cover
Contact Name
Erik Irham Lutfi
Contact Email
erik.irham@unik-kediri.ac.id
Phone
+6285745942526
Journal Mail Official
lp3m@unik-kediri.ac.id
Editorial Address
Jl. Selomangkleng no.1 Kota Kediri Gedung i lantai 3 ruang 3
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
JAIM (Jurnal Abdi Masyarakat)
Published by Universitas Kadiri
ISSN : 25794493     EISSN : 27749991     DOI : http://dx.doi.org/10.30737/jaim.v4i1
Jaim merupakan jurnal abdi masyarakat yang diterbitkan oleh LP3M Universitas Kadiri, yang bertujuan sebagai sarana publikasi dalam memberikan informasi hasil kegiatan pengabdian masyarakat di bidang ekonomi, sosial politik, teknik, hukum, pertanian, dan kesehatan dalam memberdayakan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 330 Documents
DUKUNGAN KESEHATAN JIWA DAN PSIKOSOSIAL DI WILAYAH PESISIR KOTA KENDARI Umi Rachmawati Wasil Sardjan; Firman Firman; Mimi Yati
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v5i2.2409

Abstract

The COVID-19 pandemic leaves various kinds of problems, including health problems (physical) and psychosocial problems. The Covid-19 outbreak is a stressor for health workers and the community. Psychosocial problems caused have a wider and longer impact than physical injuries, while attention to mental health is not a priority for handling health problems during the COVID-19 pandemic. Common responses from affected people (directly or indirectly) include fear of falling ill and dying, not wanting to come to health care facilities for fear of being infected while being treated, fear of losing their livelihood, not being able to work during isolation and being expelled from work. Then, they are also afraid of being ostracized by the community/quarantining because they are associated with disease (such as racism because they are considered to come from an affected place), feel powerless to protect loved ones, fear losing loved ones, afraid of being separated from loved ones and influence due to quarantine rules. In addition, people also refuse to take care of young children who are alone or separated, people with disabilities, or elderly for fear of infection because their parents or caregivers are quarantined, feel helpless, bored, lonely, and depressed while isolated, and afraid of experiencing previous outbreaks. The term Mental Health and Psychosocial Support (MHPS) is used in the Inter-Agency Standing Committee (IASC) Guidelines for MHPS in an emergency situation, which means any external or local support to protect or enhance psychological well-being and/or preventing or treating mental health conditions.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MENGHASILKAN PRODUK SENI YANG BERNILAI JUAL DI DESA BANJARSARI KECAMATAN TRUCUK KABUPATEN BOJONEGORO Nindy Callista Elvania
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat November 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v6i1.3272

Abstract

ABSTRAK Sampah banyak dihasilkan dari aktivitas rumah tangga, yang menghasilkan sampah organic dan anorganik. Tujuan dilakukannya pengabdian ini yaitu untuk mengetahui cara mendayagunakan limbah anorganik menjadi bahan untuk kerajinan tangan yang bernilai ekonomis dan dapat menjadi lapangan pekerjaan bagi masyarakat Desa Banjarsari. Metode yang akan digunakan yakni pelatihan terbimbing, metode diskusi grup, ceramah, partisipatif, dan latihan selama 2 hari. Target khusus yang ingin dicapai dalam pengabdian ini adalah memberikan ilmu atau teknologi tentang pemanfaatan limbah anorganik kepada masyarakat di Desa Banjarsari. Selain pelatihan keterampilan membuat kerajinan tangan, warga di Desa Banjarsari diberikan pengetahuan tentang pengelolaan manejemen usaha dan organisasi. Dari hasil kerajinan tangan yang dihasilkan setelah dilatih selama 2 hari menghasilkan 23 pasang dompet dari sampah plastic dengan harga jual Rp.25.000, tempat tisu dari koran harga jual Rp. 15.000.Kata kunci: pelatihan, sampah anorganik, kerajinan
PENGOLAHAN KOTORAN TERNAK SAPI MENJADI BIOGAS DAN PUPUK ORGANIK DI DESA PURNAKARYA, KECAMATAN TANRALILI, KABUPATEN MAROS, SULAWESI SELATAN Nur Zaman; Erniati Bachtiar; Selfina Gala; Andi Nuraliyah
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat November 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v6i1.3411

