cover
Contact Name
Sahri Nova Yoga
Contact Email
sahri.n.y@fkip.uisu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sahri.n.y@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Bahastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 25500848     EISSN : 26142988     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal yang fokus menerbitkan Penelitian Bahasa; Penelitian Sastra; Penelitian Tindakan Kelas Bahasa; Kajian Pustaka; Pengembangan Bahan Ajar Bahasa; Media Ajar Bahasa; dan Penilaian Pembelajaran Bahasa.
Arjuna Subject : -
Articles 660 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS BERITA SISWA MTSN 4 SUKABUMI Paridudin, Deden Ahmad Supendi dan Asep Firdaus
Jurnal Bahastra Vol 5, No 2 (2021): Edisi Maret 2021
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v5i2.3675

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan metode pembelajarann snowball throwing dalam pembelajaran menulis unsur-unsur berita serta hasil menulis sebelum dan sesudah menggunakan metode snowball throwing. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pretest dan posttest.sampel penelitiannya ialah siswa kelas VIII MTsN 4 Sukabumi . Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan desain penelitian One Grup pretes-Posttes Design. Berdasarkan hasil analisis tes awal diperoleh nilai tertinggi yaitu 95 nilai terendah 10. Sedangkan pada tes akhir nilai tertinggi 100 dan nilai terendah 40. Hasil thitug yaitu 7,94 da ttabel 1,699 maka H1#H0 hipotesis tidak sama dengan yang diduga.model pembelajaran snowball throwing mempengaruhi dalam meningkatkan keterampilan menulis unsur-unsur teks berita siswa kelas VIII MTsN 4 Sukabumi.
PENERAPAN PENDEKATAN BERBASIS GENRE DALAM PENGAJARAN MENULIS TEKS PADA SISWA KELAS X SMA SWASTA MULIA Nurvita Sari Musdiani Silalahi Silvy P. Maharani, Afanin Nabila
Jurnal Bahastra Vol 1, No 2 (2017): Edisi Maret 2017
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v1i2.3287

Abstract

Abstrak. Keterampilan mengajar menulis menggunakan pendekatan berbasis genre melibatkan lima tahap, yaitu: 1) Membangun konteks, 2) Membuat model dan mendekonstruksi teks, 3) Konstruksi bersama dari teks, 4) Konstruksi teks independen, dan 5) Menghubungkan teks terkait. Adapun masalah yang dihadapi guru, yaitu waktu mengajar yang kurang memadai, guru tidak bisa memantau semua siswa, siswa tidak memiliki banyak kosakata dan siswa kurang dalam pengucapan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan penerapan Pendekatan Berbasis Genre dalam keterampilan mengajar menulis di Swasta Mulia Medan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan keterampilan pengajaran menulis di Swasta Mulia Medan dengan menggunakan Pendekatan Berbasis Genre.Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif sebagai desain penelitian. Tujuan penelitian deskriptif adalah untuk membuat deskripsi tentang fenomena faktual dalam pengajaran untuk mendapatkan informasi. Peneliti menjelaskan implementasi Pendekatan Berbasis Genre dalam mengajar keterampilan membaca. Metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan reduksi data, menampilkan data, menarik kesimpulan. Penelitian ini peneliti menggunakan metode triangulasi yaitu observasi, dokumentasi, dan wawancara.Kata Kunci: Pendekatan Berbasis Genre, Menulis, Teks Deskripsi 
ANALISIS NILAI MORAL DALAM NOVEL SURAT KECIL UNTUK TUHAN KARYA AGNES DAVONAR Alda Aprilia Irawanti; Tanti Agustiani
Jurnal Bahastra Vol 5, No 1 (2020): Edisi September 2020
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v5i1.3148

