cover
Contact Name
Iva Yenis Septiariva
Contact Email
ivayenis@staff.uns.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsipil@ft.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Riset Rekayasa Sipil
ISSN : 25797999     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social, Engineering,
The Journal of Research and Civil Engineering is a journal to accommodate the writings of researchers and professionals in the field of civil engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 86 Documents
DESIGN PHASE OF A CYLINDRICAL LONG-SPAN COAL SHED WITH STEEL ARCH SPACE-TRUSS STRUCTURE Setiawan, Angga Fajar; Aminullah, Akhmad; Awaludin, Ali; Gherry, K. T. N.; Adhitama, Y. A.; Darmawan, M. Fauzi
Jurnal Riset Rekayasa Sipil Vol 5, No 2 (2022): Maret 2022
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.407 KB) | DOI: 10.20961/jrrs.v5i2.56329

Abstract

This paper discusses the structural design phase of a long-span coal shed structure in a 2x50 MW steam power plant. This study aims to share knowledge on how to design a long-span coal shed structure safely based on the design standards. The main structural system of the coal shed roof is a steel arch space-truss with 120 m of span and 31 m of height above supporting 12.5 m height of reinforced concrete columns. The superstructure contains a roof system and reinforced concrete system. The substructure system consists of a tie beam, pile cap, and bore pile. In the numerical model, all structural members were idealized as frame elements, except the pile cap that to be idealized as shell elements. Then, the soil springs were assigned to the bore pile element nodals with a 1 m interval to simulate the soil-structure interaction. The gravity loads due to dead loads, additional dead loads, live loads, rain loads, and lateral loads due to wind action and earthquakes to be considered. Furthermore, the structural analysis was conducted with non-linear geometric to simulate the large displacement effects and tension only element of the wind bracing. In addition, a simplified method to estimate the structural stability under lateral load was conducted. Based on the structural analysis and structural design, the coal shed structure could fulfill the safety criteria in terms of ultimate and serviceability limit based on the design code criteria. Furthermore, the non-linear geometry and stability issue should be considered with an appropriate structural analysis method.
PERENCANAAN DAYA DUKUNG BORED PILE PROYEK RUSUNAMI TOD PONDOK CINA, DEPOK Kusharta, Falaq Putra; Salimah, A’isyah
Jurnal Riset Rekayasa Sipil Vol 5, No 2 (2022): Maret 2022
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.855 KB) | DOI: 10.20961/jrrs.v5i2.44612

Abstract

Bangunan vertikal salah satu solusi dari sempitnya lahan yang akan digunakan sebagai hunian. Hal yang perlu diperhatikan dari bangunan vertikal adalah daya dukung pondasi, baik terhadap beban aksial dan lateral. Desain pondasi yang direncanakan harus dapat menahan beban dari struktur atas agar tidak terjadi gagal dan cacat pada bangunan. Rusunami TOD Pondok Cina, Depok terletak di samping stasiun kereta api sehingga perlu diperhatikan juga pengaruh dari beban dinamis kereta api. Hasil penyelidikan tanah adalah Pasir dan Lanau. Analisis struktur menggunakan ETABS 2016. Daya dukung yang digunakan adalah metode Reese dan Wright berdasarkan data SPT, dan daya dukung lateral menggunakan metode Broms. Diameter rencana pondasi 80 cm, 100 cm, dan 120 cm dengan masing – masing rencana pondasi dihitung pada kedalaman 30 m, 31 m, dan 32 m. Berdasarkan hasil analisis dengan D100 cm kedalaman 31 m didapatkan daya dukung aksial sebesar 5578,8 kN dan lateral sebesar 334,8 kN. Formasi tiang yang digunakan sebanyak 5 tiang penurunan maksimum sebesar 1,43 cm untuk tiang tunggal dan 0,123 cm untuk tiang kelompok.
GENANGAN BANJIR DAERAH IRIGASI BENGAWAN JERO DITINJAU DARI ASPEK HIDRAULIK Harimurti, Sabdoyono Wiyasa; Suprapto, Mamok; Ikhsan, Cahyono
Jurnal Riset Rekayasa Sipil Vol 5, No 2 (2022): Maret 2022
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.914 KB) | DOI: 10.20961/jrrs.v5i2.60495

