cover
Contact Name
Didiharyono
Contact Email
muh.didih@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
muh.didih@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 26226332     EISSN : 26226340     DOI : -
Core Subject : Education,
To Maega | Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal ilmiah multidisiplin yang diterbitkan oleh LPPM Universitas Andi Djemma. Jurnal ini adalah jurnal nasional yang mencakup banyak masalah umum atau masalah yang terkait dengan pengabdian kepada masyarakat. Tujuan dari publikasi ini adalah untuk menyebarkan pemikiran konseptual dan ide-ide yang telah dicapai di bidang layanan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 279 Documents
Program Vaksinasi Metode Drive Thru Sebagai Upaya Dinkes Sleman Yogyakarta Mencegah Penyebaran COVID-19 Siti Fadlilah; Muflih Muflih; Cornelia Dede Yoshima Nekada; Nazwar Hamdani Rahil; Adi Sucipto
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v5i3.1217

Abstract

Dinas kesehatan Kabupaten Sleman melakukan beberapa program vaksinasi. Salah satu program dilaksanakan di Kawasan Candi Prambanan dengan peserta pelaku kegiatan wisata dan transortasi umum. Dinas Kesehatan melibatkan organisasi profesi kesehatan untuk berpartisipasi. Penulis mewakili DPK PPNI Universitas Respati Yogyakarta. Vaksinasi dilaksanakan dengan metode drive thru. Vaksinasi dilaksanakan beberapa hari, setiap peserta mendapat vaksin 2 tahap. Setiap hari vaksinasi dilakukan sebanyak 2 sesi, pagi dan siang. Vaksinasi menggunakan empat meja yaitu satu pendaftaran dan administrasi, dua screening kesehatan, tiga pemberian vaksin, dan empat observasi paska vaksinasi. Penulis bertugas di meja 2 yaitu anamnesa dan validasi kesehatan sesuai format, pemeriksaan suhu, dan tekanan darah. Vaksin adalah Sinovac. Jumlah peserta vaksinasi tahap satu dan dua yaitu 612 dan 607 peserta. Metode vaksinasi drive thru mempunyai kelebihan, peserta lebih nyaman dikarenakan proses cepat tanpa turun dari kendaraan. Kelemahannya bagi tenaga kesehatan membutuhkan tenaga lebih dikarenakan harus berpindah mendekati peserta satu per satu setiap kedatangan.
Workshop Dalam Upaya Mewujudkan Pesantren Sehat di Pondok Pesantren Adduriyah Nyantren Pamekasan Madura Akas Yekti Pulih Asih; budhi Setianto
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v5i3.1174

Abstract

Kehidupan dari pesantren merupakan kehidupan yang menyenangkan, beberapa dari anak berkumpul menjadi satu sebagai satu kesatuan keluarga saling bersama menuntut ilmu. Keragaman peserta didik kerap kali membuat tidak patuhnya terhadap aturan pondok yang telah ditetapkan. Kurang menjaga kebersihan dan kurang disiplin dalam melakukan kegiatan sehari-hari sehingga pondok pesantren terkesan kumuh dan kotor sehingga dapat meneyebabkan beberapa penyakit. Tujuan dari pengabdian masyarakit ini adalah untuk memberikan paparan pengetahuan terkait dalam upaya mewujudkan pesantren sehat dengan jalan membuat video edukasi terkait pesantren sehat diharapkan dari workshop ini dapat membuat pengetahuan terkait pesantren sehat. Pelatihan dalam bentuk workshop yang dikemas secara sederhana dengan media pembelajaran video yang disebarkan kepada seluruh para santri dapat meningkatkan pengetahuan para santri naik sebesar 13 %, di harapkan melalui edukasi yang dilakukan dapat mewujudkan pondok pesantren yang sehat dan bersih.
Optimalisasi Edukasi Informasi Geohidrometeorologi Untuk Masyarakat Perkotaan (Studi Kasus: Kelurahan Jurang Mangu Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten) Giarno Giarno; Agung Hari Saputra; Agustina Rachmawardani
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v5i3.1294