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penyampaian nilai moral dalam novel Surat Kecil untuk Tuhan Karya Agnes Davonar dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dimana yang menjadi subjeknya itu adalah novel Surat Kecil untuk Tuhan dan yang menjadi objeknya adalah diri peneliti sendiri. Penelitian deskriprif kualitatif dengan data analisis berupa penyampaian penulis dalam novel Surat Kecil untuk Tuhan karya Agnes Davonar. Analisis ini menggunakan teknik baca dan mencatat. Hasil penelitian ini penyampaian nilai moral ini di bagi menjadi dua jenis yaitu penyampaian secara langsung dan tidak langsung. Dalam penelitian penyampaian secara langsung dibagi menjadi dua bagian yang pertama penyampaian penulis atau pengarang dan yang kedua adalah penyampaian tokoh utama dalam novel, sedangkan untuk penyampaian secara tidak langsung itu dibagi menjadi dua bagian yaitu berdasarkan kejadian atau peristiwa dan konflik.Kata Kunci: Nilai moral, Metode, Surat                     Kecil Untuk Tuhan  Abstract. The purpose of this study is to determine the delivery of moral values in the novel Surat Kecil untuk Tuhan by Agnes Davonar by using descriptive qualitative methods where the subject is the novel Surat Kecil untuk Tuhan and the object is the researcher himself. A qualitative descriptive study with data analysis in the form of author's submission in Agnes Davonar's novel Surat Kecil untuk Tuhan. This analysis uses reading and note-taking techniques. The results of this study are the delivery of moral values in the novel Surat Kecil untuk Tuhan by Agnes Davonar, where the delivery of moral values is divided into two types, namely direct and indirect delivery. In research, direct delivery is divided into two parts, the first is the delivery of the author or author and the second is the delivery of the main character in the novel, while the indirect delivery is divided into two parts, namely based on events or events and conflicts.Keywords: Moral values, Methods, Small Letter to                   God
PENGGUNAAN BLENDED LEARNING PADA PEMBELAJARAN ERA INDUSTRI 4.0 Yuniarti Maya
Jurnal Bahastra Vol 2, No 2 (2018): Edisi Maret 2018
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v2i2.2340

Abstract

Abstrak: Era revolusi industri 4.0. yang dikenal dengan istilah era digital melalui teknik penulisan dan penyimpanan data, dimana data yang biasa disimpan secara fisik dan manual bermigrasi ke data digital. Data diprogram dengan Bahasa pemrograman komputer sehingga efektif, efisien dan manageable. Dampak dari digitalisasi terhadap perubahan prilaku sosial pada bidang pekerjaan sangat berpengaruh, maka bisa disebut era disruptif. Era ini menunjukan bahwa ada banyak “kekacauan” dan anti mainstream dari semua sistem kehidupan yang dianggap mapan masa lalu. Perubahan dari beragai variasi pekerjaan yang muncul di era disruptif, maka era ini disebut revolusi industri 4.0. Era dimana revolusi industri saat perang dunia satu dan dua telah berakhir dan berujung pada penjajahan. Dengan tulisan ini guru sebagai ujung tombak pendidikan dapat mendidik peserta didik agar mengelaborasi bagaimana dunia pendidikan menangkap ide gila revolusi industri yang tak bisa ditolak ini, sekaligus mencarikan solusinya. Dalam hal yang lebih spesifik, tulisan ini akan menunjukan bagaimana pembelajaran “Blended Learning” yang direkomendasikan oleh seluruh dunia agar bisa dioperasionalisasikan dalam konteks sekolah dasar sampai tingkat pendidikan tertinggi di Indonesia. Keywords :Blended Learning, Pembelajaran, Era Industry 4.0, Pendidikan Tinggi Abstract: The era of the industrial revolution 4.0. known as the digital era through data writing and storage techniques, where data that is normally stored physically and manually migrates to digital data. Data is programmed with a computer programming language so that it is effective, efficient and manageable. The impact of digitalization on changes in social behavior in the field of work is very influential, so it can be called the disruptive era. This era shows that there is a lot of "chaos" and anti-mainstream of all living systems that are considered well-established in the past. Changes from a variety of jobs that emerged in the disruptive era, then this era is called the industrial revolution 4.0. The era in which the industrial revolution during world wars one and two had ended and ended in colonialism. With this writing the teacher as the spearhead of education can educate students to elaborate on how the education world catches this crazy idea of an irresistible industrial revolution, as well as finding a solution. In more specific terms, this paper will show how "Blended Learning" learning is recommended by the whole world to be operationalized in the context of elementary schools to the highest level of education in Indonesia. Keywords: Blended Learning, Learning, Industry 4.0 Era, Higher Education 
PENGARUH MEDIA KOMIK DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS NEGOSIASI PADA SISWA KELAS X SMA SANTU PETRUS SIDIKALANG pratiwi novita tinambunan
Jurnal Bahastra Vol 3, No 1 (2018): Edisi September 2018
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v3i1.3447

