cover
Contact Name
April Gunawan Malau
Contact Email
p3mstip@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
fahrudinuin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta utara,
Dki jakarta
INDONESIA
Meteor STIP Marunda
ISSN : 19794746     EISSN : 26854775     DOI : -
Meteor STIP Marunda merupakan jurnal ilmiah nasional berkala sebagai media untuk mempublikasikan hasil penelitian bagi para akademisi, peneliti maupun praktisi di bidang pelayaran pada umumnya. Berdasarkan fokus dan ruang lingkup jurnal maka artikel yang dapat di muat dalam Jurnal ini meliputi 5 hal (termasuk bidang lain yang masih ada kaitannya dalam pelayaran) yaitu : 1) Nautika; 2) Permesinan Kapal; 3) Ketatalaksanaan dan Kepelabuhanan; 4) Pendidikan Kepelautan; 5) Diklat Kepelautan.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 10 No 1 (2017): Juni" : 5 Documents clear
Kajian Potensi Pengembangan Pelayaran Rakyat Sebagai Sarana Angkutan Barang Dalam Rangka Mendukung Tol laut Di Kawasan Indonesia Timur Malisan, Johny; Sadjiono, Imam; Ari Wibowo, Titis; Djulis, Sukmanofith
Meteor STIP Marunda Vol 10 No 1 (2017): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STIP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36101/msm.v10i1.67

Abstract

Transportasi laut efektif sebagai media penghubung seluruh pulau sehingga untuk angkutan massal lewat perairan lebih menguntungkan. Akan tetapi pada kenyataannya masih banyak daerah di Indonesia yang belum terjangkau oleh kapal-kapal khususnya untuk daerah tertinggal, terbelakang, terisolir dan perbatasan (3TP). Hal ini disebabkan oleh sistem pendistribusian barang yang tidak merata, dan dari aspek ekonomi belum menguntungkan untuk dikunjungi kapal-kapal komersial terutama di Kawasan Timur Indonesia (KTI). Hal ini merupakan konsekuensi dari adanya keleluasaan yang diberikan oleh pemerintah dalam menciptakan persaingan usaha dan bagi perusahaan pelayaran nasional bebas memilih rute pelayaran yang diinginkan. Akibatnya semakin berkurang pangsa untuk pelayaran rakyat (pelra) yang umumnya merupakan usaha kelompok UMKM. Berkaitan dengan hal ini, tim penulis mencoba melakukan analisis terahadap kemungkinan pengoperasian kapal pelra untuk melayani kebutuhan pokok masyarakat yang didistribusikan oleh kapal-kapal tol laut, sehingga masyarakat didaerah 3TP dapat merasakan pembangunan yang dilakukan Pemerintah. Konsekuensi dari kemungkinan ini adalah perlunya perubahan bentuk, kapasitas dan kecepatan kapal disesuaikan dengan kerakat inginan pasar tanpa meninggalkan ciri tradisionalnya.
Pelabuhan Tarakan Sebagai Pusat Konsoidasi Barang untuk Wilayah Kalimantan Timur Malisan, Johny; Sadjiono, Imam; C., Iwan Heru; Istidjab, Bambang
Meteor STIP Marunda Vol 10 No 1 (2017): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STIP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36101/msm.v10i1.68

Abstract

Pelabuhan Tarakan dan beberapa pelabuhan lain dibawah pengelolaan PT Pelindo IV akan dikembangkan menjadi pelabuhan tempat alih moda yang berhadapan dengan kawasan Asia Pasifik. Untuk mewujudkan pelabuhan Tarakan sebagai pusat konsolidasi muatan (container dan general cargo), dilakukan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data opini responden dianalisis dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode analisis IPA (Importance Performance Analysis). Opini tersebut selanjutnya disandingkan dengan perkembangan data kinerja olerasiobal bongkar muat general cargo dan kontainer untuk mendapatkan gambaran riil tentang kondisi yang diharapkan agar pelabuhan mampu memberikan pelayanan kepada pengguna jasa yang efisien dan efektif. Hasil analisi dan evaluasi menunjukkan bahwa terdapat gap yang perlu perbaikan dalam aspek sarana, prasarana dan SDM. Hal ini perlu menjadi perhatian manajemen/ pimpinan di pelabuhan Tarakan untuk mempersiapkan seluruh jajarannya dan meningkatkan kapasitas fasilitas dan memperbaiki kelemahan pada ketiga aspek tersebut di atas secara sistematis dan berkelanjutan sehingga mampu menghadapi persaingan di bidang kepelabuhanan, dan dapat menekan biaya logistik yang di Indonesia masih termasuk tinggi.
Analisis Perbandingan Pelayanan Pendidikan Jurusan Nautika Di STIP Jakarta Dan POLTEKPEL Surabaya Chalid Pasyah, A.; Suhartini; Rr. Retno S. Wulandari; Ernis
Meteor STIP Marunda Vol 10 No 1 (2017): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STIP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36101/msm.v10i1.73

