cover
Contact Name
Nelly Budiharti
Contact Email
iijti@scholar.itn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
iijti@scholar.itn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri
ISSN : 20878869     EISSN : 26153866     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Terbit dua kali dalam setahun pada bulan Maret dan September. Berisi gagasan, konseptual, kajian teori, aplikasi teori dan kajian buku Teknik Industri. Makalah yang masuk ditelaah oleh mitra bestari yang kompeten di bidang teknik dan manajemen industri.
Arjuna Subject : -
Articles 383 Documents
PENGGUNAAN METODE STATISTICAL QUALITY CONTROL (SQC) UNTUK PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK Widiaswanti, Ernaning
Jurnal Industri Inovatif Vol 4 No 2 (2014): Jurnal Industri INOVATIF
Publisher : PRODI TEKNIK INDUSTRI S1 ITN MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Perkebunan Nusantara X (Persero) adalah perusahaan yang bergerak dibidang agribisnis yang mempunyai wilayah kerja dengan pabrik gulanya yang tersebar di wilayah Jawa Timur. Adapun produk yang dihasilkan adalah gula SHS (Super Head Sugar). Untuk menghasilkan suatu produk yang baik dalam arti memenuhi standar dan keinginan konsumen, perlu diterapkannya suatu pengendalian kualitas pada proses produksi dengan cara melakukan sistem pengawasan mutu, melakukan pembenahan dan perbaikan sehingga nantinya dapat menghasilkan produk yang memiliki keunggulan dan kompetitif. Dalam penulisan jurnal penelitian ini, penulis ingin mengetahui akar permasalahan munculya cacat produk, penyimpangan yang tejadi di dalam proses produksi seperti produk cacat dan usaha-usaha dalam memperbaiki serta meningkatkan kualitas produk. Metode pemecahan yang dipakai disini adalah dengan metode new seven tools, tetapi tidak semua metode dipakai hanya diagram afinitas, diagram keterkaitan, diagram pohon dan PDPC.Hasil dari pengolahan data tersebut menghasilkan suatu solusi pemecahan masalah yaitu menanamkan pentingnya pelaksanaan SOP (Standard Operating Procedures) yang benar disetiap tahapan produksi,melakukanmaintenance pada peralatan setiap musim giling telah selesai, memberikan pelatihantambahan pada operator atau pekerja agar operator melakukan pekerjaannya dengan lebih produktif dan produk yang dihasilkan akan semakin banyak.
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PERSENTASE KADAR AIR PRODUK WAFER STICK PADA INDUSTRI MAKANAN RINGAN Andriani, Debrina Puspita; Fikri, Ahmad Kanzul; Nur’aini, Shintya Dwi
Jurnal Industri Inovatif Vol 8 No 2 (2018): INDUSTRI INOVATIF - JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : PRODI TEKNIK INDUSTRI S1 ITN MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu produk yang diproduksi oleh perusahaan studi kasus, yaitu produk wafer stick, diketahui memiliki presentase kadar air di atas standar perusahaan. Keadaan tersebut menimbulkan berbagai macam defectdiantaranya melempem, rapuh, stik jembret, dan lain sebagainya. Sehubungan dengan semakin meningkatnya permintaan terhadap produk tersebut di pasaran, perusahaan ingin berupaya untuk mengurangidefectyang terjadi dengan menjaga jumlah produk yang berkualitas baik. Metode grafik peta kendali rata-rata (X) dan jarak (R) dilakukan untuk mengevaluasi apakah suatu proses bakingproduk wafer sticktelah berada dalam pengendalian kualitas secara statistika atau tidak. Apabila proses sudah berada didalam batas pengendalian yang ditentukan, maka dilakukan analisis kapabilitas proses untuk mengetahui apakah proses masih capabledan menghasilkan produk sesuai dengan spesifikasi. Pada tahap akhir penelitian dilakukan analisis penyebab kadar air yang menyebabkan produk wafer stick tidak memenuhi standar dengan diagram sebab-akibat atau fishbone diagram. Dengan analisis tersebut selanjutnya dapat dirumuskan rekomendasi perbaikan kepada perusahaan agar dapat menghasilkan produk yang berkualitas dan sesuai dengan spesifikasi pelanggan.