Abstract

ABSTRACT This study aims to determine the effect of comic media in improving the ability to write negotiating texts. This research was conducted at SMA Santu Petrus Sidikalang. The method used in this research is an experimental method, which is a method or media that reveals clear facts with the Static Group Comparison design. The population of this study were all students of class X SMA Santu Petrus Sidikalang which consisted of 3 classes with a total of 105 people. The sampling technique used was simple random sampling. The sample of this study was 60 students of class XMIA1 and XMIA2. The instrument used in collection the data was essay-test in the form of an assignment, namely writing a negotiation text. Hypothesis testing is done using the "t". The findings in this study indicate that the students' ability in writing negotiating texts before using comic strips was in the sufficient category with an average score of 72,4. Meanwhile, after using comic media, it is in the good category with an average score of 84. Continuing to test the hypothesis, it shows that the Hhitung t table is 8,46 2.00 at the significant level α = 0.05 or 5%. Thus, it is proven that the alternative hypothesis (Ha) is accepted and it can be stated that the comic media influences the students' ability in writing negotiating texts by the tenth grade students of SMA Santu Petrus Sidikalang. Key words: Writing Negotiation Text, Comic Media. 
ANALISIS JENIS-JENIS METAFORA DALAM SURAT KABAR: KAJIAN SEMANTIK Sukma Adelina Ray
Jurnal Bahastra Vol 3, No 2 (2019): Edisi Maret 2019
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v3i2.3162

Abstract

Abstrak. Semantik adalah cabang linguistik yang mempelajari tentang makna. Kajian semantik kemudian berkembang dengan melibatkan unsur makna dan pengalaman manusia. Pemaknaan memegang peranan penting bagi kajian semantik karena pemaknaan merupakan proses akhir suatu komunikasi (aktivitas berbahasa) untuk mendapatkan kejelasan dan kebenaran dalam menangkap informasi makna akan sesuatu hal agar kelangsungan komunikasi tetap terjaga tanpa menimbulkan kesalahpahaman. Metafora adalah suatu strategi untuk menyampaikan pesan menggunakan pemakaian kata atau ungkapan lain secara implisit dengan membandingkan suatu hal yang abstrak dengan hal konkret. Struktur metafora utama yang utama ialah (1) topik yang dibicarakan; (2) citra atau topic kedua; (3) titik kemiripan atau kesamaan. Hubungan antara topik atau citra dapat bersifat objektif dan emotif. Berdasarkan pilihan citra yang dipakai oleh pemakai bahasa dan para penulis di berbagai bahasa, pilihan citra dapat dibedakan atas empat kelompok, yakni (1) metafora bercitra antropomorfik, (2) metafora bercitra hewan, (3) metafora bercitra abstrak ke konkret, (4) metafora bercitra sinestesia atau pertukaran tanggapan/persepsi indra. Kata Kunci: Semantik, Metafora, Surat Kabar Abstract. Semantics is a branch of linguistics that learns about meaning. Semantic studies then develop by involving elements of human meaning and experience. Meaning plays an important role for semantic studies because meaning is the final process of communication (language activities) to get clarity and truth in capturing meaningful information about something so that the continuity of communication is maintained without causing misunderstandings. Metaphor is a strategy for conveying messages using implicit words or other expressions by comparing an abstract thing with concrete things. The main main metaphor structure is (1) the topic being discussed; (2) second image or topic; (3) point of similarity or similarity. The relationship between a topic or image can be objective and emotive. Based on the choice of images used by language users and writers in various languages, the choice of images can be divided into four groups, namely (1) anthropomorphic imagery metaphors, (2) animal-image metaphors, (3) abstract to concrete metaphors, (4) metaphor with synesthesia or exchange of sensory responses / perceptions. Keywords: Semantic, Metaphor, Newspaper
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA SMK NEGERI 1 LUBUK PAKAM Ismi Chairani Sartika Husnul; Annisa Aulia Rahmadani; Winda Lestari Gultom; Fitriani Lubis
Jurnal Bahastra Vol 6, No 1 (2021): Edisi September 2021
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v6i1.4596

Abstract

ABSTRAK Tidak semua orang bisa menulis dan menciptakan puisi. Ia memerlukan seperangkat pengetahuan dan kemampuan segmental dan suprasegmental, sehingga orang bisa merangkai kata-kata. Sebagai karya sastra, puisi merupakan bentuk permainan kata yang indah dan teratur, sehingga benarlah apa kata Robert Scholes bahwa sastra adalah pertunjukan kata-kata. Keunggulan dalam merajut kata itulah yang menjadikan sastra digemari dan disenangi pembaca. Kata-kata yang muncul dari sastrawan tersebut merupakan kata-kata terpilih dan mewakili perasaan dan pemikirannya. Bagaimana dengan siswa? Apakah mereka mampu menulis atau menciptakan puisi sebagaimana sastrawan? Menulis puisi bagi siswa merupakan suatu cara agar mereka mampu menggunakan kepekaan bahasa yang terdapat di dalam dirinya. Dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia, kemampuan menulis puisi sangat mendorong siswa untuk mencintai kebudayaannya. Karena itu, diperlukan langkah-langkah konkret untuk membantu dan menuntun siswa agar mampu menulis dan menciptakan puisi yang baik. Di antara langkah yang ada, metode inkuiri kemungkinan bisa membantu guru untuk merangsang siswanya mampu menulis puisi. Berdasarkan hal itulah, penelitian tindakan kelas ini dilakukan. Penelitian tindakan kelas ini membantu pengajar memberikan jawaban bahwa metode inkuiri ini tepat digunakan dalam pengajaran menulis puisi bebas di dalam kelas.
ANALISIS EFEKTIVITAS BELAJAR PADA PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ) DI MASA PANDEMI COVID-19 Winaria Lubis
Jurnal Bahastra Vol 5, No 1 (2020): Edisi September 2020
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v5i1.3282

