cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 337 Documents
PENGGUNAAN IEKAD DALAM BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MEMBANTU SISWA MEMAHAMI RENCANA PILIHAN KARIR Citra Passa Hartadi; Syarifuddin Dahlan; Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 4 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.88 KB)

Abstract

The purpose of this research was to help students in understanding the plan of his career by using IEKAD in the group guidance. The problem in this research was that there were a lot of students who had difficulty in understanding the plan of career choices. The design used was a non randomized pre test post test control group. The subjects of research for the experimental and control group class of IPA as much as 31 students and for the experimental and control group class of IPS as much as 29 students. Data collection was using the scale of career choices understanding. The results of the research data with test-t on the experimental group in IPA class suggested that t calculate t table (12,77 2.00) and in IPS class showed that t calculate t table (8,13 2.00) so that Ha was accepted which meant that the understanding of career choices plan can be improved by using IEKADTujuan dalam penelitian ini adalah untuk membantu siswa memahami rencana karirnya dengan menggunakan IEKAD dalam bimbingan kelompok. Masalah dalam penelitian ini adalah banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami rencana pilihan karir. Desain yang digunakan adalah non randomized pre test-post test kontrol group. Subjek penelitian untuk kelas IPA kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol sebanyak 31 siswa. Hal yang sama untuk kelas IPS kelompok eksperimen maupun kontrol sebanyak 29 siswa.Teknik pengumpulan data menggunakan skala pemahaman pilihan karir. Hasil penelitian data dengan uji-t pada kelompok eksperimen di kelas IPA menunjukkan bahwa t hitung t tabel ( 12,77 2,00 ) dan untuk kelas IPS menunjukkan bahwa t hitung t tabel (8,13 2,00) maka Ha diterima artinya pemahaman rencana pilihan karir dapat ditingkatkan dengan menggunakan IEKAD.Kata kunci : IEKAD, bimbingan kelompok, pilihan karir.
Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Meggunakan Layanan Konseling Kelompok (Teknik Modeling) Nevi Indah Saputri; Muswardi Rosra; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 6 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.277 KB)

Abstract

Problems in this research is low student learning motivation. The purpose of this research is to know the improvement of student's learning motivation by giving counseling service of modeling technique group to students of SMP Negeri 5 Tulang Bawang Tengah of academic year 2016/2017. The method used is research with pre-experimental design design with one group pretest-posttest design research. Data obtained from the results of the scale that has been filled by students on pretest and posttes. The research sample consisted of seven grade VIII students who had low learning motivation. Samples were collected by purposive sampling technique. Students who become the sample is obtained by spreading the scale of motivation to learn throughout the class VIII students and obtained students who have low learning motivation, so elected to the seven students. The data have been obtained were analyzed using non parametris statistics ie wilcoxon test and obtained nilai Z count Z table that is 1.866 2.013, then Ho is rejected and Ha accepted.Permasalahan dalam penelitian ini adalah motivasi belajar siswa rendah. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa dengan memberikan layanan konseling kelompok teknik modeling pada siswa SMP Negeri 5 Tulang bawang Tengah Tahun Ajaran 2016/2017. Metode yang digunakan adalah penelitian dengan desain pre-eksperimental design dengan desain penelitian one group pretest-posttest design. Data diperoleh dari hasil skala yang telah diisi oleh siswa pada pretest dan posttes. Sampel penelitian terdiri dari tujuh orang siswa kelas VIII yang memiliki motivasi belajar rendah. Sampel dijaring dengan teknik purposive sampling. Siswa yang menjadi sampel tersebut didapat dengan menyebar skala motivasi belajar keseluruh siswa kelas VIII dan didapat siswa yang memiliki motivasi belajar rendah, sehingga terpilihlah ke-tujuh siswa tersebut. Data yang telah diperoleh dianalisis menggunakan statistik non parametris yaitu uji wilcoxon dan didapat nilai Z hitung Z tabel yaitu adalah 1,866 2,013, maka Ho ditolak dan Ha diterima.Kata kunci: konseling kelompok, motivasi belajar, teknik modeling
NILAI PREDIKSI IEKAD UNTUK KEBERHASILAN STUDI SISWA PADA JURUSAN STUDI TERTENTU Ira Yulyatin; Syarifuddin Dahlan; Yusmansyah Yusmansyah
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 1 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.573 KB)

