cover
Contact Name
Nelly Budiharti
Contact Email
iijti@scholar.itn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
iijti@scholar.itn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri
ISSN : 20878869     EISSN : 26153866     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Terbit dua kali dalam setahun pada bulan Maret dan September. Berisi gagasan, konseptual, kajian teori, aplikasi teori dan kajian buku Teknik Industri. Makalah yang masuk ditelaah oleh mitra bestari yang kompeten di bidang teknik dan manajemen industri.
Arjuna Subject : -
Articles 383 Documents
MODEL PEMBELAJARAN UNTUK MENUMBUH KEMBANGKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN PADA MAHASISWA Ida Bagus Suardika; Sujianto Sujianto
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 2 No 1 (2012): inovatif Vol. 2 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dunia pendidikan, sistem pembelajaran selalu memerlukan adanya inovasi dalam rangka mencetak lulusan yang berkualitas. Hal ini sangat diperlukan mengingat tuntutan dunia industri akan kualitas lulusan semakin tinggi. Kebutuhan ini menjadi dasar bagi pengembangan sistem pembelajaran karena spesifikasi yang dibutuhkan dunia industri tidak hanya berkutat pada kemampuan kognitif semata, tetapi mulai lebih banyak mengarah pada kemampuan non kognitif seperti kemampuan komunikasi, kerja sama, kepemimpinan , profesionalisme, dan kewirausahaan.Tujuan Pembelajaran : (a) Terbentuknya struktur mekanisme pembelajaran inovatif yang melibatkan dunia pendidikan dan steakholders, yang dapat digerakan untuk semua bidang studi (b) Terbentuknya cara pengkayaan pembelajaran, berupa kepemimpinan dan kewirausahaan yang professional dengan sinergi antar bidang, yang terdokumen dan dapat dilaksanakan (c) Terselesaikannya beberapa persoalan , khususnya teknologi, yang dihadapi industri yang berarti pula peningkatan kualitas darma pengabdian masyarakat perguruan tinggi terhadap industri.Ada empat sasaran yang terutama terkait dengan proses pembelajaran yang akan dicapai dalam kegiatan ini yaitu : (1) Profesionalisme (2) Kepemimpinan (3) Kewirausahaan
PENGGUNAAN TEORI PERMAINAN GUNA MENENTUKAN STRATEGI PEMASARAN PADA RUMAH MAKAN Emmalia Adriantantri; Nindy Wijayanti
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 2 No 1 (2012): inovatif Vol. 2 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini, banyak bermunculan rumah makan baru yang menawarkan berbagai jenis makanan, dimana rumah makan tersebut, dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang dirasa perlu bagi pelanggan. Sehingga, persaingan antar rumah makan yang ada baik yang baru maupun yang sudah lama berdiri semakin ketat.Untuk itu maka, setiap rumah makan yang ada saat ini, harus cerdas dalam memilih strategi pemasaran yang digunakan, agar mampu menghadapi persaingan yang ketat tersebut.Teori permainan, merupakan suatu teori yang dapat digunakan untuk menentukan suatu strategi yang akan digunakan dalam strategi pemasaran. Digunakan, untuk mengurangi kerugian dalam menghadapi beberapa pesaing.Dalam penelitian ini, juga menggunakan analisa cluster, dimana hasilnya menunjukkan bahwa pelanggan masing-masing rumah makan dapat dikelompokkan menjadi tiga cluster dan berikut adalah usulan strategi bagi masing-masing rumah makan berdasarkan perhitungan matriks payoff:1. Rumah makan X menggunakan strategi 9 (Nama Rumah Makan) untuk menghadapi Rumah makan Y, dan menggunakan strategi 1 (Harga).2. Rumah makan Y menggunakan strategi 3 (Variasi Makanan) untuk menghadapi Rumah makan X, sedangkan untuk menghadapi Rumah makan Z menggunakan strategi 4 (Rasa) dan 9 (Nama Rumah Makan).3. Rumah makan Z menggunakan strategi 3 (Variasi Makanan) untuk menghadapi Rumah makan X, sedangkan untuk menghadapi Rumah makan Y menggunakan strategi 4 (Rasa) dan strategi 8 (Diskon).
