cover
Contact Name
Hadrian Erlanda
Contact Email
hadrian2011@live.com
Phone
-
Journal Mail Official
hadrian2011@live.com
Editorial Address
-
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
Human Care Journal
ISSN : 26855798     EISSN : 2528665X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Human Care akan menerbitkan artikel tentang, keperawatan, kesehatan masyarakat, kebidanan, fisioterapy, farmacologi dan analis kesehatan, ilmu kedokteran jurnal ini akan terbit 3 kali dalam satu tahun pada bulan Februari, Juni dan Oktober, jurnal Human Care diterbitkan oleh Stikes Fort De Kock bekerja sama dengan organisasi profesi kesehatan dan organisasi peneliti kesehatan Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 475 Documents
STRATEGI KOPING PERAWAT INSTALASI GAWAT DARURAT lisavina juwita
HUMAN CARE JOURNAL Vol 7, No 3 (2022): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v7i3.2080

Abstract

Prevalensi stres kerja pada tenaga kesehatan khususnya perawat bervariasi pada setiap negara di dunia. Stress kerja perawat dapat dijumpai pada Negara maju dan berkembang termasuk  Indonesia. Perawat diharapkan dapat beradaptasi dengan stressor yang ada. Penelitian ini berjuan untuk melihat strategi koping perawat dalam menjalankan tugasnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dengan desain kualitatif dengan teknik purposive sampling, dengan jumlah partisipan sebanyak 10 orang. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan catatan lapangan. Kemudian data dianalisis menggunakan metode collaizi. Hasil penelitian ini mengidentifikasi empat tema yang berkaitan dengan strategi koping perawat instalasi gawat darurat RSAM Bukittinggi. Tema-tema ini adalah: Melakukan aktivitas lain untuk mengalihkan stres kerja; Melakukan perbaikan kemampuan diri untuk mengurangai stress; dan Kemampuan individu dalam memilih strategi koping yang fokus masalah atau problem solving coping. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah melakukan berbagai teknik koping sebagai mekanisme koping perawat dalam menghadapi stres yang berfokus pada masalah dalam merespon terhadap setiap stimulus yang menekan pekerjaan. Disarankan hasil penelitian ini menambah dan memberi masukan strategi koping bagi pihak manajemen khususnya bidang keperawatan dalam mengembangkan dan merancang metode strategi pengelolaan stres dan memfasilitasi lingkungan kerja yang nyaman bagi perawat
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN DUKUNGAN BIDAN TERHADAP MENGKONSUMSI PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN PADA IBU HAMIL KEKURANGAN ENERGI KRONIK Nurul Amalina; Marhamah Marhamah; Indreswati Indreswati
HUMAN CARE JOURNAL Vol 7, No 3 (2022): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v7i3.1998

