cover
Contact Name
Lailatuzzahro Al-Akhda Aulia
Contact Email
kalyla.zahra@yudharta.ac.id
Phone
+6281335555437
Journal Mail Official
jurnalpsikologi@yudharta.ac.id
Editorial Address
Jl. Yudharta No. 7, Sengonagung, Purwosari, Pasuruan
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Psikologi : Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan
ISSN : 20880634     EISSN : 27156206     DOI : -
Jurnal Psikologi ini dikelola oleh Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan dengan masa terbit satu kali dalam satu tahun. Jurnal Psikologi merupakan publikasi ilmiah yang terdiri dari kumpulan penelitian-penelitian di bidang Ilmu Psikologi yang mengacu pada tiga konsentrasi yaitu Psikologi Klinis, Psikologi Pendidikan, dan Psikologi Industri Organisasi
Articles 231 Documents
Peran Psychological Well-Being dan Self Esteem dalam Meningkatkan Kepuasan Kerja PNS di Pemkot Yogyakarta Sari, Rini Eka; Putrianti, Flora Grace; Manurung, Yunisya; Laksana, Erlangga Fardan Satria
ILMU PSIKOLOGI Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v12i2.6600

Abstract

Penelitian ini berangkat dari pentingnya pemenuhan kebutuhan psikologis individu dalam membentuk kepuasan kerja, terutama dalam konteks birokrasi yang menuntut kestabilan emosi serta profesionalisme tinggi. Tingkat self-esteem yang baik diyakini dapat memperkuat kepercayaan diri serta konsistensi individu dalam melaksanakan tanggung jawab. Sementara itu, psychological well-being mencerminkan kondisi mental yang sehat dan sejahtera dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis peran self-esteem serta kesejahteraan psikologis terhadap tingkat kepuasan kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sebanyak 113 PNS yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta menjadi partisipan, yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tiga instrumen, yakni skala kepuasan kerja, skala self-esteem, dan skala kesejahteraan psikologis yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan metode regresi ganda. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa self-esteem dan kesejahteraan psikologis secara simultan memberikan pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. Secara terpisah, kedua variabel tersebut juga memiliki kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kepuasan kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa PNS yang memiliki harga diri positif serta kondisi psikologis yang sehat cenderung merasakan kepuasan kerja yang lebih tinggi. Implikasi dari hasil ini menekankan pentingnya kebijakan pengembangan sumber daya manusia yang berorientasi pada intervensi psikologis di sektor publik.
Peran Mediator Self Regulated Learning pada Hubungan Self Direceted Learning Readiness dengan Penyesuaian Akademik Prihastiwi, Wiwik Juwarini; Sari, Anggy Kartika
ILMU PSIKOLOGI Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v12i2.6601

Abstract

Perpindahan dari pendidikan sekolah  dasar ke pendidikan sekolah menengah pertama, siswa menghadapi banyak tuntutan baik akademik maupun sosial, maka kemampuan menyesuaikan akademik sangat penting agar mampu mencapai performance akademik yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran mediator self regulated learning pada hubungan self directed learning readiness dengan penyesuaian akademik. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan variabel bebas self directed learning readiness, variabel mediatornya self regulated learning dan variabel tergantung penyesuaian akademik. Populasi penelitian ini adalah siswa Sekolah Menengah Pertama dan sampel penelitian sebanyak 213 siswa yang terdiri 98 siswa  laki-laki dan 115 siswa perempuan yang diambil dengan teknik stratified random sampling. Data dianalisis  menggunakan analisis statistik jalur (path analysis) dan formula Sobel. Hasil perhitungan statistik menunjukkan ada hubungan langsung yang signifikan self directed learning readiness dengan penyesuaian akademik, self regulated learning dengan penyesuaian akademik, dan self directed learning readiness dengan self regulated learning.  Self regulated learning secara signifikan berperan sebagai mediator secara parsial pada hubungan self directed learning readiness dengan penyesuaian akademik.
Psychological Well Being Wanita Usia Dewasa Awal: Menguji Peran Self Compassion dan Dukungan Sosial Savira, Fira Triandini; Eva, Nur
ILMU PSIKOLOGI Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v12i2.6603