MODEL PENGARUH MOTIVASI KERJA, PENGEMBANGAN KARIER,LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DAN KEUNGGULAN BERSAING BERKELANJUTAN DI BUMN Wiwik Sumarmi
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 1 No 2 (2011): inovatif Vol. 1 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja karyawan pada penelitian ini difokuskan pada motivasi, pengembangan karier, lingkungan kerja, terhadap kinerja karyawan dan keunggulan bersaing berkelanjutan. Pengukuran kinerja karyawan secara berkelanjutan dapat digunakan untuk menentukan srategik ditahun selanjutnya, untuk itu dibutuhkan data yang signifikan secara terintegrasi. Permasalahan yang terjadi diperusahaan motivasi karyawan kurang optimal , motivasi menurun, perjalanan karier kurang mulus akibat lingkungan kurang bagus untuk itu perlu mengukur kinerja karyawan untuk menetapkan srategi kedepannya..Metode yang dipakai untuk menganalisis masalah tersebut menggunakan regresi tersusun dengan menggunakan SEM (Structural Equation Modeling) karena SEM adalah sekumpulan teknik-teknik statistikal yang memungkinkan pengujian sebuah rangkaian hubungan yang relatif “rumit” secara simultan.Penelitian ini menghasilkan model kurang bagus sehingga perlu dilakukan modifikasi, hasil modifikasinya Motivasi Kerja berpengaruh secara signifikan dan positif terhadap Kinerja Karyawan sebesar 0.334, Pengembangan Karier tidak berpengaruh signifikan negatif terhadap Kinerja Karyawan sebesar -0.323, Lingkungan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan sebesar 0.222, Kinerja Karyawan berpengaruh signifikan dan positif terhadap Keunggulan Bersaing Berkelanjutan sebesar 0.45
PENGARUH BAURAN PEMASARAN ( MARKETING MIX ) TERHADAP EFEKTIFITAS VOLUME PENJUALAN SAYURAN I Ketut Artana; Sujianto Sujianto
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 1 No 2 (2011): inovatif Vol. 1 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Being able to choose healthy food is the most important part of our latest lifestyle such as choosing hydroponic vegetables. PT Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya Batu is the main producer of pesticide free vegetables and fruit (hydroponic) which has promising prospect in its venture unit. Therefore we should organize reviewing toward effectiveness of sales volume. Within marketing there is a mix (marketing mix) which is part of marketing strategy consist of product, price, promotion, and distribution (place) within its marketing plan.To answer those questions author would like to offer hypothesis as follows: Sales Volume Effectiveness for Hydroponic Vegetables Affected by Marketing Mix at PT. Kusuma Dinasaari Wisatajaya Batu. Study method used in this paper is Descriptive Statistic Analysis and Multiple Linear Regression Analysis.Based on the method used in this study it is known that marketing mix implemented by PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya Batu is quite effective, this is showed by each value of independent variables regression coefficient that is production cost (X1) 0,596, price pricing (X2) 10291,265; promotion cost (X3) 9,668 and distribution cost (X4) 3,358. It means that chosen variables has significant affect toward sales volume
PERANCANGAN SISTEM PNEUMATIK PADA PLASTIC INJECTION Peniel Immanuel Gultom
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 1 No 2 (2011): inovatif Vol. 1 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu peralatan yang perkembangannya cukup pesat adalah peralatan yang menggunakan sistem pneumatik, karena sistem pneumatik adalah peralatan yang perubahan energinya dari energi fluida (udara) menjadi energi mekanik. Disamping itu, peralatan ini cukup sederhana dan memberikan keamanan bagi operator dan tidak merusak lingkungan hidup karena menggunakan udara disekitar kita. Pada penelitian ini produk yang diteliti adalah tutup botol plastik. Berdasarkan hasil survey di industri kecil pembuatan tutup botol plastik Malang, ditemukan bahwa aktivitas operator mempunyai beban kerja (torque) yang tinggi dan dilakukan secara manual sehingga hal ini dapat mempengaruhi produktifitas kerja karena sikap kerja operator yang kurang ergonomis sehingga operator menjadi cepat lelah dalam bekerja.Oleh karena itu diperlukan suatu alat yang dapat meringankan kerja operator dengan merancang alat kerja baru, plastic injection berdasarkan prinsip ergonomi. Untuk dapat menentukan plastic injector yang benar, diperlukan kriteria penilaian antara lain: analisis sikap kerja (Nordic Body Map) dan analisis torsi.Hasil penelitian pada pembuatan tutup botol plastik dangan menggunakan plastic injection baru berdasarkan prinsip ergonomi tersebut terdapat kenaikan jumlah produksi sebesar 87,5 % dibandingkan dengan cara manual dan efisiensi waktu sebesar 46,41%.