Abstract

Kekurangan energi kronik merupakan keadaan dimana status gizi ibu hamil berada dalam keadaan kurang baik. Data nasional KEK pada 2018 naik menjadi 17,3%. Di Sumatera Barat pada tahun 2018 KEK berjumlah 17%. Masih tingginya angka prevalensi ibu hamil kekurangan energi kronik mempengaruhi kehamilan. Sementara data di Pasaman Barat tahun 2018 ibu hamil KEK adalah 6,6%. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Dalam penelitian ini pengambilan sampel yang digunakan adalah proportional random dengan jumlah sampel 66 orang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari-Februari 2021 di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Pasaman Barat. Data dianalisis dengan cara analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil analisis univariat mengkonsumsi habis PMT (56,1%), pengetahuan rendah (53%), sikap negatif (53%), dan dukungan bidan (54,5%). Analisis bivariat diketahui ada hubungan pengetahuan (p:0,027 dan OR 3,259), tidak ada hubungan sikap (p:0,087) dan tidak ada hubungan bidan (p:1). Dapat disimpulkan ada hubungan antara pengetahuan dengan mengkonsumsi PMT pada ibu hamil KEK. Tidak ada hubungan sikap dan dukungan tenaga kesehatan dengan mengkonsumsi PMT pada ibu hamil KEK karena faktor lain yaitu faktor pendukung dan pendorong. Bagi Puskesmas Parit dan Sungai Aur diharapkan lebih meningkatkan penyuluhan kesehatan, khususnya tentang informasi PMT dan memberi motivasi agar ibu hamil menyadari betapa pentingnya PMTKekurangan energi kronik merupakan keadaan dimana status gizi ibu hamil berada dalam keadaan kurang baik. Data nasional KEK pada 2018 naik menjadi 17,3%. Di Sumatera Barat pada tahun 2018 KEK berjumlah 17%. Masih tingginya angka prevalensi ibu hamil kekurangan energi kronik mempengaruhi kehamilan. Sementara data di Pasaman Barat tahun 2018 ibu hamil KEK adalah 6,6%. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Dalam penelitian ini pengambilan sampel yang digunakan adalah proportional random dengan jumlah sampel 66 orang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari-Februari 2021 di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Pasaman Barat. Data dianalisis dengan cara analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil analisis univariat mengkonsumsi habis PMT (56,1%), pengetahuan rendah (53%), sikap negatif (53%), dan dukungan bidan (54,5%). Analisis bivariat diketahui ada hubungan pengetahuan (p:0,027 dan OR 3,259), tidak ada hubungan sikap (p:0,087) dan tidak ada hubungan bidan (p:1). Dapat disimpulkan ada hubungan antara pengetahuan dengan mengkonsumsi PMT pada ibu hamil KEK. Tidak ada hubungan sikap dan dukungan tenaga kesehatan dengan mengkonsumsi PMT pada ibu hamil KEK karena faktor lain yaitu faktor pendukung dan pendorong. Bagi Puskesmas Parit dan Sungai Aur diharapkan lebih meningkatkan penyuluhan kesehatan, khususnya tentang informasi PMT dan memberi motivasi agar ibu hamil menyadari betapa pentingnya PMT
PERSEPSI PASIEN TERHADAP MUTU PELAYANAN RAWAT JALAN DI RSUD SUNGAI DAREH KABUPATEN DHARMASRAYA TAHUN 2022 Sarti Novita
HUMAN CARE JOURNAL Vol 7, No 3 (2022): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v7i3.1697

