cover
Contact Name
Nelly Budiharti
Contact Email
iijti@scholar.itn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
iijti@scholar.itn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri
ISSN : 20878869     EISSN : 26153866     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Terbit dua kali dalam setahun pada bulan Maret dan September. Berisi gagasan, konseptual, kajian teori, aplikasi teori dan kajian buku Teknik Industri. Makalah yang masuk ditelaah oleh mitra bestari yang kompeten di bidang teknik dan manajemen industri.
Arjuna Subject : -
Articles 383 Documents
PERANCANGAN MEJA LAPTOP YANG ERGONOMIS UNTUK CAFE HOTSPOT LESEHAN Julianus Hutabarat; I Ketut Artana
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 1 No 1 (2011): inovatif Vol. 1 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan meja laptop yang ergonomis yang dapat digunakan untuk meletakkan laptop dan juga makanan/minuman. Sehingga konsumen merasa nyaman dalam menggunakan laptop sambil menikmati makanan/minuman.Tujuan penelitian ini adalah merancang meja laptop cafe hotspot lesehan yang ergonomis dan nyaman agar konsumen merasa nyaman untuk meletakkan laptop, makanan dan minuman. Oleh karenanya dilakukan penelitian awal untuk mengetahui kriteria-kriteria apa saja yang diinginkan oleh konsumen terhadap meja laptop cafe hotspot lesehan dengan cara menyebarkan kuesioner kepada konsumen yang kemudian dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas terhadap data kuesioner yang diambil kemudian dilakukan pembobotan dengan metode AHP. Setelah didapatkan kriteria-kriteria meja, kemudian membuat peta morfologi untuk mendapatkan alternatif desain yang sesuai dengan kriteria-kriteria yang diinginkan konsumen. Setelah itu dilakukan perhitungan zero-one untuk mendapatkan satu desain terpilih. Kemudian menghitung antropometri tubuh konsumen untuk mendapatkan ukuran/dimensi sebenarnya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa desian yang terpilih yang sesuai dengan keinginan konsumen adalah desain meja laptop untuk individu/personal yang dilengkapi tempat makan & minum. Warna meja laptop adalah warna cokelat. Dengan material dari kayu. Dan dengan ukuran/dimensi : Panjang meja= 56 cm, lebar meja= 34 cm, tinggi meja = 36 cm.
PERANCANGAN PRESS TOOL PACKING KARBURATOR PADA SEPEDA MOTOR Peniel Immanuel Gultom
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 1 No 1 (2011): inovatif Vol. 1 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Malang sebagai kota besar kedua di Jawa Timur merupakan kota yang dinamis. Hal ini ditunjukkan oleh volume kendaraan yang meningkat tiap tahun khususnya kendaraan roda dua. Awetnya sepeda motor sebagai kendaraan transportasi tidak lepas dari perwawatan yang dilakukan. Salah satu komponen penting sepeda motor adalah packing. Pada penelitian ini packing yang diteliti adalah packing karburator yang menghubungkan ruang bakar dengan karburator sepeda motor. Berdasarkan hasil survey di industri kecil pembuatan packing karburator sepeda motor Malang, ditemukan bahwa aktivitas operator mempunyai beban kerja (torque) yang tinggi dan dilakukan secara manual sehingga hal ini dapat mempengaruhi produktifitas kerja karena sikap kerja operator yang kurang ergonomis sehingga operator menjadi cepat lelah dalam bekerja. Oleh karena itu diperlukan suatu alat yang dapat meringankan kerja operator dengan merancang alat kerja baru, press tool berdasarkan prinsip ergonomi. Untuk dapat menentukan press tool yang benar, diperlukan kriteria penilaian antara lain: analisis sikap kerja (Nordic Body Map) dan analisis torsi. Hasil penelitian pada pembuatan packing karburator sepeda motor dangan menggunakan press tool baru berdasarkan prinsip ergonomi tersebut terdapat kenaikan jumlah produksi sebesar 150 % dibandingkan dengan cara manual.
