cover
Contact Name
Erik Irham Lutfi
Contact Email
erik.irham@unik-kediri.ac.id
Phone
+6285745942526
Journal Mail Official
lp3m@unik-kediri.ac.id
Editorial Address
Jl. Selomangkleng no.1 Kota Kediri Gedung i lantai 3 ruang 3
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
JAIM (Jurnal Abdi Masyarakat)
Published by Universitas Kadiri
ISSN : 25794493     EISSN : 27749991     DOI : http://dx.doi.org/10.30737/jaim.v4i1
Jaim merupakan jurnal abdi masyarakat yang diterbitkan oleh LP3M Universitas Kadiri, yang bertujuan sebagai sarana publikasi dalam memberikan informasi hasil kegiatan pengabdian masyarakat di bidang ekonomi, sosial politik, teknik, hukum, pertanian, dan kesehatan dalam memberdayakan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 330 Documents
INOVASI PESTISIDA NABATI UNTUK PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN DI DESA RANTAU PANJANG KABUPATEN ACEH TAMIANG Yenni Marnita; Muhammad Rizqi Zati; Dyah Ayu Ardiyanti
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat November 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v6i1.3044

Abstract

ABSTRAK Konsep pertanian ramah lingkungan adalah konsep pertanian yang mengedepankan keamanan seluruh komponen yang ada pada lingkungan ekosistem serta dapat dilaksanakan dengan menggunakan bahan yang relatif murah dan peralatan yang relatif sederhana tanpa meninggalkan dampak yang negatif bagi lingkungan. Di Indonesia Keanekaragaman jenis tanaman yang berpotensi sebagai bahan pestisida nabati sangat tinggi, namun sampai saat ini pemanfaatannya sebagai bahan untuk mengendalikan hama belum optimal karena minimnya sosialisasi pemanfaatan pestisida nabati dalam pengendalian hama dan penyakit kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian merupakan kegiatan melatih petani untuk dapat membuat pestisida nabati, mitra kegiatan adalah kelompok tani Tunas Harapan yang berada di Desa Rantau Panjang, Aceh Tamiang. Dalam pelatihan tim PKM menggunakan daun pepaya dan daun mimba yang diolah dengan sederhana menjadi pestisida nabati. Metode kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam bentuk : (1) Diskusi dan tanya jawab, (2) Praktik pembuatan pestisida nabati dengan melibatkan peserta secara aktif, (3) Aplikasi pemberian pestisida kepada tumbuhan (4) Pemberian sarana dalam pengaplikasian pembuatan pestisida nabati. Tujuan kegiatan ini adalah petani sebagai mitra mampu membuat pestisida nabati sebagai alternatif pengganti pestisida sintetis untuk membasmi hama. Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi, lima dari dua puluh petani yang konsisten mempraktikkan pembuatan pestisida nabati dari daun papaya dan mimba, sedangkan sisanya masih mengandalkan pestisida sintetis.   Kata kunci : Inovasi, Pestisida, Hama, Penyakit tanaman
PENDAMPINGAN IBU BALITA DENGAN IMPLEMENTASI DETEKSI STUNTING Eny Sendra; Ririn Indriani
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat November 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v6i1.3704

