cover
Contact Name
Viktor Pandra
Contact Email
viktorpandra@ymail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lp4mk@stkippgri-lubuklinggau.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota lubuk linggau,
Sumatera selatan
INDONESIA
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN
ISSN : 02169991     EISSN : 26545004     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Perspektif Pendidikan (JPP) memuat artikel hasil penelitian Pendidikan, Pembelajaran, Penelitian dan pengembangan Pendidikan dalam bidang Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Matematika, Pendidikan Fisika, Pendidikan Biologi, Pendidikan Sejarah, Pendidikan Sekolah Dasar, dan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi.
Arjuna Subject : -
Articles 359 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Pada Mata Pelajaran IPA Berbasis Joyful Learning di Kelas VIII SMPN 32 OKU Maretawati Maretawati; Yamanto Isa; Heni Rita Susila
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 20 No 1 (2026): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v20i1.4169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengembangkan media pembelajaran Interaktif berbasis joyful Learning pada Mata Pelajaran IPA di Kelas VIII SMP Negeri 32 Kabupaten Ogan Komering Ulu. Model pengembangan yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket, dokumentasi dan tes. Analisis data validasi menggunakan skala likert. Validasi oleh ahli materi memperoleh persentase sebesar 97,85 % dengan predikat A dan keterangan “Baik Sekali”, oleh ahli desain pembelajaran memperoleh persentase sebesar 84,80 % dengan predikat B dan keterangan “Baik” dan oleh ahli media memperoleh persentase sebesar 86,83 % dengan predikat B dan keterangan “Baik”. Setelah melakukan validasi produk ke para ahli, selanjutnya produk di uji cobakan melalui tiga tahap yaitu uji coba peorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan. Hasil dari uji coba perorangan memperoleh persentase sebesar 92,97 % dengan predikat A dan keterangan “Baik Sekali”, uji coba kelompok kecil memperoleh persentase sebesar 84,52 % dengan predikat A dan keterangan “Baik Sekali” dan uji coba lapangan memperoleh persentase sebesar 92,18 % dengan predikat A dan keterangan “Baik Sekali”. Simpulan dari hasil penelitian dan pembahasan mengenai Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif dengan program Canva pada mata pelajaran IPA “baik sekali” atau sangat layak digunakan
Pengembangan Model Pembelajaran Modul Digital Pada Mata Pelajaran IPS Kelas VII di SMP Negeri 6 OKU Dwi Irmayani; Leni Pebriantika; Heni Rita Susila
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 20 No 1 (2026): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v20i1.4172

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk Mengembangkan Modul Digital pada Mata Pelajaran IPS Kelas VII di SMP Negeri 6 OKU. Model pengembangan yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah model pengembangan Dick and Carey. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket, dokumentasi dan tes. Analisis data validasi menggunakan skala likert. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan hasil validasi dari para ahli. Validasi ahli materi memperoleh hasil persentase sebesar 87,58% dengan nilai A dan keterangan "Baik Sekali", validasi ahli desain pembelajaran mendapatkan hasil persentase sebesar 87% dengan nilai A dan keterangan "Baik Sekali", serta validasi ahli media mendapatkan hasil persentase sebesar 86,46% dengan nilai A dan keterangan "Baik Sekali". Setelah melakukan validasi produk ke para ahli, selanjutnya produk dievaluasi melalui tiga tahap yaitu evaluasi perorangan, evaluasi kelompok kecil, dan uji coba lapangan. Hasil evaluasi perorangan mendapatkan hasil persentase sebesar 92,89% dengan nilai A dan keterangan "Baik Sekali", evaluasi kelompok kecil mendapatkan hasil persentase sebesar 91,08% dengan nilai A dan keterangan "Baik Sekali", serta uji coba lapangan mendapatkan hasil persentase sebesar 93,19% dengan nilai A dan keterangan "Baik Sekali". Simpulan dari hasil penelitian dan pembahasan mengenai pengembangan modul digital pada mata pelajaran IPS kelas VII di SMP Negeri 6 OKU yang telah dilakukan menunjukkan bahwa produk ini Layak untuk digunakan sebagai bahan ajar pada mata pelajaran IPS kelas VII di SMP Negeri 6 OKU
Pengembangan Modul Digital Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VIII di SMP Negeri 6 OKU Marta Noviyanti; Leni Pebriantika; Heni Rita Susila
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 20 No 1 (2026): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v20i1.4173