Abstract

Latar Belakang: Hasil survey indeks kepuasan masyarakat (IKM) pada RSUD Sungai Dareh tahun 2021 adalah 76,61 (kategori BAIK). Namun komplen pasien terhadap rumah sakit sangat meningkat dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2020 terdapat 14 kasus dan  pada tahun 2021 menjadi 42 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Persepsi Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Rawat Jalan di RSUD Sungai Dareh Kabupaten Dharmasraya Tahun 2022.Metode: Menggunakan jenis mixed methods, kuantitaitf menggunakan pendekatan crossectional dan kualitatif menggunakan pendekatan Fenomenologi di lakukan pada bulan Maret 2022, populasi adalah pasien pelayanan rawat jalan pada RSUD Sungai Dareh  sebanyak 3287 orang dan sampel 160 orang dengan pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dan informan sebanyak  8 orang. Analisis data dengan Uji Chi Square dan uji regresi logistic. Analisa kualitatif dilakukan dengan proses triangulasi.Hasil: Hasil uji statistic Chi-Square Reliability (0,000), Responsiveness (0,000),  Assurance (0,000), Empathy (0,032), Tangibles (0,000), waktu tunggu (0,000) disimpulkan adanya hubungan Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy, Tangibles dan waktu tunggu terhadap kepuasan pasien rawat Pelayanan Rawat Jalan di RSUD Sungai Dareh Kabupaten Dharmasraya Tahun 2022. Hasil kualitatif Pelayanan rawat jalan sudah sesuai dengan kebijakan dari rumah sakit, Petugas kesehatan sudah cepat tanggap sesuai dengan pendidikan dan skill, semua petugas memahami aturan BPJS atau layanan kesehatan lain, Empathy pelayanan rawat jalan sudah dilaksanakan, Sarana prasarana pelayanan rawat jalan masih ada yang kurang seperti kamar mandi yang tidak memadai, tempat duduk pasien pada saat menunggu antrian juga kurang, pasien banyak menunggu karena masih ada status pasien yang belum diisi, dan memang terkendala dari MR yang kekurangan tenaga, dan Kebijakan rawat jalan sudah sesuai dengan SPM rawat jalan di RSUD Sungai Dareh, petugasnya juga harus kompeten.Kesimpulan: Didapatkan faktor yang paling dominan Terhadap Terhadap kepuasan pasien rawat Pelayanan Rawat Jalan di RSUD Sungai Dareh Kabupaten Dharmasraya Tahun 2022 yaitu assurance (p-value 0,000). Disarankan pada RSUD Sungai Dareh Kabupaten Dharmasraya agar dapat meningkatkan assurance dalam pelayanan kesehatan rawat jalan baik dari segi pelayanan kesehatan sehingga tidak membeda-bedakan pasien dengan assurance.Kata kunci      : Mutu Pelayanan Rawat Jalan, Waktu Tunggu, Kepuasan Pasien 
STATUS SOSIAL EKONOMI DAN KONSUMSI BUAH DAN SAYUR ANAK USIA 6-10 TAHUN DI TPA BABUL JANNAH NABIRE Herlina Herlina; Nur Susan Iriyanti Ibrahim; Elisabet Bre Boli
HUMAN CARE JOURNAL Vol 7, No 3 (2022): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v7i3.2006

Abstract

Kurang mengonsumsi buah dan sayur dapat menyebabkan tubuh kekurangan gizi dan timbulnya berbagai penyakit. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan tujuan mengetahui hubungan antara faktor sosial ekonomi dengan konsumsi buah dan sayur pada anak usia 6-10 tahun di TPA Babul Jannah Nabire.  Desain penelitian adalah cross sectional dengan teknik purposive sampling (n=44). Data dikumpulkan melalui wawancara dengan kuesioner terstruktur pada Mei-Juli 2021. Hasil uji Chi Square menunjukkan faktor pengetahuan gizi dan pendidikan orang tua berhubungan signifikan positif dengan konsumsi buah dan sayur pada anak usia 0-6 tahun dengan p-value masing-masing 0,05 dan 0,004. Pendapatan orang tua tidak berhubungan dengan konsumsi buah dan sayur anak usia 0-6 tahun (p-value=0,157). Peningkatan pengetahuan gizi orang tua dapat membantu tercapainya pemenuhan konsumsi buah dan sayur pada anak sesuai dengan anjuran.Kata kunci: Konsumsi, Sayur dan Buah, Anak, Sosial Ekonomi
PERBEDAAN METODE CERAMAH DAN VIDIO TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG SEKS PRANIKAH TAHUN 2021 Rahmi Sari Kasoema; Resty Noflidaputri; Visti Delvina; Nanda Nadila
HUMAN CARE JOURNAL Vol 7, No 3 (2022): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v7i3.2014

