cover
Contact Name
fikom uniga
Contact Email
fikom@uniga.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
fikom@uniga.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian
Published by Universitas Garut
ISSN : 24610836     EISSN : 2580538X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal komunikasi Universitas Garut diterbitkan bermaksud untuk mengembangkan potensi khususnya bagi dosen ilmu komunikasi Universitas Garut dengan tujuan untuk memperoleh informasi yang disajikan dalam bentuk tulisan jurnal online. Informasi ini, merupakan kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari para pembaca, paraktisi, mahasiswa dan para peneliti. Komunikasi merupakan sebuah disiplin ilmu yang mengadopsi dari berbagai disiplin ilmu seperti sosiologi, antropologi,dan psikologi.
Arjuna Subject : -
Articles 243 Documents
REPRESENTASI RELASI KUASA NEGARA ADIDAYA AMERIKA DALAM FILM GEOSTORM Nur Yadillah Humairoh; Nevrettia Chirstantyawati
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 4, No 2 (2018): Oktober 2018 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10358/jk.v4i2.484

Abstract

Penelitian ini berfokus pada representasi relasi kuasa negara adidaya dalam film Geostorm. Penelitian ini merupakan penelitian komunikasi karena representasi relasi kuasa yang dihadirkan dalam film akan di kontruksi melalui adegan scene berupa tanda yang dapat dimaknai. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah Bagaimana representasi relasi kuasa negara adidaya Amerika dalam film Geostorm?. Tinjauan pustaka yang digunakan oleh peneliti adalah Representasi dan konstruksional dalam film, Film Sebagai Praktik Sosial, Politik dalam film, Teori Kekuasaan. Karakter dalam film. Sedangkan metode yang digunakan oleh peneliti adalah analisis naratif milik Vladimir Propp dan teori kekuasaan budaya media milik Douglas Kellner. Kekuasaan yang tampak pada film Geostorm adalah kepemimpinan yang di dominasi oleh Amerika, hal ini ditunjukkan dari beberapa scene yang dipilih oleh peneliti. Berdasarkan analisis, didapatkan temuan data bahwa representasi relasi kuasa dalam film Geostorm berdasarkan aspek visualnya. Berdasarkan analisis, didapatkan temuan data bahwa representasi Film Hollywood mempunyai karakter khusus yakni kejeniusan dalam berpolitik, serta ideologi dominan untuk menghasilkan cerita rumit yang mempermasalahkan tentang budaya yang dominan. Yang dipertaruhkan dalam pengembangan media cultural studies yang dapat menentukan ras, gender, kelas, dan ideologi dalam masyarakat serta berbagai pergulatan guna mendapatkan kekuasaan. Kata kunci: Film, Kekuasaan, Budaya Media
PEMANFAATAN YOUTUBE SEBAGAI MEDIA AJAR DALAM MENINGKATKAN MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR Mujianto, Haryadi
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Komunikasi Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Youtube adalah jaringan media sosial yang paling banyak diminati masyarakat dewasa ini. Dalam konteks pembelajaran, Youtube dapat dimanfaatkan sebagai salah satu media ajar. Hal ini disinyalir dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar mahasiswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana persepsi mahasiswa terhadap pemanfaatan Youtube sebagai media ajar dalam belajar Public Speaking, menganalisis bagaimana minat dan motivasi mahasiswa dalam belajar Public Speaking dan menganalisis seberapa besar pemanfaatan Youtube sebagai media ajar berperan dalam meningkatkan minat dan motivasi belajar mahasiswa dalam belajar Public Speaking. Penelitian ini menggunakan metode explanatory research dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Explanatory research yaitu penelitian yang bertujuan menelaah kausalitas antar variabel yang menjelaskan suatu fenomena tertentu. Metode deskriptif bertujuan untuk melakukan pengujian gambaran yang cukup jelas mengenai objek yang diteliti dan menarik kesimpulan berdasarkan penelitan yang dilakukan. Sedangkan metode penelitian verfikatif bertujuan untuk melakukan perkiraan (estimate) dan pengujian hipotesis (testing hypotesis). Dalam melakukan pengujian hipotesis penulis menggunakan uji t. Sedangkan alat statistik berupa regresi, korelasi, dan determinasi dilakukan melalui program SPSS for Windows 20, dengan terlebih dahulu melakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, autokorelasi, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukan, bahwa pemanfaatan Youtube sebagai media ajar berperan positif secara signifikan terhadap peningkatan minat belajar mahasiswa. Youtube juga memiliki peranan positif yang signifikan terhadap peningkatan motivasi belajar mahasiswa pada alpha 5%. Kata Kunci: Minat Belajar; Motivasi Belajar; Youtube Abstract YouTube is the most popular social media network today. In learning, YouTube can be utilized as one of the teaching media. This is allegedly can increase student interest and motivation. The formulation of the problem in this research is to analyze how the perception of students to the use of YouTube as a teaching medium in learning Public Speaking, analyzing how the interest and motivation of students in learning Public speaking and analyzing how big the use of YouTube as media teaching role in improving interest and motivation learn students learn Public Speaking. This research uses explanatory research methods with descriptive and verification approach. Explanatory research is a study that aims to examine the causality between variables that explain a phenomenon. Descriptive method aims to perform testing a fairly clear picture of the object under study and draw conclusions for research conducted. While the method of verification research aims to perform estimation (estimate) and hypothesis testing (testing hypothesis). In testing, hypothesis writers use t test. While the statistical tools of regression, correlation, and determination done through the program SPSS for Windows 20, by first doing the classical assumption test that includes the test of normality, autocorrelation, multikolinearitas, and heteroskedastisitas. The results showed that the use of YouTube as a medium of teaching poses a significant positive effect on the increase of student learning interest. YouTube also has a much positive role to increase student's motivation to learn at alpha 5%. Keywords: Student's Motivation; Student Learning Interest; Youtube
PERAN MEDIA MASSA TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU REMAJA DI KOMUNITAS KPOPERS BATAM Ageng Rara Cindoswari; Dina Diana
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 2 (2019): Oktober 2019 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10358/jk.v5i2.666