Abstract

Beberapa daerah di Indonesia memiliki intensitas banjir yang semakin meningkat seiring dengan datangnya musim hujan. Seperti halnya Daerah Irigasi Begawan Jero yang mengalami banjir pada setiap tahunnya akibat hujan dan limpasan Blawi. Daerah Irigasi Bengawan Jero termasuk DAS Bengawan Solo berada di Wilayah Kabupaten Lamongan dan sebagian kecil di Kabupaten Gresik. Dalam menganalisis genangan yang terjadi maka dalam penelitian ini menggunakan simulasi dengan program HEC-RAS 5.0, program tersebut untuk menganalisis aliran satu dimensi pada sungai atau saluran. Metode penelitian dilakukan untuk mengetahui genangan yang paling dominan yang terjadi di Daerah Irigasi Bengawan Jero dengan parameter yang digunakan dalam analisis hidraulika ini adalah tinggi muka air genangan Sungai Blawi. Dari hasil simulasi yang telah dilakukan maka didapat debit banjir maksimal pada Q10 tahun sebesar 282,76 m³/s dengan tinggi genangan 1,07 m.
ANALISIS BACKWATER DENGAN HEC-RAS DI KELURAHAN SEWU KOTA SURAKARTA Kartikaningrum, Dinar Fauziyah Fatma; Hadiani, Rintis; Suryandari, Endah Sitaresmi
Jurnal Riset Rekayasa Sipil Vol 5, No 2 (2022): Maret 2022
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1012.864 KB) | DOI: 10.20961/jrrs.v5i2.54730

Abstract

Kelurahan Sewu merupakan salah satu wilayah yang sering mengalami banjir di Kota Surakarta. Hal ini dikarenakan daerahnya yang rendah serta adanya luapan Kali Pepe yang masuk ke Sungai Bengawan Solo. Untuk mengetahui panjang arus balik terlihat pada perhitungsn software HEC-RAS, yang kemudian dipetakan dengan Sistem Informasi Geografis. Debit yang digunakan dalam perhitungan adalah Q2, Q5, Q10, Q25, Q50, dan Q3 harian. Dari penelitian ini diharapkan memperoleh debit banjir rencana periode ulang dan hujan 3 harian maksimum tahunan, serta mengetahui terjadi atau tidaknya arus balik air. Dari hasil perhitungan dengan menggunakan metode HSS Nakaysu didapatkan nilai debit banjir periode ulang 2 Tahun (Q2) adalah 23,95 m3/detik, debit banjir 5 Tahun (Q5) adalah 32,56 m3/detik, debit banjir periode ulang 10 Tahun (Q10) adalah 38,62 m3/detik, debit banjir periode ulang 25 Tahun (Q25) adalah 46,71 m3/detik, debit banir periode ulang 50 Tahun (Q50) adalah 53,07 m3/detik, dan debit banjir akibat hujan 3 harian maksimum tahunan adalah 41,91 m3/detik yang terjadi pada tahun 2004. Berdasarkan hasil analisis program HEC-RAS, dapat dilihat bahwa keberadaan pintu air Demangan yang baru mampu menanggulangi permasalahan banjir yang selama ini terjadi.
OPTIMASI DESAIN KOMPONEN LENTUR GELAGAR PERSEGI BAJA Mutiara, Tria Octa; Putrianti, Pratika Riris; Setiawan, Agustinus Agus
Jurnal Riset Rekayasa Sipil Vol 5, No 2 (2022): Maret 2022
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.567 KB) | DOI: 10.20961/jrrs.v5i2.59765

Abstract

The traffic congestion in Indonesia’s big city needs effective infrastructure developments within limited areas. The purpose of this study is to determine an optimum dimension of steel box girder to carry the load on every span length and yield strength of girder based on SNI 1725-2016 and SNI 1729-2015. This study is using the Microsoft Excel program and limited only the compact section of flange and web section. The analysis result shows that higher yield strength the more in weight saving. Within the weight section of the yield strength, 690 MPa has 30% in saving weight compared to 250 MPa. Than the optimal web thickness for the yield strength of 250 MPa is 15 mm and for the yield strength of 690 MPa is 13 mm. The optimum ratio for depth of the web to span length is 1/60 L.
EVALUASI KINERJA SUB DAS ASEM KABUPATEN LUMAJANG Perkasa, Windy Bana Alam; Halik, Gusfan; Wiyono, Retno Utami Agung
Jurnal Riset Rekayasa Sipil Vol 5, No 2 (2022): Maret 2022
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (797.114 KB) | DOI: 10.20961/jrrs.v5i2.58139

