cover
Contact Name
Indah Suryawati
Contact Email
indahsuryawati_2121@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
communication@budiluhur.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Communication
ISSN : 20865708     EISSN : 24427535     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Communication published by the Communication Studies Program, Univ. Budi Luhur, twice a year. The publication of this journal is intended as a medium of information exchange, knowledge based on development, and the study of Communication Sciences and its relation to various other scientific disciplines.
Arjuna Subject : -
Articles 167 Documents
Manajemen Program Siaran Morning Live Chat Berjaringan Pada Lembaga Penyiaran Publik RRI Meulaboh Cut Intan Zahira; Asmaul Husna; Yuhdi Fahrimal
Communication Vol 14, No 2 (2023): Communication
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v14i2.2454

Abstract

Persaingan media penyiaran dalam merebut pasar khususnya bagi radio saat ini semakin kompetitif, sehingga mendorong perusahaan media untuk merancang program siaran yang memiliki diferensiasi dan daya tarik bagi konsumen. Program Morning Live Chat (MLC) Berjaringan merupakan salah satu program siaran yang diunggulkan oleh Radio Republik Indonesia (RRI) Meulaboh untuk menjangkau pendengar dari kalangan milenial. Oleh karenanya tujuan penelitian ini adalah menganalisis dan mendeskripsikan proses manajemen program siaran yang dilaksanakan oleh redaksi Radio Republik Indonesia (RRI) Meulaboh untuk program siaran MLC Berjaringan. Dengan menggunakan metode kualitatif, peneliti melakukan wawancara semi-terstruktur kepada informan yang menjadi tim redaksi program Morning Live Chat (MLC) Berjaringan serta melakukan observasi dan analisis dokumen untuk mendukung analisis data. Penelitian ini menemukan program siaran MLC Berjaringan dilakukan melalui tahapan manajemen, yaitu, pertama pada tahap perencanaan dilakukan dua proses, yaitu, (1) perencanaan insidental meliputi pembagian segmentasi pendengar, tujuan program, format program, dan bagaimana program akan dikemas nantinya dan (2) perencanaan rutin yang meliputi aktivitas diskusi untuk menentukan bintang tamu rutin, topik yang akan dibahas, hingga apakah pelaksanaan kegiatan akan dilakukan secara taping ataupun live. Pada tahap pengorganisasian, redaksi MLC Berjaringan diperkuat oleh distribusi pekerjaan dan tanggung jawab kepada anggota tim. MLC Berjaringan merupakan program siaran mingguan yang berisikan konten informasi dan hiburan dengan target segmentasi khalayak anak muda. Proses pengawasan program siaran MLC Berjaringan dilakukan pada pasca-produksi untuk mengidentifikasi kelemahan program, melakukan perbaikan strategi, dan perencanaan produksi selanjutnya. Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat efektivitas program siaran MLC Berjaringan. Rekomendasi diberikan untuk perbaikan manajemen produksi program siaran di lembaga penyiaran publik di masa depan.
Perlindungan Hak Cipta Konten Media Sosial Dalam Konten Program Berita Televisi Sinta Dwi Utami; Cici Lestari
Communication Vol 14, No 2 (2023): Communication
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v14i2.2473

Abstract

Media sosial berkembang sangat pesat. Dalam kegiatan jurnalistik media sosial digunakan sebagai sumber berita media televisi, baik informasi maupun kontennya. Penelitian ini bertujuan mencari jawaban tentang bagaimana aturan dan tata cara menggunakan konten media sosial dalam program berita televisi. Penelitian juga bertujuan untuk mengetahui bagaimana media televisi bisa mengimplementasikan perlindungan hak cipta terhadap konten media sosial yang digunakan dalam program beritanya. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, peneliti mengamati konten media sosial yang digunakan dua televisi berita, CNN Indonesia dan Metro TV. Peneliti kemudian menggali informasi lebih dalam dengan mewawancarai penanggung jawab program di CNN Indonesia dan Metro TV. Temuan penelitian ini menyimpulkan ada peraturan yang harus diikuti sebelum memproduksi program berita dari media sosial. Verifikasi, perizinan pemilik konten, dan pencantuman atribusi wajib dipenuhi media televisi ketika menggunakan media sosial sebagai sumber berita. Prinsip fair use bisa digunakan dengan batasan tertentu. Aturan-aturan ini membawa implikasi dan menjadi tantangan bagi para pemangku program berita televisi. Namun dengan pemahaman dan implementasi yang tepat diharapkan perlindungan hak cipta selalu terjaga. Pencipta karya terpenuhi hak moral dan hak ekonominya serta berita televisi juga terjaga standar kelayakannya.
Feasting on Advertisements: Investigating the Influence of Different Food Advertisements on TikTok Thomas Floris Van Schaik
Communication Vol 14, No 2 (2023): Communication
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v14i2.2513

