cover
Contact Name
Ana siti nurmasyithah
Contact Email
anasitinurmasyithah@gmail.com
Phone
+6282366756766
Journal Mail Official
jstr@pnl.ac.id
Editorial Address
Jalan Banda Aceh-Medan Km 280.3 Buketrata Lhokseumawe
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
ISSN : 1693248X     EISSN : 25491202     DOI : http://dx.doi.org/10.30811/jstr
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi atau boleh disingkat dengan nama JSTR, berfokus pada banyak Aspek Teknik Kimia, seperti: Teknik Reaksi Kimia, Teknik Kimia Lingkungan, Energi Fosil dan Terbarukan, serta Sintesis dan Pengolahan Material.
Articles 318 Documents
SINTESA MATERIAL PERUBAHAN FASA BERAZASKAN PARAFFIN/GRAFIT DENGAN MATRIX HDPE/PLA Rima Dhinta Dewi Astuti
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 18, No 02 (2020): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v18i02.2256

Abstract

Material perubahan fase distabilkan bentuk (PCM) berdasarkan parafin dan high-density polyethylene (HDPE) yang digunakan sebagai media penyimpanan energi panas. Media penyimpanan ini dapat mempertahankan bentuknya bahkan ketika parafin dalam keadaan cair, memiliki konduktivitas termal yang stabil dengan grafit yang diperluas (EG),. Dalam studi ini, bahan perubahan fase stabil bentuk baru (SSPCM) pertama kali disiapkan melalui pencampuran meleleh dengan menggunakan bio-based poly (asam laktat) (PLA) sebagai matriks pendukung dan high-density polyethylene (HDPE) sebagai fase perubahan bekerja zat untuk aplikasi penyimpanan energi termal (TES). Hasil Fourier transform infrared spectroscopy (FT-IR) dan difraksi sinar-X (XRD) menunjukkan bahwa tidak ada reaksi kimia yang terjadi antara PLA dan HDPE selama pemrosesan lebur, tetapi daerah kristalin HDPE berkurang dengan ditambahkan komponen PLA. Pemindaian mikroskop elektron (SEM), kalorimetri pemindaian diferensial (DSC), dan tes stabilitas bentuk menunjukkan bahwa campuran PLA50 / 50HDPE dengan morfologi fase co-continuous memiliki stabilitas bentuk yang baik dan kapasitas penyimpanan energi termal. Struktur co-continuous komponen PLA yang tidak meleleh dalam campuran PLA50 / 50HDPE dapat memberikan dukungan kuat untuk komponen HDPE dan mempertahankan bentuknya selama proses perubahan fase. Panas laten untuk campuran PLA50 / 50HDPE selama proses peleburan dan pembekuan adalah100,1 J / g dan 97,6 J / g, masing-masing, dan efisiensi entalpi relatif mencapai setinggi 104,2%. Setelah 10 siklus termal, parameter termal campuran PLA50 / 50HDPE tetap hampir konstan. Ini menunjukkan bahwa campuran PLA50 / 50HDPE sebagai SSPCM memiliki usabilitas dan keandalan termal yang sangat baik. Percobaan penyimpanan dan konversi energi panas sederhana menunjukkan bahwa PLA50 / 50HDPE SSPCM memiliki potensi besar dalam penyimpanan energi surya atau bidang pemulihan panas limbah industri.Kata kunci : PCM, PLA, HDPE, Paraffin, dan Graffit.
ANALISA PERBEDAAN INDIKATOR ASAM DAN BASA MENGGUNAKAN VARIASI EKSTRAK BUNGA (MAWAR, KEMBANG SEPATU, BOUGENVILE) Nurul Fitriah; Syafari Syafari; Mardani Mardani
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 18, No 01 (2020): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v18i01.2104

