cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 337 Documents
PENINGKATAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DENGAN TEKNIK ASSERTIVE TRAINING PADA SISWA Yuli Novita Sari; Yusmansyah Yusmansyah; Ranni Rahmayanthi Zulkifli
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 4 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.828 KB)

Abstract

The purpose of this research was to know the increase in interpersonal communication by assertive training techniques. Research method was using quasi experiment by pretest-posttest control group design, it was analyzed by using independent test sample t-test. The subject of research was 24 students of class VIII who had low interpersonal communication which consisting of experiment group and control group. Data collection technique used observation. Result of the research showed there was an increase in students interpersonal communication, based on the result of the data analysis, the gain score of 2 research groups were obtained t value=16.23 and t table 0.05 with df22=2.074 because t valuet table, then H0 were rejected and Ha accepted, it means that there is a significant increase in interpersonal communication after giving assertive training.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan komunikasi interpersonal dengan teknik assertive training. Metode penelitian menggunakan quasi eksperimental dengan pretest-posttest control group design. Dianalisis dengan menggunakan uji independent sample t-test. Subyek penelitian 24 siswa kelas VIII yang memiliki komunikasi interpersonal rendah yang terdiri dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan komunikasi interpersonal siswa, berdasarkan hasil analisis data gain score 2 kelompok penelitian diperoleh t hitung = 16,23 dan t tabel 0,05 dengan df 22= 2,074 Karena t hitung t tabel,maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat terdapat peningkatan signifikan komunikasi interpersonal setelah pemberian assertive training.Kata kunci : assertive training, bimbingan konseling, komunikasi interpersonal
Bimbingan Kelompok Dapat Meningkatkan Interaksi Sosial Siswa Kelas VIII Dimas Agung Pamungkas; Yusmansyah Yusmansyah; Redi Eka Andriyanto
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 6 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.552 KB)

Abstract

This research issue was could group guiding service improve students social interaction. The aim of the research was to identify the utilizing of group guidance service in increasing students social interaction grade VIII public junior high school 10 Pesawaran grade VIII academic year 2016/2017. Method applied in this research was Quasi exsperimental with one group pretest-posttest design. The subjects were As many as 7 students. The data collecting technique used students social interaction scale. The data was analyzed by Wilcoxon test. Based on gain score result which obtained Z value + -2,366 366 Z tabel = 1,645, Z count lower than Z table so H0 was rejected and Ha was accepted. The conclusion was the utilizing group guidance could increase students social interaction grade VIII public junior high school 10 Pesawaran grade VIII academic year 2016/2017.Permasalahan penelitian ini adalah apakah layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan interaksi sosial siswa. Tujuan penelitian untuk mengetahui penggunaan layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan interaksi sosial siswa pada siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Pesawaran. Penelitian ini menggunakan metode Quasi exsperimental dengan desain one group pretest-posttest design. Subjek penelitian sebanyak 7 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala interaksi sosial siswa. Hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon, berdasarkan hasil gain score diperoleh Z hitung = -2,366 Z tabel = 1,645 maka Z hitung lebih kecil dari Z tabel sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya adalah penggunaan layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan interaksi sosial siswa pada siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Pesawaran tahun pelajaran 2016/2017.Kata kunci: bimbingan kelompok, bimbingan konseling, interaksi sosial siswa
PENGGUNAAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VII Heri Setiawan; Yusmansyah Yusmansyah; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 2, No 2 (2013): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.21 KB)