Abstract

WHO data (2017), 0.9% of adolescent girls and 3.6% of adolescent boys in developing countries had sexual intercourse. Based on KPAI data (2017), 62.7% of teenagers in Indonesia had sex outside of marriage. For this reason, it is necessary to provide health education about reproductive health among adolescents, especially about premarital sex. This study aimed to look at the Differences between Lecture and Video Methods Toward Adolescent Knowledge of Premarital Sex at SMPN 2 Koto Baru Dharmasraya in 2021.The type of this study was Quasy Experiment  with a two group pretest-posttest design which was conducted . It was conducted at SMPN 2 Koto Baru Dharmasraya from February to July 2021. The population was all teenage girls at the second grade. They were 120 people. By using purposive sampling technique, 10 people for the lecture method. and 10 people for the video method were chosen as the samples. The data were collected by questionnaire. Then, it was analyzed by univariate and bivariate analysis by using independent t-test statistical test.The results showed that the average knowledge of the students about premarital sex before was 7.20 and after being given health counseling the lecture method was 11.60. The average knowledge of the students about premarital sex before was 7.70 and after being given health counseling with the video method was 15.00. Then, there were differences in the knowledge of students before and after being given health counseling with the lecture method (p = 0.000) and before and after being given health counseling with the video method (p = 0.000). There was a difference in the knowledge of students after counseling between the lecture method and the video method about premarital sex (p = 0.001).In short, can be concluded that there were differences in the knowledge of students before and after being given health counseling with the lecture and video methods and there were differences in the lecture and video methods on students’ knowledge about premarital sex. It is hoped that the school will do the cooperation with local health workers in conducting health education. or socialization of adolescent reproductive health, especially the dangers of premarital sex in adolescents.
ANALISIS CAPAIAN INDIKATOR KOTA LAYAK ANAK KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2022 Gusti Haryati
HUMAN CARE JOURNAL Vol 7, No 3 (2022): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v7i3.2029

Abstract

Dalam rangka menuju Indonesia Layak Anak (IDOLA) Tahun 2030, pemerintah melalui Kementerian PPPA menyelenggarakan evaluasi KLA setiap tahunnya. Terdapat kelemahan-kelemahan Kota Bukittinggi dalam capaian indikator KLA pada tahun 2022 sehingga meraih peringkat nindya. Berdasarkan hal di atas penelitian ini bertujuan untuk menganalisis capaian indikator evaluasi KLA Bukittinggi tahun 2022.             Penelitian ini merupakan mix method study dengan desain penelitian sequential explanatory dengan sampel dan informannya adalah tim Gugus Tugas KLA Kota Bukittinggi. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis capaian indikator KLA Kota Bukittinggi yang terdiri dari substansi kelembagaan dan 5 (lima) Klaster Hak Anak. Pengumpulan data diperoleh dari data evaluasi mandiri KLA Kota dan  dengan melakukan wawancara mendalam pada informan, triangulasi dan telaah dokumen yang dilaksanakan pada Dinas P3APPKB Kota Bukittinggi pada bulan April s/d Agustus 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa capaian indikator KLA Kota Bukittinggi berdasarkan evaluasi mandiri adalah 985,5 (peringkat KLA). Hasil penelitian kualitatif menunjukan bahwa terdapat kelemahan-kelemahan dalam evaluasi mandiri. Hasil ini sejalan dengan hasil evaluasi KLA Kementrian PPA sebesar 702 (peringkat Nindya). Berdasarkan hasil analisa SWOT dapat diperoleh  faktor-faktor internal yang dimiliki Kota Bukittinggi adalah regulasi yang jelas, komitmen, sumberdana, sumberdaya manusia dan kemitraan serta keterlibatan forum anak. Begitu juga dengan faktor eksternalnya seperti amanat nasional dan internasional, era globalisasi, kemajuan iptek dan pandemi covid-19. Yang pada akhirnya didapat empat kelompok alternatif strategi KLA Kota Bukittiggi. Berdasarkan hasil penelitian, teori yang ada dan analisis SWOT KLA, Kota Bukittinggi mempunyai peluang besar untuk memperoleh peringkat KLA. Oleh karena itu penting diciptakan   rencana strategi Kota Bukittinggi wujudkan Kota Layak Anak tahun 2023.
TUGAS DAN PERAN TEKNISI KARDIOVASKULER DALAM TINDAKAN ABLASI DAN ELEKTROFISIOLOGI Dwisari Kurniarsi Hi. A. Saubas; Adita Shakila Riadi; Sidhi Laksono
HUMAN CARE JOURNAL Vol 7, No 3 (2022): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v7i3.1974