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi bagaimana jenis iklan yang berbeda di TikTok (konsumsi vs. berbasis produk) dan jenis makanan yang berbeda (makanan sehat vs. makanan tidak sehat) mempengaruhi norma sosial, sikap, dan niat berperilaku orang dewasa muda. Pemahaman yang lebih komprehensif tentang topik ini sangat penting karena kekhawatiran mengenai peningkatan konsumsi makanan tidak sehat oleh orang dewasa muda. Kekhawatiran ini dapat dikaitkan dengan paparan iklan makanan tidak sehat yang sering terjadi di platform media sosial seperti TikTok. Desain survei within-subject melalui Google Forms digunakan untuk menilai dampak variabel yang dimanipulasi (jenis makanan dan jenis iklan) terhadap variabel lainnya (norma sosial, sikap, dan niat berperilaku). Hasilnya menunjukkan bahwa jenis iklan memiliki dampak positif terhadap sikap. Sebaliknya, jenis iklan tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel norma sosial dan niat berperilaku. Namun, efek gabungan dari jenis iklan dan jenis makanan memiliki efek positif pada niat berperilaku. Secara khusus, iklan konsumtif untuk makanan tidak sehat menunjukkan efek positif pada niat berperilaku. Selain itu, sikap positif terhadap iklan makanan juga sangat terkait dengan niat berperilaku yang lebih tinggi. Temuan penelitian ini menunjukkan perlunya penelitian lebih lanjut karena hubungan yang kompleks antara jenis iklan, jenis makanan, sikap, norma sosial, dan niat berperilaku, serta pengaruh faktor-faktor berpengaruh lainnya.
Penerapan Manajemen Komunikasi Bencana Dalam Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) Di SMK Mega Bangsa Sidi Hiram, Taqwa Putra Budi Purnomo; Pradiptha, Anindya Putri; Bongsoikrama, Justin; Pratama, Jeremy Putra; Ramadhani, Rizqisani
Communication Vol 15, No 2 (2024): Communication
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v15i2.3121

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi penerapan manajemen komunikasi bencana di SMK Mega Bangsa sebagai bagian dari program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). SMK Mega Bangsa, yang terletak di wilayah rawan bencana, menghadapi tantangan dalam kesiapsiagaan dan respons terhadap situasi darurat, seperti gempa bumi dan kebakaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dan teknik analisis triangulasi data untuk memverifikasi informasi dari wawancara mendalam, observasi, dan Focus Group Discussion (FGD). Subjek penelitian melibatkan 1 Kepala Program TIK, 5 Guru, 10 Siswa, 2 Staf, dan 1 Pihak Keamanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen komunikasi bencana di SMK Mega Bangsa telah berperan dalam memastikan kesiapan seluruh warga sekolah melalui perencanaan, koordinasi, dan pelaksanaan yang terstruktur. Namun, masih terdapat kekurangan, khususnya dalam kecepatan penyebaran informasi dan koordinasi dengan pihak eksternal. Penelitian ini berkontribusi dengan memberikan rekomendasi strategis untuk meningkatkan efektivitas program SPAB di SMK Mega Bangsa dan sekolah lainnya, guna memperkuat mitigasi serta respons cepat dalam menghadapi bencana. Temuan ini juga menekankan pentingnya komunikasi yang tepat waktu dan akurat sebagai faktor kunci dalam mengurangi risiko bencana di satuan pendidikan.
Konstruksi Pesan Penjaja Kuliner Ramadhan Pada Media Sosial Instagram Irwanto, Irwanto; Hariatiningsih, Laurensia Retno; El Hidayah, Nur Iman; Ningtyas, Dito Anjasmoro
Communication Vol 15, No 1 (2024): Communication
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v15i1.2556