Abstract

Salah satu usaha peternakan sapi yang berpotensi untuk menghasilkan teknologi biogas dan pupuk organik adalah peternakan Kareem Farm yang berlokasi di Jalan Reformasi Dusun Tangnga, Desa Purnakarya, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Peternakan tersebut telah memiliki kandang sapi dengan kapasitas 40 ekor sapi, namun yang ada sekarang terdapat 28 ekor dengan jenis yang berbeda. Permasalahan utama pada usaha peternakan sapi Kareem Farm adalah menumpuknya limbah/kotoran sapi disekitar kandang. Kondisi sekarang, satu ekor sapi menghasilkan 8 kg kotoran perhari. Dalam satu hari dapat menghasilkan sekitar 224 kg limbah/kotoran. Kotoran tersebut hanya dibuang disekitar kandang dan belum dapat diolah dan dimanfaatkan dengan baik karena keterbatasan pengetahuan masyarakat tentang potensi ekonomi/bisnis dan pengolahan limbah ternak sapi menjadi nilai tambah ekonomi.  Banyaknya limbah kotoran sapi yang mencapai 224 kg per hari membuat limbah kotoran tersebut setiap harinya semakin menumpuk di sekitar kandang, hal ini membuat lingkungan kandang sapi menjadi semakin kotor, kuantitas kotoran yang semakin hari semakin banyak, sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap dan menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan disekitar masyarakat. Timbulnya bau tersebut dapat memicu terjadinya konflik sosial, karena mengganggu masyarakat yang bermukim disekitarnya. Permasalahan tersebut dieselesaikan dengan Masukanya PKM pengolahan kotoran ternak sapi menjadi suatu produk yakni Biogas dan Pupuk Organik. Intalasi biogas dan pelatihan biogas dan pupuk organik dari ternak sapi telah dilakukan pada peternakan Kareem Farm dan masyarakat sekitarnya peternakan tersebut. Disamping itu terbentuk kelompok tani “Tangnga Jaya”. Disamping itu masyarakat lebih tertarik dengan pembuatan pupuk organik dengan menggunakan cacing yang lebih mudah, murah dan bahan bakunya dapat diperoleh dari lingkungan masyarakat.
EDUKASI DAN PEMBERIAN MINDFULL BREATHING EXERCISE UNTUK MENGATASI DEPRESI PADA SISWA KELAS XI MIPA DI SMA MUHAMMADIYAH PROGRAM KHUSUS KOTA BARAT SURAKARTA Arif Pristianto; Rehning Puji Hastuti; Fitrotul Auliya; Tessya Hadika Novitasari; Bernadine Felicia Isdya Putri; Cikiesa Ilham Faiz
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat November 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v6i1.3332

Abstract

Depresi adalah keadaan suasana hati yang rendah dan keengganan untuk beraktivitas atau apatis yang dapat mempengaruhi pikiran, perasaan, perilaku dan rasa sejahtera seseorang. Remaja yang memiliki gejala depresi, biasanya mengeluhkan rasa tidak tenang, cemas, menurunnya kemampuan berkonsentrasi, dan mengalami gangguan tidur. Oleh karena itu, diperlukan edukasi dan pemberian intervensi berupa Mindfull Breathing Exercise yang bertujuan untuk memberikan informasi dalam upaya mengatasi gangguan depresi pada remaja. Hasilnya dapat dilakukan pengukuran menggunakan Analisis Keparahan Depresi (PHQ-9) untuk mengetahui tingkat keparahan depresi pada remaja.
PENDAMPINGAN PRODUKTIVITAS PADA UKM PRODUKSI TEMPE DI DESA KALORAN KECAMATAN NGRONGGOT KABUPATEN NGANJUK Nonni Yap
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat November 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v6i1.3316

Abstract

Tempe merupakan makanan khas Indonesia. Tempe adalah salah satu makanan yang banyak digemari oleh banyak orang, bahkan banyak yang menggantinya sebagai pengganti daging. UKM tempe penjualannya langsung dikirim ke pasar tradisional sekitar usaha. Mitra adalah usaha kecil menengah yang memproduksi tempe yang terletak di Desa Kaloran Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk. Dengan tingkat persaingan yang semakin bertambah dan modernisasi yang membuat mitra tetap berinovasi dan mengembangkan diri dalam memasarkan produknya dengan harapan meraih taraf hidup yang lebih sejahtera, maka pihak tim PkM Universitas Kadiri melakukan beberapa kegiatan dengan pendampingan produktivitas untuk mewujudkan apa yang menjadi keinginan UKM tersebut. Beberapa kegiatan yang akan dilakukan oleh tim PkM yaitu perbaikan kemasan produk agar lebih hyginies sebagai alat promosi produk, pengembangan desain merk, dan perluasan produk. Kata kunci: tempe 1, produk 2, kemasan 3  
EDUKASI PENCEGAHAN PENYEBARAN INFORMASI HOAKS MELALUI MEDIA SOSIAL BAGI SISWA DI SMAN 1 PALU Abdullah Iskandar; Widyatmi Anandy; Irzha Friskanov. S
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat November 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v6i1.3379

