cover
Contact Name
Erik Irham Lutfi
Contact Email
erik.irham@unik-kediri.ac.id
Phone
+6285745942526
Journal Mail Official
lp3m@unik-kediri.ac.id
Editorial Address
Jl. Selomangkleng no.1 Kota Kediri Gedung i lantai 3 ruang 3
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
JAIM (Jurnal Abdi Masyarakat)
Published by Universitas Kadiri
ISSN : 25794493     EISSN : 27749991     DOI : http://dx.doi.org/10.30737/jaim.v4i1
Jaim merupakan jurnal abdi masyarakat yang diterbitkan oleh LP3M Universitas Kadiri, yang bertujuan sebagai sarana publikasi dalam memberikan informasi hasil kegiatan pengabdian masyarakat di bidang ekonomi, sosial politik, teknik, hukum, pertanian, dan kesehatan dalam memberdayakan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 330 Documents
REHABILITASI SALURAN TERSIER DESA SUKOANYAR PAKIS KABUPATEN MALANG Eko Noerhayati; Bambang Suprapto
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2020): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2020
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v3i2.882

Abstract

ABSTRACTThe rehabilitation channel carried out in Sukoanyar Village aims to improve the welfare of community empowerment and farmer development. Farmer's empowerment and development is improving tertiary irrigation network infrastructure, which increases yields. Proper irrigation channels can make irrigation water needs in the fields. This activity in 2020 collaboration with farmer groups and the City of Malang Public Works Water Resources Office. This activity is in partnership with the Sukoanyar Village Farmer Group, namely the Dewi Ratih I Farmer Group. According to the observation, he identified the problem Adalahn partners. In essence, the lack of some facilities in the tertiary irrigation network and absence management system is how to operate and maintain the tertiary canals. The solution offered is the repair facility on the channel. The repair is carried out infrastructure repairs of the irrigation network in the tertiary canal broke. The method of this activity is the community approach. The implementation stage is divided into three events, namely, planning, preparation, and execution of construction. At the end of the corresponding channel, activities resulted in the improvement of technical provisions so that the circuit can drain water into the fields correctly and impact on increasing yields. Keywords: Rehabilitation, irrigation, farming, tertiary ABSTRAKRehabilitasi saluran tersiar di Desa Sukoanyar bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pemberdayaan dan pembinaan petani. Pemberdayaan dan pembinaan petani dilakukan melalui perbaikan sarana jaringan irigasi guna peningkatan hasil panen dengan cara efisiensi kebutuhan air irigasi teknis dengan perbaikan saluran tersier. Kegiatan ini  dilakukan pada tahun 2020 bekerjasama dengan  kelompok tani dan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Kabupaten Malang. Kegiatan ini dilakukan pada salah satu kelompok tani yang ada di desa Sukoanyar yaitu kelompok tani Dewi Ratih I. Berdasarkan pengamatan masalah mitra yang terindentifikasi pada survei antara lain: kurangnya beberapa sarana pada jaringan irigasi tersier dan kwarter yang vital,  belum adanya sistem manajemen terutama penentuan pola tanam, kelembagaan kelompok tani yang masih lemah. Solusi yang ditawarkan adalah perbaikan fasilitas. Perbaikan-perbaikan tersebut adalah pada sub sistem pengadaan perbaikan sarana jaringan irigasi di saluran tersier yang sudah rusak. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan pada masyarakat. Tahap pelaksanaan dibagi menjadi 3 kegiatan yaitu perencanaan, persiapan dan pelaksanaan konstruksi. Pada akhir kegiatan dihasilkan saluran tersier yang telah diperbaiki sesuai dengan ketentuan teknis sehingga saluran dapat mengalirkan air ke sawah dengan baik yang berdampak pada peningkatan hasil panen. Kata kunci: Rehabilitasi, irigasi, tani, tersier
PELATIHAN TANGGAP DARURAT PADA FORUM RELAWAN PALANG MERAH REMAJA KOTA KEDIRI Erik irham Lutfi; Idola Perdana Sulistyoning Suharto; Hengky Irawan; Didik Susetiyanto Atmojo
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2020): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2020
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v3i2.984