Abstract

Masa dewasa awal merupakan fase krusial dalam kehidupan individu terutama bagi wanita, karena dihadapkan pada berbagai tuntutan dan tanggung jawab yang dapat memicu stres serta tekanan psikologis, termasuk seperti fenomena quarter life crisis. Kondisi ini dapat berdampak pada tingkat psychological well being wanita usia dewasa awal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain regresi untuk menguji pengaruh dua variabel bebas yaitu self compassion dan dukungan sosial terhadap satu variabel terikat yaitu psychological well being. Partisipan penelitian berjumlah 300 wanita berusia 18-40 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi Ryff’s Psychological Well Being Scales (PWB), Self Compassion Scale (SCS), dan Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS). Hasil menunjukkan bahwa self compassion dan dukungan sosial secara simultan berpengaruh signifikan terhadap psychological well being pada wanita usia dewasa awal dengan arah hubungan positif meskipun kekuatannya tergolong rendah hingga sedang. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa secara parsial self compassion dan dukungan sosial berperan terhadap psychological well being. Penelitian ini menunjukkan adanya implikasi pentingnya mengembangkan intervensi psikologis dengan secara bersamaan menumbuhkan self compassion dan dukungan sosial agar dapat meningkatkan psychological well being wanita usia dewasa awal.
Peran Self-Esteem sebagai Mediator dalam Hubungan Dukungan Sosial dan Bullying pada Siswa SMK Winarti, Dwi; Rusdiana, Fendi Krisna
ILMU PSIKOLOGI Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v12i2.6613

