cover
Contact Name
Kiftian Hady Prasetya
Contact Email
kiftian@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pbsi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Basataka (JBT)
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 26213826     EISSN : 26215977     DOI : -
Core Subject : Education,
Fokus dan cakupan Jurnal BASATAKA adalah penelitian dalam bidang Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia. The focus and scope of BASATAKA Journal is research in the fields of Education, Language, and Indonesian Literature.
Arjuna Subject : -
Articles 36 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024" : 36 Documents clear
EXPLORATION OF THE DEATH CEREMONY OF THE TOBA BATAK TRIBE Tiarnita Maria Sarjani Siregar; Halimahtu Saddiah; Ami Girsang; Ribka Hawkins Manurung
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i1.342

Abstract

Death is an inevitable part of human life. For the Toba Batak tribe, death is not the end, but a transition to the afterlife. This article examines the depth of Toba Batak traditions and beliefs regarding death ceremonies and the types of death known in Toba Batak culture.  The Toba Batak tribe living in the North Tapanuli region, North Sumatra, Indonesia, has a rich and complex death system that reflects a rich cultural heritage and deep values. Exploring the types of death that are recognized and respected in the daily lives of the Toba Batak people, this article tells how they see the realm of death and respond to it through various ceremonies. Each type of death has a place, from death due to old age to death due to accidents or violence. This article provides an in-depth overview of how the Toba Batak people celebrate, respect and respond to death in everyday life.
ETIKA EKOLOGI DALAM KEARIFAN LOKAL “SASI” DI MALUKU Brando Zeth Maatoke; Irene Ludji; Suwarto Adi
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i1.343

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menggali etika ekologi dari kearifan lokal sasi. Sasi merupakan salah satu kearifan lokal dari masyarakat Maluku. Sasi dipraktekan sebagai upaya menjaga keseimbangan antara manusia dengan alam ciptaan. Maka dari itu, sasi sering  digunakan sebagai pedoman dalam berinteraksi dengan lingkungan. Dengan pedoman dalam kearifan ini,  alam tetap dijaga di tengah meningkatnya sifat antroposentris dari manusia. Selain itu, sasi memberikan paradigma baru bahwa alam bukanlah objek dari manusia, tetapi merupakan subjek. Maka dari itu, kearifan lokal sasi mengandung nilai-nilai etis yang perlu digali sebagai bagian dari etika ekologi. Teori yang akan dijadikan sebagai landasan teori dalam menggali etika ekologi dari tradisi sasi adalah teori deep ekology dari Arnev Ness. Penelitian ini menggunakan  metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskritif analitis. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan studi dokumen. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa sasi mengadung sejumblah nilai etis, misalnya kebaikan, kesetaraan dan solidaritas. Nilai tersebut dapat dijadikan sebagai kaidah dalam membangun hubungan dengan alam semesta. Dalam hubungan tersebut, ekosistem hutan tetap terjaga serta  perkembangbiakan flora dan fauna yang ada di hutan dan laut dapat berjalan dengan baik.
TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM NOVEL PENYALIN CAHAYA KARYA LUCIA PRIANDARINI DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN TEKS NOVEL Diva Ananda; Abdurahman Abdurahman
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i1.344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tiga hal berikut. Pertama, mendeskripsikan bentuk tindak tutur eskpresif dalam novel Penyalin Cahaya karya Lucia Priandarini. Kedua, mendeskripsikan strategi bertutur dalam novel Penyalin Cahaya karya Lucia Priandarini. Ketiga, mendeskripsikan implikasi pemahaman bentuk dan strategi bertutur dalam pembelajaran teks novel. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data penelitian ini dikumpulkan dengan Teknik studi telaah dokumen. Penelitian ini menemukan sembilan bentuk tindak tutur ekspresif dan empat strategi bertutur. Bentuk tindak tutur ekspresif yang ditemukan yaitu memuji 4 tuturan, mengucapkan terima kasih 6 tuturan, mengkritik 23 tuturan, mengeluh 26 tuturan, menyalahkan 35 tuturan, mengucapkan selamat 2 tuturan, menyindir 23 tuturan, marah 46 tuturan, dan meminta maaf 7 tuturan. Strategi bertutur yang paling banyak ditemukan yaitu, strategi bertutur tanpa basa-basi 105 tuturan, strategi bertutur terus terang dengan basa-basi kesantunan positif 3 tuturan, strategi bertutur terus terang dengan basa-basi kesantunan negatif 41 tuturan, dan strategi bertutur samar-samar 23 tuturan. Implikasinya dalam pembelajaran, yaitu hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai rujukan bagi siswa maupun pendidik untuk materi pembelajaran KD 3.9 dan KD 4.9 dalam menganalisis dan merancang novel dengan memperhatikan isi dan kebahasaan.
MENINGKATKAN APRESIASI DAN PEMAHAMAN PESERTA DIDIK TERHADAP PUISI MELALUI MUSIKALISASI PUISI DI KELAS XI SMA NEGERI 2 KISARAN Debora Grace Siahaan; Khairun Nisa; Julida Hasmi Panjaitan
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i1.345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan apresiasi peserta didik terhadap puisi melalui penggunaan musikalisasi puisi di kelas XI SMA N 2 Kisaran. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Data nilai pretest dan posttest telah diperoleh sebelumnya dan digunakan sebagai dasar evaluasi. Metode pengumpulan data meliputi observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest, dengan nilai t hitung sebesar 5.744 dan signifikansi 0.000. Musikalisasi puisi efektif meningkatkan pemahaman dan apresiasi siswa terhadap puisi. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya pendekatan kreatif dan interaktif dalam mengatasi tantangan pembelajaran sastra di sekolah menengah atas. Penelitian ini memberikan dasar untuk pengembangan pendekatan pembelajaran yang holistik dan berorientasi pada pengalaman, serta menyoroti hubungan antara seni musik dan sastra dalam pembelajaran. Dengan demikian, penelitian ini menjadi kontribusi yang berharga dalam memperkaya metode pengajaran di lingkungan pendidikan.
TINDAK TUTUR DIREKTIF GURU DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA NEGERI 1 MATUR KABUPATEN AGAM Anggun Aulia; Abdurahman Abdurahman
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i1.346

