cover
Contact Name
Heni Indrayani
Contact Email
jurnal.audience@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
heni.indrayani@dsn.dinus.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Audience
ISSN : 26208393     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Audience, Journal of Communication Studies is a scientific journal published by Dian Nuswantoro University. Audience journal publishes original papers, review papers, conceptual framework, analytical and simulation models, case studies, and empirical research. Audience journal aims to develop and communicate widely the development of creative media and business communication both theoretical and pragmatic. Audience journal publishes papers in the fields of journalism, mass media industries, broadcasting media issue, new media studies, media ethics, political communications, media law, strategic communications management, social marketing, political marketing, political campaign, public relations. Audience journal is published both in print and online versions. Audience journal published twice a year, in February and August.
Arjuna Subject : -
Articles 124 Documents
Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Perasaan Kesepian Pada Remaja (Studi Pada Siswa-Siswi Kelas XI MAN 2 Parigi) Siti Ainunsiah; Dwi Rohma Wulandari; Muhamad Isa Yusaputra
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : COMMUNICATION MAJOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v6i2.8968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan antara penggunaan media sosial terhadap perasaan kesepian pada siswa-siswi kelas XI MAN 2 Parigi. Penelitian ini menggunakan teori uses and effects yaitu intensitas penggunaan media, isi pesan, dan hubungan pengguna dengan isi media. Penelitian ini menggunakan tipe eksplanatif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 76 responden yakni siswa- siswi kelas XI IPA 1, XI IPA 2, XI IPS, dan XI Agama dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner secara offline. Untuk analisis data penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan Program SPSS versi 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya nilai koefisien R sebesar 0,393 yang menurut kategori Guilford berarti terdapat pengaruh rendah antara variabel penggunaan media sosial (X) terhadap perasaan kesepian (Y) dengan nilai R-Square sebesar 0,155 yang menunjukkan bahwa penggunaan media sosial berpengaruh sebesar 15,5% terhadap perasaan kesepian pada remaja. Pengujian hipotesis pada penelitian ini dengan membandingkan nilai F-hitung > F-tabel sebesar (4,931 > 2,732) dan membandingkan nilai sig. 0,007< 0,05. Dengan ini dapat disimpulkan untuk menerima Ha dan Ho ditolak. Hal tersebut dapat diartikan bahwa variabel X (penggunaan media sosial) berpengaruh secara signifikan terhadap variabel Y (perasaan kesepian).Kata Kunci: Kesepian; Media Sosial; Remaja
Pengelolaan Kampanye Public Relations “Diet” Kendaraan Pribadi Oleh Dinas Perhubungan Jawa Barat Dinda Nabila; Aat Ruchiat Nugraha
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : COMMUNICATION MAJOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v6i2.8347

Abstract

Penggunaan kendaraan pribadi yang berlebih dapat menyebabkan dampak negatif, diantaranya kemacetan dan meningkatnya polusi udara. Sebagai bagian lembaga pelayan publik, Dinas Perhubungan provinsi Jawa Barat bertanggungjawab memberikan informasi/sosialisasi kondisi volume kendaraan di wilayahnya. Untuk dapat menjadikan informasi yang positif, lembaga memerlukan praktik kehumasan dalam bentuk kampanye dalam rangka membangun tata kelola pemerintahan dibidang komunikasi publik yang baik. Kampanye menjadi komponen penting dalam aktifitas kehumasan yang menuntut dapat merepresentasikan informasi berbagai aktivitas lembaga dengan baik dan benar kepada publik sasarannya yang dapat memanfaatkan kemajuan teknologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data dengan menggunakan metode wawancara, observasi lansung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kampanye “Diet Kendaraan” menggunakan tahapan model Lasswell dalam hal komunikator, isi pesan dan media yang digunakan. Untuk komunikator kampanye ini mengutamakan key opinion leader (KOL) dari para pejabat pemerintah daerah, isi pesan yang formal, kreatif, dan mengutamakan sisi emosional, sedangkan media kampanye berupa saluran tatap muka langsung dan media sosial. Simpulan penelitian ini adalah jenis kampanye “Diet Kendaraan” lebih berorientasi pada fungsi sosialisasi kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan provinsi Jawa Barat. Dalam menjalani fungsinya sebagai pemberi informasi dan komunikasi yang persuasif, Humas Pemerintah dalam hal ini memaksimalkan program kampanye “Diet Kendaraan” melalui berbagai key opinion leader (KOL), isi pesan yang kreatif, dan media publikasi baik media cetak, media elektronik maupun media sosial.Kata Kunci: Diet Kendaraan; Humas; Kampanye; Lasswell; Tata Kelola Pemerintahan
Identification of Social Strata through Spoon Class Theory In the Parasite Film Andhita Ramadhania Pristiawati; Rustono Farady Marta; Hana Panggabean; Kristina Nurhayati; Rizki Briandana
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : COMMUNICATION MAJOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v6i2.8982

