Articles
13 Documents
Search results for
, issue
"Vol 6 No 1 (2019): Mei"
:
13 Documents
clear
ANALISIS FAKTOR INDIVIDU YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL (Musculosceletaldisorders/MSD) BIDAN DALAM PERTOLONGAN PERSALINAN DI PUSKESMAS WILAYAH KERJA I DINKES KABUPATEN LEBAK
Hani Sutianingsih;
Yayah Rokayah
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 6 No 1 (2019): Mei
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (661.132 KB)
|
DOI: 10.36743/medikes.v6i1.89
Bidan mengalami risiko pekerjaan saat melakukan pertolongan persalinan yang dapat berakibat pada terjadinya gangguan musculoskeletal (Musculosceletal Disorders/MSD). Bone and Joint Decade Model merangkum beberapa faktor penyebab terjadinya MSD, salah satunya adalah faktor individu yang memiliki pengaruh yang besar terhadap kejadian MSD. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan jumlah sampel 92 bidan yang bekerja di Puskesmas wilayah kerja I Kab. Lebak Penilaian skor MSD dilakukan melalui Nordic Musculosceletal Questionnaire yang mengukur keluhan MSD berdasarkan laporan pribadi yang telah diakui dan digunakan secara luas untuk riset epidemiologi MSD dan surveilens kesehatan di tempat kerja. Pengujian statistik untuk melihat hubungan antara faktor individu dengan MSD dilakukan dengan menggunakan uji Chi-kuadrat, sementara untuk melihat resiko penggunaan pada setiap faktor individu dilakukan dengan melihat nilai OR pada uji Chi-Kuadrat. Nilai kemaknaan ditentukan sebesar p<0,05. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan antara umur dan masa kerja dengan keluhan MSD bidan dalam pertolongan persalinan (p<0,05) dan tidak terdapat hubungan antara IMT, lama tidur, persepsi kesehatan umum dan kondisi psikologis dengan keluhan MSD bidan dalam pertolongan persalinan (p>0,05).
EFEKTIFITAS MEDIA ELEKTRONIK DAN MEDIA CETAK TERHADAP PENGETAHUAN HIV/AIDS PADA SISWA SMP NEGERI 4 KOTA TANGERANG
Wasludin Wasludin
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 6 No 1 (2019): Mei
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (720.637 KB)
|
DOI: 10.36743/medikes.v6i1.90
Tujuan penelitian ini ingin mengetahui pengetahuan siswa tentang HIV/AIDS dan media yang lebih baik dan cocok untuk menyampaikan edukasi tentang HIV/AIDS kepada siswa sehingga dapat meningkatkan pengetahuan siswa tentang HIV/AIDS. Metoda penelitian menggunakan desain eksperimental dengan rancangan eksperimental ulang (pre test-post test controle group design), dengan responden siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Kota Tangerang sebanyak 68 orang yang terbagi dalam 2 kelas/kelompok. Hasil penelitian menunjukkan, ada perbedaan yang signifikan antara nilai pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan kesehatan dengan menggunakan media elektronik (p=0,000), ada perbedaan yang signifikan antara nilai pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan kesehatan dengan menggunakan media cetak (p=0,004), dan ada perbedaan yang signifikan nilai rata-rata pengetahuan antara media elektronik dan media cetak (p=0,001). Disarankan untuk dinas terkait dan para edukator kesehatan, untuk meningkatkan pengetahuan siswa dalam pemahaman tentang suatu materi khususnya materi kesehatan, dapat menggunakan media penyuluhan yang tepat dan beragam agar dapat meningkatkan pengetahuan sasaran.
