitian 9 subjek yang melakukan pelanggaran tata tertib di sekolah. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Hasil yang diperoleh dari uji Wilcoxon menunjukkan bahwa pelanggaran tata tertib siswa di sekolah berkurang setelah diberikan konseling kelompok. Hasil pretest dan posttest yang diperoleh Z hitung = 2.692 Z tabel 0.05 = 6, maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya pelanggaran tata tertib siswa di sekolah berkurang setelah diberikan konseling kelompok. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pelanggaran tata tertib siswa kelas VII SMP Negeri 3 Natar Tahun Pelajaran 2013/2014 berkurang setelah diberikan konseling kelompok.Kata kunci : bimbingan konseling, konseling kelompok, pelanggaran tata tertib
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGUNGKAPKAN PENDAPAT DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK ASSERTIVE TRAINING Fitri Ramadhani; Yusmansyah Yusmansyah; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 2, No 3 (2013): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.044 KB)

Abstract

The research aims determined the increasing of expressing opinions ability by using assertive training technique. The research problem was the low of  expressing opinions ability. The research problem was “was there any increasing of expressing opinions ability by using assertive training technique?”. The research method was quasi-experimental with one-group pretest-posttest design. The research subjects were six students who had low expressing opinions ability. Data collecting techniques used observation and interview. The research result showed that student’s expressing opinions ability increased after given assertive training, it proved from the result of pretest and posttest  obtained Zoutput=-2.201 and Ztable 0.05= 0. ZoutputZtable, thereby Ho is rejected and Ha is received, it meant that there was significant differential between student’s expressing opinions ability before and after assertive training technique. The conclusion was that there was increasing of expressing opinions ability by using assertive training technique of the students grade VIII SMPN 3 Natar.  Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan kemampuan mengungkapkan pendapat dengan menggunakan teknik assertive training Masalah penelitian yaitu kemampuan mengungkapkan pendapat rendah. Permasalahannya “Apakah terdapat peningkatan kemampuan mengungkapkan pendapat dengan menggunakan teknik assertive training?”. Metode penelitian adalah quasi eksperimen dengan one group pretest-posttest. Subyek penelitian adalah enam siswa yang memiliki kemampuan mengungkapkan pendapat rendah. Teknik pengumpulan data adalah observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan mengungkapkan pendapat mengalami peningkatan. Hasil pretest dan posttest yang diperoleh Z hitung = -2,201 dan Z tabel = 0. Z hitung ≤ Z tabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat perbedaan dengan taraf signifikansi 5% antara kemampuan mengungkapkan pendapat sebelum dan setelah diberikan assertive training. Kesimpulannya adalah terdapat peningkatan kemampuan mengungkapkan pendapat dengan menggunakan teknik assertive training pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 3 Natar.Kata kunci     : assertive training, bimbingan dan konseling, kemampuan mengungkapkan pendapat
Relationship Between The Parenting Pattern Parents with Discipline of Students Learning Mega Sentya Saputri; Yusmansyah Yusmansyah; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 5 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.553 KB)

Abstract

The problem in this study was discipline of students learning. This study aimed to determine the relationship between parenting style with the discipline of learning in SMP Negeri 20 Bandar Lampung Academic Year 2018/2019. The research method is quantitative. The study population was 400 students and the research amounted to 100 students taken by using simple random sampling correlation technique. Data collection techniques used a scale of parental style and discipline of learning. The data analysis technique uses Product Moment correlation. The results showed that there was a significant relationship between the parenting style and discipline of learning with the correlation value r = 0.437 rtable = 0.256 significance level p = 0.01 then Ha was rejected and Ho accepted. The conclusion of this study was there is a significant positive relationship between the parenting of style and the discipline of learning.Permasalahan dalam penelitian ini adalah disiplin belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan disiplin belajar di SMP Negeri 20 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2018/2019. Metode penelitian bersifat kuantitatif. Populasi penelitian sebanyak 400 siswa dan penelitian berjumlah 100 siswa diambil dengan teknik  korelasi simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala pola asuh orang tua dan skala disiplin belajar. Teknik analisis data menggunakan korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan disiplin belajar dengan nilai korelasi rhitung = 0.437   rtabel = 0.256  taraf signifikasi p = 0,01 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan positif yang signifikan antara pola asuh orang tua  dengan disiplin belajar siswa.Kata kunci: bimbingan konseling, disiplin belajar, pola asuh orang tua  
PENINGKATAN SELF REGULATION DENGAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK PADA SISWA KELAS VIII Sifha NI Najmah; Yusmansyah Yusmansyah; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 2 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.99 KB)

Abstract

The aim of this research was to identify whether the self regulation could be optimized by using group guidance service. The method used was quasi experimental method with one group pretest and posttest design. Technique in collecting the data was by using self regulation scale. The calculation result of Wilcoxon test showed that zoutput = - 2668 ztable = 6. then Ha is accepted and H0 is rejected. The conclusion of this result is self regulation can be increased by using group guidance service at the VIII grade students of SMPIT Daarul Ilmi Bandar Lampung academic year 2015/2016.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bahwa self regulation siswa dapat ditingkatkan menggunakan layanan bimbingan kelompok. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan one group pretest and posttest design. Teknik pengumpulan data adalah skala self regulation. Hasil analisis data dengan uji Wilcoxon, dari hasil pretest dan posttest self regulation menunjukkan bahwa z hitung = -2,668 z table = 6, maka Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulannya adalah self regulation dapat ditingkatkan menggunakan layanan bimbingan kelompok pada siswa kelas VIII SMPIT Daarul Ilmi Bandar Lampung tahun pelajaran 2015/2016. Kata kunci : bimbingan kelompok, bimbingan dan konseling, self regulation
Analisis Tingkat Kesiapan Kerja Mahasiswa Tingkat Akhir Jurusan MIPA Titis Dea Puri; Yusmansyah Yusmansyah; Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 4 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.417 KB)