Abstract

ABSTRACTThe activity of self-development in the effort to deal with disaster situations and in need of help is a must for every member of the PMR. One of them is a joint training activity on emergency response management. The joint training activities carried out by the Kediri City PMR member forum in collaboration with the volunteers of the Kediri City PMI were held in December 2019 at Akper Dharma Husada Kediri with 44 PMR students and 5 PMI volunteers. Training activities include introduction of victim assessments to evacuation of victims to the nearest health care center. The training activities use the case solving method with evaluation in the form of practicum and written evaluation of the activities that have been carried out. Based on the evaluation of all training participants can work on problems related to the case, so it can be concluded that the training has had an impact on both the cognitive and psychomotor training participants. It is hoped that all participants who are members of the Red Cross youth volunteer forum in the city of Kediri can provide assistance if in the future find the same case in an effort to provide assistance to victims in need.Keywords: joint training, forum PMR Kediri City ABSTRAKKegiiatan pengembangan diri dalam upaya kesiapsiagaan menghadapi situasi bencana maupun yang membutuhkan pertolongan merupakan suatu keharusan bagi setiap anggota PMR. Salah satunya adalah kegiatan latihan bersama tentang penatalaksanaan tanggap darurat. Kegiatan latihan bersama yang dilaksanakan oleh forum anggota PMR kota kediri bekerjasama dengan relawan PMI kota kediri dilaksanakan pada bulan desember 2019 di Akper Dharma Husada Kediri dengan jumlah peserta 44 siswa PMR dan 5 orang relawan PMI. Kegiatan pelatihan berupa pengenalan assesmen korban sampai evakuasi korban ke tempat pusat pelayanan kesehatan terdekat. Kegiatan pelatihan menggunakan metode pemecahan kasus dengan evaluasi berupa praktikum dan evalusi tertulis tentang kegiatan yang sudah dilakukan. Berdasarkan evaluasi seluruh peserta pelatihan bisa mengerjakan soal terkait dengan kasus, sehingga dapat disimpulkan pelatihan telah memberikan dampak baik kognitif maupun psikomotor peserta pelatihan. Hal ini di harapkan semoga semua peserta yang tergabung dalam forum relawan palang merah remaja kota kediri dapat memberikan pertolongan apabila dikemudia hari menemukan kasus yang sama dalam upaya pemberian pertolongan pada korban yang membutuhkan.Kata kunci: latihan bersama, forum PMR Kota Kediri
PENYULUHAN DAN PELATIHAN INOVASI PRODUK PENGERAJIN BAMBU TUSUK SATE DAN DIKEMBANGKAN MENJADI KERAJINAN BESEK (Di Lingkungan Dusun Dadapan Desa Tinalan Kota Kediri) Afiff Yudha Tripariyanto; Lolyka Dewi Indrasari; Ana Komari; Sri Rahayuningsih; Imam Safi'i; Silvi Rushanti Widodo
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2020): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2020
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v3i2.1013

