cover
Contact Name
Ana siti nurmasyithah
Contact Email
anasitinurmasyithah@gmail.com
Phone
+6282366756766
Journal Mail Official
jstr@pnl.ac.id
Editorial Address
Jalan Banda Aceh-Medan Km 280.3 Buketrata Lhokseumawe
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
ISSN : 1693248X     EISSN : 25491202     DOI : http://dx.doi.org/10.30811/jstr
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi atau boleh disingkat dengan nama JSTR, berfokus pada banyak Aspek Teknik Kimia, seperti: Teknik Reaksi Kimia, Teknik Kimia Lingkungan, Energi Fosil dan Terbarukan, serta Sintesis dan Pengolahan Material.
Articles 318 Documents
PERANCANGAN KOMPOR BRIKET KOMERSIAL BERBAHAN SENG Muhammad Hafidz
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 18, No 02 (2020): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v18i02.2258

Abstract

Penggunaan kompor berbahan bakar padat berupa briket arang biomassa untuk keperluan memasak kurang popular. Ini disebabkan karena ketersediaan bahan bakar tersebut yang belum banyak, dan kompor briket yang menarik belum tersedia. Perancangan kompor ini dibuat dari seng bekas, dengan lubang udara di sekitar ruang bakar kompor, untuk mengetahui pengaruh lubang udara terhadap kinerja kompor. Metode penelitian yang digunakan metode pendidihan air (Water Boiling Test) dan metode perebusan makanan (Controlled Cooking Test), dengan membedakan bahan bakar yang dipakai, yaitu briket dan arang kayu. Hasil uji kinerja kompor yang optimal yaitu pada kompor dengan lubang udara. Waktu mendidihkan air paling cepat didapat pada penggunaan bahan bakar arang kayu di percobaan kedua dengan waktu yang dibutuhkan 9,44 menit, briket yang dihabiskan sebesar 125 gram, laju pembakarannya sebesar 13,24 gram/menit. Sedangkan waktu paling cepat dicapai pada pengujian perebusan makanan pada penggunaan bahan bakar arang kayu di percobaan ketiga dengan waktu yang dibutuhkan 24,17 menit, bahan bakar yang terpakai sebesar 140 gram dan laju pembakarannya 5,79 gram/menit. Meskipun penggunaan bahan bakar arang kayu lebih cepat dalam proses pengujian. Tetapi bahan bakar yang dihabiskan lebih banyak ketimbang penggunaan bahan bakar briket.Kata Kunci : Briket arang biomassa, Controlled Cooking Test, Kompor Briket, Water Boiling Test
PENINGKATAN KUALITAS BIOPOLIMER (PLA) NANOKOMPOSIT MODIFIKASI FILLER BENTONIT DAN KITOSAN ANTI-BAKTERI Fanny Sakinah
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 18, No 01 (2020): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v18i01.2235

Abstract

PLA adalah biopolimer yang paling menjanjikan, karena menawarkan beberapa keunikan terutama sifat Biodegradable, kompatibibel dan kemampuan proses termoplastiknya. PLA digunakan untuk banyak aplikasi yang berbeda, dari kemasan hingga produk pertanian dan industri farmasi. Tujuan umum dari tinjauan ini adalah untuk memperkenalkan asam poli-laktat (PLA), termoplastik yang dapat kompos dan dapat terurai terbuat dari sumber yang terbarukan. Kemampuan PLA untuk menjadi aktif yang kuat bahan kemasan di berbagai daerah yang membutuhkan karakteristik antimikroba dan antioksidan dibahas. Karena itu, aplikasi nanomaterials dalam kombinasi dengan struktur PLA untuk membuat nanocomposites PLA baru dengan yang lebih besar kemampuan juga tercakup. Pendekatan ini dapat memodifikasi kelemahan PLA untuk beberapa aplikasi kemasan makanan. Keterkaitan dari bahan bio-original 100% dan nanomaterial membuka jendela baru untukmenjadi mandiri, terutama, dari polimer berbasis petrokimia dan, kedua, untuk menjawab lingkungan dan masalah kesehatan niscaya akan tumbuh seiring waktu. Peningkatan efektivitas bahan kemasan dapat membantu mencegah patogen bawaan makanan dan mengurangi limbah lingkungan. Modifikasi dengan penambahan bentonit dalam PLA akan membentuk nanokomposit. Nanokomposit adalah material yang tersusun atas dua atau lebih komponen penyusun, dimana salah satu atau lebih komponen memiliki ukuran yang sangat kecil, yaitu nanometer (1-100 nm). Polimer-bentonit nanokomposit terbentuk dengan mendispersikan material  nanobentonit berlapis pada matriks polimer. Nanobentonit memiliki luas permukaan yang sangat besar sehingga dapat berinteraksi secara efektif dengan matriks polimer pada konsentrasi rendah (5-8%). Akibatnya, polimer nanobentonit menunjukkan peningkatan pada modulus, stabilitas termal dan sifat barrier tanpa peningkatan berat jenis dan kehilangan sifat optik. Disini juga PLA akan di modifikasi dengan kitosan, interaksi antara polylactid acid (PLA) dengan kitosan memberikan perlindungan terhadap kontaminasi dan pembusukan oleh mikrobia penyebab makanan mudah basi dan rusak. Dalam kemasan makanan, antimikroba berpengaruh terhadap sifat menghalangi bahan terkena bakteri, sehingga dapat meningkatkan kadaluarsa dan kualitas produk.Kata ikunci i: IPLA, Kitosan, Bentonit, Nanokomposit
EXTRACTING ESSENTIAL OIL FROM FRAGRANT LEMONGRASS PLANTS BY STEAM-HYDRO DISTILLATION METHOD USING MICROWAVE AS A HEATER Aida Safitri; J. P. Sinaga
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 19, No 01 (2021): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v19i01.2267

