cover
Contact Name
Heni Indrayani
Contact Email
jurnal.audience@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
heni.indrayani@dsn.dinus.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Audience
ISSN : 26208393     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Audience, Journal of Communication Studies is a scientific journal published by Dian Nuswantoro University. Audience journal publishes original papers, review papers, conceptual framework, analytical and simulation models, case studies, and empirical research. Audience journal aims to develop and communicate widely the development of creative media and business communication both theoretical and pragmatic. Audience journal publishes papers in the fields of journalism, mass media industries, broadcasting media issue, new media studies, media ethics, political communications, media law, strategic communications management, social marketing, political marketing, political campaign, public relations. Audience journal is published both in print and online versions. Audience journal published twice a year, in February and August.
Arjuna Subject : -
Articles 124 Documents
Hubungan Pengendalian Perilaku Oportunis dengan Kepercayaan dan Komitmen Pemasaran pada Petani Pemasok Ade Febryanti; Amiruddin Saleh; Sarwititi Sarwoprasodjo
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2023): FEBRUARI 2023
Publisher : COMMUNICATION MAJOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v6i1.7846

Abstract

Sebagian besar masyarakat Indonesia masih menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian. Salah satu peran strategis sektor pertanian adalah sumber utama pendapatan rumah tangga pedesaan. Masalahnya, kondisi pelaku utama pertanian sekarang yakni tingkat pendidikan rendah, kepemilikan lahan sempit, kurang pemanfaatan teknologi dan informasi, dan masalah pemasaran. Keberhasilan sektor pertanian perlu dukungan semua stakeholder seperti pemerintah, swasta, dan masyarakat termasuk pemuda. Agriculture Youth Mart (AYM) sebagai socio enterprise bertujuan membantu petani memasarkan produk pertanian dalam hubungan pemasaran. Suatu hubungan dapat berjalan baik ketika kedua belah pihak memegang kepercayaan dan komitmen. Pembentukan kepercayaan dan komitmen pemasaran jangka panjang dilakukan dengan pengendalian perilaku oportunis. Penelitian bertujuan untuk: (1) menganalisis hubungan pengendalian perilaku oportunis dengan kepercayaan pada petani pemasok; dan menganalisis hubungan kepercayaan dan komitmen pemasaran jangka panjang pada petani pemasok. Responden penelitian merupakan seluruh petani pemasok AYM di Jawa Barat dan Jawa Tengah, yaitu sebanyak 20 orang. Data dikumpulkan pada bulan Oktober 2018 dan dianalisis menggunakan Statistical Product and Service Solutions (SPSS) versi 24 untuk statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis rank Spearman menunjukkan indikator kesamaan budaya berhubungan positif dan sangat nyata dengan integritas serta berhubungan positif dan nyata dengan kompetensi. Akan tetapi, indikator kesamaan budaya tidak berhubungan nyata dengan loyalitas, konsistensi, dan keterbukaan. Peubah kepercayaan berhubungan sangat nyata dan positif dengan komitmen pada petani pemasok.Kata Kunci: Hubungan Pemasaran; Kepercayaan; Komitmen; Pengendalian Perilaku Oportunis; Petani Pemasok
Pengaruh Penamaan Merek Berbahasa Asing Terhadap Citra Merek Number Sixtyone Kota Bekasi Dengan Kognitif Konsumen Sebagai Variabel Intervening Vira Febrian; Imaddudin Imaddudin; Fadli Muhammad Athalarik
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2023): FEBRUARI 2023
Publisher : COMMUNICATION MAJOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v6i1.7865