Abstract

Asam dan basa dapat dikenali dengan menggunakan zat indikator, yaitu zat yang memberi warna berbeda dalam lingkungan asam dan lingkungan basa (zat yang warnanya dapat berubah saat berinteraksi atau bereaksi dengan senyawa asam maupun senyawa basa). Analisa indikator asam basa bertujuan untuk mengetahui reaksi asam basa yang pada umumnya harus digunakan zat atau alat penunjuk seperti kertas lakmus, kertas pH indtkator dan elektroda bagi asam dan basa. Zat indikator yang diekstraksi dari bunga mawar, bunga kembang sepatu, bunga bougenvile dengan menggunakan pelarut aquadest (air), etanol teknis dan etanol 96%. Zat indikator yang terdapat pada bunga mawar dan bunga kembang sepatu dapat dipisahkan (diekstraksi) dengan baik menggunakan pelarut etanol teknis dan etanol 96%, sedangkan bougenvil tidak diperoleh hasil dengan pelarut etanol teknis dan etanol 96%. Ekstraksi zat indikator untuk reaksi asam – basa dapat diekstraksi dengan air suling (aquadest) dan dalam penggunaannya kurang cocok, karena ekstraknya tidak tahan lama dan mengalami pembusukan. Zat indikator yang dihasilkan dari bunga mawar dan bougenvil menunjukkan sifat kemiripan yang sama dengan indikator timolbiru (substitusi biru).Kata kunci: Analisa, Asam, Basa
THERMAL LOSSES EVALUATION IN 660 MW COAL-FIRED POWER PLANT USING INDIRECT EFFICIENCY METHOD Muhammad Rizaldi Zaman; Nazaruddin Sinaga
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 19, No 01 (2021): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v19i01.2263

Abstract

Boilers are one of the main equipment in the PLTU apart from turbines and generators. Each year there must be a difference in the actual boiler efficiency value with the conditions during commissioning. Periodically, boiler performance evaluations are carried out in order to identify losses from several factors. In this study, the method used for evaluation is the energy balance method. During the experiment, the standard test guide (ASME PTC - 4) was used. The boiler under test has a capacity of 660 MW. Evaluation is done by comparing the boiler efficiency value at the time of commissioning with the latest performance tests. From the results of performance testing, it is known that the decrease in boiler efficiency when compared with the commissioning results from 86.92% to 82.625%. The reduction in boiler efficiency is due to an increase in heat loss due to dry gas, hydrogen content in coal, and incomplete combustion.Keywords: boiler, efficiency, evaluation, reduction, performance
KARAKTERISASI PHYSICO-THERMAL HYBRID BIOBRIKET LIMBAH BIOMASSA CANGKANG KOPI, TEMPURUNG KELAPA DAN BAKING FILTER DUST Siti Nurjannah; Zahra Fona
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 18, No 01 (2020): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v18i01.2252

Abstract

Kebutuhan energi yang semakin meningkat dan ketersedian bahan bakar yang menipis, mendorong perlunya inovasi terbaru untuk mendapatkan sumber energi yang dapat diperbaharui melalui bahan baku yang melimpah dan berkarakteristik sebanding. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan karakteristik briket yang dibuat dari limbah biomassa Cangkang Kopi (CKP), Tempurung Kelapa (TPK) dan produk samping pabrik Baking Filter Dust (BFD) dengan menggunakan perekat kanji dan oli bekas. Bahan baku limbah biomassa CKP dan TPK dikeringkan dan dikarbonisasi dalam tunggu bertutup yang minim oksigen pada suhu 200-400oC. Kemudian arang CKP dan TPK dicrusher dan diayak dengan ukuran 60/80 mesh. Pencampuran bahan dilakukan dengan penambahan perekat sebanyak 4 gram. Pencetakan biobriket dilakukan dengan menggunakan alat pencetak silinder berdiameter 3,3 cm kemudian ditekan dengan press hidraulik dengan pemberian tekanan 150 kg/cm2. Dari hasil penelitian diperoleh hybrid briket dengan range densitas 0,908-1,141 g/cm3, kadar air 1,81-4,02 %, kadar abu 3,79-7,09 %.Kata kunci : Baking filter dust, cangkang kopi, hybrid briket, oli bekas, perekat kanji, tempurung kelapa.
BIOKOMPOSIT POLY LACTID ACID (PLA) BERPENGUAT DENGAN COIR (SABUT KELAPA) : EVALUASI KINERJA MEKANIK DAN SIFAT MULTIFUNGSI Ridwan Ridwan; Teuku Rihayat; Awanis Ilmi; Nurhanifa Aidy
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 19, No 02 (2021): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v19i02.2485