Abstract

ABSTRACT Indonesia is one country that is overgrown with bamboo plants in large quantities, both interms of quantity and type. This plant has long been used for many purposes, ranging frommaking household appliances to furniture. But sometimes, in the community bamboo handicraftproducts tend to be still less prestigious than other raw materials such as wood. In fact, throughinnovation and a unique processing, this product can be in demand not only in the local market,but also in foreign markets. Awareness of the world community to use environmentally friendlyproducts helped boost the demand for bamboo commodities. This also makes the prospect of thebamboo industry getting better, especially for foreign markets. This Community Service activityoccurred because of the development of the use of bamboo so much that an idea emerged to takethis title. Community service is divided into three channels, namely: 1. Provision of initialmaterial about bamboo material innovation and questions and answers. 2. The practice of makingwoven baskets.3. Hold the finishing of the craftsman. By joining the community serviceactivities, the skewers craftsmen get a lot of knowledge, developments and innovations ofbamboo material at this time that can be used as a provision for new businesses to increase thesale value and economy so that the income of the craftsmen can also increase. Keywords: Product Innovation, Bamboo, Crafts, Wicker.ABSTRAKIndonesia merupakan salah satu negara yang ditumbuhi tanaman bambu dalam jumlahyang banyak, baik dari segi jumlah maupun jenisnya. Tanaman ini sudah sejak lamadimanfaatkan untuk banyak keperluan, mulai dari membuat perkakas rumah tangga hinggamebel. Namun terkadang, di masyarakat produk kerajinan bambu cenderung masih kalah pamordibanding bahan baku lain seperti kayu. Padahal, lewat inovasi serta proses pengolahan yangunik, produk ini bisa diminati tidak hanya di pasar lokal, tetapi juga pasar mancanegara.Kesadaran masyarakat dunia untuk menggunakan produk ramah lingkungan ikut mendongkrakpermintaan komoditas bambu. Ini juga yang membuat prospek industri bambu kian baik,khususnya untuk pasar luar negeri. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini terjadi karena adanyaperkembangan penggunaan bamboo yang sangat banyak sekali sehingga munculah ide utukmengambil judul ini. Pengabdian masyarakat ini terbagi dari tiga alur yaitu : 1. Pemberian materiawal tentang inovasi material bamboo dan Tanya jawab. 2. Praktek pembuatan anyaman besek.3.tahapan Finishing hasil pengrajin. Dengan mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat tersebutpara pengrajin tusuk sate mendapatkan banyak sekali pengetahuan,perkembangan dan inovasiinovasi material bamboo saat ini yang bisa digunakan sebagai bekal usaha baru untukmeningkatkan nilai jual dan ekonomi sehingga pendapatan para pengrajin juga bisa bertambah. Kata Kunci : Inovasi Produk,Bambu,Kerajinan,Anyaman. 
PKM KERAJINAN KERAMIK ANEKA PRODUK OLAHAN TANAH LIAT SIKU BALI HANDYCRAFT DI BALI I Gusti Ayu Ratih Permata Dewi; Putu Yudha Asteria Putri; I Gde Agung Wira Pertama
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal Abdi Masyarakat November 2020
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v4i1.1338

Abstract

ABSTRACTCraft is an object of human art that is related to hand skills. Besides having aesthetic value,the shape of the craft has economic value. One of the handicrafts in Bali is ceramics. Theseceramics are usually used as souvenirs for tourists who come to Bali. The target audienceof this community service program is the "Siku Bali Handycraft" located in KeramasVillage, Blahbatuh District, Gianyar Regency, Bali Province. Siku Bali Handycraft is apartner owned by I Wayan Catur as well as a maker / craftsman of ceramic crafts. Mr. IWayan Catur began to pioneer his work in 2009. He gained this expertise from generationto generation among his extended family. Ceramic crafts produced include incense holders,candle holders, oil kilns, flower vases, bottles for tea and coffee. The basic contribution ofthis program is to increase production capacity, increase marketing through online,improve the quality of human resources, increase turnover and company assets.Keywords: Ceramic Crafts, Clay, AssistanceABSTRAKKerajinan merupakan suatu benda hasil karya seni manusia yang berkaitan denganketerampilan tangan. Selain memiliki nilai estetis bentuk benda kerajinan tersebut memiliki nilai ekonomi. Salah satu kerajinan yang ada di Bali adalah kerajinan keramik.Kerajinan keramik ini biasanya digunakan sebagai oleh-oleh (souvenir) bagi wisatawanyang datang ke Bali. Khalayak sasaran dari program pengabdian masyarakan ini adalah“Siku Bali Handycraft” yang terletak di Desa Keramas Kecamatan Blahbatuh KabupatenGianyar Provinsi Bali. Siku Bali Handycraft merupakan mitra yang dimiliki oleh I WayanCatur sekaligus sebagai pembuat/ pengrajin kerajinan keramik. Bapak I Wayan Catur mulaimerintis karyanya pada tahun 2009. Beliau mendapatkan keahlian ini secara turun temurundiantara keluarga besarnya. Kerajinan keramik yang dihasilkan diantaranya tempat dupa,tempat lilin, tempat pembakaran minyak, vas bunga, botol untuk tempat teh dan kopi.Kontribusi dasar dari program ini adalah meningkatkan kapasitas produksi, peningkatanpemasaran melalui online, peningkatan kualitas SDM, peningkatan omset dan assetperusahaan. Kata Kunci: Kerajinan Keramik, Tanah Liat, Pendampingan 
PKM KERAJINAN “BALI GOOD” PATUNG LIMBAH PANTAI DI DESA BLAHBATUH KABUPATEN GIANYAR Putu Yudha Asteria Putri; I Gusti Ayu Ratih Permata Dewi; I Gede Nyoman Carlos W Mada
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal Abdi Masyarakat November 2020
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v4i1.1339