Abstract

Industri fashion telah menjadi gaya hidup dan kepribadian masyarakat dengan persaingan yang sangat ketat, menarik konsumen melalui penggunaan bahasa asing sebagai identitas baru yang dikenal oleh konsumen. Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh nama merek berbahasa asing terhadap brand image Number Sixty One di Kota Bekasi dengan kognitif konsumen sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan metode survei dan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah 22.320 pengunjung toko Number Sixty One. Sampel penelitian dipilih berdasarkan teknik accidental sampling dengan jumlah 100 responden dan menggunakan SPSS Versi 25. Berdasarkan hasil penelitian dengan taraf signifikansi 5%, disimpulkan: (1) terdapat hubungan positif dan signifikan pengaruh antara variabel nama merek berbahasa asing dan nomor citra merek; (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan antara variabel penamaan merek berbahasa asing dan kognitif konsumen number sixty one; (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan antara variabel kognitif konsumen dan brand image number sixty one; (4) terdapat pengaruh positif dan signifikan antara variabel penamaan merek berbahasa asing terhadap citra merek dan kognitif konsumen sebagai variabel intervening.Kata kunci: Penamaan Merek Bahasa Asing, Citra Merek, Kognitif Konsumen
Manajemen Isu Dalam Program Pembangunan Jembatan Sipung Haryati Kurniasih; Nikolaus Ageng Prathama; Adi Nugroho
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : COMMUNICATION MAJOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v6i2.8266

Abstract

Pada awalnya proyek pengerjaan Jembatan Sipung dimulai tanggal 13 Juni hingga 20 Oktober 2022. Namun adanya perubahan waktu penyelesaian proyek yang diperkirakan bulan Oktober 2022 melebihi dari ketentuan sehingga muncul berita dan reaksi masyarakat melalui Instagram pada akun @infobatangPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi manajemen isu yang dilakukan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Batang untuk mengurangi dampak negatif isu dan menjaga hubungan baik dengan masyarakat. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Selain itu penelitian ini menggunakan Situasional Communication Crisis Theory untuk menganalisis manajemen isu yang terjadi pada organisasi. Hubungan Masyarakat Dinas Komunikasi dan Informatika Batang menerapkan tiga manajemen isu yakni denial, diminish, dan bolstering. Hasilnya strategi yang dilakukan kurang berhasil, hal ini dilihat komentar netizen pada postingan akun Instagram @infobatang tanggal 14 September 2022 dan 6 Oktober 2022 yang cenderung berkomentar negatif terhadap pengerjaan proyek yang lambat. Kata Kunci: Jembatan Sipung; Manajemen Isu; Situational Communication Crisis Theory
Efektivitas @foximasmandiri Branding Produk Sepatu Guna Menarik Minat Beli Masyarakat Yulia Sariwaty S; Diny Fitriawati
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : COMMUNICATION MAJOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v6i2.8310

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui bagaimana efektivitas pemanfaatan akun Instagram @foximasmandiri dalam melakukan branding produk sepatu guna menarik target konsumen masyarakat umum, dari sebelumnya sebagai produsen sepatu dinas bagi pegawai intansi pemerintah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif melalui pendekatan analisis deskriptif. Berdasarkan konsep pembentukkan brand image dari Keller, di tinjau dari faktor strength of brand association, merek Foximas belum memiliki kekuatan signifikan, logo belum dikenal Masyarakat, sedangkan dari aspek key messages telah memiliki kekuatan dalam menarik target konsumen umum karena tayangan konten event banyak mempengaruhi target audience @foximasmandiri sebelum memutuskan pembelian produk. Dari faktor favourability of brand association, kesuksesan dalam menarik perasaan suka konsumen dikarenakan harapan akan kebutuhan dan keinginan terhadap produk menunjukan kesesuaian dengan foto maupun video mengenai kualitas produk yang ditampilkan akun @foximasmandiri. Faktor terakhir yaitu uniqueness of brand association, keunikan yang menarik minat beli konsumen terhadap produk sepatu Foximas Mandiri lebih dikarenakan model yang ditawarkan tidak pasaran, kekuatan produk didasarkan pada siapa para pemakainya dan medan seperti apa yang ditampilkan dalam menunjukan ketahanan akan kekuatan produk sepatu tersebut pada postingan @foximasmandiri. Secara keseluruhan pemanfaatan Instagram @foximasmandiri sebagai media branding produk bisa dikatakan cukup berhasil. Namun masih diperlukan perbaikan secara optimal dalam pengelolaan akun dari sisi update informasi dan respon terhadap feedback khalayak guna meningkatkan jumlah pengikut maupun jumlah konsumen.
Studi Fenomenologi: Proses Self disclosure Akun Pseudonim di Twitter Intan Putri Cahyani; Hanifah Syaikhah
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : COMMUNICATION MAJOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v6i2.8285

