cover
Contact Name
Indah Suryawati
Contact Email
indahsuryawati_2121@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
communication@budiluhur.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Communication
ISSN : 20865708     EISSN : 24427535     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Communication published by the Communication Studies Program, Univ. Budi Luhur, twice a year. The publication of this journal is intended as a medium of information exchange, knowledge based on development, and the study of Communication Sciences and its relation to various other scientific disciplines.
Arjuna Subject : -
Articles 167 Documents
Pemaknaan Profesionalisme Jurnalis Pada Serial Drama Korea HUSH dalam Perspektif Meanings And Media Zahra, Aida Farida; Hermansyah, Tantan; Praptiningsih, Novi Andayani
Communication Vol 15, No 1 (2024): Communication
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v15i1.2718

Abstract

Adanya drama Korea di Indonesia merupakan fenomena hallyu yang banyak digandrungi oleh masyarakat Indonesia, salah satu drama Korea yang tayang di Indonesia yaitu HUSH dengan latar belakang jurnalis. Penelitian ini mengkaji bagaimana pemaknaan profesionalisme jurnalis pada serial drama Korea HUSH yang ditinjau dari perspektif meanings and media karya Gill Branston dan Roy Stafford. Pada teori diuraikan menjadi tiga konsep yaitu semiotika, strukturalisme serta denotasi dan konotasi. Dalam konsep komunikasi Islam, penelitian ini menekankan kepada pendekatan studi Islam dengan konsentrasi dakwah dan komunikasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif analitis dan paradigma kritis. Data-data diperoleh dari potongan gambar dan tulisan yang menampilkan pemaknaan pentingnya profesionalisme bagi seorang jurnalis. Hasil analisis semiotika dalam serial drama Korea HUSH menampilkan banyak tanda mengenai nilai profesionalisme seorang jurnalis (sikap). Secara struktur bahasa menunjukkan kode berupa bahasa isyarat yang ditampilkan disetiap episode. Secara denotasi dan konotasi pemaknaan tentang profesionalisme menunjukkan bahwa pada episode 3 menunjukkan pentingnya profesionalisme dalam bekerja, episode 7 menunjukkan pentingnya kejujuran dan keadilan seorang jurnalis, dan episode 12 menunjukkan pentingnya niat baik dalam setiap tindakan. Islam mengedepankan nilai profesionalisme dalam segala profesi. Pemaknaan tentang profesionalisme menunjukkan bahwa profesionalitas seorang jurnalis dilihat dari cara ia memahami tanggungjawabnya untuk menyampaikan informasi berdasarkan fakta agar tidak merugikan siapapun.
Keberpihakan Pada Berita Keputusan Mahkamah Konstitusi Tentang Usia Minimal Calon Presiden Dan Wakil Presiden Ikhwan, Muhammad; Tristiana, Chani
Communication Vol 15, No 2 (2024): Communication
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v15i2.3182

Abstract

Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengubah pasal 169 huruf q Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang batas usia Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres), mengubah konstelasi politik dan ramai diberitakan jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Putusan ini membuat anak sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, bisa mencalonkan diri sebagai Cawapres. Realitas itulah yang kemudian dikonstruksi menjadi berita. Penelitian ini ingin melihat bagaimana sindonews.com dan tvonenews.com memberitakan putusan MK tersebut. Kedua media ini dipilih karena pemilik media memiliki afiliasi terhadap Capres tertentu. Penelitian menggunakan metode framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicky. Perangkat framing dibagi kedalam empat struktur besar, yaitu struktur sintaksis, skrip, tematik danretoris. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedua media terlihat mampraktikkan tiga keberpihakan tas  bias,yakni Bias by omission, Bias by selection of sources dan bias by story selection. Selain itu, kedua media memiliki keberpihakan yang berbeda. Sindonews.com berpihak pada penolakan, sedangkan tvonenews.com berpihak pada pihak yang mendukung putusan MK. Dukungan sindonews terlihat dari isi dan narasumber yang muncul di berita, dengan kata dan frasa yang memberi sentimen negatif terhadap putusan MK. Sedangkan dukungan tvonenews.com juga terlihat dari penempatan narasumber, isi dan penggunaan kata serta frasa dalam teks berita. Keberpihakan itu tidak bisa dilepaskan dari afiliasi politik pemilik kedua media. 
Strategi Komunikasi Krisis Humas Kemenpora dalam Pemulihan Citra Majid, Abdul; Murbinami, Raswitha; Ayuningtyas, Fitria; Kriyantono, Rachmat
Communication Vol 15, No 2 (2024): Communication
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v15i2.3044