EFISIENSI KERJA PADA PEMBUATAN SABUN MANDI PADAT MELALUI PERBAIKAN DESAIN FASILITAS KERJA Priscilla Tamara
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 1 No 1 (2011): inovatif Vol. 1 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sabun mandi merupakan kebutuhan setiap manusia yang berfungsi untuk kebersihan badan. Saat ini sabun sudah banyak macamnya baik dari segi bentuk, tekstur maupun fungsinya. Berdasarkan hasil survey di industri kecil pembuatan sabun mandi padat, masih ditemukan aktifitas kerja yang belum produktif, ditinjau dari penggunaan waktu, tenaga, efektifitas dan efisiensi kerja. Salah satunya pada proses pengepresan sabun yang pengoperasiannya dilakukan secara berdiri agak membungkuk yang mengakibatkan pekerja merasa cepat lelah sehingga memerlukan waktu lama dan hasil yang dicapai kurang optimal. Oleh karena itu perlu adanya perbaikan desain fasilitas kerja yang dapat meringankan kerja operator, yaitu suatu alat yang dapat membuat sabun mandi padat dalam jumlah yang besar yang dirancang berdasarkan prinsip-prinsip ergonomi. Tahap pertama adalah menghitung data waktu proses pembuatan sabun mandi padat, kemudian data antropometri, tahap kedua adalah membuat rancangan alat beserta perhitungannya, tahap akhir adalah menghitung waktu baku dan output standart setelah dirancang. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan alat yang baru yang dirancang berdasarkan prinsip ergonomi tersebut terdapat efisiensi waktu standart sebanyak 56,49% dan kenaikan output standart sebanyak 129,13% dibandingkan dengan cara lama
PENERAPAN STRATEGI STP (SEGMENTING, TARGETING, POSITIONING) Sujianto Sujianto
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 1 No 1 (2011): inovatif Vol. 1 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Cool Clean represent one of the factory which producing wet tissue which located in Unlucky region, in running its out for to effort always improve sale along with more and more competitor him offering product of a kind resulting degradation of sale volume.To be able to improve sale hence needing the existence of research that PT. Cool Clean have constraints faced, to increase sale volume by propagating kuesioner. So that for tight facing of emulation him in this effort, hence needed of the research by using strategy of STP (Segmenting, Targeting, Positioning) utilize tight facing of the emulation.The method wich used is strategy of STP (Segmenting, Targeting, Positioning) by using program of SPSS Version 12.00 For Windows in analysis of Cluster for selected by Segmenting is the first segment that is: old fellow circle, wiraswasta, owning production of Rp. 1.001.000,00 to Rp. 1.500.000,00, usefull, the midle of enough using, using by the time of weeding party, and give positive comments to the product. At the analysis of the Targeting which used by method analyse market compartment one of them market segment. Result of Positioning with method of Image Analysis Model got by product position pursuant to target market that is: quality of product enough with quality, desain enough draw, cheap product price, and usefulness enough good for.