PENGARUH EDUKASI TERHADAP PENGELOLAAN DIABETES LANSIA DI POSBINDU KELURAHAN KARANGSARI KOTA TANGERANG TAHUN 2018
Rohanah Rohanah;
Lailatul Fadilah
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 6 No 1 (2019): Mei
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (568.164 KB)
|
DOI: 10.36743/medikes.v6i1.91
Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit yang sering dijumpai pada usia lanjut, hampir 50% pasien diabetes tipe 2 berusia diatas 65 tahun. Diabetes pada lansia pada akhirnya mempengaruhi kualitas hidup lansia. Edukasi yang dimaksud dalam penelitian ini adalah memberikan pendidikan kesehatan kepada lansia tentang cara hidup sehat dengan diabetes serta mencegah terjadinya komplikasi. Empat pilar pengelolaan diabetes yaitu edukasi, perencanaan makan, latihan jasmani, intervensi farmakologi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku sehingga lansia mampu mengelola diabetes. Hipotesa penelitian ini ada pengaruh edukasi terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku sehingga meningkatkan kemampuan lansia mengelola diabetes yang dialaminya.. Penelitian ini dilakukan di Posbindu Kelurahan Karangsari kota Tangerang tahun 2018 dengan sampel 30 orang lansia sebagai kelompok intervensi dan 30 lansia sebagai kelompok kontrol. Desain dan metodologi penelitian ini menggunakan Quasi eksperimen pre – post test. Data dianalisis menggunakan Uji dependent. t test dan independent t test. Hasil penelitian menunjukan ada pengaruh yang signifikan proses edukasi terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku pada kelompok intervensi dengan nilai p value 0.00 dan ada pengaruh signifikan edukasi kelompok intervensi dibandingkan dengan kelompok control dengan nilai pengetahuan p value 0.02 dan nilai perilaku 0.003. kesimpulan : ada pengaruh edukasi terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku pada lansia yang mengalami Diabetes Melitus.
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI KAPANG ENDOFIT DARI TANAMAN ALANG-ALANG (Imperata cylindrica (L.) BEAUV.)
Makhabbah Jamilatun;
Shufiyani Shufiyani
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 6 No 1 (2019): Mei
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (574.94 KB)
|
DOI: 10.36743/medikes.v6i1.92
Mikroba endofit di dalam bagian tanaman dapat terdiri dari berbagai macam jenis, salah satunya yaitu kapang endofit. Kapang endofit dilaporkan menghasilkan berbagai metabolit bioaktif. Berbagai jenis tanaman terutama tanaman obat, dapat digunakan sebagai sumber isolat kapang endofit. Jenis tanaman yang berpotensi sebagai tanaman berkhasiat obat adalah alang-alang (Imperata cylindrica (L.) Beauv.).Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keberadaan dan jenis kapang endofit dari tanaman alang-alang (Imperata cylindrica (L.) Beauv.). Penelitian dilakukan dengan mengisolasi kapang endofit dari tanaman alang-alang (Imperata cylindrica (L.) Beauv.). menggunakan medium Potato Dextrose Agar Chloramphenicol (PDAC), kemudian dilakukan pemurnian pada kapang endofit serta mengidentifikasi isolat kapang endofit berdasarkan ciri makroskopis dan mikroskopis. Hasil penelitian diperoleh tujuh isolat kapang endofit yang tumbuh pada tanaman alang-alang (Imperata cylindrica (L.) Beauv.), yaitu 1 isolat kapang Fusarium sp. dari bagian bunga, 2 isolat Mucor sp. dari bagian daun, 3 isolat Mucor sp. dari bagian tangkai, 1 isolat Mucor sp. dari bagian akar
PENGARUH KARTU PINTAR BENCANA TERHADAP SIKAP KESIAPSIAGAAN BENCANA PADA ANAK SEKOLAH DI KOTA TANGERANG TAHUN 2018
Siti Wasliyah;
Kusniawati Kusniawati
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 6 No 1 (2019): Mei
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (602.781 KB)
|
DOI: 10.36743/medikes.v6i1.93
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat pada bulan Januari sampai Maret tahun 2017 telah terjadi 883 bencana di seluruh Indonesia. Banten merupakan daerah rawan bencana, dimana lebih dari 10 jenis bencana, rawan terjadi didaerah banten dan sekitarnya Pada penilaian indeks risiko bencana daerah dua wilayah di Banten yang memiliki skor di atas 150 poin adalah Kabupaten Lebak dan Pandeglang.