Jurnal Audience
Audience, Journal of Communication Studies is a scientific journal published by Dian Nuswantoro University. Audience journal publishes original papers, review papers, conceptual framework, analytical and simulation models, case studies, and empirical research. Audience journal aims to develop and communicate widely the development of creative media and business communication both theoretical and pragmatic. Audience journal publishes papers in the fields of journalism, mass media industries, broadcasting media issue, new media studies, media ethics, political communications, media law, strategic communications management, social marketing, political marketing, political campaign, public relations. Audience journal is published both in print and online versions. Audience journal published twice a year, in February and August.
Articles
124 Documents
Pemahaman Humas Lembaga Perguruan Tinggi Tentang Reputasi di Era Digital Public Relations
Adzkia Kirana Dipa;
Hanny Hafiar;
Agus Rahmat
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 2 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : COMMUNICATION MAJOR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33633/ja.v5i2.6190
Reputasi universitas secara online pada era digital public relations sangat berharga mengingat karena menentukan sikap masyarakat terhadap institusi. Praktisi humas harus kemampuan perusahaan untuk memenuhi visibilitas dan stabilitas reputasi di media online yang akan menjadi representasi kolektif yang ada di benak khalayak tentang suatu organisasi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pemahaman humas mengenai penggunaan dunia digital dalam menjalankan tugas mereka, yaitu membangun reputasi yang saat ini online reputation selalu diperbincangkan dan merupakan asset penting. Peneliti melihat apakah situs web dan media sosial sebagai media digital telah dipahami secara holistik oleh para praktisi hubungan masyarakat di lembaga perguruan tinggi, kemudian peneliti juga berusaha untuk menila penggunaan media digital ini telah dipahami praktisi humas kemudian mendorong mereka untuk berpikir secara berbeda sehubungan dengan kebutuhan dan perkembangan komunikasi dengan publik. Peneliti menyarankan agar praktisi humas lembaga perguruan tinggi perlu mempelajari keterampilan baru dalam memahami dan menjalankan web 2.0 dan media sosial untuk memasukkan dan menggunakan pendekatan model komunikasi interaktif dua arah dalam strategi komunikasi dan mempermudah pekerjaan mereka. Kata kunci: Digital Public Relations; Pemahaman Humas, Reputasi Secara Online
The Migration from Analog to Digital Television
Choirul Ulil Albab;
Muhammad Noor Hidayat;
Muhamad Hasan Basori
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 2 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : COMMUNICATION MAJOR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33633/ja.v5i2.7391
This study aims to see the effect of information exposure in the mass media and the level of public knowledge about digital television on people's decision making to adopt digital television. Digitization of television in Indonesia has been prepared more than 12 years ago. In 2009 Indonesia had prepared a framework for the implementation of a digital broadcasting system which was later in 2010. However, the migration process for digital television in Indonesia did not go well because of the conflict of interest of private television and regulations that were not yet strong. The theory of diffusion of innovation from Everett M. Rogers is used to provide an explanation of the pattern of adoption of new technologies in society. This quantitative study will measure the effect of exposure to digital television information and the level of public knowledge as independent variables and decision-making to adopt technology as the dependent variable. In this study, 120 respondents were selected based on the slovin formula with the number of families in Central Java as the population.. As a result, the effect of these variables is not significant. Digital television migration policy is a priority policy with authority innovation desicions. It stated in the UU Cipta Kerja which states that Indonesia must immediately switch analogue switched off a maximum of two years. So that the readiness and knowledge of the community will not affect the decision to adopt digital television or not.Keywords: Diffusion of Innovation; Digital Television Migration; Public Readiness