Abstract

ABSTRACTThe management of "Bali Good Sculpture" has not been done well, in the sense that it is still doneconventionally. Financial bookkeeping is not yet owned so the owner / craftsman does not knowaccurately the magnitude of the profits and the amount of costs spent in the production and operationalprocesses. The marketing pattern of "Bali Good" Beach Waste Sculpture relies on information from itsblog but the information has never been updated. Surely this will have an impact on the informationconveyed on the blog not in accordance with current conventions, both regarding price information,products or correspondence that can be contacted. The showroom from "Bali Good Patung" still seemsquite narrow and uncomfortable for customers who want to see the display of the statue they have. Thebasic contribution of this program is to improve the quality of human resources, increase productioncapacity, marketing through the website, turnover and company assets.Keywords : PKM, Beach Waste Sculpture ABSTRAKPengelolaan “Bali Good Patung” belum dilakukan secara baik, masih dilakukan secara konvensional. Pembukuan keuangan belum dimiliki sehingga pemilik/pengrajin tidak mengetahui secaraakurat besaran keuntungan yang didapatkan dan besaran biaya yang dihabiskan dalam proses produksidan operasional. Tenaga kerja yang dimiliki oleh bapak I Made Darsana sebanyak 8 orang yang berasaldari orang-orang sekitar rumahnya. Pola pemasaran “Bali Good” Patung Limbah Pantai mengandalkaninformasi dari blog yang dimiliki tetapi informasinya tidak pernah di update oleh pemiliknya karenaketerbatasan kemampuan dan pemahaman dalam mengoperasikannya. Tentunya hal ini akan berdampakpada informasi yang disampaikan di blog tidak sesuai dengan konsidi kekinian, baik menyangkutinformasi harga, produk ataupun korespondensi yang bisa dihubungi. Showroom dari “Bali GoodPatung” masih terkesan cukup sempit dan kurang nyaman bagi pelanggan yang ingin melihat pajanganpatung yang dimilikiKhalayak sasaran dari program pengabdian masyarakan ini adalah “Bali GoodPatung” yang terletak di Desa Bedulu Kecamatan Blahbatuh Kabupaten Gianyar Provinsi Bali.Kontribusi dasar dari program ini adalah meningkatkan kapasitas produksi, peningkatan pemasaranmelalui website, peningkatan kualitas SDM, peningkatan omset dan asset perusahaan. Kata Kunci : PKM, Patung Limbah Pantai
PELATIHAN MENULIS BUKU BAGI SANTRI MILLENIAL MELALUI PROGRAM INTELLIGENT WRITTING MOVEMENT Agung Mafazi; Fitri Windradi
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal Abdi Masyarakat November 2020
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v4i1.1348