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh maraknya penggunaan platform media sosial Instagram menjadi pilihan publik untuk berkomunikasi di alam maya. Termasuk juga dalam penyebaran pesan komunikasi yang dilakukan oleh penjaja kuliner Ramadhan. Bulan suci bermakna signifikan bagi umat muslim. Pada bulan ini terdapat waktu sakral yakni mulai dan berakhirnya saum. Kedua waktu tersebut menjadi unsur penting dalam ibadah Ramadhan. Umat muslim menaruh perhatian pada hal tersebut, termasuk menu makanannya. Pada sisi lain hal ini dimanfaatkan oleh penjaja kuliner Ramadhan untuk meningkatkan penjualannya dengan menyebarkan informasi kuliner Ramadhan melalui media sosial Instagram. Hal tersebut didukung oleh kekuatan media sosial Instagram yang efektif, efisien dan mampu menjangkau khalayak luas.  Teknologi serta fitur yang disematkan pada media sosial tersebut juga mampu merepresentasi serta mengakomodir keinginan berbagi variasi lambang komunikasi dalam mengkonstruksi pesan yang dimaksud. Tujuan penelitian ini untuk menelaah mengenai presentasi lambang komunikasi penjaja kuliner tersebut pada media sosial Instagram. Untuk menindaklanjuti telaah tersebut, maka penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.  Peneliti memilih informasi yang sesuai dengan subjek serta objek penelitian yakni akun Instagram penjaja kuliner Ramadhan yang mengkonstruksi pesan untuk kepentingan peningkatan kuantitas penjualan. Di sini terungkap para penjaja kuliner Ramadhan memiliki motif komunikasi yang sama namun gunakan lambang komunikasi yang berbeda. Lambang komunikasi yang berupa teks dan foto tersebut tercipta oleh proses konstruksi.   
Diversifikasi Konten Feminisme di Islami.co sebagai Aktivisme Digital Siswanti, Hanifa Paramitha; Maryani, Eni; Khadijah, Ute Lies Siti
Communication Vol 15, No 1 (2024): Communication
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v15i1.2806

Abstract

Ruang digital menjadi salah satu produk kemajuan teknologi komunikasi. Alat yang digunakan untuk mengirim, menerima, dan mengolah pesan telah mengalami reformasi. Perubahan yang drastis ini melahirkan ruang digital berbentuk cyberspace. Ruang digital ini kemudian berkembang menjadi ruang publik baru yang kewenangannya dipegang penuh oleh publik. Dalam era digital yang semakin berkembang, aktivisme digital telah menjadi alat utama untuk menyuarakan isu-isu sosial, termasuk isu feminisme di dalam konteks Islam. Dengan misi menyebarkan informasi yang mendukung toleransi dan kedamaian, media Islami.co aktif mempublikasikan artikel dan advokasi terkait isu-isu feminis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara observasi website, studi pustaka, serta wawancara kepada pengelola Islami.co, kontributor, pengamat aktivisme digital, dan pengamat gender. Pemikiran aliran feminisme yang mewarnai konten feminisme di Islami.co adalah feminisme multikultural. Hasil studi juga menyoroti kedudukan aktivisme digital dalam membentuk narasi feminis di komunitas Muslim. Aktivisme digital yang tercermin dari diversitas tema tulisan dalam konten feminisme di Islami.co mencoba merekonstruksi makna feminisme dalam kerangka Islam seklaigus menunjukkan bahwa feminisme bukan gerakan anti Islam. Feminisme diadvokasikan sebagai gerakan sosial yang turut membangun tafsir keagamaan yang adil gender. Diversifikasi konten feminisme yang dipublikasikan menjadi bentuk aktivisme yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam terhadap kesetaraan gender melalui beragam perspektif dan isu, termasuk gerakan antifeminisme, perempuan bekerja, otonomi tubuh, kesalingan, perempuan berdakwah, dan sistem patriarki. Diversifikasi tersebut mencerminkan luasnya ruang diskusi dan dan nilai inklusivitas yang dihadirkan Islami.co kepada pembaca.
Komunikasi Antarbudaya dalam Praktik Budaya Hibrid Tabot di Bengkulu Ihsan, R Muhammad; Syahida, Fera Tiara; Istiyanto, S Bekti
Communication Vol 15, No 2 (2024): Communication
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v15i2.3124

Abstract

Tradisi Tabot di Bengkulu merupakan praktik budaya yang merefleksikan dinamika komunikasi antarbudaya dalam masyarakat lokal. Sebagai budaya hibrid, Tabot menampilkan pertemuan dan negosiasi berbagai elemen budaya, seperti Islam, Melayu, dan Hindu-Buddha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana komunikasi antarbudaya terwujud dalam praktik Tabot dan bagaimana proses hibridisasi budaya tersebut berlangsung. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan atau literature review sebagai pendekatan utama dalam mengkaji tradisi Tabot di Bengkulu. Proses ini diawali dengan pengumpulan dan seleksi sumber-sumber literatur yang relevan, meliputi buku, jurnal ilmiah, artikel, dan dokumen terkait. Proses dalam penggunaan metode penelitian ini mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan mensintesis informasi penting dari literatur yang dikaji, sehingga dapat membangun pemahaman yang komprehensif mengenai tradisi Tabot sebagai praktik budaya hibrid di Bengkulu. Praktik Tabot menggambarkan bagaimana masyarakat Bengkulu menegosiasikan makna dan praktik budaya dalam ruang pertemuan budaya yang majemuk. Proses komunikasi antarbudaya yang terjadi telah menghasilkan bentuk budaya hibrid yang unik, di mana unsur-unsur budaya yang berbeda berbaur dan menciptakan identitas kultural baru. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang dinamika komunikasi antarbudaya dalam konteks budaya lokal yang terus berubah.
Analisis Tokoh pada Film Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan Menggunakan Standpoint Theory Aritonang, Eva Reh Ulina
Communication Vol 15, No 1 (2024): Communication
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v15i1.2594