Abstract

Sub daerah aliran sungai (Sub DAS) adalah satu kesatuan ekosistem yang terdiri dari sumber daya alam dan manusia yang kompleks. Sub DAS berperan sebagai daerah tangkapan hujan yang dalam perkembangan tidak bisa lepas dari segala bentuk tindakan yang dilakukan manusia. Pada Sub DAS Asem, seringkali terjadi masalah akibat tingkat perubahan cuaca yang tidak menentu, serta perubahan tata guna lahan yang ada, mengakibatkan meningkatnya debit air sungai hingga merusak infrastruktur yang ada, oleh karena itu diperlukan evaluasi penilaian dari semua kriteria secara lengkap merujuk pada Peraturan Menteri Kehutanan Republik Indonesia tentang Monitoring dan Evaluasi Daerah Aliran Sungai tahun 2014 mencakup evaluasi kondisi lahan, tata air, sosial ekonomi, investasi bangunan air dan pemanfaatan ruangan wilayah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai kinerja Sub DAS Asem pada tahun 2009 sebesar 86,50 termasuk dalam kondisi baik. Kemudian nilai kinerja Sub DAS Asem pada tahun 2019 meningkat sedikit sebesar 88,75 namun masih termasuk dalam kondisi baik. Sehingga secara keseluruhan daya dukung Sub DAS Asem dalam kondisi baik.
PERBANDINGAN MIX DESIGN SNI 03-2834-2000 DAN SNI 7656:2012 DITINJAU DARI PROSES PENGECORAN BETON NORMAL Foulhudan, Joerda; Nurtanto, Dwi; Krisnamurti, Krisnamurti
Jurnal Riset Rekayasa Sipil Vol 5, No 2 (2022): Maret 2022
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.834 KB) | DOI: 10.20961/jrrs.v5i2.48172

Abstract

Beton merupakan material yang hampir 60% digunakan dalam pekerjaan konstruksi dan dipadukan dengan baja. Agregat halus, agregat kasar, semen, dan air merupakan material dari beton. Mix design dan proses pengecoran sangat menentukan mutu beton. Berdasarkan hal tersebut dibutuhkan mix design dan proses pengecoran yang tepat untuk mendapatkan kuat tekan optimum. Mix design pada penelitian ini menggunakan SNI 03-2834-2000 dan SNI 7656:2012 kemudian dikombinasi dengan tiga variasi urutan pemasukan material (agregat kasar - agregat halus - semen) dan ada dua metode pemasukan air yaitu, pemasukan air di akhir langkah (dry mixing) dan  pemasukan air pada setiap langkah pemasukan material (wet mixing). Sehingga terdapat 12 variasi penelitian. Berdasarkan hasil pengujian, kuat tekan optimum yang dihasilkan adalah 43,52 MPa pada variasi penelitian P2M12 dengan proses pelaksanaan pengecoran yaitu, kerikil, semen, pasir, dan ditambahkan air pada akhir proses pengecoran (dry mixing) dan mix design yang digunakan adalah SNI 7656:2012. Jika dilihat dari nilai standar deviasi yang kecil maka dapat dikatakan hasil kuat tekan valid karena interval data tidak terlalu jauh. Namun, nilai kuat tarik yang dihasilkan tidak optimum yaitu sebesar 3,29 MPa meskipun nilai standar deviasinya kecil dan terbilang valid sedangkan untuk nilai modulus elastisitas adalah 10991,89 MPa dan nilai standar deviasi nya tinggi.
ANALISIS HUBUNGAN URBAN HEAT ISLAND TERHADAP INDEKS KEKERINGAN METEOROLOGIS DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Mustikarini, Dyah Dhani; Karlina, Karlina; Sujono, Joko
Jurnal Riset Rekayasa Sipil Vol 5, No 2 (2022): Maret 2022
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.387 KB) | DOI: 10.20961/jrrs.v5i2.55415

Abstract

Laju urbanisasi yang tidak dikendalikan dengan baik dapat menyebabkan pertumbuhan kawasan perumahan dan industri yang sangat cepat. Hal tersebut dapat menyebabkan kenaikan suhu permukaan dan mempercepat terjadinya perubahan iklim. Salah satu akibat dari perubahan iklim adalah terjadinya kekeringan meteorologis. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan fenomena Urban Heat Island (UHI) terhadap kekeringan meteorologis yang ditinjau berdasarkan nilai Standardized Precipitation Index (SPI). Analisis UHI dilakukan berdasarkan pengolahan band-10, band-5, dan band-4 pada citra Landsat-8, sehingga diperoleh nilai Land Surface Temperature (LST) dan Normalized Difference Vegetation Index (NDVI). Analisis SPI dilakukan dengan menggunakan perhitungan SPI 3 bulanan (SPI-3). Hubungan UHI dan SPI dianalisis menggunakan metode korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang kuat antara UHI dengan SPI-3, dengan nilai korelasi Pearson 0,87 yang terdapat di Kota Yogyakarta. Hasil korelasi moderat didapatkan di wilayah Kabupaten Kulon Progo, Bantul, dan Gunung Kidul. Hubungan antara UHI dengan SPI-3 adalah kuat pada wilayah urban. Berdasarkan hasil penelitian, UHI dapat digunakan sebagai parameter tambahan dalam pemantauan bencana kekeringan meteorologis. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk melihat indeks kekeringan yang dapat merepresentasikan nilai UHI dengan baik.
EVALUASI SEISMIK GEDUNG BERTINGKAT EKSISTING MENGGUNAKAN PROSEDUR ASCE 41-17 Adhitama, Yuliar Azmi; Supriyadi, Bambang; Suhendro, Bambang
Jurnal Riset Rekayasa Sipil Vol 6, No 1 (2022): September 2022
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (994.022 KB) | DOI: 10.20961/jrrs.v6i1.65864