Abstract

Tindak tutur diretif merupakan tuturan yang digunakan oleh penutur untuk memerintahkan mitra tutur melakukan apa yang diperintahkan. Tindak tutur direktif terdiri atas beberapa bagian, yakni pertanyaan, perintah, larangan, persetuuan, permintaan, dan menasehati. Tindak tutur direktif memerlukan penggunaan strategi bertutur yang tepat. Hal itu juga terbagi atas beberapa bagian, yakni, strategi bertutur terus terang tanpa basa-basi, strategi bertutur dengan kesantunan positif, strategi dertutur dengan basa-basi kesantunan negatif, dan strategi sertutur samar-samar. Penelitian ini dilakukan pada guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Matur Kabupaten Agam. Penelitian ini juga difokuskan pada pembelajaran teks anekdot. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif.  Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis  tindak tutur direktif dan strategi bertutur yang digunakan guru dalam pembelajaran teks anekdot kelas X di SMA Negeri 1 Matur. Hasil penelitian tersebut  menunjukkan bahwa tindak tutur direktif pertanyaan yang paling banyak digunakan dan yang jarang digunakan adalah tindak tutur direktif menasehati. Strategi bertutur yang paling banyak digunakan adalah strategi bertutur dengan kesantunan positif. Implikasi hasil peneliatian ini akan dipaparkan dalam bentuk modul.
PERAN GENDER DALAM NOVEL MAWINEI KARYA EVA LIANA Indah Wulandari; Lili Agustina
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i1.349