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran media massa terhadap perubahan perilaku yang terjadi pada remaja kpopers Batam dan peran media dalam proses komunikasi terkait dengan perubahan perilaku imitasi pada remaja kpopers Batam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan analisis data Miles & Huberman, dalam menentukan informan, peneliti menggunakan teknik purposive sampling dan informan yang terdiri dari anggota masyarakat mirip KPOP di Batam. Data primer dan data sekunder yang digunakan oleh peneliti adalah wawancara mendalam, dokumentasi, observasi non-partisipan, dan artikel dari internet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja yang dipengaruhi oleh imitasi dari Korea Wave memberikan beberapa perubahan perilaku pada remaja yang menyukai kpop. Perubahan perilaku yang terjadi adalah meniru idola mereka, dari perilaku idola mereka seperti kebiasaan idola yang mereka lihat melalui video, mode, hingga belajar dan menggunakan bahasa Korea dalam kehidupan sehari-hari, perubahan ini terjadi pada: (1) proses perhatian, ( 2) proses zikir, (3) proses reproduksi motorik dan (4) motivasi. Kata kunci: K-Popers; Meniru; Remaja; Media Massa Abstract The purpose of this study was to determine the role of mass media on behavior change that occurred in Batam kpopers adolescents and the role of the media in the communication process related to changes in imitation behavior in Batam kpopers adolescents. This study uses a qualitative descriptive method using Miles & Huberman data analysis, in determining informants, researchers used purposive sampling technique and informants consisted of KPOP-like community members in Batam. Primary data and secondary data used by researchers are in-depth interviews, documentation, non-participant observation, and articles from the internet. The results showed that adolescents affected by the imitation of the Korean Wave gave some behavioral changes to adolescents who liked kpop. The behavioral changes that occur are imitating their idols, from the behavior of their idols such as the idol habits they see through video, fashion, to learning and using Korean in their daily lives, these changes occur in: (1) attention processes, (2 ) the process of remembrance, (3) the process of motor reproduction and (4) motivation. Keywords: K-Popers; Imitate; Adolescents; Mass Media
BRAND PLACEMENT PADA PROGRAM SIARAN TELEVISI NASIONAL Meria Octavianti
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 1 (2019): April 2019 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10358/jk.v5i1.593