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk Mengembangkan Modul Digital pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VIII di SMP Negeri 6 OKU. Model pengembangan yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah model pengembangan Dick and Carey. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket, dokumentasi dan tes. Analisis data validasi menggunakan skala likert. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan hasil validasi dari para ahli. Validasi ahli materi memperoleh hasil persentase sebesar 90,67% dengan nilai A dan keterangan "Baik Sekali", validasi ahli desain pembelajaran mendapatkan hasil persentase sebesar 87,5% dengan nilai A dan keterangan "Baik Sekali", serta validasi ahli media mendapatkan hasil persentase sebesar 85,5% dengan nilai B dan keterangan "Baik". Setelah melakukan validasi produk ke para ahli, selanjutnya produk dievaluasi melalui tiga tahap yaitu evaluasi perorangan, evaluasi kelompok kecil, dan uji coba lapangan. Hasil evaluasi perorangan mendapatkan hasil persentase sebesar 91,11% dengan nilai A dan keterangan "Baik Sekali", evaluasi kelompok kecil mendapatkan hasil persentase sebesar 91,08% dengan nilai A dan keterangan "Baik Sekali", serta uji coba lapangan mendapatkan hasil persentase sebesar 89,47% dengan nilai A dan keterangan "Baik Sekali". Simpulan dari hasil penelitian dan pembahasan mengenai pengembangan modul digital pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VIII di SMP Negeri 6 OKU yang telah dilakukan menunjukkan bahwa produk ini Layak untuk digunakan sebagai bahan ajar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VIII di SMP Negeri 6 OKU.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Gamifikasi Pada Mata Pelajaran Informatika Kelas XII SMAN 8 OKU Parsi Parsi; Leni Pebriantika; Heni Rita Susila
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 20 No 1 (2026): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v20i1.4181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis gamifikasi pada mata pelajaran Informatika kelas XII SMAN 8 OKU. Model pengembangan yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas XII SMA. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket, dokumentasi dan tes. Analisis data validasi menggunakan skala likert. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan hasil validasi dari para ahli. Validasi oleh ahli materi memperoleh persentase sebesar 89% dengan predikat A dan keterangan “Baik Sekali, oleh ahli desain pembelajaran memperoleh persentase sebesar 88% dengan predikat A dan keterangan “Baik Sekali”, dan oleh ahli media memperoleh persentase sebesar 87% dengan predikat A dan keterangan “Baik Sekali”. Setelah melakukan validasi produk ke para ahli, selanjutnya produk di uji cobakan melalui tiga tahap uji coba yaitu uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan. Hasil dari uji coba perorangan memperoleh persentase sebesar 91% dengan predikat A dan keterangan “Baik Sekali”, uji coba kelompok kecil memperoleh persentase sebesar 90% dengan predikat A dan keterangan “Baik Sekali”, dan uji coba lapangan memperoleh persentase sebesar 89% dengan predikat A dan keterangan “Baik Sekali”. Simpulan dari hasil penelitian dan pembahasan mengenai pengembangan media pembelajaran berbasis gamifikasi pada mata pelajaran Informatika kelas XII SMAN 8 OKU yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis gamifikasi dinyatakan layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran Informatika Kelas XII SMAN 8 OKU.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Web Pada Materi Ajar Teks Prosedur Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IX di SMP Negeri 1 Martapura Yamanto Isa; Mala Dewi Salpana Arma; Leni Pebriantika