Abstract

The aim of this research was to determine the effectiveness of study majors stabilization using IEKAD. Problem of this research was how many the IEKAD prediction studies on successful students for specific programs option in SMA Bandar Lampung. Method used in this research is descriptive method of verification. The samples in this study were 178 students using a random technique. Data collection techniques in this study by using IEKAD and interviews. The results obtained show that the effectiveness of the IEKAD the majors they have chosen is the science students have a value of 0.961 and 0.303 in the IPS students. The conclusion of this study is that the effectiveness of the results obtained from the calculation of the stabilization IEKAD student learning that is students IPS by 0.303 while 0.961 of students IPA. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat keefektifan pemantapan jurusan studi dengan menggunakan IEKAD. Masalah dalam penelitian ini adalah jurusan studi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif verifikatif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 178 siswa dengan menggunakan teknik random. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan IEKAD dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti adalah SPSS 17.  Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa keefektifan antara IEKAD dengan jurusan yang telah mereka pilih yaitu pada siswa IPA memiliki nilai 0.303 dan pada siswa IPS 0.961. Simpulan dalam penelitian ini adalah secara statistik dapat disimpulkan bahwa IEKAD memiliki nilai prediksi yang memadai (cukup) bagi perkiraan keberhasilan studi siswa SMA pada jurusan tertentu (IPA dan IPS). Ketentuan nilai prediktifnya juga bervariasi . jurusan IPA dapat dikategorikan cukup dan IPS di kategorikan cukup. Kata kunci: IEKAD, jurusan studi, keberhasilan studi 
Penggunaan Konseling Sebaya Mengurangi Konformitas Negatif Siswa Niluh Titisari Karuna Putri; Yusmansyah Yusmansyah; Yohana Oktariana
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 4 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.008 KB)

Abstract

The aim of this research is to find out the use of peer counseling to reduce the negative conformity on students at SMA Negeri 2 Bandar Lampung in academic year 2018/2019. The problem in this research is the high negative conformity on students. This research used the pre-experimental designs. In this research, there are 3 students selected by using purposive sampling.  The subject was selected based on the result of the pretest and viewed from the intervals provide. The result of this research shows that peer counseling can be used to reduce the students' negative conformity, this is shown by the results of Wilcoxon test using SPSS 16.0 obtained Z count = -1.604 Z table = 1.645 then Ho is rejected and Ha is accepted, so that it can be concluded peer counseling can be used to reduce the students' negative conformity at SMA Negeri 2 Bandar Lampung in academic year 2018/2019Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan konseling sebaya untuk mengurangi konformitas negatif pada siswa SMA Negeri 2 Bandar Lampung tahun ajaran 2018/2019. Masalah dalam penelitian ini adalah konformitas negatif siswa tinggi. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-Experimental designs. Sampel penelitian dipilih dengan cara purposive sampling sebanyak 3 siswa. subjek penelitian dipilih berdasarkan hasil pretest dan dilihat dari interval yang sudah disediakan. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa konseling sebaya dapat digunakan untuk mengurangi konformitas negatif siswa, hal ini ditunjukan dengan hasil uji wilcoxon menggunakan SPSS 16.0 diperoleh Z hitung = -1.604 Z tabel = 1.645 maka Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga kesimpulannya konseling sebaya dapat digunakan untuk mengurangi konformitas negatif pada siswa SMA Negeri 2 Bandar Lampung tahun ajaran 2018/2019Kata kunci: bimbingan konseling, konseling sebaya, konformitas negatif
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGUNGKAPKAN PENDAPAT MENGGUNAKAN TEKNIK ASSERTIVE TRAINING SISWA KELAS XII SMA Desti Wahyuning; Muswardi Rosra; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 4, No 1 (2015): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.005 KB)

Abstract

The purpose of this research was to increase the capability express the opinion with using assertive training techniques. This study to quasi experimental methods research, with one-group pretest-posttest design. The research subject were 10 students. Data collection technique used observation. The result of data analysis by using the Wilcoxon test showed that zratio = -2.805 ztable = 1.645 then Ho is rejected and Ha accepted, it meant that the capability to express the opinion of student can be improved using assertive training techniques.Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan mengungkapkan pendapat dengan menggunakan teknik assertive training. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental dengan jenis one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian sebanyak 10 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Hasil analisis data dengan uji Wilcoxon menunjukkan bahwa zhitung = 2,805 ztabel = 1,645 maka Ho ditolak dan Ha diterima, itu berarti kemampuan mengungkapan pendapat siswa dapat ditingkatkan menggunakan teknik assertive training.Kata kunci : bimbingan konseling, assertive training, mengungkapkan pendapat
Penggunaan Layanan Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Interaksi Sosial Siswa Merry Andani; Yusmansyah Yusmansyah; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 2 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.061 KB)