Abstract

This research studies the process of extracting citronella oil by the steam-hydro distillation method with microwaves (microwave). In addition, study the effect of temperature (105 ͦ C, 110 ͦ C, 115 ͦ C) and the size of the material enumeration (0.5 cm; 1 cm; 1.5 cm) on the yield of oil produced. This research was conducted by the steam-hydro distillation method. In this method a solvent is added in the form of water to dissolve the oil in the fragrant lemongrass stems and leaves. The resulting steam is condensed and then distillate in the form of a mixture of oil and water is taken after 120 minutes and separated using a separating  funnel. From the results of the study, it was found that the% yield of high citronella oil in the variable size of the enumeration material was 0.5 cm at a temperature of 115 with a yield of 1.92%. The content of Citronella obtained in the oil of this research is 59.28%. The density of lemongrass oil is 0.875. The refractive index value is obtained in the range of 1.46735- 1.46925.Keywords :  Essential Oil, Fragrant, Steam-hydro Distilation, Microwave
NANOKOMPOSIT RAMAH LINGKUNGAN MELALUI ISOLASI NANOFIBRIL SELULOSA (NFS) DARI TANDAN KOSONG SAWIT DAN POLY LACTID ACID (PLA) SEBAGAI MATRIK Nadia Handayani
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 18, No 02 (2020): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v18i02.2254

Abstract

Nanokomposit merupakan salah satu kelompok material yang terdiri dari matriks polimer yang diperkuat dengan nanopartikel organik dan anorganik yang memiliki setidaknya satu dimensi dalam rentang 10 hingga 100 nm. Biodegradabilitas nanokomposit dapat dipertahankan dengan memanfaatkan bahan polimer dan bahan penguat yang berasal dari sumber daya terbarukan. Bahan nanokomposit polimer seperti biopolimer menunjukkan sifat mekanik dan fisik yang lebih baik dibandingkan dengan biopolimer lain karena luas permukaan yang besar dan rasio aspek partikel nano yang tinggi. Tantangan dalam menghasilkan nanokomposit PLA berkinerja tinggi adalah meningkatkan kompatibilitas antara nanoselulosa dan matriks polimer PLA untuk memperbaiki dispersi partikel nanoselulosa. Nanoselulosa diperkuat PLA nanokomposit umumnya menunjukkan dispersi pengisi yang buruk dalam matriks PLA karena karakteristik hidrofilik dan hidrofobik yang berbeda masing-masing.Kata ikunci i: iNanokomposit, iSelulosa, iPLA
PERENCANAAN PEMBANGUNAN PLTS HYBRID DI PONDOK PESANTREN AL-ANWAR 4 SERANG, KABUPATEN REMBANG, PROVINSI JAWA TENGAH Andrian Mayka Ariawan; Nazaruddin Sinaga
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 19, No 01 (2021): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v19i01.2261