Abstract

Era cyberculture memungkinkan berbagai jenis akun bermunculan di media sosial, termasuk akun pseudonim di Twitter. Memiliki konsep yang berbeda dengan media sosial lain, Twitter menjadi tempat para pengguna akun pseudonim untuk leluasa bercerita dan mengekpresikan diri melalui pengungkapan diri tanpa takut mendapatkan social judgement karena yang digunakan bukanlah identitas asli. Riset ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis pengalaman pengguna akun pseudonim di Twitter dalam melakukan pengungkapan diri.. Riset ini merupakan studi deksriptif kualitatif dengan menggunakan metode fenomenologi. Sebanyak tujuh orang informan dilibatkan dalam wawancara mendalam yang digunakan sebagai sumber data primer penelitian. Penelitian ini menunjukkan bahwa Proses Self disclosure yang terjadi melalui akun pseudonim Twitter berawal dari adanya hambatan komunikasi yang terjadi di kehidupan nyata yang menyebabkan para pengguna memutuskan untuk menggunakan akun pseudonim sebagai tempat pengguna mengungkapkan dirinya. Adanya ketertarikan yang sama antar pengguna akun pseudonim yang kemudian dijadikan sebagai bahan untuk berinteraksi dan berkomunikasi satu sama lain. Proses self-disclosure dimulai dengan keputusan pengguna untuk membuka diri dan berbagi cerita pribadi serta mengungkapkan emosi kepada sesama pengguna akun pseudonim. Tingkat keterbukaan diri ini menjadi penentu keberlanjutan hubungan antara mereka. Dalam aktivitas pengguna akun pseudonim, terdapat tiga pola self-disclosure. Pola pertama adalah pengungkapan diri melalui cuitan tweet tanpa ditujukan kepada siapapun. Pola kedua adalah self-disclosure dengan adanya feedback melalui reply section atau melalui pesan langsung. Pola ketiga adalah pola komunikasi banyak arah melalui interaksi dengan beberapa orang melalui tweet atau grup pesan langsung.Kata Kunci: Akun pseudonim; Fenomenologi;  Pengalaman pengguna; Pengungkapan diri; Twitter
Strategi Komunikasi Public Relations Dalam Membangun Citra Perusahaan Summertide Melalui Perubahan Kemasan Ramah Lingkungan Suci Rahmawati; Susi Andrini
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : COMMUNICATION MAJOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v6i2.8553

