Articles
1,015 Documents
Pengembangan Buku Panduan Permainan Angin Puyuh dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial pada Pembelajaran IPA SD
Rudi Hartono;
I Wayan Suastra;
Ida Bagus Putu Arnyana
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37630/jpm.v13i1.813
Tujuan penelitian ini merupakan: (1) untuk mengembangkan panduan permainan angin puyuh menjadi media yg menarik dan menyenangkan & acceptable, menurut kegunaan, ketepatan, kelayakan & relevansi pada menaikkan keterampilan sosial anak (2) buat mengetahui keterlaksanaan kitab pedoman permainan angin puyuh menjadi media yang menarik dan menyenangkan untuk meningkatkan keterampilan sosial anak yang teridentifikasi pada pelajaran IPA. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yg menyelidiki pengembangan buku panduan permainan angin puyuh menjadi media yang menarik dan menyenangkan untuk meningkatkan keterampilan sosial anak dalam pembelajaran pembelajaran IPA sekolah dasar. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pengembangan buku panduan permainan angin puyuh sebagai sarana pengajaran yang dapat diterima berdasarkan kegunaan, ketepatan, kelayakan, dan relevansinya untuk meningkatkan keterampilan sosial anak dalam pembelajaran IPA. (2) buku panduan permainan angin puyuh sebagai sarana pengajaran dan media yang menarik dan menyenagkan khususnya dalam meningkatkan keterampilan sosial pada pembelajaran IPA sekolah dasar
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dalam Praktikum terhadap Kemampuan Psikomotorik Peserta didik
Yopansius Hefri;
Erna Suhartini
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37630/jpm.v13i1.815
enerapan pembelajaran pada kelas 5 di SDN 007 Sungai Kunjang selama ini belum pernah menerapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing sehingga banyak siswa tidak bisa belajar dengan mandiri, para siswa bergantung pada guru dalam pembelajaran. Penelitian yang dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengaruh model inkuiri terbimbing dalam praktikum pada keterampilan psikomorik siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sampel dari penelitian ini merupakan siswa kelas V A sebanyak 24. Variabel penelitian ini ada 2 yakni, variabel bebas dan terikat. Inkuiri terbimbing (bebas) dan keterampilan keterampilan psikomotorik (terikat). Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan instrument penilaian yang dilakukan ketika pembelajaran sedang berlangsung. Hasil penelitian memperlihatkan adanya pengaruh model inkuiri terbimbing, hal ini dibuktikan dengan nilai koefesien korelasi 0,552 artinya antara model pembelajaran inkuiri terbimbing (X) dan keterampilan keterampilan psikomotorik (Y) terdapat pengaruh yang cukup kuat. Koefisien regresi 0,314.. Setelah dianalisis dengan tabel uji koefisien dan hipotesis ditemukan nilai signifikansi sebesar 0,04 < probabilitas 0,05 dengan demikian Ha diterima dan H0 ditolak. Kemudian model pembelajaran inkuiri terbimbing dalam praktikum berpengaruh terhadap keterampilan psikomotorik siswa sebesar 0,314 atau sama dengan 31,4%. Berdasarkan hasil penelitian, bisa dinyatakan ada pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing dalam praktikum terhadap keterampilan psikomotorik siswa.
Identifikasi Pemahaman Konsep dan Kemampuan Berargumentasi Peserta Didik pada Pembelajaran Fisika
Dwi Wulandari;
Maison Maison;
Dwi Agus Kurniawan
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37630/jpm.v13i1.817
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsep dan kemampuan berargumentasi peserta didik pada pembelajaran fisika di SMAN 8 Kota Jambi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara dengan informan yang merupakan guru mata pelajaran fisika di kelas XI IPA. Teknik analisis data menggunakan metode Miles and Huberman. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu dapat disimpulkan bahwa peserta didik kelas XI IPA SMAN 8 Kota Jambi memiliki kemampuan berargumentasi yang rendah pada pembelajaran fisika. Hal tersebut disebabkan oleh pemahaman konsep peserta didik yang rendah yang menyebabkan peserta didik sulit untuk berargumentasi pada saat pembelajaran berlangsung. Maka dari itu penting bagi guru untuk mengetahui pemahaman konsep peserta didik agar peserta didik tidak mengalami miskonsepsi sehingga peserta didik mampu beragumentasi dan aktif dalam pembelajaran. Pemahaman konsep dan kemampuan berargumentasi memiliki hubungan satu sama lain. Tingkat pemahaman konsep pada peserta didik dapat diketahui dari kemampuan peserta didik dalam mengungkapkan dan mengulangi kembali materi yang telah didapat selama proses pembelajaran dikelas.
Pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) pada Pembelajaran IPA Untuk Melatih Keterampilan Abad 21
Arief Muttaqiin
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37630/jpm.v13i1.819
Keterampilan abad 21 merupakan salah satu tuntutan kurikulum dan seringkali dilatihkan kepada peserta didik, baik di tingkat sekolah maupun perguruan tinggi untuk mempersiapkan peserta didik yang mampu bersaing di dunia kerja. Penerapan pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) pada proses pembelajaran dapat merangsang peserta didik untuk berpartisipasi aktif dan mampu mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu dalam menyelesaikan berbagai permasalahan menantang yang dihadapinya. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk menyajikan informasi dan hasil analisis artikel penelitian tentang pendekatan STEM pada pembelajaran IPA dan hubungannya dengan keterampilan abad 21. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah kajian literatur (literature review). Hasil kajian dari beberapa literatur dan artikel penelitian menunjukkan bahwa pendekatan STEM pada pembelajaran IPA seringkali dikombinasikan dengan berbagai model pembelajaran agar terdapat langkah-langkah yang sistematis. Hasil-hasil penelitian juga mengungkap bahwa pendekatan STEM yang diterapkan di kelas memiliki dampak yang positif terhadap keterampilan abad 21 peserta didik. Temuan dalam penelitian ini berimplikasi pada alternatif penerapan pendekatan STEM pada kurikulum di Indonesia dalam rangka meningkatkan keterampilan abad 21 peserta didik melalui model-model pembelajaran yang merangsang keterampilan berpikir tingkat tinggi peserta didik, khususnya dalam mata pelajaran IPA.
Analisis Kepraktisan Perangkat Pembelajaran Model Discovery Learning Berbantuan Media Ispring Suite pada Materi Fluida Statis
Indah Paramita Alik;
Dewi Diana Paramata;
Supartin Supartin
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37630/jpm.v13i1.821
Untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas beserta sistem pendidikan fisika yang teratur dibutuhkan penggunaan model pembelajaran yang menyanangkan sehingga siswa secara aktif terlibat saat aktivitas belajar. Penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat kepraktisan penggunaan perangkat pembelajaran dengan menggunakan model discovery learning berbantuan media pebelajaran ispring suite pada materi fluida statis. Metode penelitian dan pengembangan (R&D) yang digunakan mengacu pada langkah penelitian Brog and Gall yang sudah dimodifikasi ada 5 tahapan yang diadaptasi kemudian dikelompakkan menjadi 3 bagian penting yang sudah disesuaikan yaitu: 1). Studi pendahuluan, 2). Pengembangan produk, dan 3). Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk melihat kepraktisan perangkat dilakukan memakai lembar keterlaksanaan pembelajaran, angket respon guru dan angket respon peserta didik mengenai pengembangan perangkat pembelajaran berbantuan media pembelajaran ispring suite. Baerdasarkan hasil penelitian perangkat pembelajaran telah dinilai praktis. Hal ini terlihat berdasarkan analisis data penelitian yang didapatkan terlihat angka terlaksanaan aktivitas pembelajaran sebesar 97,43% sehingga memenuhi kriteria sangat baik, hasil keseluruhan angket tanggapan guru memenuhi kriteria baik, Dan hasil dari keseluruhan tanggapan peserta didik mendapatkan rata-rata 80,53% sehingga memenuhi kriteria baik.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Bebas terhadap Peningkatan Literasi Sains Sekolah Menengah Pertama
Ade Sintia Wulandari;
Ketut Suma;
Ida Bagus Putu Mardana
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37630/jpm.v13i1.822
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan perbedaan literasi sains siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri bebas dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini termasuk dalam penelitian quasi eksperimental (eksperimen semu) dengan rancangan non-equivalent pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Singaraja Tahun pelajaran 2022/2023 sebanyak 11 kelas (357 siswa), dengan sampel sebanyak 2 kelas (64 siswa) yang terbagi kedalam dua kelas. Prosedur pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik cluster random sampling. Variabel penelitian ini adalah literasi sains siswa yang dikumpulkan menggunakan metode tes. Data literasi sains dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Statistik deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan hasil rata-rata literasi sains siswa sedangkan statistik inferensial untuk menguji hipotesis penelitian menggunakan uji MANOVA satu jalur dengan taraf signifikansi 0,05. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan hasil terdapat perbedaan literasi sains siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri bebas dengan model pembelajaran konvensional (F=645,630; p<0,05). Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif sebesar 99% pada model pembelajaran inkuiri bebas terhadap peningkatan literasi sains siswa sekolah menengah pertama.
Efektifitas E-LKPD Kimia SMA/MA dengan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Berkonteks Isu-isu Sosial Sains dalam Meningkatkan Literasi Sains Peserta Didik
Nikmatur Rohmaya;
I Nyoman Suardana;
I Nyoman Tika
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37630/jpm.v13i1.825
Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas E-LKPD kimia SMA/MA dengan model pembelajaran berbasis masalah berkonteks isu-isu sosial sains dalam meningkatkan literasi sains peserta didik. Uji efektifitas produk E-LKPD menggunakan penelitian pra-ekperimen dengan rancangan one-group pretest-postest design. Uji ini dilaksanakan pada satu kelompok yang diberikan prestest di awal pembelajaran dan posttest di akhir kegiatan pembelajaran. Penelitian dilaksanakan di MAN Buleleng pada semester ganjil tahun pelajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakan kelas XI IPA 1 yang berjumlah 31 peserta didik sebagai subjek penelitian. Instrumen penelitian berupa sepuluh soal tes literasi sains yang disusun berdasarkan indikator PISA 2018. Analisis data penelitian menggunakan analisis deskriptif yang menyajikan deskripsi skor rata-rata (mean), sebaran frekuensi, N-gain skor ternormalisasi, dan standar deviasi tes literasi sains peserta didik yang diperoleh dari hasil pretest dan posttest. E-LKPD kimia SMA/MA dengan model pembelajaran berbasis masalah berkonteks isu-isu sosial sains efektif dalam meningkatkan literasi sains peserta didik. Hasil N-gain score ternormalisasi yang diperoleh sebesr 0,54 sehingga termasuk dalam kategori sedang. Peserta didik yang mencapai lebih dari 75%.