DESAIN FASILITAS KERJA PADA PEMBUATAN KERUPUK UNTUK INDUSTRI KECIL Priscilla Tamara
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 1 No 2 (2011): inovatif Vol. 1 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri krupuk cap Nyonya merupakan industri manufaktur yang bergerak daam bidang industri makanan. Pada industri ini, masih terdapat aktivitas kerja yang belum efisien, ditinjau dari penggunaan waktu, tenaga, efektivitas dan efisiensi kerja. Hal tersebut dikarenakan peralatan dan cara kerja yang digunakan belum ergonomis. Salah satunya pada proses pengadukan dan pencetakan krupuk yang masih menggunakan tangan dan posisi berdiri membungkuk dalam melakukan proses pengadukan dan posisi duduk selonjor dalam melakukan proses pencetakan sehingga pekerja merasa kurang nyaman dan memiliki beban kerja tinggi, karena posisi demikian mengakibatkan pekerja merasa cepat lelah sehingga akan memakan waktu lama dan hasil yang dicapai juga kurang optimal.Oleh sebab itu diperlukan suatu fasilitas kerja yang dapat meringankan tugas operator yaitu suatu alat yang dapat mengaduk dan mencetak krupuk dengan tenaga mesin yang dirancang sesuai dengan prinsip-prinsip ergonomi. Tahap pertama adalah menghitung data waktu proses pembuatan kerupuk mulai dari pengadukan sampai dengan pencetakkan, kemudian data antropometri pekerja, tahap kedua adalah membuat rancangan alat beserta perhitungannya, tahap akhir adalah menghitung waktu standart dan output standart setelah dirancang.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan alat baru yang dirancang berdasarkan prinsip ergonomi tersebut terdapat efisiensi waktu standart sebanyak 44,5% dan kenaikan output standart sebanyak 80,21% dibandingkan dengan cara kerja yang menggunakan alat lama.
STUDIES INTAKE CALORIE WORKERS HAUL AT THE PORT OF TANJUNG PERAK AT SURABAYA BASED ON HEART RATE ST. SALAMMIA, L.A
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 1 No 2 (2011): inovatif Vol. 1 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Port of Tanjung Perak at Surabaya is second Indonesia’s biggest port that serves a variety of shipping inside or outside the cState so the bustle intensity of workers haul at this port is big enough then it is this which encourages us to measure the extent to which the condition of the calorie content is owned by the workers haul at that port impact on daily productivity and impact on healty. This research measuring calorie content is owned by the energy transport during activity or no activity at the time, because according to the physiology Ergonomics Science, people who do activities or not have already had a calorie standard that will be processed by the body into power even have been grouped by type of gender and age, The method of measuring calorie that is performed is measurement method based on heart rate at he time before do activities although during do activities with workers haul samples then converted into calorie unit with a base count of Basal Metabolism. In the research conducted for about 3 (three) months of the results obtained are an average of 1434.49 calories kcal, while the result owned only an average 1295.75 kcal. There is a shortage of calories in workers haul as much as 138.74 kcal, there for in the research do experiment by providing meals to increase calories as needed on average 10.88% every day and the menu is vary according to needs.