Abstract

The purpose of this research was to know the increasing of student’s study motivation by using group counseling service at grade VII SMPN 1 Ambarawa year of 2012/2013. Method of this research is quasi experimental method teqhnique of one-group pretest-posttest design. Subject of this research are 6 students of grade VII that have low study motivation.  Technique in gained the data of this research is by using study motivation scale. Result of this research showed that the students’ study motivation can increase by using group counselling, it showed from the data analysis that use wilcoxon test, from the result of pretest and posttest gained Zoutput Ztabel ( -2,201 -1,960) so, Ho is rejected and Ha is received, it means that the students’ study motivation can increase by using counselling group. Conclusion of this research is study motivation can increase by using counselling group of the students at grade VII SMPN 1 Ambarawa year of 2012/2013. The suggestions are for teacher Guidance and Counselling (BK) should apply counselling group in increasing the students’ study motivation.kata kunci : bimbingan konseling, konseling kelompok, motivasi belajar
Hubungan Self Control Dengan Prokrastinasi Akademik Mahasiswa Jurusan Ilmu Pendidikan 2016 Noven Azalia; Muswardi Rosra; Redi Eka Andriyanto
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 4 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.867 KB)

Abstract

The problem in this research was the high level of student academic procrastination. This study aims to determine the correlation between self-control and academic procrastination for the students of the science education major of Education and Teacher TrainingFaculty (FKIP) ata batch of  2016. The research method was quantitative. The research population was 255 students and the sample was 146 students taken by a voluntary sampling technique. The data collection technique used a standard scale of self-control and the standard scale of academic procrastination. The data analysis technique used the Product Moment correlation. The results showed that there was a strong negative significant correlation between self-control and academic procrastination on the students of the science education major of Education and Teacher Training Faculty (FKIP) at a batch of 2016.Permasalahan dalam penelitian ini adalah tingkat prokrastinasi akademik mahasiswa yang tergolong tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self control dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa jurusan ilmu pendidikan fakultas keguruan dan ilmu pendidikan angkatan 2016. Metode penelitian bersifat kuantitatif. Populasi penelitian ini sebanyak 255 mahasiswa dan sampel penelitian ini berjumlah 146 mahasiswa diambil dengan teknik voluntary sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala baku self control dan skala baku prokrastinasi akademik. Teknik analisis data menggunakan korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif signifikan yang kuat antara self control dan prokrastinasi akademik, pada  pada mahasiswa jurusan ilmu pendidikan fakultas keguruan dan ilmu pendidikan angkatan 2016.Kata kunci: bimbingan dan konseling, prokrastinasi akademik, self control
PENINGKATAN KETERAMPILAN BELAJAR MENGGUNAKAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK PADA SISWA KELAS VII SMP Jelita Layong Sari; Muswardi Rosra; Syaifuddin Latif
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 4, No 1 (2015): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.752 KB)

Abstract

The purpose of research was to increase the learning skills in students by using group guidance services. Research method was a quasi experimental design with nonequivalent control. The research subjects were 20 students who have low learning skills, 10 students were experimental group and 10 students were control group. Data collection technique was using AUM - PTSDL. Results of study by Wilcoxon test showed that the probability of 0.05 (0.005 0.05) so Ha1 was received and Ho1 was rejected,while at the control group probability sig.0.05 (0465 0.05) so Ha2 was rejected and Ho2 was accepted, thus it can be concluded that there is an increasing of learning skills in the experimental group after being given given guidance services, in addition the group guidance services are also effective in increasing learning skills of VII grade students of SMPN 22 Bandar Lampung in academic year 2014/2015.Tujuan penelitian untuk meningkatkan keterampilan belajar pada siswa dengan menggunakan layanan bimbingan kelompok. Metode penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan desain nonequivalent control. Subyek penelitian sebanyak 20 orang siswa yang memiliki keterampilan belajar rendah, terbagi menjadi 2 kelompok yaitu, 10 siswa kelompok eksperimen dan 10 siswa kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan AUM PTSDL. Hasil penelitian dengan uji wilcoxon menunjukkan bahwa angka probabilitas 0.05 (0.005 0.05) pada kelompok eksperimen maka Ha1 diterima dan Ho1 ditolak, sedangkan pada kelompok kontrol probabilitas 0.05 (0.465 0,05) artinya bahwa Ha2 ditolak dan Ho2 diterima, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan keterampilan belajar pada kelompok eksperimen setelah diberi layanan bimbingan kelompok, selain dari pada itu layanan bimbingan kelompok juga efektif dalam meningkatkan keterampilan belajar siswa kelas VII SMP Negeri 22 Bandar Lampung.Kata kunci: bimbingan konseling, bimbingan kelompok,keterampilan belajar
Peningkatan Motivasi Belajar dengan Menggunakan Layanan Bimbingan Kelompok Mala Sari; Muswardi Rosra; Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 2 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.368 KB)