Analisis Semiotika Fashion Harley Quinn Dalam Film Birds Of Prey
Altobeli Lobodally;
Stacia Anggaputri
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 2 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : COMMUNICATION MAJOR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33633/ja.v5i2.7085
Fashion tak hanya atribut semata karena memiliki makna tertentu. Hal ini juga muncul dalam film Birds of Prey. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis semiotika fashion Harley Quinn dalam Film Birds of Prey. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan metode analisis semiotika Charles Sanders Peirce dengan trikotominya yaitu sign, object dan interpretant serta teori konstruksi realitas sosial di media massa. Penelitian ini menemukan bahwa fashion yang dikenakan oleh Harley Quinn digunakan untuk menyatakan identitas diri, imitasi, dan modifikasi. Dalam penelitian ini fashion dalam film juga ingin menunjukkan transformasi dan diferensiasi diri sehingga memperlihatkan simbolisasi status. Selain itu, fashion dan pakaian dapat dijadikan alat perlawanan dan perlindungan diri.Kata kunci: Fashion, Film, Semiotika, Teori Konstruksi Realitas Sosial di Media Massa
Semiotic Analysis of Jokowi’s Instagram Account About G20
Faisal Mohamed Kadir;
Daniel Susilo
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2023): FEBRUARI 2023
Publisher : COMMUNICATION MAJOR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33633/ja.v6i1.7837
Indonesia has the honor to be the leader of G20 forum. As the country with unique diversities, its great economy and social development, also leadership dynamics have led to urgency to analyze Indonesian performance in G20, that includes the president of Indonesia named Jokowi. Jokowi has been a great spotlight for Indonesia in almost a decade; therefore, the data is more than enough to be analyzed with semiotic analysis. Saussure’s semiotic analysis has its in-depth technique regarding the language dynamics since Indonesia is strongly affiliated to social alignment. Jokowi’s performance is placed in his Instagram account, using Saussure’s Semiotic analysis we could discover strong multivectorism results in his identity politics in his diplomatic interest behind Jokowi and G20 forum. To understand and discover is to prepare and improve for the better research perspective around the government.Keywords: Multivectorism; Identity Politics; Jokowi; G20 Forum; Diplomatic Interest
Strategi Komunikasi Politik Staf Khusus Presiden Dalam Menangani Isu-Isu Disabilitas di Indonesia
Waode Nadiah Nasrawati;
Heru Budianto
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2023): FEBRUARI 2023
Publisher : COMMUNICATION MAJOR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33633/ja.v6i1.8155
Staf Khusus Presiden merupakan lembaga atau organisasi non struktural yang bertugas membantu dan memperlancar pelaksanaan tugas Presiden dalam memberikan pandangan dan pendapat berbasis data. Pengangkatan Staf Khusus Presiden berdasarkan pada Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012 tentang Utusan Khusus Presiden, Staf Khusus Presiden, dan Staf Khusus Wakil Presiden.Presiden Jokowi mengamanahkan urusan-urusan penanganan isu-isu disabilitas kepada Staf Khusus Presiden Bidang Sosial yang seorang penyandang disabilitas dan dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 75/M Tahun 2019 tentang Pengangkatan Staf Khusus Presiden. Pelantikan penyandang disabilitas sebagai Staf Khusus Presiden baru terjadi di periode kedua kepemimpinan Presiden Jokowi. Secara komunikasi politik hal ini menggambarkan bahwa Presiden Jokowi ingin dikatakan sebagai Presiden yang dekat dengan penyandang disabilitas yang selama ini menjadi kelompok yang termarginalkan dan memiliki perhatian terhadap penanganan isu-isu disabilitas di Indonesia. Serta secara politik memiliki potensi elektoral yang cukup besar.Staf Khusus Presiden Bidang Sosial kemudian mulai menyusun strategi komunikasi politik untuk membantu Presiden dalam mengkomunikasikan kebijakan-kebijakan terkait penyandang disabilitas maupun sosialisasi peraturan perundang-undangan perihal penanganan isu-isu disabilitas. Penelitian ini menfokuskan pada bagaimana strategi komunikasi politik Staf Khusus Presiden Jokowi Bidang Sosial dalam menangani isu-isu disabilitas di Indonesia?Penelitian ini menggunakan kerangka teori komunikasi politik dari Dan Nimmo dan Strategi Komunikasi Politik dari John L. Thompson: Visi/perspektif, Rencana, Taktik, Posisi, Pola. Metode penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif–deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi politik Staf Khusus Presiden Bidang Sosial menjadi faktor kesuksesan Presiden Jokowi dalam mengkomunikasi kebijakan-kebijakan strategis tentang disabilitas kepada penyandang disabilitas dan non disabilitas