Abstract

Salah satu lembaga pemerintah, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mempunyai peran penting dalam mengoptimakan di sektor pemuda dan olahraga masyarakat Indonesia. Anggaran setiap tahunnya pun digelontorkan untuk bisa menjalankan program-program tersebut. Akan tetapi pada tahun 2019 silam, citra Kemenpora kembali menurun, mengulang kejadian 2012 silam, yakni prihal kasus korupsi yang melibatkan pimpinan dan beberapa pegawainya. Kondisi tersebut membuat Hubungan Masyarakat (Humas) Kemenpora mulai bekerja guna memulihkan citra Kemenpora. Untuk itu, tujuan penelitain ini ingin mengetahui strategi apa yang dilakukan Humas Kemenpora guna memulihkan citra Kemenpora. Dalam penelitian ini penulis menggunakan Teori Situasional Crisis Communication Theory (SCCT).  Metodelogi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Untuk mendapatkan data yang valid, teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas Kemenpora telah melakukan strategi komunikasi krisis yang dimulai dari rapat internal penanganan krisis hingga mengoptimalkan media-media dalam menyebarluaskan pemberitaan kinerja positif di tahun-tahun berikutnya setelah mendapatkan predikat positif dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) 
Pola Komunikasi Pemerintah Daerah Dalam Rehabilitasi Sosial Berbasis Keluarga Orang Dengan Gangguan Jiwa anwar, Anwar; Sutikna, Nana; Widjanarko, Wisnu
Communication Vol 15, No 1 (2024): Communication
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v15i1.2727

Abstract

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) Tahun 2018 menunjukkan lebih dari 19 juta penduduk berusia lebih 15 tahun mengalami gangguan mental emosional dan lebih dari 12 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun mengalami depresi. Upaya pelaksanaan rehabilitasi sosial dapat dilaksanakan secara persuasif, motivatif atau koersif baik dalam keluarga, masyarakat maupun panti sosial. Dengan keterbatasan panti sosial yang dimiliki oleh pemerintah maupun pihak swasta, maka sebagian besar rehabilitasi sosial dilaksanakan oleh masyarakat dan keluarga. Kendala pelaksanaan rehabilitasi sosial berbasis keluarga adalah minimnya pengetahuan keluarga mengenai penanganan orang dengan gangguan jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola komunikasi pemerintah daerah dalam pelaksanaan rehabilitasi sosial berbasis keluarga orang dengan gangguan jiwa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data dengan studi literature atau kajian pustaka. Penelitian ini dilakukan dengan mengeksplorasi data-data artikel jurnal, buku dan karya ilmiah dengan tema rehabilitasi sosial orang dengan gangguan jiwa dan pola komunikasi pemerintah daerah kepada masyarakat dalam pelaksanaan program tertentu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan rehabilitasi sosial dalam keluarga orang dengan gangguan jiwa sangat membutuhkan peranan pemetintah daerah. Keterbatasan keluarga dalam pelaksanaan pemulihan orang dengan gangguan jiwa menjadi salah satu faktor pemerintah harus membangun komunikasi dengan keluarga dalam pelaksanaan program rehabilitasi sosial. Oleh karena itu, pemerintah harus membuat pola komunikasi kepada keluarga orang dengan gangguan jiwa dalam pelaksanaan program rehabilitasi sosial. Kata Kunci : Komunikasi pemerintah daerah, orang dengan gangguan jiwa, rehabilitas sosial
Analisis Isi Kuantitatif Karakteristik Gender Pada Raya Dalam Film Raya And The Last Dragon Rachman, Devia Putry Kusuma; Rahmawan, Detta
Communication Vol 15, No 2 (2024): Communication
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v15i2.3186