(BNPB, 2017). Pengembangan kartu pintar mengenai penanggulangan bencana akan mulai dilakukan pada penelitian ini, dengan harapan strategi peningkatan sikap dalam menghadapi bencana dapat menjangkau sampai anak sekolah. Penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan pendekatan pretest and postets group design, bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh penggunaan kartu bencana dalam meningkatkan sikap kesiapsiagaan bencana pada anak sekolah dasar. Penelitian dilakukan di Sekolah Dasar Negeri Taman Sukarya di Kota Tangerang pada bulan Juni - Nopember 2018 dengan populasi siswa SDN Taman Sukarya. Metode sampling yang digunakan adalah consecutive sampling berjumlah 50 orang untuk masing-masing kelompok intervensi dan kontrol. Rerata sikap pada kelompok yang menggunakan kartu (intervensi) adalah 36,28 dengan standar deviasi 4,36. Pada kelompok yang diberikan tidak diberikan intervensi didapat rata-rata sikap adalah 0,26 dengan standar deviasi 0,75. Hasil uji statsitik diadapatkan nilai P value 0,734 (P value < 0,05) maka dapat disimpulkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara rata-rata sikap kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kartu bencana dapat digunakan sebagai wahana baca dan permainan yang mengandung informasi tentang bencana walaupun tidak meningkatkan sikap kesiapsiagaan bencana pada anak sekolah dasar.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRESTASI BELAJAR MAHASISWA JURUSAN KEBIDANAN RANGKASBITUNG ANGKATAN TAHUN 2017
Tutik Iswanti
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 6 No 1 (2019): Mei
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (159.044 KB)
|
DOI: 10.36743/medikes.v6i1.94
Prestasi belajar merupakan indikator yang penting untuk mengukur keberhasilan proses belajar mengajar. Tujuan dari pembelajaran adalah suatu perubahan tingkah laku yang diharapkan tercapai oleh seseorang setelah melakukan suatu proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa jurusan kebidanan angkatan tahun 2017. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan rancangan cross sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 86 responden yang diambil dengan teknik total sampling. Analisis data univariat dipaparkan dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan uji statistik uji fisher. Hasil yang didapat adalah mahasiswa dengan IPK kurang di Jurusan kebidanan sebesar 88,4%, lebih banyak yang dari SMA yaitu sebesar 79,1%, mahasiswa dengan jalur masuk jalur umum sebesar 80,2% dan mahasiswa dengan nilai ujian sekolah baik sebesar 51,2%. Tidak ada Faktor yang mempengaruhi prestasi belajar (IPK) yaitu asal sekolah (0,681), jalur masuk (0,679) dan nilai ujian sekolah (0,315). Prestasi belajar tidak dipengaruhi oleh ketiga faktor yaitu asal sekolah, jalur masuk dan nilai ujian sekolah.
PENGARUH PENDAMPINGAN KADER TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIKULUR KABUPATEN LEBAK
Omo Sutomo
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 6 No 1 (2019): Mei
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (724.337 KB)
|
DOI: 10.36743/medikes.v6i1.158
Pemberia ASI eksklusif memiliki kontribusi yang besar terhadap tumbuh kembang dan daya tahan tubuh anak (Patal, 2013), Sayangnya tidak semua ibu berhasil dalam menyusui terutama dalam enam bulan pertama kehidupan bayi. Menurut Pusat Data dan Informasi Kemenkes RI (2014), cakupan ASI eksklusif secara Nasional masih rendah (54,3%), demikian pula di provinsi Banten masih tergolong rendah (47,9%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendampingan kader terhadap pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Cikulur Kabupaten Lebah tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperiment, rancangan seri ganda (multiple time series) design).Sampel ialah ibu pasca nifas sebanyak 92 orang ( 46 orang perlakuan dan 46 orang kontrol). Sampel diambil dengan teknik quata sampling. Untuk mengetahui kemaknaan pengaruh digunakan nilai α sebesar 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari separuhnya ibu tidak memberikan ASI eksklusi (51,1%). Ibu yang tidak memberikan ASI eksklusif lebih banyak (63.0%) terjadi pada ibuyang tidak didampingi oleh kader dibandingkan dengan ibu yang didampingi kader hanya 39,1 % yang tidak memberikan ASI eksklusif pada bayinya. Terdapat pengaruh yang signifikan pendampingan kader terhadap pemberian ASI eksklusif (p=0,037). Ibu yang tidak mendapat pendampingan kader berisiko hampir tiga kali lebih besar untuk tidak memberikan ASI eksklusif pada bayinya dibandingkan dengan ibu yang mendapat pendampingan kader (OR=2,654)
PENGARUH TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU JAJAN SEHAT ANAK DI SDN KARANGSARI 2, TANGERANG
Lindawati Lindawati
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 6 No 1 (2019): Mei
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (560.5 KB)
|
DOI: 10.36743/medikes.v6i1.159