PERANCANGAN FURNACE MULTIFUNGSI UNTUK GERABAH KERAMIK Erni Junita Sinaga
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 1 No 1 (2011): inovatif Vol. 1 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Craftsmen ceramics industry (home industry) are usually produced goods anddecorative ceramic pottery. In the ceramic combustion activity, the operator working positionin a state squatting causing muscle fatigue, whereas for ceramic drying process is done byusing sunlight energy. If the weather is cloudy then the drying process of ceramics can not bedone thus inhibiting production. To overcome the above constraints, so that created aburning tool and ceramic dryer at once.The method used by anthropometric measurements to produce data with severalpercentiles (5%, 50%, 95%). The data used is the long reach of his hand forward, hand gripdiameter, height and standing elbow height. Furthermore, comparing the standard time andstandard output of the old equipment with new equipment. The results obtained by theceramic combustion process is shorter, the combustion process in the old tool takes 8.07hours while the new tool takes 3.67 hours per combustion. Output standard old tools produce1.2 units per day, while the new equipment produces 2.7 units per day, so that profit a newtool showed an increase of 125%
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DENGAN METODE ANALYTHIC HIERARCHY PROCCES BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI Wiwik Sumarmi
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 1 No 1 (2011): inovatif Vol. 1 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengambilan keputusan dalam proses pemilihan calon-calon karyawan yang akan menduduki suatu jabatan, sangat menentukan keberlangsunngan suatu institusi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem yang mampu memberikan informasi yang akurat tentang kapasitas karyawan dan menempatkan karyawan pada posisi “The Right man on the right job”.Penelitian ini dilakukan di PT. Sunjaya Coating Perdana, Sidoarjo. Pengambilan data dilakukan dengan observasi dan dokumentatif. Sistem yang akan dibangun merupakan sistem pendukung keputusan dalam promosi jabatan pada PT Sunjaya Coating Perdana menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP).Output program yang dihasilkan berupa diagram batang yang dilengkapi dengan nilai akhir setiap karyawan berdasarkan perhitungan yang telah ditentukan. Setelah proses perhitungan selesai output program bisa diambil dalam bentuk report peringkat karyawan yang berprestasi. Dalam report peringkat karyawan berprestasi diatas terdapat diagram batang beserta nilai tertinggi dan terendah sesuai dengan bulan yang dipilih, beserta nilai KPI dari hasil perhitungan setiap karyawan yang kemudian akan dicetak.
PEMANFAATAN BUNGA ROSELA (HIBISCUS SABDARIFFA) SEBAGAI PEWARNA ALAM UNTUK MENCELUP SERAT RAYON Ria Harmini
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 1 No 1 (2011): inovatif Vol. 1 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pencelupan pada umumnya adalah mendispersikan zat warna ke dalam pelarut air atau medium lain, kemudian mencelupkan bahan tekstil ke dalam larutan tersebut dan memberikan energi dan perlakuan lain misalnya mengaduk ataupun menambahkan bahan-bahan lain sebagai fiksator/ pembangkit warna dan dilaksanakan selama waktu tertentu.Penelitian ini menggunakan metode di atas dan mencari apakah ada pengaruh pemanfaatan bunga rosela (Hibiscus sabdariffa) sebagai pewarna alami untuk mencelup kain rayon dengan variasi fiksator air kapur dan air tawas. Kain contoh uji diuji ketahanan luntur warna terhadap pencucian dan tua-muda warna secara visual dengan alat evaluasi Grey Scale dan Staining Scale. Analisis data menggunakan statistik non parametrik koefisien konkordansi Kendall dan Anava Univariat.Berdasar uji koefisien konkordansi Kendall diperoleh bahwa air kapur dan air tawas sebagai fiksator/pembangkit warna berpengaruh secara signifikan pada ketahanan luntur warna terhadap pencucian, dan air kapur memiliki ketahanan luntur warna lebih baik daripada air tawas. Sementara dengan uji Anava terbukti ada pengaruh pemanfaatan bunga rosela sebagai pewarna alam untuk mencelup kain rayon dengan variasi fiksator air kapur, sedangkan variasi air tawas tidak menunjukkan hasil yang signifikan.