Abstract

Indonesia merupakan daerah rawan terhadap bencana hidrometeorologi, gempa bumi dan tsunami. Sebagai bagian dari Wilayah Indonesia, Kelurahan Jurang Mangu Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Propinsi Banten merupakan tempat yang rawan banjir, terutama dengan perkembangan pemukiman yang sangat pesat sehingga merubah penggunaan lahan. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebagai lembaga yang berupaya menyediakan informasi peringatan dini sebelum kejadian bencana geo-hidrometeorologi. Namun demikian masih terdapat gab antara informasi yang disediakan, dengan akses dan pemahaman yang ada di masyarakat. Berdasarkan missing link tersebut, maka perlu adanya suatu upaya untuk memberikan pemahaman lebih baik lagi. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan optimalisasi informasi peringatan dini ini terutama di daerah perkotaan. Untuk menggali pemahaman masyarakat dilakukan melalui edukasi secara offline maupun online mengikuti perkembangan masyarakat perkotaaan yang terbiasa menggunakan sarana tersebut. Berdasarkan hasil survey menunjukkan pengetahuan masyarakat akan lembaga yang menangani bencana masih sangat kurang, dimana BMKG dan Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (STMKG) berturut-turut 49% dan 39%. Ketidaktahuan akan kedua lembaga ini sebanding dengan disinformasi terhadap istilah-istilah geohidrometeorologi terlihat dari jawaban responden pada pertanyaan-pertanyaan kejadian tornado, tsunami, gelombang panas, perubahan iklim, fenomena cuaca dingin, cuaca panas,  dan hubungan virus covid dengan cuaca panas yang dipahami kurang tepat.
Edukasi Mahasiswa untuk Meningkatkan Keterampilan dalam Penulisan Karya Ilmiah dengan Menggunakan Mendeley Sudjatmiko Sudjatmiko; Dewi Izzatus Tsamroh; Abdurrabi Abdurrabi; Muhammad Ilham Abednego Elsa C.
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v5i3.1199

Abstract

Munculnya pandemi Covid-19 sejak awal tahun 2020, menyebabkan berbagai perubahan dan penyesuaian pada berbagai bidang. Salah satunya adalah pada bidang pendidikan, yang menyebabkan perubahan kegiatan belajar dan mengajar baik di pendidikan dasar hingga di perguruan tinggi. Kegiatan belajar dan mengajar dilaksanakan secara daring. Perubahan kegiatan pembelajaran dari luring menjadi daring menyebabkan berbagai kendala, salah satunya yang dialami oleh mahasiswa tingkat akhir di Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Ilmu Eksakta, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar yang merasa kesulitan dalam penyusunan karya ilmiah. Kesulitan yang dihadapi oleh mahasiswa tingkat akhir juga disebabkan karena intensitas pertemuan dengan dosen pembimbing yang kurang, sehingga banyak ditemui tindak plagiasi. Tindak plagiasi ini dapat dikurangi atau dihindari dengan memanfaatkan reference tool. Berdasarkan observasi awal, diketahui bahwa mahasiswa belum mengenal dan menggunakan reference tool dalam penyusunan karya ilmiah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan secara daring dengan memanfaatkan media Zoom Meeting yang diikuti oleh 50 mahasiswa tingkat akhir di Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Ilmu Eksakta, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam penulisan karya ilmiah dengan memanfaatkan reference tool Mendeley. Hasil kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan keterampilan mahasiswa dalam penggunaan Mendeley untuk menyusun karya ilmiah. Dengan demikian, diharapkan angka plagiasi dalam penulisan karya ilmiah dapat berkurang.
Usaha Peningkatan Penjualan UMKM Pisau Tradisional Di Desa Tonja Melalui Pendampingan Pemasaran Online Diah Yonita Bella; Kadek Devi Kalfika Anggria Wardani; Dewa Ayu Putu Adhiya Garini Putri
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v5i3.1093

Abstract

Desa Tonja merupakan desa yang terkenal dengan pengrajin pandai besi. Terjadinya wabah pandemi covid-19 dan kurangnya edukasi dalam penggunaan media sosial di Desa Tonja sebagai sarana untuk mempromosikan produk menyebabkan terjadinya penurunan penjualan produk di desa ini. Pengabdian ini berfokus pada media instagram sebagai sarana untuk penjualan produk pisau tradisional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan penjualan produk pisau tradisional melalui kegiatan pemasaran online di Desa Tonja. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah wawancara dan observasi. Penurunan hasil penjualan menyebabkan desa mitra tidak dapat menjalankan usahanya seperti dahulu. Melalui serangkaian kegiatan pengabdian yang dilakukan secara terencana terjadi  peningkatan penjualan produk pisau tradisional dan pengetahuan pengelola UMKM dalam menerapkan pemasaran secara online serta pembuatan konten produk pisau tradisional yang menarik. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan melalui pengabdian kepada masyarakat ini dapat membantu untuk memanfaatkan media sosial yang ada dan dapat menjadi peningkatan pada penjualan produk pisau tradisional.
Pendampingan Mengahafal dan Memahami Al-Qur’an Menggunakan Metode Gerakan Isyarat ACQ (Aku Cinta al-Qur’an) Rukman Ar Said; Teguh Arafah Julianto; Abd Rahman; Mirwa Mirwa
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v5i3.1222