Abstract

ABSTRAKStunting menurut WHO adalah gangguan tumbuh kembang yang dialami anak akibat gizi buruk, infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tidak memadai. Kurang gizi kronis  ditandai dengan tubuh pendek pada anak BALITA, terdapat juga faktor lingkungan yang berperan dalam menyebabkan perawakan pendek antara lain status gizi ibu, pola pemberian makan kepada anak, kebersihan lingkungan, dan angka kejadian infeksi pada anak. Selain disebabkan oleh lingkungan, stunting dapat disebabkan oleh faktor genetik dan hormonal.  Menurut Kemenkes, terdapat balita stunting 27,7 persen pada tahun 2019 dan menurun menjadi 24,4 persen pada tahun 2021. Salah satu tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah menunjang 10 kegiatan pemerintah dalam rangka menurunkan stunting. Berdasarkan data stunting di wilayah kerja Puskesmas Sukorame, tim mendapatkan 5 anak BALITA stunting    tim pengabdian pada masyarakat Poltekkes Kemenkes Kampus IV Kediri, memberikan pendampingan kepada ibu yang memiliki BALITA stunting dengan implementasi deteksi stunting. Kegiatan pendampingan ibu balita diawali dengan antropometri terhadap anak BALITA dengan hasil wasted dan stunted. Kegiatan berikutnya adalah penyuluhan dan mempraktikkan pijat anti stunting kepada anak BALITA. Pijat anti stunting dilakukan minimal 3 kali sehari dalam waktu 5-10 menit secara rutin. Setelah 1 minggu didapatkan hasil dari 5 balita yang dilakukan pijat hanya 1 balita (20%) yang memberikan dampak lebih tenang dan bugar. Sedangkan 4 balita (80%) belum memberikan dampak yang signifikan.  Pada akhir kegiatan penabdian pada  masyarakat , ibu balita tetap diberikan motivasi untuk melanjutkan melakukan stimulasi pertumbuhan dan perkembangan, pijat anti stunting, memberikan nutrisi cukup, menerapkan pola asuh yang sesuai dan mengikuti kegiatan di posyandu secara rutin.  
IMPLEMENTASI ALAT PENCUCI TANGAN TANPA KONTAK OTOMATIS DI BALAI DESA KARANG AGUNG KECAMATAN GLAGAH KABUPATEN LAMONGAN Ellys Kumala Pramartaningthyas; Mohamad Hariyadi; Nur Afiyat; Siti Ma’shumah
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat November 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v6i1.3327

Abstract

Dalam upaya antisipasi penyebaran covid 19 , saat ini protokol kesehatan menjadi suatu hal yang wajib dan kebutuhan yang harus dilaksanakan oleh anggota masyarakat. Mencuci tangan sebagai salah satu bagian dari protocol kesehatan Covid 19 menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat.  Hal menyebabkan kebutuhan sistem wastafel tempat mencuci tangan menjadi hal pokok untuk disediakan di tempat-tempat umum.  Hal ini akan jauh lebih baik apabila tempat cuci tangan yang disediakan merupakan tempat mencuci tangan yang berbasis tanpa kontak sentuhan serta berjalan dengan otomatis untuk mengurai penyebaran virus yang tertempel pada tempat mencuci tangan.  Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini memiliki tujuan untuk  melaksanakan fabrikasi sistem  alat cuci tangan yang mampu  berjalan secara otomatis di Desa Karang Agung Glagah abupaten Lamongan . Melalui pembuatan alat ini, menjadi bentuk tindakan pencegahan dalam penularan virus Covid 19  melalui interaksi tangan. Disamping itu, dengan melakukan cuci tangan sesering mungkin,  kita dapat menumbuhkan kesadaran diri akan kebersihan tangan serta pola hidup sehat.  
PENDAMPINGAN SISWA OLEH KADER “GEMPI KESPRO” GENERASI MUDA PEDULI KESEHATAN REPRODUKSI DI SMPIT BINA INSANI KOTA KEDIRI Erna Rahma Yani; Koekoeh Hardjito; Suwoyo Suwoyo
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat November 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v6i1.3193