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan informasi tentang keefektivitasan proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) di masa pandemik Covid-19. Penelitian menggunakan metode kualitatif eksploratif dengan pendekatan induktif.Dalam penelitian ini, responden yang berkaitan sebanyak 10 orang dari Prodi. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP Universitas Tama Jagakarsa Jakarta, terdiri dari 4 dosen pengampu dan 6 mahasiswa semester III (tiga). Untuk menjaga kerahasiaan identitas responden, peneliti memberi nama responden R1, R2, R3, R4, R5, R6, R7, R8, R9, dan R10. Wawancara dilakukan terstruktur dengan pertanyaan yang disusun dan dikaitkan serta dikembangkan dengan literatur terkait. Hasil dari penelitian ini adalah kurang efektifnya pembelajaran jarak jauh karena faktor kurangnya sarana dan prasarana serta ketidaksiapan edukasi teknologi.Kata kunci: pembelajaran jarak jauh (pjj), efektivitas                     belajar, pandemik covid-19Abstract. The purpose of this study was to obtain information about the effectiveness of the distance learning process in the Covid-19 pandemic. The study uses explorative qualitative methods with an inductive approach. In this study, the respondents involved were 10 people from Prodi. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP Universitas Tama Jagakarsa Jakarta, terdiri dari 4 dosen pengampu dan 6 mahasiswa semester III (tiga). To maintain the confidentiality of respondents' identities, researchers gave the names of respondents R1, R2, R3, R4, R5, R6, R7, R8, R9, and R10. The interviews were conducted in a structured manner with questions compiled and linked and developed with related literature. The results of this study are less effective online learning because of the lack of facilities and infrastructure as well as the unpreparedness of technological education.Keywords: distance learning, learning effectiveness,                    covid-19 pandemic
EFEKTIVITAS MEDIA AUDIO VISUAL “MERAJUT ASA” DI TRANS7 TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS CERITA PENDEK OLEH SISWA KELAS VII MTs NEGERI 3 MEDAN Kursitasari S.Pd.
Jurnal Bahastra Vol 1, No 2 (2017): Edisi Maret 2017
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v1i2.1156