Abstract

ABSTRACTSelf development activities as an effort to improve one's abilities are activities that need tobe continuously activated. In the digital era like now, it is very easy to meet various kinds ofworks in cyberspace. Some people assume, there are works that are useful and real work thatclearly has a value of benefits. Millennial young generation these days are so fond of usingtechnology to search for various information, but sometimes the information obtained doesnot bring benefits to their achievements and development. One form of enthusiasm is thedesire to expose himself in written form, such as making a book or limited to writing articles,but do not have the ability to do so. Training in writing books, especially books on selfdevelopment for young people, will have an impact on improving their achievements. As forresults of this training, participants are expected to have a high level of interest andmotivation to make a paper, as well as having the ability to make a script according tostandards. Keyword : Writing Book, Development ActivitiesABSTRAK Kegiatan pengembangan diri sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan seseorangmerupakan kegiatan yang perlu untuk terus digiatkan. Dalam era serba digital sepertisekarang sangat mudah kita temui berbagai macam karya didunia maya. Sebagian orangmenganggap ada karya yang bermanfaat dan ada karya yang kurang baik, sehingga perluuntuk disikapi dengan pengetahuan dan karya nyata yang jelas memiliki nilai manfaat.Generasi muda millenial dewasa ini begitu gemar memanfaatkan teknolgi untuk mencariberbagai informasi, namun terkadang informasi yang didapat kurang membawa manfaat bagiprestasi dan pengembangan dirinya. Salah satu antusiasisme generasi muda millennial saatini adalah adanya keinginan untuk mengekspose dirinya dalam bentuk karya tulis, sepertimembuat buku atau sebatas menulis artikel, tetapi tidak memiliki kemampuan untukmelakukannya. Dengan adannya pelatihan menulis buku ini, khususnya buku tentangpengembangan diri bagi generasi muda akan membawa dampak peningkatan prestasimereka. Adapun hasil dari pelatihan ini peserta telah memiliki ketertarikan dan motivasi yangtinggi untuk membuat suatu karya tulis, sekaligus memiliki kemampuan untuk membuatnaskah yang baik sesuai dengan standart agar lolos penerbit. Kata Kunci : Menulis Buku, Pengembangan Diri
PEMBERDAYAAN PENGRAJIN PRODUK APEM DI DESA KADUBUNGBANG-CIMANUK-PANDEGLANG Akhmad Nidhomuz Zaman; Santika Sari; Fitri Wahyuni; Noverdo Saputra
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal Abdi Masyarakat November 2020
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v4i1.1349

Abstract

ABSTRACTThe development of the industrial center area is one of the efforts to build a local economythat aims to construct commodity-based production of the village that is owned by the localcommunity. Community Service (PKM) is carried out in Kadubungbang-PandeglangVillage. PKM is done to assist in the empowerment of typical Pandeglang culinary businessin the home industry "Apem Bohay Barokah". The current problem is not yet maximized inapem marketing (in terms of packaging and sales that are still sold around the village).Marketing is assisted on the packaging side with contemporary packaging designs andmaking posters to be better known and known to the general public. PKM was accepted byApem Bohay Pandeglang's business. Marketing is not only done in terms of packagingproducts and banners but also assisted in terms of digitizing one of them with the androidapplication. It is hoped that this empowerment can be better known by the Pandeglangcommunity as well as expanding and establishing sustainable partnerships.Keywords: home industry, culinary, marketing, empowerment.ABSTRAKPembangunan kawasan sentra industri merupakan salah satu upaya untuk membangunperekonomian lokal yang bertujuan membangun produksi berbasis komoditas unggulanDesa yang dimiliki oleh masyarakat setempat. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian KepadaMasyarakat (PKM) dilakukan di Desa Kadubungbang-Pandeglang. PKM yang dilakukanadalah membantu dalam pemberdayaan usaha kuliner khas pandeglang pada home industri“Apem Bohay Barokah”. Permasalahan saat ini adalah belum maksimal pada pemasaranapem (dari sisi pengemasan dan penjualan yang masih di jual disekitar Desa). Pemasaran dibantu pada sisi pengemasan dengan desain pengemasan yang kekinian serta membuat posteruntuk lebih dikenal dan diketahui khalayak umum. PKM diterima pihak usaha Apem BohayPandeglang. Pemasaran tidak hanya dilakukan dari sisi pengemasan produk dan spanduktetapi juga dibantu dari sisi digitalisasi salah satunya dengan aplikasi android. Diharapkanpemberdayaan ini bisa lebih di kenal masyarakat Pandeglang serta meluas dan terjalinkemitraan yang bekelanjutan.Kata kunci: home industri, kuliner, pemasaran, pemberdayaan
PELATIHAN PIJAT BAYI KEPADA KADER POSYANDU DESA MABUNG KECAMATAN BARON KABUPATEN NGANJUK Dewi Kartika Sari; Halimatus Saidah
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal Abdi Masyarakat November 2020
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v4i1.1350