OPTIMASI RUTE PENGANTARAN PAKET MENGGUNAKAN METODE GENETIC ALGORITHM (GA) Hani Zulfia Zahro'; Febriana Santi Wahyuni
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 10 No 1 (2020): Inovatif Vol. 10 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v10i1.2527

Abstract

Meningkatnya jumlah pengguna smartphone pada saat ini, sejalan dengan jumlah pengakses toko online melalui web atau aplikasi. Beberapa kemudahan yang ditawarkan oleh jenis pembelanjaan online menyebabkan perubahan perilaku konsumen dalam berbelanja, dari jenis pembelanjaan konvensional ke online. Hal ini akan meningkatkan jumlah pengantaran dari penyedia jasa pengantaran paket ke konsumen atau pembeli. Permasalahan TSP (Travelling Salesperson Problem) adalah penentuan rute terbaik dari tempat asal ke tempat tujuan dan kembali ke tempat asal. Pada penentuan rute pengantaran suatu paket, tanpa harus mendatangi tempat yang sama lebih dari satu kali, jika hanya 10 tempat mudah untuk diselesaikan. Namun jika lebih dari 30 tempat yang harus didatangi, maka ada banyak kemungkinan rute. Beberapa teknik optimasi dapat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut, diantaranya adalah Genetic Algorithm merupakan metode yang mengadaptasi teori evolusi Darwin yaitu genetika dan seleksi. Proses dari metode Genetic Algorithm meliputi inisialisasi populasi awal, crossover, mutasi, perhitungan nilai Fitness, evaluasi, seleksi hingga di peroleh nilai populasi yang baru. Dari implementasi optimasi menggunakan algoritma genetika diperoleh hasil rute dengan akumulasi jarak yang lebih pendek dibandingkan jika menggunakan metode optimasi yang lain.
PELATIHAN PENDALAMAN MATERI FISIKA SMP BAGI GURU-GURU MGMP IPA DI KOTA BATU Sumanto Sumanto; Sentot Achmadi; Ali Mahmudi
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 10 No 1 (2020): Inovatif Vol. 10 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v10i1.2528

Abstract

MGMP adalah suatu organisasi yang beranggotakan guru-guru pada satu mata pelajaran tertentu. MGMP IPA tingkat SMP beranggotakan guru-guru mata pelajaran IPA. Mata pelajaran IPA merupakan gabungan dari mata pelajaran fisika, biologi dan kimia, maka dari itu kompetenesi yang dimiliki guru-guru IPA adalah kompetensi di bidang fisika, biologi atau kimia. Sehubungan dengan hal tersebut, maka guru-guru IPA dituntut untuk menguasai tiga bidang studi tersebut. Keluhan yang kerap disampaikan oleh guru-guru tersebut adalah penguasaan materi fisika yang masih kurang. Dengan dilaksanakannya pelatihan pendalaman materi fisika diharapkan penguasaan materi fisika oleh guru-guru IPA semakin baik. Materi-materi yang diberikan merupakan konsep-konsep dasar dan soal-soal HOTS yang dapat dikembangkan sendiri oleh guru yang bersangkutan untuk menyelesaikan permasalahan dalam fisika. Guru dengan mudah mengembangkan kompetensi dirinya di bidang fisika apabila konsep-konsepnya telah dikuasai dengan baik. Berdasarkan perhitungan uji t sampel berpansangan, menunjukkan adanya perbedaan skor tes antara sebelum pelatihan dan sesudah pelatihan, hal ini menunjukkan adanya pengaruh perlakuan (pelatihan) terhadap pemahaman guru tentang materi fisika..
PKM KELOMPOK WARGA RT 06 DAN 07 RW05 di LINGKUNGAN KELURAHAN ARJOSARI KECAMATAN BLIMBING MALANG JAWA TIMUR Faidliyah Nilna Minah; Rini Kartika Dewi; M. Istnaeny Hudha
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 10 No 1 (2020): Inovatif Vol. 10 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v10i1.2529

Abstract

Kota Malang adalah adalah kota yang terkenal dengan julukan kota pendidikan, kota wisata, kota surga kuliner, kota dingin, kota sejuk, dan kota bunga. Begitu banyak julukan yang mampu menghipnotis warga dari luar kota untuk hadir dikota Malang. Warga kota malang yang rata-rata tinggal di perumahan tentu saja hanya mempunyai lahan yang terbatas untuk bercocok tanam guna memenuhi kebutuhan keluarga pada khususnya. Solusinya adalah berkebun pada lahan terbatas dengan metode polybag atau cara hidroponik. Informasi tentang perkembangan sistem hidroponik di Indonesia masih sangat minim, hal ini disebabkan oleh kurangnya penyuluhan tentang kelebihan sistem hidroponik pada lahan sempit. Dari sisi ekonomi cukup murah, secara teknis pembuatan media tanam hidroponik cukup mudah. Oleh sebab itu kegiatan pengabdian ini dilaksanakan sebagai langkah awal untuk mendukung warga dalam meningkatkan kehidupan masyarakat terutama ekonomi dan kesehatan melalui pelatihan, penyuluhan dan praktek tentang bertanam hidroponik dari pengolahan sampai pemasarannya. Harapan kedepan tidak saja dapat memenuhi kebutuhan keluarga tetapi juga dapat memenuhi kebutuhan pasar disekitar wilayah RT 06 & RT 07 RW05 kelurahan Arjosari serta dapat menjadi motivasi lingkungan sekitarnya untuk melaksanakan kelanjutan kegiatan positif seperti ini.

Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 1 (2025): Inovatif Vol. 15 No. 1 Vol 14 No 2 (2024): Inovatif Vol. 14 No. 2 Vol 14 No 1 (2024): Inovatif Vol. 14 No. 1 Vol 13 No 2 (2023): Inovatif Vol. 13 No. 2 Vol 13 No 1 (2023): Inovatif Vol. 13 No. 1 Vol 12 No 2 (2022): Inovatif Vol. 12 No. 2 Vol 12 No 1 (2022): Inovatif Vol. 12 No. 1 Vol 11 No 2 (2021): Inovatif Vol. 11 No. 2 Vol 11 No 1 (2021): Inovatif Vol. 11 No. 1 Vol 10 No 2 (2020): Inovatif Vol. 10 No. 2 Vol 10 No 1 (2020): Inovatif Vol. 10 No. 1 Vol 9 No 2 (2019): Inovatif Vol. 9 No. 2 Vol 9 No 1 (2019): Inovatif Vol. 9 No. 1 Vol 9 No 1 (2019): Jurnal Inovatif Industri Vol 8 No 2 (2018): Inovatif Vol. 8 No. 2 Vol 8 No 1 (2018): Inovatif Vol. 8 No. 1 Vol 8 No 2 (2018): INDUSTRI INOVATIF - JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 8 No 1 (2018): INDUSTRI INOVATIF - JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 7 No 2 (2017): Inovatif Vol. 7 No. 2 Vol 7 No 1 (2017): inovatif Vol. 7 No. 1 Vol 7 No 2 (2017): INDUSTRI INOVATIF - JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 7 No 1 (2017): INDUSTRI INOVATIF - JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 6 No 2 (2016): inovatif Vol. 6 No. 2 Vol 6 No 1 (2016): Inovatif Vol. 6 No. 1 Vol 6 No 2 (2016): Jurnal Industri INOVATIF Vol 6 No 1 (2016): Jurnal Industri INOVATIF Vol 5 No 2 (2015): inovatif Vol. 5 No. 2 Vol 5 No 1 (2015): inovatif Vol. 5 No. 1 Vol 5 No 2 (2015): Jurnal Industri INOVATIF Vol 5 No 1 (2015): Jurnal Industri INOVATIF Vol 4 No 2 (2014): inovatif Vol. 4 No. 2 Vol 4 No 1 (2014): inovatif Vol. 4 No. 1 Vol 4 No 2 (2014): Jurnal Industri INOVATIF Vol 4 No 1 (2014): Jurnal Industri INOVATIF Vol 3 No 2 (2013): inovatif Vol. 3 No. 2 Vol 3 No 1 (2013): inovatif Vol. 3 No. 1 Vol 3 No 2 (2013): Jurnal Industri INOVATIF Vol 3 No 1 (2013): Jurnal Industri INOVATIF Vol 2 No 2 (2012): inovatif Vol. 2 No. 2 Vol 2 No 1 (2012): inovatif Vol. 2 No. 1 Vol 1 No 2 (2011): inovatif Vol. 1 No. 2 Vol 1 No 1 (2011): inovatif Vol. 1 No. 1 More Issue