Abstract

Reproductive health issues are always an interesting topic of discussion among youth groups, including junior high school students. This community service activities aims to realize SMPIT Bina Insani Kediri as a school with a "gempi kespro" perspective, namely a school that has concern for reproductive health. Activities have started in 2021 with the formation of the Gempi Kespro Cadre and continued with training involving 35 students. This year (2022) is the 2nd year of implementing community service activities with the target of student mentoring activities by the Gempi Kespro Cadre to provide information and education on adolescent reproductive health issues under the supervision of the Gempi Kespro Advisor. Each cadre is given the opportunity to accompany 1 student by using the module, pocket book and Gempi Kespro comic, as a medium of information and education. From the activities carried out, it can be seen that there was an increase in participants' knowledge about adolescent reproductive health, including: reproductive organ anatomy, physiology, puberty and adolescent reproductive health problems. From the evaluation results, it was also found that 91.43% of cadres and 85.71% of participants stated that they were satisfied and benefited from participating in this activity. The majority of participants stated that the benefits obtained were in the form of: information about reproductive health (92.86%), the ability to communicate with friends (97.14%), having an interest in the world of health (74.29%). This activity is expected to be continued in the 3rd year with the target of strengthening school infrastructure with the concept of Gempi Kespro.Keywords: students, cadres, mentoring, reproductive health
UPAYA PENINGKATAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA SANTRI PUTRI PONDOK PESANTREN EL-FAWS MELALUI INTEGRASI MATEMATIKA DAN AL-QUR’AN PADA ERA PANDEMI COVID-19 Titin Widya Risni; Hendy Hendy; Sigit Winarto
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat November 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v6i1.3407

Abstract

Dunia dihebohkan dengan tersebarnya pandemi Covid-19 yang menyebar keseluruh dunia termasuk Indonesia. Hal ini berdampak besar ke berbagai dimensi kehidupan.Bukan hanya aspek kesehatan namun juga masuk ke sendi kehidupan pendidikan dan lembaga keagamaan di tengah masyarakat. Imbasnya sangat dirasakan banyak kalangan salah satunya pondok pesantren. Pondok pesantren yang merupakan pendidikan tradisional karena mempunyai kekhasan tersendiri dalam sistem pendidikannya. Harus bisa mengatur dan mengelola dengan baik lembaganya, sebagai upaya pemeliharaan pesantren agar tetap survive di tengah masa pandemi. Pondok pesantren El-Fawz Pagu Kabupaten Kediri memiliki misi kedepan untuk ikut serta membangun generasi muda Islam yang memegang teguh Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, termasuk pentingnya Sains dan Matematika dalam Islam dapat terlihat jelas dari fakta bahwa ilmu matematika digunakan dalam amalan-amalan dalam Islam. Di mana pesantren ini mencetak generasi hafidz hafidzah. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat Fakultas Teknik Universitas Kadiri telah berhasil memberikan wawasan dan pemahaman  yang baik mengenai Integrasi Matematika dan Al-Qur’an,praktik  pembuktian pentingnya Integrasi matematika dalam Al-Qur’an,serta berbagai contoh hitungan dalam Al Qur’an. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini para santri termotivasi untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi, dan tidak menutup kemungkinan untuk melanjutkan pendidikan ke bidang sains dan teknologi maupun teknik. 
PENDAMPINGAN DIGITAL MARKETING DAN LEGALITAS USAHA UNTUK MENINGKATKAN KUANTITAS PENJUALAN UMKM Joko Hadi Susilo; Ayu Eliana; Eka Yuliana Putri; Adelia Putri Fauziah
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat November 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v6i1.3331

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan penjualan produk UMKM melalui pendampingan digital marketing dan dan pendampingan pada aspek legalitas usaha. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah PAR (Participatory Action Research), PAR memiliki tiga kata yang selalu berhubungan satu sama lain yaitu partisipasi, riset, dan aksi. Semua riset harus di implementasikan dalam aksi. Riset berbasis PAR di rancang untuk mengkaji sesuatu dalam rangka merubah dan melakukan perbaikan terhadapnya. Hasil pendampingan kegiatan ini menyimpulkan bahwa pendampingan pada aspek digital marketing dilakukan desgin logo dan packaging serta mengarahkan pelaku usaha untuk bergabung pada komunitas UMKM. Pendampingan pada aspek legalitas usaha dilakukan dengan memberikan fasilitiasi dan pengarahan mengenai persyaratan dalam mengurus legalitas usaha yang harus dimiliki oleh pelaku usaha. Pendampingan ini memberikan manfaat untuk meningkatkan kualitas produk dan kuantitas penjualan produk UMKM Kripik Sakkom.
Edukasi Bantuan Hidup Dasar Pada Masyarakat Awam di Kota Kediri erik irham lutfi
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat November 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v6i1.4402