Abstract

ABSTRACTBaby massage is a relaxation technique that has been practiced for generations in Indonesia.The problem found in partners is the lack of knowledge of Posyandu activities about theimportance of baby massage and how to massage babies properly and correctly, while thePosyandu activities is an important person for the community because as one of the communitymobilizers in maternal and child health and family planning, therefore the cadre need to gettraining about baby massage. The objectives of this activity are to improve the quality of thebaby's health and increase Posyandu activities knowledge about baby massage. The methodthat will be carried out in this activity is the identification of Posyandu activities' knowledge ofinfant massage then training Posyandu activities on the importance of baby massage and theimplementation of baby massage properly and correctly with the number of participants is 23participants. Based on the results of the training, there was an increase in Posyandu activitiesknowledge about baby massage and Posyandu activities became aware of how to massagebabies properly. This is expected to be implemented in society so that the welfare of the babyincreases.Key word : Posyandu activities, baby, baby massageABSTRAKPijat bayi adalah sebuah teknik relaksasi yang telah turun temurun dipraktekkan diIndonesia. Permasalahan yang ditemukan pada mitra adalah masih rendahnya pengetahuankader tentang pentingnya pijat bayi serta cara memijat bayi dengan baik dan benar, sedangkankader merupakan orang yang penting bagi masyarakat karena sebagai salah satu penggerakmasyarakat dalam kesehatan ibu dan anak serta KB, maka dari dari itu kader perlumendapatkan pelatihan tentang pijat bayi. Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalahmeningkatkan kualitas kesehatan bayi dan meningkatkan pengetahuan kader tentang pijat bayi.Metode yang akan dilaksanakan pada kegiatan ini adalah identifikasi pengetahuan kadertentang pijat bayi kemudian melakukan pelatihan kepada kader tentang pentingnya pijat bayi.Berdasarkan hasil pelatihan, terdapat peningkatan pengetahuan kader tentang pijat bayi dankader menjadi mengerti tentang cara memijat bayi dengan baik dan benar. 
PEMUTAHIRAN DESAIN KAPAL BERBASIS DIGITAL (4.0) STUDI KASUS: PENGRAJIN TRADISIONAL KAPAL DI PULAU CANGKIR KECAMATAN KRONJO KAB. TANGGERANG Noverdo Saputra; Tatik Juwariyah; Santika Sari; Bambang Sujasta
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal Abdi Masyarakat November 2020
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v4i1.1351