Abstract

Pada penelitian ini menggunakan konsep bahan mikrokomposit, dimana bahan yang digunakan menggunakan struktur mikro. Pembuatan bahan komposit melalui tahap pencampuran serat sabut kelapa dan polylactic acid yang disebut proses sintesis, dengan variasi fraksi massa serat 20%, 30%, 40%, 50% dan bahan polylactic acid murni tanpa penguat 0%. Bahan komposit hasil sintesis diuji kekuatan mekanik bahan untuk mengetahui karakteristik bahan dan pengamatan morfologi.  Pada uji tarik, nilai kekuatan tarik tertinggi dihasilkan oleh bahan dengan fraksi massa serat sabut kelapa 20% sebesar 56,55 MPa dan nilai kekuatan tarik terendah dihasilkan oleh bahan dengan fraksi massa serat sabut kelapa 50% sebesar 27,09 MPa. Selanjutnya pada uji bending, nilai kekuatan bending tertinggi dihasilkan oleh bahan tanpa penguat 0% sebesar 105,61 MPa, nilai kekuatan bending tertinggi pada bahan komposit dihasilkan oleh bahan dengan fraksi massa serat 20% sebesar 100,76 MPa dan nilai kekuatan bending terendah dihasilkan oleh bahan dengan fraksi massa serat sabut kelapa 50% sebesar 68,02 MPa. Pada uji bending, nilai kekuatan bending menurun seiring bertambahnya fraksi massa serat. Pada pengamatan morfologi internal bahan menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM) pada area patahan mengindikasikan adanya void dan fiber break pada bagian internal bahan mikrokomposit. Beberapa serat mengalami pull-out saat uji tarik dan bending dilakukan. Kata kunci: polylactid acid, serat kelapa, uji tarik, uji bending, scanning electron microscape.
PREPARASI BIOKOMPOSIT KOMBINASI POLI ASAM ASAM LAKTAT-POLI KAPROLAKTON DENGAN MENAMBAH CATECHIN DAN KITOSAN SEBAGAI AGEN ANTIBAKTERIPENGOLAHAN Suryani Salim; Teuku Rihayat; Nurhanifa Aidy; Een Setiawati
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 19, No 02 (2021): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v19i02.2486

Abstract

Polimer biodegradable dipandang sebagai solusi potensial bagi lingkungan yang dihasilkan oleh limbah plastik. PLA adalah salah satu biopolimer yang paling menjanjikan karena monomer diproduksi dari bahan baku terbarukan sehingga tidak beracun. Polikaprolakton (PCL) merupakan polyester yang ideal karena bersifat non toksid, biodagradable dan memiliki sifat termal yang baik dengan suhu degradasi sebesar ±4000C. Selain itu PCL juga dapat dengn mudah digabung dengan polimer lain. Kemampuan PCL bercampur dengan polimer lain melalui proses modifikasi mampu mengatasi kekurangan-kekurangan tersebut. tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh penambahan katalis pada pembuatan PLA/PCl-Catechin-Chitosan sebagai bahan baku pembuatan plastik. Penelitian ini dilakukan dengan variasi penambahan ZnO katalis 0,1 % (Acca) dan 0,2 % (Accb). Hasil analisis Berdasarkan analisis stabilitas termal menggunakan Thermogravimetry (TGA) diperoleh suhu dekomposisi pada 380℃ dengan penambahan katalis 0,2% (ACcb). Analisis morfologis menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM) menunjukkan bahwa struktur permukaan PLA adalah dalam bentuk benjolan yang tersebar luas. Semakin banyak konsentrasi katalis tambahan yang digunakan dapat mempengaruhi pembentukan PLA/PCL-Catechin-Chitosan. Kata kunci: poly lactid acid, polikaprolakton, ZnO katalis, catechin, kitosan
PREPARASI ADSORBEN RAMAH LINGKUNGAN BERBASIS KAOLIN ALAM DENGAN SURFAKTAN ANIONIK DAN TEKNOLOGI ULTRASONIKPREPARASI Alfian Putra; Teuku Rihayat; Nurhanifa Aidy
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 19, No 02 (2021): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v19i02.2488