PELATIHAN SOFTWARE ETAP (ELECTRICAL TRANSIENT ANALYZER PROGRAM) BAGI SISWA DAN GURU SMK NASIONAL MALANG Hayusman, Lauhil Mahfudz; Hidayat, Taufik; Saleh, Choirul; Wartana, I Made; Herbasuki, Teguh
Jurnal Industri Inovatif Vol 7 No 1 (2017): INDUSTRI INOVATIF - JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : PRODI TEKNIK INDUSTRI S1 ITN MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah menengah kejuruan (SMK) adalah sekolah yang berbasis praktek, yang mempersiapkan peserta didiknya dengan latihan-latihan keterampilan, pengembangan bakat dan pendidikan karakter untuk siap bekerja, bekerja mandiri, dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya. Agar bisa bekerja secara efektif dan dapat bersaing di dunia kerja, lulusan SMK juga harus memiliki nilai tambah salah satunya yaitu kemampuan penggunaan software aplikatif yang dapat membantu menganalisis dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan yang ada pada dunia kelistrikan. Salah satu software yang banyak dipakai di kalangan industri, praktisi dan akdemisi yaitu software ETAP. ETAP adalah software yang digunakan untuk melakukan pemodelan/perencanaan, pengujian dan evaluasi sistem kelistrikan yang ada di suatu industri, jaringan dan pembangkit tenaga listrik. Kegiatan yang sudah dilakukan adalah pemberian materi mengenai sistem kelistrikan meliputi studi aliran daya, sistem distribusi, sistem proteksi, implementasi kapasitor bank dan perubahan sadapan trafo. Kemudian dilanjutkan dengan pelatihan software ETAP. Hasil kegiatan ini siswa dan guru bertambah wawasan dan keterampilannya sehingga dapat digunakan sebagai modal untuk mencari pekerjaan dan mengajar bagi guru di kelas.
APLIKASI TEST ONLINE PADA SD LABORATORIUM UM MALANG Irawan, Joseph Dedy; Andriantantri, Emmalia; Trirensila, Yudi Arta; Hasan, M Zainuri; Yudistira, Vikar Teguh; Harhab, Kahpi
Jurnal Industri Inovatif Vol 6 No 1 (2016): Jurnal Industri INOVATIF
Publisher : PRODI TEKNIK INDUSTRI S1 ITN MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi hasil belajar berupa ujian merupakan salah satu alat untuk mengukur tingkat keberhasilah proses belajar  mengajar,  karena  dengan  ujian dapat  diukur  sampai  dimana  pemahaman  siswa  terhadap  materi  yang sudah diajarkan oleh guru, akan tetapi pada saat pelaksanaan ujian terdapat beberapa kendala diantaranya adalah terjadi kecurangan pada saat ujian yaitu siswa mencontek jawaban siswa yang lain, selain itu kendala yang lain adalah proses koreksi yang harus dilakukan oleh guru membutuhkan waktu karena jumlah siswa yang banyak. Dengan  memanfaatkan  teknologi  informasi  dapat  dibuat  suatu  sistem  test  online,  dimana  guru  dapat memasukkan soal  ke database dan siswa dapat melakukan test secara bersama-sama di laboratorium komputer, dimana sistem ini akan secara otomatis melakukan penilaian dari test yang dilakukan oleh siswa sehingga guru tidak  perlu  lagi  melakukan  proses  koreksi  secara  manual,  selain  itu  untuk  meminimalisasi  kecurangan  siswa sistem akan melakukan pengacakan soal dimana setiap siswa walaupun duduk bersebelahan akan mendapatkan urutan soal yang berbeda, sehingga akan menyulitkan bagi mereka untuk mencotek jawaban siswa yang lain.  
PENGONTROL SUHU PADA PASTEURISASI SUSU DI KUBE PSP DESA KEMIRI KECAMATAN JABUNG MALANG Eko urcahyo; Choirul Saleh; Bambang Prio Hartono
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 9 No 2 (2019): Inovatif Vol. 9 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v9i2.343