PERANCANGAN ALAT PENGOLAH BUAH KELAPA DENGAN PENDEKATAN ERGONOMI Dayal Gustopo; Sanny Andjar Sari
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 1 No 2 (2011): inovatif Vol. 1 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengolahan kelapa di Paiton Probolinggo merupakan kegiatan home industri dimana dalam pengerjaannya dilakukan secara sederhana. Mulai dari proses pengupasan sampai membuka tempurung kelapa cara yang digunakan memerlukan tenaga yang cukup besar sehingga tidak memenuhi prinsip ergonomi karena besarnya kemungkinan kecelakaan kerja disebabkan peralatan yang kurang mendukung dengan posisi operator duduk menjongkok sehingga cepat menyebabkan terjadinya kelelahan.Metode yang digunakan untuk memecahkan masalah di atas adalah melakukan pengamatan terhadap postur kerja operator sekaligus wawancara untuk mengetahui apa yang dinginkan operator terhadap alat pengolah kelapa. Data antropometri yang digunakan untuk merancang alat pengolah kelapa adalah tinggi siku posisi berdiri, jangkauan tangan ke depan, jangkauan lengan ke samping, dan tinggi posisi duduk. Dari data antropometri tersebut akan didapat dimensi ergonomic agar sesuai dengan ukuran tubuh operator serta menjadi acuan penentuan dimensi dari alat Pengolah Kelapa.Analisa yang digunakan dalam perancangan alat ini adalah analisa, ergonomi, analisa estetik dan analisa bahan. Dari hasil perancangan diperoleh hasil bahwa waktu proses pengoperasian pengolah kelapa lebih singkat yaitu pada alat lama menghasilkan 2 kelapa per jam dan alat baru menghasilkan 4 kelapa per jam.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI DENGAN PENDEKATAN DATA MINING PADA TENAGA KERJA BORONGAN DI USAHA CATERING Emmalia Adriantantri; Joseph Dedy Irawan; Iftitah Ruwana
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 1 No 2 (2011): inovatif Vol. 1 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model strategi, menumbuhkan rasa empati tenaga kerja borongan sangat penting, maka, diperlukan sistem informasi yang membantu merancang model strategi pemberian reward tenaga kerja borongan. Penelitian diawali, menentukan kriteria dan sub kriteria, dengan menggunakan Analitical Hierarchy Process (AHP) sedangkan Analisa morfologi dan analisa evaluasi, digunakan untuk pengembangan model. Pengembangan sistem menggunakan pemrograman Visual Basic 6.0 dan Microsoft Access 2007. Hasil penelitian model strategi pemberian reward, yang disesuaikan dengan kebijakan perusahaan, menghasilkan, klaster pertama, lama kerja antara 1 bulan sampai 5 bulan mendapatkan reward hadiah merchandise. Klaster kedua, lama kerja antara lebih dari 5 bulan sampai 10 bulan mendapatkan reward tunjangan biaya transportasi. Klaster ketiga, lama kerja lebih dari 10 bulan mendapatkan reward tambahan gaji
PERANCANGAN MODEL STRUKTUR SERAT BAMBU DAN KAPAS SEBAGAI BAHAN APLIKASI TEKSTIL Iftitah Ruwana; Emmalia Adriantantri
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 1 No 1 (2011): inovatif Vol. 1 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alternatif pemakaian bahan pengganti bahan sintetis yang dapat dirancang menjadi bahan aplikasi tekstil adalah yang terbuat dari bahan alami. Isu yang berkembang dewasa ini tentang masalah lingkungan telah mendorong para peneliti untuk menemukan bahan-bahan baru yang memiliki sifat dan perilaku eco-friendly, bio-degradable, bio-composites, bio-material, bio-fuels dan green environment. Masalah yang dihadapi adalah menemukan bahan-bahan yang berasal dari alam dan memiliki kemampuan degradasi secara alamiah serta sumber tersedianya sangat melimpah atau mampu diperbarui. Tuntutan ini mendorong peneliti untuk mengungkap kamampuan serat alam agar mempunyai kekuatan yang baik sehingga dapat dipakai sebagai bahan aplikasi produk tekstil dengan membuat model rancangan struktur tenunan serat bambu dan kapas sehingga memberikan dampak kekuatan yang mampu dipakai sebagai aplikasi produk tekstil. Peneliti menggunakan metode Quality Function of Development. QFD merupakan suatu alat analisa untuk menjabarkan kebutuhan pelanggan, mengevaluasi produk atau jasa secara sistematik mengenai kemampuannya memenuhi kebutuhan tersebut. Atribut yang dipentingakan oleh konsumen adalah warna, nilai tingkat kepuasan pelanggan terhadap produk apikasi tekstil berbahan serat alam belum melebihi tingkat kepentingan. Hal ini berarti keseluruhan atribut harus ditingkatkan. Respon teknis yang diprioritaskan adalah Disain dengan nilai 3,698. Selain itu perlu diprioritaskan dan diperhatikan adalah pemilihan bahan baku, Identifikasi alat proses, pemilihan jenis struktu anyaman , standart alat , waktu pembuatan aplikasi , proses Finishing , uji kekuatan ,proses packing produk akhir.

Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 1 (2025): Inovatif Vol. 15 No. 1 Vol 14 No 2 (2024): Inovatif Vol. 14 No. 2 Vol 14 No 1 (2024): Inovatif Vol. 14 No. 1 Vol 13 No 2 (2023): Inovatif Vol. 13 No. 2 Vol 13 No 1 (2023): Inovatif Vol. 13 No. 1 Vol 12 No 2 (2022): Inovatif Vol. 12 No. 2 Vol 12 No 1 (2022): Inovatif Vol. 12 No. 1 Vol 11 No 2 (2021): Inovatif Vol. 11 No. 2 Vol 11 No 1 (2021): Inovatif Vol. 11 No. 1 Vol 10 No 2 (2020): Inovatif Vol. 10 No. 2 Vol 10 No 1 (2020): Inovatif Vol. 10 No. 1 Vol 9 No 2 (2019): Inovatif Vol. 9 No. 2 Vol 9 No 1 (2019): Inovatif Vol. 9 No. 1 Vol 9 No 1 (2019): Jurnal Inovatif Industri Vol 8 No 2 (2018): Inovatif Vol. 8 No. 2 Vol 8 No 1 (2018): Inovatif Vol. 8 No. 1 Vol 8 No 2 (2018): INDUSTRI INOVATIF - JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 8 No 1 (2018): INDUSTRI INOVATIF - JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 7 No 2 (2017): Inovatif Vol. 7 No. 2 Vol 7 No 1 (2017): inovatif Vol. 7 No. 1 Vol 7 No 2 (2017): INDUSTRI INOVATIF - JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 7 No 1 (2017): INDUSTRI INOVATIF - JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 6 No 2 (2016): inovatif Vol. 6 No. 2 Vol 6 No 1 (2016): Inovatif Vol. 6 No. 1 Vol 6 No 2 (2016): Jurnal Industri INOVATIF Vol 6 No 1 (2016): Jurnal Industri INOVATIF Vol 5 No 2 (2015): inovatif Vol. 5 No. 2 Vol 5 No 1 (2015): inovatif Vol. 5 No. 1 Vol 5 No 2 (2015): Jurnal Industri INOVATIF Vol 5 No 1 (2015): Jurnal Industri INOVATIF Vol 4 No 2 (2014): inovatif Vol. 4 No. 2 Vol 4 No 1 (2014): inovatif Vol. 4 No. 1 Vol 4 No 2 (2014): Jurnal Industri INOVATIF Vol 4 No 1 (2014): Jurnal Industri INOVATIF Vol 3 No 2 (2013): inovatif Vol. 3 No. 2 Vol 3 No 1 (2013): inovatif Vol. 3 No. 1 Vol 3 No 2 (2013): Jurnal Industri INOVATIF Vol 3 No 1 (2013): Jurnal Industri INOVATIF Vol 2 No 2 (2012): inovatif Vol. 2 No. 2 Vol 2 No 1 (2012): inovatif Vol. 2 No. 1 Vol 1 No 2 (2011): inovatif Vol. 1 No. 2 Vol 1 No 1 (2011): inovatif Vol. 1 No. 1 More Issue