Abstract

Social media can be understood that media is a tool used in communication activities. The dissemination of learning information is something that must be considered so that learning activities become more optimal and the objectives of learning can be achieved. The dissemination of information has so far experienced obstacles due to limited communication space. Various social media features used by the community, especially student students, to get learning materials in online learning activities. Fake news or hoaxes are now widely encountered on a daily basis and often even use provocative sensational titles. Based on that description, the problem is what efforts must be made in order to prevent the spread of hoax information with the knowledge and understanding of high school students in filtering information through social media. This service activity provides education to high school students about the importance of knowledge and understanding in preventing the spread of hoax information through social media for everyone. The service location will be carried out at SMA Negeri 1 Palu with the target of school students. The method of implementation is by lectures and discussions.
PENYULUHAN OSTEOARTHRITIS LUTUT PADA LANSIA DI POSYANDU ABADI 1 GONILAN SUKOHARJO Arin Supriyadi; Fendi Gustofa; Amar Maulana Izzuddin; Anindita Antya Candrika; Aldila Lutfi Asmarasikha; Amanda Putri Nurhaliza; Arif Pristianto
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat November 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v6i1.3320

Abstract

Osteoarthritis merupakan penyakit degeratif dan progresif, penyakit ini mampu menyebabkan keterbatasan dalam beraktivitas bagi pasien serta menurunkan kualitas kehidupannya. Terapi bagi osteoarthritis tidak bisa melakukan pengembalian fungsi sendi yang terkenai, dan sekadar untuk membuat ringan rasa nyeri serta melakukan perbaikan fungsi. Pada lansia di posyandu abadi 1 gonilan, berdasarkan observasi kami pada ketua komunitas posyandu lansia yang berada daerah Gonilan khususnya posyandu abadi 1 gonilan, sukoharjo, 7 dari 10 menderita nyeri lutut yang dikarenakan faktor usia. Kami berinisiatif untuk memberikan penyuluhan terkait nyeri lutut pada lansia yang berada di posyandu abadi 1 gonilan, sukoharjo dan juga disupport dengan pemberian leaflet, pre-test, post-test guna melakukan pengukuran tingkatan pengetahuan serta penambahan wawasan responden terhadap nyeri lutut baik gejala, faktor berisiko, cara mencegah dan menangani dengan mandiri dan juga medis., agar kedepannya para lansia menambah pengetahuan perihal osteoarhritis lutut serta bisa mengimplementasikan pola hidup sehat guna menghindari penyakit ini. Berdasarkan hasil pengisian kuisioner pre- test dan post-test yang kami berikan, pengetahuan lansia tentang nyeri lutut meningkat dari yang awalnya belum mengerti perbedaan nyeri lutut biasa dengan osteoarthritis menjadi paham, dan adanya peningkatan pengetahuan akan tanda dan gejala osteosrthritis
STRATEGI INOVASI DALAM MEMPERTAHANKAN EKSISTENSI PRODUK UMKM DI MASA PANDEMI COVID-19 Erina Sovania
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat November 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v6i1.2867

Abstract

The purpose of this community service is to provide an understanding of innovation strategies in marketing amid the covid-19 pandemic. Partners in this service are MSME actors who are in the Alumni Association of SMPN 84 North Jakarta. The main problem faced by partners is the decline in product sales during the Covid-19 pandemic, which has an impact on the motivation and enthusiasm of MSME actors to be confident in their work. The solution offered in this community service is through lectures and discussions supported by practitioners/academics in the field of marketing. The target of this activity is the growth and confidence and optimism in doing business through innovation strategies and product creativity. The method of implementing community service is carried out by giving lectures on training materials and discussions directly delivered by Perbanas Marketing Lecturers. The results stated that the participants were very enthusiastic and liked all kinds of events well, feeling excited to start creative thinking activities on how to make a new product so that consumers would not get bored.
PKM PENGASAPAN IKAN YANG RAMAH LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK, MANAJEMEN, DAN PEMASARAN DI DESA PENATARSEWU KECAMATAN TANGGULANGIN KABUPATEN SIDOARJO Daimul Abror; Rasyadan Taufiq Probojati; Susi Ratnawati
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat November 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v6i1.3454