Abstract

Abstrak Brand placement menjadi alat promosi yang banyak digunakan oleh pemilik merek sebagai usaha untuk menancapkan merek produk mereka di ingatan target marketnya. Sebagai suatu teknik promosi dengan cara menempatkan sebuah merek di dalam film atau program televisi tanpa disebut secara formal, brand placement mampu memfamiliarkan merek tersebut ke dalam ingatan audiens tanpa ada gangguan. Berdasarkan hal tersebut maka tulisan ini berupaya untuk mengungkap mengenai berbagai bentuk brand placement yang ada dalam program televisi D’Academy 2 yang merupakan sebuah program televisi yang memiliki rating yang tinggi dan memiliki durasi tayang yang tinggi pula. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus digunakan untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan penelitian yang diajukan. Wawancara mendalam, observasi dan studi kepustakaan dilakukan untuk mendapatkan data dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sepuluh jenis bentuk brand placement yang ditawarkan oleh pihak Indosiar selaku pemilik program D’Academy 2 kepada para pemilik merek. Kesepuluh bentuk tersebut adalah (1) work up, (2) digital frame, (3) squeeze frame, (4) running text, (5) super impose logo, (6) monitor televisi, (7) backdrop, (8) adlips, (9) video tape, dan (10) papan bejo. Papan bejo adalah jenis brand placement yang khusus diberikan untuk penempatan merek Bejo Bintang 7. Setiap program televisi menawarkan jenis brand placement yang berbeda berdasar pada ruang dan waktu yang dimiliki oleh program tersebut. Selain itu, jenis program acara juga menjadi faktor pembeda pada jenis brand placement. Keywords: brand placement; d’academy 2; Promosi; Branding; Komunikasi Pemasaran Abstract Brand placement is a widely used promotional tool to bear a product’s brand in consumers’ mind. As a promotion technique, it subtly places a brand in a movie or television program, and thereby it can smoothly familiarize people with the brand. Thus, this paper sought to reveal the forms of brand placement in D’Academy 2, a high-rating television program with a very long air time. Qualitative method with case study approach was employed to find answers for the research questions. In-depth interview, observation and literary study were conducted to collect data. The result showed that there were ten forms of brand placement offered by Indosiar the owner of the program: (1) work up, (2) digital frame, (3) squeeze frame, (4) running text, (5) superimpose logo, (6) television monitor, (7) backdrop, (8) ad-libs, (9) video tape, and (10) Bejo Board. Bejo Board is a special brand placement for Bejo Bintang 7. It can be concluded that each television program offers different brand placements, based on airtime and advertising spot. In addition, the type of the program is a distinguishing factor. Keywords: Brand Placement; D’academy 2; Promotion; Branding; Marketing communication
TRET SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT SUKU BAJO SAMPELA DI KABUPATEN WAKATOBI Wa Ode Sitti Nurhaliza; Titis Nurwulan Suciati
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 2 (2019): Oktober 2019 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10358/jk.v5i2.671