Abstract

The problem of this research was the student’s low social interaction. The problem of this research was whether group counseling service can improve social interaction in grade VIII students at SMP Negeri 4 Natar Lampung Selatan. The purpose of this study was to know that group guidance can be used to increase the student’s low social interaction in grade VIII students in SMP Negeri 4 Natar Lampung Selatan Academic Year 2016/2017. This research method was Quasi experimental with one group pretest-posttest design, and analyzed by using Wilcoxon test. The research subjects were 12 students of grade VIII in SMP Negeri 4 Natar Lampung Selatan who had low social interaction. The results showed that students' social interaction was improved after the provision of group guidance services. This was shown from the results of pretest and posttest test obtained Z output = -3.06 and Z table =1.645. Because Z output Z table then, Ho was rejected and Ha was accepted. The conclusion of this research was group guidance service can be used to increase student’s social interaction in grade VIII in SMP Negeri 4 Natar, South Lampung academic year 2016/2017.Masalah penelitian ini adalah interaksi sosial siswa rendah. Permasalahan penelitian ini adalah apakah layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan interaksi sosial pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Natar Lampung Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bahwa bimbingan kelompok dapat  dipergunakan untuk meningkatkan interaksi sosial yang rendah  pada siswa  kelas  VIII  di  SMP  Negeri  4  Natar  Lampung  Selatan  Tahun  Ajaran  2016/2017.  Metode penelitian ini bersifat   Quasi experimental dengan desain one group pretest-posttest, dan dianalisis dengan menggunakan uji Wilcoxon. Subyek penelitian 12 orang siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Natar Lampung Selatan yang memiliki interaksi sosial rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial siswa mengalami peningkatan setelah pemberian layanan bimbingan kelompok. Hal ini ditunjukkan dari hasil uji pretest dan posttest yang diperoleh Zhitung  = -3,06 dan Ztabel  =1,645. Karena Zhitung  Ztabel  maka, Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian ini adalah layanan bimbingan kelompok dapat dipergunakan untuk meningkatkan interaksi sosial pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Natar, Lampung Selatan Tahun Ajaran 2016/2017.Kata kunci: bimbingan dan konseling, interaksi social, layanan bimbingan kelompok
Hubungan Tingkat Pendidikan dan Tingkat Penghasilan Orang Tua terhadap Aspirasi Melanjutkan Studi Ayu Selfi Anjani; Syarifuddin Dahlan; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 2 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.616 KB)

Abstract

This study aims to find out how significant the relationship between the level of education and the level of income of parents towards the aspirations of continuing studies of 11th grade students at SMA Negeri 10 Bandar Lampung Academic Year 2018/2019. The method used in this research was quantitative. The population of the study was 250 students and the sample was 50 students taken by cluster sampling technique. In collecting the data, questionnaire was used. Data analysis techniques used partial test and multiple correlation test. The result show that there is relationship between Education Levels and Parents’ Income Levels on Aspiration to Continue Study of 11th Class Students at SMA Negeri 10 Bandar Lampung Academic Year  2018/2019 simultaneously and partially as well, indicated by rhitung 0.483, then rcountrtable (0.483 0.278) and the significance value is 0.000 (0.000 0.05). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar hubungan antara tingkat pendidikan dan tingkat penghasilan orang tua terhadap aspirasi melanjutkan studi pada siswa kelas XI SMA Negeri 10 Bandar Lampung tahun Ajaran 2018/2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi penelitian sebanyak 250 siswa dan sampel penelitian berjumlah 50 siswa diambil dengan teknik cluster sampling. Teknik pengumpulan data ini menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan uji parsial dan uji korelasi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara tingkat pendidikan dan tingkat penghasilan orang tua terhadap aspirasi melanjutkan studi pada siswa kelas XI SMA Negeri 10 Bandar Lampung tahun ajaran 2018/2019 secara simultan dan parsial, ditunjukkan dengan nilai rhitung 0.483, maka rcountrtable (0.483 0.278) dan nilai signifikansinya adalah 0.000 (0.000 0.05).Kata kunci: aspirasi melanjutkan studi, tingkat pendidikan, tingkat penghasilan orang tua
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK Meity Fitri Yani; Syarifuddin Dahlan; Yusmansyah Yusmansyah
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 3 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.734 KB)