Abstract

Sampah plastik masih menjadi salah satu masalah yang sulit diatasi, sehingga menyebabkan sebagian masyarakat mulai beralih ke produk yang memiliki tanggung jawab lingkungan. Salah satu perusahaan yang concern dengan masalah lingkungan ialah Summertide, Summertide merupakan perusahaan di bidang retail baju renang anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Bagaimana Strategi Komunikasi Public Relations yang dilakukan Summertide Dalam Membangun Citra Perusahaan Melalui Perubahan Kemasan Ramah Lingkungan. Konsep yang dipakai pada penelitian ini dengan menggunakan konsep strategi Public Relations dari Cutlip, Center dan Broom, dengan empat tahapan meliputi; mendefinisikan masalah. perencanaan dan pemrograman, pengambilan keputusan dan evaluasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Untuk pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara secara mendalam dan dokumentasi. Sedangkan teknis untuk menganalisis data melalui beberapa tahapan yakni dengan reduksi data, penyajian data dan verifikasi serta simpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa empat tahapan oleh Cutlip, Center dan Broom dengan dengan tahapan mendefinisikan masalah, perencanaan dan pemrograman dengan melakukan perubahan kemasan dari bahan plastik dengan jenis Polivinicl Klorida (PVC) yang tidak ramah lingkungan ke bahan oxo-biodegradable yang ramah lingkungan. Dilanjutkan dengan tahapan mengambil tindakan dan berkomunikasi dengan strategi secara online dan offline serta evaluasi sehingga didapatkan hasil temuan bahwa bertambahnya respon positif dari konsumen dan adanya peningkatan jumlah penjualan yang signifikan. Dengan demikian setiap tahapan mendukung penelitian ini dalam membangun citra positif perusahaan melalui perubahan pada kemasan.Kata Kunci: Citra; Kemasan Ramah Lingkungan; Komunikasi; Public Relations; Strategi
Taktik Media Mendulang Clickers melalui Teknik Clickbait Cevi Mochamad Taufik; Suhaeri Suhaeri; Ira Lusiawati
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : COMMUNICATION MAJOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v6i2.8337

Abstract

Clickers berperan dalam sistem operasionalisasi media yang bergerak di jaringan internet. Kehadirannya sangat menentukan bagi tumbuh atau gagalnya media online. Dalam perkembangannya, dengan semakin banyak pengguna internet secara otomatis mengubah peran clickers, dari semula hanya sebagai pembaca selanjutnya menjadi pasar dan target potensial dalam penyebaran berita. Untuk menarik jumlah khalayak yang mengeklik satu item berita saja, media berstrategi dengan menggunakan teknik clickbait. Teknik ini digunakan untuk menumbuhkan perhatian dan keingintahuan khalayak terhadap konten yang ditebarkan media online sehingga terdorong mengeklik dan membaca secara keseluruhan. Namun clickers kerap kecewa karena clickbait yang digunakan media tidak sesuai dengan naskah yang diterangkan. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik clickbait yang digunakan media online dalam suasana ketika khalayak sudah memahami teknik tersebut. Selanjutnya, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan tipe analisis konten media online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekni clickbait digunakan media kredibel sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan minat pembaca. Teknik ini juga digunakan sebagai salah satu sarana survive bagi media agar dapat secara kontinu melayani kebutuhan informasi khalayak.Kata Kunci: Clickbait; Clickers; Khalayak; Media; Online
Hubungan Antara Intensitas Interaksi Peer Group dan Terpaan Berita Covid-19 dengan Sikap Masyarakat Kepada Penyintas Covid-19 Gunawan Setyabudi; Tandiyo Pradekso; Amida Yusriana
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : COMMUNICATION MAJOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v6i2.8333

Abstract

Sikap negatif terhadap penyintas Covid-19 telah lama terjadi. Media massa dan interaksi antara anggota peer group mungkin memainkan peran penting dalam membentuk sikap individu terhadap penyintas Covid-19. Peneliti menerapkan teori komunikasi untuk mendapatkan pemahaman yang baik tentang fenomena tersebut. Penelitian ini menggunakan teori belajar sosial sebagai pisau analisis untuk memahami sejauh mana hubungan antara media massa dan interaksi teman sebaya dengan sikap masyarakat terhadap penyintas Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode non probability sampling dengan cara convenience sampling. Data survei dari 50 warga di wilayah Semarang kota, mengikuti perkembangan informasi Covid- 9 dan memiliki usia antara 20-50 tahun digunakan untuk menilai arah sikap masyarakat terhadap penyintas Covid-19. Hasil statistika menggunakan korelasi berganda memperlihatkan nilai 0,165, maka tidak ada hubungan simultan antara variabel intensitas interaksi peer group dan terpaan berita Covid-19 dengan sikap masyarakat kepada penyintas Covid-19. Namun, uji statistika menggunakan pearson correlation menunjukan adanya korelasi antara interaksi peer group dengan sikap masyarakat kepada penyintas Covid-19 dengan nilai signifikansi sebesar 0,034. Melalui temuan tersebut, peneliti menyarankan agar masyarakat tidak perlu cemas terhadap informasi tentang Covid-19 di media massa. Di samping itu, pemerintah perlu melakukan pemasaran sosial melalui pendekatan peer-led pada kelompok-kelompok sosial sehingga masyarakat dapat menerima penyintas Covid-19.Kata Kunci: COVID-19; Interaksi Peer Group; Media Massa; Sikap Negatif; Teori Belajar Sosial
Respon Pengguna Shopee pada Iklan Shopee COD dengan Model AISAS (Attention, Interest, Search, Action, & Share) Paulina Irena
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : COMMUNICATION MAJOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v6i2.8643