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potret sosial budaya masyarakat suku Bajo Sampela di kabupaten Wakatobi. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilakukan analisis terhadap pokok-pokok pertanyaan penelitian, yakni: mengenai stratifikasi sosial, agama dan sistem kepercayaan yang dimilki masyarakat suku bajo sampela, transportasi laut yang digunakan hingga kondisi pendidikan masyarakat suku bajo Sampela. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan studi etnografi komunikasi. Subjek penelitian adalah para tokoh dan masyarakat di suku Bajo Sampela. Subjek dipilih secara purposive sampling (sampel bertujuan) yakni orang-orang yang dapat menjelaskan inti permasalahan dalam penelitian ini. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, studi pustaka. Adapun teknis analisis dengan mereduksi data, mengumpulkan data, menyajikan data, menarik kesimpulan, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potret sosial budaya masyarakat suku Bajo Sampela berbeda dari masyarakat lain pada umumnya yang hidup di darat. Suku Bajo Sampela memiliki kebiasaan dan ketergantungan dengan laut. Berbagai ritual-ritual (ritual kelahiran, ritual pengobatan, dan ritual sunatan) yang dilakoni oleh suku Bajo Sampela sampai saat ini terus diwariskan secara turun temurun. Pada umumnya masyarakat suku bajo Sampela beragama Islam, akan tetapi mereka tetap juga mempercayai roh-roh leluhur yang ada dilaut. Sehingga budaya melaut yang dilakukan tidak terlepas dari mantra-mantra yang dilontarkan disertai dengan sesajen-sesajen yang dibuang ke laut yang dipersemkan buat dewa laut. Alat transpotasinya pun beragam yakni lepa, solo-solo/katinting, bodi dan jojolor. Keempat jenis perahu tersebut digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk menunjang perekonomian masyarakat suku bajo Sampela. Kata Kunci: Komunikasi; budaya; ritual; perahu; suku bajo Abstract This research is aim to analyze the social and cultural portrait of the people of Bajo Sampela in Wakatobi District. To find the answer of those problems, the main points of the research questions has been analyzed, such as: the social stratification, religion and belief systems of Bajo Sampela society, the transportation used, and public education applied by people of Bajo Sampela. Qualitative ethnographic study of communication used as the approach in this research. The subjects were leaders and communities in Bajo Sampela. Subjects selected by purposive sampling (samples intended); people who can explain the core problem in this research. Data were obtained through interviews, observation, documentation, literature. The technical analysis of the data is reduction, collecting data, presenting data, draw conclusions, and evaluation. The results showed that the socio-cultural portrait of Bajo Sampela has the differencies from people in who live on land. Bajo Sampela have a habit and highly needs of the sea life. Various rituals (celebrating birth, healing-therapy tradition, and ritual of circumcision) lived by people of Bajo Sampela until now inherited continously. In general, people of Bajo Sampela are Muslims, but they are also has belief of ancestral spirits that exist in the sea, so that the fishing-habit can not be separated from spells delivered followed by offerings that are thrown into the sea as a gift for the God of the sea. There are also variety of transportation, namely: lepa, solo-solo / katinting, bodi and jojolor. These four types of boats are used in everyday life to support the economy of the Bajo Sampela society. Keywords: Communication; culture; ritual; boat; bajo tribe
PEMANFAATAN YOUTUBE SEBAGAI MEDIA AJAR DALAM MENINGKATKAN MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR Haryadi Mujianto
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 1 (2019): April 2019 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10358/jk.v5i1.588

Abstract

Abstrak Youtube adalah jaringan media sosial yang paling banyak diminati masyarakat dewasa ini. Dalam konteks pembelajaran, Youtube dapat dimanfaatkan sebagai salah satu media ajar. Hal ini disinyalir dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar mahasiswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana persepsi mahasiswa terhadap pemanfaatan Youtube sebagai media ajar dalam belajar Public Speaking, menganalisis bagaimana minat dan motivasi mahasiswa dalam belajar Public Speaking dan menganalisis seberapa besar pemanfaatan Youtube sebagai media ajar berperan dalam meningkatkan minat dan motivasi belajar mahasiswa dalam belajar Public Speaking. Penelitian ini menggunakan metode explanatory research dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Explanatory research yaitu penelitian yang bertujuan menelaah kausalitas antar variabel yang menjelaskan suatu fenomena tertentu. Metode deskriptif bertujuan untuk melakukan pengujian gambaran yang cukup jelas mengenai objek yang diteliti dan menarik kesimpulan berdasarkan penelitan yang dilakukan. Sedangkan metode penelitian verfikatif bertujuan untuk melakukan perkiraan (estimate) dan pengujian hipotesis (testing hypotesis). Dalam melakukan pengujian hipotesis penulis menggunakan uji t. Sedangkan alat statistik berupa regresi, korelasi, dan determinasi dilakukan melalui program SPSS for Windows 20, dengan terlebih dahulu melakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, autokorelasi, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukan, bahwa pemanfaatan Youtube sebagai media ajar berperan positif secara signifikan terhadap peningkatan minat belajar mahasiswa. Youtube juga memiliki peranan positif yang signifikan terhadap peningkatan motivasi belajar mahasiswa pada alpha 5%. Kata Kunci: Minat Belajar; Motivasi Belajar; Youtube Abstract YouTube is the most popular social media network today. In learning, YouTube can be utilized as one of the teaching media. This is allegedly can increase student interest and motivation. The formulation of the problem in this research is to analyze how the perception of students to the use of YouTube as a teaching medium in learning Public Speaking, analyzing how the interest and motivation of students in learning Public speaking and analyzing how big the use of YouTube as media teaching role in improving interest and motivation learn students learn Public Speaking. This research uses explanatory research methods with descriptive and verification approach. Explanatory research is a study that aims to examine the causality between variables that explain a phenomenon. Descriptive method aims to perform testing a fairly clear picture of the object under study and draw conclusions for research conducted. While the method of verification research aims to perform estimation (estimate) and hypothesis testing (testing hypothesis). In testing, hypothesis writers use t test. While the statistical tools of regression, correlation, and determination done through the program SPSS for Windows 20, by first doing the classical assumption test that includes the test of normality, autocorrelation, multikolinearitas, and heteroskedastisitas. The results showed that the use of YouTube as a medium of teaching poses a significant positive effect on the increase of student learning interest. YouTube also has a much positive role to increase student's motivation to learn at alpha 5%. Keywords: Student's Motivation; Student Learning Interest; Youtube
TANGGAPAN PENGUNJUNG KFC BANDUNG TERHADAP PELAKSANAAN KAMPANYE #NOSTRAWMOVEMENT Shafira Yasmin Nandini; Iriana Bakti; Kokom Komariah
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 2 (2019): Oktober 2019 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10358/jk.v5i2.667