Abstract

Dalam menyikapi fenomena tingginya emisi karbon di dunia, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah turut berkomitmen untuk meningkatkan rasio pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT) dengan target sebesar 21,32% pada tahun 2025. Sampai dengan tahun 2020 realisasi bauran EBT di Jawa Tengah baru mencapai 11,89%, sehingga masih perlu peningkatan sebesar 9,43% dalam kurun waktu 5 (lima) tahun. Dalam rangka mencapai target tersebut Pemerintah Provinsi Jawa Tengah gencar melakukan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), salah satunya melalui sosilaisasi kepada masyarakat dengan membangun PLTS pada lembaga yang memiliki nilai edukatif dan berperan membentuk karakter sumber daya manusia di masa yang akan datang seperti pondok pesantren. Pembangunan PLTS membutuhkan biaya investasi cukup tinggi, sehingga dibutuhkan perencanaan yang baik dari sisi kelayakan lokasi, desain engineering, perhitungan total kapasitas pembangkitan, dan jenis PLTS yang dibutuhkan agar dapat bermanfaat dengan optimal. Mendasari hal tersebut, tulisan ini akan membahas contoh perencanaan pembangunan PLTS di Pondok Pesantren Al-Anwar 4 Serang, Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah. Rekomendasi desain PLTS yang dibangun pada area seluas 80 m2 adalah sistem PLTS hybrid yang dipasang membentuk kanopi dengan modul surya berkapasitas 340 Wp sebanyak 30 buah dengan total kapasitas 10,2 kWp dilengkapi dengan sistem backup baterai, rumah daya, dan penangkal petir. Berdasarkan hasil simulasi menggunakan software PV*SOL, PLTS tersebut dapat menghasilkan energi listrik hingga 38,49 kWh per hari atau setara dengan 14.052 kWh per tahun dengan performance ratio sebesar 81,9% sehingga dapat melakukan penghematan biaya listrik hingga Rp. 12.646.800,- per tahun atau setara dengan Rp. 1.053.900,- per bulan.Kata Kunci : PLTS, Hybrid, Modul Surya, Desain, Pondok Pesantren Al-Anwar 4
KALKULASI KEBUTUHAN UDARA PEMBAKARAN PADA TURBIN GAS PG-9001A SEBAGAI PENYEDIA PANAS UNTUK PEMBANGKITAN STEAM DI HRSG B-9203A BERDASARKAN KONDISI FIRED MODE M. Fiqih Alif Utama; Zulkifli ,
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 18, No 02 (2020): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v18i02.2250

Abstract

Instalasi Kombinasi (Combyne Cylcle) adalah sebuah proses pembangkitan energi yang menggabungkan turbin gas, yang bertugas membangkitkan energi listrik dan Boiler untuk pembangkitan steam, dimana gas bekas yang keluar dari turbin gas yang masih memiliki enthalpy dan temperatur yang cukup tinggi dimanfaatkan sebagai energi atau udara pembakaran (tambahan burner) pada boiler untuk mengubah air menjadi uap (steam). Pengamatan ini bertujuan untuk menghitung  seberapa besar kontribusi gas buang dari turbin  terhadap efisiensi dari boiler melalui perhitungan neraca massa dan neraca energi dari gas buang dan air umpan boiler. Perhitungan kebutuhan udara pembakaran pada turbin menjadi salah satu hal yang penting guna melihat seberapa besar laju alir massa dari gas buang dan pengaruhnya terhadap pengoptimalan panas pada HRSG. Dari hasil perhitungan didapat kebutuhan udara pembakaran  pada  turbin  sebesar  72.668,2657  Kg/h  dan  pada  burner  sebesar 3.862,6548  Kg/h,  sehingga  total  laju  aliran  massa  gas  buang  didapat  sebesar 279.787,7544 Kg/h, untuk total laju aliran energi panas gas buang turbin dan burner yang diberikan terhadap HRSG sebesar 268.980.660,5674 kJ/h dengan laju aliran energi panas yang diterima HRSG sebesar 201.081.031,4 kJ/h dan besar panas yang hilang mencapai 67.899.629,1674 kJ/h. Sehingga didapatlah efisiensi HRSG berdasarkan kondisi fired mode sebesar 74,76 %.Keyword : Boiler, Burner, HRSG, Steam dan Turbin.
PEMBUATAN POLIURETAN ELASTOMER RAMAH LINGKUNGAN BERAZASKAN JATROPHA OIL Vera Ilhani
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 19, No 01 (2021): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v19i01.2268