Abstract

The problem of this research was employability. The aim of this research was to investigate the level of the students' employability at the final-year of math and science education, teacher training, and education faculty, university of lampung. The quantitative descriptive method was  used in this research. The population of this research were the final-year students of math and science education which consisted of 454 students, and the sample were 115 students which were selected by using the simple random sampling. The employability questionnaire was used as the instrument. The result indicated that the employability at the final-year students of math and science education was high with 90,4 %. There was a element of the employability was still poor in the final-year students of math and science education, that was self control. It could be concluded that the employability of the final-year students of math and science education, teacher training, and education faculty in university of lampung was high.Masalah dalam penelitian ini adalah Kesiapan kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesiapan kerja mahasiswa tingkat akhir dijurusan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam FKIP Unila. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini sebanyak 454 mahasiswa dan sampel penelitian sebanyak 115 mahasiswa, Sampel ditentukan menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket kesiapan kerja. Hasil penelitian menunjukan bahwa kesiapan kerja mahasiswa Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam FKIP Unila dapat diketegorikan tinggi yaitu (90,4)%. Terdapat unsur keterampilan kesiapan kerja (soft skills) pada mahasiswa tingkat akhir yang rendah yaitu unsur pengendalian diri (self control). Dapat disimpulkan bahwa kesiapan kerja mahasiswa tingkat akhir dijurusan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam FKIP Unila adalah tinggi.Kata kunci: kesiapan kerja, keterampilan kerja, mahasiswa
Upaya Mengurangi Perilaku Konsumtif Melalui Layanan Konseling Sebaya Pada Siswa Tri Utami; Muswardi Rosra; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 8, No 2 (2020): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.778 KB)

Abstract

The research problem is a high consumptive behaviour students. Purpose of this experiment is to reduce consumption behaviour through peer counseling treatment to students. This experimental used method with a one-group pretest-posttest design, with nine research subjects to measure the level of consumptive behaviour carried out using a blister consumptive behaviour previously tested for validity (V ≥ 0.87)  and reliability (r 0.08) data analysis using Wilcoxon Test, result are obtained by ZscoreZtable or 2.670 1.645 (p 0.05) means Ha is accepted and Ho is rejected. It could be concluded that the consumptive decline student style after being treated with peer counseling treatment of SMA Negeri 2 Bandar Lampung in the Academic Year 2018/2019.Masalah dalam penelitian ini perilaku konsumtif siswa tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengurangi perilaku konsumtif melalui layanan konseling sebaya pada siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode quasi eksperimen dengan desain one group pretest-posttest, dengan subjek penelitian sebanyak sembilan siswa. Untuk mengukur tingkat perilaku konsumtif dilakukan dengan menggunakan skala perilaku konsumtif yang sebelumnya telah dilakukan uji validitas (V ≥ 0,87) dan reliabillitas (r 0,80). Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon, hasil penelitian diperoleh Zhitung Ztabel atau 2,670 1,645 (p 0,05), artinya Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulannya adalah terdapat penurunan perilaku konsumtif siswa setelah diberikan perlakuan dengan layanan konseling sebaya pada siswa SMA Negeri 2 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2018/2019.Kata kunci: perilaku, konseling sebaya, konsumtif
Penggunaan Bimbingan Kelompok Teknik Informasi dalam Kemantapan Rencana Karir Martha Shinta Damai; Muswardi Rosra; Citra Abriani Maharani
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 3 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.776 KB)

Abstract

The problem of the researchwas whetherinformation technique of group guidance could be used to increase the stability of the student's career plan. The objective of this study was to find out the improvement in career plan stability by using the information technique of group guidance services for the class IX students of SMPN 22 Bandar Lampung in the academic year 2018/2019. The method in this study was pre-experimental. The research subjects were 8 students who had low career plan stability. The results of data analysis used the Wilcoxon Matched Pairs Test which gained = -2,521 = 1,645. It meant Ho was rejected and Ha was accepted. Briefly, it could be concluded that the information technique of group guidance could be implemented to increase the consistency of the career plan for the class IX students of SMPN 22 Bandar Lampung in the academic year 2018/2019.Permasalahan penelitian adalah apakah bimbingan kelompok teknik informasi dapat digunakan untuk meningkatkan kemantapan rencana karir siswa. Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan kemantapan rencana karir dengan layanan bimbingan kelompok teknik informasi pada siswa kelas IX SMPN 22 Bandar Lampung tahun pelajaran 2018/2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-Eksperiment. Subjek penelitian sebanyak 8 orang siswa yang memiliki kemantapan rencana karir yang rendah.. Hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon Matched Pairs Test, diperoleh = -2,521 = 1,645 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitan adalah bimbingan kelompok teknik informasi dapat digunakan untuk meningkatkan kemantapan rencana karir pada siswa kelas IX SMPN 22 Bandar Lampung Tahun ajaran 2018/2019.Kata kunci: bimbingan konseling, teknik informasi, kemantapan rencana karir.

Page 9 of 34 | Total Record : 337