Abstract

Masa depan bangsa Indonesia tidak dapat dilepaskan dari letak geografisnya. Negara dengan kepulauan terbesar di dunia yang memiliki posisi geografis yang unik sekaligus strategis. Terletak diantara dua benua dan dua samudera sekaligus memiliki perairan yang menjadi salah satu urat nadi hubungan perdagangan internasional. Oleh karena itu, salah satu aspek memajukan bangsa yaitu melalui pendidikan dengan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, memiliki kompetensi , berkarakter dan profesional dari sebuah lembaga pendidikan khusus pelayaran. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubunga, di bawah naungan Kementerian Perhubungan memiliki beberapa sekolah tinggi di bidang kepelautan yang menyelenggarakan pendidikan vokasi, yaitu pendidikan tinggi yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan keahlian terapan ilmu pelayaran maksimal setara dengan pogram sarjana. Sekolah tersebut diantaranya adalah Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar dan Politeknik Pelayaran Surabaya. Masing-masing program pendidikan vokasi di atas menyelenggarakan 3 program studi, yaitu Nautika, Teknika dan Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Kepelabuhanan. Salah satu masalah yang dihadapi oleh bangsa Indonesia dalam bidang pendidikan diantaranya adalah rendahnya mutu pendidikan. Banyak faktor yang menyebabkan rendahnya mutu pendidikan salah satunya adalah proses pemberian layanan pendidikan yang masih jauh dari harapan.
Analisis Kepuasan Penumpang Terhadap Pelayaran Di Terminal Penumpang Pelabuhan Tenau Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur Simatupang, Sahattua P.; Gunawan Malau, April; Frans Kalangie, Theo J.; Larsen Barasa
Meteor STIP Marunda Vol 10 No 1 (2017): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STIP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36101/msm.v10i1.74

Abstract

Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan provinsi yang masuk dalam pengembangan kawasan strategis Pariwisata Nasional. Oleh karena itu kesiapan pelabuhan dan fasilitas pelayanan penumpang serta sarana angkutannya haruslah diperhatikan, baik kenyamanan, keselamatan dan jangkauan pelayanannya. Penelitian ini mengkaji tentang tingkat kepuasan penumpang dalam hal pelayanan di terminal penumpang pelabuhan Tenau Kupang dan hal-hal apa yang memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja pelayanannya. Dari hasil penelitian diperoleh Nilai Customer Satisfaction Index Pelayanan Keselamatan, Keamanan dan Ketertiban sebesar 65,84%, sehingga kepuasan penumpang masih belum baik. Hal-hal yang perlu dilakukan diantaranya Ketersediaan informasi untuk pengaduan gangguan keamanan di pelabuhan, peralatan dan pendukung keamanan, Informasi dan fasilitas kesehatan. Untuk Pelayanan kehandalan, keteraturan dan kenyamanan sebesar 58,68% sehingga sangat kurang. Peningkatan pelayanan yang perlu dilakukan adalah penyediaan fasilitas ruang kesehatan, pengatur suhu/pendingin, ketersediaan toilet, area merokok, gate/koridor boarding, kecukupan kapasitas ruang tunggu, dan kualitas kebersihan fasilitas toilet di terminal penumpang. Terkait pemberian kemudahan bagi penumpang sebesar 59,43% yang berarti sangat kurang, sehingga perlu peningkatan dalam sistem informasi pelabuhan, bagasi penumpang, dan penyediaan trolley. Untuk pelayanan kesetaraan sebesar 51,75%, yang berarti masih sangat kurang, sehingga perlu peningkatan kenyamanan dan kebersihannya ruang ibu menyusui, fasilitas penyandang difable dan pemeriksaan tiket hingga proses naik ke atas kapal.
Analisis Menurunnya Kinerja Fresh Water Generator Guna Memenuhi kebutuhan Air Tawar Diatas Kapal MV. Pan Clover Irianto S. Siregar, Pande; M. Hasan Habli; M. Ridwan; Budi Cahyono, Ferry
Meteor STIP Marunda Vol 10 No 1 (2017): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STIP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36101/msm.v10i1.75

Abstract

Air adalah kebutuhan makhluk hidup di muka bumi ini. Penyediaan air tawar di atas kapal sangat besar manfaatnya antara lain untuk kebutuhan awak kapal, juga sebagai penunjang operasional kapal, misalnya sebagai pendingin mesin induk, pendingin mesin bantu, dan pembersihan tangki serta kegiatan lain diatas kapal. Pada umumnya kebutuhan air tawar dipenuhi oleh supply dari darat, dan tentunya memerlukan biaya yang cukup besar untuk bunker air tawar dan memerlukan waktu yang cukup lama. Kapal-kapal modern biasanya dilengkapi dengan pesawat atau alat yang dapat merubah air laut menjadi air tawar, pesawat inilah yang disebut Fresh Water Generator, berfungsi untuk mengubah air laut menjadi air tawar melalui proses penguapan atau evaporasi dan proses pendinginan atau kondensasi. Sistem kerja Fresh Water Generator secara garis besar dapat digambarkan dengan singkat yaitu air laut dipompa kedalam evaporator, air laut tersebut dipanaskan dengan suhu antara 75º C sampai dengan 80º C, suhu panas ini berasal dari keluaran air tawar pendingin mesin induk dengan kevakuman antara 90% sampai dengan 95 % sehingga air laut akan menguap, uap air laut yang panas akan didinginkan di kondensor sehingga membentuk butir-butir air, selanjutnya butir-butir air tersebut akan ditampung oleh demister kemudian dihisap oleh pompa destilasi dan dialirkan kedalam tangki air tawar.

Page 1 of 1 | Total Record : 5