The Effect of Using the Project Based Learning (PjBL) Learning Model to Increase UPI YPTK Padang Students' Understanding of the Application of Basic Physics Courses
Zakirman Zakirman
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37630/jpm.v13i1.827
The linkage and coherence of Basic Physics material with material applications in real life is a new problem in Basic Physics lectures at Putra Indonesia University YPTK Padang. The purpose of this study was to see the effect of using the PjBL model to increase students' understanding of the application of the Basic Physics course. This type of research was a quasi-experimental involving a research sample of Informatics Engineering students at the Faculty of Computer Science UPI YPTK Padang who took the Basic Physics course in the 2019/2020 academic year. The sampling technique used is random sampling. In this study the sample class was divided into two categories, namely the experimental class of 51 students and the control class of 51 students. The instrument used is a work assessment sheet in the form of a portfolio. The data analysis technique used was an independent sample t-test, with prerequisite tests first being carried out, namely normality and homogeneity tests. Based on the results of the data analysis performed, the sig-2 tailed value for the independent sample t-test was 0.00 < of the value α = 0.05 . The conclusion from this study is that there are differences in student understanding between classes whose lectures use the PjBL model and classes that carry out conventional learning.
Analisis Kebutuhan Awal: Inovasi Five-Tier Diagnostic Test untuk Mengidentifikasi Miskonsepsi pada Materi Elastisitas dan Hukum Hooke
Dea Alifia Fitri;
Maison Maison;
Dwi Agus Kurniawan
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37630/jpm.v13i1.830
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan guru dalam melakukan identifikasi miskonsepsi pada siswa. Pada penelitian ini yang dilakukan adalah dengan studi literature untuk mengetahui kebutuhan dalam mengembangkan inovasi baru mengenai five-tier diagnostic test. Adapun intrument pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan melakukan wawancara tidak terstruktur dengan banyak 7 butir pertanyaan terkait study kasus. Populasi yang diambil yaitu guru fisika SMA Islam Al-Falah Kota Jambi. Sampel penelitian salah satu guru fisika SMA Islam Al-Falah Kota Jambi melalui teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik Purposive Sampling. Berdasrkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa, miskonsepsi harus segera diidentifikasi. Namun banyak guru yang belum melakukannya karena sulitnya membuat instrument penilaian dan menganalisis hasil penilaian secara manual. Sehingga segera mungkin perlu adanya pengembangan instrument five-tier diagnostic test berbasis website yang diharapkan dapat membantu guru untuk dapat menemukan miskonsepsi pada siswa.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Android Menggunakan Lectora Inspire pada Materi Larutan Penyangga Kelas XI SMA
Desy Kurniawati;
Afdina Afdina
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37630/jpm.v13i1.836
Jenis penelitian ini adalah Educational Design Research (EDR) dengan menggunakan model pengembangan plomp yang terdiri dari 3 tahap yaitu tahapan pendahuluan, prototipe dan penilaian. Pada penelitian ini penulis membatasi penelitian yang dilakukan sampai pada tahap prototipe yang menghasilkan prototipe III. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis android serta menentukan tingkat validitasnya dan diharapkan mampu membantu guru dalam mengatasi kendala pembuatan media pembelajaran pembelajaran khususnya pada materi larutan penyangga. Uji validitas aplikasi media pembelajaran dilakukan oleh delapan orang validator yaitu empat orang dosen kimia FMIPA, dua orang dosen FT UNP dan dua orang guru SMA Pertiwi 1 Padang. Data yang didapatkan dari validator selanjutnya dianalisis menggunakan Aiken’s V. Hasil penelitian ahli materi didapatkan nilai rata-rata Aikens’ V untuk aspek kelayakan isi, konstruk, kebahasaan dan kegrafisan berturut-turut sebesar 0,91; 0,89; 0,93 dan 0,84 dengan kategori valid dan hasil penelitian ahli media didapatkan nilai rata-rata Aiken’s v untuk aspek tampilan, pemprograman dan pemanfaatan berturut turut sebesar 0,84; 0,94; dan 0,81 dengan kategori valid. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis android menggunakan lectora inspire pada materi larutan penyangga kelas XI SMA yang dihasilkan sudah valid. Oleh karena itu penelitian ini dapat dilanjutkan ketahap uji praktikalitas dan efektifitas.