Mothers Community, COVID-19, and Family Resilience
Monika Sri Yuliarti
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2023): FEBRUARI 2023
Publisher : COMMUNICATION MAJOR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33633/ja.v6i1.7864
The COVID-19 pandemic has had a huge impact on all aspects of human life. One of the things that changed drastically during the crisis was the change in human activities from offline to online. This happened because of the physical distancing policy that was enforced to prevent the spread of the virus. One of the things that is challenged is family resilience. This study aims to explore the role of women in the family, in relation to family resilience during the COVID-19 pandemic crisis, by specifically conducting studies on the ‘Ibu Profesional’ community. As a country where patriarchal values are still attached, in Indonesia, women are always placed exclusively in the private sphere and do not receive respect because of this position. Nevertheless, it is very interesting to explore the extent to which the private sphere contributes to family resilience in times of crisis. By conducting interviews with 6 members of the community from the Surakarta branch, Indonesia, this research yielded the following findings: (1) Women play an important role in family resilience during the COVID-19 pandemic, both in the private and public spheres: (2) Women have the ability to master technology internet due to the changing mode of community activity from offline to online. Furthermore, they also prefer online activities compared to offline activities because of its simplicity.
Pola Komunikasi Kesehatan di Pondok Pesantren Pasca Era Adaptasi Baru
Olih Solihin;
Yasundari Yasundari;
Ballian Siregar
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2023): FEBRUARI 2023
Publisher : COMMUNICATION MAJOR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33633/ja.v6i1.7828
Pondok pesantren merupakan salah satu tempat untuk mengenyam pendidikan, khususnya pendidikan agama yang berbasi nilai dan ajaran agama islam. Bukan hanya berfokus pada pembelaran mata pelajaran umum dan agama, beberapa pondok pesantren juga memberikan pendidikan kesehatan bagi para santrinya. Komunikasi kesehatan diperlukan bagi tiap individu apalagi di kondisi baru-baru seperti ini dimana kita semua telah melewati pandemi covid-19 dan menjalani kembali kehidupan dengan kondisi new normal. Dalam menjalankan komunikasi di pondok pesatren diperlukan adanya kerjasama antara pihak-pihak terkait seperti para pengajar di pondok pesantren juga kyai dengan para petugas kesehatan yang bertugas untuk memberikan sosialisasi kepada para santri baik secara langsung maupun tidak langsung. Komunikasi kesehatan secara tidak langsung dapat dilakukan oleh para pengajar yang terlebih dahulu sudah mendapatkan sosialisasi dari para petugas kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola komunikasi kesehatan yang dilakukan di beberapa pondok pesantren di Indonesia. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Studi ini menggunakan informasi sekunder, khususnya komunikasi di pesantren, yang telah dipublikasikan di berbagai jurnal ilmiah. Tujuan dari komunikasi kesehatan adalah untuk mempengaruhi perilaku mereka yang menjadi sasaran dalam rangka menciptakan kondisi yang diperlukan untuk peningkatan status kesehatan sebagai hasil atau konsekuensi dari program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi kesehatan yang dilakukan di pondok pesantren adalah komunikasi persuasif yang bertujuan untuk mempengaruhi orang yang dituju dalam proses komunikasi. Informasi mengenai komunikasi kesehatan yang biasa disampaikan kepada para santri adalah mengenai perilaku hidup bersih dan sehat, menjaga kesehatan reproduksi tiap individu dan juga kesehatan di era new normal.Kata Kunci: Pondok Pesantren; Pendidikan Agama; Komunikasi Kesehatan; Pendidikan Kesehatan
Wujud Determinisme Teknologi dalam Audiobook untuk Meningkatkan Minat Baca
Rierind Koniyo;
Gita Juniarti;
Fatmawaty Damity
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2023): FEBRUARI 2023