Abstract

Film is one of the works that can be used as a medium for communication and the delivery of messages and meanings, both implicit and explicit through an engaging storyline. Along with the development of films, particularly in South Korea, more diversified and excellent films and dramas are being made are. Parasite is a 2019 South Korean film directed by Bong Joon-ho and won the Oscar 2020. This film represents the social gap in the lives of The Kim Ki Taek’s and The Park Dong Ik’s in contemporary South Korea. The Parks are affluent family with a large house and live in upscale housing. The Kim’s, however, are poor family of four who reside in an overcrowded home that resembles a semi-basement. The story begins with Kim Ki Woo, the son of The Kim’s, who joins The Park’s as an English teacher. Eventually, he succeeds in bringing his entire family to work for The Kim’s and conducts a number of frauds and crimes. We are interested in researching this film because of the storyline which describes contemporary living, and the presentation of the clean cinematography. This study aims to look at the identification of social strata in South Korea through spoon class theory through this film by examining the process of nonverbal communication and stereotypes. In this qualitative descriptive study, the social context, text, and social cognition of films are examined using the Teun Van Dijk model of critical discourse analysis to analyse. The data is collected by watching the entire film.Keywords: Nonverbal Communication; South Korean film; Spoon Class Theory; Stereotype; Teun Van Dijk
IMPLEMENTATION OF SOCIAL RISK DEVELOPMENT MITIGATION THROUGH STAKEHOLDERS RELATIONS Yuningsih, Ani; Maulani, Izni Nur Indrawati; Harum, Alexandria Cempaka
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 7 No. 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v7i1.9672

Abstract

The urgency for infrastructure development in various regions in Indonesia continues to increase. The increase in population makes population mobility increase. This condition encourages the growth of new business centers in various regions of Indonesia, so that they do not only focus on the islands of Java and Bali. Kalimantan is a promising business center. Kalimantan's attractiveness comes from supporting facilities such as road access, international airports, ports, electricity, railroads, economic and cultural centers, and so on. Development is an intervention effort carried out deliberately and planned with the aim of improving previous living conditions. However, the vulnerability of the development process due to different attitudes from society, intervention from NGOs and other obstacles can make development risky. To understand and assess social risk mitigation, a case study of social potential and risks was carried out. The research locations were carried out in a number of sub-districts in the East Kalimantan and South Kalimantan regions. The aim of this research is to find a model for a communication approach for local government coordination with internal stakeholders, find a model for a communication approach for collaboration between local government and external stakeholders, and state the reasons for strengthening local government relations in mitigating social risks in infrastructure development in the East and South Kalimantan regions.
The Construction Reality of Women Image as Patriarchal Objects in Indonesian Horror Film Srilaksmi, Ida Ayu Alit; Damasemil, Calvin
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 7 No. 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v7i1.9905

Abstract

As one of the film genres in Indonesia, horror films have different dynamics in terms of narrative and cinematography. The example is about the characterization of women in films. Women are often associated with victims, monsters, and other main characters in Indonesian horror films. This phase has an impact on the construction of reality in the image of women as a form of insertion of patriarchal culture in films. In patriarchal culture, women are formed through the depiction of figures full of negative emotions and synonymous with terror and revenge. This study aims to describe the forms of patriarchal culture towards women in Indonesian horror films from 1970-2022. This research uses literature study as the main method with related previous research. Based on this research, several connections were found regarding women who are depicted as objects of patriarchal culture with the main scope being the characterization of women as victims and monstrous feminine in 600 Indonesian horror films in the period 1970-2022. The image of women that is constructed has become a distinct pattern in Indonesian horror films because of the strong patriarchal culture. The commodification perspective according to the political economy of the media has increasingly strengthened the tendency of women to become objects in the Indonesian film culture. Women in horror films are often used as a mere commodity. In other words, women are indicated as an added value to become an exchange value in the horror film market.
Masyarakat Tontonan dalam Panggung Covid 19 di Indonesia (Penampilan Dokter Reisa Broto Asmoro dalam Pemberitaan KompasTV) Hartono, Dudi; Arswendi, Riki
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 7 No. 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v7i1.9956