Abstract

Pasteurisasi adalah suatu proses pemanasan pada suhu dibawah 100ºC dalam jangka waktu tertentu yang dapat mematikan mikroba yang ada dalam susu. Saat ini dikenal dengan dua metode yang lazim digunakan pada proses pasteurisasi susu, yaitu LTLT (low temperature long time) dan HTST (high temperature short time ). Metode LT LT pada dasarnya dilakukan dengan pemanasan susu antara suhu 63-65º C dan dipertahankan pada suhu tersebut selama 30 menit. Sedangkan metode HTST dilakukan dengan pemanasan susu selama 5-10 menit pada suhu 70-71ºC. Dengan pemanasan ini diharapkan akan dapat membunuh bakteri pantogen yang membahayakan kesehatan manusia dan meminimalisasi perkembangan bakteri lain, baik selama pemanasan maupun pada saat penyimpanan. Untuk itu dirancang sebuah alat untuk mengontrol suhu pada pasteurisasi susu dengan kontrol PID di Kube PSP Desa Kemiri Kecamatan Jabung Malang menggunakan sensor DS18B20 yang berfungsi untuk mengetahui suhu pada susu. Perancangan ini menggunakan servo dan dimmer untuk mengatur suhu pada susu. Dari hasil pengujian, alat dapat menurunkan dan menaikkan suhu ketika suhu melewati batas setpoint yang ditentukan oleh pengguna. Untuk mencapai setpoint 65ºC pemanasan membutuhkan waktu yang cukup lama, yaitu 2 jam 56 menit 51 detik sedangkan hasil tuning PID secara trial and error, servo dapat memutar dengan baik untuk nilai kp = 1,5, ki = 0,2, kd = 8 dengan setpoint 65ºC.
PENGEMBANGAN DESAIN MESIN ROASTER KACANG TANAH DENGAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT Sanny Andjar Sari; Salammia LA; Sri Indriani
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 9 No 2 (2019): Inovatif Vol. 9 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v9i2.346

Abstract

Home industry yang terletak di Jl. Sidoluhur RT 07 RW 01, Kepanjen – Malang, bergerak dalam industry olahan pangan yaitu “Kacang Goreng” home industry ini berdiri mulai tahun 2000. Pada proses pembuatan kacang goreng salah satu tahapannya yaitu proses penyangraian. Pada proses penyangraian masih menggunakan wadah yang terbuat dari tanah liat dengan bahan bakar kayu.Pada dasarnya proses penyangraian kacang menggunakan wadah yang terbuat dari tanah liat dengan bahan bakar kayu tersebut memakan waktu sangat lama yaitu 1 – 2 jam sedangkan untuk hasil produksi yang di peroleh dengan waktu 1 – 2 jam tersebut hanya dapat mencapai 2 kg kacang tanah sedangkan permintaan pasar dalam sehari dapat mencapai 30 kg kacang tanah. Posisi penyangraian kacang tanah beban terberat terdapat pada punggung pekerja karena dilakukan dengan duduk yang sangat rendah, sehingga bagian punggung pekerja akan mudah sakit dan lelah, wadah penyangrai kacang dengan bahan bakar kayu untuk saat ini masih sangat sederhana sehingga tidak dapat memenuhi jumlah permintaan konsumen karena proses penyangraian menggunakan wadah penyangrai dari bahan tanah liat yang berbahan bakar kayu tersebut sangat lama. Karyawan yang bekerja di home industry tersebut hanya ada 2 orang sehingga untuk dapat menghasilkan produksi yang banyak akan kekurangan tenaga.Tujuan penelitian ini yaitu merancang mesin roaster guna mengoptimalkan proses penyangraian kacang tanah dan bisa digunakan untuk biji-bijian lainnya. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan metode Quality Function Deployment. Quality Function Deployment adalah suatu pendekatan untuk mendesain produk agar dapat memenuhi keinginan pengguna dalam hal ini pengrajin produksi kacang goreng.
ANALISA REKAYASA NILAI DESAIN STRUKTUR SARUNG UNTUK MEMENUHI SELERA KONSUMEN Kiswandono Kiswandono; Sony Hariyanto
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 9 No 2 (2019): Inovatif Vol. 9 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v9i2.354