Abstract

ABSTRACTThe development of coastal areas is one of the efforts to build the economy for a maritimebasedcountry.Thedevelopmentofthemaritimeareabeginswithimprovingthequalityofthelocal population with knowledge and skills that are useful in developing maritimebusinesses. The study was carried out by updating the digital-based ship design for the areaof Cup Island (Kronjo), Tanggerang Regency.The transpormation of the ship design iscarried out by incorporating Industrial 4.0 (I4.0) aspects into the ship design spiraldiagram.This updating has resulted in more varied and better quality traditional boatdesigns.Keywords: ship design digitalitation, ship design in era 4.0, ship design transpormation ABSTRAKPengembangan kawasan pesisir merupakan salah satu upaya membangun perekonomianuntuk negara berbasis maritim. Pengembangan daerah maritim dimulai dengan peningkatankualitas penduduk setempat dengan pengetahuan dan ketrampilan yang berguna dalammengembangkan bisnis maritim. Studi kasus yang dilakukan adalah dengan melakukanpemutahiran desain kapal berbasis digital untuk daerah Pulau Cangkir (Kronjo) KabupatenTanggerang. Pemutahiran desain kapal dilakukan dengan memasukan aspek Industri 4.0(I4.0) kedalam spiral diagram desain kapal. Pemutahiran ini menghasilkan desain kapaltraditional lebih bervariasi dan memiliki kualitas yang lebih baik.Kata kunci: digitalisasi desain kapal, desaian kapal di era I4.0, pemutahiran desaian kapal 
PENDAMPINGAN MASYARAKAT ADAPTASI KEHIDUPAN BARU DALAM MENCIPTAKAN KAWASAN TANGGUH BENCANA COVID-19 STUDI PADA FASILITAS UMUM KOTA KEDIRI Ajie Hanif Muzaqi; Heylen Amildha Yanuarita; Suwarno Suwarno; Fauziah Hanum
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal Abdi Masyarakat November 2020
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v4i1.1352

Abstract

ABSTRACT Vigilance and discipline in implementing health protocols during the Covid-19 pandemic have animportant role in preventing the spread of Covid-19 virus. Something that can be done is to provideassistance in a persuasive, participatory, and integrative manner. Recently, the people of KediriCity, especially those in public facilities, have not been disciplined in implementing health protocols.By providing assistance, it is hoped that the community will be more disciplined and vigilant so thatthey can create a community that cares about the environment which will have implications for theresilient area of the Covid-19 disaster ini Kediri. This assistance activity was carried out in August2020 which focused on 4 (four) public facilities such as the Bus station, Selomangkleng Cave,Sekartaji Park, and Bandar Traditional Market. This activity uses socialization and counselingapproach persuasive manner. Based on the results of the evaluation, many people have not usedpersonal protective equipment such as masks and shops that have not provided a hand washingarea. However, if the cadres care for Covid-19, it is hoped that the 4 (four) areas will increase theirstatus to become a resilient area for the Covid-19 disaster.Keywords: Accompaniment, Disaster Resilient Area, Covid-19. ABSTRAK Kewaspadaan dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemic Covid19ini berperan penting dalam mencegah penyebaran virus Covid-19. Salah satu cara yang bisadilakukan adalah dengan melakukan pendampingan secara persuasif, partisipatif, dan integratif.. Belakangan ini, masyarakat Kota Kediri khususnya di lokasi-lokasi fasilitas publik belum disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan yang ada. Dengan pendampingan yang dilakukan diharapkanmasyarakat lebih disiplin dan waspada sehingga dapat membentuk kader-kader peduli lingkunganyang nantinya akan menciptakan kawasan Tangguh Bencana Covid-19 di Kota Kediri. Kegiatanpendampingan ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2020 yang berfokus pada 4 (empat) lokasifasilitas publik yaitu Terminal Kota, Obyek Wisata Goa Selomangkleng, Taman Sekartaji, dan PasarBandar Kota Kediri. Kegiatan ini menggunakan metode sosialisasi dan penyuluhan secara persuasif.Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan yang telah dilakukan banyak masyarakat yang belummengunakan alat pelindung diri seperti masker serta tempat usaha yang belum menyediakan areacuci tangan. Namun apabila sudah di bentuk kader-kader peduli Covid-19 di harapkan 4 (empat)kawasan tersebut dapat meningkat statusnya menjadi kawasan tangguh bencana Covid-19.Kata Kunci: Pendampingan, Kawasan Tangguh Bencana, Covid-19

Filter by Year

2017 2025