Abstract

The purpose of this research is to know whether the motivations of learning can be increased by using guidance services group. The method used is quasi experimental research, with One-Group Pretest-Posttest Design. The subjects of this research are 10 students who experienced low motivation to learn at SMA negeri 8 Bandar Lampung academic year 2013/2014. The result of data by using t-test showed that t-test result show that t-ratio t-table (17,054,781) so Ha is acceptable, means that the motivation to learn students can be improved through guidance services group.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi belajar dapat ditingkatkan dengan menggunakan layanan bimbingan kelompok. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu dengan desain Pre-eksperimental Design One-Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian sebanyak 10 siswa yang mengalami motivasi belajar rendah pada siswa di SMA Negeri 8 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2013/2014. Hasil penelitian data dengan uji-T menunjukkan bahwa t-hitung t-tabel (17,054,781) maka Ha diterima, berarti motivasi belajar siswa dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok.Kata kunci: bimbingan kelompok, bimbingan konseling, motivasi belajar
Hubungan Antara Penguatan Positif Oleh Guru Dengan Kreativitas Belajar Siswa Wulan Sumiar; Yusmansyah Yusmansyah; Redi Eka Andriyanto
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 5 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (869.236 KB)

Abstract

The purpose of this research was to know the relation between teachers positive reinforcement with students creativity learning. The problem in this study was the lowness students creativity learning. Data analysis used product moment correlation. The sample were as many as seventy one student. The data collecting technique used the positive reinforcement scale and creativity learning scale. The result of this research was there was a positive relationship between teachers positive reinforcement with students creativity learning with the value of correlation rcount = 0,567 ; with rtabel 0,321, so that rcount rtabel so that meant Ho was rejected and Ha accepted. Conclusion the study was correlation between teachers positive reinforcement with students creativity learning.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang positif antara penguatan positif oleh guru terhadap kreativitas belajar siswa. Masalah dalam penelitian ini adalah kreativitas belajar siswa yang rendah. Metode penelitian adalah metode kuantitatif dengan menggunakan analisis korelasi product moment. Sampel penelitian sebanyak 71 orang siswa MTs Daarul Maarif. Teknik pengumpulan data menggunakan skala penguatan positif dan skala kreativitas belajar. Berdasarkan analisis data menggunakan analisis korelasi product moment menunjukkan ada hubungan yang positif antara penguatan positif oleh guru terhadap kreativitas belajar siswa dengan nilai koefisien korelasi rhitung = 0,567 ; dengan rtabel 0,321, maka rhitung rtabel, dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara penguatan positif oleh guru dengan kreativitas belajar.Kata kunci:hubungan, kreativitas belajar, penguatan positif
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK Widia Widia; Syaifuddin Latif; Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 3 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.045 KB)

Abstract

The purpose of this research was to know the increasing of student’s study motivation by using group guidance service. This research used experiment method with one group pretest-posttest design. Subject of this research was eight students which had the low study motivation. The data collecting technique in this research was used the study motivation scale. The result of this research shown that study motivation could be increased by group guidance service, This could be looked from data analyzed of pretest and posttest that shown that Zoutput= -2,533and Ztabel 0,05 = 4, Because Zoutput Ztabel so that Ha was be received. It mean that the low study motivation school students in the tenth grade of MAN 1 Krui Lampung Barat in year 2012/2013 could be increased by group guidance service.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa menggunakan layanan bimbingan kelompok.Metode penelitian adalah metode quasi experimental dengan desain One-GroupPretest-Posttest. Subyek penelitian sebanyak8orang siswa kelas X yang memiliki motivasi belajar rendah.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa dapat ditingkatkan menggunakan bimbingan kelompok, terbukti dari hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji wilcoxon, hasil pretest dan posttest yang diperoleh Zhitung= -2,533 dan Ztabel 0,05 = 4, Karena Zhitung Ztabel maka Ha diterima, artinya motivasi belajar siswa kelas X MAN Krui Kabupaten Lampung Barat Tahun Pelajaran 2012/2013 dapat ditingkatkan menggunakan layanan bimbingan kelompok.Kata kunci : bimbingan dan konseling, bimbingan kelompok, motivasi belajar

Page 11 of 34 | Total Record : 337