Abstract

Dalam meningkatkan mutu hasil produksi kain tenun banyak faktor yang harus di perhatikan agara mempunya kualitas yang baik. Begitu pula hal nya dengan kain sarung selain motif nya desain struktur yang di utamakan, faktor yang harus di perhatikan adalah karakteristik,pemilihan model dan ukuran, mengingat tingkat selera konsumen berbeda-beda. Selera identik dengan keinginan adalah hasrat akan pemuas tertentu dari kebutuhan tersebut.Rekayasa nilai adalah suatu teknik atau metode pengendalian biaya dengan menganalisa nilai terhadap fungsi nya dengan kata lain rekayasa nilai bermaksud menghasilkan suatu yang optimalbagi sejumlah uang yang di keluarkan. Penerapan rekayasa nilai adalah suatu untuk menyelesaikan masalah. Tahap – tahap yang di lakukan dalam rencana kerja penerapan metoder rekayasa nilai terdiri dari 5 tahap yaitu : tahap informasi,tahap kreatif,tahap analisa,tahap pengembangan, dan tahap presentasi. Berdasarkan hasil analisa dan perhitungan yang di lakukan dengan rekayasa nilai di peroleh 3 alternastif : harga, model,kombinasi warna, estetika dan kualitas bahan. Adapun hasil analisa alternatif desain produk sarung tenun adalah alternatif desain awal yang mempunyai performance terbesar yang di pertimbangkan untuk di produksi dalam jumlah yang besar dengan biaya bahan dan harga jual produk adalah Rp 151.800
ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP HASIL PENGEMBANGAN PRODUK LAMPU RUMAH DENGAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) Achmad Fatahilah; Trismawati Trismawati; Tri Prihatiningsih
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 9 No 2 (2019): Inovatif Vol. 9 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v9i2.357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan pelanggan terhadap hasil produk pengembangan lampu rumah berbasis mikrokontroler arduino yaitu produk lampu Fathlamp. Produk lampu fathlamp adalah produk lampu LED yang bisa dikendalikan dengan jarak jauh menggunakan smartphone android sebagai sakelar dengan memanfaatkan jaringan wifi. Dalam menganalisis kepuasan pelanggan, peneliti menggunakan metode QFD (Quality Function Deployment).Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus yang dilakukan dengan pengambilan data melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah konsumen pengguna lampu rumah dan data kuantitatif diolah secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil kepuasan pelanggan terhadap atribut produk lampu fathlamp yaitu konsumsi energi listrik lebih hemat dengan prosentase sebesar 18,88%, perawatan yang mudah dengan prosentase sebesar 17,48%, mudah dalam penggunaannya dengan prosentase sebesar 16,16%, bahan yang awet dan tahan lama dengan prosentase sebesar 14,11%, kecerahan cahaya dengan prosentase sebesar 12,9%, desain yang sederhana dengan prosentase sebesar 11,03%, harga yang terjangkau dengan prosentase sebesar 9,44%.
OPTIMALISASI BIAYA TRANSPORTASI PADA INDUSTRI MANUFAKTUR Mujiono Mujiono; Erni Junita S.; Sujianto Sujianto
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 9 No 2 (2019): Inovatif Vol. 9 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v9i2.363

Abstract

Optimasi biaya transportasi berarti mengeffisien dan mengoptimalkan biaya yang dikeluarkan mendistribusikan barang, sedangkan Metode transportasi adalah merupakan metode yang digunakan untuk mengatur distribusi dari sumber-sumber yang menyediakan produk yang sama, ke beberapa tempat tujuan yang membutuhkan transportasi secara optimal. Masalah transportasi merupakan metode program linear, sebuah teknik yang paling utama untuk menghitung biaya yang paling optimal dengan menggunakan jaringan pabrik dan produk dari beberapa sumber ke beberapa tujuan, sedangkan penelitian ini dilakukan pada industri manufaktur.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan biaya dengan model transportasi secara optimal, agar supaya target perusahaan dapat terpenuhi dengan menekan biaya transportasi serendah mungkin, dengan menggunakan Metode Steping-Stone dibandingkan dengan program Quantitatif Manajemen(QM),bisa mengoptimalkan biaya hingga 41%.
PERANCANGAN MESIN ROL PLAT DENGAN METODE COLD ROLLING SKALA HOME INDUSTRY Peniel I. Gultom; J.R. Heksa Galuh W.
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 9 No 2 (2019): Inovatif Vol. 9 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v9i2.365