Abstract

The purpose of this research was aimed to find out the improvement of students learning motivation through group guidance. The research used quasi experiment, one-group pretest-posttest design. The subjects of this research were six students. The data collection technique used was learning motivation scale. The results showed the students learning motivation at school could be improved through group guidance, by the result of Wilcoxon test. Statistical analysis result showed that Zhitung= -2,207 Ztabel=  1,645, then Ho was denied, Ha was accepted, it meant that students learning motivation could be improved through group guidance.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa menggunakan layanan bimbingan kelompok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen desain One-Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian sebanyak 6 orang siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa di sekolah dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok,  hal ini ditunjukkan hasil  uji Wilcoxon. Hasil analisis statistik menunjukkan Zhitung= -2,207 Ztabel=  1,645, maka Ho ditolak Ha diterima, artinya bahwa motivasi belajar siswa dapat ditingkatkan menggunakan layanan bimbingan kelompok.Kata kunci: bimbingan dan konseling, bimbingan kelompok, motivasi belajar
Penggunaan Solution Focused Brief Counseling (SFBC) untuk Mengurangi Prokrastinasi Akademik Siswa Aji Popowiranta; Ratna Widiastuti; Ashari Mahfud
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 2 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.956 KB)

Abstract

The purpose of the research is to know of using solution focused brief counseling (SFBC) in reducing the students’ academic procrastination. The method in this research was randomized pretest-posttest control group design. The research subjects used an experimental group of 7 students. The results of the Wilcoxcon test showed that the value (Sig) 0.018 0.05, so Ho is rejected and Ha is accepted. Based on the research above, it can be concluded that students’ academic procrastination can be reduced using of solution focused brief counseling (SFBC).Keywords : academic procrastination, group counseling, solution focused brief counseling (SFBC)Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan solution focused brief counseling (SFBC) dalam mengurangi prokrastinasi akademik siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah randomized pretest-posttest control group design. Subjek penelitian menggunakan kelompok eksperimen sebanyak 7 orang siswa. Hasil uji Wilcoxcon menunjukan nilai (Sig) 0.018 0.05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa prokrastinasi akademik siswa dapat dikurangi dengan menggunakan konseling kelompok solution focused brief counseling (SFBC).Kata kunci : konseling kelompok, prokrastinasi akademik, solution focused brief counseling  (SFBC)
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI SISWA DENGAN HASIL BELAJAR SISWA Irfan Prima Aldi; Yusmansyah Yusmansyah; Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 4 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.945 KB)