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan respon pengguna Shopee pada iklan Shopee COD dengan model AISAS. Hal ini dilatarbelakangi fitur COD yang tidak ditargetkan untuk pengguna Shopee umumnya namun ditayangkan pada platform yang sama, salah satunya Youtube. Walaupun berhasil mendapatkan penghargaan, iklan ini juga dinilai mengganggu. Namun, hingga saat ini iklan dengan isi yang sama masih terus ditayangkan Shopee. Kenyataan ini menjadi menarik untuk mengetahui respon pengguna Shopee pada iklan Shopee COD ini. Dengan Model AISAS yang memiliki lima tahapan, yaitu attention, interest, search, action, dan share, penelitian ini mendeskripsikan respon yang terbentuk dari 410 responden. Kriteria responden pada penelitian ini adalah pernah menonton iklan Shopee COD melalui Youtube. Hasil temuan data kemudian disusun dengan distribusi frekuensi, dijelaskan dengan analisis deskriptif, dan tabulasi silang dengan jenis kelamin dan usia. Analisis yang dilakukan menemukan bahwa respon yang paling banyak terbentuk adalah No Attention (46,6%). Sedangkan, respon yang paling sedikit terbentuk adalah Action (37,3%). Walaupun demikian, model respon AISAS dan AIS memiliki peluang terbentuk yang lebih tinggi. Berdasarkan jenis kelamin, pengguna Shopee perempuan membentuk lebih banyak respon, namun pengguna laki-laki lebih banyak melakukan Share. Berdasarkan kelompok usia, ditemukan bahwa pengguna dari generasi Y paling banyak melalui seluruh tahap respon (AISAS). Temuan penelitian ini dapat menunjukkan respon pengguna Shopee sebagai audiens dari iklan Shopee COD berdasarkan dua unsur dasar dalam demografis, yaitu jenis kelamin dan generasi kelahiran.Kata Kunci: AISAS; Generasi Kelahiran; Iklan Shopee COD; Jenis Kelamin; Respon Pengguna
Detecting Netizen Motives and Communication Psychology on Social Media Lusi Noviani Prasetyo; Indra Gamayanto
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : COMMUNICATION MAJOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v6i2.8380

Abstract

Social media has explicit and implicit information and is closely related to Sentiment analysis and Heuristic systematic models. These things will be the basic concepts that must be under before researching social media. However, problems such as comments and critics on social media, to this day, are still problems and may not have found the right solution to overcome these problems. Therefore, this research will answer these problems and provide solutions to overcome comments & critics. Before going any further, it should understand that this research is developing the journal Guidelines of Influencer Intelligence: Positive & Negative Impact of Influencers to Community. This research is systematic and structured, where concept after a concept developed, which will eventually produce a prototype and then an application. Still, we have to build a strong basic concept before going to the final stage. This research will produce complete profiling of comments & critics as a basic guide in knowing, understanding and deciding whether the comments & critics have quality, positive or negative impacts on society. The result of this article is a framework of comments & critics profiling, formulas and detailed explanations on the types of comments & critics so that they can be useful in making quality decisions for comments & critics.Keywords: Comment; Profiling; Social Media; Positive-Negative Impact; Wise Netizen 

Page 9 of 13 | Total Record : 124