Abstract

PKM partners are SMEs engaged in the smoked fish business, production and marketing having their address in Penatarsewu Village, Tanggulangin District, Sidoarjo Regency. An environmentally friendly smoker is a modern smoker which is expected to be a solution to problems in the production of smoked fish which has not been optimal so far. In the process, smoking using an environmentally friendly smoker is more hygienic than traditional smoking. The results of smoking in an environmentally friendly manner produce better and more delicious colors, aromas, tastes and textures. Problems in the production aspect: (1) The production location is narrow and limited, (2) There are more buyers and product orders, while there is no labor (3) The smoking is still manual, so the smoke pollutes the environment, the smoking time is long (4) The results are uneven , some are too ripe, some are still undercooked, (5) There is no nutrition and expiration test, (5) There is no environmentally friendly smoking device, (6) There is no large capacity storage space (7) Capital. The impact is (1) the order is increasing, the place of production is limited, (2) the need for workers is increasing, recruiting workers requires a large budget. (3) Smoke causes pollution to the community around MSMEs, (4) Manual processing hinders the production process, (5) Products go stale quickly if not put in a cooler, there is no expiration date, difficulties when there are large-scale orders, (6) Water content is still high cause the product does not dry quickly, (7) There is no PIRT and the Ministry of Health permit.Problems in the management aspect: (1) Difficulty in finding permanent employees, because many are not interested, (2) Business processes and business SOPs have not been well documented, (3) Capital constraints for business development with sharia concept, and (4) Do not have an integrated information system ordering, raw materials, production and sales. The impact: (1) Business management is still traditional, controlled by the owner/family, (2) Constraints in processing information related to the stock of materials and products that have been ordered (3) Limited sharia-based business development, (4) Availability of raw materials depends on the season. Problems in marketing aspects Partners do not have adequate display space. As a result, smoked fish are allowed to accumulate, not properly arranged. During the rainy season, demand decreases.The results of the activities that have been carried out: (1) Training, practice, and assistance in making quality Smoked Fish, the same level of maturity, nutrition testing and natural preservation (2) Training, practice, and mentoring of business process management materials and ISO 9001: 2015 regarding quality management standards, (3) Training, practice, and assistance for sharia-based business management (4) Design and layout of new product display rooms, production rooms, product storage rooms, (5) Design of environmentally friendly fumigation machines. Outcome targets: (1) Smoked fish products with the same maturity quality, not easily spoiled and do not smell fishy, (2) Quality management based on ISO 9001:2015, (3) Able to get sharia capital, (4) Design and layout of the display room for smoked fish products (5) New innovations of environmentally friendly smoking machine TTG (6) Publications in the Journal of Community Service (ABDIDAS), (7) Publications in the international journal IJMRA, (8) Articles in mass media/online at www.radarjatim .com, (9) videos of PKM activities uploaded on Youtube, (10) Student Involvement of the MBKM program is equivalent to 6 credits of Entrepreneurship courses [1]
EDUKASI PENCEGAHAN KARIES GIGI MELALUI MEDIA VIDIO ANIMASI PENTINGNYA SIKAT GIGI PADA ANAK 5-6 TH DI DESA SUMURGUNG KEC. PALANG KAB. TUBAN Nurus Safa'ah; Dyah Pitaloka; Tiara Putri Ryandini
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat November 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v6i1.3325

Abstract

Karies gigi merupakan suatu penyakit gigi dan mulut yang banyak diderita anak. Pravelensi karies gigi pada anak usia dini masih sangat tinggi yaitu sekitar 93%, artinya hanya 7% anak Indonesia yang bebas dari karies gigi. Pada tahun 2020 di Tuban jumlah kasus gigi sebanyak 32.372 dan jumlah kasus dirujuk sebanyak 497(0,02%). Berdasarkan hasil kajian pendahuluan di pada tanggal 13 – 14 Januari 2022 di TK Desa Sumurgung dari 15 anak 9 anak mengalami karies gigi.  Oleh karena itu, tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah meningkatan pengetahuan, perubahan sikap dan perilaku anak usia prasekolah pada upaya pencegahan karies gigi. Menerapakan media vidio animasi sebagai media yang tepat digunakan sesuai dengan karakteristik pada tahap pertumbuhan dan perkembangan anak. Metode yang diterapkan adalah aplikasi pendidikan kesehatan, pembinaan dan pemantauan secara berkelanjutan pada anak TK di Desa Sumurgung. Hasil kegiatan diketahui bahwa pada saat penilaian awal 24 anak (60%) belum mengetahui tentang karies gigi dan cara gosok gigi, setelah edukasi 40 anak (100%) anakmengetahui tentang karies gigi, sehingga disarankan bahwa media vidio animasi dapat digunakan untuk pendidikan kesehatan tentang karies gigi pada anak usia sekolah.

Page 9 of 33 | Total Record : 330


Filter by Year

2017 2025