Abstract

Abstrak Kampanye Public Relations yang sering dilakukan oleh perusahaan kadang tidak begitu memperhatikan tahapan pelaksanaannya sehingga efek yang terjadi tidak begitu memenuhi harapan. Begitu pula dengan Kampanye #Nostrawmovement yang dilaksanakan oleh KFC Indonesia. Perlu diketahui apakah kampanye tersebut dapat menghasilkan efek pada aspek kognitif, afektif dan konatif pada pengunjung KFC melalui komponen pelaksanaan yaitu komunikator, saluran/media kampanye dan pesan kampanye. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan menggunakan paradigma positivisme. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara pembagian kuesioner, wawancara, observasi dan studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa KFC memiliki kredibilitas perusahaan yang baik di mata pengunjung. Saluran atau media yang digunakan dalam Kampanye #Nostrawmovement dinilai kurang komunikatif dan menarik karena elemen-elemen yang ada di dalam poster dan video. Poster kampanye perlu diperbaiki dari segi desain, ukuran dan penempatan karena dinilai kurang menarik dan tidak mudah dibaca sedangkan video kampanye memiliki suara yang tidak terdengar sehingga tidak banyak yang mengetahui video tersebut. Meskipun begitu, pesan yang disampaikan dalam kampanye dinilai baik sehingga dapat dimengerti dan dianggap sesuai dengan keadaan lingkungan saat ini. Terjadi efek yang berupa perubahan pada aspek kognitif dan afektif pada pengunjung akan Kampanye #Nostrawmovement, penggunaan sedotan plastik dan kebersihan lingkungan. Pada aspek konatif, pengunjung KFC masih belum memiliki perubahan perilaku sepenuhnya untuk tidak lagi menggunakan sedotan plastik. Kata Kunci: Kampanye, Kampanye #Nostrawmovement, Tanggapan, Pesan, Media, Sikap Abstract Public Relations campaigns which often carried out by companies sometimes do not consider its execution. The same goes for the #Nostrawmovement Campaign implemented by KFC Indonesia. It is important to know whether the campaign can produce effects of KFC visitors through the implementation of the campaign and its components such as communicator, channel/media and campaign messages. This research was conducted using descriptive methods with quantitative data and the use of positivism paradigm. Data collection techniques are done by distributing questionnaires, interviews, observation and literature study.The results of this study indicate that KFC has good corporate credibility in the eyes of visitors. Channels or media used in the #Nostrawmovement Campaign are considered not too communicative and interesting because of the elements in posters and videos. Campaign posters need to be improved in terms of design, size and placement because they are considered unattractive and not easy to read while the campaign video has an inaudible voice resulting only a small amount of visitors know about the existence of the video. Even so, the message conveyed in the campaign is considered good, it can be understood and considered relevant to the current environment situation.Campaign effects occur in changes of the cognitive and affective aspects on visitors about #Nostrawmovement Campaign, use of plastic straws and environmental cleanliness. In the conative aspect, KFC visitors still do not have a complete behavior change to stop the usage of plastic straws. Keywords: Campaign, The #Nostrawmovement campaign, Response, Messages, Media, Attitude
DIGITAL DAN PENGANTAR SINEMATOGRAFI: BUKU AJAR YANG BERCERITA Hendra Saputra; Citra Rosalyn Anwar
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 1 (2019): April 2019 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10358/jk.v5i1.592