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang peran gender dalam Novel “Mawinei” Karya Eva Liana. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Mendeskripsikan peran gender reproduktif (domestik) dalam Novel “Mawinei” Karya Eva Liana., (2) mendeskripsikan peran gender produktif dalam Novel “Mawinei” Karya Eva Liana., (3) mendeskripsikan peran gender di masyarakat (sosial) dalam Novel “Mawinei” Karya Eva Liana. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah feminisme sastra, metode yang digunakan deskriptif analisis. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer, yakni Novel “Mawinei” Karya Eva Liana yang diterbitkan oleh Zukzez Express, Banjarbaru tahun 2017 setebal 381 halaman. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik teknik observasi teks, dan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis konten. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan sebagai berikut: 1) Peran gender reproduktif (domestik) yakni: (a) memasak, (b) mengasuh anak, (c) mencuci pakaian. 2) Peran gender produktif yakni: (a) berwirausaha, (b) pengusaha, (c) berkebun, (d) bertani, (e) jasa berupa guru dan dokter. 3) Peran gender di masyarakat (sosial) yakni: (a) menyiapkan sesajen, (b) menari, (c) organisasi PKK.
PEMERTAHANAN BAHASA PERANTAU DI KOTA MAKASSAR SULAWESI SELATAN Ahdiani Marfu'ah Berahima; Arief Fiddienika
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i1.353

Abstract

Fokus utama pada penelitian ini adalah konsep pemertahanan bahasa. Studi sosiolinguistik mencakup pemertahanan bahasa, yakni upaya sebuah komunitas atau bagian dari komunitas bahasa tertentu untuk terus menggunakan bahasa yang telah digunakan secara historis. Pemertahanan bahasa ini dapat berubah menjadi pergeseran bahasa khususnya bagi sekelompok orang yang melakukan perpindahan ke kota atau tempat lain dalam rentang waktu yang lama dengan tujuan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemertahanan bahasa para perantau di Kota Makassar dan faktor-faktor yang memengaruhi pemertahanan bahasa di wilayah tersebut. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif. Adapun data dalam penelitian ini berupa ujaran yang dituturkan oleh subjek penelitian atau para perantau baik lisan maupun tulisan, ujaran penuh atau ujaran campuran yang diperoleh melalui teknik simak terlibat, tidak terlibat, teknik catat, dan observasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman yakni melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi kesimpulan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa para perantau masih mempertahankan dan menggunakan bahasa ibunya meskipun berada di lingkungan dengan perbedaan bahasa. Faktor-faktor yang memengaruhi pemertahanan bahasa perantau di Kota Makassar antara lain: 1) faktor keluarga, 2) faktor keinginan, 3) faktor kegiatan, 4) faktor intensitas komunikasi, dan 5) faktor pergaulan.
BENTUK-BENTUK DEVIASI DALAM KUMPULAN PUISI SEBILAH NARASI DI SEBALIK PUISI KARYA IFFAH NH. KAJIAN STILISTIKA Annisa Laila Ramadhani; Chechilia Eza Indriana Wati; Furoidatul Husniah; Inno Cahyaningtyas
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i1.364