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan tentang pembuatan poliuretan berbasis Metilen difenil diisosianat (MDI) dan minyak jarak pagar  dengan menggunakan etil asetat, dibutiltin dilaurat, metal laurat, nano tio2 , pentaeritritol, dan aquades sebagai pengisi tambahan yang bertujuan untuk meningkatkan sifat mekanik poliuretan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh massa MDI dan minyak jarak pada pembuatan poliuretan dengan memvarisikan bahan utamanya. Karakteristik analisa stabilitas termal menggunakan alat TGA (Thermo Gravimetric Analyzer) menunjukkan keandalan termal yang sangat baik memiliki stabilitas termal, kapasitas penyimpanan panas laten yang tinggi, dan stabilitas siklus termal yang unggul dengan ketahanan termal hingga 403.65C°C. Pada analisa gugus fungsi menggunakan FT-IR spektroskopis gugus N-H pada daerah separan 132.24 cm-1,  pada daerah serapan 3620.39 cm-1 merupakan gugus O-H dan daerah serapan 1541.12 cm-1  merupakan gugus C=C (MDI). Sedangkan analisa struktur morfologi menggunakan alat SEM (Scanning Electron Microscope) pada sampel PU sampel A memiliki permukaan halus dan menandakan partikel padat sebagai penstabil yang baik (emulsi pickering) dibangdingkan dengan sampel B yang menunjukkan beberapa bentuk agregat yang menggumpal dan berpori-pori besar, serta permukaan yang lebih halus.Kata kunci : Poliuratan, MDI, Minyak Jarak, PCM
SINTESA MATERIAL BIOSCAFFOLD BERBAHAN DASAR PLA/NANOKITOSAN DENGAN PENAMBAHAN ZN-CURCUMIN Atiqah Aida
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 18, No 02 (2020): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v18i02.2255

Abstract

Penelitian mengenai bioscaffold sebagai salah satu terobosan baru dalam bidang rekayasa jaringan sedang berkembang pesat untuk diteliti. Salah satu aplikasi bioscaffold dibidang rekayasa perancah jaringan tulang dapat memberikan solusi cepat untuk mendorong regenerasi jaringan tulang baru akibat kecelakaan kerja tulang serta cacat tulang. Material penyusun bioscaffold berupa sintesis maupun polimer alami. Polimer alami yang dapat digunakan ialah Poly Lactid Acid dikarenakan memiliki sifat yang sesuai dengan kriteria bioscaffold yakni biogradable, biokompatibel, tidak beracun dan aman bagi tubuh manusia. Namun sifat titik leleh PLA yang rendah dibandingkan polimer lainnya mengharuskan PLA dimodifikasi dengan bahan pengisi seperti Nanokitosan. Penggunaan Kitosan sebagai material bioscaffold telah dilakukan oleh Zuhra, 2017. Hasil yang didapatkan bahwa campuran dari kedua bahan tersebut bioscaffold yang kurang homogen berpengaruh terhadap kekuatan tarik bioscaffold.  Adapun novelty dari penelitian ini adalah meninjau karakteristik material bioscaffold berbahan dasar PLA/ Nanokitosan dengan penambahan Zn-Curcumin . Penambahan Zn-Curcumin memiliki potensi nanofiber komposit sebagai perancah jaringan tulang melalui seluler morfologi dan  MTT pengujian menunjukkan bahwa Zn-Cur yang mengandung nanofiber lebih baik mensupport adesi seluler, penyebaran dan proliferasi dibandingkan dengan nanofiber lainnya. Terlebih lagi ternyata penambahan Zn-Cur dapat meningkatkan aktivitas ALP dan produksi mineralisasi matriks Zn-CUR kompleks tidak hanya meningkatkan kinerja osteogenik tetapi juga memiliki aktivitas antibakteri yang baikKata kunci: Bioscaffold, PLA, Nanokitosan, Zn-Curcumin
TINJAUAN SINGKAT TEKNOLOGI PRODUKSI BIOHIDROGEN MELALUI KONVERSI BIOMASSA Rafika Amalia; Nazaruddin Sinaga; Sri Widodo Agung Suedy
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 19, No 01 (2021): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v19i01.2262