Abstract

AbstrakAl-Qur’an sebagai pedoman umat islam menjadi hal yang penting bagi kehidupan mereka, seiring dengan inovasi dan kreatifitas anak bangsa maka proses belajar dan mendalami al-Qur’an semakin menarik dan memudahkan, sehingga perlu untuk menerapkan suatu metode pada kalangan tertentu dalam pengabdian masyarakat yang dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat kelurahan Sumarambu yang dikenal sebagai kampung muallaf. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan berinteraksi langsung dan belajar bersama masyarakat setempat. Tujuan dari penelitian ini adalah diharapkan  melalui metode gerakan isyarat ACQ ( Aku Cinta al-Qur’an ) mampu meningkatkan hafalan al-Qur’an santri TPA kampung Mualaf kelurahan Sumarambu, menghadirkan inovasi bagi pengajar TPA dan dan mengatasai kejenuhan dalam proses pembelajaran al-Qur’an. Adapun subjek penelitian ini adalah tenaga pengajar dan santri TPA kampung Mualaf kelurahan Sumarambu kota Palopo. Hasil penelitian pengabdian ini menunjukkan bahwa pendampingan motode gerakan Isyarat ACQ santri TPA kampung mualaf mampu meningkatkan hafalan santri, mengatasi kejenuhan pengajaran al-Qur’an dan meningkatkan prestasi keagamaan khususnya kalangan anak anak santri TPA.  Kata Kunci: ACQ, Kampung Muallaf, Pendampingan, Pengabdian. AbstractThe Qur'an as a guide for Muslims is important for their lives, along with the innovation and creativity of the nation's children, the process of learning and studying the Qur'an is getting more interesting and easier, so it is necessary to apply a method to certain circles of service. community based on the needs of the people of the Sumarambu village, which is known as the village of converts. This research is a type of qualitative research by directly interacting and learning with the local community. The purpose of this study is that it is hoped that through the ACQ (I love the Qur'an) gesture method, it is able to improve the memorization of the Qur'an by the students of the TPA Mualaf village, Sumarambu sub-district, bring innovation to TPA teachers and overcome boredom in the Qur'an learning process. 'an. The subjects of this study were the teaching staff and students of the TPA Mualaf village, Sumarambu village, Palopo city. The results of this service research show that the assistance of the ACQ Signals movement method for TPA students in the converts' village is able to improve student memorization, overcome the boredom of teaching the Koran and improve religious achievement, especially among TPA students. Keywords: ACQ, Muallaf Village, Mentoring, Devotion.
Meningkatkan Kreativitas Guru dalam Inovasi Pembelajaran Berbasis HOTS untuk Mengembangkan Berpikir Ktitis dan Kreatif Siswa Ribut Wahyu Eriyanti; Yus Mochamad Cholily; Masduki Masduki
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v5i3.1176

Abstract

Abad 21 ditandai dengan perubahan yang sangat cepat akibat teknologi digital, termasuk bidang pendidikan. Guru harus berinovasi agar dapat menciptakan kondisi yang mendorong siswa berkembang daya pikir kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif. Guru SMP Muhammadiyah 8 Kota Batu perlu dikembangkan kreativitasnya agar dapat mengembangkan daya kritis dan kreatif siswa. Tujuan kegiatan ini melatih dan mendampingi guru mengembangkan kreativitasnya dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran HOTS untuk mengembangkan daya kritis dan kreatif siswa. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode pendampingan dan pelatihan model pembelajaran inovatif berbasis HOTS melalui lesson study for learning community bagi guru Matematika, Bahasa Indonesia, dan IPA. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan pembelajaran inovatif berbasis HOTS melalui pendampingan lesson study kolaboratif (Lesson Study for Learning Community) guru-guru lebih kreatif dalam merancang, melaksanakan pembelajaran, dan evaluasi secara HOTS. Guru kreatif memilih permasalahan untuk mengembangkan kemampuan siswa mengidentifikasi masalah dalam belajar; merancang langkah-langkah pembelajaran yang dapat membimbing siswa berpikir kritis dan kreatif;  memilih dan merancang bahan ajar, mengembangkan, dan memanfaatkan media pembelajaran;  dan menyusun instrument penilaian pembelajaran untuk memandu siswa belajar dan berpikir tingkat tinggi. Di samping itu, guru menjadi lebih terbuka dengan sesama kolega dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran, bahkan dalam merefleksi pembelajaran.
Pemahaman Gender Sebagai Stategi Pencegahan LGBT di Lingkungan Pondok Pesantren Sulastri Sulastri; Enita Dewi; Dian Hudiyawati; Setiyo Purwanto; Wachidah Yuniartika
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v5i3.1204