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 20 No 1 (2026): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v20i1.4188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis web pada materi ajar teks prosedur mata pelajaran bahasa indonesia kelas IX di SMP Negeri 1 Martapura. Model pengembangan yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket, dokumentasi dan tes. Analisis data validasi menggunakan skala likert. Berdasarkan hasil validasi ahli, media pembelajaran ini dinyatakan valid dengan kategori baik hingga sangat baik. Validasi materi memperoleh persentase sebesar 96,5% dengan kategori “Baik Sekali”, salidasi desain pembelajaran memperoleh persentase sebesar 85,6% dengan kategori “Baik”, sementara itu, validasi media memperoleh persentase sebesar 84,1% dengan kategori “Baik”. Selanjutnya, berdasarkan hasil uji coba yang dilakukan secara bertahap, media pembelajaran ini menunjukkan tingkat kepraktisan yang tinggi. Pada uji coba perorangan diperoleh persentase sebesar 86,3% dengan kategori “Baik Sekali”, yang menunjukkan bahwa media mudah digunakan dan dapat mendukung pembelajaran mandiri. Pada uji coba kelompok kecil diperoleh persentase sebesar 86,7% dengan kategori “Baik Sekali”, yang menunjukkan bahwa media efektif digunakan dalam skala kelompok dengan beberapa perbaikan pada aspek bahasa dan tampilan. Sementara itu, pada uji coba lapangan diperoleh persentase sebesar 86,2% dengan kategori “Baik Sekali”, yang menunjukkan bahwa media pembelajaran dapat digunakan secara efektif dalam kondisi pembelajaran yang sebenarnya serta mampu meningkatkan minat dan keaktifan siswa. Secara keseluruhan, media pembelajaran berbasis web yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan layak digunakan dalam proses pembelajaran.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Video Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Kelas VII di SMP Negeri 32 OKU Tri Fuji Lastari; Yamanto Isa; Leni Pebriantika
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 20 No 1 (2026): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v20i1.4189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Video pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Kelas VII di SMP Negeri 32 OKU. Model pengembangan yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah model pengembangan Four-D. Model ini memiliki pendekatan yang sistematis yang terdiri dari empat langkah, mulai dari tahap pendefinisian hingga tahap penyebarluasan. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket, dokumentasi dan tes. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat dimpulkan bahwa validasi ahli materi memperoleh hasil persentase sebesar 87,56% dengan nilai A dan keterangan "Baik Sekali", validasi ahli desain pembelajaran mendapatkan hasil persentase sebesar 84,67% dengan nilai B dan keterangan "Baik", serta validasi ahli media mendapatkan hasil persentase sebesar 85,58% dengan nilai B dan keterangan "Baik". Hasil evaluasi perorangan mendapatkan hasil persentase sebesar 91,65% dengan nilai A dan keterangan "Baik Sekali", evaluasi kelompok kecil mendapatkan hasil persentase sebesar 90,87% dengan nilai A dan keterangan "Baik Sekali", serta uji coba lapangan mendapatkan hasil persentase sebesar 90,27% dengan nilai A dan keterangan "Baik Sekali". Simpulan dari hasil penelitian dan pembahasan, media pembelajaran interaktif berbasis video pada mata pelajaran Bahasa Inggris kelas VII di SMP Negeri 32 OKU dinyatakan layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran serta mampu mendukung proses pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan efektif.
Pengembangan E-LKPD Berbasis Project Terhadap Keterampilan Proses Sains Kelas IX SMP Nabila Pujalola Pitaloka; Linna Fitriani; Yunita Wardianti
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 20 No 1 (2026): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v20i1.4201