Abstract

Penampilan Dokter Reisa Broto Asmoro sebagai Juru Bicara Tim Komunikasi Gugus Tugas Covid 19 menarik perhatian di tengah kebosasnan dan keputusasaan masyarakat atas situasi Pandemi yang tidak tahu kapan berakhir. Reisa sebagai seorang dokter sekaligus selebritas memiliki daya tarik sebagai narasumber berita di tengah budaya popular, atau masyarakat tontonan. Penelitian ini menggunakan metode Analisis Wacana Kritis Fairclough yang menawarkan model analisis; teks, praktik diskusus dan praktik social. Sebagai pisau analisis peneliti menggunakan teori the Spectacle of the Society dari Guy Debord untuk hubungan budaya popular dengan budaya media dengan menganalisis penampilan media Dr. Reisa Broto Asmoro, seorang juru bicara untuk tugas COVID-19 pemerintah Indonesia, menggunakan tiga dimensi analisis. Fokusnya adalah pada pemilihan tema dan judul dalam laporan berita di Kompas TV. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa (a) penampilan fisik dan citra visual Dokter Reisa memainkan peran penting dalam membentuk persepsi, nilai, dan identitas yang terkait dengan produk media dan budaya popular, (b) paradigma kritis digunakan untuk membongkar dan menelusuri jejaring kekuasaan dalam proses komodifikasi atas penampilan Dokter Reisa Broto Asmoro mempertegas pemberitaan tersesbut dapat dianggap sebagai bagian dari spektakel yang menciptakan pengalaman yang dihasilkan secara kolektif dan diarahkan oleh kepentingan ekonomi dan politik, dan (c) penampilan visual Dokter Reisa Broto Asmoro telah menjadi komoditi yang memiliki nilai jual atau nilai tukar, dan bertranformasi ke dalam budaya konsumerisme di tengah masyarakat penontonnya.
CSR Communication Strategies of Adira Finance to Increase the Corporate Reputation Fransisca, Grafviella; Juliadi, Rismi
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 7 No. 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v7i1.9965

Abstract

As one of the well-known financial companies in Indonesia, Adira Finance has a strategy for CSR communication to the stakeholders accordingly. This effort intends to increase the corporate reputation after the COVID-19 pandemic through a local creative festival program. This study aims to find out the Corporate Social Responsibility communication strategies of Adira Finance to increase the corporate reputation. This study uses the concept of CSR communication strategies of Mette Morsing and Majken Schultz and the concept of the reputation of Fombrun. The study uses descriptive qualitative with case study method and in-depth interviews as data collection techniques, and pattern matching techniques as data analysis. This study found that Adira Finance applies the stakeholder involvement strategy for CSR communication to enhance the company's reputation among internal and external stakeholders. Adira Finance has implemented four aspects of reputation and appropriate CSR communication strategy; therefore, it has received positive news sentiments regarding CSR awards from the private organizer and has an employee engagement rate of more than 90%.
Strategi Komunikasi Pusdiklat Seni Ayodya Pala dalam Melestarikan Tari Tradisional Indonesia melalui Media Sosial Astagini, Nuria; Parulian, Nathaniel Antonio
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 7 No. 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v7i1.10029

Abstract

Tari tradisional merupakan salah satu warisan budaya yang mulai ditinggalkan masyarakat pada masyarakat modern saat ini. Berbagai bentuk kesenian modern lebih banyak diminati dibandingkan dengan tari tradisional. Kondisi tersebut merupakan salah satu hal yang popularitas tari tari tradisional di dalam masyarakat Indonesia makin menurun. Salah satu organisasi seni budaya yaitu Pusdiklat Seni Ayodya Pala, membuat berbagai upaya untuk melestarikan seni tari tradisional Indonesia melalui media sosial. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, dilakukan kajian untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi komunikasi yang digunakan oleh Pusdiklat Seni Ayodya Pala untuk melestarikan tari tradisional Indonesia melalui media sosial.  Data hasil penelitian yang memperlihatkan bahwa tim manajemen Pusdiklat Seni Ayodya Pala melakukan riset formatif, mengembangkan strategi komunikasi, dan memilih taktik yang sesuai untuk menyampaikan pesan kunci mereka. Tujuan utama dari Pusdiklat Seni Ayodya Pala adalah untuk memperkenalkan dan mempromosikan tari tradisional Indonesia. Untuk mencapai hal ini, Pusidklat Seni Ayodya Pala memilih komunikator berdasarkan kepakaran, kompetensi dan wewenang yang dimiliki. Berbagai informasi yang diunggah dikombinasikan dengan testimoni dan pujian untuk mempersuasi konsumen kunci. Untuk menyampaikan pesan kunci mereka, Pusdiklat Seni Ayodya Pala memanfaatkan empat platform media sosial yaitu YouTube, Facebook, TikTok, dan Instagram. Tim manajemen dari Pusdiklat Seni Ayodya Pala menunjukkan kemampuan komunikasi internasional yang sangat baik, dan mereka memposisikan diri sebagai pemimpin di dalam organisasi mereka.  Meskipun Pusdiklat Seni Ayodya Pala belum secara formal mengimplementasikan dan mengevaluasi rencana strategis mereka, namun dedikasi organisasi ini dalam melestarikan tari tradisional Indonesia telah mendapatkan apresiasi yang signifikan dari publik.
Strategi Komunikasi Pemasaran Politik Denty Eka Widi Pratiwi dalam Pemilihan Umum DPD RI 2024 Wirayudha, Febrio; Sofyan, Nur
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 7 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v7i2.11556