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media audio visual “Merajut asa” di Trans 7 dalam pembelajaran menulis cerita pendek oleh siswa kelas VII MTs Negeri 3 Medan . Penelitian ini dilaksanakan di MTs Negeri 3 Medan, jumlah populasi dalam penelitian ini 239 siswa, dan yang menjadi sampel dalam penelitian ini terdiri dari dua kelas yaitu kelas VII-2 terdapat 40 siswa dan VII-4 terdapat 39 siswa. jadi seluruh sampel berjumlah 79 siswa. Kelas VII-2 sebagai kelas eksperimen yaitu kelas yang menerima pembelajaran menggunakan media pembelajaran audio visual “Merajut Asa” sedangkan kelas VII-4 sebagai kelas kontrol tanpa menggunakan media pembelajaran audio visual. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Dengan desain tersebut, akan dibandingkan kemampuan menulis cerpen siswa yang dibimbing dengan menggunakan media pembelajaran audio visual “Merajut Asa” dengan kemampuan menulis cerpen tanpa menggunakan media audio visual. Dari hasil analisis data diperoleh rata-rata kemampuan menulis cerpen dengan menggunakan media pembelajaran audio visual “Merajut Asa” yaitu 79,53 dengan standar deviasi 7,14. Sedangkan kemampuan menulis cerpen tanpa menggunakan media pembelajaran audio visual yaitu 63,36 dengan standar deviasi 9,40. Dari hasil analisis statistika diperoleh harga sebesar 6,6. Setelah dibandingkan dengan  dengan df = ( ), (40+39) - 2 = 77. Pada tabel t dengan df 77 diperoleh taraf signifikan 5% = 1,664 karena  yang diperoleh lebih besar dari  yaitu , yakni 6,6 1,664 Maka hipotesis nihil (  ditolak dan hipotesis alternatif (  diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran audio visual “Merajut Asa” lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis cerpen oleh siswa kelas VII MTs Negeri 3 Medan .Kata kunci: efektivitas, media audio-visual, cerita pendekAbstract. This study aims to determine the effectiveness of the use of audio-visual media “Merajut asa”  in Trans 7 in learning to write short stories by class VII students of State MTs 3 Medan . This research was conducted in Medan State MTs 3, the population in this study was 239 students, and the sample in this study consisted of two classes, namely class VII-2, there were 40 students and VII-4 there were 39 students. so all the samples were 79 students. Class VII-2 as an experimental class is a class that receives learning using audio-visual learning media “Merajut asa” while class VII-4 as a control class without using audio visual learning media. The method used in this study is an experimental method with the design of Posstest-Only Control Design. With the design, it will be compared to the ability to write short stories of students who are guided by using audio visual learning media “Merajut asa” with the ability to write short stories without using audio visual media. From the results of data analysis, the average ability to write short stories is obtained by using “Merajut asa” audio-visual learning media, which is 79.53 with a standard deviation of 7.14. While the ability to write short stories without using audio visual learning media is 63.36 with a standard deviation of 9.40. From the results of statistical analysis, the price is 6.6. After being compared with with df = ( ), (40+39) - 2 = 77. In with df 77 obtained a significant level of 5% = 1,664 because obtained is greater than namely ,, which is 6.6 1.664 Then the null hypothesis ( is rejected and the alternative hypothesis ( is accepted. Thus it can be concluded that “Merajut asa” audio-visual learning media is more effective in improving short story writing skills by class VII students of State 3 of MTs Medan.Keywords: effectiveness, audio-visual media, short stories
HUBUNGAN METODE PEMBERIAN TUGAS DAN DISKUSI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PKN KELAS X SMA SWASTA KAMPUS FKIP UNIVERSITAS HKBP NOMMENSEN restua Hutahaean
Jurnal Bahastra Vol 3, No 2 (2019): Edisi Maret 2019
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v3i2.3186

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan korelasi metode pemberian tugas dan diskusi belajar dengan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PKn kelas X SMA Swasta Kampus FKIP Universitas HKBP Nommensen . Penelitian ini menggunakan metode eksperimen korelasional dengan jumlah populasi sebanyak 114 orang. Sampel penelitian sebanyak 23 orang. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh koefisien korelasi antara X1 terhadap Y adalah 0,61, koefisien korelasi antara X2 terhadap Y adalah 0,57. Koefisien korelasi antara X1 terhadap X2 adalah 0,54, koefisen korelasi antara X1 dan X2 terhadap Y adalah 0,67. Hubungan metode pemberian tugas dengan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PKn kelas X SMA Swasta Kampus FKIP Universitas HKBP Nommensen   dikategorikan Tinggi yakni 0,61. Hubungan diskusi belajar dengan prestasi belajar siswa kelas X SMA swasta Kampus FKIP Universitas HKBP Nommensen pada mata pelajaran PKn dikategorikan sedang yakni 0,57. Sementara hubungan antara metode pemberian tugas dan diskusi belajar terhadap prestasi belajar siswa kelas X SMA Kampus FKIP Universitas HKBP Nommensen mata pelajaran PKn adalah tinggi, yakni 0,67.Kata Kunci : Metode Pemberian Tugas, Diskusi Belajar, Prestasi Belajar Abstract. This study aims to describe the correlation of the method of giving assignments and learning discussion with student learning achievement in Civics Class X subjects Private High School FKIP Campus HKBP University Nommensen . This study uses a correlational experimental method with a population of 114 people. The research sample of 23 people. Based on the results of the study, obtained a correlation coefficient between X1 to Y is 0.61, the correlation coefficient between X2 to Y is 0.57. The correlation coefficient between X1 to X2 is 0.54, the correlation coefficient between X1 and X2 to Y is 0.67. The relationship between the method of assignment and student achievement in Civics Class X subjects in the Private High School FKIP Campus of HKBP University Nommensen  is categorized as High, 0.61. The relationship of learning discussion with student achievement in class X private high school FKIP University HKBP Nommensen campus on Civics subjects is categorized as moderate namely 0.57. While the relationship between the method of assigning tasks and learning discussion on student achievement in class X SMA FKIP Campus HKNP Nommensen University Civics subjects is high, that is 0.67.Keywords: Assignment Method, Learning Discussion, Learning Achievement