Abstract

Tindakan elektrofisiologi adalah tindakan invasive yang membutuhkan penempatan kateter ke dalam jantung.Tindakan ini dapat mendiagnosis irama jantung abnormal dan mengidentifikasi area jantung yang terpengaruh. Jika penyebab irama jantung abnormal ditemukan, terkadang dokter akan melakukan tindakan ablasi jantung. Ablasi jantung sering disebut juga dengan ablasi kateter, merupakan prosedur yang dilakukan untuk memperbaiki abnormalitas dari kelistrikan jantung dengan merusak sebagian kecil otot jantung yang bertujuan untuk memutus rangkaian listrik yang tidak normal. Tindakan elektrofisiologi dilakukan di ruangan cath lab dan membutuhkan tim khusus yang diantaranya terdiri dari physician, scrub nurse, teknisi kardiovaskuler serta teknisi radiologi. Peran teknisi kardiovaskuler pada tindakan elektrofisiologi yang dilakukan di cath lab adalah sebagai circulator dan monitor.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS AIR REBUSAN JAHE EMPRIT DAN MADU HUTAN PADA PENDERITA HIPERTENSI Helena Patricia; Emira Apriyeni; Dwi Christina Rahayuningrum
HUMAN CARE JOURNAL Vol 7, No 3 (2022): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v7i3.2199

Abstract

Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah dalam pembuluh arteri yang melebihi batasan normal. Tindakan untuk mengatasi hipertensi secara nonfarmakologi yaitu cara pemberian air rebusan jahe emprit dan madu hutan. Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas pemberian air rebusan jahe emprit dan madu hutan terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Jenis penelitian ini quasy eksperimental dengan desain penelitian pre test dan post test one group designt. Penelitian dilakukan  di wilayah Kerja Puskesmas Lolo Kabupaten Kerinci dengan jumlah sampel 16 orang melalui teknik purposive sampling. Analisis hasil penelitian dilakukan secara univariat dan bivariat dengan mengunakan uji t-test independen. Hasil penelitian terdapat pengaruh air rebusan jahe emprit terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi dengan p-value 0,000, dan terdapat pengaruh madu hutan terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi dengan p-value 0,000. Tidak terdapat perbedaan efektivitas antara pemberian air rebusan jahe emprit dan madu hutan terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi dengan nilai signifikan > 0,05. Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan antara efektivitas pemberian air rebusan jahe emprit dan madu hutan terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Saran, melalui kepala Puskesmas diharapkan kepada petugas kesehatan agar dapat memberikan pendidikan kesehatan terapi non farmakologi sebagai tindakan mandiri.
HUBUNGAN KONSUMSI GARAM BERYODIUM DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI KANAGARIAN BALINGKA KABUPATEN AGAM Pagdya Haninda Nusantri Rusdi; Kartika Maryona
HUMAN CARE JOURNAL Vol 7, No 3 (2022): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v7i3.2013