Publisher : COMMUNICATION MAJOR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33633/ja.v6i1.7869
Reading habit merupakan kegiatan individu yang berkaitan dengan motivasi dan keingintahuan individu terhadap informasi yang dibutuhkan, sehingga individu akan memilih buku yang tepat untuk dikonsumsi guna menjawab keingintahuan individu tersebut. Teknologi pun mulai hadir dan perlahan mengubah reading habit individu, khususnya mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan tentang peran teknologi dalam mengubah reading habit mahasiswa di Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Fakulta Ekonomi Jurusan Ilmu Ekonomi. Penelitian ini menggunakan teori determinisme teknologi dan pendekatan penelitian kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa teknologi mendatangkan perubahan positif. Perubahan pertama berupa habit mahasiswa mencari review buku yang telah dijadikan konten di Youtube, Twitter, dan Instagram. Perubahan kedua berupa menjadikan media sosial sebagai pedoman untuk mencari dan membaca buku. Perubahan lainnya adalah sistem membeli buku dengan menggunakan e-commerce, hadirnya buku dengan mengandalkan audiovisual, dan terjalinnya komunikasi antara individu yang memiliki hobi membaca dan berdomisili di Gorontalo dengan individu yang memiliki hobi yang sama di negara maupun daerah lain. Perubahan reading habit ini menunjukkan sesuatu yang positif, namun mahasiswa masih perlu untuk meningkatkan minat baca lagi dengan mengandalkan media sosial tersebut.Kata Kunci: Reading habit, teknologi, determinisme teknologi, Gorontalo
Strategi Re-Branding Destinasi Wisata Tkl Eco-Park Untuk Meningkatkan Tren Kunjungan
Dwi Susanti;
Annisa Zafirah
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2023): FEBRUARI 2023
Publisher : COMMUNICATION MAJOR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33633/ja.v6i1.7847
Proses re-branding diperlukan sebagai sebuah strategi suatu merek atau organisasi untuk bertahan di antara perubahan industri yang sangat cepat. Pariwisata sebagai salah satu yang industrinya bergerak begitu cepat juga harus berdapatasi dengan perubahan yang ada. Taman Kyai Langgeng adalah salah satu tempat wisata keluarga yang ada di Magelang melakukan proses re-branding untuk terus meningkatkan tren kunjungan wisatawan yang mengalami penurunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses re-branding yang dilakukan oleh Taman Kyai Langgeng dalam mengubah nama, logo, tata kelola juga produk yang ada di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui observasi dan wawancara mendalam kepada informan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam melakukan proses re-branding, pengelola Taman Kyai Langgeng menggunakan beberapa transformasi, yaitu: brand image transformation, bussines model transformation, dan financial transformation. Strategi re-branding Taman Kyai Langgeng yaitu melakukan beberapa pembenahan baik dari segi tata kelola juga manajemen keuangannya, tidak hanya itu TKL juga melakukan perubahan pada image yang dibentuk Taman Kyai Langgeng menjadi lebih segar.
Manajemen Public Relations Asia Pacific Rayon dalam Mengkomunikasikan Sustainable Fashion
Dona Bella;
Riki Arswendi
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2023): FEBRUARI 2023
Publisher : COMMUNICATION MAJOR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33633/ja.v6i1.8184
Sustainable fashion is a fashion product that aims to invite the people of Indonesia to maintain environmental conservation. Where Asia Pacific Rayon as a company that produces environmentally friendly products has an important role in communicating it to the general public. How Asia Pacific Rayon's Public Relations management communicates Sustainable Fashion products is the purpose of this research. This research uses qualitative methods with a descriptive approach. The results showed that Asia Pacific Rayon in communicating sustainable fashion in accordance with the concept of public relations management, namely; Fact Finding, finding the focus of the problem. Planning, preparing a communication program plan. Communication, providing collaborative space at Jakarta Fashion Hub (JFH), creating content in offline and online media, especially social media. Evaluating, conducting periodic evaluations of various organizational activities both self-managed and colaboration events.Keywords: Asia Pacifc rayon; Public Relations Management; sustainable fashion.