Abstract

DPD RI merupakan lembaga legislatif di Indonesia yang berperan penting dalam menyampaikan aspirasi daerah di tingkat nasional. Namun, calon anggota DPD menghadapi tantangan yang lebih besar dibandingkan DPR, seperti dukungan suara yang lebih besar, kewenangan yang terbatas, serta kurangnya pemahaman masyarakat tentang tugas dan fungsi DPD. Tantangan ini semakin berat bagi calon perempuan yang harus menghadapi stereotip gender dan budaya patriarki. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran politik yang digunakan oleh Denty Eka Widi Pratiwi dalam Pemilihan DPD RI 2024 di Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, serta pengujian validitas data menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran politik Denty sangat efektif, terutama melalui kombinasi personal branding yang kuat, seperti penggunaan simbol kerudung pink, dan pendekatan langsung dengan pemilih. Penolakannya terhadap politik uang serta fokus pada isu kesejahteraan sosial dan ekonomi juga memperkuat citra dirinya sebagai calon yang berintegritas. Studi ini memberikan pemahaman baru tentang bagaimana strategi pemasaran politik dapat mengatasi tantangan lokal, dan menawarkan wawasan praktis serta teoretis mengenai pentingnya integrasi elemen pemasaran tradisional dan modern dalam komunikasi politik. Kata Kunci: DPD RI; Komunikasi Pemasaran Politik; Pemilihan Legislatif; Pemilihan Umum; Strategi Komunikasi
Mungkinkah Etika Komunikasi Berperan Dalam Meningkatkan Penetrasi Internet di Kalangan Lansia? Purnomo, Joko Adi; Adnjani, Made Dwi
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 7 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v7i2.11899

Abstract

Derasnya perkembangan internet membuat kehidupan kelompok lansia saat ini semakin kompleks. Di satu sisi mereka dihadapkan pada tuntutan untuk mengikuti perkembangan teknologi komunikasi. Namun di sisi lain, mereka mengalami berbagai macam kesulitan untuk mengadopsi teknologi itu. Hal ini ditegaskan dari penelitian yang dilakukan APJII yang menemukan penetrasi perkembangan internet dikalangan itu masih sangat rendah. Wacana yang umum didengar adalah internet sebagai perkembangan mutakhir teknologi komunikasi tidak menawarkan kebutuhan yang ada pada kelompok lansia. Perbedaan generasi kemudian sering dijadikan alasan untuk memaklumi rendahnya penggunaan internet di kalangan lansia. Tulisan ini bertujuan mengargumentasikan peran etika komunikasi dalam meningkatkan penetrasi penggunaan internet di kalangan lansia. Dengan menggunakan sudut pandang kritis dari studi aspek sosial gerontologi dan skema etika komunikasi dari Haryatmoko, diargumentasikan secara teortitis jika rasa tanggung jawab kolektif dari pemerintah, perusahaan telekomunikasi dan pengguna internet secara umum merupakan unsur fundamental dalam membentuk dialektika antara bidang-bidang di dalam etika komunikasi yang bertujuan meningkatkan penggunaan internet di kalangan lansia. Pada akhirnya diperlukan kajian yang lebih mendalam baik dari aspek empiris maupun aspek literatur untuk mengetahui lebih jauh peran etika komunikasi dalam menciptakan penggunaan teknologi komunikasi yang emansipatoris bagi semua kalangan. Kata Kunci: Etika Media; Gerontologi; Lansia; Penetrasi Internet; Kesenjangan Digital

Page 10 of 13 | Total Record : 124