Abstract

Penggambaran stereotip gender di media anak-anak berpotensi menyempitkan persepsi gender di masyarakat. Perempuan seringkali digambarkan sebagai sosok yang subordinat dan hanya berperan dalam pekerjaan domestik, seperti istri, ibu rumah tangga, atau sebagai non-profesional. Sedangkan, anak-anak akan cenderung untuk meniru apa yang mereka tonton melalui proses modeling. Disney sebagai perusahaan yang merajai produksi film anak-anak memegang peran penting dalam membentuk persepsi gender yang tidak stereotipikal dalam karya-karyanya. Penelitian ini secara khusus menyoroti film Disney, yaitu Raya and the Last Dragonsebagai film Disney Princess terbaru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik maskulin dan feminin yang tradisional, serta perbedaan antara kedua karakteristik tersebut pada karakter putri Raya dalam film Disney Raya and the Last Dragon. Seluruh durasi film dianalisis melalui pendekatan metode analisis isi kuantitatif dengan menggunakan pengujian independent sample t-test. Penelitian ini menyajikan perbandingan penggambaran representasi maskulin dan feminin karakter putri Raya, frekuensi dari kedua karakteristik tersebut, serta bagaimana implikasinya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara representasi karakteristik maskulin dan feminin pada Raya dalam film Raya and the Last Dragon. Hal ini dapat diartikan bahwa karakter utama perempuan dalam film digambarkan sebagai sosok yang androgini atau memiliki karakteristik maskulin dan feminin yang seimbang. Implikasi penelitian ini adalah Disney telah berhasil memproduksi film Disney Princess sebagai media anak-anak yang tidak stereotipikal dan telah merepresentasikan peran gender yang positif.
Pengaruh Pemasaran Media Sosial Terhadap Respon Konsumen Dengan Ekuitas Merek Sebagai Variabel Mediasi (Studi pada Pengikut Indihome di Media Sosial Instagram) Kherin, Kherin; Yulita, Henilia; Andi, Vincentia Roseline
Communication Vol 15, No 2 (2024): Communication
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v15i2.2812

Abstract

Penelitian ini memanfaatkan pendekatan kuantitatif dengan orientasi eksplanatif, fokusnya adalah mengeksplorasi dampak variabel independen pada variabel dependen. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner disebarkan kepada 100 responden yang merupakan pengikut Instagram Indihomecare. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik Smart PLS. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif pemasaran melalui media sosial Instagram Indihomecare terhadap respon konsumen sebesar 2.257. Selain itu, terdapat dampak positif pemasaran melalui media sosial tersebut terhadap ekuitas merek sebesar 17.620, serta dampak positif ekuitas merek terhadap respon konsumen sebesar 10.252. Hal ini menunjukkan bahwa media sosial berperan penting sebagai platform interaksi dan pertukaran informasi yang dapat memperkuat hubungan merek dengan konsumen.
Model Strategi Komunikasi Pariwisata Dalam Melakukan Branding Pecinan Glodok Pinontoan, Nexen Alexandre; Djati, Sundring Pantja; Rahmanita, Myrza
Communication Vol 15, No 1 (2024): Communication
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v15i1.2792

Abstract

This research discusses the Tourism Communication Strategy of the DKI Jakarta Tourism and Creative Economy Department in Branding the Glodok Chinatown Area Destination as Urban Tourism. The background to this research is the great potential of the tourism communication model in branding the Glodok Chinatown area as an urban tourism destination in DKI Jakarta which highlights elements, namely historical tourism, cultural tourism and culinary tourism. The aim of this research is to analyze and evaluate the tourism communication strategies used by the DKI Jakarta Tourism and Creative Economy Department in branding the destination. The research method involves interviews, observation, and documentation analysis to collect data from various sources such as journals, websites, and books related to tourism destination branding. The research results show the success of the DKI Jakarta Tourism and Creative Economy Department in implementing various communication strategies to improve the image of Glodok Chinatown as an urban tourist destination. The implementation of cultural activities, such as festivals, art exhibitions and traditional performances, not only enriches tourism content by highlighting the region's rich culture and history, but also creates engaging experiences for tourists. The use of social media, including Instagram, YouTube, TikTok, and official websites, has become the main communication tool that has succeeded in reaching a wider audience, especially young people who are active on digital platforms. Apart from that, partnerships established with stakeholders, including tenants and local communities, are an important key in formulating and executing branding strategies, strengthening the integrity of Chinatown Glodok as a destination that involves and empowers the local community. Overall, this holistic communication strategy reflects an effective approach in introducing, introducing and developing Glodok Chinatown as an urban tourism destination, providing a strong foundation for success that can be strengthened and developed in the future.