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan status gizi pada balita yang digambarkan sebagai bentuk kegagalan pertumbuhan akibat gizi buruk dan kesehatan selama periode prenatal dan postnatal. Stunting muncul sebagai akibat dari keadaan kekurangan gizi yang terakumulasi dalam waktu yang cukup lama sehingga akan lebih terlihat manifestnya secara fisik di usia 24 – 59 bulan. Salah satu faktor kejadian stunting yaitu kurangnya asupan garam beryodium. Salah satu upaya untuk mencegah kekurangan asupan yodium sangat penting untuk mengkonsumsi garam beryodium. Garam beryodium adalah garam yang diperkaya dengan yodium yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan kecerdasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi garam beryodium dengan kejadian stunting pada balita di Kanagarian Balingka Kabupaten Agam. Desain penelitian ini adalah kuantitatif analitik observasional, dengan desain Penelitian cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu balita di Puskesmas IV Koto Kabupaten Agam. Pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling sebanyak 84 orang. Hasil analisis bivariate diperoleh p-value = 0,828 yang menunjukan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara konsumsi garam beryodium dengan kejadian stunting balita, Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan dan konsumsi garam beryodium tidak ada hubungannya dengan kejadian stunting pada balita.
ANALISIS DETERMINAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI DI PUSKESMAS RAWANG DAN PUSKESMAS KOTO LOLO KOTA SUNGAI PENUH TAHUN 2021 sriayu nopiarti
HUMAN CARE JOURNAL Vol 7, No 3 (2022): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v7i3.1366

Abstract

Latar Belakang : Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pada tahun 2018 ada sekitar 20 juta anak di dunia yang tidak mendapatkan imunisasi lengkap. Salah Satu Indikator keberhasilan Program imunisasi dasar lengkap adalah tercapainya Imunisasi dasar lengkap (IDL) di Indonesia mencapai 86,8% dan perlu ditingkatkan hingga mencapai target 93%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Analisis Determinan Faktor Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi Di Puskesmas Rawang  Dan Puskesmas Koto Lolo Kota Sungai Penuh Tahun 2021.Metode Penelitian menggunakan jenis mixed methods, kuantitaitf menggunakan pendekatan crossectional dan kualitatif menggunakan pendekatan Fenomenologi di lakukan pada bulan Meit-Juli 2021, sampel 300 orang yaitu bayi di Puskesmas Rawang Dan Puskesmas Koto Lolo Tahun 2021 dan informan sebanyak  8 orang. Analisis data dengan Uji Chi Square dan uji regresi logistik ini adalah untuk memperoleh dan mendapatkan deskripsi, analisis, interprestasi serta faktor yang paling berpengaruh terhadap Faktor Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi Di Puskesmas Rawang  Dan Puskesmas Koto Lolo Kota Sungai Penuh Tahun 2021.Hasil Penelitian Hasil uji statistik Chi-Square pada pengetahuan (0,000), sikap (0,000), pendidikan 0,020), jarak pelayanan kesehatan (0,000), peran tenaga kesehatan (0,000), pendapatan (0,488), dan pekerjaan orang tua (0,205) maka dapat disimpulkan adanya hubungan pengetahuan, sikap, pendidikan, jarak pelayanan kesehatan, peran tenaga kesehatan dengan Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi Di Puskesmas Rawang  Dan Puskesmas Koto Lolo Kota Sungai Penuh Tahun 2021.Kesimpulan Didapatkan faktor yang paling dominan pengaruhnya terhadap Imunisasi Dasar Lengkap  pada bayi adalah sikap  (p-value 0,000). Input pada penelitian ini sudah tercapai, proses pada penelitian ini sudah berjalan dengan baik hanya saja pada pencatatan dan pelaporan belum terlalu mendetail dan begitu juga dengan pemantauan pendistribusian vaksin ke puskesmas belum terlalu ketat, Dan output pada penelitian ini sudah mencapai target, hanya saja saja ibu yang memiliki anak balita masih ada yang tidak mau anak nya dilakukan imunisasi dasar. Disarankan pada Puskesmas dapat meningkatkan informasi dalam menyusun kebijakan dan strategi program kesehatan terutama yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan masyarakat khusus nya program Imunisasi Dasar Lengkap pada bayi dimasa yang akan datang dan model penerapan dengan pendekatan multi strategi seperti pembuatan kantong persalinan, pembuatan group whatsapp, sertifikat imunisasi. Kata Kunci    : Imunisasi Dasar Lengkap, Pengetahuan, Sikap, Pendidikan, Jarak Pelayanan Kesehatan, Peran Tenaga Kesehatan, Pendapatan, Pekerjaan