Abstract

Kekhawatiran akan emisi gas rumah kaca dan krisis energi yang semakin dirasakan negara-negara didunia khususnya di Indonesia menyebabkan perlu dilakukan pengembangan energi alternatif yang bersih dan ramah lingkungan. Biohidrogen yang diperoleh dari biomassa dapat menjadi alternatif terbaik untuk  mengatasi permasalaan tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan gambaran dari produksi biohidrogen berdasarkan penilitian-penelitian yang sudah ada sehingga dapat dilakukan pengembangan produksi biohidrogen melalui konversi biomassa di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan studi literatur, pengumpulan data dilakukan dari penelitian-penelitian yang sudah ada untuk mengetahui proses yang sesuai dan bisa diterapkan untuk produksi biohidrogen melalui konversi biomassa di Indonesia. Analisis dalam penelitian dilakukan menggunakan perbandingan dari setiap literatur, sehingga diperoleh proses dan teknologi yang sesuai untuk produksi biohidrogen. Hasil penelitian menunjukkan pemanfaatan teknologi biohidrogen melalui konversi limbah biomassa dengan proses fermentasi anaerob pada kondisi termofilik adalah pilihan yang tepat, karena dapat menghasilkan yield yang tinggi. Untuk menunjang produksi biohidrogen yang optimal perlu diperhatikan beberapa faktor diantaranya yaitu pH, substrat, suhu, dan kondisi operasi. Jumlah biomassa yang melimpah di Indonesia dapat memudahkan produksi biohidrogen secara berkelanjutan.Kata kunci : krisis energi, biohidrogen, dark fermentation
MATERIAL PERUBAH FASA BERBASIS Ethylene Prophylene Diene Monomer (EPDM) UNTUK PENYIMPANAN ENERGI PANAS Isra Adelya Izzati
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 18, No 01 (2020): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v18i01.2251

Abstract

Bahan pengubah fasa banyak digunakan sebagai kapasitor termal dalam sistem panas matahari. Untuk pemanfaatan panas matahari, material pengubah fasa harus memiliki entalpi yang besar, konduktivitas termal, sifat mekanik yang baik, dan kinerja foto-termal. Bahan perubahan fasa dengan bahan karbon dapat langsung menyerap energi matahari dan ditransfer ke air untuk pemanas gedung. bahan pengubah fase berbasis Ethylene-Propylene-Diene Monomer (EPDM) dengan grafit yang diperluas disiapkan. Selain itu, mekanisme konversi foto-termal bahan perubahan fasa jarang dilaporkan. Di sini, tingkat pengisian energi foto-termal dan efisiensi foto-termal bahan perubahan fasa diselidiki dengan metode gabungan numerik dan eksperimental. SiO 2 aerogel pertama kali digunakan sebagai insulator termal dalam sistem panas matahari dengan transmisi tinggi dan konduktivitas termal rendah. Bahan perubahan fasa dengan SiO2 aerogel bisa menahan panas yang hilang di permukaan. Bahan perubah fasa memiliki kinerja foto-termal yang baik dalam sistem panas matahari, bisa panaskan lebih dari 200 L air panas di siang hari.Kata kunci : Bahan Perubah Fasa, EPDM, Foto Termal

Filter by Year

2003 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 23, No 01 (2025): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 22, No 02 (2024): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 22, No 01 (2024): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 21, No 02 (2023): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 21, No 01 (2023): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 20, No 02 (2022): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 20, No 01 (2022): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 19, No 02 (2021): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 19, No 01 (2021): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 18, No 02 (2020): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 18, No 01 (2020): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 17, No 2 (2019): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 17, No 1 (2019): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 16, No 2 (2018): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 16, No 2 (2018): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 16, No 1 (2018): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 16, No 1 (2018): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 15, No 2 (2017): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 15, No 1 (2017): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 15, No 1 (2017): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 14, No 2 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 14, No 1 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 12, No 2 (2014): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 12, No 1 (2014): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 11, No 2 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 11, No 1 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 10, No 2 (2012): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 10, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 9, No 2 (2011): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 9, No 1 (2011): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 8, No 2 (2010): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 8, No 1 (2010): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 7, No 2 (2009): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 7, No 1 (2009): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 6, No 2 (2008): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 6, No 1 (2008): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 5, No 2 (2007): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 5, No 1 (2007): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 4, No 2 (2006): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 4, No 1 (2006): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 3, No 2 (2005): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 3, No 1 (2005): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 2, No 2 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 2, No 1 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 2 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi More Issue