Abstract

Bantuan Hidup Dasar merupakan tindakan darurat untuk membebaskan jalan napas,mambantu pernapasan dan mempertahankan sirkulasi darah tanpa menggunakan alat bantu.Tujuannya adalah untuk memperoleh oksigenisasi darurat secara efektif ada organ vitalseperti otak dan jantung melalui ventilasi buatan dan sirkulasi buatan sampai paru danjantung dapat memenuhi kebutuhan oksigen tubuhnya sendiri secara normal. Agarmasyarakat semakin mandiri dalam bidang kesehatan khususnya dalam menghadapikegawatdaruratan dan bencana, maka perlu ditingkatkan pengetahuan dan kemampuannyamelalui suatu bentuk pelatihan berupa pelatihan Bantuan Hidup Dasar Bagi MasayrakatAwam agar dapat diperoleh sumber daya manusia yang profesional dan terampil sehinggamasyarakat dapat mengenall serta melakukan tindakan pertolongan bagi korban bencana,sakit maupun kecelakaan melalui pemberian Bantuan Hidup Dasar dengan baik dan benar.Oleh karena itu, berdasarkan hal tersebut tentunya diperlukan suatu pelatihan bantuan hidupdasar bagi masyarakat awam yang terstandarisasi dan bermutu.
IBM USAHA MIKRO PEMBUATAN TAHU TAKWA KUNING DAN STIK TAHU DESA TINALAN KECAMATAN PESANTREN KOTA KEDIRI RIA LESTARI PANGASTUTI; enni sustiyatik
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2017): Volume 1 No 1 November 2017
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v1i1.86

Abstract

Desa Tinalan Kecamatan Pesantren Kota Kediri merupakan sentral penghasil tahu di kota kediri. Hampir semua penduduk yang ada di Desa Tinalan Gang 4 tepatnya memiliki mata pencaharan yang sama yaitu sebagai pengrajin Tahu dan stik tahu. Mitra dalam IbM ini adalah Bapak Jamalidun dan Bapak Parman.Dalam proses produksinya kedua mitra masih menggunakan peralatan yang ada saja dengan kapasitas yang belum bisa memenuhi kebutuhan pasar sehingga peluang kenaikan pasar belum bisa dimanfaatkan sepenuhnya oleh pengusaha mikro. Mitra pemasaran produk regional ada di kios milik mitra, pasar setempat, dan tengkulak. Permintaan yang makin tinggi di hari - hari tertentu, misalnya : liburan, hari besar dan hari raya membuat mitra tidak bisa memenuhi pasar. Pola manajemen yang diterapkan oleh mitra masih sangat sederhana sekali, tidak ada catatan rinci mengenai masuk dan keluarnya barang dan biaya yang dikeluarkan selama produksi sehingga tidak diketahui secara pasti jumlah keuntungan bersih dari hasil usahanya.Dengan dilaksanakannya Program IbM ini diharapkan bisa berdampak pada perkembangan usaha mikro ini sehingga pola manajemen lebih baik sehingga mitra bisa mengetahui keuntungannya dengan pasti, dapat menciptakan lapangan kerja yang lebih besar sehingga mampu menyerap tenaga kerja di desa. Ini dapat dilihat dari telah maksimalnya produksi yang dilakukan oleh mitra, cara packing dan sistem pembukuan yang lebih baik dari biasanya, dan selain itu mitra telah terdaftar dalam HKI merek dagang.
DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK PRASEKOLAH DI TK NIDZAMIYAH KECAMATAN MOJOROTO KOTA KEDIRI TAHUN 2017 siswi wulandari; dewi kartika sari; dewi nur afifi
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2017): Volume 1 No 1 November 2017
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v1i1.87