Abstract

Penelitian adsorpsi dari bahan alam telah banyak dilakukan dari berbagai bahan baku seperti ampas tebu, ampas kopi, bentonit dan lainnya. Namun persyaratan mekanis dan pengolahan dari berbagai aplikasi belum dapat dipenuhi. Pada studi ini telah  dilakukan pengolahan adsorben berbahan kaolin menggunakan teknologi ultasonik untuk meningkatkan daya serapnya untuk mereduksi logam dalam air dengan cara memodifikasi kaolin dengan surfaktan anionik dan diiradiasi ultraonik. Tujuannya adalah  mengoptimalisasi  penyerapan  logam  yang lebih sepesifik dalam menyerap logam Fe dan Mg dalam air menggunakan  kaolin  yang  telah  dimodifikasi.  Kaolin dihaluskan sampai dengan 100 mesh dan dicampurkan dengan surfaktan anioinik sebanyak  45%, dari berat total adsorben  yaitu  200  gram.  Proses adsorpsi dilakukan menggunakan kaolin modifikasi surfaktan dan tanpa modifikasi surfaktan dengan memvariasikan waktu  iradiasi  yaitu  5, 10, 15, 30,  50  dan  80  menit  pada suhu 55 °C. Konsentrasi logam diukur menggunakan Atomic Absortion Spectrofotometers (AAS) serta dilakukan perhitungan kinetika adsorbsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi penyisihan tertinggi terjadi pada kaolin yang dimodifikasi dengan surfaktan anionik. Hasil yang paling signifikan yaitu untuk Fe efisiensi penyisihannya mencapai 72,81 % pada waktu iradiasi 5 menit, sedangkan untuk Mg efisiensi penyisihannya mencapai 65,1% pada waktu iradiasi 5 menit. Kata kunci: Adsorpsi, Adsorben, Kaolin, Ultrasonik, Surfaktan
PEMBUATAN SABUN MANDI PADAT BERBASIS MINYAK BLONDO DARI LIMBAH VIRGIN COCONUT OIL (VCO) Zuhra Amalia; Muhammad Aqil Al-Banna; Irwan Irwan; Zaimahwati Zaimahwati
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 19, No 02 (2021): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v19i02.2527

Abstract

Blondo merupakan salah satu produk sampingan dari poses pembuatan minyak kelapa murni atau sering dikenal sebagai VCO. Blondo dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar dalam pembuatan sabun karena masih memiliki kandungan minyak. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode hot process. Tahapan penelitian ini meliputi tahapan penyediaan bahan baku (minyak blondo, larutan KOH dan minyak zaitun), dengan variasi minyak 20, 25, 30, 35 dan 40 gram. Dan variasi KOH 5, 10, 15, 20 dan 30 ml. selanjutnya dilakukan proses pencampuran antara minyak blondo dan larutan KOH sampai membentuk sabun. Pada uji kadar air paling tinggi kadar airnya adalah sebesar 41.62% dengan volume KOH 30 ml dan minyak blondo 40 gram. pH tertinggi dihasilkan pada volume KOH 30 ml dengan nilai pH 12 dengan massa minyak blondo 20 gram. Asam lemak bebas paling tinggi dengan massa minyak blondo 20 gram dan volume KOH 10 ml dengan kadar ALB 0.45. pada uji organoleptik terdapat satu sampel yang terbaik yaitu sampel 25 dengan massa minyak blondo 40 gram dan volume KOH 30 ml. terhadap warna dengan nilai rata-rata 3.90 (netral), aroma 3.37 (netral) dan tekstur 4.00 (suka). Dari semua uji yang dilakukan hanya uji kadar air yang tidak memenuhi standard SNI. Kata Kunci : Blondo, essensial oil, Sabun padat, VCO.
OPTIMALISASI GLYCOL DEHYDRATION UNIT SPESIFIKASI Gas Moisture Content LAPANGAN GAS LEPAS PANTAI KEPODANG BLOK MERIAH Saiful Bahri; Abas Sato
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 19, No 02 (2021): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v19i02.2626