Abstract

The purpose of this research was to determine the correlation between students self concept with the result of students achievement. The problem in this research was a result of students achievement. The method of this research was a quantitative. The population of this research as many 69 students. The sample of this research as many 24 students. The data collecting technique used measuring scale of students self concept. Meanwhile, the data analysis used correlation product moment pearson. Base on calculation result of correlation product moment at significant standard 0,05 known sig (2-tailed) p= 0,421 showed that r ratio r table (0.421 0.388), so Ha was accepted. It mean there was a positive and significant correlation between concept of students self with the result of students achievement at the eleventh grade students of senior high school Swadhipa Bumisari Natar Lampung Selatan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara konsep diri siswa dengan hasil belajar siswa di sekolah. Masalah dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa. Metode penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Populasi penelitian sebanyak 69 siswa dan sampel penelitian sebanyak 24 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala konsep diri. Sedangkan teknik analisis data menggunakan korelasi Product Moment. Hasil penelitian data korelasi product moment pada tarap 0.05 didapat Sig (2-tailed) p= 0.421 menunjukkan bahwa r-hitung r-tabel ( 0.421 0.388) maka Ha diterima artinya ada hubungan yang positif dan signifikan antara konsep diri siswa dengan hasil belajar siswa kelas XI SMA Swadhipa Bumisari Natar Lampung Selatan.Kata kunci : bimbingan dan konseling, konsep diri siswa, hasil belajar siswa
Hubungan Antara Pola Asuh Orangtua Dengan Kecenderungan Bullying Siswa Hestina Hestina; Yusmansyah Yusmansyah; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 6 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.576 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine the relationship between parenting style with the tendency of students bullying. The problem found in this research was the tendency of bullying. The research method was using a description correlation.The samples of this research were 125 students in grade VIII, SMP Negeri 8 Bandar Lampung. The data collection used in this research were parenting style questionnaires and the tendency of bullying. The data analysis techniques used in this research was the correlation of product moment. The results showed 1) there was a close and significant relationship between parenting style with the tendency of bullying with n = 61 obtained Rhit 0.274 Rtab 0.248,2) there was no significant relationship between parenting style with n = 32 obtained Rhit 0.046 Rtab 0.286,3) there was no significant relationship between permissive parenting style with the tendency of bullying with n = 30 obtained Rhit 0.132 Rtab 0.296.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan kecenderungan bullying pada siswa. Masalah pada penelitian ini adalah kecenderungan bullying. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah desriptif korelasi. Sampel penelitian sebanyak 125 siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Bandar Lampung. Teknik pengumpulan data menggunakan angket pola asuh orang tua dan kecenderungan bullying. Teknik analisis data menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan 1) ada hubungan yang erat dan signifikan antara pola asuh orang tua otoriter dengan kecenderungan bullying dengan n= 61 diperoleh Rhit 0,274 Rtab 0,248, 2) tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua demokratis dengan n= 32 diperoleh Rhit 0,046 Rtab 0,286, 3) tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua permisif dengan kecenderungan bullying dengan n= 30 diperoleh Rhit 0,132 Rtab0,296.Kata kunci: bimbingan konseling, kecenderungan bullying, pola asuh orang tua
KINERJA KONSELOR SEKOLAH DALAM PENYUSUNAN PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING PADA KONSELOR SEKOLAH Shinta Mayasari; Muswardi Rosra; Ranni Rahmayanthi
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 2, No 1 (2013): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.611 KB)

Abstract

The purpose of this study was to analyze the school counselors’ performance for preparing guidance and counseling programs at high schools in Lampung Tengah. Population in this study were all school counselors that available at high schools in Lampung Tengah. The method used in this research was descriptive research. Data collection technique in this study used school counselor performance questionnaire. Based on the results of this study, in general the result of data analysis illustrated that the school counselors’ performance in the preparation of Guidance and Counseling Program at the State High School in Lampung Tengah, considered unfavorable because there was only one aspect that can all be classified well, while two aspects were pretty well categorized and four aspects were less well categorized. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja konselor sekolah dalam penyusunan program bimbingan dan konseling pada SMA Negeri di Kabupaten Lampung Tengah. populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Konselor sekolah yang ada pada SMA Negeri di Kabupaten lampung Tengah. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif. Teknik Pengumpul data dalam penelitian ini menggunakan angket kinerja konselor sekolah. Hasil penelitian ini adalah Berdasarkan hasil analisis data secara umum tergambar bahwa kinerja konselor sekolah dalam penyusunan Program Bimbingan dan Konseling pada SMA Negeri Se-Lampung Tengah, dikategorikan kurang baik dikarenakan hanya ada satu aspek saja yang dapat dkategorikan baik, dua aspek dikategorikan cukup baik dan empat aspek dikategorikan kurang baik. Kata kunci : analisis, kinerja konselor, program bimbingan dan konseling

Page 7 of 34 | Total Record : 337