Abstract

Anak merupakan aset penerus bangsa yang harus dijaga dan dirawat agar bisa menjadi SDM yang berkualitas. Agar menjadi SDM yang berkualitas maka diperlukan gizi serta pola asuh yang baik untuk menujang pertumbuhan dan perkembanganya. Pertumbuhan dan perkembangan merupakan tahapan penting yang harus dipantau agar pertumbuhan dan perkembangan berjalan sesuai dengan usianya,Anak di Indonesia perlu mendapat perhatian serius terutama anak prasekolah yaitu untuk mendapat gizi yang baik, stimulasi yang memadai serta terjangkau oleh pelayanan kesehatan berkualitas termasuk deteksi dan intervensi dini penyimpangan tumbuh kembang sehingga dapat tumbuh dan berkembang secara optimal sesuai dengan potensi genetiknya dan mampu bersaing di era global.Permasalahan yang ditemukan di TK Nidzamiyah adalah masih belum pernah dilakukan deteksi dini tumbuh kembang pada anak prasekolah. Tujuan dari di pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk melakukan deteksi dini tumbuh yang diharapkan apabila terjadi penyimpangan tumbuh kembang bisa terdeteksi secara dini serta diharapkan tumbuh kembang bisa berjalan dengan normal sesuai dengan usia.Target khusus dari kegiatan ini secara langsung berdampak pada pengembangan dan pengaplikasian ilmu, teknologi di perguruan tinggi. Metode yang akan dilaksanakan pada kegiatan ini adalah identifikasi tumbuh kembang anak prasekolah di TK Nidzamiyah Kota Kediri.
IbM USAHA MIKRO GULA MERAH TEBU DI DESA MANGUNREJO KECAMATAN NGADILUWIH DAN DESA CENDONO KECAMATAN KANDAT KABUPATEN KEDIRI nining purnamaningsih; Djunaidi Djunaidi
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2017): Volume 1 No 1 November 2017
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v1i1.88

Abstract

Gula merupakan komoditas penting yang harus disediakan oleh Pemerintah dalam jumlah yang cukup dan dengan harga yang dapat diakses oleh masyarakat. Produksi gula di dalam negeri saat ini tidak sampai 3 juta ton per tahun dan produksi gula setiap tahunnya tidak mengalami pertumbuhan berarti. Sementara di sisi lain konsumsi gula di Indonesia setiap tahunnya meningkat, jumlah konsumsi gula masyarakat Indonesia per tahun sebesar 14,5 juta per kapita per tahun.Karena meningkatnya jumlah penduduk dalam konsumsi gula, negara berkembang membutuhkan peningkatan konsumsi gula sebanyak 1,5 kali untuk memenuhi kebutuhan gula. Gula di Indonesia terbagi menjadi dua konsumsi langsung (rumah tangga) dan konsumsi tidak langsung (makanan, minuman). Kebutuhan gula untuk konsumsi masyarakat langsung yang dipenuhi dengan gula kristal putih (GKP), dan konsumsi tidak langsung (industri) dipenuhi dengan gula kristal halus (GKR).Kedua mitra pengabdian masyarakat adalah pabrik berbasis rumah yang membuat gula tebu (gula bathok atau gula bubuk). Dalam melakukan produksi kedua mitra tersebut sudah menggunakan beberapa alat dan mesin, namun alat yang digunakan masih dilakukan secara manual dengan menggunakan tenaga manusia sedangkan mesin yang ada digunakan hanya untuk meremas tebu.Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah melakukan pemasaran produk pelatihan, pelatihan akuntansi keuangan dan penggunaan alat kristal gula. Untuk menghasilkan produktivitas dan diversifikasi produk kedua mitra dibantu dengan Dinamo listrik untuk menggiling tebu dan crane.Produk yang dihasilkan dari kedua mitra tersebut umumnya hanya dijual melalui pengepul yang mengambil gula tebu setiap hari, sementara kedua mitra ini berpotensi menciptakan produk label sendiri dan bisa dijual langsung ke masyarakat tanpa melewati kolektor, sehingga harganya bisa ditentukan oleh kedua mitra sendiri

Page 10 of 33 | Total Record : 330


Filter by Year

2017 2025