Abstract

This research is motivated by the problems reported by science teachers, namely the limited teaching materials for science learning, especially in biotechnology. Based on the results of the needs analysis questionnaire distribution, students reported that they study only from printed books and have not used additional teaching materials. Additional teaching materials are needed to support teachers and students in the form of E-LKPD. This study aims to determine the validity, practicality and effectiveness of the developed project-based E-LKPD. This type of research is development research (Research and Development) using a 4D development model. The instrument used to measure validity is a questionnaire with 3 expert assessments (media, material and language), practicality is measured using teacher and student response questionnaires, and effectiveness is measured using science process skills observation sheets. The results obtained, based on expert assessments, were 4.41 for media (very good category), 4.66 for material (very good category) and 4.41 for language (very good category). The results of teacher and student practicality showed an average of 93%, which is very practical. The results of the effectiveness of the science process skills indicators showed an average value of 83%, with very good criteria.
Pengembangan E-Modul Interaktif Berbasis Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Literasi Digital dan Kemandirian Belajar Siswa SMP Leo Charli; M. Syahrun Effendi; Sulistiyono Sulistiyono
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 20 No 1 (2026): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v20i1.4281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul interaktif berbasis Problem Based Learning (PBL) guna meningkatkan literasi digital dan kemandirian belajar siswa SMP. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri dari tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Produk yang dihasilkan berupa e-modul interaktif yang memuat materi pembelajaran, video, tautan digital, serta aktivitas pemecahan masalah berbasis PBL. Subjek uji coba adalah siswa SMP yang mengikuti pembelajaran menggunakan e-modul yang dikembangkan. Data penelitian dikumpulkan melalui angket, tes, dan lembar observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan sangat valid berdasarkan hasil validasi ahli materi, media, dan bahasa. Selain itu, e-modul juga dinilai sangat praktis oleh siswa. Hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan literasi digital siswa dari rata-rata 67,63 menjadi 86,80 dengan peningkatan sebesar 19,17 poin, serta peningkatan kemandirian belajar dari 70,18 menjadi 88,08 dengan peningkatan sebesar 17,90 poin. Dengan demikian, e-modul interaktif berbasis PBL efektif dalam meningkatkan literasi digital dan kemandirian belajar siswa SMP. Produk ini direkomendasikan sebagai salah satu inovasi media pembelajaran pada era digital dan pembelajaran abad ke-21.
Systematic Literature Review: Model Pembelajaran Guided Discovery Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Wahyuni Safitry; Maria Luthfiana; As Elly
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 20 No 1 (2026): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v20i1.4282

Abstract

Mathematical problem-solving ability is an essential competency that students at all educational levels must master through structured thinking based on Polya stages. The Guided Discovery Learning (GDL) model is considered an innovative alternative capable of developing this ability through active and constructive guided discovery processes. This study aims to systematically examine the implementation of GDL and its relationship with students' mathematical problem-solving ability across various educational levels based on verified articles from 2017–2026. The novelty of this study lies in its cross-level synthesis that explicitly identifies research gaps, namely the absence of specific experimental empirical evidence for junior high school students and the unsynthesized simultaneous interaction of multiple moderating variables. The method used is Systematic Literature Review (SLR) following Zawacki-Richter et al. (2020) procedures, sourced from Google Scholar, SINTA, and Scopus, resulting in 19 included articles. The results show that GDL consistently improves students' mathematical problem-solving ability at junior high and senior high school levels based on Polya indicators, with key moderating factors including instructional tool quality, digital media integration, and students' affective aspects. The conclusion shows that GDL is a valid, effective model recommended for broad implementation in mathematics learning, particularly at the junior high school level which requires further experimental investigation.

Filter by Year

2011 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 20 No 1 (2026): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 19 No 2 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 19 No 1 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 18 No 2 (2024): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 18 No 1 (2024): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 17 No 1 (2023): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 17 No 1 Juni 2023 Vol 17 No 2 (2023): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 16 No 2 (2022): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 16 No 2 Desember 2022 Vol 16 No 1 (2022): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 16 No 1 Juni 2022 Vol 15 No 2 (2021): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 15 No 2 Desember 2021 Vol 15 No 1 (2021): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 15 No 1 Juni 2021 Vol 14 No 2 (2020): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 14 No 2 Desember 2020 Vol 14 No 1 (2020): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 14 No 1 Juni 2020 Vol 13 No 2 (2019): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 13 N0 2 Desember 2019 Vol 13 No 1 (2019): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 12 No 2 (2018): Perspektif Pendidikan Vol 12 No 1 (2018): Pendidikan dan Pembelajaran Vol 11 No 2 (2017): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 11 No 1 (2017): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 10 No 2 (2016): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 10 No 1 (2016): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 9 No 2 (2015): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 9 No 1 (2015): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 8 No 2 (2014): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 8 No 1 (2014): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 7 No 2 (2013): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 6 No 1 (2013): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 5 No 1 (2012): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 4 No - (2011): Jurnal Perspektif Pendidikan More Issue