Abstract

Penelitian ini menganalisis film Imperfect: Karir, Cinta dan Timbangan yang menceritakan bagaimana tokoh-tokoh dalam film yang berjuang untuk kesetaraan gender dengan menolak dominasi laki-laki dan melawan diskriminasi terhadap perempuan. Perempuan merupakan kelompok marjinal yang sering sekali dianggap lemah dan tidak memiliki kuasa. Akibatnya, perempuan sering dibatasi dalam ruang publik dan karir karena tidak sesuai dengan ekspektasi kelompok dominan walaupun mereka memiliki kemampuan. Meskipun kesetaraan gender selalu digaungkan namun sulit untuk dicapai karena masih kuatnya budaya patriarki dan ideologi yang selalu diwariskan dari generasi ke generasi. Ideologi yang ditanamkan adalah perempuan tempatnya berada di ruang privat yang mengurusi sektor domestik sedangkan laki-laki berada di ruang publik. Oleh karena itu, penelitian ini menganalisis dominasi laki-laki dan wacana standar kecantikan pada Film Imperfect: Karir, Cinta & Timbangan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan perspektif standpoint feminism untuk menganalisis konsep standpoint, situated knowledge dan sexual division of labour. Hasilnya, dalam film terdapat adegan yang menunjukkan perempuan dibatasi berkarir karena berpenampilan tidak menarik meskipun memiliki kemampuan, dikekang dan diatur dalam berlaku dan berpenampilan, serta mengalami diskriminasi akibat tidak memenuhi standar masyarakat. Menariknya pada film ini tokoh dalam film berhasil melakukan resistensi sehingga dapat mengubah sudut pandang dan mindset lingkungan sekitarnya.
Penerapan Employee Relations Dalam Membangun Motivasi Kerja Karyawan PT Followme Indonesia Muyati, Mulyati; Kristanty, Shinta; Nurzanah, Gesya
Communication Vol 15, No 1 (2024): Communication
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v15i1.2807

Abstract

Employee relations adalah salah satu kegiatan yang dapat diupayakan oleh Public Relations di perusahaan, untuk dapat membangun motivasi kerja karyawan. Begitupun di PT Followme Indonesia, penerapan employee relations bertujuan agar karyawan termotivasi dalam bekerja, sehingga dapat memajukan perusahaan. Fokus penelitian ini adalah bagaimana penerapan employee relations dalam membangun motivasi kerja karyawan di PT Followme Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan employee relations dalam membangun motivasi kerja karyawan di PT. Followme Indonesia. Penelitian ini menggunakan konsep Public Relations, employee relations dan motivasi kerja karyawan. Serta meggunakan metode penelitian deskriptif – kualitatif. Hasil penelitian yaitu penerapan employee relations berupa kegiatan pelatihan bagi karyawan, program motivasi kerja berprestasi, dan family gathering. Melalui kegiatan employee relations ini pada akhirnya karyawan dapat termotivasi dalam bekerja karena tercipta komunikasi dua arah yang baik antara pimpinan dengan karyawan. 
Independent Journalism in the History of Indonesian Media Landscape: A Study Case of Kompas Gramedia Orfinez Nainggolan, Golda Meir; Akim, Akim; Putri Noviasih, Godfrida Winda
Communication Vol 15, No 2 (2024): Communication
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v15i2.3086

Abstract

A complicated combination of political factors, censorship, and the fight for independence has shaped Indonesian journalism history. In this unstable environment, Kompas Gramedia has become a well-known symbol of independent reporting. The history of Kompas Gramedia, one of Indonesia's biggest media conglomerates, from its founding to the present highlights the vital role that the media play in promoting democratic values and guaranteeing the free flow of information. This piece of research explores the development of Kompas Gramedia, emphasizing both the organization's influence on the larger Indonesian media scene and its unwavering dedication to journalistic ethics. The tale of Kompas Gramedia is not only one of a media company's expansion but also a larger one of media freedom in Indonesia. Kompas Gramedia has been instrumental in promoting press freedom and establishing benchmarks for independent journalism, both during the period of severe governmental control and censorship and in the current more liberal and open atmosphere. Through an analysis of the historical background and key turning points in Kompas Gramedia's history, this article offers insights into how independent journalism can flourish in difficult settings and advance a country's socio-political landscape.