Abstract

Gedung XYZ merupakan gedung beton bertulang 5 lantai dengan proses perencanaan ketahanan gempa gedung menggunakan standar SNI 1726:2002, sedangkan saat ini berlaku standar perencanaan ketahanan gempa yang baru mengacu pada SNI 1726:2019. Perubahan peta gempa dan cara perancangan spektra desain menjadikan proses evaluasi ketahanan gempa menjadi menarik untuk diteliti sehingga dapat mengetahui kinerja struktur bangunan. ASCE 41-17 adalah standar yang diterbitkan oleh American Society of Civil Engineers mengatur evaluasi seismik dan evaluasi perbaikan bangunan eksisiting. Proses evaluasi berdasarkan data sekunder asbuilt drawing yang dianalisis menggunakan prosedur statik nonlinier (pushover) dengan program SAP2000. Hasil analisis struktur ditinjau secara global, Gedung XYZ mampu menahan gaya lateral sampai pada displacement target dan memenuhi target kinerja Immediate Occupancy untuk seismic hazard BSE-1E dan target kinerja Life Safety untuk seismic hazard BSE-2E. Distribusi sendi plastis terjadi pada balok terlebih dahulu, sehingga memenuhi prinsip strong column weak beam. Namun jika dilihat lebih detail, balok G2 tidak memenuhi persyaratan ketika dievaluasi menggunakan metode statik nonlinier dengan koefisien gc (DCR 1,14) dan jika tidak dikalikan koefisien gc balok tersebut masih memenuhi syarat dengan (DCR 0,91). Kapasitas kolom dalam menerima demand secara keseluruhan memenuhi syarat dengan rasio kurang dari 1. Setiap jenis kolom memenuhi syarat baik ketika demand tidak dikalikan dengan koefisien gc maupun setelah dikalikan dengan koefisien gc.
DESAIN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA PIKO HIDRO (STUDI KASUS : KABUPATEN MAGETAN, INDONESIA) Rinaldi, G. Christ Martin; Hadiani, Rr. Rintis; Wakid, Muhtar
Jurnal Riset Rekayasa Sipil Vol 6, No 1 (2022): September 2022
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.692 KB) | DOI: 10.20961/jrrs.v6i1.64389

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Piko Hidro (PLTPH) adalah pembangkit listrik tenaga air skala kecil yang menghasilkan daya listrik kurang dari 5 kW. Pembangkit listrik skala kecil ini sangat cocok diterapkan pada saluran irigasi yang memiliki tinggi jatuh dan debit rendah. Salah satu lokasi yang berpotensi untuk dijadikan PHPP adalah saluran irigasi Ngentep di Desa Giripurno Kabupaten Magetan. Penelitian yang berlokasi di Desa Giripurno ini berupaya merancang Pembangkit Listrik Tenaga Piko Hidro (PLTPH). Survei topografi dan survei kondisi tanah dilakukan kemudian data diolah dengan bantuan software berupa Microsoft Office, HPP Design, AutoCAD, dan Sketchup sehingga menghasilkan tinggi jatuh efektif, daya listrik, energi listrik, daya dukung tanah, dan gambar desain 2D dan 3D. Ada 2 alternatif desain untuk perencanaan PLTPH Ngentep ini. Desain I dengan debit 0,1917 m3/det dan tinggi efektif 1,77 m menghasilkan daya 1,7662 kW dan energi tahunan 15472 kWh, sedangkan Desain II dengan debit 0,02 m3/det dan tinggi efektif 2,0699 m menghasilkan daya 0,2762 kW dan energi tahunan 2419,13 kWh. Rumah turbin kedua desain dirancang dengan fondasi dangkal bujur sangkar dan dianalisis dengan persamaan Schmertmann menggunakan SF 3 menghasilkan bahwa kedua desain aman.