Abstract

Salah satu proses penting dalam manufaktur adalah proses pengerolan. Proses ini banyak digunakan dalam industri besar maupun kecil. Pada Usaha Kecil Menengah (UKM) bidang pembentukan logam (plat) salah satu permasalahan yang sering terjadi adalah proses pelengkungan plat besi. Peralatan yang digunakan kurang maksimal dan mesin roll plat yang beredar di pasaran relatif mahal dan besar.Dimensi ideal mesin roll plat untuk skala UKM dengan menggunakan metode pengerolan dingin (cold rolling) merupakan fokus utama dalam peelitian ini. Metode pengerolan dingin merupakan metode yang cukup efisien dan efektif yang bertujuan untuk menekan biaya produksi.Spesifikasi rancang bangun mesin roll plat dengan metode cold rolling dengan untuk UKM sebagai hasil penelitian ini adalah motor listrik yang memiliki daya 0,367 kW dan putaran 1400 rpm, transmisi sabuk-V yang digunakan Tipe B, nomor sabuk 37, panjang keliling sabuk 940 mm, jumlah satu buah dan rantai rol yang digunakan nomor rantai 50, rangkaian tunggal, 56 mata rantai, pitch = 15,875 mm. Putaran rol penekan adalah 7 rpm.

Page 11 of 39 | Total Record : 383


Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 1 (2025): Inovatif Vol. 15 No. 1 Vol 14 No 2 (2024): Inovatif Vol. 14 No. 2 Vol 14 No 1 (2024): Inovatif Vol. 14 No. 1 Vol 13 No 2 (2023): Inovatif Vol. 13 No. 2 Vol 13 No 1 (2023): Inovatif Vol. 13 No. 1 Vol 12 No 2 (2022): Inovatif Vol. 12 No. 2 Vol 12 No 1 (2022): Inovatif Vol. 12 No. 1 Vol 11 No 2 (2021): Inovatif Vol. 11 No. 2 Vol 11 No 1 (2021): Inovatif Vol. 11 No. 1 Vol 10 No 2 (2020): Inovatif Vol. 10 No. 2 Vol 10 No 1 (2020): Inovatif Vol. 10 No. 1 Vol 9 No 2 (2019): Inovatif Vol. 9 No. 2 Vol 9 No 1 (2019): Inovatif Vol. 9 No. 1 Vol 9 No 1 (2019): Jurnal Inovatif Industri Vol 8 No 2 (2018): Inovatif Vol. 8 No. 2 Vol 8 No 1 (2018): Inovatif Vol. 8 No. 1 Vol 8 No 2 (2018): INDUSTRI INOVATIF - JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 8 No 1 (2018): INDUSTRI INOVATIF - JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 7 No 2 (2017): Inovatif Vol. 7 No. 2 Vol 7 No 1 (2017): inovatif Vol. 7 No. 1 Vol 7 No 2 (2017): INDUSTRI INOVATIF - JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 7 No 1 (2017): INDUSTRI INOVATIF - JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 6 No 2 (2016): inovatif Vol. 6 No. 2 Vol 6 No 1 (2016): Inovatif Vol. 6 No. 1 Vol 6 No 2 (2016): Jurnal Industri INOVATIF Vol 6 No 1 (2016): Jurnal Industri INOVATIF Vol 5 No 2 (2015): inovatif Vol. 5 No. 2 Vol 5 No 1 (2015): inovatif Vol. 5 No. 1 Vol 5 No 2 (2015): Jurnal Industri INOVATIF Vol 5 No 1 (2015): Jurnal Industri INOVATIF Vol 4 No 2 (2014): inovatif Vol. 4 No. 2 Vol 4 No 1 (2014): inovatif Vol. 4 No. 1 Vol 4 No 2 (2014): Jurnal Industri INOVATIF Vol 4 No 1 (2014): Jurnal Industri INOVATIF Vol 3 No 2 (2013): inovatif Vol. 3 No. 2 Vol 3 No 1 (2013): inovatif Vol. 3 No. 1 Vol 3 No 2 (2013): Jurnal Industri INOVATIF Vol 3 No 1 (2013): Jurnal Industri INOVATIF Vol 2 No 2 (2012): inovatif Vol. 2 No. 2 Vol 2 No 1 (2012): inovatif Vol. 2 No. 1 Vol 1 No 2 (2011): inovatif Vol. 1 No. 2 Vol 1 No 1 (2011): inovatif Vol. 1 No. 1 More Issue