Prilaku jajan sangat membahayakan kesehatan anak bila salah dalam memilih dan membeli makanan Bahkan bisa menyebabkan kematian. Salah satu faktor yang mempengaruhi prilaku jajan anak SD adalah teman sebaya, dimana anak meniru atau mempelajari kebiasaan teman sebaya akan mempengaruhi pengambilan keputusan dalam memilih jajanan. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui pengaruh teman sebaya terhadap perilaku jajan anak SDN Karangsari 2 Tangerang. Desain Penelitian : quasi ekspriment dengan Lokasi Penelitian di SDN Karangsari 2 dan waktu penelitian bulan Mei –November 2017. Popoulasi seluruh siswa kelas 5 dengan sampel penelitian adalah total populasi yang berjumlah 55 orang. Respoden yang berperan sebagai anak yang dominan dan bertugas mempengaruhi anak lain berjumlah 10 orang dan sisanya sebagai respoden yang akan diteliti. Analisa mengunakan uji t dependent. Hasil penelitan menunjukan tidak ada pengaruh teman sebaya terhadap prilaku jajan sehat pada anak SDN Karangsari 2 (p=0,468) dan dianjurkan pada sekolah untuk membentuk kader kesehatan tentang jajanan sehat yang bisa membantu sekolah untuk menumbuhkan prilaku jajan sehat pada anak SDN karangsari 2 Kota Tangerang
HUBUNGAN ANTARA PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN STATUS GIZI BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WARUNGGUNUNG TAHUN 2018
Daini Zulmi
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 6 No 1 (2019): Mei
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (459.003 KB)
|
DOI: 10.36743/medikes.v6i1.161
Gizi pada masa balita merupakan hal yang perlu diperhatikan lebih serius karena jika balita memiliki status gizi yang kurang atau bahkan buruk maka akan terjadi berbagai keterlambatan dan kerusakan yang tidak dapat dipulihkan (irreversibel). Berdasarkan Pemantauan Status Gizi Puskesmas Warunggunung tahun 2016-2017 mengalami peningkatan dibeberapa kategori: gizi buruk (2,93%) menjadi (2,38%), gizi kurang (10,09) menjadi (11,09%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan gizi balita 12-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Warunggunung tahun 2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik, dengan pendekatan case control. Populasi pada penelitian ini adalah 379 balita jumlah sample 60 balita dengan rasio 1:2. Hasil analisis univariat bahwa balita yang mengalami gizi kurang dan buruk dijadikan sebagai sampel kasus sebanyak 20 (33,33%) balita dan yang mengalami gizi baik dijadikan kelompok kontrol sebanyak 40 (66,67%) balita, hampir setengahnya (38,33%) balita tidak diberikan ASI eksklusif. Hasil analisis bivariat terdapat hubungan yang bermana antara riwayat pemberian ASI eksklusif dengan status gizi balita (p-value= 0,00) OR = 8,04. Tenaga kesehatan diharapkan agar lebih meningkatkan pelayanan dalam memberikan KIE (konseling, informasi dan edukasi) tentang ASI eksklusif, meyakinkan setiap ibu untuk bisa menyusui secara eksklusif sejak masa kehamilan hingga menyusui untuk memberikan ASI eksklusif dan diteruskan sampai 2 tahun yang menjadi tahap awal balita memiliki status gizi yang baik.
PENGARUH TERAPI BERMAIN PUZZLE TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP DAN KETERAMPILAN MENCUCI TANGAN PADA ANAK DI SD TAMAN SUKARIA I KOTA TANGERANG
Ema Hikmah
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 6 No 1 (2019): Mei
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (633.613 KB)
|
DOI: 10.36743/medikes.v6i1.162
Cuci tangan sangat efektif dalam mencegah penularan penyakit, sehingga pengenalan cuci tangan sejak dini sangat penting agar anak tercegah dari terjangkitnya penyakit. Banyak alat dan cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat anak melalui pendidikan kesehatan, salah satunya yaitu dengan terapi bermain puzzle Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi bermain puzzle terhadap pengetahuan, sikap dan keterampilan cuci tangan pada siswa kelas 1 di SDN Taman Sukaria 1 Kota Tangerang. Tempat penelitian di SDN taman Sukaria 1 Kota Tangerang periode Juni sampai Nopember 2018. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuasi-eksperimen. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 59 siswa dengan rincian 29 orang kelompok control dan 30 orang kelompok intervensi. Desain kuasi-eksperimen dalam penelitian menggunakan tipe onegroup design dengan pre dan post test. Analisi bivariat yang digunakan adalah t-test independent. Hasil penelitian Ada perbedaan signifikan terapi bermain puzzle dapat meningkatkan pengetahauan, sikap dan keterampilan mencuci tangan pada siswa SD Kls 1 di SDN Taman Sukaria 1 Kota Tangerang pada kelompok intervens (p value=0,000 α=0,05). Hasil yang signifikan pada penelitian ini menunjukan bahwa hal ini bermakna apabila terapi bermain puzzle dilakukan maka siswa dapat meningkat pengetahuan, sikap dan keterampilannya dalam mencuci tangan. Disasankan pada guru dan orangtua agar menciptakan suasana yang menyenangkan pada saat belajar salah satunya dengan menggunakan terapi bermain puzzzle