Abstract

Abstrak Teknologi yang bergerak cepat, memaksa setiap dimensi kehidupan untuk bergerak cepat pula, termasuk dalam bidang pendidikan. Kebutuhan bahan ajar sebagai bagian dari proses belajar-mengajar, yang selama ini masih mengandalkan pada buku teks (cetak) tidak lagi menarik perhatian mahasiswa, begitupun internet meskipun ada jurnal online ataupun website, artikel-artikel yang belum terverifikasi kebenarannya masih menjadi pilihan bagi mahasiswa. Kondisi tersebut menuntut kreativitas bagi pendidik terutama di perguruan tinggi. Sinematografi adalah salah satu matakuliah dengan peminat yang tinggi, namun memiliki keterbatasan dalam pertemuan di kelas karena berbasis proyek. Kemampuan buku digital berbasis flipbook ini menjadi pilihan yang dianggap tepat karena tidak hanya menawarkan teks, tapi juga gambar dan video, tanpa membutuhkan internet. Artikel ini menggambarkan proses penerimaan mahasiswa terhadap buku digital berbasis Flipbook yang dikembangkan sebagai bahan ajar untuk Mata kuliah Sinematografi pada Prodi Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar. Artikel ini adalah penelitian dengan deskriptif kualitatif, sumber data utama diperoleh melalui wawancara mendalam pada beberapa Mahasiswa berdasarkan Teknik Purposive sampling, kuesioner serta pengamatan langsung di kelas Sinematografi selama proses belajar mengajar berlangsung, baik secara tatap muka maupun pertemuan kelas yang berlangsung di group Obrolan Whatsapp. Hasil penelitian menunjukkan antusiasme mahasiswa dalam menggunakan buku digital berbasis flipbook sebagai bahan ajar untuk mata kuliah Sinematografi. Hal ini merupakan hal yang baru di Program Studi Teknologi Pendidikan, mahasiswa menganggap buku digital berbasis flipbook ini menawarkan lebih banyak kemudahan dibandingkan buku teks biasa, seperti lebih mudah dibawa-bawa, ada video tutorial, lembaran yang berwarna-warni, gambar bisa di zoom dan tidak membutuhkan akses internet serta biaya. Kata Kunci: Buku Digital; Mahasiswa; Media Pembelajaran; Flipbook; Sinematografi Abstract The technology that moving so fast, forces every dimension of life to move quickly too, including in education process. The need for teaching materials as part of the teaching-learning process, which so far still refers to textbooks no longer attracts the attention of students. Even though there are online journals or websites, unverified articles are still the choice for students, because that showing fast in Search Engine. These conditions require creativity for educators, especially in universities. Cinematography is one of the subjects with high interest of students to learn, but it has limitations face to face class because it is project-based. The ability of this flipbook-based digital book is considered the right choice because it not only offers text, but also images and videos, without internet connection. This article describes the process of student admission to a Flipbook-based digital book that was developed as a teaching material for Cinematography Courses at Education Technology Study Program, Faculty of Education,University negeri Makassar. This article is a qualitative descriptive study, the main data source was obtained through in-depth interviews with several students based on Purposive sampling techniques, questionnaires and direct observation in Cinematography class during the teaching and learning process, both face to face and class meetings taking place in the Whatsapp Chat group.The results of the study showed the enthusiasm of students in using flipbook-based digital books as teaching materials for Cinematography courses. This is a new thing in the Educational Technology Study Program, students consider this flipbook-based digital book offers more convenience than ordinary textbooks, such as being easier to carry, there are tutorial videos, colorful sheets, images can be zoom and free. Keywords: Digital books; Students; Learning media; Flipbook;, Cinematography
PERSONAL BRANDING YULIA BALTSCHUN SEBAGAI DIET INFLUENCER MELALUI YOUTUBE Sarah Isabella Silaban; Susanne Dida; Susie Perbawasari
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 2 (2019): Oktober 2019 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10358/jk.v5i2.672