Abstract

ABSTRAKDeviasi merupakan sebuah penyimpangan kaidah bahasa yang terjadi dalam puisi. Deviasi diberikan penulis untukmembentuk kesan estetis dalam puisi yang dibuat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk- bentuk deviasi yang termuat dalam buku kumpulan puisi "Sebilah Narasi di Sebalik Puisi" karya Iffah NH. Terdapatseratus tiga buah judul puisi yang termuat dan diambil 14 buah judul yang digunakan sebagi sampeldata penelitian. Fokus yang utama dalam penelitian adalah menganalisis bentuk deviasi yang ada dalam 14 buah judul puisi tersebut. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dan menggunakan teknik analisis data untuk teknik penelitian. Terdapat tiga komponen dari teknik analisis data yaitu penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian menunjukkan 14 buah judul puisi yang digunakan sebagai sampel ditemukanbeberapa bentuk deviasi seperti deviasi leksikal, semantis, sintaksis, morfologi, fonologi, dialek, register, dan deviasi grafologi dengan deviasi yang paling banyak muncul adalah deviasi semantis.Kata kunci : Deviasi, Kumpulan Puisi, Semantis. ABSTRACTDeviation is a deviation from language rules that occurs in poetry. Deviations are given by the author to form an aesthetic impression in the poetry he creates. This research aims to analyze the forms of deviation contained in the poetry collection "A Narrative Behind Poetry" by Iffah NH. There are 103 poetry titles contained and taken 14 the titles are used as research data samples. The main focus of this research is to analyze the forms of deviation that exist in the titleof the 14 poem. In this research the author used descriptive qualitative methods and the technique used was data analysis techniques which were divided into t hreecomponents, namely data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the research show that in 14 the poetry titles used as samples, several forms of deviation were found, such as lexical, semantic, syntactic, morphological, phonological, dialectal, register and graphological deviations with the most frequentdeviation being semantic deviation.Keywords: Deviation, Poetry Collection, Semantics.
ANALISIS GANGGUAN BERBAHASA ASD PADA TOKOH DODO ROZAK DALAM FILM MIRACLE IN CELL NO. 7: KAJIAN PSIKOLINGUISTIK Puspita Rahmawati; Alda Clarissa Aurellia; Aqiela Fadia Haya; Alifiatus Zahra Salsabila
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i1.368

Abstract

Gangguan berbahasa pada gangguan Autism Spectrum Disorder atau ASD mengacu pada berbagai kesulitan yang dialami individu dengan ASD dalam memahami dan menggunakan bahasa. Tujuan peneliti memilih film "Miracle in Cell No.7 karena di dalam film tersebut terdapat tokoh yang mengalami gangguan berbahasa Autism Spectrum Disorder atau ASD, serta memiliki banyak nilai moral yang terjadi pada adegan film. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan kajian psikolinguistik. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari dua jenis yakni sumber data primer yang diperoleh dari naskah dialog dan adegan film serta data sekunder yang diperoleh dari literatur terkait ASD, nilai moral dalam film dan pola komunikasi pada individu penyandang disabilitas. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan pencatatan. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam film Miracle in Cell No.7 terdapat nilai moral baik berupa tanggung jawab, sopan santun, dan kerja keras, serta terdapat nilai moral buruk yang berupa kekuasaan, pengancaman, dan pembohongan. Pada kemampuan komunikasi tokoh utama Dodo Rozak yang mengalami Autism Spectrum Disorder ditandai dengan kesulitan menangkap makna, berbicara, dan menggunakan bahasa. Dodo Rozak juga mengalami masalah artikulasi substitusi, artikulasi emisi, dan artikulasi disfluensi.
PEMEROLEHAN FONOLOGI BAHASA PERTAMA PADA TIKTOKERS DMITRIEV ABRAHAM (ANAK USIA 2 TAHUN) Vera Erviana Rosyida; Imroatus Ridhow Fathonah; Nabilla Putri Irdiansyah; Mintowati Mintowati
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i1.369

Abstract

Penelitian ini menganalisis pemerolehan bahasa pertama pada aspek pemerolehan fonologi anak usia 2 tahun meliputi bunyi -bunyi vokal dan bunyi konsonan. Pemerolehan bahasa diawali dari semenjak lahir sampai dapat memperoleh bahasa pertama. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan data berupa bunyi vokal dan konsonan pada anak usia 2 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian adalah data dari video youtube Dmitriev Abraham atau Abe yang berjudul “Abe React Jalan-Jalan Dino” yang diunggah pada 2 Januari 2024. Teknik yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik simak dan catat. Data yang diperoleh kemudian ditranskripsikan dalam bentuk tabel berdasarkan unsur fonologi yang menjadi titik fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak usia 2 tahun sudah dapat mengucapkan bunyi konsonan dan bunyi vokal, walaupun masih ada beberapa bunyi konsonan yang belum dapat diucapkan dengan baik dan jelas. Namun, pada bunyi vokal baik diawal, ditengah, dan dibelakang mampu mengucapkan dengan baik dan jelas.

Page 1 of 4 | Total Record : 36