Abstract

Institusi Pendidikan yang tidak lepas dengan keberadaan isu homoseksual adalah pondok pesantren. Orangtua, pengelola dan ustadz-ustadzah wajib mengetahui perkembangan santriwan dan santriwatinya yang memasuki fase remaja. Masa remaja adalah fase peralihan menuju masa dewasa yang sangat membutuhkan perhatian. Kondisi yang demikian dapat menyebabkan berbagai masalah tentang reproduksi remaja diantaranya melakukan tindakan yang termasuk kedalam Lesbian, Gay, Biseksual dan Trangender (LGBT). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman gender pada remaja (santri) sebagai strategi dalam pencegahan LGBT. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pendidikan kesehatan, forum group discussion, pendampingan dan evaluasi program. Hasil pangabdian didapatkan peningkatan pengetahuan dan pemahaman pengelola, ustadz-ustadzah, orang tua, dan santri dalam pencegahan terjadinya masalah LGBT di Wisma Asuhan Yatim Nurul Huda. Kejadian LGBT di lingkungan pondok pesantren dapat dilakukan berbagai pencegahan diantaranya melalui peningkatan pengetahuan gender pada masa remaja, agar para remaja dapat memahami siapa dirinya dan bagaimana harus berperilaku, selain itu kegiatan pemasangan poster tentang kesehatan reproduksi dan pencegahan LGBT di sekolah-sekolah pada kegiatan pengabdian selanjutnya.
Pendampingan Masyarakat Miskin Untuk Mendapatkan Bantuan Hukum Di Kota Palopo Hardianto Hardianto; Lisa Aditya Dwiwansyah Musa; Imran Lewa
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v5i3.1118

Abstract

Pemerintah Indonesia memberikan layanan bantuan hukum secara cuma-cuma untuk masyarakat miskin. Akan tetapi masih banyak masyarakat miskin yang tidak mengetahuinya. Program pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab kurangnya pengetahuan masyarakat miskin mengenai hukum yang berlaku di Indonesia, dan memberikan pendampingan yang sesuai diberikan kepada masyarakat miskin untuk mendapatkan bantuan hukum. Metode pengabdian yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode PAR (Participatory Action Research), dengan 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi yang dilaksanakan hanya 1 siklus. Kegiatan pendampingan dilaksanakan pada bulan Juli–Agustus 2021. Hasil pengabdian diperoleh Penyebab kurangnya pengetahuan masyarakat miskin mengenai hukum yang berlaku di Indonesia yaitu rendahnya kesadaran masyarakat untuk mempelajari hukum, tidak ada sosialisasi yang didapatkan mengenai hukum, dan masyarakat cenderung memilih mencari nafkah dibanding berurusan dengan hukum. Pendampingan yang sesuai diberikan kepada masyarakat miskin untuk mendapatkan bantuan hukum yaitu dalam bentuk sosialisasi, terutama sosialisasi mengenai keberadaan posbakum agar masyarakat tidak takut Ketika berhadapan dengan hukum. Kegiatan pengabdian dalam bentuk sosialisasi yang dilakukan merupakan salah satu bentuk untuk memberikan informasi ke masyarakat miskin mengenai hukum dan tentunya masih banyak cara lain yang dapat dilakukan.
Mewujudkan Rumah Sehat Melalui Penyuluhan Kesehatan Lingkungan Membentuk Masyarakat Sehat Jiwa Dan Raga Riska Prasetiawati; Fatimah Nasution; Novriyanti Lubis
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v5i3.1223

Abstract

Kehidupan ditunjang oleh beberapa faktor salah satunya papan, yang dapat diartikan memiliki hunian atau tepatnya rumah sehat.  Rumah dikategorikan sebagai rumah sehat jika telah memiliki kriteria yang telah ditentukan oleh peraturan pemerintah baik itu ditinjau dari bangunan fisik rumah meliputi kondisi ventilasi, lantai, pintu, dan lain sebagainya. Dari segi sanitasi dasar rumah dilihat dari adanya jamban atau toilet dan pembuangan sampah. Serta dari segi prilaku warga dalam mewujudkan rumah sehat. Kegiatan dan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan oleh tim dosen Farmasi Universitas Garut dan diselenggarakan di desa Tanobato dan desa Pasar Lama melalui sosialisasi secara langsung dan survei kategori rumah sehat secara door to door dan sampel rumah diambil secara acak.  Hasil penyuluhan dan survei menunjukkan sebanyak 84 rumah warga termasuk kategori rumah yang layak dari segi kondisi fisik, sejumlah 74 rumah berdasarkan sanitasi dasar termasuk kriteria rumah sehat, serta sebesar 84 warga mempunyai prilaku untuk memujudkan rumah sehat. Kegiatan juga disi dengan dilaksanakannya pre test dan post untuk melihat sejauh mana peningkatan pengetahuan warga mengenai definisai dan ciri-ciri rumah sehat, hasilnya ada peningkatan walaupun tidak signifikan.