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan personal branding Yulia Baltschun sebagai diet influencer melalui Youtube sesuai dengan kompetensi, standar dan gaya yang bersangkutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan jenis data kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, studi pustaka dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi yang dimiliki Yulia dalam personal branding- nya adalah Yulia merupakan chef, certified nutritionist dan fitness model. Tujuan Yulia dalam menggunakan Youtube adalah untuk merubah stigma masyarakat tentang diet yang terkesan susah dan mahal. Standar yang diterapkan dalam personal branding-nya dikategorikan kedalam 2 (dua) bagian yaitu standar teknis dan standar praktis. Standar teknis digunakan dalam mengelola akun Youtube, yaitu penerapan komposisi audio visual yang baik. Sedangkan standar praktis yaitu maksimalisasi sosial media untuk berinteraksi dengan audiensnya. Gaya yang dimiliki Yulia dalam personal branding-nya dapat dikategorikan ke dalam 2 (dua) bagian dalam kepribadian dan penampilan. Dalam penampilannya, Yulia memiliki ciri khas kasual dan menarik, dari cara penjelasannya yang menarik sedangkan yang menjadi pembeda dari Yulia adalah metode diet yang mudah dan menyenangkan. Saran penulis dalam penelitian ini adalah Yulia perlu menonjolkan kemampuannya dalam variasi diet yang ia miliki agar lebih dapat diterapkan pada berbagai jenis kalangan dan menambah sumber informasinya mengenai diet melalui jaringannya terhadap sesama diet influencer dan profesional lainnya. Selain keunikan yang ditunjukkan dalam tampilan dirinya, Yulia juga perlu memberikan keunikan dalam berinteraksi dengan audiens-nya. Kata Kunci: Personal Branding, Diet, Influencer Abstract The purpose of this research is to describe personal branding of Yulia Baltschun as a diet influencer in Youtube through conditions such as competencies, standards and styles. The method used in this research is descriptive with qualitative data approach. The data in this research is gained through in depth interviews, literature studies and observations of the subjects. The result of this research is that Yulia Baltschun has competencies to support her personal branding due to the fact that Yulia is currently a chef, certified nutritionist and fitness model in Indonesia which have the ability of performing information about diet. The purpose of using Youtube is to change the society’s stigma about diet. Meanwhile the standards in his personal branding, consist of 2 (two) kinds: technical standards and practical standards. In technical standards, Yulia always put on the effort to maintain her Youtube for conducting good quality. Meanwhile the practical standard of Yulia is maximizing the use of Social Media Engagement with her audiences. While the style of Yulia consists of 2 (two) different aspects: presentations and personality. Yulia has her own signature style of presentation such as the way she speaks with a sense of casual fashion. In personality, Yulia wish to project herself as an effortless figure, what differs him from others diet influencer is an easy and fun diet method. Advices on this research is that Yulia needs to highlight her abilities in the variety of diets she has so that it can be more applied to various types of people and add information about the diet through her network to fellow diet influencers and other professionals. In addition to the uniqueness shown in his appearance, Yulia also needs to provide uniqueness in interacting with her audience. Keyword: Personal Branding; Diet; Influencer
STRATEGI KOMUNIKASI PENGUSAHA ROTAN DALAM RANGKA MEMBANGKITKAN INDUSTRI ROTAN DI DAERAH TRANGSAN Gabriel Rizka Candra; Rini Darmastuti
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 1 (2019): April 2019 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10358/jk.v5i1.587