Abstract

Pada umumnya gas alam (natural gas) yang baru keluar dari perut bumi memiliki kandungan uap air yang cukup tinggi dalam kondisi saturated (jenuh). Kandungan air yang tinggi akan menyebabkan kemungkinan timbulnya hidrat semakin besar sehingga gas tersebut menimbulkan permasalahan dalam operasional pabrik dan dapat menurunkan nilai jual secara ekonomis. Kandungan air harus dihilangkan sampai potensi pembentukan hidrat didalam gas serendah mungkin. Penurunan kandungan air dalam gas ini akan meningkatkan nilai kalori gas tersebut, juga memudahkan dalam pengoperasian gas dan mencegah kerusakan peralatan operasional (Saka Energi Muriah Limited, 2020). Gas dehydration unit dan TEG Regeneration unit memiliki desain awal dengan gas umpan maksimum sebesar 145 MMSCFD, akan tetapi saat ini rate gas maksimum hanya 20 MMSCFD saja. Penelitian ini mengkaji optimalisasi Glycol Dehydration Unit yang efektif pada desain dengan kapasitas yang besar tetapi bisa di andalkan dan beroperasi baik pada kondisi rate gas jauh di bawah desainnya hingga ke batas minimumnya. Optimalisasi dilakukan sampai menemukan kesetimbangan baru di unit Glycol Dehydration dan dapat meningkatkan nilai kalori nantinya. Kata kunci: glycol dehydration, gas processing, proses pemurnian gas, blok muriah, lapangan Kepodang
STUDI KINETIKA ADSORPSI ION Cu2+ BERDASARKAN PSEUDO ORDE 1 DAN ORDE 2 PADA BIOADORBEN TANPA DAN TERAKTIVASI SECARA FISIKA DARI KULIT KACANG TANAH DENGAN METODE FIXED BED COLUMN Halim Zaini; Muhammad Sami; Fachraniah Fachraniah
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 19, No 02 (2021): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v19i02.2649

Abstract

Penyisihann logam berat dalam air dapat  dilakukan dengan berbagai cara seperti dengan metode penukar ion, membran, koagulasi, elektrolisa, adsorpsi. Salah satu metode yang relatif efektif dan efisien adalah metode adsorpsi.Penelitian dilaksanakan dengan metode adsorpsi  sistem kolom tunggal  sebagai bahan penjerap  kulit kacang tanah seberat 50 g, ukuran partikel 35 mesh dan  yang  diserap adalah air limbah artifisial  konsentrasi awal 50 ppm Cu2+sebanyak 10 liter, laju alir 4 liter/menit. Variabel bebas terdiri dari jenis penjerap yaitu tanpa aktivasi, aktivasi secara fisika serta waktu kontak 0;30;60;90;;120;150 menit.Adsorpsi logam Cu2+ dipengaruhi oleh waktu kontak dan kondisi bioadsorben, dengan kapasitas adsorpsi ektrapolasi tertinggi terjadi pada waktu 150 menit untuk tanpa diaktivasi sebesar 5,6 mg/g dan yang diaktivasi sebesar 7,4 mg/g. Studi kinetika adsorpsi  berlangsung mengikuti orde satu dengan kapsitas adsorpsi terkalibrasi secara berurut 5,507 mg/g ;9,526 mg/g dan tetapan k1 (men-1) 0,0038 ; 0,0181 serta  nilai linieritas (R2) masing-masingnya 0,6667 dan 0,9450 Keywords:  logam berat, adsorpsi, kapasitas adsorpsi, kinetika adsorpsi

Filter by Year

2003 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 23, No 01 (2025): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 22, No 02 (2024): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 22, No 01 (2024): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 21, No 02 (2023): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 21, No 01 (2023): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 20, No 02 (2022): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 20, No 01 (2022): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 19, No 02 (2021): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 19, No 01 (2021): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 18, No 02 (2020): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 18, No 01 (2020): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 17, No 2 (2019): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 17, No 1 (2019): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 16, No 2 (2018): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 16, No 2 (2018): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 16, No 1 (2018): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 16, No 1 (2018): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 15, No 2 (2017): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 15, No 1 (2017): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 15, No 1 (2017): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 14, No 2 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 14, No 1 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 12, No 2 (2014): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 12, No 1 (2014): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 11, No 2 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 11, No 1 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 10, No 2 (2012): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 10, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 9, No 2 (2011): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 9, No 1 (2011): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 8, No 2 (2010): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 8, No 1 (2010): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 7, No 2 (2009): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 7, No 1 (2009): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 6, No 2 (2008): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 6, No 1 (2008): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 5, No 2 (2007): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 5, No 1 (2007): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 4, No 2 (2006): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 4, No 1 (2006): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 3, No 2 (2005): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 3, No 1 (2005): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 2, No 2 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 2, No 1 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 2 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi More Issue