Abstract

Bullying di kalangan remaja seringkali memengaruhi kekhawatiran yang signifikan dan berdampak pada kesejahteraan mental dan emosional siswa. Dalam situasi ini, self-esteem memainkan peranan penting dalam membantu remaja mengatasi dampak tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran self-esteem sebagai mediator dalam hubungan antara dukungan sosial dan bullying. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model analisis jalur (path analysis). Subjek penelitian adalah siswa kelas X dan XI di salah satu SMK yang ada di Kabupaten Madiun. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 114 siswa. Teknik sampling yang dipakai adalah stratified cluster random sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa dukungan sosial tidak berpengaruh secara langsung terhadap bullying, tetapi berpengaruh secara tidak langsung melalui self-esteem. Self-esteem terbukti menjadi mediator signifikan dalam hubungan tersebut, dengan pengaruh dukungan sosial terhadap bullying sebesar 14,1%. Implikasi hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan self-esteem melalui dukungan sosial dari keluarga, teman sebaya, dan guru dapat menjadi strategi efektif dalam mencegah perilaku bullying di lingkungan sekolah.
HUBUNGAN ANTARA DETERMINASI DIRI DAN EKSPEKTASI GURU DENGAN SELF REGULATION LEARNING (SRL) Dina, Ilvy Nur; Aulia, Lailatuzzahro Al-Akhda
ILMU PSIKOLOGI Vol 3 No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semua sekolah mengharapkan siswanya untuk memiliki prestasi tinggi yang bisa menjawab tantangan zaman serta dapat mengharumkan citra sekolah. Untuk bisa mencapai hasil belajar tersebut dibutuhkan kemampuan dan keterampilan dalam mengatur kegiatan belajar secara mandiri (self regulation learning). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara determinasi diri dan ekspektasi guru terhadap self regulation learning (SRL). Subjek penelitian adalah siswa kelas X dan Kelas XI SMAN 1 Waru Kabupaten Sidoarjo. Pengumpulan data dengan menggunakan skala self regulation learning (SRL), skala determinasi diri dan skala ekspektasi guru. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis regresi 2 prediktor. Hasil perhitungan menunjukkan ada hubungan yang sangat signifikan antara determinasi diri dan ekspektasi guru dengan self regulation learning (SRL) (Freg = 1052,725 > Ftab 1% = 4,61).
PERBEDAAN RESILIENSI ANTARA REMAJA YANG HIDUP DALAM KELUARGA LENGKAP, KELUARGA SINGLE PARENT, DAN REMAJA YANG HIDUP DI PANTI ASUHAN Purwanti, Wahyu; Aulia, Lailatuzzahro Al-Akhda
ILMU PSIKOLOGI Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of teen personality does not always match what is expected. The events that they have experienced can affect their attitudes and personalities. It can be caused by many factors, one of which is the environmental factor, especially the family. In order to deal with any unpleasant event, adolescents need a capability that called resilience. The purpose of this study was to determine whether or not difference in resilience between adolescents who living in complete families, single parent families, and adolescents who living in orphanages. The population in this study were adolescents in Pandaan and Gading Rejo. This research used quota sampling technique. The result of analysis data that used Anava-1 path is FOA=2,23 with ttab 5%=3.00 indicates that there is no difference of mean resilience adolescents who living in complete family, single parent family, and adolescents who living in orphanages. The hypothesis that there is a difference in resilience between adolescents living in complete families, single parent families, and adolescents who living in orphanages, is rejected.
Resiliensi Remaja Ditinjau Dari Tipe Temperamen dan Adversity Quotient (AQ) Aulia, Lailatuzzahro Al-Akhda; Kelly, Estalita
ILMU PSIKOLOGI Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research conducted to know whether or not the differences adolescents resi-lience when viewed from temperament types and AQ in SMAN 1 Purwosari Pasuruan. The sampling technique used cluster stratified random sampling. Data collected used temperament scale, AQ profile test, and resilience scale. Resilience scale with coefficient of point-biserial correlation between 0,30 to 0,50 and coefficient of reliability by 0,751. While the temperament scale (Ummah, 2010), for the type of temperament koleris with coefficient of point-biserial correlation between 0,33 to 0,49 and coefficient of reliability by 0,624. The type of temperament phlegmatic with coefficient of point-biserial correlation between 0,34 to 0,65 and coefficient of reliability by 0,776. The type of temperament sanguinis with coefficient of point-biserial correlation between 0,35 to 0,94 and coefficient of reliability by 0,824. The type of temperament melancholy with coefficient of point-biserial correlation between 0,31 to 0,78 and coefficient of reliability by 0,701. The data when calculated with variance analysis two lines. This result proof that types of temperament influence adolescents’ resilience are accepted at 1% significance level, where FoA by 3,91 is greater than F tab 1% by 3,78. AQ also influence adolescents’ resilience are accepted at 1% significance level, where FoB by 6,63 is greater than F tab 1% by 4,61.
KESULITAN BELAJAR ANAK USIA SEKOLAH DASAR Aulia, Lailatuzzahro Al-Akhda
ILMU PSIKOLOGI Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning difficulties are a problem that can arise anywhere and can be experienced by anyone. Learning difficulties are not always caused by low intelligence factors, but can also be caused by non-intelligence factors. Parenting has contributes to the development of children, including his personality and also in the learning process. This study was conducted to determine the causes of learning difficulties experienced of school-aged children. Method used qualitative research, with eskplanatoris case study. Subjects in this study is a school-aged children were 10 year old. Data gathered in this research is by using interview, observation, intelligence test (CFIT test), and graphic test. The results showed that learning difficulties experienced by subjects other than due to intelligence factors, also influenced by the parenting has received by the subject in the family
Ekspektasi Guru dan Resiliensi Remaja Sabila, Sayyida Syal; Aulia, Lailatuzzahro Al-Akhda
ILMU PSIKOLOGI Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The result of observation in some teenagers who have entering high school while living in the dormitory, will have many demands that must be done. Students who adjust to all kinds of tasks that must be done will feel depressed and stress, so the students need a resilience to can rise from the stress conditions. The existence of resilience will turn the problem into a challenge, failure to success, and powerlessness to power. This study aims to determine the relationship of teacher expectations with adolescents resilience. The population in this research is class X MAN 2 Pasuruan, with the sampling technique is cluster random sampling. Data collection using resilience scale with validity between 0,328 until 0,555 with reliability 0,8480 and teacher expectation scale obtained validity between 0,320 until 0,552 with reliability 0,8546. The results showed that teacher expectation have relationship with adolescents resilience, with rxy 0,669 > r-table 1% 0,230. Freg 80,5929 > F-tab 1% 6,63. Thus there is a very significant relationship on teacher expectations with adolescents resilience.
PERSEPSI TENTANG PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH DITINJAU DARI JENIS PENDIDIKAN Aini, Nurul; Al-Akhda Aulia, Lailatuzzahro
ILMU PSIKOLOGI Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Each individual has a different perception on the stimulus they receive, even though the stimulus is the same but the result will be a different perception. With the existence of a cultural, social teachings, and beliefs will give meaning to the object captured individuals, and ultimately the individual components will play a role in determining the availability of an answer in the form of individual attitudes and behavior of the object exists. In Indonesia, this latter phenomenon that often occurs about sexuality among adolescents, premarital sex secant-will now become a natural part of the channel the expression of love and affection (dating). The type of high school education in Indonesia is Public Institutions or Institutions recognized by the school and Religious Education or MA. The purpose of this study was to determine differences in perceptions about premarital sexual behavior among students at the Institute of Public Education (SMA) with students at the Institute of Religious Education (MA).