Abstract

Abstrak Desa Trangsan Kabupaten Sukoharjo merupakan salah satu daerah yang penduduknya hampir sebagian besar berprofesi sebagai pengusaha Rotan. Pada tahun 1990-an, industri rotan di daerah Trangsan ini mengalami perkembangan yang luar biasa. Hal ini bisa dipahami karena industri rotan merupakan komoditas terbesar di tanah air pada masa itu. Pada saat ini industri rotan di desa ini mengalami penuruman yang luar biasa. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan mengkaji strategi komunikasi untuk membangkitkan kembali industri rotan di desa Trangsan kabupaten Sukoharjo dalam menciptakan pemahaman mengenai beraneka ragam kerajinan rotan. Tulisan ini didasarkan dari hasil penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan Bapak Mujiman selaku kepala desa Trangsan dan ketua cluster, bapak Parno selaku pengrajin rotan, bapak Heru selaku pengusaha rotan serta bapak Gatot wadoyo selaku pekerja industri rotan dan pembuat kerajinan tameng; dan observasi. Teknik wawancara yang dilakukan adalah dengan menyusun tujuan penelitian, menyusun berapa banyak narasumber yang akan diwawancara, melakukan wawancara dengan narasumber, dan yang terakhir adalah mengambil kesimpulan hasil wawancara yang sudah dicatat dan direkam. Strategi komunikasi untuk industri rotan di desa Trangsan, hasil dari penelitian ini adalah pertama, strategi komunikasi melalui grebeg penjalin. Kedua, desa wisata rotan Trangsan. Ketiga, pelatihan-pelatihan pembuatan kerajinan rotan. Keempat, media yang menjadi perantara publikasi untuk mempermudah perkenalan industri rotan dan pemasaran produk rotan. Kata Kunci: Strategi Komunikasi; Pengusaha Rotan; Masyarakat local; Desa Trangsan Abstract Trangsan Village in Sukoharjo Regency is one of the areas where most of the population as rattan entrepreneurs. In the 1990s, the rattan industry in the Trangsan area experienced tremendous development. This is naturally happened, because the rattan industry is the largest commodity in the country at that time. Now rattan industry in this village decreasing a lot. Based on these conditions, this study aims to examine the communication strategy to revive the rattan industry in the village of Trangsan, Sukoharjo district in creating an understanding of a variety of rattan handicrafts. This paper based on the results of research using a descriptive qualitative approach. The method of collected the data was done through in-depth interviews with Mr. Mujiman as the head of the Trangsan village and the head of the cluster, Mr. Parno as a rattan craftsman, Mr. Heru as a rattan businessman and Mr. Gatot wardoyo as a rattan industry worker and a shield craft maker; and observation. The technique of the interview using compiling the objectives of the study, combine the speakers will be interviewed, matching the statements of interviews with the resources, and finally make the conclusions from the interviews that have been recorded. Communication strategy for the rattan industry in Trangsan village, the results of this research are; first, the communication strategy through grebeg penjalin. Second, Trangsan rattan tourism village. Third, training how to crafting rattan. Fourth, be a media of publications to share the introduction of the rattan industry and the marketing of rattan products. Keywords: Communication strategy; Rattan Entrepreneurs; Local Communities; Trangsan Village

Page 8 of 25 | Total Record : 243


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 2 (2025): Oktober 2025 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 11 No 1 (2025): April 2025 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 10 No 2 (2024): Oktober 2024 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 10, No 1 (2024): April 2024 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 10 No 1 (2024): April 2024 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 9 No 2 (2023): Oktober 2023 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 9, No 1 (2023): April 2023 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 8, No 2 (2022): Oktober 2022 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 8, No 1 (2022): April 2022 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 7, No 2 (2021): Oktober 2021 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 7, No 1 (2021): April 2021 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 6, No 2 (2020): Oktober 2020 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 6, No 1 (2020): April 2020 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 2 (2019): Oktober 2019 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 5, No 1 (2019): April 2019 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Komunikasi Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 4, No 2 (2018): Oktober 2018 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 4, No 1 (2018): April 2018 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 3, No 2 (2017): Oktober 2017 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 3, No 1 (2017): April 2017 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 2, No 2 (2016): Oktober 2016 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 2, No 1 (2016): April 2016 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 1, No 2 (2015): Oktober 2015 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 1, No 1 (2015): April 2015 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian More Issue